Sistem bilangan Mesir kuno menggunakan basis desimal dan simbol hieroglif untuk menulis bilangan. Mereka memiliki simbol terpisah untuk satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya hingga jutaan. Operasi aritmatika seperti penjumlahan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan cara mengalikan bilangan secara berulang. Mereka juga mengembangkan sistem penulisan bilangan hieratic dan konsep jam berbasis 12 untuk mengukur waktu