DEVELOPING
INTERPERSONALSKILLS:
AMICRO-SKILLS
APPROACH
Dea Fitra Ningrum (4520210023)
Teknik Informatika
Interpersonal
Skill-A
MENGEMBANGKAN
KETERAMPILAN
INTERPERSONAL
PENDEKATAN KETERAMPILAN MIKRO
2
Untuk membangun hubungan dengan orang lain,
kita harus menguasai kemampuan dan
keterampilan dalam diri kita terlebih dahulu,
bagaimana cara merespon, menyampaikan
pesan dan maksud, bernegosiasi dan
menyelesaikan konflik, berperan dalam tim dan
masih banyak lagi. Hal yang perlu diingat bahwa
keterampilan interpersonal bukan suatu
kepribadian yang bersifat bawaan, tetapi suatu
keterampilan yang dapat dipelajari.
Interpersonal skill dapat dibangun dengan cara
mengembangkan perilaku dan komunikasi yang
tegas.
Pendekatan
Keterampilan Mikro
MEMPELAJARI
KETERAMPILAN
INTEPERSONAL
4
Pendekatan
Keterampilan Mikro
Kemampuan interpersonal sangat
mempengaruhi bagaimana kita
mempersepsikan diri kita terhadap
orang lain, dan bagaimana kita
mempersepsikan diri kita sendiri.
Ketika kita memiliki keterampilan
interpersonal yang tinggi kita akan
memiliki rasa percaya diri yang tinggi,
sehingga kita akan dihargai orang lain,
dan pada akhirnya kita kan
membangun hubungan yang harmonis
dengan orang lain. Agar setiap
komunikasi interpersonal yang terjadi
dapat berjalan efektif dengan penuh
empati dan saling menghargai dapat
beresiko kecil menimbulkan konflik.
menurut Argyle (1994) dan lain-lain, memiliki
struktur hierarki di mana unit tingkat yang lebih
besar dan lebih tinggi terdiri dari urutan
terintegrasi dan pengelompokan unit tingkat yang
lebih rendah. Wright dan Taylor (1994)
memusatkan perhatian pada tiga tingkatan dalam
hierarki ini. Di tingkat paling bawah adalah
komponen utama. Inilah yang sebenarnya kita
katakan dan lakukan, perilaku verbal dan non-
verbal kita.keterampilan interpersonal Orang yang
memilikiadalah mereka yang, pada tingkat ini,
memiliki berbagai macam komponen verbal yang
dapat mereka gunakan dan mampu memilih yang
paling sesuai dengan situasi dan tujuan yang
dihadapi.
Sifathierarkisketerampilan
interpersonalKeterampilan
6
Pendekatanketerampilanmikrountukmengembangkaninterpersonal
kompetensi
Aksen
untuk menggambarkan
pernyataan ulang satu atau dua
kata yang memusatkan
perhatian pada apa yang baru
saja dikatakan seseorang
Keterampilan
mengikuti
Perilaku yang
membantu satu orang
mendorong orang lain
untuk berbicara dan
membantu orang
pertama berkonsentrasi
pada apa yang
pembicara katakan
Membantu
dan
bernegosiasi
Gaya membantu atau
negosiasi akan tercermin
dalam cara di mana berbagai
keterampilan ini mikro yang
diurutkan dan terstruktur.
7
ISYARATDAN
PEMBELAJARAAN
8
Ketika peristiwa tidak berjalan sesuai
rencana, ketika orang lain tidak
merespons seperti yang kita antisipasi,
kita menggunakan teori subjektif kita
untuk menentukan apa yang harus
dilakukan selanjutnya.Ini teori
menunjukkan rutinitas koreksi. Ini
memberi isyarat kepada kita untuk
berperilaku dengan cara tertentu yang
akan mengarah pada pencapaian hasil
yang diinginkan
Menggunakan pelatihan
keterampilan mikro
untukmengembangkan
perilakupenguasaan
10
PendekatanKagandimulaidenganpresentasikonsepyangdiikutidenganpraktikketerampilandalamlatihan
simulasi.ModelpelatihanketerampilanmikroyangdisajikanmemilikibanyakkemiripandenganmodelKagan.
Adaduatahaputama
Tahap Pertama
Tahap pertama melibatkan
pengembangan pemahaman
konseptual proses interaksi sosial
dan sifat hirarkis keterampilan
interpersonal, termasuk elemen
utama hierarki dan cara-cara di
mana elemen-elemen ini dapat
diurutkan dan terstruktur.
Tahap Kedua
Tahap kedua berkaitan dengan
penggunaan pemahaman
konseptual ini sebagai dasar
untuk mengembangkan praktik
terampil. Ini melibatkan
mengambil tindakan dalam situasi
sehari-hari atau simulasi,
menghadiri umpan balik dan
merefleksikan konsekuensi dari
tindakan dan, jika sesuai,
memodifikasi tindakan di masa
depan untuk mencapai hasil yang
diinginkan.
11
PEMBELAJARAN
EKSPERIENSIAL
MODEL
Pembelajaraneksperiensialmodelpembelajaraneksperiensial
menyorotiduaaspekpentingdariteoriLewin:
Penekanannya pada pengalaman
konkret
Meskipun kita dapat menggunakan secara eksplisit
model konseptual untuk mengingatkan akan
kemungkinan-kemungkinan baru dan untuk
memberikan panduan tindakan dan pengalaman
menjadi titik focus pembelajaran.
Pentingnya umpan balik
Umpan balik ini memberikan dasar untuk proses
berkelanjutan dari tujuan tindakan yang diarahkan
pada evaluasi konsekuensi dari tindakan tersebut.
13
Interpersonal
Skill
Referensi:
14
Interpersonal Skill at Work by john hayes
THANKYOU
15

Developing Interpersonal Skill: A micro skills approach