MATEMATIKA
KELOMPOK 5
Ketua: Y. G. Brillianty
Asisten: M. Y. Sandy
Anggota: Citra Rachmawati
Ratna Apriia
Turisaina A.
Nurina P.D.
Septiany
04/29/14 2
FUNGSI
1. Pengertian Fungsi
Sebuah fungsi f : x  y adalah suatu aturan
yang memasangkan tiap anggota x pada suatu
himpunan (daerah asal / domain), dengan tepat
sebuah nilai y dari himpunan kedua (daerah
kawan / kodomain). Himpunan nilai yang
diperoleh disebut daerah hasil / range fungsi
tersebut .
Untuk lebih memahami pengertian diatas
perhatikan contoh berikut :
04/29/14 3
Contoh :Contoh :
Perhatikan diagram panah dibawah ini :Perhatikan diagram panah dibawah ini :
. 1
. 2
. 3
. 4
. 5
0 .
2 .
4 .
6 .
B
A
Daerah kawan/
kodomain
Daerah asal/
Domain
Daerah hasil/
Range
04/29/14 4
Dari diagram panah diatas dapat dilihat bahwa
:
1. Fungsi A ke B adalah relasi khusus yang
memasangkan setiap anggota A dengan
tepat satu anggota B.
2. Himpunan A = { 0, 2, 4, 6 } disebut daerah
asal ( Domain ), Himpunan B = { 1, 2, 3, 4, 5 }
disebut daerah kawan ( Kodomain ), dan
{ 1, 2, 5 } disebut daerah hasil ( Range ).
04/29/14 5
2. Notasi Fungsi
Fungsi/ pemetaan dapat dinotasikan
dengan huruf kecil f , g , h , dan
sebagainya.
Misal :
f : x  y dibaca f memetakkan x ke y ,
maka
y = f(x) dibaca sama dengan f dari x
digunakan untuk menunjukkan bahwa y
adalah fungsi dari x .
04/29/14 6
Suatu fungsi juga dapat dinyatakan
dengan tiga cara yaitu dengan diagram
panah , diagram cartesius , dan
himpunan pasangan berurutan .
Contoh :
Diketahui A = { a, i, u, e, o } dan B = { 1, 2, 3, 4 }
a. Buatlah diagram panah yang menunjukkan
pemetaan f yang ditentukan oleh : a  1 ,
i  2 , u  1 , e  4 , o  2 .
b. Nyatakan pula dengan diagram cartesius
c . Nyatakan pula f sebagai himpunan
pasangan berurutan .
04/29/14 7
Jawab :
a . Diagram panah
. 1
. 2
. 3
. 4
a .
i .
u .
e .
o .
BA
04/29/14 8
b. Diagram cartesiusb. Diagram cartesius
1
a i u e o0
2
3
4
5
6
7
8
9
10
04/29/14 9
{ (a , 1) , (i , 2) , (u , 1) , (e , 4) , (o , 2) }
c. Himpunan pasangan berurutan
04/29/14 10
3. Banyaknya pemetaan dari dua himpunan
Jika n(A) = a , dan n(B) = b , maka
banyak pemetaan yang mungkin
terjadi dari
himpunan A ke B adalah ba
dan
himpunan B ke A adalah ab
Contoh :
Berapa banyaknya pemetaan yang mungkin terjadi untuk
pemetaan berikut :
a. Dari himpunan A = {a} dan B = {1}
b. Dari himpunan C = {1} dan D = { a , b }
04/29/14 11
c. Dari himpunan E = {a,b} dan F = {1}
d. Dari himpunan G = {1} dan H =
{ a,b,c }
e. Dari himpunan I = {1,2} dan J = { a,b}
f. Dari himpunan K = {a,i,u,e,o} dan L =
{1,2,3}
g. Dari himpunan M = {a,b,c,d} dan N =
{1,2,3,4,5}Jawab :
a. n(A) = 1 , n(B) = 1
Banyak pemetaan 11
= 1
b. n(C) = 1 , n(D) = 2
Banyak pemetaan 21
= 2
04/29/14 12
c. n(E) = 2 , n(F) = 1
Banyak pemetaan 12
= 1
d. n(G) = 1 , n(H) = 3
Banyak pemetaan 31
= 3
e. n(I) = 2 , n(J) = 2
Banyak pemetaan 22
= 4
f. n(K) = 5 , n(L) = 3
Banyak pemetaan 35
= 243
g. n(M) = 4 , n(N) = 5
Banyak pemetaan 54
= 625
04/29/14 13
f : x  y dibaca f memetakkan x ke y dan
dapat dinyatakan dengan f(x) .
Maka rumus fungsi dapat ditulis f(x) = y .
Contoh :
Diketahui suatu fungsi f : x  x + 2 dengan
daerah asal fungsi { x/ 1 < x< x << 6, x6, x ∈ A}
a. Tentukan rumus fungsi !
b. Tentukan daerah asal fungsi !
c . Tentukan daerah hasil fungsi !
d. Jika f(x) = 15 , maka tentukan nilai x !
4. Merumuskan suatu fungsi
04/29/14 14
a. Rumus fungsi f(x) = x +2
b. Daerah asal = { 2, 3, 4, 5 }
c. Daerah hasil : f(x) = x + 2
untuk x = 2  f(x) = 2 + 2 = 4
x = 3  f(x) = 3 + 2 = 5
x = 4  f(x) = 4 + 2 = 6
x = 5  f(x) = 5 + 2 = 7
Jadi daerah hasil fungsi : { 4, 5, 6, 7 }
d. f(x) = 15 x + 2 = 15
x = 15 – 2
x = 13 Jadi nilai x = 13
Jawab :
04/29/14 15
5. Dengan tanpa membuat diagram
panahnya terlebih dahulu , tentukan
banyaknya pemetaan yang mungkin
dari :
a. A = {a, b, c} B = {1, 2}
b. A = {1, 2} B = {a, b, c}
c. A = {a, b, c} B = {1, 2, 3}
d. A = {a, b, c} B = {1, 2, 3, 4}
e. A = {1, 2} B = {a, b, c, d}
04/29/14 16
C. Menghitung Nilai
Fungsi
Untuk menghitung nilai fungsi dapatUntuk menghitung nilai fungsi dapat
digunakan rumus :digunakan rumus :
f (x) = ax + bf (x) = ax + b
Contoh :Contoh :
1. Suatu fungsi ditentukan dengan f : x1. Suatu fungsi ditentukan dengan f : x
 5x -35x -3
Tentukan :Tentukan :
a. Rumus fungsi .a. Rumus fungsi .
b. Nilai fungsi untuk x = 4 dan x = -1 .b. Nilai fungsi untuk x = 4 dan x = -1 .
04/29/14 17
Jawab :Jawab :
a. Rumus fungsinya f(x) = 5x – 3a. Rumus fungsinya f(x) = 5x – 3
b. Nilai fungsi f(x) = 5x – 3b. Nilai fungsi f(x) = 5x – 3
untuk x = 4 maka f(4) = 5 . 4 – 3 = 17untuk x = 4 maka f(4) = 5 . 4 – 3 = 17
x = -1 maka f(-1) = 5 .(-1) – 3 = -8x = -1 maka f(-1) = 5 .(-1) – 3 = -8
Jadi nilai fungsi untuk x = 4 adalah 17Jadi nilai fungsi untuk x = 4 adalah 17
dandan
x = -1 adalah -8x = -1 adalah -8
04/29/14 18
2.
Suatu fungsi dirumuskan
g (x) = -4x + 3
Tentukan :
a. g ( -2 )
b. Nilai a jika g (a) = -5
04/29/14 19
Jawab :Jawab :
a. g (x) = -4x + 3
g (- 2 ) = -4 . (- 2 ) + 3
= 8 + 3
= 11
b. g (a) = - 4a + 3
- 4a + 3 = - 5
- 4a = - 5 – 3
- 4a = - 8
a = 2
04/29/14 20
D. MENENTUKAN BENTUK FUNGSI
Suatu fungsi dapat ditentukan bentuknya jika
data fungsi diketahui . Bentuk fungsi linier
dapat dirumuskan sebagai f (x) = ax + b .
Contoh :
Suatu fungsi ditentukan dengan rumus
f (x) = ax + b , jika f (2) = 10 dan f (-4) = -8 .
Tentukan :
a. Nilai a dan b
b. Bentuk fungsinya
c. Bayangan dari – 3
04/29/14 21
Jawab :Jawab :
a. f (x) = ax + ba. f (x) = ax + b
f (2) = 2a + b = 10f (2) = 2a + b = 10  2a + b = 10
f (-4) = -4a + b = -8f (-4) = -4a + b = -8  -4a + b = -8 --4a + b = -8 -
6a = 186a = 18
a = 3a = 3
untuk a = 3untuk a = 3  2a + b = 10
2 . 3 + b = 10
6 + b = 10
b = 4
Jadi , nilai a = 3 dan b = 4
04/29/14 22
b. f (x) = ax + bb. f (x) = ax + b
f (x) = 3x + 4f (x) = 3x + 4
Jadi , bentuk fungsinya f (x) = 3x +Jadi , bentuk fungsinya f (x) = 3x +
44
c. Bayangan dari – 3c. Bayangan dari – 3
f (x) = 3x + 4f (x) = 3x + 4
f (- 3) = 3 ( - 3 ) + 4f (- 3) = 3 ( - 3 ) + 4
= - 9 + 4= - 9 + 4
= - 5= - 5
04/29/14 23
E. Menggambar Grafik Fungsi
Untuk menggambar grafik fungsi ada
cara yang mudah yang dapat dilakukan
terlebih dahulu yaitu membuat tabel
dengan mendaftar semua daerah asalnya .
1. Grafik Fungsi Linier
Contoh :
1. Gambarlah grafik fungsi f (x) = x +1
dengan domain {x/0 x 5 , x ∈ C}≤≤
04/29/14 24
Jawab :Jawab :
f (x) = x +1 daerah asal = { 0,1,2,3,4,5 }f (x) = x +1 daerah asal = { 0,1,2,3,4,5 }
{x,f(x)}
x+1
x
(2,3)
0 1 2 3 4 5
1 2 3 4 5 6
(0,1) (1,2) (3,4) (4,5) (5,6)
04/29/14 25
Grafiknya :Grafiknya :
f (x) = x + 1 , xf (x) = x + 1 , x ∈ c (0,1,2,3,4,5)c (0,1,2,3,4,5)
{(0,1),(1,2),(2,3),(3,4),(4,5),(5,6)}{(0,1),(1,2),(2,3),(3,4),(4,5),(5,6)}
1
1 2 3 4 50
2
3
4
5
6
7
8
9
10
x+1
x
04/29/14 26
2. a. Buatlah tabel fungsi g : x2. a. Buatlah tabel fungsi g : x  -2x + 1 dengandengan
daerah asal { -4,-3,-2,-1,0,1,2,3 } !daerah asal { -4,-3,-2,-1,0,1,2,3 } !
b. Berdasarkan tabel tersebut tentukan :b. Berdasarkan tabel tersebut tentukan :
(i) bayangan dari -2 , 0 , dan 2 !(i) bayangan dari -2 , 0 , dan 2 !
(ii) himpunan pasangan berurutan !(ii) himpunan pasangan berurutan !
(iii) gambarlah grafik fungsi tersebut(iii) gambarlah grafik fungsi tersebut
padapada
bidang cartesius , kemudianbidang cartesius , kemudian
hubungkan titik-titik tersebuthubungkan titik-titik tersebut
sehinggasehingga
menjadi suatu garis lurus.menjadi suatu garis lurus.
04/29/14 27
Jawab :Jawab :
a. g (x) = - 2x + 1a. g (x) = - 2x + 1
1
x -4 -3 -2 -1 0 1 2 3
-2x
1
g (x)
8 6 4 2 0 -2 -4 -6
1
9 7 5 3 -1 -3 -5
1 1 1 1 1 1 1
04/29/14 28
b. (i) Bayangan dari :b. (i) Bayangan dari :
-2 adalah 5-2 adalah 5
0 adalah 10 adalah 1
2 adalah -32 adalah -3
(ii) Himpunan pasangan(ii) Himpunan pasangan
berurutan :berurutan :
{ (-4,9),(-3,7),(-2,5),(-1,3),(0,1),{ (-4,9),(-3,7),(-2,5),(-1,3),(0,1),
(1,-1),(1,-1),
(2,-3),(3,-5) }(2,-3),(3,-5) }
04/29/14 29
(iii) Grafiknya :(iii) Grafiknya :
9
0-1-2-3-4
-1
-2
-3
-4
-5
1 2 3
1
2
3
4
5
6
7
8
g (x) = -2x + 1
Fungsi matematika

Fungsi matematika

  • 1.
    MATEMATIKA KELOMPOK 5 Ketua: Y.G. Brillianty Asisten: M. Y. Sandy Anggota: Citra Rachmawati Ratna Apriia Turisaina A. Nurina P.D. Septiany
  • 2.
    04/29/14 2 FUNGSI 1. PengertianFungsi Sebuah fungsi f : x  y adalah suatu aturan yang memasangkan tiap anggota x pada suatu himpunan (daerah asal / domain), dengan tepat sebuah nilai y dari himpunan kedua (daerah kawan / kodomain). Himpunan nilai yang diperoleh disebut daerah hasil / range fungsi tersebut . Untuk lebih memahami pengertian diatas perhatikan contoh berikut :
  • 3.
    04/29/14 3 Contoh :Contoh: Perhatikan diagram panah dibawah ini :Perhatikan diagram panah dibawah ini : . 1 . 2 . 3 . 4 . 5 0 . 2 . 4 . 6 . B A Daerah kawan/ kodomain Daerah asal/ Domain Daerah hasil/ Range
  • 4.
    04/29/14 4 Dari diagrampanah diatas dapat dilihat bahwa : 1. Fungsi A ke B adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B. 2. Himpunan A = { 0, 2, 4, 6 } disebut daerah asal ( Domain ), Himpunan B = { 1, 2, 3, 4, 5 } disebut daerah kawan ( Kodomain ), dan { 1, 2, 5 } disebut daerah hasil ( Range ).
  • 5.
    04/29/14 5 2. NotasiFungsi Fungsi/ pemetaan dapat dinotasikan dengan huruf kecil f , g , h , dan sebagainya. Misal : f : x  y dibaca f memetakkan x ke y , maka y = f(x) dibaca sama dengan f dari x digunakan untuk menunjukkan bahwa y adalah fungsi dari x .
  • 6.
    04/29/14 6 Suatu fungsijuga dapat dinyatakan dengan tiga cara yaitu dengan diagram panah , diagram cartesius , dan himpunan pasangan berurutan . Contoh : Diketahui A = { a, i, u, e, o } dan B = { 1, 2, 3, 4 } a. Buatlah diagram panah yang menunjukkan pemetaan f yang ditentukan oleh : a  1 , i  2 , u  1 , e  4 , o  2 . b. Nyatakan pula dengan diagram cartesius c . Nyatakan pula f sebagai himpunan pasangan berurutan .
  • 7.
    04/29/14 7 Jawab : a. Diagram panah . 1 . 2 . 3 . 4 a . i . u . e . o . BA
  • 8.
    04/29/14 8 b. Diagramcartesiusb. Diagram cartesius 1 a i u e o0 2 3 4 5 6 7 8 9 10
  • 9.
    04/29/14 9 { (a, 1) , (i , 2) , (u , 1) , (e , 4) , (o , 2) } c. Himpunan pasangan berurutan
  • 10.
    04/29/14 10 3. Banyaknyapemetaan dari dua himpunan Jika n(A) = a , dan n(B) = b , maka banyak pemetaan yang mungkin terjadi dari himpunan A ke B adalah ba dan himpunan B ke A adalah ab Contoh : Berapa banyaknya pemetaan yang mungkin terjadi untuk pemetaan berikut : a. Dari himpunan A = {a} dan B = {1} b. Dari himpunan C = {1} dan D = { a , b }
  • 11.
    04/29/14 11 c. Darihimpunan E = {a,b} dan F = {1} d. Dari himpunan G = {1} dan H = { a,b,c } e. Dari himpunan I = {1,2} dan J = { a,b} f. Dari himpunan K = {a,i,u,e,o} dan L = {1,2,3} g. Dari himpunan M = {a,b,c,d} dan N = {1,2,3,4,5}Jawab : a. n(A) = 1 , n(B) = 1 Banyak pemetaan 11 = 1 b. n(C) = 1 , n(D) = 2 Banyak pemetaan 21 = 2
  • 12.
    04/29/14 12 c. n(E)= 2 , n(F) = 1 Banyak pemetaan 12 = 1 d. n(G) = 1 , n(H) = 3 Banyak pemetaan 31 = 3 e. n(I) = 2 , n(J) = 2 Banyak pemetaan 22 = 4 f. n(K) = 5 , n(L) = 3 Banyak pemetaan 35 = 243 g. n(M) = 4 , n(N) = 5 Banyak pemetaan 54 = 625
  • 13.
    04/29/14 13 f :x  y dibaca f memetakkan x ke y dan dapat dinyatakan dengan f(x) . Maka rumus fungsi dapat ditulis f(x) = y . Contoh : Diketahui suatu fungsi f : x  x + 2 dengan daerah asal fungsi { x/ 1 < x< x << 6, x6, x ∈ A} a. Tentukan rumus fungsi ! b. Tentukan daerah asal fungsi ! c . Tentukan daerah hasil fungsi ! d. Jika f(x) = 15 , maka tentukan nilai x ! 4. Merumuskan suatu fungsi
  • 14.
    04/29/14 14 a. Rumusfungsi f(x) = x +2 b. Daerah asal = { 2, 3, 4, 5 } c. Daerah hasil : f(x) = x + 2 untuk x = 2  f(x) = 2 + 2 = 4 x = 3  f(x) = 3 + 2 = 5 x = 4  f(x) = 4 + 2 = 6 x = 5  f(x) = 5 + 2 = 7 Jadi daerah hasil fungsi : { 4, 5, 6, 7 } d. f(x) = 15 x + 2 = 15 x = 15 – 2 x = 13 Jadi nilai x = 13 Jawab :
  • 15.
    04/29/14 15 5. Dengantanpa membuat diagram panahnya terlebih dahulu , tentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dari : a. A = {a, b, c} B = {1, 2} b. A = {1, 2} B = {a, b, c} c. A = {a, b, c} B = {1, 2, 3} d. A = {a, b, c} B = {1, 2, 3, 4} e. A = {1, 2} B = {a, b, c, d}
  • 16.
    04/29/14 16 C. MenghitungNilai Fungsi Untuk menghitung nilai fungsi dapatUntuk menghitung nilai fungsi dapat digunakan rumus :digunakan rumus : f (x) = ax + bf (x) = ax + b Contoh :Contoh : 1. Suatu fungsi ditentukan dengan f : x1. Suatu fungsi ditentukan dengan f : x  5x -35x -3 Tentukan :Tentukan : a. Rumus fungsi .a. Rumus fungsi . b. Nilai fungsi untuk x = 4 dan x = -1 .b. Nilai fungsi untuk x = 4 dan x = -1 .
  • 17.
    04/29/14 17 Jawab :Jawab: a. Rumus fungsinya f(x) = 5x – 3a. Rumus fungsinya f(x) = 5x – 3 b. Nilai fungsi f(x) = 5x – 3b. Nilai fungsi f(x) = 5x – 3 untuk x = 4 maka f(4) = 5 . 4 – 3 = 17untuk x = 4 maka f(4) = 5 . 4 – 3 = 17 x = -1 maka f(-1) = 5 .(-1) – 3 = -8x = -1 maka f(-1) = 5 .(-1) – 3 = -8 Jadi nilai fungsi untuk x = 4 adalah 17Jadi nilai fungsi untuk x = 4 adalah 17 dandan x = -1 adalah -8x = -1 adalah -8
  • 18.
    04/29/14 18 2. Suatu fungsidirumuskan g (x) = -4x + 3 Tentukan : a. g ( -2 ) b. Nilai a jika g (a) = -5
  • 19.
    04/29/14 19 Jawab :Jawab: a. g (x) = -4x + 3 g (- 2 ) = -4 . (- 2 ) + 3 = 8 + 3 = 11 b. g (a) = - 4a + 3 - 4a + 3 = - 5 - 4a = - 5 – 3 - 4a = - 8 a = 2
  • 20.
    04/29/14 20 D. MENENTUKANBENTUK FUNGSI Suatu fungsi dapat ditentukan bentuknya jika data fungsi diketahui . Bentuk fungsi linier dapat dirumuskan sebagai f (x) = ax + b . Contoh : Suatu fungsi ditentukan dengan rumus f (x) = ax + b , jika f (2) = 10 dan f (-4) = -8 . Tentukan : a. Nilai a dan b b. Bentuk fungsinya c. Bayangan dari – 3
  • 21.
    04/29/14 21 Jawab :Jawab: a. f (x) = ax + ba. f (x) = ax + b f (2) = 2a + b = 10f (2) = 2a + b = 10  2a + b = 10 f (-4) = -4a + b = -8f (-4) = -4a + b = -8  -4a + b = -8 --4a + b = -8 - 6a = 186a = 18 a = 3a = 3 untuk a = 3untuk a = 3  2a + b = 10 2 . 3 + b = 10 6 + b = 10 b = 4 Jadi , nilai a = 3 dan b = 4
  • 22.
    04/29/14 22 b. f(x) = ax + bb. f (x) = ax + b f (x) = 3x + 4f (x) = 3x + 4 Jadi , bentuk fungsinya f (x) = 3x +Jadi , bentuk fungsinya f (x) = 3x + 44 c. Bayangan dari – 3c. Bayangan dari – 3 f (x) = 3x + 4f (x) = 3x + 4 f (- 3) = 3 ( - 3 ) + 4f (- 3) = 3 ( - 3 ) + 4 = - 9 + 4= - 9 + 4 = - 5= - 5
  • 23.
    04/29/14 23 E. MenggambarGrafik Fungsi Untuk menggambar grafik fungsi ada cara yang mudah yang dapat dilakukan terlebih dahulu yaitu membuat tabel dengan mendaftar semua daerah asalnya . 1. Grafik Fungsi Linier Contoh : 1. Gambarlah grafik fungsi f (x) = x +1 dengan domain {x/0 x 5 , x ∈ C}≤≤
  • 24.
    04/29/14 24 Jawab :Jawab: f (x) = x +1 daerah asal = { 0,1,2,3,4,5 }f (x) = x +1 daerah asal = { 0,1,2,3,4,5 } {x,f(x)} x+1 x (2,3) 0 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 (0,1) (1,2) (3,4) (4,5) (5,6)
  • 25.
    04/29/14 25 Grafiknya :Grafiknya: f (x) = x + 1 , xf (x) = x + 1 , x ∈ c (0,1,2,3,4,5)c (0,1,2,3,4,5) {(0,1),(1,2),(2,3),(3,4),(4,5),(5,6)}{(0,1),(1,2),(2,3),(3,4),(4,5),(5,6)} 1 1 2 3 4 50 2 3 4 5 6 7 8 9 10 x+1 x
  • 26.
    04/29/14 26 2. a.Buatlah tabel fungsi g : x2. a. Buatlah tabel fungsi g : x  -2x + 1 dengandengan daerah asal { -4,-3,-2,-1,0,1,2,3 } !daerah asal { -4,-3,-2,-1,0,1,2,3 } ! b. Berdasarkan tabel tersebut tentukan :b. Berdasarkan tabel tersebut tentukan : (i) bayangan dari -2 , 0 , dan 2 !(i) bayangan dari -2 , 0 , dan 2 ! (ii) himpunan pasangan berurutan !(ii) himpunan pasangan berurutan ! (iii) gambarlah grafik fungsi tersebut(iii) gambarlah grafik fungsi tersebut padapada bidang cartesius , kemudianbidang cartesius , kemudian hubungkan titik-titik tersebuthubungkan titik-titik tersebut sehinggasehingga menjadi suatu garis lurus.menjadi suatu garis lurus.
  • 27.
    04/29/14 27 Jawab :Jawab: a. g (x) = - 2x + 1a. g (x) = - 2x + 1 1 x -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 -2x 1 g (x) 8 6 4 2 0 -2 -4 -6 1 9 7 5 3 -1 -3 -5 1 1 1 1 1 1 1
  • 28.
    04/29/14 28 b. (i)Bayangan dari :b. (i) Bayangan dari : -2 adalah 5-2 adalah 5 0 adalah 10 adalah 1 2 adalah -32 adalah -3 (ii) Himpunan pasangan(ii) Himpunan pasangan berurutan :berurutan : { (-4,9),(-3,7),(-2,5),(-1,3),(0,1),{ (-4,9),(-3,7),(-2,5),(-1,3),(0,1), (1,-1),(1,-1), (2,-3),(3,-5) }(2,-3),(3,-5) }
  • 29.
    04/29/14 29 (iii) Grafiknya:(iii) Grafiknya : 9 0-1-2-3-4 -1 -2 -3 -4 -5 1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 8 g (x) = -2x + 1