BIOLOGI SEL
OLEH
ISEU LAELASARI, S.Pd
STANDAR KOMPETENSI
Memahami struktur dan fungsi sel
sebagai unit terkecil kehidupan
Mengidentifikasi organel sel
tumbuhan dan hewan
KOMPETENSI DASAR
APA ITU SEL?
 Sel merupakan unit struktural
dan fungsional yang menyusun
tubuh organisme
 Tempat terselenggaranya fungsi
kehidupan
Sejarah Sel
 Antoni van Leewenhoek (1665)
membuat dan menggunakan mikroskop,
menyebut sel sebagai satuan kehidupan.
 Robert Hooke (1666)
melihat rongga kosong pada sayatan jaringan gabus
tumbuhan kemudian dinamakan cellula
Mikroskop rancangan Hooke
yang digunakan untuk
mengamati sel tumbuhan
Schleiden & Schwann (1838 & 1839)
Teori sel: semua MH terdiri dari sel-sel, sel = unit
struktural dan fungsional terkecil dari semua
makhluk hidup
Johannes Evangelista Purkinje
(1839)
mengenalkan istilah protoplasma (zat yg
pertama kali dibentuk, tersusun dari nukleus
dan sitoplasma
Rudolf Virchow (1858)
setiap sel yg ada berasal dari sel yg
sebelumnya (omne cellula e cellula)
STRUKTUR SEL
DINDING SEL MEMBRAN SEL
SITOPLASMANUCLEUS
PROTOPLASMA
ORGANELSITOSOL
DINDING SEL
 Ditemukan pada: sel tumbuhan, algae, bakteri,
jamur
 Dapat disusun oleh: pektin, selulosa, lignin,
peptidoglikan ataupun kitin
 berfungsi untuk melindungi dan memberi
bentuk sel.
LANJUTAN
 Antar dinding sel yang berdekatan terdapat
suatu celah (noktah)
 Di dalam noktah terdapat pemanjangan
sitoplasma (plasmodesmata)  berfungsi
sebagai penghantar rangsang antar sel
Membran Sel/ Membran Plasma
 Penyusun utama  lipoprotein (gabungan
lemak dengan protein)
 Membran sel dibentuk oleh:
1. Fosfolipid bilayer (2 lapis fospat dan
lipid)dibedakan atas bagian ‘kepala’ 
bersifat hidrofil (suka air) dan ‘ekor’  bersifat
hidrofob (takut air).
Pada fospolipid dapat dijumpai glikolipid
Lanjutan
2. Protein, terdiri dari:
• Protein perifer/ extrinsik  terdapat pada
bagian luar lapisan fosfolipid
• Protein integral/ intrinsik  menembus
kedua lapisan fosfolipid
Pada bagian protein dapat dijumpai
glikoprotein
Gambar Membran Plasma
Kepala (Fosfat)  Hidrofilik
Ekor (Lipid)  Hidrofobik
Glikoprotein
(mengikat molekul sel tetangga)
Protein integral
(protein yang terbenam)
Protein periferal
(protein menempel)
PROTOPLASMA
 merupakan bagian hidup/ bagian terpenting
dari sebuah sel
 Terdiri dari: nukleus dan sitoplasma
 Protoplasma mengandung air, molekul
organik dan molekul anorganik
 Memiliki sifat fisika dan sifat kimia
Sifat Fisika Protoplasma
 Berupa sistem koloid  bila kadar air tinggi
(koloid berbentuk sol), bila kadar air rendah
(koloid berbentuk gel)
 mengalami gerak Brown  suatu gerak acak
molekul dalam koloid
 mengalami efekTyndall  suatu proses
pemendaran cahaya bila suatu koloid dikenai
seberkas sinar.
 Mengalami elektroforesis  gerakan yang
disebabkan oleh medan listrik
Manakah yang
koloid?
SIFAT KIMIA PROTOPLASMA
 berdasar analisis abu yang dilakukan oleh Sachs
protoplasma disusun oleh unsur-unsur: C, H, O,
N, S, P, K, Ca, Mg, Fe, Na, Cl, dan I
 senyawa anorganik yang menyusun
protoplasma antara lain air, asam, misalnya:
HNO3, HCl; basa, misalnya: NaOH, KOH; garam,
misalnya: NaCl, MgCl, NaHCO3
 senyawa organik yang menyusun protoplasma
adalah karbohidrat, lemak, protein dan asam
nukleat.
NUCLEUS
 Fungsi: mengendalikan semua aktivitas sel
 Disusun oleh:
1) Membran inti (membatasi materi inti dengan
sitoplasma)  mengandung nucleophor (pori2
inti)
2) Nucleoplasma (cairan inti)
3) Kromatin (materi genetik)
4) Nucleolus (anak inti)  tempat sintesis
ribosom dan sintesis RNA
SITOPLASMA
 meliputi semua materi yang berada diantara
inti dan membran sel
 Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya
metabolisme sel.
 Tersusun oleh: sitosol dan organel-organel
 Sitosol : massa semi cair yang terdapat diluar
organel
 Organel  unit struktural dan fungsional dari
suatu sel
ORGANEL SEL
Sitoskeleton
 Sebagai pemberi bentuk sel
(rangka sel)
 Berupa jaringan protein
(mikrofilamen dan
mikrotubulus)
 Pengatur gerakan sel
(contoh: pergerakan flagel,
silia, kontraksi otot)
Ribosom
 Ada yang melekat di Retikulum Endoplasma
(Retikulum Endoplasma Kasar) ada yang
tersebar di sitoplasma
 Fungsi: tempat sintesis protein (penggabungan
asam amino)
Retikulum Endoplasma (RE)
 Fungsi:Transportasi molekul-molekul dan
bagian sel yang satu ke bagian sel yang
lain
 Terbagi menjadi 2:
 RE Kasar ( Ditempeli ribosom)
 Untuk sintesis protein
 RE Halus (tidak ditempeli ribosom)
 Untuk sintesis lemak
 Menetralkan racun (detoksifikasi), misalnya
RE yang ada dlm sel hati
Badan Golgi/ Aparatus Golgi/
Diktiosom
 Berbentuk kantong pipih yang berkelok-kelok
 Fungsi:
a) Memodifikasi protein
b) Menyortir berbagai produk
c) Menyekresikan produk (dengan membentuk
kantung/ vesikula)
d) Membentuk lisosom dan vakuola
Lisosom
 Fungsi:
a) Pencernaan intrasel (mengandung enzim
hidrolitik)
b) Menghidrolisis lemak, protein, asam nukleat,
polisakarida
c) Mencerna makanan hasil fagositosis dan
pinositosis
d) Autolisis/ autofagi  menghancurkan/ memakan
organel-organel yg rusak (contoh: pelepasan ekor
berudu, apoptosis)
e) Penyusun akrosom sperma
Badan Mikro
 Terdiri dari: Peroksisom dan Glioksisom
 Fungsi Peroksisom:
 Menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk
H2O2 (bersifat racun)
 Menghasilkan enzim katalase untuk mengubah
H2O2 menjadi H2O dan O2 (detoksifikasi)
 Tempat perombakan asam lemak
Fungsi Glioksisom
 (terdapat pada biji tumbuhan)
mengandung enzim yang mengubah asam
lemak menjadi glukosa  (digunakan oleh
biji sebagai sumber energi dan carbon
sampai biji dapat melakukan fotosintesis)
Mitokondria
 Tempat terjadinya oksidasi makanan
 Tempat berlangsungnya respirasi sel untuk
menghasilkan energi
Sentriol
 Mengatur pembelahan sel dan pemisahan
kromosom selama pembelahan sel pada hewan
3. Vakuola
 Kantong yang berisi cairan, pada tumbuhan berukuran besar,
pada hewan berukuran kecil
 Fungsi:
a) sebagai pengatur tekanan turgor
b) Tempat menyimpan senyawa organik dan anorganik
c) Tempat menyerap dan menyimpan air
d) Tempat membuang produk samping hasil metabolisme
yang berbahaya
e) Mengandung pigmen antosianin
Plastida
 Terdiri dari:
 Kloroplas  mengandung klorofil, tempat
terjadinya fotosintesis
 Kromoplas  mengandung karoten
 Leukoplas (tidak berwarna)  menyimpan
cadangan makanan, terdiri dari:
1. amiloplas (menyimpan amilum)
2. elailoplas (menyimpan lemak/ minyak)
3. proteoplas (menyimpan protein)
PERBEDAAN SEL TUMBUHAN
DAN HEWAN
Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan
No Nama Organel Hewan Tumbuhan
1 Sentriol Ada Tiada
2 Dinding Sel Tiada Ada
3 Vakuola Kecil Besar
4 Plastida Tiada Ada
5 lisosom ada Tidak
6 glioksisom tidak Ada
SEL HEWAN & TUMBUHAN
TRANSPOR PASIF
(Transpor tanpa menggunakan energi)
TRANSPOR AKTIF
(Transpor dengan menggunakan energi)
karena melawan gradien konsentrasi
Transpor pada membran plasma
DIFUSI OSMOSIS
Sederhana
Terfasilitasi
Dibantu dengan
protein pembawa
di membran
palsma sehingga
membentuk kanal
dan molekul
bergerak melintasi
membran
Difusi molekul
air melintasi
membran
permeabel
Endositosis Eksositosis
“memakan”
(fagositosis)
“memuntahkan”
“meminum”
(pinositosis)
Difusi
 Perpindahan zat dari konsentrasi zat yang
tinggi (hipertonik) ke konsentrasi zat yang
rendah (hipotonik) melalui membran
permeabel
 Contoh: perpindahan O2 dan CO2 dalam
respirasi, terciumnya aroma masakan, aroma
parfum, penyebaran warna tinta/ the,
pembuatan telur asin
Osmosis (Difusi Air)
 Perpindahan air dari konsentrasi air yang
tinggi (hipotonik) menuju konsentrasi air
yang rendah (hipertonik) melalui membran
selektif permeabel/ semi permeabel
 Contoh: potongan kentang yang
mengembang jika direndam pada air murni
atau menciut jika direndam pada air garam
DIFUSI SEDERHANA
KRISTAL DALAM AIR
GAS DALAM RUANG
DIFUSI TERFASILITASI
Dibantu dengan protein pembawa di membran palsma sehingga membentuk kanal dan molekul
bergerak melintasi membran
OSMOSIS
Perpindahan molekul air dari daerah konsentrasi air tinggi ke daerah
konsentrasi air rendah melalui membran selektif permeabel/ semi
permeabel.
OSMOSIS
Efek Osmosis
 Jika konsentrasi larutan sel lebih rendah
dibandingkan konsentrasi lingkungan sekitarnya,
maka air akan segera bergerak ke luar
meninggalkan sel secara otomatis, akibatnya sel
menyusut dan mati (PLASMOLISIS)
 Jika konsentrasi larutan sel lebih tinggi
dibandingkan konsentrasi lingkungan sekitarnya,
maka air akan segera bergerak masuk ke dalam
sel secara otomatis, akibatnya sel membengkak
dan pecah, kecuali pada sel tumbuhan hanya
menggelembung dan menegang (TURGID)
Efek Osmosis
Jika lingkungan luar sel hipotonik Jika konsentrasi luar sel hipertonik
Pada sel tumbuhan: air masuk  sel
turgid/ menggembung
Pada sel tumbuhan: air dari dalam sel
keluar  terjadi plasmolisis (lepasnya
sebagian membran plasma)
Pada sel hewan: air masuk  sel
pecah/ lisis
Pada sel hewan  air dari dalam sel
keluar  terjadi penyusutan sel
(krenasi)
Bentuk sel tidak akan berubah jika disimpan/ ditempatkan pada lingkungan
isotonik
ZAT MASUK/KELUAR KE/DARI DALAM SEL MELAWAN
GRADIEN KONSENTRASI SEHINGGA MELIBATKAN
PENGGUNAAN ENERGI (ATP)
Molekul
Difusi sederhana
Protein kanal
Protein pembawa
Protein pompa
Difusi terfasilitasi
Transpor pasif Transpor aktif
Energi
Potensi elektrokimia tinggi
Potensi elektrokimia rendah
Endositosis & Eksositosis
BAHANYANG SANGAT BESAR TIDAK DAPAT MELALUI
MEMBRAN
MAKA BAHAN DIBUNGKUS DALAM GELEMBUNG DENGAN MEKANISME
TERTENTU DIKELUARKAN DARI SEL (EKSOSITOSIS)
ATAU MASUK KE DALAM SEL (ENDOSITOSIS)
BAHANCAIR
(PINOSITOSIS) BAHAN PADAT
(FAGOSITOSIS)

Biologi sel

  • 1.
  • 2.
    STANDAR KOMPETENSI Memahami strukturdan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Mengidentifikasi organel sel tumbuhan dan hewan KOMPETENSI DASAR
  • 3.
    APA ITU SEL? Sel merupakan unit struktural dan fungsional yang menyusun tubuh organisme  Tempat terselenggaranya fungsi kehidupan
  • 4.
    Sejarah Sel  Antonivan Leewenhoek (1665) membuat dan menggunakan mikroskop, menyebut sel sebagai satuan kehidupan.
  • 5.
     Robert Hooke(1666) melihat rongga kosong pada sayatan jaringan gabus tumbuhan kemudian dinamakan cellula Mikroskop rancangan Hooke yang digunakan untuk mengamati sel tumbuhan
  • 6.
    Schleiden & Schwann(1838 & 1839) Teori sel: semua MH terdiri dari sel-sel, sel = unit struktural dan fungsional terkecil dari semua makhluk hidup
  • 7.
    Johannes Evangelista Purkinje (1839) mengenalkanistilah protoplasma (zat yg pertama kali dibentuk, tersusun dari nukleus dan sitoplasma
  • 8.
    Rudolf Virchow (1858) setiapsel yg ada berasal dari sel yg sebelumnya (omne cellula e cellula)
  • 9.
    STRUKTUR SEL DINDING SELMEMBRAN SEL SITOPLASMANUCLEUS PROTOPLASMA ORGANELSITOSOL
  • 10.
    DINDING SEL  Ditemukanpada: sel tumbuhan, algae, bakteri, jamur  Dapat disusun oleh: pektin, selulosa, lignin, peptidoglikan ataupun kitin  berfungsi untuk melindungi dan memberi bentuk sel.
  • 11.
    LANJUTAN  Antar dindingsel yang berdekatan terdapat suatu celah (noktah)  Di dalam noktah terdapat pemanjangan sitoplasma (plasmodesmata)  berfungsi sebagai penghantar rangsang antar sel
  • 13.
    Membran Sel/ MembranPlasma  Penyusun utama  lipoprotein (gabungan lemak dengan protein)  Membran sel dibentuk oleh: 1. Fosfolipid bilayer (2 lapis fospat dan lipid)dibedakan atas bagian ‘kepala’  bersifat hidrofil (suka air) dan ‘ekor’  bersifat hidrofob (takut air). Pada fospolipid dapat dijumpai glikolipid
  • 14.
    Lanjutan 2. Protein, terdiridari: • Protein perifer/ extrinsik  terdapat pada bagian luar lapisan fosfolipid • Protein integral/ intrinsik  menembus kedua lapisan fosfolipid Pada bagian protein dapat dijumpai glikoprotein
  • 15.
    Gambar Membran Plasma Kepala(Fosfat)  Hidrofilik Ekor (Lipid)  Hidrofobik Glikoprotein (mengikat molekul sel tetangga) Protein integral (protein yang terbenam) Protein periferal (protein menempel)
  • 17.
    PROTOPLASMA  merupakan bagianhidup/ bagian terpenting dari sebuah sel  Terdiri dari: nukleus dan sitoplasma  Protoplasma mengandung air, molekul organik dan molekul anorganik  Memiliki sifat fisika dan sifat kimia
  • 18.
    Sifat Fisika Protoplasma Berupa sistem koloid  bila kadar air tinggi (koloid berbentuk sol), bila kadar air rendah (koloid berbentuk gel)  mengalami gerak Brown  suatu gerak acak molekul dalam koloid  mengalami efekTyndall  suatu proses pemendaran cahaya bila suatu koloid dikenai seberkas sinar.  Mengalami elektroforesis  gerakan yang disebabkan oleh medan listrik
  • 19.
  • 21.
    SIFAT KIMIA PROTOPLASMA berdasar analisis abu yang dilakukan oleh Sachs protoplasma disusun oleh unsur-unsur: C, H, O, N, S, P, K, Ca, Mg, Fe, Na, Cl, dan I  senyawa anorganik yang menyusun protoplasma antara lain air, asam, misalnya: HNO3, HCl; basa, misalnya: NaOH, KOH; garam, misalnya: NaCl, MgCl, NaHCO3  senyawa organik yang menyusun protoplasma adalah karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat.
  • 23.
    NUCLEUS  Fungsi: mengendalikansemua aktivitas sel  Disusun oleh: 1) Membran inti (membatasi materi inti dengan sitoplasma)  mengandung nucleophor (pori2 inti) 2) Nucleoplasma (cairan inti) 3) Kromatin (materi genetik) 4) Nucleolus (anak inti)  tempat sintesis ribosom dan sintesis RNA
  • 25.
    SITOPLASMA  meliputi semuamateri yang berada diantara inti dan membran sel  Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel.  Tersusun oleh: sitosol dan organel-organel  Sitosol : massa semi cair yang terdapat diluar organel  Organel  unit struktural dan fungsional dari suatu sel
  • 26.
  • 29.
    Sitoskeleton  Sebagai pemberibentuk sel (rangka sel)  Berupa jaringan protein (mikrofilamen dan mikrotubulus)  Pengatur gerakan sel (contoh: pergerakan flagel, silia, kontraksi otot)
  • 31.
    Ribosom  Ada yangmelekat di Retikulum Endoplasma (Retikulum Endoplasma Kasar) ada yang tersebar di sitoplasma  Fungsi: tempat sintesis protein (penggabungan asam amino)
  • 33.
    Retikulum Endoplasma (RE) Fungsi:Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain  Terbagi menjadi 2:  RE Kasar ( Ditempeli ribosom)  Untuk sintesis protein  RE Halus (tidak ditempeli ribosom)  Untuk sintesis lemak  Menetralkan racun (detoksifikasi), misalnya RE yang ada dlm sel hati
  • 35.
    Badan Golgi/ AparatusGolgi/ Diktiosom  Berbentuk kantong pipih yang berkelok-kelok  Fungsi: a) Memodifikasi protein b) Menyortir berbagai produk c) Menyekresikan produk (dengan membentuk kantung/ vesikula) d) Membentuk lisosom dan vakuola
  • 37.
    Lisosom  Fungsi: a) Pencernaanintrasel (mengandung enzim hidrolitik) b) Menghidrolisis lemak, protein, asam nukleat, polisakarida c) Mencerna makanan hasil fagositosis dan pinositosis d) Autolisis/ autofagi  menghancurkan/ memakan organel-organel yg rusak (contoh: pelepasan ekor berudu, apoptosis) e) Penyusun akrosom sperma
  • 39.
    Badan Mikro  Terdiridari: Peroksisom dan Glioksisom  Fungsi Peroksisom:  Menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2 (bersifat racun)  Menghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2 (detoksifikasi)  Tempat perombakan asam lemak
  • 40.
    Fungsi Glioksisom  (terdapatpada biji tumbuhan) mengandung enzim yang mengubah asam lemak menjadi glukosa  (digunakan oleh biji sebagai sumber energi dan carbon sampai biji dapat melakukan fotosintesis)
  • 42.
    Mitokondria  Tempat terjadinyaoksidasi makanan  Tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi
  • 44.
    Sentriol  Mengatur pembelahansel dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel pada hewan
  • 46.
    3. Vakuola  Kantongyang berisi cairan, pada tumbuhan berukuran besar, pada hewan berukuran kecil  Fungsi: a) sebagai pengatur tekanan turgor b) Tempat menyimpan senyawa organik dan anorganik c) Tempat menyerap dan menyimpan air d) Tempat membuang produk samping hasil metabolisme yang berbahaya e) Mengandung pigmen antosianin
  • 48.
    Plastida  Terdiri dari: Kloroplas  mengandung klorofil, tempat terjadinya fotosintesis  Kromoplas  mengandung karoten  Leukoplas (tidak berwarna)  menyimpan cadangan makanan, terdiri dari: 1. amiloplas (menyimpan amilum) 2. elailoplas (menyimpan lemak/ minyak) 3. proteoplas (menyimpan protein)
  • 50.
  • 51.
    Perbedaan Sel Tumbuhandan Hewan No Nama Organel Hewan Tumbuhan 1 Sentriol Ada Tiada 2 Dinding Sel Tiada Ada 3 Vakuola Kecil Besar 4 Plastida Tiada Ada 5 lisosom ada Tidak 6 glioksisom tidak Ada
  • 53.
    SEL HEWAN &TUMBUHAN
  • 54.
    TRANSPOR PASIF (Transpor tanpamenggunakan energi) TRANSPOR AKTIF (Transpor dengan menggunakan energi) karena melawan gradien konsentrasi Transpor pada membran plasma DIFUSI OSMOSIS Sederhana Terfasilitasi Dibantu dengan protein pembawa di membran palsma sehingga membentuk kanal dan molekul bergerak melintasi membran Difusi molekul air melintasi membran permeabel Endositosis Eksositosis “memakan” (fagositosis) “memuntahkan” “meminum” (pinositosis)
  • 55.
    Difusi  Perpindahan zatdari konsentrasi zat yang tinggi (hipertonik) ke konsentrasi zat yang rendah (hipotonik) melalui membran permeabel  Contoh: perpindahan O2 dan CO2 dalam respirasi, terciumnya aroma masakan, aroma parfum, penyebaran warna tinta/ the, pembuatan telur asin
  • 56.
    Osmosis (Difusi Air) Perpindahan air dari konsentrasi air yang tinggi (hipotonik) menuju konsentrasi air yang rendah (hipertonik) melalui membran selektif permeabel/ semi permeabel  Contoh: potongan kentang yang mengembang jika direndam pada air murni atau menciut jika direndam pada air garam
  • 57.
    DIFUSI SEDERHANA KRISTAL DALAMAIR GAS DALAM RUANG
  • 58.
    DIFUSI TERFASILITASI Dibantu denganprotein pembawa di membran palsma sehingga membentuk kanal dan molekul bergerak melintasi membran
  • 59.
    OSMOSIS Perpindahan molekul airdari daerah konsentrasi air tinggi ke daerah konsentrasi air rendah melalui membran selektif permeabel/ semi permeabel.
  • 60.
  • 61.
    Efek Osmosis  Jikakonsentrasi larutan sel lebih rendah dibandingkan konsentrasi lingkungan sekitarnya, maka air akan segera bergerak ke luar meninggalkan sel secara otomatis, akibatnya sel menyusut dan mati (PLASMOLISIS)  Jika konsentrasi larutan sel lebih tinggi dibandingkan konsentrasi lingkungan sekitarnya, maka air akan segera bergerak masuk ke dalam sel secara otomatis, akibatnya sel membengkak dan pecah, kecuali pada sel tumbuhan hanya menggelembung dan menegang (TURGID)
  • 62.
    Efek Osmosis Jika lingkunganluar sel hipotonik Jika konsentrasi luar sel hipertonik Pada sel tumbuhan: air masuk  sel turgid/ menggembung Pada sel tumbuhan: air dari dalam sel keluar  terjadi plasmolisis (lepasnya sebagian membran plasma) Pada sel hewan: air masuk  sel pecah/ lisis Pada sel hewan  air dari dalam sel keluar  terjadi penyusutan sel (krenasi) Bentuk sel tidak akan berubah jika disimpan/ ditempatkan pada lingkungan isotonik
  • 63.
    ZAT MASUK/KELUAR KE/DARIDALAM SEL MELAWAN GRADIEN KONSENTRASI SEHINGGA MELIBATKAN PENGGUNAAN ENERGI (ATP)
  • 64.
    Molekul Difusi sederhana Protein kanal Proteinpembawa Protein pompa Difusi terfasilitasi Transpor pasif Transpor aktif Energi Potensi elektrokimia tinggi Potensi elektrokimia rendah
  • 65.
    Endositosis & Eksositosis BAHANYANGSANGAT BESAR TIDAK DAPAT MELALUI MEMBRAN MAKA BAHAN DIBUNGKUS DALAM GELEMBUNG DENGAN MEKANISME TERTENTU DIKELUARKAN DARI SEL (EKSOSITOSIS) ATAU MASUK KE DALAM SEL (ENDOSITOSIS) BAHANCAIR (PINOSITOSIS) BAHAN PADAT (FAGOSITOSIS)