ELECTROCARDIO GRAPHELECTROCARDIO GRAPH
( E C G )( E C G )
AA.MUHAMMAD REZKY SULFAJRI.MUHAMMAD REZKY SULFAJRI
FUNGSI ECGFUNGSI ECG
Untuk mendeteksi / mendiagnosaUntuk mendeteksi / mendiagnosa
adanya kelainan pada fungsiadanya kelainan pada fungsi
jantung dengan memantaujantung dengan memantau
signal biopotensial yangsignal biopotensial yang
dihasilkan dari kerja jantung.dihasilkan dari kerja jantung.
PENGERTIAN ECGPENGERTIAN ECG
Sebuah rangkaian ‘Sebuah rangkaian ‘bio amplifier’bio amplifier’
yang memperkuat signalyang memperkuat signal
gelombang listrik yang berasalgelombang listrik yang berasal
dari kegiatan fungsi jantung,dari kegiatan fungsi jantung,
dihubungkan dengan alatdihubungkan dengan alat
perekam atau display yangperekam atau display yang
membentuk sebuah instrumentmembentuk sebuah instrument
medis yang dikenal denganmedis yang dikenal dengan
Electro-Cardiograph (ECG).Electro-Cardiograph (ECG).
PENGERTIAN ECGPENGERTIAN ECG
Signal ECG yang berasal dari jantung merambat keseluruh
tubuh dan mempunyai magnitude dengan arah tertentu
(cardiac vector). Untuk mendeteksi signal ECG,
ditentukan titik-titik reference pengukuran untuk
menempatkan elektroda.
Signal ECG diukur dengan
bantuan kepingan logam yang
dikenal sebagai elektroda.
Elektroda ditempelkan pada
permukaan kulit di titik-titik
pengukuranyang telah
ditentukan.
Signal biopotensialSignal biopotensial
 Signal biopotential yang dibangkitkan
jantung dikenal dengan nama
electrocardiograph (ECG). Gelombang
ini terdiri dari beberapa bagian
gelombang yang muncul selama proses
kerja jantung.
 Gelombang P menunjukan depolarisasi
pada otot-otot atrial.
 Gelombang komplex QRS merupakan
hasil gabungan repolarisasi otot-otot
atria dan depolarisasi ventricules yang
terjadi pada waktu yang hampir
bersamaan.
 Selang waktu dari P – Q menunjukan
waktu delay didalam fiber-fiber didekat
node AV
PENGUKURAN SIGNAL BIOPOTENSIALPENGUKURAN SIGNAL BIOPOTENSIAL
Pengukuran signal ECG dilakukan dengan
pemilihan tiga titik bipolar yang pertama kali
diperkenalkan oleh Einthoven.
Pengambilan titik reference
ini kemudian dikenal dengan
segitiga Einthoven.
Standard leadStandard lead
Lead I : mengukur potensial antara Left Arm (LA) terhadap Right Arm (RA)
Lead II : mengukur potensial antara Left Leg (LL) terhadap Right Arm (RA)
Lead III : mengukur potensial antara Left Leg (LL) terhadap Right Arm (RA)
Augmented connectionAugmented connection
Lead aVR : mengukur potensial antara RA dan (LA+LL)
Lead aVL : mengukur potensial antara LA dan (RA+LL)
Lead aVF : mengukur potensial antara LL dan (RA+LA)
Cheast Lead ConnectionCheast Lead Connection
Lead C1 : mengukur antara signal C1 dengan (RA+LA+LL)
Lead C2 : mengukur antara signal C2 dengan (RA+LA+LL)
Lead C3 : mengukur antara signal C3 dengan (RA+LA+LL)
Lead C4 : mengukur antara signal C4 dengan (RA+LA+LL)
Lead C5 : mengukur antara signal C5 dengan (RA+LA+LL)
Lead C6 : mengukur antara signal C6 dengan (RA+LA+LL)
DIAGRAM BLOK DASAR ECGDIAGRAM BLOK DASAR ECG
DIAGRAM BLOK DASAR ECG
Lead SelektorLead Selektor
 Menerima input sinyal dariMenerima input sinyal dari
elektrodaelektroda
 Untuk melakukan pemilihanUntuk melakukan pemilihan
mode perekaman lead.mode perekaman lead.
 Lead I, II, II,aVR, aVL, aVF, C1,Lead I, II, II,aVR, aVL, aVF, C1,
C2, C3, C4, C5, C6C2, C3, C4, C5, C6
Schematic Lead SelectorSchematic Lead Selector
PRE AMPLIFIERPRE AMPLIFIER
 Untuk penguatan sinyal awalUntuk penguatan sinyal awal
dari lead selektordari lead selektor
 Terdapat kalibrasi 1 mV untukTerdapat kalibrasi 1 mV untuk
amplitudo sinyalamplitudo sinyal
Penguat (Amplifier)Penguat (Amplifier)
FILTERFILTER
 Filter berfungsi untuk meredamFilter berfungsi untuk meredam
noise yang timbulnoise yang timbul
 Noise dari frequensi luar,Noise dari frequensi luar,
pergerakan pasien, interferensipergerakan pasien, interferensi
frequensi.frequensi.
Main AmplifierMain Amplifier
 Penguat akhir sinyal dari levelPenguat akhir sinyal dari level
mV hingga menjadi level V.mV hingga menjadi level V.
 Gainnya mencapai 400x dariGainnya mencapai 400x dari
sinyal inputsinyal input
 Selektor sensitivity berfungsiSelektor sensitivity berfungsi
untuk mengatur penguatanuntuk mengatur penguatan
amplitudo.amplitudo.
Galvanometer & StylusGalvanometer & Stylus
Merupakan satu kesatuanMerupakan satu kesatuan
Stylus berfungsi untuk merekamStylus berfungsi untuk merekam
sinyal pada kertas ECG (thermalsinyal pada kertas ECG (thermal
paper)paper)
Galvanometer akan bergerakGalvanometer akan bergerak
mengikuti amplitudo serta iramamengikuti amplitudo serta irama
denyut jantung.denyut jantung.
Paper SpeedPaper Speed
 Untuk mengatur kecepatanUntuk mengatur kecepatan
perekaman (paper speed) padaperekaman (paper speed) pada
thermal paper.thermal paper.
 Semakin besar nilai paperSemakin besar nilai paper
speed maka jarak antarspeed maka jarak antar
gelombang yang dihasilkangelombang yang dihasilkan
akan semakin panjang.akan semakin panjang.
Stylus kontrolStylus kontrol
 Untuk mengatur panas stylus.Untuk mengatur panas stylus.
 Semakin panas akan semakinSemakin panas akan semakin
jelas.jelas.
TERIMATERIMA
KASIHKASIH

Ecg1

  • 1.
    ELECTROCARDIO GRAPHELECTROCARDIO GRAPH (E C G )( E C G ) AA.MUHAMMAD REZKY SULFAJRI.MUHAMMAD REZKY SULFAJRI
  • 2.
    FUNGSI ECGFUNGSI ECG Untukmendeteksi / mendiagnosaUntuk mendeteksi / mendiagnosa adanya kelainan pada fungsiadanya kelainan pada fungsi jantung dengan memantaujantung dengan memantau signal biopotensial yangsignal biopotensial yang dihasilkan dari kerja jantung.dihasilkan dari kerja jantung.
  • 3.
    PENGERTIAN ECGPENGERTIAN ECG Sebuahrangkaian ‘Sebuah rangkaian ‘bio amplifier’bio amplifier’ yang memperkuat signalyang memperkuat signal gelombang listrik yang berasalgelombang listrik yang berasal dari kegiatan fungsi jantung,dari kegiatan fungsi jantung, dihubungkan dengan alatdihubungkan dengan alat perekam atau display yangperekam atau display yang membentuk sebuah instrumentmembentuk sebuah instrument medis yang dikenal denganmedis yang dikenal dengan Electro-Cardiograph (ECG).Electro-Cardiograph (ECG).
  • 4.
    PENGERTIAN ECGPENGERTIAN ECG SignalECG yang berasal dari jantung merambat keseluruh tubuh dan mempunyai magnitude dengan arah tertentu (cardiac vector). Untuk mendeteksi signal ECG, ditentukan titik-titik reference pengukuran untuk menempatkan elektroda. Signal ECG diukur dengan bantuan kepingan logam yang dikenal sebagai elektroda. Elektroda ditempelkan pada permukaan kulit di titik-titik pengukuranyang telah ditentukan.
  • 6.
    Signal biopotensialSignal biopotensial Signal biopotential yang dibangkitkan jantung dikenal dengan nama electrocardiograph (ECG). Gelombang ini terdiri dari beberapa bagian gelombang yang muncul selama proses kerja jantung.  Gelombang P menunjukan depolarisasi pada otot-otot atrial.  Gelombang komplex QRS merupakan hasil gabungan repolarisasi otot-otot atria dan depolarisasi ventricules yang terjadi pada waktu yang hampir bersamaan.  Selang waktu dari P – Q menunjukan waktu delay didalam fiber-fiber didekat node AV
  • 7.
    PENGUKURAN SIGNAL BIOPOTENSIALPENGUKURANSIGNAL BIOPOTENSIAL Pengukuran signal ECG dilakukan dengan pemilihan tiga titik bipolar yang pertama kali diperkenalkan oleh Einthoven. Pengambilan titik reference ini kemudian dikenal dengan segitiga Einthoven.
  • 8.
    Standard leadStandard lead LeadI : mengukur potensial antara Left Arm (LA) terhadap Right Arm (RA) Lead II : mengukur potensial antara Left Leg (LL) terhadap Right Arm (RA) Lead III : mengukur potensial antara Left Leg (LL) terhadap Right Arm (RA)
  • 9.
    Augmented connectionAugmented connection LeadaVR : mengukur potensial antara RA dan (LA+LL) Lead aVL : mengukur potensial antara LA dan (RA+LL) Lead aVF : mengukur potensial antara LL dan (RA+LA)
  • 10.
    Cheast Lead ConnectionCheastLead Connection Lead C1 : mengukur antara signal C1 dengan (RA+LA+LL) Lead C2 : mengukur antara signal C2 dengan (RA+LA+LL) Lead C3 : mengukur antara signal C3 dengan (RA+LA+LL) Lead C4 : mengukur antara signal C4 dengan (RA+LA+LL) Lead C5 : mengukur antara signal C5 dengan (RA+LA+LL) Lead C6 : mengukur antara signal C6 dengan (RA+LA+LL)
  • 11.
    DIAGRAM BLOK DASARECGDIAGRAM BLOK DASAR ECG
  • 12.
  • 13.
    Lead SelektorLead Selektor Menerima input sinyal dariMenerima input sinyal dari elektrodaelektroda  Untuk melakukan pemilihanUntuk melakukan pemilihan mode perekaman lead.mode perekaman lead.  Lead I, II, II,aVR, aVL, aVF, C1,Lead I, II, II,aVR, aVL, aVF, C1, C2, C3, C4, C5, C6C2, C3, C4, C5, C6
  • 14.
  • 15.
    PRE AMPLIFIERPRE AMPLIFIER Untuk penguatan sinyal awalUntuk penguatan sinyal awal dari lead selektordari lead selektor  Terdapat kalibrasi 1 mV untukTerdapat kalibrasi 1 mV untuk amplitudo sinyalamplitudo sinyal
  • 16.
  • 17.
    FILTERFILTER  Filter berfungsiuntuk meredamFilter berfungsi untuk meredam noise yang timbulnoise yang timbul  Noise dari frequensi luar,Noise dari frequensi luar, pergerakan pasien, interferensipergerakan pasien, interferensi frequensi.frequensi.
  • 18.
    Main AmplifierMain Amplifier Penguat akhir sinyal dari levelPenguat akhir sinyal dari level mV hingga menjadi level V.mV hingga menjadi level V.  Gainnya mencapai 400x dariGainnya mencapai 400x dari sinyal inputsinyal input  Selektor sensitivity berfungsiSelektor sensitivity berfungsi untuk mengatur penguatanuntuk mengatur penguatan amplitudo.amplitudo.
  • 19.
    Galvanometer & StylusGalvanometer& Stylus Merupakan satu kesatuanMerupakan satu kesatuan Stylus berfungsi untuk merekamStylus berfungsi untuk merekam sinyal pada kertas ECG (thermalsinyal pada kertas ECG (thermal paper)paper) Galvanometer akan bergerakGalvanometer akan bergerak mengikuti amplitudo serta iramamengikuti amplitudo serta irama denyut jantung.denyut jantung.
  • 20.
    Paper SpeedPaper Speed Untuk mengatur kecepatanUntuk mengatur kecepatan perekaman (paper speed) padaperekaman (paper speed) pada thermal paper.thermal paper.  Semakin besar nilai paperSemakin besar nilai paper speed maka jarak antarspeed maka jarak antar gelombang yang dihasilkangelombang yang dihasilkan akan semakin panjang.akan semakin panjang.
  • 21.
    Stylus kontrolStylus kontrol Untuk mengatur panas stylus.Untuk mengatur panas stylus.  Semakin panas akan semakinSemakin panas akan semakin jelas.jelas.
  • 22.