SlideShare a Scribd company logo
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset dan Teknologi
2024
Materi 1.
Bagaimana kita
memaknai sekolah
yang berkualitas?
3d2n
Yuk, kita perdalam satu per satu!
Pembelajaran yang berpusat
pada murid
Pendidik reflektif, gemar belajar,
berbagi, dan berkolaborasi
Iklim sekolah yang aman, inklusif,
dan merayakan kebinekaan
Kepemimpinan untuk perbaikan
layanan berkelanjutan
Terdapat empat ciri utama dari sekolah berkualitas yang kita
cita-citakan, yang selaras dengan Rapor Pendidikan.
1
2
3
4
Paparan
Perencanaan pembelajaran yang efektif.
Bagaimana ciri-ciri sekolah yang memberikan
proses pembelajaran yang berkualitas pada murid?
Adanya rencana pembelajaran memastikan guru lebih siap dalam
mendampingi anak sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
Pembelajaran dan asesmen bermakna.
Guru memahami kemampuan yang ingin dibangun pada anak, merancang
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar serta menerapkan
asesmen dengan maksud meningkatkan kualitas pembelajaran.
Manajemen kelas diterapkan dengan baik.
Proses belajar mengajar efektif karena minim disrupsi, serta strategi
pengelolaan kelas yang diterapkan tetap menjaga hak anak.
Dukungan sosial emosional diterapkan bagi peserta
didik dalam proses pembelajaran.
Interaksi mencerminkan rasa menghargai pada anak; dan adanya
kesadaran bahwa setiap anak berhak didampingi
1
Pendidik terbiasa melakukan refleksi pembelajaran.
Bagaimana ciri-ciri sekolah yang memiliki
pendidik yang reflektif, gemar belajar, berbagi
dan berkolaborasi?
Adanya kegiatan refleksi secara rutin yang dilakukan oleh pendidik terhadap
pelaksanaan pembelajaran.
Pendidik terbiasa belajar tentang pembelajaran.
Adanya rasa keinginan pendidik untuk terus mencari sumber belajar baru,
memanfaatkan kombel untuk meningkatkan kompetensi dan berbagi.
Pendidik terbuka untuk menerapkan praktik baru.
Adanya keinginan untuk selalu mencoba praktik baru untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran, berkreasi dalam menyajikan pengalaman belajar yang
terbaik.
2

Recommended for you

4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik

Dokumen tersebut merangkum kegiatan berbagi praktik baik antara peserta diklat kepala sekolah selama 3 hari. Peserta dibagi menjadi kelompok berdasarkan tema praktik baik dan memaparkan hasilnya. Mereka juga mengerjakan tugas refleksi dan mempresentasikannya. Tujuannya adalah berbagi pengalaman untuk pengembangan diri dan sekolah.

good
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...

Profil Pelajar Pancasila memiliki enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Keenamnya saling berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang utuh membutuhkan berkembangnya keenam dimensi tersebut secara bersamaan, tidak parsial. Keenam dimensi tersebut adalah: Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia;Dimensi Berkebhinekaan Global; Dimensi Bergotong Royong;Dimensi Mandiri; Dimensi Bernalar Kritis; dan Dimensi Kreatif. Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahyuni,S Pd SD dilakukan tanggal 22 Oktober 2022 di UPT SD Negeri Wlingi 02 'Pelajar Pancasila' diciptakan oleh Kak Eka Gustiwana dan dinyanyikan oleh Kak Kikan eks band Cokelat. Simak lirik lagu 'Pelajar Pancasila' yang sudah diunggah juga di akun YouTube Kemendikbud pada 11 Januari 2021

KTSP
KTSPKTSP
KTSP

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dari BSNP. KTSP memberikan otonomi kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulum sesuai kondisi sekolah. Tujuan KTSP adalah memandirikan satuan pendidikan dan meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian sekolah.

Lingkungan yang aman dari intoleransi, kekerasan
dan zat berbahaya
Bagaimana ciri-ciri sekolah yang aman, inklusif,
dan merayakan kebinekaan?
Adanya tim atau program untuk mencegah dan menangani isu keamanan
serta membekali PTK di sekolah. Adanya pelibatan orangtua/wali murid dalam
pencegahan dan penanganan kasus di sekolah.
Lingkungan belajar yang inklusif
Adanya beragam kebutuhan belajar murid melalui kebijakan yang tepat.
Adanya fasilitas dan layanan yang ramah bagi murid berkebutuhan khusus.
Lingkungan belajar yang bineka
Terciptanya lingkungan yang memiliki pemahaman dan menghargai
keberagaman (agama, suku, ras, cara pandang) seluruh warga sekolah
3
Memiliki visi pembelajaran yang jelas dan berkolaborasi
bersama warga sekolah untuk mencapainya
Bagaimana ciri-ciri sekolah memiliki kepemimpinan
untuk perbaikan layanan yang berkelanjutan?
Terus menerus melakukan perbaikan berkelanjutan
dalam pelaksanaan proses pembelajaran
Senantiasa merencanakan dan melakukan peningkatan
kompetensi SDM termasuk dirinya sendiri
Pengelolaan sumber daya sekolah sesuai perencanaan,
transparan dan akuntabel
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Ciri-ciri kualitas layanan yang ada di dalam visi sekolah yang kita cita-citakan
mencerminkan indikator yang ada di dalam Rapor Pendidikan
PAUD yang berkualitas adalah PAUD yang
menyediakan:
Pembelajaran yang berkualitas (elemen 1
pada PAUD Berkualitas)
Kemitraan Orang Tua (elemen 2)
Dukungan Pemenuhan Kebutuhan
Esensial Anak Usia Dini (elemen 3)
Kepemimpinan dan pengelolaan sumber
daya untuk perbaikan layanan
berkelanjutan (elemen 4) yang
menghadirkan lingkungan belajar yang
aman, inklusif dan partisipatif serta
pendidik yang gemar belajar
Visi sekolah yang kita cita-citakan juga ada untuk konteks PAUD. Karena satuan PAUD umumnya lebih
sederhana dan perlu memfasilitasi kebutuhan anak usia dini, maka visi sekolah yang kita cita-citakan
berbeda, namun tetap selaras dengan visi sekolah yang kita cita-citakan lintas jenjang.
PAUD
berkualitas
juga selaras
dengan

Recommended for you

Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional  Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional

Dokumen tersebut membahas proses penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Proses ini melibatkan analisis karakteristik satuan pendidikan, penyusunan visi, misi, dan tujuan berdasarkan hasil analisis, serta merumuskan komponen kurikulum operasional lainnya seperti strategi pembelajaran dan asesmen. Tujuannya agar kurikulum mamp

AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptxAKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx

AKSI NYATA MODUL 3.2 PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA

#guru penggerak angkatan 73kabupaten sambas
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase CModul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C

Modul Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 5 SD/MI Fase C Kurikulum Merdeka - abdiera.com

modul ajarmodul ajar kurikulum merdekakurikulum merdeka
Untuk mencapai hal tersebut dan
meningkatkan kebekerjaan lulusan, SMK
harus memiliki:
Pembelajaran berbasis dunia kerja yang
berpusat pada murid
Pendidik reflektif, gemar belajar, berbagi,
dan berkolaborasi
Iklim sekolah yang aman, inklusif,
menerapkan budaya kerja, dan merayakan
kebinekaan
Kepemimpinan berjiwa wirausaha untuk
perbaikan layanan berkelanjutan
Visi sekolah yang kita cita-citakan juga ada untuk konteks SMK, untuk memastikan setiap murid berhak
memiliki kompetensi keahlian dan karakter yang diperlukan dunia kerja, untuk saat ini, dan masa depan
mereka serta yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila.
SMK yang kita
cita-citakan
juga selaras
dengan
Apa yang dimaksud dengan sekolah berkualitas?
Sekolah yang berkualitas tidak ditentukan dari sarana prasarananya, atau dari jumlah peserta didik yang ikut
olimpiade. Melainkan, sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang:
Mampu menghadirkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan
belajar muridnya.
Memiliki pendidik yang gemar belajar dan berefleksi untuk terus meningkatkan
kompetensinya agar dapat memberikan pendampingan dengan baik kepada
murid.
Memiliki iklim lingkungan belajar yang membuat murid dan warga sekolah lainnya
merasa aman, kebutuhannya terpenuhi, serta ada sikap positif terhadap
keberagaman.
Memiliki kepala sekolah yang mampu memimpin warga sekolah untuk memberikan
layanan yang sesuai dengan visi misi dan kebutuhan belajar murid, serta terus
berupaya meningkatkan kualitas layanannya. 10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kita perlu menyadari bahwa ada berbagai cara bagi satuan pendidikan
dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi anak
didiknya.
Cara pandang ini mencerminkan wawasan dan penghargaan kita bahwa
setiap satuan pendidikan memiliki kecepatan dan cara yang berbeda
dalam menghadirkan layanan pendidikan, karena karakteristiknya dan
kemampuannya beragam.
Fokus kita bukan pada kecepatan atau jarak yang telah kita tempuh,
melainkan pada komitmen bersama untuk terus bergerak maju, demi
memastikan pendidikan terbaik bagi setiap anak.
11
Refleksi:
Tetapkan prioritas
peningkatan
layanan yang
paling menjadi
kebutuhan
Benahi Implementasi:
Implementasi dan evaluasi
hasilnya secara berkala
Benahi
Perencanaan:
Rencanakan upaya
peningkatan layanan
Pengawas
dan Penilik
Sekolah
menjadi
pendamping
dan fasilitator
Siklus peningkatan kualitas layanan satuan pendidikan yang
berkelanjutan merupakan kunci mewujudkan sekolah
yang kita cita-citakan
Identifikasi:
Kumpulkan dan
maknai data
kondisi layanan
sekolah
Kepala sekolah
memerlukan kompetensi
dan alat bantu untuk
mengimplementasikan
setiap tahapan pada
siklus ini, didampingi oleh
Pengawas Sekolah yang
mumpuni.

Recommended for you

Pendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang MemerdekakanPendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang Memerdekakan

Dokumen ini membahas tentang pendidikan yang memerdekakan. Pendidikan bertujuan untuk membentuk karakter anak dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti sopan santun dan tanggung jawab. Tujuan pendidikan nasional adalah membentuk manusia beriman, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Peran orang tua dan guru dalam pendidikan adalah memberikan

pendidikan karakter
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii
Analisis pemetaan ki kd  pkn  kls xiiAnalisis pemetaan ki kd  pkn  kls xii
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii

PERANGKAT PPKN SMA XII

Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docxTugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx

Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx

KS memimpin refleksi penentuan
fokus peningkatan layanan untuk
setahun ke depan.
KS memimpin diskusi bersama
warga sekolah untuk mengidentifikasi
kondisi layanannya menggunakan
Rapor Pendidikan dan sumber data lain.
Mengikuti Asesmen Nasional
sebagai upaya mendapatkan
data kondisi layanan.
Memetakan kebutuhan peningkatan
kompetensi, agar PTK mampu
melaksanakan perbaikan layanan.
Merekap program, kegiatan serta
anggaran di dalam rencana kegiatan
tahunan dan rancangan RKAS*.
* Bagi penerima BOSP, perubahan meliputi melaporkan
pemanfaatan dan rencana pemanfaatan anggaran
Revisi perencanaan dan
penganggaran berdasarkan hasil
refleksi dan kebutuhan yang baru
diketahui setelah implementasi
berjalan.
0
2
01
03
04
05
06
07
08
Diagram ini menjabarkan 8 aksi yang merupakan pendetailan dari IRB
atau siklus peningkatan kualitas layanan satuan pendidikan
Bersama warga sekolah, KS memimpin
penyusunan perencanaan pembelajaran di
tingkat satuan dengan menggunakan
Kurikulum Merdeka. Hasilnya dituangkan ke
dalam kalender akademik untuk didukung
bersama.
Implementasi rencana pada tahun
ajaran baru dan memanfaatkan
komunitas belajar untuk meningkatkan
kompetensi PTK, utamanya untuk
memfasilitasi pembelajaran berpusat
pada murid dengan menggunakan
Kurikulum Merdeka .
set
KEMENDIKBUDRISTEK
Berbagai program
percontohan
Program Sekolah Penggerak
SMK Pusat Keunggulan
Program Organisasi Penggerak
BOS/
BOP
Manajem
en
Talenta
GTK
Guru
Pengger
ak
Kurikulu
m
Merdeka
Asesme
n
Nasional
Perencanaan
Berbasis
Data
Didukung oleh berbagai platform teknologi
Komuni
tas
Belajar
Guru
Murid
Komuni
tas
Belajar
advokasi
kewenangan
14
/MARKAS
PLATFORM
Tanya
BOS
SATUAN PENDIDIKAN
advokasi
PEMERINTAH
DAERAH
Kepala Sekolah
Inisiatif Merdeka Belajar hadir untuk memudahkan sekolah menerapkan
siklus peningkatan layanan tersebut.
tujuan bersama
Perjalanan meningkatkan layanan sekolah dimulai saat sekolah
mengikuti Asesmen Nasional dan mengumpulkan data tentang
implementasi layanannya
Asesmen Nasional adalah kesempatan bagi satdik untuk
mendapatkan data komprehensif yang spesifik tentang
kondisi layanannya, melalui Rapor Pendidikan. Data yang
dikumpulkan dapat digunakan oleh satdik untuk
meningkatkan kualitas layanan selanjutnya.
Selain melalui asesmen nasional, sekolah juga dapat
membudayakan pengumpulan data tentang kondisi
layanannya, contohnya melalui:
● Hasil refleksi pendidik
● Asesmen kelas
● Umpan balik dari orang tua/wali murid atau komite
sekolah
● Asesmen awal pembelajaran
● Observasi kelas dan lingkungan belajar
● Dan bentuk data lainnya yang dapat dikumpulkan oleh
sekolah.
Rasional:
01
Mengikuti Asesmen
Nasional sebagai
upaya mendapatkan
data kondisi layanan
Perjalanan meningkatkan layanan sekolah dimulai dengan
memanfaatkan untuk mengidentifikasi dan
memahami kondisi sekolah
02
KS memimpin diskusi
bersama
warga sekolah untuk
mengidentifikasi
kondisi layanannya
menggunakan Rapor
Pendidikan dan
sumber data lain.
Rasional:
Seperti pendidik yang perlu memahami kondisi muridnya
sebelum merencanakan pembelajaran, Kepala Sekolah juga
perlu memahami kondisi sekolah untuk bisa menentukan
peningkatan layanan yang perlu dilakukan.
Identifikasi adalah proses sekolah untuk memahami tentang
apa saja capaian dan proses yang sudah berjalan baik, dan
apa yang masih perlu ditingkatkan beserta faktor-faktor yang
mempengaruhinya.
Rapor Pendidikan adalah alat bantu yang menyajikan data
utama tentang kondisi layanan sekolah. Kepala Sekolah perlu
memimpin warga sekolah untuk bersama-sama memaknai
data-data yang tersaji sehingga bisa menjadi informasi
berharga untuk merencanakan peningkatan yang perlu
dilakukan.

Recommended for you

Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...

Materi tentang Komunitas Belajar

komunitasbelajarsekolahpengge
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...

KURIKULUM 2013 Mendikbud telah menandatangani satu set perangkat Kurikulum 2013 yang terdiri atas: 1. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (Ditandatangani pada 10 Juni 2013) 2. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Ditandatangani pada 10 Juni 2013) 3. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (Ditandatangani pada 10 Juni 2013) 4. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (Ditandatangani pada 10 Juni 2013) 5. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru untuk Pendidikan Dasar dan Menengah

kurikulum 2013permendikbud
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptxPROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx

PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx

Tahap berikutnya, sekolah merefleksikan mana area layanan yang
harus menjadi fokus perbaikan
Setelah mengidentifikasi capaian dan proses yang sudah
baik dan perlu ditingkatkan, sekolah akan melihat bahwa
berbagai upaya perlu dilakukan untuk meneruskan yang
sudah baik dan meningkatkan yang belum. Namun
sumber daya, dana dan waktu yang tersedia terbatas,
sehingga Kepala Sekolah perlu memimpin refleksi
penentuan fokus peningkatan layanan.
Refleksi adalah proses warga sekolah meninjau dan
menetapkan mana saja area layanan yang harus
diprioritaskan atau menjadi fokus untuk ditingkatkan.
Dengan memiliki fokus / prioritas area, upaya perbaikan
akan lebih optimal dan terukur.
03
KS memimpin refleksi
penentuan fokus
peningkatan layanan
untuk setahun ke
depan.
Rasional:
Bersama warga
sekolah, KS memimpin
penyusunan
perencanaan
pembelajaran di
tingkat satuan dengan
menggunakan
Kurikulum Merdeka.
Hasilnya dituang dalam
kalender akademik.
Upaya peningkatan yang telah menjadi fokus kemudian diturunkan
dalam Perencanaan Pembelajaran sebagai sebuah strategi
Rasional:
Benahi - Perencanaan Pembelajaran: Pembelajaran adalah
esensi dari layanan yang diberikan oleh sekolah. Artinya, upaya
peningkatan layanan perlu diterapkan pertama kali melalui
pembelajaran.
Cara melakukannya adalah dengan melakukan revisi
perencanaan pembelajaran di tingkat satuan. Perencanaan
pembelajaran yang berlaku bagi seluruh sekolah disusun di
dalam dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Rencana
tersebut kemudian dituangkan menjadi kalender
akademik/pendidikan untuk dibagikan kepada internal PTK
sebagai rujukan bersama, serta juga dibagikan kepada orang
tua/wali murid sehingga mereka mengetahui kegiatan
pembelajaran yang akan terjadi dan dapat mendampingi putra-
putrinya.
Bagaimana kebijakan Kurikulum Merdeka memudahkan sekolah untuk
melakukan peningkatan kualitas layanan melalui perencanaan pembelajaran?
04
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kebijakan Kurikulum Merdeka memudahkan sekolah untuk
melakukan peningkatan kualitas layanan melalui perencanaan
pembelajaran karena...
Struktur ini ini memberi ruang bagi sekolah untuk
menyusun kurikulum satuan pendidikan yang tidak hanya
sesuai dengan karakteristik sekolah dan lingkungan
setempat, namun juga pada komponen pengorganisasian
dan komponen perencanaan pembelajarannya dapat
disesuaikan secara berkala agar mencerminkan fokus
peningkatan layanan.
Struktur Kurikulum Merdeka juga memberikan keleluasaan
bagi guru untuk menerapkan pembelajaran
terdiferensiasi.
Struktur kurikulumnya fleksibel,
dengan:
● Fase capaian pembelajaran
tidak harus dicapai per
tahun,
● Konten wajibnya
berkurang,
● Jumlah jam dalam mata
pelajaran tidak diatur per
minggu, melainkan per
tahun.
Benahi - Perencanaan Pengembangan Kompetensi PTK:
peningkatan layanan pendidikan di sekolah tidak akan terjadi
apabila pendidik dan tenaga kependidikannya (PTK) tidak
memiliki kompetensi yang memadai.
Kegiatan ini meliputi:
I. Identifikasi kebutuhan belajar PTK dengan
membandingkan kompetensi saat ini terhadap benahi
pembelajaran yang sudah ditetapkan. Kompetensi saat
ini dapat diketahui melalui refleksi pendidik, observasi
kinerja dan lainnya.
II. Identifikasi sumber belajar yang diperlukan (misalnya
melalui pelatihan, partisipasi melalui komunitas belajar,
dan lainnya).
Identifikasi ini perlu terjadi melalui proses dialog antara kepala
satuan pendidikan dengan PTK di sekolahnya. Sehingga
upaya peningkatan kompetensi menjadi suatu tujuan
bersama.
05
Memetakan
kebutuhan
peningkatan
kompetensi, agar
PTK mampu
melaksanakan
perbaikan layanan.
Dilanjutkan dengan memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi
PTK yang selaras dengan rencana pembelajaran dan fokus
peningkatan layanan
“Bukan sekedar
kegiatan administratif”
Rasional:

Recommended for you

Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggalKarakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Gerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi SekolahGerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi Sekolah

Dokumen tersebut membahas tentang literasi dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Secara ringkas, literasi diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis serta memperoleh dan memanipulasi pengetahuan melalui teks tertulis. GLS bertujuan untuk menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah agar siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan melaksanakan kegiatan literasi setiap hari. Pelaksanaan GLS dibagi menj

Ppt bast practice
Ppt bast practicePpt bast practice
Ppt bast practice

TAGIAN PKP

pendidikanpkpbest practices
Berbagai program kegiatan dan anggaran yang sudah direncanakan
direkap dalam RKT dan RKAS
Benahi - Perencanaan sumber daya sekolah: Rencana
Kegiatan Tahunan (RKT) adalah dokumen yang merekap
seluruh strategi peningkatan layanan yang sudah
direncanakan, termasuk kebutuhan yang sifatnya di luar
pembelajaran dan rencana belajar PTK (misalnya sarpras atau
tata kelola). RKT juga menjadi rujukan pemanfaatan sumber
daya yang ada, utamanya dalam menyusun rencana
penganggaran di dalam RKAS.
RKT dan RKAS adalah kriteria minimum untuk pengelolaan
sekolah, yang tertuang di dalam Standar Pengelolaan dan
Standar Pembiayaan.
Selain perencanaan, sekolah juga perlu merekap bagaimana
anggaran dibelanjakan. Pelaporan pemanfaatan anggaran
akan mendorong KS mengelola sumber daya sekolah secara
lebih transparan dan akuntabel.
06
Merekap program,
kegiatan serta
anggaran di dalam
rencana kegiatan
tahunan dan
rancangan RKAS*.
Rasional:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Khusus bagi sekolah penerima BOSP:
Kebijakan BOSP dan platform ARKAS
memudahkan proses pelaporan perencanaan
dan realisasi. Dana diterima langsung oleh
sekolah dan sudah terhubung dengan sistem
yang digunakan oleh dinas.
Pengurangan administrasi = Waktu dan
energi sekolah dapat dioptimalkan untuk
peningkatan kualitas layanan
● Rencana peningkatan layanan untuk
tahun ajaran depan yang tertuang di
RKT, dapat diterapkan dalam
anggaran tahun berjalan dan
anggaran T+1.
● Pelaporan perencanaan disampaikan
paling lambat pada 31 Des tahun
berkenaan.
● Pelaporan realisasi anggaran tahun
berjalan disampaikan paling lambat di
31 Jul tahun berkenaan (min 50% -
tahap I) dan 31 Jan T+1 (keseluruhan
- tahap 2)
Implementasi
rencana pada tahun
ajaran baru dan
memanfaatkan
komunitas belajar
untuk meningkatkan
kompetensi PTK.
Implementasi rencana – agar dijalankan seluruh warga sekolah,
maka rencana peningkatan layanan perlu diketahui bersama
07
Benahi - Implementasi: Implementasi atas rencana
pembelajaran, peningkatan kompetensi PTK dan pengelolaan
- dilakukan dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Melalui
strategi ini, KS dapat memastikan setiap warga sekolah
mengetahui dan mendukung program dan kegiatan yang akan
dilaksanakan pada satu tahun ke depan. Jika memungkinkan,
sekolah juga dapat menyelenggarakan pertemuan orang
tua/wali murid agar tujuan dari strategi yang diterapkan
dipahami oleh orang tua/wali murid.
Pelaksanaan rencana peningkatan kompetensi PTK dapat
dilakukan dengan memanfaatkan komunitas belajar, baik yang
di sekolah maupun di luar sekolah.
Implementasi perlu dimonitor dan dikendalikan secara berkala
agar anggaran, waktu dan kualitas hasil kegiatan sesuai
dengan yang direncanakan.
Pengawas Sekolah
perlu mendampingi KS
dalam menjalankan
proses ini
Rasional:
08
Revisi perencanaan
dan penganggaran
berdasarkan hasil
refleksi dan
kebutuhan yang baru
diketahui setelah
implementasi
berjalan.
Benahi - Implementasi: Implementasi juga meliputi adanya
penyesuaian atas rencana. Perubahan dalam perencanaan
adalah hal yang wajar terjadi.
Revisi dapat terjadi pada rencana pembelajaran, rencana
peningkatan kompetensi, RKT dan rencana anggaran.
Penyebab revisi antara lain:
● Kebutuhan belajar peserta didik berbeda dengan
tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan
● Adanya keadaan darurat yang membutuhkan respon
dari sekolah dalam bentuk kegiatan baru
● Jumlah anggaran yang diterima tidak sesuai dengan
perhitungan saat perencanaan
● Khusus ASN: penyesuaian rencana peningkatan
kompetensi dapat berdasarkan sasaran kinerja
pegawai (SKP)
● Hasil refleksi dan monitoring
Pada tahap implementasi, sangatlah wajar apabila perlu dilakukan
iterasi dalam perencanaan.
Pengawas Sekolah
perlu mendampingi KS
dalam menjalankan
proses ini
Rasional:

Recommended for you

Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptxLokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx

Lokakarya keenam untuk calon guru penggerak membahas rencana pengembangan diri dan sekolah untuk satu tahun kedepan. Peserta akan merancang program sekolah dan rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program tersebut. Lokakarya ini membahas tujuan, agenda, kesepakatan kelas, visualisasi tujuan program sekolah, membuat rencana program, memberi umpan balik, mengevaluasi diri, dan tindak lanjut.

Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptxKoneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx

koneksi antar materi

Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.pptTransformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt

Bagaimana kita memaknai sekolah yang berkualitas dengan Data dari Rapor Pendidikan berasal dari partisipasi sekolah melalui Asesmen Nasional (mayoritas), dan juga tracer study SMK, Dapodik, SIM PKB, dan Badan

share ulang
“Melalui siklus peningkatan layanan satuan pendidikan, kita dapat mendampingi sekolah
dalam memaknai data sehingga dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikannya
dan mencapai visi sekolah yang kita cita-citakan”
Platform Merdeka Mengajar
Tidak hanya sumber belajar yang dapat digunakan oleh sekolah, PMM juga menyediakan panduan bagi
sekolah untuk menyelenggarakan komunitas belajar; serta mengidentifikasi komunitas belajar yang ada di
wilayahnya.
ARKAS
Sistem informasi yang
memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi
untuk memfasilitasi
perencanaan,
penganggaran, pelaksanaan
dan penatausahaan serta
pertanggungjawaban dana
bantuan operasional satuan
pendidikan (BOSP)
SIPLah
Sistem digital dari
Kemendikbudristek yang
membantu satuan
pendidikan (Satdik)
berbelanja kebutuhannya
dari Penyedia barang dan
jasa yang tergabung dalam
Mitra pengelola pasar
daring SIPLah.
Platform apa saja yang dapat membantu sekolah dalam
menerapkan siklus peningkatan kualitas layanan pendidikan?
SIBI menyediakan buku-
buku bacaan teks maupun
nonteks (non buku
pelajaran) yang dapat
digunakan guru maupun
masyarakat. Buku-buku
rekomendasi yang ada
dalam daftar katalog dapat
diperoleh melalui SIPLah
maupun di toko buku (untuk
masyarakat luas).
Rapor Pendidikan
menyajikan data kondisi
layanan sekolah dari hasil
Asesmen Nasional, Survei
Lingkungan Belajar, dan
sumber data lainnya. Data
yang tersaji adalah
informasi berharga untuk
merencanakan
peningkatan yang perlu
dilakukan.
0
2
01
03
04
05
06
07
08
Pada tahap identifikasi, yang ingin kita lihat terjadi adalah:
Sekolah mengikuti
AN
sebagai upaya
mendapatkan data
kondisi layanan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Pengingat:
Asesmen Nasional (AN) adalah kesempatan bagi satdik untuk
mendapatkan data komprehensif yang spesifik tentang kondisi
layanannya, melalui Rapor Pendidikan.
Agar potret tentang kondisi layanan akurat, AN perlu diisi dengan jujur.
Data AN kemudian dapat digunakan oleh satdik untuk meningkatkan
kualitas layanan selanjutnya.
Saat mengikuti AN, sekolah juga sudah turut berkontribusi memberikan
informasi sehingga kementerian dan pemerintah daerah dapat
mendampingi satdik dengan lebih baik.

Recommended for you

Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikanPendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan

Perencanaan Berbasis data

Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMPPerencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP

PBD berkaitan dengan Hasil Analisa Rapor Pendidikan

Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptxPaparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx

g

g
KS memimpin diskusi bersama warga
sekolah untuk mengidentifikasi kondisi
layanannya menggunakan Rapor Pendidikan
dan sumber data lain
0
2
01 03
04
05
06
07
08
Kemudian saat Rapor Pendidikan rilis pada awal tahun …
Sekolah mengikuti
AN
sebagai upaya
mendapatkan data
kondisi layanan
Identifikasi adalah
proses sekolah untuk
memahami tentang
apa saja capaian dan
proses yang sudah
berjalan baik, dan apa
yang masih perlu
ditingkatkan beserta
faktor-faktor yang
mempengaruhinya
01 Rapor Pendidikan
Data ini diperoleh
setelah sekolah
berpartisipasi dalam
Asesmen Nasional.
02 Data Pendukung
Data pendukung adalah data yang
dikumpulkan mandiri oleh sekolah
untuk mendapatkan gambaran
utuh kondisi dan kebutuhan
sekolah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Terdapat 2 sumber data yang dapat sekolah gunakan
untuk memaknai kondisi layanan pendidikan, yaitu…
Rapor Pendidikan adalah sumber data utama dalam
memaknai kondisi layanan pendidikan dan menjadi dasar
dalam melakukan perencanaan dan implementasi perbaikan
Data dari Rapor Pendidikan
berasal dari partisipasi sekolah
melalui Asesmen Nasional
(mayoritas), dan juga tracer
study SMK, Dapodik, SIM PKB,
dan Badan Pusat Statistik.
Memaknai Data Rapor Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
01
Pada platform Rapor Pendidikan, sekolah mendapatkan informasi
tentang:
✅ Ringkasan kondisi sekolah
✅ Indikator prioritas
✅ Akar masalah untuk indikator prioritas
✅ Subindikator dari akar masalah
✅ Rekomendasi Benahi untuk indikator prioritas
✅ Unduhan laporan Rapor Pendidikan dan lembar PBD
Apa yang didapatkan oleh sekolah saat mengakses
Platform Rapor Pendidikan?

Recommended for you

Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptxPaparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx

Dokumen tersebut membahas tentang Program Sekolah Penggerak 2021 yang bertujuan untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia yaitu menciptakan Pelajar Pancasila melalui peningkatan mutu pendidikan di sekolah-sekolah."

Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakanMateri : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan

Sekolah yang kita cita-citakan

PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptxPPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx

pengembangan SEKOLAH PENGGERAK

Apa yang bisa kita pelajari dari bagian ringkasan Rapor Pendidikan?
● Indikator prioritas dengan perubahan/delta positif terbesar
● Indikator prioritas dengan capaian tertinggi
● Indikator prioritas dengan capaian terendah, disertai dengan akar
masalah yang paling perlu perbaikan, dan contoh cara memperbaikinya
1. Halaman
Ringkasan
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
Kartu indikator prioritas memuat:
✅ Label nilai capaian
✅ Nilai delta
✅ Informasi “Apa arti capaian saya?”
✅ Peringkat
Mari kita bahas satu per satu →
Label nilai capaian terdiri dari 3 spektrum warna, yaitu:
● Hijau yang berarti capaiannya baik atau tinggi.
● Kuning, yang berarti capaiannya sedang, dan
● Merah, yang berarti capaiannya kurang atau rendah.
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
● Label nilai
capaian
● Nilai delta
● Informasi “Apa arti
capaian saya?”
● Peringkat
Nilai delta
● Nilai Delta diperoleh dari selisih nilai tahun ini dan nilai tahun lalu dengan skala 0-
100
● Nilai delta ditampilkan agar satuan pendidikan dapat melihat perubahan nilai dari
tahun sebelumnya (nilai tahun ini dikurangi nilai tahun lalu).
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
● Label nilai capaian
● Nilai delta
● Informasi “Apa arti
capaian saya?”
● Peringkat

Recommended for you

3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx

Program Sekolah Penggerak bertujuan untuk mewujudkan sekolah-sekolah yang berfokus pada pengembangan peserta didik secara holistik untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila melalui tiga intervensi utama: (1) penguatan SDM sekolah, (2) pembelajaran berbasis karakter dan kompetensi, dan (3) pendampingan berkelanjutan selama tiga tahun.

sekolah penggerak
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx

sosialisasi psp

Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...

sekolah yang berkualitas

Apa arti capaian saya?
Lihat ‘Apa arti capaian saya?’ untuk melihat penjelasan komprehensif dari hasil capaian
indikator tersebut
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
● Label nilai capaian
● Nilai delta
● Informasi “Apa
arti capaian
saya?”
● Peringkat
Definisi indikator
Cara mengukur
Label capaian
Sumber data
Skor dan Delta
Peringkat
Rentang peringkat ditampilkan berdasarkan
kewenangan daerah:
● Kab./Kota untuk PAUD, jenjang SD, SMP,
Kesetaraan; atau
● Provinsi untuk SMA, SMK, SLB; dan
● Nasional untuk semua jenjang
Rapor Pendidikan menampilkan posisi satuan
pendidikan dalam 5 rentang peringkat:
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
● Label nilai capaian
● Nilai delta
● Informasi “Apa arti
capaian saya?”
● Peringkat
Rentang Peringkat
1-20% Atas
21-40% Menengah atas
41-60% Menengah
61-80% Menengah bawah
80-100% bawah
2. Informasi
capaian untuk
Indikator
Prioritas
Dengan menggunakan laman ini, Satuan Pendidikan bisa
mendiskusikan:
✅ Apa saja capaian yang sudah baik? Apa artinya?
✅ Kira-kira apa yang menyebabkan capaian kita lebih baik dari
tahun sebelumnya?
✅ Apa saja capaian yang perlu ditingkatkan? Apa artinya?
✅ Kira-kira apa yang menyebabkan capaian kita turun dari tahun
sebelumnya?
3. Halaman
Akar Masalah
Halaman ini
memuat berbagai
faktor (indikator)
yang
mempengaruhi
capaian untuk
Indikator Prioritas
Terdapat 2 komponen
pada halaman ini:
1. Indikator prioritas
dan sub-indikator
yang
membangunnya
secara langsung
2. Indikator lain yang
mempengaruhi
Indikator Prioritas
beserta sub-
indikatornya

Recommended for you

18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)

Dokumen tersebut membahas tentang menciptakan iklim sekolah yang kondusif dalam rangka implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Beberapa faktor dominan iklim sekolah yang perlu diperhatikan antara lain pembangunan pendidikan nasional, peserta didik sebagai subjek dan objek pendidikan, serta keberhasilan pendidikan yang dipengaruhi oleh fasilitas belajar. Dokumen tersebut juga menjelaskan berbagai strategi untuk menc

03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)

Dokumen tersebut membahas program Sekolah Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui penguatan sumber daya manusia sekolah dan penerapan pembelajaran berbasis karakter. Program ini akan dilaksanakan selama 3 tahun di 2.500 sekolah di 110 kabupaten/kota di 34 provinsi dengan lima jenis intervensi utama.

w
aporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsekaporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsek

kepsek

sekolah
3. Halaman
Akar Masalah
Menyajikan dua
jenis akar masalah:
a.Indikator
prioritas dan
sub-indikator
yang
membentuknya
secara
langsung
Contoh:
● Capaian indikator akar masalah Kemampuan Literasi rendah karena
pemahaman murid tentang subindikator Kompetensi Membaca Teks
Informasi masih rendah.
● Subindikator Kompetensi dalam Membaca Teks Informasi adalah
indikator turunan dari Indikator Literasi
3. Halaman
Akar Masalah
Menyajikan dua
jenis akar masalah:
b.Indikator lain
yang
mempengaruhi
Indikator
Prioritas
beserta sub-
indikatornya
Contoh:
● Capaian indikator Kemampuan Literasi rendah karena Indikator Kualitas
Pembelajaran masih belum baik (label kuning).
● Capaian Indikator Literasi rendah karena Indikator Refleksi Perbaikan
Pembelajaran oleh Guru masih belum baik (label kuning).
3. Halaman
Akar Masalah
Posisi kartu
indikator akar
masalah
Kartu indikator akar masalah diposisikan
berdasarkan
Kartu akar masalah atas:
Berisi detil indikator prioritas + informasi capaian
level 2 dari indikator prioritas tsb (dirinya
sendiri)
Kartu akar masalah bawah:
Logika pengurutan kartu akar masalah dari
faktor lain yang mempengaruhi (indikator level
1):
1. Label capaian
Berdasarkan label merah, jika tidak ada
maka label kuning, atau hijau. Jika
terdapat warna label sama, maka
diurutkan berdasarkan:
1. Peringkat
Peringkat terendah
Peringkat dibandingkan berdasarkan
wewenang per jenjang (contoh: SMA, SMK,
SLB = provinsi; SD, SMP = Kab/Kota). Jika
peringkat sama, maka diurutkan
berdasarkan:
1. Delta
Penurunan tertinggi atau kenaikan
terendah
Jika delta sama, maka diurutkan
berdasarkan:
1. Nilai
Nilai dengan nilai paling rendah
Informasi ini akan membantu sekolah mengetahui akar
masalah yang mempengaruhi indikator akar masalah
yang lebih spesifik.
Dari informasi tentang akar masalah untuk Indikator
Prioritas, sekolah dapat mendiskusikan:
● Apa yang bisa mereka pelajari tentang kondisi
layanannya setelah membaca detail subindikator?
● Adakah informasi dari sumber data lain yang bisa
memperkaya pemahaman kita tentang subindikator ini?
● Apa upaya yang sudah dilakukan untuk memperhatikan
isu pada subindikator? Bagaimana pelaksanaannya?
● Apa hal yang kita perlu diperbaiki untuk meningkatkan
capaian tersebut?
Apa manfaat
informasi
tentang akar
masalah bagi
Satuan
Pendidikan?

Recommended for you

01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx

Program Sekolah Penggerak bertujuan untuk mempercepat transformasi sekolah menuju tahap yang lebih maju dalam 3 tahun melalui lima intervensi utama yaitu pendampingan, penguatan SDM, pembelajaran baru, perencanaan berbasis data, dan digitalisasi sekolah.

1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx

Dokumen tersebut merupakan program sekolah TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 di Sragen yang mencakup visi pendidikan Indonesia untuk mewujudkan pelajar pancasila yang beriman, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, dan mandiri serta bernalar kritis dan kreatif. Dokumen ini juga menjelaskan tentang program Sekolah Penggerak yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan melalui lima intervensi yaitu pendampingan

1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx

paparan tentnag sekolah penggerak

sekolah penggerak
4. Inspirasi
Benahi untuk
Indikator
Prioritas
Pada halaman ini,
sekolah dapat
mempelajari inspirasi
yang sudah disusun oleh
Kementerian.
Inspirasi Benahi sudah
dilengkapi juga dengan
sumber belajar yang
dapat langsung diakses
melalui Platform Merdeka
Mengajar atau dari
sumber belajar lainnya.
Setelah mempelajari berbagai informasi tentang indikator prioritas
pada platform Rapor Pendidikan, yang meliputi…
✅ Ringkasan
✅ Capaian indikator prioritas
✅ Akar masalahnya, serta
✅ Inspirasi benahi-nya
Sekolah juga dapat mempelajari capaiannya dengan lebih lengkap
melalui Unduhan Rapor dan Lembar PBD
Pada Unduhan Rapor dan Lembar PBD, sekolah akan
mendapatkan:
1. Panduan melakukan Perencanaan Berbasis Data, atau siklus
peningkatan layanan
2. Capaian lengkap untuk seluruh indikator
3. Rekomendasi Benahi Prioritas
4. Rekomendasi Benahi Keseluruhan
5. Lembar RKT
6. Lembar untuk penyusunan rencana anggaran
1. Halaman
Panduan PBD
Pada halaman ini sekolah akan dipandu untuk melakukan siklus peningkatan
layanan secara bertahap.
Untuk memudahkan sekolah, pada setiap tahapannya tersedia link untuk
mengakses berbagai panduan atau alat bantu yang ada pada Platform
Merdeka Mengajar

Recommended for you

3 permasalahan pm
3 permasalahan pm3 permasalahan pm
3 permasalahan pm

Dokumen tersebut membahasikan peranan guru pendidikan moral dalam merealisasikan aspirasi negara berdasarkan Pelan Pembangunan Pendidikan Malaysia. Ia menjelaskan bagaimana guru perlu merealisasikan anjakan pertama, ketiga dan keempat pelan tersebut untuk menyediakan akses pendidikan berkualiti, memperkembangkan penghayatan nilai dalam diri murid, dan melahirkan warganegara yang bermoral. Guru perlu menggunakan kurikulum

3 permasalahan pm
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdfPaparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf

PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK

Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdfPaparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf

Program Sekolah Penggerak merupakan program transformasi sekolah yang dilaksanakan secara kolaboratif antara Kemendikbud dan pemerintah daerah. Program ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan SDM sekolah, pembelajaran berbasis karakter, dan digitalisasi proses pembelajaran. Implementasinya dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.

Materi 1_Bagaimana Kita Memaknai Sekolah yang Berkualitas_ (ss versi kab_kot).pptx
Data yang tersaji:
● Seluruh indikator
● Capaian
● Skor Rapor 2024
● Definisi Capaian
● Perubahan Skor dari tahun lalu
● Skor 2023
● Peringkat
2. Halaman
Laporan Rapor
Pendidikan
Halaman ini
menyajikan data
seluruh indikator
yang diukur pada
Rapor Pendidikan
masing-masing
sesuai dengan hasil
Asesmen Nasional
khusus untuk sekolah
tersebut.
Indikator prioritas dan seluruh akar masalah yang mengakibatkan hasil capaian tersebut
yang terdapat pada halaman ini diurutkan berdasarkan warna label capaian, peringkat,
perubahan/delta, nilai capaian indikator.
Informasi ini dapat digunakan oleh sekolah sebagai rujukan dalam menentukan prioritas
perbaikan layanannya untuk satu tahun mendatang
3. Halaman
Rekomendasi
Keseluruhan
Pada halaman ini,
sekolah mendapat
informasi:
Rekomendasi fokus
perbaikan layanan
Satuan Pendidikan
Anda untuk seluruh
indikator prioritas dan
seluruh akar
masalahnya yang
mengakibatkan hasil
capaian indikator
prioritas tersebut, juga
terdapat rekomendasi
benahi untuk seluruh
akar masalah tersebut
Serupa dengan halaman sebelumnya, rekomendasi disajikan untuk seluruh pasangan
indikator prioritas dan akar masalahnya yang diurutkan dari skor terendah
Informasi ini juga dapat digunakan oleh sekolah sebagai rujukan dalam menentukan prioritas
perbaikan layanannya untuk satu tahun mendatang
4. Halaman
Rekomendasi
Prioritas
Pada halaman ini,
sekolah mendapatkan
informasi tentang dua
rekomendasi benahi
khusus untuk seluruh
indikator prioritas.
Fungsi dari
rekomendasi ini
adalah memudahkan
satdik mengetahui
dua rekomendasi
benahi yang paling
disarankan (utamanya
bagi satdik dengan
keterbatasan sumber
daya)

Recommended for you

Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdfMedira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf

Persiapan pendampingan PSP 2022

psp 2022
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITALMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL

Materi MPLS yang diambil dari artikel Kompas.com

literasi digital
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdfKoneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf

koneksi antar materi calon guru penggerak pada modul 2.

ppt
Seluruh rekomendasi benahi yang ada di dalam Unduhan
Rapor dan Lembar PBD, sudah disertai dengan:
1. Sumber belajar yang dapat langsung diakses melalui Platform
Merdeka Mengajar atau wadah digital lainnya
1. Referensi ARKAS yang relevan, untuk kemudahan bagi sekolah
yang menjadi penerima BOS/BOP.
5. Halaman
Lembar Kerja
Rencana Kerja
Tahunan
(RKT)
Digunakan sekolah
untuk memasukkan
prioritas perbaikan
layanan yang sudah
disepakati bersama
termasuk
memberikan catatan
apakah peningkatan
layanan
membutuhkan biaya
atau tidak
Halaman ini dapat disimpan sekolah sebagai Rencana Kerja
Tahunan
6. Halaman
Lembar Kerja
Rancangan
ARKAS
Halaman Lembar Kerja ARKAS adalah lembar kerja yang dapat digunakan
sekolah untuk merencanakan penggunaan kegiatan yang memerlukan
anggaran dengan lebih rinci.
Informasi di dalam lembar ini nantinya dapat menjadi rujukan saat Satuan
Pendidikan memasukkan rencana kegiatan dan anggaran (RKAS) ke
dalam ARKAS.
01 Rapor Pendidikan
Data ini diperoleh
setelah sekolah
berpartisipasi dalam
Asesmen Nasional.
02 Data Pendukung
Data pendukung adalah data yang
dikumpulkan mandiri oleh sekolah
untuk mendapatkan gambaran utuh
kondisi dan kebutuhan sekolah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Setelah mempelajari data yang dapat digunakan oleh
sekolah melalui Rapor Pendidikan, mari pelajari sumber
data lain yang dapat digunakan, yakni …

Recommended for you

TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E

KELOMPOK 3

Capaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaruCapaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaru

Capaian pembelajaran informatika

Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdfManajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf

Manajemen Limbah Medis

DATA
PENDUKUNG
adalah berbagai
data lain yang
dikumpulkan
mandiri oleh
sekolah
Beberapa contoh data yang relevan yaitu sebagai
berikut:
1. Data refleksi pendidik terhadap proses
pembelajaran yang berlangsung.
2. Data kinerja pendidik yang dikumpulkan melalui
supervisi Kepala Sekolah.
3. Umpan balik dari murid, orang tua, serta lulusan.
4. Bagi SMK, data umpan balik dari mitra dunia kerja
seperti data rekrutmen, data kepuasan dunia
kerja terhadap murid/lulusan SMK
5. Data lain yang dirasa diperlukan oleh sekolah.
0
2
01 03
04
05
06
07
08
Setelah memahami apa yang perlu dilakukan oleh sekolah pada tahap
identifikasi, mari selanjutnya kita pelajari bagaimana cara sekolah
melakukan refleksi
KS memimpin refleksi
penentuan fokus peningkatan
layanan untuk setahun ke
depan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Apa yang dimaksud dengan refleksi?
Refleksi adalah proses warga sekolah meninjau
dan menetapkan mana saja area layanan yang
harus diprioritaskan atau menjadi fokus warga
sekolah untuk ditingkatkan.
Dengan memiliki area fokus/prioritas, upaya
perbaikan akan lebih optimal dan terukur
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Merefleksikan fokus peningkatan layanan
Setelah mengidentifikasi capaian dan proses yang
sudah baik dan perlu ditingkatkan, sekolah akan
melihat bahwa berbagai upaya perlu dilakukan untuk
meneruskan yang sudah baik dan meningkatkan yang
belum.
Namun, sumber daya, dana, dan waktu yang tersedia
terbatas, sehingga Kepala Sekolah perlu memimpin
refleksi penentuan fokus peningkatan layanan.
Proses ini memastikan alokasi sumber daya yang
efektif untuk mencapai peningkatan kualitas
pendidikan secara signifikan.

Recommended for you

Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4

Tugas Akhir Mata Kuliah Filsafat Ilmu Kelompok 4 Kelas E Manajemen Tahun 2024 Anggota Kelompok 4: 1. Maria Trivonia Somi - 1212300196 2. Mochamad Shafrial Ilham - 1212300199 3. Nela Amelia Maharani - 1212300201 Dosen Pengampu: DR. Sigit Sardjono, M.Ec

PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptxPPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx

Pengenalam P5

Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka - abdiera.com

modul ajarmodul ajar kurikulum merdekakurikulum merdeka
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 61
Melihat keseluruhan
data Rapor Pendidikan
pada unduhan Laporan
Rapor Pendidikan dan
mengikuti langkah
pada Panduan PBD
Pilihan 2
Rekomendasi dari Kemendikbudristek
Pilihan 1
Analisis Mandiri
Cara 1: Melalui Eksplorasi
Dasbor Rapor Pendidikan
Melakukan eksplorasi pada
fitur-fitur platform Rapor
Pendidikan
(https://raporpendidikan.kemdi
kbud.go.id/) untuk melakukan
identifikasi pasangan indikator
prioritas dan akar masalah,
disertai dengan inspirasi
kegiatan benahi
Cara 2: Menggunakan lembar
2.1 Rekomendasi Keseluruhan
dan lembar 2.2 Rekomendasi
Prioritas
Kedua lembar Rekomendasi ini
hanya tersedia untuk Satuan
Pendidikan yang berpartisipasi
mengikuti Asesmen Nasional
atau Survei lingkungan belajar
secara memadai.
Sebelumnya telah dibahas bahwa konteks dan kapasitas sekolah
beragam? Untuk memfasilitasi keragaman tersebut, Kementerian
menyediakan dua pilihan dalam menentukan fokus peningkatan
layanan.
Pilihan 1, dapat digunakan oleh sekolah yang merasa
memiliki kapasitas memadai untuk:
- Menganalisa data capaian sekolahnya secara mandiri
- Menentukan fokus peningkatan layanan (refleksi)
dengan menggunakan Panduan PBD dan alat bantu
yang disediakan
- Menentukan strategi benahi untuk kemudian ditetapkan
di dalam perencanaan pembelajaran, peningkatan
kompetensi PTK dan RKT
Tahapan yang dilakukan untuk melakukan Perencanaan Berbasis Data dengan
menggunakan keseluruhan data Rapor Pendidikan:
1. Buka Rapor Pendidikan https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/
2. Klik ‘Unduh’ pada bagian atas platform Rapor Pendidikan
3. Klik ‘Unduh Rapor Pendidikan’ pada kotak biru, dan Anda akan
mendapatkan 1 berkas Excel lembar Laporan Pendidikan dan PBD yang
berisikan 6 lembar kerja
4. Pada pilihan 1 ini, kepala satuan pendidikan dapat melihat keseluruhan
data satuan pendidikannya pada lembar 2.Laporan Rapor.
Pilihan 1
Analisis Mandiri:
Menggunakan Keseluruhan Data Rapor Pendidikan
63
Dalam menetapkan prioritas pembenahan, Kepala Satuan pendidikan dan
pemangku kepentingan yang relevan dapat berdiskusi dengan menggunakan
pertanyaan pemantik sebagai berikut:
01 Mana indikator yang memiliki
dampak paling besar kepada
peserta didik?
02
Mana indikator prioritas yang
belum baik dan membutuhkan
perubahan segera?
03
Dengan mempertimbangkan sumber
daya yang tersedia, berapa banyak
indikator yang bisa menjadi fokus
sasaran perubahan? Sekolah dapat
memilih indikator yang dianggap paling
berdampak
04 Mana indikator yang paling sesuai
dengan visi misi Satuan Pendidikan
Anda?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Recommended for you

Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat IlmuKelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu

Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu Dosen Pengampu : Dr. Sigit Sardjono M. EC. Slide Tugas Akhir Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu

TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptxTUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx

Tugas presentasi

ppt
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerakPPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak

PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak

Pilihan 2, dapat digunakan oleh sekolah yang masih
memerlukan pendampingan untuk:
1. Menentukan fokus peningkatan layanannya (dapat
langsung menggunakan indikator prioritas yang sudah
ditetapkan kementerian)
2. Menyusun strategi peningkatan layanan dengan
menggunakan Rekomendasi Benahi untuk indikator
prioritas )
Seluruh rekomendasi benahi sudah dilengkapi dengan
sumber belajar serta referensi ARKAS, sehingga
memudahkan sekolah untuk langsung menggunakannya
dalam perencanaan.
66
Terdapat 2 Cara untuk melakukan Perencanaan Berbasis Data
dengan menggunakan rekomendasi dari Kemendikbudristek
Rekomendasi dari Kemendikbudristek
Eksplorasi Dasbor Platform Rapor Pendidikan
Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan
dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas
Pilihan 2
Cara 1
Cara 2
67
- Satuan pendidikan
masuk ke platform
Rapor Pendidikan
melalui laman
raporpendidikan.ke
mdikbud.go.id
dengan
menggunakan Akun
belajar.id
Cara 1 - Melalui Eksplorasi Dasbor Rapor Pendidikan
67
68
Cara 1
1. Ketika membuka halaman ringkasan, Anda akan melihat 3
indikator prioritas untuk PAUD, 6 indikator prioritas untuk
Dasmen dan 8 indikator prioritas untuk SMK
2. Pilih indikator-indikator prioritas yang memiliki label capaian
dengan urutan sebagai berikut:
a. Berwarna merah
b. Berwarna kuning
c. Berwarna hijau
3. Jika terdapat indikator prioritas dengan label capaian warna
yang sama, Anda dapat memilih indikator mana yang lebih
membutuhkan intervensi dengan melihat detail peringkat
yang lebih rendah
4. Jika pada peringkat berada pada rentang yang sama. Anda
dapat memilih Indikator mana yang lebih membutuhkan
intervensi/perbaikan dengan melihat delta atau
kenaikan/penurunan capaian dengan prioritas sebagai
berikut:
a. Penurunan yang paling tinggi, atau
b. Kenaikan yang paling rendah
5. Jika pada delta masih memiliki kenaikan/penurunan yang
sama, maka Anda dapat membandingkan skor capaian
dengan klik “Apa arti capaian saya?”, dan dilanjutkan dengan
memilih indikator yang memiliki skor yang lebih rendah
68
Langkah 1: Identifikasi untuk memilih dan menetapkan masalah

Recommended for you

ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdfATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf

ATP SEJARAH FASE F

PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang AnyarPROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar

berikut program mengenal per

Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...

Aksi Nyata ini dibuat guna memenuhi tugas Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11

aksi nyataguru penggerakmodul 1.1
69
1
1
1. Dari masalah yang dipilih pada tahap
sebelumnya, klik tombol ‘pelajari
akar masalah’, Anda akan melihat 4
kartu akar masalah dari indikator
prioritas dan subindikator yang
menyertainya
2. Kemudian, pilih indikator
subindikator dari indikator prioritas
yang menjadi masalah satuan
pendidikan Anda, karena
subindikator tersebut merupakan
akar masalah
3. Lalu Anda dapat melihat 3 kartu akar
masalah yang terdapat di bagian
bawah. Kartu-kartu tersebut sudah
diurutkan berdasarkan indikator-
indikator yang paling membutuhkan
intervensi
1. Anda juga dapat menentukan akar
masalah dari faktor indikator lain
yang mempengaruhi capaian
indikator prioritas
2
3
Cara 1
4
69
Langkah 2: Memilih Akar Masalah
70
1. Dari akar masalah yang sudah dipilih, baik dari
indikator prioritas maupun subindikator,
selanjutnya Anda dapat merumuskan benahi
dengan klik tombol Inspirasi Benahi, atau scroll
sampai ke bagian bawah pada halaman yang
sama
2. Pilihlah sebagian atau seluruh inspirasi kegiatan
benahi
3. Untuk memilih inspirasi kegiatan benahi lainnya,
Anda dapat klik tombol Lihat di Merdeka
Mengajar
4. Setelah menetapkan akar masalah dan melihat
inspirasi benahi, maka masukan inspirasi benahi
yang terkait pembelajaran ke dalam rencana
pembelajaran
5. Inspirasi benahi yang terkait dengan
peningkatan kompetensi PTK dimasukkan ke
rencana peningkatan kompetensi PTK
6. Inspirasi benahi yang tidak masuk kedalam
rencana pembelajaran dan rencana peningkatan
kompetensi PTK dimasukkan langsung ke dalam
RKT
Cara 1 Langkah 3: Merumuskan Benahi
1
3
2
71
Selanjutnya, Anda dapat memindahkan hasil dari langkah 1, 2, dan 3 ke dalam lembar kerja RKT, namun
sebelumnya Anda dapat memperhatikan hal-hal berikut:
1. Satuan pendidikan dapat memasukkan prioritas perbaikan layanan yang sudah disepakati bersama
dan mulai melakukan perencanaan tahun ajaran dan anggaran mendatang.
2. Tentukan prioritas perbaikan yang dirasa paling sesuai dengan kebutuhan Satuan Pendidikan Anda
dengan mempertimbangkan pemaksimalan sumber daya anggaran.
3. Pastikan perencanaan yang disusun mengakomodasi aspek: 1) pembelajaran tahun ajaran depan; 2)
pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan; dan 3) sumber daya.
4. Setiap kegiatan benahi dapat diimplementasikan menjadi lebih dari satu bentuk kegiatan, sesuai
dengan cara yang dirasa paling tepat oleh satuan pendidikan Anda
5. Tidak semua kegiatan benahi membutuhkan biaya.
Cara 1 Langkah 4: Memasukkan ke Dalam Dokumen RKT
72
Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan
dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas
Apa itu lembar rekomendasi keseluruhan
Lembar rekomendasi keseluruhan
memuat rekomendasi fokus perbaikan
layanan Satuan Pendidikan Anda
secara keseluruhan dari
Kemendikbudristek
Lembar ini berisi data laporan Rapor
Pendidikan yang memuat seluruh
pasangan indikator prioritas dan akar
masalahnya diurutkan dari skor
terendah.
Informasi ini dapat Anda jadikan
rujukan dalam menentukan prioritas
perbaikan layanan Satuan Pendidikan
Anda di tahun mendatang.
Cara 2

Recommended for you

Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptxSlide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx

Materi slide powerpoint Pengantar Filsafat Ilmu oleh Kelompok 3 (Manajemen kelas A) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya)

etika dan moralfilsafatfilsafat ekonomi
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKAPPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA

power point sosiologi kelas x sma

sosiologippt
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptxPengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx

budaya lokal harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah

@marionamang241095@gmail.com
73
Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan
dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas
Apa itu lembar rekomendasi prioritas?
Lembar rekomendasi prioritas memuat
rekomendasi fokus perbaikan layanan
Satuan Pendidikan Anda berdasarkan
hasil capaian yang paling rendah dari
Kemendikbudristek.
Lembar ini berisi pasangan indikator
prioritas dengan dua akar masalah
utama, disertai dengan inspirasi
kegiatan benahi dan usulan kegiatan
ARKAS.
Informasi pada lembar ini dapat
langsung digunakan sebagai prioritas
perbaikan layanan di tahun mendatang.
Cara 2
Apabila sekolah memilih untuk menggunakan Rekomendasi Keseluruhan:
Sekolah dapat memilih strategi benahi dari rekomendasi yang diberikan oleh
kementerian dengan menggunakan pertanyaan pemantik ini (seperti di pilihan 1.
Analisa Mandiri).
01 Mana indikator yang memiliki
dampak paling besar kepada
peserta didik?
02
Mana indikator prioritas yang
belum baik dan membutuhkan
perubahan segera?
03
Dengan mempertimbangkan sumber
daya yang tersedia, berapa banyak
indikator yang bisa menjadi fokus
sasaran perubahan? Sekolah dapat
memilih indikator yang dianggap paling
berdampak
04 Mana indikator yang paling sesuai
dengan visi misi Satuan Pendidikan
Anda?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
75
Berbagai strategi pendampingan tadi menandakan bahwa:
Kementerian menghargai kapasitas sekolah yang beragam dan
karenanya memberikan strategi pendampingan yang berbeda.
Sekolah yang masih perlu pendampingan dalam menentukan strategi benahi,
dimudahkan prosesnya dengan menggunakan rekomendasi yang sudah disusun oleh
Kementerian
1. Sekolah yang belum dapat menentukan strategi benahi, dapat langsung
menggunakan rekomendasi prioritas
2. Sekolah yang masih perlu pendampingan dalam menentukan strategi benahi,
dapat menggunakan daftar rekomendasi dari rekomendasi keseluruhan (yang
berasal dari indikator prioritas).
3. Sekolah yang merasa mampu, dapat melakukan analisa mandiri dengan
mempelajari seluruh data tentang kondisi layanannya. Baik data dari Rapor
Pendidikan, maupun data yang dikumpulkan secara mandiri
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET DAN TEKNOLOGI
TERIMA KASIH

Recommended for you

TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdfTP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf

ATP EKONOMI KELAS 11 & 12

2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx

pemahaman kekuatan gerak

Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara

salah satu tugas di pendidikan guru penggerak. Modul 1.1 adalah dilosofi pendidikan KHD. Bahwa seorang guru harus bisa menuntun murid untk mecapai kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

khdmenuntunpendidik ibarat

More Related Content

What's hot

Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptxPembelajaran Berdiferensiasi.pptx
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
AOneBRIGHTMAN
 
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docxBUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
AtangIsmail1
 
Program kerja sarpras
Program kerja sarprasProgram kerja sarpras
Program kerja sarpras
Budi Santoso
 
4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik
Siahaanmian1960
 
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
SriWahyuni909323
 
KTSP
KTSPKTSP
Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional  Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional
UNIVERSITY OF ADI BUANA SURABAYA
 
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptxAKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
EvaDiarti1
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase CModul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Fathan Emran
 
Pendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang MemerdekakanPendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang Memerdekakan
TienYulianti2
 
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii
Analisis pemetaan ki kd  pkn  kls xiiAnalisis pemetaan ki kd  pkn  kls xii
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii
eli priyatna laidan
 
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docxTugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
CalvinMalvigie
 
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
UjangRuhiyat1
 
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
Ikhsan Ikhsanudin
 
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptxPROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
mustakinoffice365
 
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggalKarakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
InDraa putrybulan17
 
Gerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi SekolahGerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi Sekolah
Lestari Moerdijat
 
Ppt bast practice
Ppt bast practicePpt bast practice
Ppt bast practice
Desty Erni
 
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptxLokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
IkaMeryWidharningsih
 
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptxKoneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
HendraKurniawan858649
 

What's hot (20)

Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptxPembelajaran Berdiferensiasi.pptx
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
 
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docxBUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
BUKTI FISIK AKREDITASI 2023.docx
 
Program kerja sarpras
Program kerja sarprasProgram kerja sarpras
Program kerja sarpras
 
4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik4. berbagi praktik baik
4. berbagi praktik baik
 
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila pada Murid Guru Oleh Sri Wahy...
 
KTSP
KTSPKTSP
KTSP
 
Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional  Kurikulum Operasional
Kurikulum Operasional
 
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptxAKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
AKSI NYATA MODUL 3.2.pptx
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase CModul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Fase C
 
Pendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang MemerdekakanPendidikan Yang Memerdekakan
Pendidikan Yang Memerdekakan
 
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii
Analisis pemetaan ki kd  pkn  kls xiiAnalisis pemetaan ki kd  pkn  kls xii
Analisis pemetaan ki kd pkn kls xii
 
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docxTugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai dari Diri.docx
 
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
Materi Komunitas Belajar bagi setiap satuan pendidikan yang akan membuat dan ...
 
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
01 permendikbud nomor 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurik...
 
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptxPROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
PROFIL PELAJAR PANCASILA. PPT.pptx
 
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggalKarakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
Karakteristik wni dalam konteks individu yang ber bhinneka tunggal
 
Gerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi SekolahGerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi Sekolah
 
Ppt bast practice
Ppt bast practicePpt bast practice
Ppt bast practice
 
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptxLokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
Lokakarya 06 PGP_Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah.pptx
 
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptxKoneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
Koneksi Antar Materi Modul 3.1.pptx
 

Similar to Materi 1_Bagaimana Kita Memaknai Sekolah yang Berkualitas_ (ss versi kab_kot).pptx

Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.pptTransformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
sudianaade137
 
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikanPendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
SugiariRatningsih
 
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMPPerencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
TriSutrisno48
 
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptxPaparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
SMANEGERI1DAPURANG
 
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptxPaparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
astriwidya2
 
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakanMateri : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
RahmadLalu1
 
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptxPPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
IldanurYeni
 
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
YatikaInsantama
 
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
AlrosyidRidlo
 
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...
pgppp030086
 
18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)
Dewi_Sejarah
 
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
SiswoAriyanto1
 
aporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsekaporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsek
MiawsGoogle
 
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
oktrimardianus00
 
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
Must Yuz
 
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
RsiaPermataPertiwi
 
3 permasalahan pm
3 permasalahan pm3 permasalahan pm
3 permasalahan pm
Roslan Suraji
 
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdfPaparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
mohamadspd19
 
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdfPaparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
SutedjoTee1
 
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdfMedira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Suharto Jago
 

Similar to Materi 1_Bagaimana Kita Memaknai Sekolah yang Berkualitas_ (ss versi kab_kot).pptx (20)

Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.pptTransformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
Transformasi Satuan Pendidikan _ Miya 11 Juni 2024.ppt
 
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikanPendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
Pendampingan Percepatan Transpormasi Satuan pendidikan
 
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMPPerencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
 
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptxPaparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
Paparan Keberlanjutan PSP Sulbar November 2023 OK.pptx
 
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptxPaparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
Paparan-Program-Sekolah-Penggerak (1).pptx
 
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakanMateri : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
Materi : Pengelolaan Sekolah yang kita cita-citakan
 
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptxPPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
PPT SEKOLAH PENGGERAK REVISI.pptx
 
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
3_Program_Sekolah_Penggerak.pptx
 
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
20210427 Materi Sosialisasi Pelatih Ahli PSP.pptx
 
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai  ciri ...
Sekolah yang berkualitas harus memenuhi tahapan -tahapan dan mempunyai ciri ...
 
18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)
 
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
03 20200107 sosialisasi program sekolah penggerak (1)
 
aporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsekaporan-kinerja-kepsek
aporan-kinerja-kepsek
 
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
01. Paparan-Program-Sekolah-Penggerak.pptx
 
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
1. Paparan Sosialisasi Program Sekolah Penggerak 3 Desember.pptx
 
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
1. Paparan Kebijakan PSP BBGP Jabar.pptx
 
3 permasalahan pm
3 permasalahan pm3 permasalahan pm
3 permasalahan pm
 
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdfPaparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
Paparan Tentang Sekolah Penggerak 2022-dikompresi.pdf
 
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdfPaparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
Paparan-Launching-Program-Sekolah-Penggerak.pdf
 
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdfMedira PSP_Pendampingan 2022.pdf
Medira PSP_Pendampingan 2022.pdf
 

Recently uploaded

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITALMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
DeriSeptiEfendi
 
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdfKoneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
roviqoevi1
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
anisaavrr1
 
Capaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaruCapaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaru
DINNYSARTIKADEWI
 
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdfManajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
AhmadAkbarNafi
 
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Nela Amelia
 
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptxPPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
amprawadi29
 
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat IlmuKelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
izanurheta
 
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptxTUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
EriDanapriatna
 
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerakPPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
edysutrisno33
 
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdfATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
IdaIbunyaKhalid1
 
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang AnyarPROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
laksmi471
 
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
virginfadhillah33
 
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptxSlide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
alfinaachmaramadhani
 
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKAPPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
yesnikah
 
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptxPengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
MarioNamang
 
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdfTP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
ferryst03
 
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
MariaDefloraHee1
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
SudarmiatiSudarmiati3
 

Recently uploaded (20)

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITALMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
 
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdfKoneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
Koneksi Antar Materi Modul 2.2cgpa10.pdf
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
 
Capaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaruCapaian Pembelajaran informatika terbaru
Capaian Pembelajaran informatika terbaru
 
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdfManajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
Manajemen Limbah Medis Sub Pin Polio - Juni 2024 ppt.pdf
 
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
Slide Share Mata Kuliah Filsafat Ilmu-Kelompok 4
 
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptxPPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
PPT Pengenalan P5 kurikulum merdeka smk.pptx
 
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sosiologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat IlmuKelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 9_Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
 
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptxTUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
TUGAS KELOMPOK RUANG KOLABORASI MODUL 1.2.pptx
 
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerakPPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
 
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdfATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
ATP SEJARAH FASE F KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang AnyarPROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
PROGRAM MPLS SD kelas 1 SD N 1 Karang Anyar
 
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
Aksi Nyata Calon Guru Penggerak Angkatan 11. Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewa...
 
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptxSlide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
 
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKAPPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
 
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptxPengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
 
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdfTP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
TP ATP EKONOMI KELAS 11 & 12 PKBM VIRTUAL.pdf
 
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
2.1.c.2. Kuatkan Pemahaman - Penyajian Tugas Gerak.pptx
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
 

Materi 1_Bagaimana Kita Memaknai Sekolah yang Berkualitas_ (ss versi kab_kot).pptx

  • 1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2024 Materi 1. Bagaimana kita memaknai sekolah yang berkualitas? 3d2n
  • 2. Yuk, kita perdalam satu per satu! Pembelajaran yang berpusat pada murid Pendidik reflektif, gemar belajar, berbagi, dan berkolaborasi Iklim sekolah yang aman, inklusif, dan merayakan kebinekaan Kepemimpinan untuk perbaikan layanan berkelanjutan Terdapat empat ciri utama dari sekolah berkualitas yang kita cita-citakan, yang selaras dengan Rapor Pendidikan. 1 2 3 4 Paparan
  • 3. Perencanaan pembelajaran yang efektif. Bagaimana ciri-ciri sekolah yang memberikan proses pembelajaran yang berkualitas pada murid? Adanya rencana pembelajaran memastikan guru lebih siap dalam mendampingi anak sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Pembelajaran dan asesmen bermakna. Guru memahami kemampuan yang ingin dibangun pada anak, merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar serta menerapkan asesmen dengan maksud meningkatkan kualitas pembelajaran. Manajemen kelas diterapkan dengan baik. Proses belajar mengajar efektif karena minim disrupsi, serta strategi pengelolaan kelas yang diterapkan tetap menjaga hak anak. Dukungan sosial emosional diterapkan bagi peserta didik dalam proses pembelajaran. Interaksi mencerminkan rasa menghargai pada anak; dan adanya kesadaran bahwa setiap anak berhak didampingi 1
  • 4. Pendidik terbiasa melakukan refleksi pembelajaran. Bagaimana ciri-ciri sekolah yang memiliki pendidik yang reflektif, gemar belajar, berbagi dan berkolaborasi? Adanya kegiatan refleksi secara rutin yang dilakukan oleh pendidik terhadap pelaksanaan pembelajaran. Pendidik terbiasa belajar tentang pembelajaran. Adanya rasa keinginan pendidik untuk terus mencari sumber belajar baru, memanfaatkan kombel untuk meningkatkan kompetensi dan berbagi. Pendidik terbuka untuk menerapkan praktik baru. Adanya keinginan untuk selalu mencoba praktik baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, berkreasi dalam menyajikan pengalaman belajar yang terbaik. 2
  • 5. Lingkungan yang aman dari intoleransi, kekerasan dan zat berbahaya Bagaimana ciri-ciri sekolah yang aman, inklusif, dan merayakan kebinekaan? Adanya tim atau program untuk mencegah dan menangani isu keamanan serta membekali PTK di sekolah. Adanya pelibatan orangtua/wali murid dalam pencegahan dan penanganan kasus di sekolah. Lingkungan belajar yang inklusif Adanya beragam kebutuhan belajar murid melalui kebijakan yang tepat. Adanya fasilitas dan layanan yang ramah bagi murid berkebutuhan khusus. Lingkungan belajar yang bineka Terciptanya lingkungan yang memiliki pemahaman dan menghargai keberagaman (agama, suku, ras, cara pandang) seluruh warga sekolah 3
  • 6. Memiliki visi pembelajaran yang jelas dan berkolaborasi bersama warga sekolah untuk mencapainya Bagaimana ciri-ciri sekolah memiliki kepemimpinan untuk perbaikan layanan yang berkelanjutan? Terus menerus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan proses pembelajaran Senantiasa merencanakan dan melakukan peningkatan kompetensi SDM termasuk dirinya sendiri Pengelolaan sumber daya sekolah sesuai perencanaan, transparan dan akuntabel 4
  • 7. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Ciri-ciri kualitas layanan yang ada di dalam visi sekolah yang kita cita-citakan mencerminkan indikator yang ada di dalam Rapor Pendidikan
  • 8. PAUD yang berkualitas adalah PAUD yang menyediakan: Pembelajaran yang berkualitas (elemen 1 pada PAUD Berkualitas) Kemitraan Orang Tua (elemen 2) Dukungan Pemenuhan Kebutuhan Esensial Anak Usia Dini (elemen 3) Kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya untuk perbaikan layanan berkelanjutan (elemen 4) yang menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan partisipatif serta pendidik yang gemar belajar Visi sekolah yang kita cita-citakan juga ada untuk konteks PAUD. Karena satuan PAUD umumnya lebih sederhana dan perlu memfasilitasi kebutuhan anak usia dini, maka visi sekolah yang kita cita-citakan berbeda, namun tetap selaras dengan visi sekolah yang kita cita-citakan lintas jenjang. PAUD berkualitas juga selaras dengan
  • 9. Untuk mencapai hal tersebut dan meningkatkan kebekerjaan lulusan, SMK harus memiliki: Pembelajaran berbasis dunia kerja yang berpusat pada murid Pendidik reflektif, gemar belajar, berbagi, dan berkolaborasi Iklim sekolah yang aman, inklusif, menerapkan budaya kerja, dan merayakan kebinekaan Kepemimpinan berjiwa wirausaha untuk perbaikan layanan berkelanjutan Visi sekolah yang kita cita-citakan juga ada untuk konteks SMK, untuk memastikan setiap murid berhak memiliki kompetensi keahlian dan karakter yang diperlukan dunia kerja, untuk saat ini, dan masa depan mereka serta yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. SMK yang kita cita-citakan juga selaras dengan
  • 10. Apa yang dimaksud dengan sekolah berkualitas? Sekolah yang berkualitas tidak ditentukan dari sarana prasarananya, atau dari jumlah peserta didik yang ikut olimpiade. Melainkan, sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang: Mampu menghadirkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar muridnya. Memiliki pendidik yang gemar belajar dan berefleksi untuk terus meningkatkan kompetensinya agar dapat memberikan pendampingan dengan baik kepada murid. Memiliki iklim lingkungan belajar yang membuat murid dan warga sekolah lainnya merasa aman, kebutuhannya terpenuhi, serta ada sikap positif terhadap keberagaman. Memiliki kepala sekolah yang mampu memimpin warga sekolah untuk memberikan layanan yang sesuai dengan visi misi dan kebutuhan belajar murid, serta terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya. 10
  • 11. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kita perlu menyadari bahwa ada berbagai cara bagi satuan pendidikan dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi anak didiknya. Cara pandang ini mencerminkan wawasan dan penghargaan kita bahwa setiap satuan pendidikan memiliki kecepatan dan cara yang berbeda dalam menghadirkan layanan pendidikan, karena karakteristiknya dan kemampuannya beragam. Fokus kita bukan pada kecepatan atau jarak yang telah kita tempuh, melainkan pada komitmen bersama untuk terus bergerak maju, demi memastikan pendidikan terbaik bagi setiap anak. 11
  • 12. Refleksi: Tetapkan prioritas peningkatan layanan yang paling menjadi kebutuhan Benahi Implementasi: Implementasi dan evaluasi hasilnya secara berkala Benahi Perencanaan: Rencanakan upaya peningkatan layanan Pengawas dan Penilik Sekolah menjadi pendamping dan fasilitator Siklus peningkatan kualitas layanan satuan pendidikan yang berkelanjutan merupakan kunci mewujudkan sekolah yang kita cita-citakan Identifikasi: Kumpulkan dan maknai data kondisi layanan sekolah Kepala sekolah memerlukan kompetensi dan alat bantu untuk mengimplementasikan setiap tahapan pada siklus ini, didampingi oleh Pengawas Sekolah yang mumpuni.
  • 13. KS memimpin refleksi penentuan fokus peningkatan layanan untuk setahun ke depan. KS memimpin diskusi bersama warga sekolah untuk mengidentifikasi kondisi layanannya menggunakan Rapor Pendidikan dan sumber data lain. Mengikuti Asesmen Nasional sebagai upaya mendapatkan data kondisi layanan. Memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi, agar PTK mampu melaksanakan perbaikan layanan. Merekap program, kegiatan serta anggaran di dalam rencana kegiatan tahunan dan rancangan RKAS*. * Bagi penerima BOSP, perubahan meliputi melaporkan pemanfaatan dan rencana pemanfaatan anggaran Revisi perencanaan dan penganggaran berdasarkan hasil refleksi dan kebutuhan yang baru diketahui setelah implementasi berjalan. 0 2 01 03 04 05 06 07 08 Diagram ini menjabarkan 8 aksi yang merupakan pendetailan dari IRB atau siklus peningkatan kualitas layanan satuan pendidikan Bersama warga sekolah, KS memimpin penyusunan perencanaan pembelajaran di tingkat satuan dengan menggunakan Kurikulum Merdeka. Hasilnya dituangkan ke dalam kalender akademik untuk didukung bersama. Implementasi rencana pada tahun ajaran baru dan memanfaatkan komunitas belajar untuk meningkatkan kompetensi PTK, utamanya untuk memfasilitasi pembelajaran berpusat pada murid dengan menggunakan Kurikulum Merdeka .
  • 14. set KEMENDIKBUDRISTEK Berbagai program percontohan Program Sekolah Penggerak SMK Pusat Keunggulan Program Organisasi Penggerak BOS/ BOP Manajem en Talenta GTK Guru Pengger ak Kurikulu m Merdeka Asesme n Nasional Perencanaan Berbasis Data Didukung oleh berbagai platform teknologi Komuni tas Belajar Guru Murid Komuni tas Belajar advokasi kewenangan 14 /MARKAS PLATFORM Tanya BOS SATUAN PENDIDIKAN advokasi PEMERINTAH DAERAH Kepala Sekolah Inisiatif Merdeka Belajar hadir untuk memudahkan sekolah menerapkan siklus peningkatan layanan tersebut. tujuan bersama
  • 15. Perjalanan meningkatkan layanan sekolah dimulai saat sekolah mengikuti Asesmen Nasional dan mengumpulkan data tentang implementasi layanannya Asesmen Nasional adalah kesempatan bagi satdik untuk mendapatkan data komprehensif yang spesifik tentang kondisi layanannya, melalui Rapor Pendidikan. Data yang dikumpulkan dapat digunakan oleh satdik untuk meningkatkan kualitas layanan selanjutnya. Selain melalui asesmen nasional, sekolah juga dapat membudayakan pengumpulan data tentang kondisi layanannya, contohnya melalui: ● Hasil refleksi pendidik ● Asesmen kelas ● Umpan balik dari orang tua/wali murid atau komite sekolah ● Asesmen awal pembelajaran ● Observasi kelas dan lingkungan belajar ● Dan bentuk data lainnya yang dapat dikumpulkan oleh sekolah. Rasional: 01 Mengikuti Asesmen Nasional sebagai upaya mendapatkan data kondisi layanan
  • 16. Perjalanan meningkatkan layanan sekolah dimulai dengan memanfaatkan untuk mengidentifikasi dan memahami kondisi sekolah 02 KS memimpin diskusi bersama warga sekolah untuk mengidentifikasi kondisi layanannya menggunakan Rapor Pendidikan dan sumber data lain. Rasional: Seperti pendidik yang perlu memahami kondisi muridnya sebelum merencanakan pembelajaran, Kepala Sekolah juga perlu memahami kondisi sekolah untuk bisa menentukan peningkatan layanan yang perlu dilakukan. Identifikasi adalah proses sekolah untuk memahami tentang apa saja capaian dan proses yang sudah berjalan baik, dan apa yang masih perlu ditingkatkan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rapor Pendidikan adalah alat bantu yang menyajikan data utama tentang kondisi layanan sekolah. Kepala Sekolah perlu memimpin warga sekolah untuk bersama-sama memaknai data-data yang tersaji sehingga bisa menjadi informasi berharga untuk merencanakan peningkatan yang perlu dilakukan.
  • 17. Tahap berikutnya, sekolah merefleksikan mana area layanan yang harus menjadi fokus perbaikan Setelah mengidentifikasi capaian dan proses yang sudah baik dan perlu ditingkatkan, sekolah akan melihat bahwa berbagai upaya perlu dilakukan untuk meneruskan yang sudah baik dan meningkatkan yang belum. Namun sumber daya, dana dan waktu yang tersedia terbatas, sehingga Kepala Sekolah perlu memimpin refleksi penentuan fokus peningkatan layanan. Refleksi adalah proses warga sekolah meninjau dan menetapkan mana saja area layanan yang harus diprioritaskan atau menjadi fokus untuk ditingkatkan. Dengan memiliki fokus / prioritas area, upaya perbaikan akan lebih optimal dan terukur. 03 KS memimpin refleksi penentuan fokus peningkatan layanan untuk setahun ke depan. Rasional:
  • 18. Bersama warga sekolah, KS memimpin penyusunan perencanaan pembelajaran di tingkat satuan dengan menggunakan Kurikulum Merdeka. Hasilnya dituang dalam kalender akademik. Upaya peningkatan yang telah menjadi fokus kemudian diturunkan dalam Perencanaan Pembelajaran sebagai sebuah strategi Rasional: Benahi - Perencanaan Pembelajaran: Pembelajaran adalah esensi dari layanan yang diberikan oleh sekolah. Artinya, upaya peningkatan layanan perlu diterapkan pertama kali melalui pembelajaran. Cara melakukannya adalah dengan melakukan revisi perencanaan pembelajaran di tingkat satuan. Perencanaan pembelajaran yang berlaku bagi seluruh sekolah disusun di dalam dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Rencana tersebut kemudian dituangkan menjadi kalender akademik/pendidikan untuk dibagikan kepada internal PTK sebagai rujukan bersama, serta juga dibagikan kepada orang tua/wali murid sehingga mereka mengetahui kegiatan pembelajaran yang akan terjadi dan dapat mendampingi putra- putrinya. Bagaimana kebijakan Kurikulum Merdeka memudahkan sekolah untuk melakukan peningkatan kualitas layanan melalui perencanaan pembelajaran? 04
  • 19. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kebijakan Kurikulum Merdeka memudahkan sekolah untuk melakukan peningkatan kualitas layanan melalui perencanaan pembelajaran karena... Struktur ini ini memberi ruang bagi sekolah untuk menyusun kurikulum satuan pendidikan yang tidak hanya sesuai dengan karakteristik sekolah dan lingkungan setempat, namun juga pada komponen pengorganisasian dan komponen perencanaan pembelajarannya dapat disesuaikan secara berkala agar mencerminkan fokus peningkatan layanan. Struktur Kurikulum Merdeka juga memberikan keleluasaan bagi guru untuk menerapkan pembelajaran terdiferensiasi. Struktur kurikulumnya fleksibel, dengan: ● Fase capaian pembelajaran tidak harus dicapai per tahun, ● Konten wajibnya berkurang, ● Jumlah jam dalam mata pelajaran tidak diatur per minggu, melainkan per tahun.
  • 20. Benahi - Perencanaan Pengembangan Kompetensi PTK: peningkatan layanan pendidikan di sekolah tidak akan terjadi apabila pendidik dan tenaga kependidikannya (PTK) tidak memiliki kompetensi yang memadai. Kegiatan ini meliputi: I. Identifikasi kebutuhan belajar PTK dengan membandingkan kompetensi saat ini terhadap benahi pembelajaran yang sudah ditetapkan. Kompetensi saat ini dapat diketahui melalui refleksi pendidik, observasi kinerja dan lainnya. II. Identifikasi sumber belajar yang diperlukan (misalnya melalui pelatihan, partisipasi melalui komunitas belajar, dan lainnya). Identifikasi ini perlu terjadi melalui proses dialog antara kepala satuan pendidikan dengan PTK di sekolahnya. Sehingga upaya peningkatan kompetensi menjadi suatu tujuan bersama. 05 Memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi, agar PTK mampu melaksanakan perbaikan layanan. Dilanjutkan dengan memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi PTK yang selaras dengan rencana pembelajaran dan fokus peningkatan layanan “Bukan sekedar kegiatan administratif” Rasional:
  • 21. Berbagai program kegiatan dan anggaran yang sudah direncanakan direkap dalam RKT dan RKAS Benahi - Perencanaan sumber daya sekolah: Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) adalah dokumen yang merekap seluruh strategi peningkatan layanan yang sudah direncanakan, termasuk kebutuhan yang sifatnya di luar pembelajaran dan rencana belajar PTK (misalnya sarpras atau tata kelola). RKT juga menjadi rujukan pemanfaatan sumber daya yang ada, utamanya dalam menyusun rencana penganggaran di dalam RKAS. RKT dan RKAS adalah kriteria minimum untuk pengelolaan sekolah, yang tertuang di dalam Standar Pengelolaan dan Standar Pembiayaan. Selain perencanaan, sekolah juga perlu merekap bagaimana anggaran dibelanjakan. Pelaporan pemanfaatan anggaran akan mendorong KS mengelola sumber daya sekolah secara lebih transparan dan akuntabel. 06 Merekap program, kegiatan serta anggaran di dalam rencana kegiatan tahunan dan rancangan RKAS*. Rasional:
  • 22. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Khusus bagi sekolah penerima BOSP: Kebijakan BOSP dan platform ARKAS memudahkan proses pelaporan perencanaan dan realisasi. Dana diterima langsung oleh sekolah dan sudah terhubung dengan sistem yang digunakan oleh dinas. Pengurangan administrasi = Waktu dan energi sekolah dapat dioptimalkan untuk peningkatan kualitas layanan ● Rencana peningkatan layanan untuk tahun ajaran depan yang tertuang di RKT, dapat diterapkan dalam anggaran tahun berjalan dan anggaran T+1. ● Pelaporan perencanaan disampaikan paling lambat pada 31 Des tahun berkenaan. ● Pelaporan realisasi anggaran tahun berjalan disampaikan paling lambat di 31 Jul tahun berkenaan (min 50% - tahap I) dan 31 Jan T+1 (keseluruhan - tahap 2)
  • 23. Implementasi rencana pada tahun ajaran baru dan memanfaatkan komunitas belajar untuk meningkatkan kompetensi PTK. Implementasi rencana – agar dijalankan seluruh warga sekolah, maka rencana peningkatan layanan perlu diketahui bersama 07 Benahi - Implementasi: Implementasi atas rencana pembelajaran, peningkatan kompetensi PTK dan pengelolaan - dilakukan dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Melalui strategi ini, KS dapat memastikan setiap warga sekolah mengetahui dan mendukung program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada satu tahun ke depan. Jika memungkinkan, sekolah juga dapat menyelenggarakan pertemuan orang tua/wali murid agar tujuan dari strategi yang diterapkan dipahami oleh orang tua/wali murid. Pelaksanaan rencana peningkatan kompetensi PTK dapat dilakukan dengan memanfaatkan komunitas belajar, baik yang di sekolah maupun di luar sekolah. Implementasi perlu dimonitor dan dikendalikan secara berkala agar anggaran, waktu dan kualitas hasil kegiatan sesuai dengan yang direncanakan. Pengawas Sekolah perlu mendampingi KS dalam menjalankan proses ini Rasional:
  • 24. 08 Revisi perencanaan dan penganggaran berdasarkan hasil refleksi dan kebutuhan yang baru diketahui setelah implementasi berjalan. Benahi - Implementasi: Implementasi juga meliputi adanya penyesuaian atas rencana. Perubahan dalam perencanaan adalah hal yang wajar terjadi. Revisi dapat terjadi pada rencana pembelajaran, rencana peningkatan kompetensi, RKT dan rencana anggaran. Penyebab revisi antara lain: ● Kebutuhan belajar peserta didik berbeda dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan ● Adanya keadaan darurat yang membutuhkan respon dari sekolah dalam bentuk kegiatan baru ● Jumlah anggaran yang diterima tidak sesuai dengan perhitungan saat perencanaan ● Khusus ASN: penyesuaian rencana peningkatan kompetensi dapat berdasarkan sasaran kinerja pegawai (SKP) ● Hasil refleksi dan monitoring Pada tahap implementasi, sangatlah wajar apabila perlu dilakukan iterasi dalam perencanaan. Pengawas Sekolah perlu mendampingi KS dalam menjalankan proses ini Rasional:
  • 25. “Melalui siklus peningkatan layanan satuan pendidikan, kita dapat mendampingi sekolah dalam memaknai data sehingga dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikannya dan mencapai visi sekolah yang kita cita-citakan”
  • 26. Platform Merdeka Mengajar Tidak hanya sumber belajar yang dapat digunakan oleh sekolah, PMM juga menyediakan panduan bagi sekolah untuk menyelenggarakan komunitas belajar; serta mengidentifikasi komunitas belajar yang ada di wilayahnya. ARKAS Sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) SIPLah Sistem digital dari Kemendikbudristek yang membantu satuan pendidikan (Satdik) berbelanja kebutuhannya dari Penyedia barang dan jasa yang tergabung dalam Mitra pengelola pasar daring SIPLah. Platform apa saja yang dapat membantu sekolah dalam menerapkan siklus peningkatan kualitas layanan pendidikan? SIBI menyediakan buku- buku bacaan teks maupun nonteks (non buku pelajaran) yang dapat digunakan guru maupun masyarakat. Buku-buku rekomendasi yang ada dalam daftar katalog dapat diperoleh melalui SIPLah maupun di toko buku (untuk masyarakat luas). Rapor Pendidikan menyajikan data kondisi layanan sekolah dari hasil Asesmen Nasional, Survei Lingkungan Belajar, dan sumber data lainnya. Data yang tersaji adalah informasi berharga untuk merencanakan peningkatan yang perlu dilakukan.
  • 27. 0 2 01 03 04 05 06 07 08 Pada tahap identifikasi, yang ingin kita lihat terjadi adalah: Sekolah mengikuti AN sebagai upaya mendapatkan data kondisi layanan
  • 28. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Pengingat: Asesmen Nasional (AN) adalah kesempatan bagi satdik untuk mendapatkan data komprehensif yang spesifik tentang kondisi layanannya, melalui Rapor Pendidikan. Agar potret tentang kondisi layanan akurat, AN perlu diisi dengan jujur. Data AN kemudian dapat digunakan oleh satdik untuk meningkatkan kualitas layanan selanjutnya. Saat mengikuti AN, sekolah juga sudah turut berkontribusi memberikan informasi sehingga kementerian dan pemerintah daerah dapat mendampingi satdik dengan lebih baik.
  • 29. KS memimpin diskusi bersama warga sekolah untuk mengidentifikasi kondisi layanannya menggunakan Rapor Pendidikan dan sumber data lain 0 2 01 03 04 05 06 07 08 Kemudian saat Rapor Pendidikan rilis pada awal tahun … Sekolah mengikuti AN sebagai upaya mendapatkan data kondisi layanan Identifikasi adalah proses sekolah untuk memahami tentang apa saja capaian dan proses yang sudah berjalan baik, dan apa yang masih perlu ditingkatkan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya
  • 30. 01 Rapor Pendidikan Data ini diperoleh setelah sekolah berpartisipasi dalam Asesmen Nasional. 02 Data Pendukung Data pendukung adalah data yang dikumpulkan mandiri oleh sekolah untuk mendapatkan gambaran utuh kondisi dan kebutuhan sekolah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Terdapat 2 sumber data yang dapat sekolah gunakan untuk memaknai kondisi layanan pendidikan, yaitu…
  • 31. Rapor Pendidikan adalah sumber data utama dalam memaknai kondisi layanan pendidikan dan menjadi dasar dalam melakukan perencanaan dan implementasi perbaikan Data dari Rapor Pendidikan berasal dari partisipasi sekolah melalui Asesmen Nasional (mayoritas), dan juga tracer study SMK, Dapodik, SIM PKB, dan Badan Pusat Statistik. Memaknai Data Rapor Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 01
  • 32. Pada platform Rapor Pendidikan, sekolah mendapatkan informasi tentang: ✅ Ringkasan kondisi sekolah ✅ Indikator prioritas ✅ Akar masalah untuk indikator prioritas ✅ Subindikator dari akar masalah ✅ Rekomendasi Benahi untuk indikator prioritas ✅ Unduhan laporan Rapor Pendidikan dan lembar PBD Apa yang didapatkan oleh sekolah saat mengakses Platform Rapor Pendidikan?
  • 33. Apa yang bisa kita pelajari dari bagian ringkasan Rapor Pendidikan? ● Indikator prioritas dengan perubahan/delta positif terbesar ● Indikator prioritas dengan capaian tertinggi ● Indikator prioritas dengan capaian terendah, disertai dengan akar masalah yang paling perlu perbaikan, dan contoh cara memperbaikinya 1. Halaman Ringkasan
  • 34. 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas Kartu indikator prioritas memuat: ✅ Label nilai capaian ✅ Nilai delta ✅ Informasi “Apa arti capaian saya?” ✅ Peringkat Mari kita bahas satu per satu →
  • 35. Label nilai capaian terdiri dari 3 spektrum warna, yaitu: ● Hijau yang berarti capaiannya baik atau tinggi. ● Kuning, yang berarti capaiannya sedang, dan ● Merah, yang berarti capaiannya kurang atau rendah. 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas ● Label nilai capaian ● Nilai delta ● Informasi “Apa arti capaian saya?” ● Peringkat
  • 36. Nilai delta ● Nilai Delta diperoleh dari selisih nilai tahun ini dan nilai tahun lalu dengan skala 0- 100 ● Nilai delta ditampilkan agar satuan pendidikan dapat melihat perubahan nilai dari tahun sebelumnya (nilai tahun ini dikurangi nilai tahun lalu). 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas ● Label nilai capaian ● Nilai delta ● Informasi “Apa arti capaian saya?” ● Peringkat
  • 37. Apa arti capaian saya? Lihat ‘Apa arti capaian saya?’ untuk melihat penjelasan komprehensif dari hasil capaian indikator tersebut 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas ● Label nilai capaian ● Nilai delta ● Informasi “Apa arti capaian saya?” ● Peringkat Definisi indikator Cara mengukur Label capaian Sumber data Skor dan Delta
  • 38. Peringkat Rentang peringkat ditampilkan berdasarkan kewenangan daerah: ● Kab./Kota untuk PAUD, jenjang SD, SMP, Kesetaraan; atau ● Provinsi untuk SMA, SMK, SLB; dan ● Nasional untuk semua jenjang Rapor Pendidikan menampilkan posisi satuan pendidikan dalam 5 rentang peringkat: 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas ● Label nilai capaian ● Nilai delta ● Informasi “Apa arti capaian saya?” ● Peringkat Rentang Peringkat 1-20% Atas 21-40% Menengah atas 41-60% Menengah 61-80% Menengah bawah 80-100% bawah
  • 39. 2. Informasi capaian untuk Indikator Prioritas Dengan menggunakan laman ini, Satuan Pendidikan bisa mendiskusikan: ✅ Apa saja capaian yang sudah baik? Apa artinya? ✅ Kira-kira apa yang menyebabkan capaian kita lebih baik dari tahun sebelumnya? ✅ Apa saja capaian yang perlu ditingkatkan? Apa artinya? ✅ Kira-kira apa yang menyebabkan capaian kita turun dari tahun sebelumnya?
  • 40. 3. Halaman Akar Masalah Halaman ini memuat berbagai faktor (indikator) yang mempengaruhi capaian untuk Indikator Prioritas Terdapat 2 komponen pada halaman ini: 1. Indikator prioritas dan sub-indikator yang membangunnya secara langsung 2. Indikator lain yang mempengaruhi Indikator Prioritas beserta sub- indikatornya
  • 41. 3. Halaman Akar Masalah Menyajikan dua jenis akar masalah: a.Indikator prioritas dan sub-indikator yang membentuknya secara langsung Contoh: ● Capaian indikator akar masalah Kemampuan Literasi rendah karena pemahaman murid tentang subindikator Kompetensi Membaca Teks Informasi masih rendah. ● Subindikator Kompetensi dalam Membaca Teks Informasi adalah indikator turunan dari Indikator Literasi
  • 42. 3. Halaman Akar Masalah Menyajikan dua jenis akar masalah: b.Indikator lain yang mempengaruhi Indikator Prioritas beserta sub- indikatornya Contoh: ● Capaian indikator Kemampuan Literasi rendah karena Indikator Kualitas Pembelajaran masih belum baik (label kuning). ● Capaian Indikator Literasi rendah karena Indikator Refleksi Perbaikan Pembelajaran oleh Guru masih belum baik (label kuning).
  • 43. 3. Halaman Akar Masalah Posisi kartu indikator akar masalah Kartu indikator akar masalah diposisikan berdasarkan Kartu akar masalah atas: Berisi detil indikator prioritas + informasi capaian level 2 dari indikator prioritas tsb (dirinya sendiri) Kartu akar masalah bawah: Logika pengurutan kartu akar masalah dari faktor lain yang mempengaruhi (indikator level 1): 1. Label capaian Berdasarkan label merah, jika tidak ada maka label kuning, atau hijau. Jika terdapat warna label sama, maka diurutkan berdasarkan: 1. Peringkat Peringkat terendah Peringkat dibandingkan berdasarkan wewenang per jenjang (contoh: SMA, SMK, SLB = provinsi; SD, SMP = Kab/Kota). Jika peringkat sama, maka diurutkan berdasarkan: 1. Delta Penurunan tertinggi atau kenaikan terendah Jika delta sama, maka diurutkan berdasarkan: 1. Nilai Nilai dengan nilai paling rendah
  • 44. Informasi ini akan membantu sekolah mengetahui akar masalah yang mempengaruhi indikator akar masalah yang lebih spesifik. Dari informasi tentang akar masalah untuk Indikator Prioritas, sekolah dapat mendiskusikan: ● Apa yang bisa mereka pelajari tentang kondisi layanannya setelah membaca detail subindikator? ● Adakah informasi dari sumber data lain yang bisa memperkaya pemahaman kita tentang subindikator ini? ● Apa upaya yang sudah dilakukan untuk memperhatikan isu pada subindikator? Bagaimana pelaksanaannya? ● Apa hal yang kita perlu diperbaiki untuk meningkatkan capaian tersebut? Apa manfaat informasi tentang akar masalah bagi Satuan Pendidikan?
  • 45. 4. Inspirasi Benahi untuk Indikator Prioritas Pada halaman ini, sekolah dapat mempelajari inspirasi yang sudah disusun oleh Kementerian. Inspirasi Benahi sudah dilengkapi juga dengan sumber belajar yang dapat langsung diakses melalui Platform Merdeka Mengajar atau dari sumber belajar lainnya.
  • 46. Setelah mempelajari berbagai informasi tentang indikator prioritas pada platform Rapor Pendidikan, yang meliputi… ✅ Ringkasan ✅ Capaian indikator prioritas ✅ Akar masalahnya, serta ✅ Inspirasi benahi-nya Sekolah juga dapat mempelajari capaiannya dengan lebih lengkap melalui Unduhan Rapor dan Lembar PBD
  • 47. Pada Unduhan Rapor dan Lembar PBD, sekolah akan mendapatkan: 1. Panduan melakukan Perencanaan Berbasis Data, atau siklus peningkatan layanan 2. Capaian lengkap untuk seluruh indikator 3. Rekomendasi Benahi Prioritas 4. Rekomendasi Benahi Keseluruhan 5. Lembar RKT 6. Lembar untuk penyusunan rencana anggaran
  • 48. 1. Halaman Panduan PBD Pada halaman ini sekolah akan dipandu untuk melakukan siklus peningkatan layanan secara bertahap. Untuk memudahkan sekolah, pada setiap tahapannya tersedia link untuk mengakses berbagai panduan atau alat bantu yang ada pada Platform Merdeka Mengajar
  • 50. Data yang tersaji: ● Seluruh indikator ● Capaian ● Skor Rapor 2024 ● Definisi Capaian ● Perubahan Skor dari tahun lalu ● Skor 2023 ● Peringkat 2. Halaman Laporan Rapor Pendidikan Halaman ini menyajikan data seluruh indikator yang diukur pada Rapor Pendidikan masing-masing sesuai dengan hasil Asesmen Nasional khusus untuk sekolah tersebut.
  • 51. Indikator prioritas dan seluruh akar masalah yang mengakibatkan hasil capaian tersebut yang terdapat pada halaman ini diurutkan berdasarkan warna label capaian, peringkat, perubahan/delta, nilai capaian indikator. Informasi ini dapat digunakan oleh sekolah sebagai rujukan dalam menentukan prioritas perbaikan layanannya untuk satu tahun mendatang 3. Halaman Rekomendasi Keseluruhan Pada halaman ini, sekolah mendapat informasi: Rekomendasi fokus perbaikan layanan Satuan Pendidikan Anda untuk seluruh indikator prioritas dan seluruh akar masalahnya yang mengakibatkan hasil capaian indikator prioritas tersebut, juga terdapat rekomendasi benahi untuk seluruh akar masalah tersebut
  • 52. Serupa dengan halaman sebelumnya, rekomendasi disajikan untuk seluruh pasangan indikator prioritas dan akar masalahnya yang diurutkan dari skor terendah Informasi ini juga dapat digunakan oleh sekolah sebagai rujukan dalam menentukan prioritas perbaikan layanannya untuk satu tahun mendatang 4. Halaman Rekomendasi Prioritas Pada halaman ini, sekolah mendapatkan informasi tentang dua rekomendasi benahi khusus untuk seluruh indikator prioritas. Fungsi dari rekomendasi ini adalah memudahkan satdik mengetahui dua rekomendasi benahi yang paling disarankan (utamanya bagi satdik dengan keterbatasan sumber daya)
  • 53. Seluruh rekomendasi benahi yang ada di dalam Unduhan Rapor dan Lembar PBD, sudah disertai dengan: 1. Sumber belajar yang dapat langsung diakses melalui Platform Merdeka Mengajar atau wadah digital lainnya 1. Referensi ARKAS yang relevan, untuk kemudahan bagi sekolah yang menjadi penerima BOS/BOP.
  • 54. 5. Halaman Lembar Kerja Rencana Kerja Tahunan (RKT) Digunakan sekolah untuk memasukkan prioritas perbaikan layanan yang sudah disepakati bersama termasuk memberikan catatan apakah peningkatan layanan membutuhkan biaya atau tidak Halaman ini dapat disimpan sekolah sebagai Rencana Kerja Tahunan
  • 55. 6. Halaman Lembar Kerja Rancangan ARKAS Halaman Lembar Kerja ARKAS adalah lembar kerja yang dapat digunakan sekolah untuk merencanakan penggunaan kegiatan yang memerlukan anggaran dengan lebih rinci. Informasi di dalam lembar ini nantinya dapat menjadi rujukan saat Satuan Pendidikan memasukkan rencana kegiatan dan anggaran (RKAS) ke dalam ARKAS.
  • 56. 01 Rapor Pendidikan Data ini diperoleh setelah sekolah berpartisipasi dalam Asesmen Nasional. 02 Data Pendukung Data pendukung adalah data yang dikumpulkan mandiri oleh sekolah untuk mendapatkan gambaran utuh kondisi dan kebutuhan sekolah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Setelah mempelajari data yang dapat digunakan oleh sekolah melalui Rapor Pendidikan, mari pelajari sumber data lain yang dapat digunakan, yakni …
  • 57. DATA PENDUKUNG adalah berbagai data lain yang dikumpulkan mandiri oleh sekolah Beberapa contoh data yang relevan yaitu sebagai berikut: 1. Data refleksi pendidik terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. 2. Data kinerja pendidik yang dikumpulkan melalui supervisi Kepala Sekolah. 3. Umpan balik dari murid, orang tua, serta lulusan. 4. Bagi SMK, data umpan balik dari mitra dunia kerja seperti data rekrutmen, data kepuasan dunia kerja terhadap murid/lulusan SMK 5. Data lain yang dirasa diperlukan oleh sekolah.
  • 58. 0 2 01 03 04 05 06 07 08 Setelah memahami apa yang perlu dilakukan oleh sekolah pada tahap identifikasi, mari selanjutnya kita pelajari bagaimana cara sekolah melakukan refleksi KS memimpin refleksi penentuan fokus peningkatan layanan untuk setahun ke depan
  • 59. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Apa yang dimaksud dengan refleksi? Refleksi adalah proses warga sekolah meninjau dan menetapkan mana saja area layanan yang harus diprioritaskan atau menjadi fokus warga sekolah untuk ditingkatkan. Dengan memiliki area fokus/prioritas, upaya perbaikan akan lebih optimal dan terukur
  • 60. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Merefleksikan fokus peningkatan layanan Setelah mengidentifikasi capaian dan proses yang sudah baik dan perlu ditingkatkan, sekolah akan melihat bahwa berbagai upaya perlu dilakukan untuk meneruskan yang sudah baik dan meningkatkan yang belum. Namun, sumber daya, dana, dan waktu yang tersedia terbatas, sehingga Kepala Sekolah perlu memimpin refleksi penentuan fokus peningkatan layanan. Proses ini memastikan alokasi sumber daya yang efektif untuk mencapai peningkatan kualitas pendidikan secara signifikan.
  • 61. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 61 Melihat keseluruhan data Rapor Pendidikan pada unduhan Laporan Rapor Pendidikan dan mengikuti langkah pada Panduan PBD Pilihan 2 Rekomendasi dari Kemendikbudristek Pilihan 1 Analisis Mandiri Cara 1: Melalui Eksplorasi Dasbor Rapor Pendidikan Melakukan eksplorasi pada fitur-fitur platform Rapor Pendidikan (https://raporpendidikan.kemdi kbud.go.id/) untuk melakukan identifikasi pasangan indikator prioritas dan akar masalah, disertai dengan inspirasi kegiatan benahi Cara 2: Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas Kedua lembar Rekomendasi ini hanya tersedia untuk Satuan Pendidikan yang berpartisipasi mengikuti Asesmen Nasional atau Survei lingkungan belajar secara memadai. Sebelumnya telah dibahas bahwa konteks dan kapasitas sekolah beragam? Untuk memfasilitasi keragaman tersebut, Kementerian menyediakan dua pilihan dalam menentukan fokus peningkatan layanan.
  • 62. Pilihan 1, dapat digunakan oleh sekolah yang merasa memiliki kapasitas memadai untuk: - Menganalisa data capaian sekolahnya secara mandiri - Menentukan fokus peningkatan layanan (refleksi) dengan menggunakan Panduan PBD dan alat bantu yang disediakan - Menentukan strategi benahi untuk kemudian ditetapkan di dalam perencanaan pembelajaran, peningkatan kompetensi PTK dan RKT
  • 63. Tahapan yang dilakukan untuk melakukan Perencanaan Berbasis Data dengan menggunakan keseluruhan data Rapor Pendidikan: 1. Buka Rapor Pendidikan https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/ 2. Klik ‘Unduh’ pada bagian atas platform Rapor Pendidikan 3. Klik ‘Unduh Rapor Pendidikan’ pada kotak biru, dan Anda akan mendapatkan 1 berkas Excel lembar Laporan Pendidikan dan PBD yang berisikan 6 lembar kerja 4. Pada pilihan 1 ini, kepala satuan pendidikan dapat melihat keseluruhan data satuan pendidikannya pada lembar 2.Laporan Rapor. Pilihan 1 Analisis Mandiri: Menggunakan Keseluruhan Data Rapor Pendidikan 63
  • 64. Dalam menetapkan prioritas pembenahan, Kepala Satuan pendidikan dan pemangku kepentingan yang relevan dapat berdiskusi dengan menggunakan pertanyaan pemantik sebagai berikut: 01 Mana indikator yang memiliki dampak paling besar kepada peserta didik? 02 Mana indikator prioritas yang belum baik dan membutuhkan perubahan segera? 03 Dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, berapa banyak indikator yang bisa menjadi fokus sasaran perubahan? Sekolah dapat memilih indikator yang dianggap paling berdampak 04 Mana indikator yang paling sesuai dengan visi misi Satuan Pendidikan Anda? Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
  • 65. Pilihan 2, dapat digunakan oleh sekolah yang masih memerlukan pendampingan untuk: 1. Menentukan fokus peningkatan layanannya (dapat langsung menggunakan indikator prioritas yang sudah ditetapkan kementerian) 2. Menyusun strategi peningkatan layanan dengan menggunakan Rekomendasi Benahi untuk indikator prioritas ) Seluruh rekomendasi benahi sudah dilengkapi dengan sumber belajar serta referensi ARKAS, sehingga memudahkan sekolah untuk langsung menggunakannya dalam perencanaan.
  • 66. 66 Terdapat 2 Cara untuk melakukan Perencanaan Berbasis Data dengan menggunakan rekomendasi dari Kemendikbudristek Rekomendasi dari Kemendikbudristek Eksplorasi Dasbor Platform Rapor Pendidikan Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas Pilihan 2 Cara 1 Cara 2
  • 67. 67 - Satuan pendidikan masuk ke platform Rapor Pendidikan melalui laman raporpendidikan.ke mdikbud.go.id dengan menggunakan Akun belajar.id Cara 1 - Melalui Eksplorasi Dasbor Rapor Pendidikan 67
  • 68. 68 Cara 1 1. Ketika membuka halaman ringkasan, Anda akan melihat 3 indikator prioritas untuk PAUD, 6 indikator prioritas untuk Dasmen dan 8 indikator prioritas untuk SMK 2. Pilih indikator-indikator prioritas yang memiliki label capaian dengan urutan sebagai berikut: a. Berwarna merah b. Berwarna kuning c. Berwarna hijau 3. Jika terdapat indikator prioritas dengan label capaian warna yang sama, Anda dapat memilih indikator mana yang lebih membutuhkan intervensi dengan melihat detail peringkat yang lebih rendah 4. Jika pada peringkat berada pada rentang yang sama. Anda dapat memilih Indikator mana yang lebih membutuhkan intervensi/perbaikan dengan melihat delta atau kenaikan/penurunan capaian dengan prioritas sebagai berikut: a. Penurunan yang paling tinggi, atau b. Kenaikan yang paling rendah 5. Jika pada delta masih memiliki kenaikan/penurunan yang sama, maka Anda dapat membandingkan skor capaian dengan klik “Apa arti capaian saya?”, dan dilanjutkan dengan memilih indikator yang memiliki skor yang lebih rendah 68 Langkah 1: Identifikasi untuk memilih dan menetapkan masalah
  • 69. 69 1 1 1. Dari masalah yang dipilih pada tahap sebelumnya, klik tombol ‘pelajari akar masalah’, Anda akan melihat 4 kartu akar masalah dari indikator prioritas dan subindikator yang menyertainya 2. Kemudian, pilih indikator subindikator dari indikator prioritas yang menjadi masalah satuan pendidikan Anda, karena subindikator tersebut merupakan akar masalah 3. Lalu Anda dapat melihat 3 kartu akar masalah yang terdapat di bagian bawah. Kartu-kartu tersebut sudah diurutkan berdasarkan indikator- indikator yang paling membutuhkan intervensi 1. Anda juga dapat menentukan akar masalah dari faktor indikator lain yang mempengaruhi capaian indikator prioritas 2 3 Cara 1 4 69 Langkah 2: Memilih Akar Masalah
  • 70. 70 1. Dari akar masalah yang sudah dipilih, baik dari indikator prioritas maupun subindikator, selanjutnya Anda dapat merumuskan benahi dengan klik tombol Inspirasi Benahi, atau scroll sampai ke bagian bawah pada halaman yang sama 2. Pilihlah sebagian atau seluruh inspirasi kegiatan benahi 3. Untuk memilih inspirasi kegiatan benahi lainnya, Anda dapat klik tombol Lihat di Merdeka Mengajar 4. Setelah menetapkan akar masalah dan melihat inspirasi benahi, maka masukan inspirasi benahi yang terkait pembelajaran ke dalam rencana pembelajaran 5. Inspirasi benahi yang terkait dengan peningkatan kompetensi PTK dimasukkan ke rencana peningkatan kompetensi PTK 6. Inspirasi benahi yang tidak masuk kedalam rencana pembelajaran dan rencana peningkatan kompetensi PTK dimasukkan langsung ke dalam RKT Cara 1 Langkah 3: Merumuskan Benahi 1 3 2
  • 71. 71 Selanjutnya, Anda dapat memindahkan hasil dari langkah 1, 2, dan 3 ke dalam lembar kerja RKT, namun sebelumnya Anda dapat memperhatikan hal-hal berikut: 1. Satuan pendidikan dapat memasukkan prioritas perbaikan layanan yang sudah disepakati bersama dan mulai melakukan perencanaan tahun ajaran dan anggaran mendatang. 2. Tentukan prioritas perbaikan yang dirasa paling sesuai dengan kebutuhan Satuan Pendidikan Anda dengan mempertimbangkan pemaksimalan sumber daya anggaran. 3. Pastikan perencanaan yang disusun mengakomodasi aspek: 1) pembelajaran tahun ajaran depan; 2) pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan; dan 3) sumber daya. 4. Setiap kegiatan benahi dapat diimplementasikan menjadi lebih dari satu bentuk kegiatan, sesuai dengan cara yang dirasa paling tepat oleh satuan pendidikan Anda 5. Tidak semua kegiatan benahi membutuhkan biaya. Cara 1 Langkah 4: Memasukkan ke Dalam Dokumen RKT
  • 72. 72 Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas Apa itu lembar rekomendasi keseluruhan Lembar rekomendasi keseluruhan memuat rekomendasi fokus perbaikan layanan Satuan Pendidikan Anda secara keseluruhan dari Kemendikbudristek Lembar ini berisi data laporan Rapor Pendidikan yang memuat seluruh pasangan indikator prioritas dan akar masalahnya diurutkan dari skor terendah. Informasi ini dapat Anda jadikan rujukan dalam menentukan prioritas perbaikan layanan Satuan Pendidikan Anda di tahun mendatang. Cara 2
  • 73. 73 Menggunakan lembar 2.1 Rekomendasi Keseluruhan dan lembar 2.2 Rekomendasi Prioritas Apa itu lembar rekomendasi prioritas? Lembar rekomendasi prioritas memuat rekomendasi fokus perbaikan layanan Satuan Pendidikan Anda berdasarkan hasil capaian yang paling rendah dari Kemendikbudristek. Lembar ini berisi pasangan indikator prioritas dengan dua akar masalah utama, disertai dengan inspirasi kegiatan benahi dan usulan kegiatan ARKAS. Informasi pada lembar ini dapat langsung digunakan sebagai prioritas perbaikan layanan di tahun mendatang. Cara 2
  • 74. Apabila sekolah memilih untuk menggunakan Rekomendasi Keseluruhan: Sekolah dapat memilih strategi benahi dari rekomendasi yang diberikan oleh kementerian dengan menggunakan pertanyaan pemantik ini (seperti di pilihan 1. Analisa Mandiri). 01 Mana indikator yang memiliki dampak paling besar kepada peserta didik? 02 Mana indikator prioritas yang belum baik dan membutuhkan perubahan segera? 03 Dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, berapa banyak indikator yang bisa menjadi fokus sasaran perubahan? Sekolah dapat memilih indikator yang dianggap paling berdampak 04 Mana indikator yang paling sesuai dengan visi misi Satuan Pendidikan Anda? Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
  • 75. 75 Berbagai strategi pendampingan tadi menandakan bahwa: Kementerian menghargai kapasitas sekolah yang beragam dan karenanya memberikan strategi pendampingan yang berbeda. Sekolah yang masih perlu pendampingan dalam menentukan strategi benahi, dimudahkan prosesnya dengan menggunakan rekomendasi yang sudah disusun oleh Kementerian 1. Sekolah yang belum dapat menentukan strategi benahi, dapat langsung menggunakan rekomendasi prioritas 2. Sekolah yang masih perlu pendampingan dalam menentukan strategi benahi, dapat menggunakan daftar rekomendasi dari rekomendasi keseluruhan (yang berasal dari indikator prioritas). 3. Sekolah yang merasa mampu, dapat melakukan analisa mandiri dengan mempelajari seluruh data tentang kondisi layanannya. Baik data dari Rapor Pendidikan, maupun data yang dikumpulkan secara mandiri
  • 76. KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI TERIMA KASIH