SlideShare a Scribd company logo
1 of 18
Penyusunan
Paragraf
KELOMPOK 3
Vincent ( 2301020030 )
- Mencari materi
- Membuat slide presentasi
- Presentasi
Muhammad Nauval Faiq Khilmi ( 2301020031 )
- Mencari materi
- Membuat slide presentasi
- Presentasi
Anak Agung Ngurah Narayana Wiguna ( 2301020070 )
Liborius Wagner Umbu Hati ( 2301020035)
- Merancang dan membuat alur games / kuis
- Presentasi
- Merancang dan membuat alur games / kuis
- Presentasi
Nama dan Jobdesk Anggota :
Daftar Pustaka
Afnita & Zelvi Iskandar. 2019. Bahasa Indonesia untuk perguruan
tinggi. Jakarta: Prenadamedia Group.
ISBN
Cetakan ke-1, September, 2019
Nama Pengarang
Afnita, 1970 – ( penulis )
Zelvi Iskandar, 1989 – ( penulis )
Nama Penerbit
Prenadamedia Group
Edisi
978-623-218-247-9
Buku ini adalah penunjang perkuliahan di perguruan tinggi,
terutama untuk matakuliah umum bahasa Indonesia. Tujuan
matakuliah ini adalah mengembangkan kemampuan
mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan
baik, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan, serta
meningkatkan kesadaran akan norma bahasa Indonesia.
Sinopsis Singkat
Secara umum definisi paragraf adalah sekelompok
kalimat yang membentuk suatu unit gagasan; terdiri
dari satu kalimat topik dan beberapa kalimat
penjelas.
Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia
(2005: 828) menjelaskan paragraf adalah bagian bab
dalam suatu karangan yang biasanya mengandung
satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan
garis baru dan disebut juga dengan alinea.
a. Gagasan Pokok atau Pikiran Utama
Gagasan pokok merupakan inti atau pokok persoalan yang
dikemukakan di dalam paragraf.
b. Gagasan Penjelas atau Pikiran
Gagasan penjelas merupakan perincian atau uraian yang menjelaskan
gagasan atau inti persoalan.
c. Kalimat Topik
Kalimat topik merupakan kalimat yang mengandung gagasan utama
atau gagasan pokok atau pikiran utama.
d. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang berisikan uraian atau gagasan
penjelas atau kalimat penjelas.
Unsur - Unsur
DREAM BIG
LEARN BEYOND
Persyaratan
Paragraf
yang Baik
Angklung merupakan alat musik tradisional
masyarakat Sunda, yang sejak November
2010 diakui sebagai warisan budaya oleh
UNESCO. Alat musik tersebut berbahan
pipa bambu. Pada awalnya angklung
dimainkan dengan tangga nada pentatonik
yang terdiri atas lima nada, seperti halnya
gamelan dan alat tradisional lain. tahun
1938 angklung mulai dimainkan dengan
tangga nada diatonik layaknya alat musik
barat, seperti piano. (Dikutip dari “Promosi
Angklung Perlu Dibenahi” dalam Kompas,
9 Desember 2013)
Setiap paragraf harus memiliki satu gagasan utama
yang diuraikan dengan pikiran pokok dan pikiran
penjelas.
Pikiran penjelas harus terkait erat dengan gagasan
utama untuk menjaga efektivitas paragraf.
Kohesi (Kesatuan) Paragraf
Contoh :
Koherensi (Kepaduan) Paragraf
Kalimat-kalimat dalam paragraf harus saling terhubung
dan mendukung satu sama lain. Untuk mencapai
kepaduan, kalimat-kalimat tersebut perlu dipadukan
sehingga hubungannya terlihat jelas.
Ada yang berpendapat bahwa mengoleksi
benda-benda kuno tak ubahnya
mengumpulkan sejarah masa lalu. Dengan
mengoleksi benda kuno, seseorang akan
berusaha mengetahui latar belakang
benda itu sendiri. Usaha mengetahui latar
belakang benda itu dapat dilakukan
dengan mencari literatur pendukung yang
tepat. Selain itu, seseorang penggemar
benda kuno juga harus berusaha menggali
nilai-nilai luhur yang terkandung di
dalamnya.
Sebenarnya Dodo tahu bahwa besok akan ulangan. Ia tidak peduli
dengan ulangan. Ia lebih memilih bermain layang-layang. Ia tidak
memikirkan ulangan. Ia baru mengakhiri bermain layang-layang
ketika diufuk barat terlihat kemerah-merahan. Ia pun pulang ke
rumah. Setelah magrib, ia merasa lelah dan ia pun tertidur.
Contoh Kata Ganti:
Contoh Repetisi:
Bangun pagi merupakan kebiasaan atau
kebutuhan. Bagi sebagian orang kegiatan
bangun pagi berat untuk dilakukan.
Padahal, bangun pagi memiliki banyak
manfaat. Ada beberapa manfaat yang bisa
diperoleh dari bangun lebih awal. Pertama,
berolahraga dan mendapatkan udara pagi
yang lebih segar. Olahraga dan udara pagi
sangat penting bagi kesehatan tubuh.
Kedua, dapat melakukan aktivitas rutin
lebih awal. Dengan melakukan aktivitas
rutin lebih awal, kita dapat berpindah dan
melakukan aktivitas lain dengan cepat.
Sebuah paragraf yang lengkap memiliki kalimat-kalimat
penjelas yang memadai untuk mendukung kejelasan kalimat
utama.
Ketuntasan paragraf mengacu pada kedalaman pembahasan
dan kelengkapan materi yang disampaikan.
Kelengkapan dan Ketuntasan
Contoh :
B.J. Habibie adalah salah satu tokoh
panutan dan menjadi kebanggaan bagi
banyak orang di Indonesia dan juga
presiden ketiga Republik Indonesia. Beliau
dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan,
pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak
keempat dari delapan bersaudara,
pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A.
Tuti Marini Puspowardojo. Masa kecil
Habibie dilalui bersama saudara-
saudaranya di Pare-Pare Sulawesi Selatan.
Sifat tegas berpegang teguh pada prinsip
telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-
kanak. Habibie kecil punya kegemaran
menunggang kuda dan membaca dan juga
dikenal sangat cerdas di sekolah.
Sebuah paragraf dikatakan runtut jika uraian informasi disajikan
secara urut, tidak melompat-lompat dari informasi yang satu ke
informasi yang lain sehingga akan memudahkan pembaca untuk
mengikuti jalan pikiran penulis.
Keruntutan
Contoh :
DREAM BIG
LEARN BEYOND
Paragraf
Deduktif
&
Induktif
Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan
utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat
penjelas untuk mendukung gagasan utama.
Contoh :
Perkembangan pesat game online sekarang ini menimbulkan
dampak negatif, terutama bagi pelajar. Salah satu dampak
negatifnya bagi pelajar adalah penggunaan waktu bermain
game online yang berlebihan. Pada umumnya, pelajar yang
sudah kecanduan game online sering lupa waktu. Namun, yang
paling mengkhawatirkan adalah mereka sering lupa waktu
belajar, sehingga prestasi di sekolah menurun.
Paragraf
Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat
pada bagian akhir dan diawali dengan peristiwa atau hal-hal yang
bersifat khusus yang berfungsi sebagai penjelas dan merupakan
pendukung gagasan.
Contoh :
Salju yang turun dari langit memberikan hiasan yang indah untuk
bumi. Beberapa kota disulap dengan nuansa putih, menghasilkan
pemandangan cantik dan memikat bagi penikmat keindahan. Hawa
dinginnya semakin hari menggigit kawasan-kawasan yang beriklim
subtropis dan beriklim sedang ini. Inilah musim dingin yang terjadi di
negeri matahari terbit.
Paragraf
Any question?
THANK YOU

More Related Content

Similar to bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx

13. rpp k4 t8 st1 p1 candraedukasi.blogspot.com
13. rpp k4 t8 st1 p1   candraedukasi.blogspot.com13. rpp k4 t8 st1 p1   candraedukasi.blogspot.com
13. rpp k4 t8 st1 p1 candraedukasi.blogspot.com
niara3
 
Unpas bahasa indonesia umum
Unpas bahasa indonesia umumUnpas bahasa indonesia umum
Unpas bahasa indonesia umum
Rian Maulana
 
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswaHakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
Maya Sy
 
Pengertian kalimat
Pengertian kalimatPengertian kalimat
Pengertian kalimat
Imron Hamami
 
Kelas xii lagi
Kelas xii lagiKelas xii lagi
Kelas xii lagi
Viass29
 
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docxMA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
MohFaizdAmrillah
 

Similar to bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx (20)

Laily rahmawat rpp biography
Laily rahmawat rpp biographyLaily rahmawat rpp biography
Laily rahmawat rpp biography
 
Kata dan Diksi
Kata dan DiksiKata dan Diksi
Kata dan Diksi
 
13. rpp k4 t8 st1 p1 candraedukasi.blogspot.com
13. rpp k4 t8 st1 p1   candraedukasi.blogspot.com13. rpp k4 t8 st1 p1   candraedukasi.blogspot.com
13. rpp k4 t8 st1 p1 candraedukasi.blogspot.com
 
RPP KELAS V SMT 1 TEMA 5 SUBTEMA 1 PERTEMUAN 1
RPP KELAS V SMT 1 TEMA 5 SUBTEMA 1 PERTEMUAN 1RPP KELAS V SMT 1 TEMA 5 SUBTEMA 1 PERTEMUAN 1
RPP KELAS V SMT 1 TEMA 5 SUBTEMA 1 PERTEMUAN 1
 
MKU Bahasa Indonesia Kalimat dan Kalimat Efektif
MKU Bahasa Indonesia Kalimat dan Kalimat EfektifMKU Bahasa Indonesia Kalimat dan Kalimat Efektif
MKU Bahasa Indonesia Kalimat dan Kalimat Efektif
 
pancasila 3.pptx
pancasila 3.pptxpancasila 3.pptx
pancasila 3.pptx
 
Kasus tap
Kasus tapKasus tap
Kasus tap
 
Menulis John Parlyn Halomoan Sinaga
Menulis John Parlyn Halomoan SinagaMenulis John Parlyn Halomoan Sinaga
Menulis John Parlyn Halomoan Sinaga
 
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
 
Unpas bahasa indonesia umum
Unpas bahasa indonesia umumUnpas bahasa indonesia umum
Unpas bahasa indonesia umum
 
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswaHakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
Hakikat bahasa indonesia sebagai alat komunikasi mahasiswa
 
AnyConv.com__nyoba.ppt
AnyConv.com__nyoba.pptAnyConv.com__nyoba.ppt
AnyConv.com__nyoba.ppt
 
SPEED READING_Edit4 yang sangat bergunaa
SPEED READING_Edit4 yang sangat bergunaaSPEED READING_Edit4 yang sangat bergunaa
SPEED READING_Edit4 yang sangat bergunaa
 
Subtema 1.pptx
Subtema 1.pptxSubtema 1.pptx
Subtema 1.pptx
 
Pengertian kalimat
Pengertian kalimatPengertian kalimat
Pengertian kalimat
 
Rpp ke 1
Rpp ke 1Rpp ke 1
Rpp ke 1
 
Kelas xii lagi
Kelas xii lagiKelas xii lagi
Kelas xii lagi
 
Kelas xii lagi
Kelas xii lagiKelas xii lagi
Kelas xii lagi
 
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docxMA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
MA SENI TEATER K4 BAB 1 (datadikdasmen.com).docx
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.pdf
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.pdfModul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.pdf
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.pdf
 

Recently uploaded

Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdfSurat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
EirinELS
 
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEANIPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
GilangNandiaputri1
 
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.pptkerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
putrisari631
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
cupulin
 
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Jajang Sulaeman
 
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkungPenyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
SemediGiri2
 
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatankonsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
SuzanDwiPutra
 

Recently uploaded (20)

PPT kerajaan islam Maluku Utara PPT sejarah kelas XI
PPT kerajaan islam Maluku Utara PPT sejarah kelas XIPPT kerajaan islam Maluku Utara PPT sejarah kelas XI
PPT kerajaan islam Maluku Utara PPT sejarah kelas XI
 
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxDokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdfSurat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
 
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEANIPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
 
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.pptkerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
kerajaan-kerajaan hindu-budha di indonesia.ppt
 
SISTEM SARAF OTONOM_.SISTEM SARAF OTONOM
SISTEM SARAF OTONOM_.SISTEM SARAF OTONOMSISTEM SARAF OTONOM_.SISTEM SARAF OTONOM
SISTEM SARAF OTONOM_.SISTEM SARAF OTONOM
 
Kegiatan Komunitas Belajar dalam sekolah .pptx
Kegiatan Komunitas Belajar dalam sekolah .pptxKegiatan Komunitas Belajar dalam sekolah .pptx
Kegiatan Komunitas Belajar dalam sekolah .pptx
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
 
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptxMateri Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
 
PPT BAHASA INDONESIA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
PPT BAHASA INDONESIA KELAS 1 SEKOLAH DASARPPT BAHASA INDONESIA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
PPT BAHASA INDONESIA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
 
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
 
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkungPenyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
Penyuluhan_pHIV_AIDS (1).ppt pada tahun 2024 di klungkung
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatankonsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
 

bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx

  • 2. Vincent ( 2301020030 ) - Mencari materi - Membuat slide presentasi - Presentasi Muhammad Nauval Faiq Khilmi ( 2301020031 ) - Mencari materi - Membuat slide presentasi - Presentasi Anak Agung Ngurah Narayana Wiguna ( 2301020070 ) Liborius Wagner Umbu Hati ( 2301020035) - Merancang dan membuat alur games / kuis - Presentasi - Merancang dan membuat alur games / kuis - Presentasi Nama dan Jobdesk Anggota :
  • 3. Daftar Pustaka Afnita & Zelvi Iskandar. 2019. Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi. Jakarta: Prenadamedia Group. ISBN Cetakan ke-1, September, 2019 Nama Pengarang Afnita, 1970 – ( penulis ) Zelvi Iskandar, 1989 – ( penulis ) Nama Penerbit Prenadamedia Group Edisi 978-623-218-247-9
  • 4. Buku ini adalah penunjang perkuliahan di perguruan tinggi, terutama untuk matakuliah umum bahasa Indonesia. Tujuan matakuliah ini adalah mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan, serta meningkatkan kesadaran akan norma bahasa Indonesia. Sinopsis Singkat
  • 5. Secara umum definisi paragraf adalah sekelompok kalimat yang membentuk suatu unit gagasan; terdiri dari satu kalimat topik dan beberapa kalimat penjelas. Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 828) menjelaskan paragraf adalah bagian bab dalam suatu karangan yang biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru dan disebut juga dengan alinea.
  • 6. a. Gagasan Pokok atau Pikiran Utama Gagasan pokok merupakan inti atau pokok persoalan yang dikemukakan di dalam paragraf. b. Gagasan Penjelas atau Pikiran Gagasan penjelas merupakan perincian atau uraian yang menjelaskan gagasan atau inti persoalan. c. Kalimat Topik Kalimat topik merupakan kalimat yang mengandung gagasan utama atau gagasan pokok atau pikiran utama. d. Kalimat Penjelas Kalimat penjelas adalah kalimat yang berisikan uraian atau gagasan penjelas atau kalimat penjelas. Unsur - Unsur
  • 8. Angklung merupakan alat musik tradisional masyarakat Sunda, yang sejak November 2010 diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Alat musik tersebut berbahan pipa bambu. Pada awalnya angklung dimainkan dengan tangga nada pentatonik yang terdiri atas lima nada, seperti halnya gamelan dan alat tradisional lain. tahun 1938 angklung mulai dimainkan dengan tangga nada diatonik layaknya alat musik barat, seperti piano. (Dikutip dari “Promosi Angklung Perlu Dibenahi” dalam Kompas, 9 Desember 2013) Setiap paragraf harus memiliki satu gagasan utama yang diuraikan dengan pikiran pokok dan pikiran penjelas. Pikiran penjelas harus terkait erat dengan gagasan utama untuk menjaga efektivitas paragraf. Kohesi (Kesatuan) Paragraf Contoh :
  • 9. Koherensi (Kepaduan) Paragraf Kalimat-kalimat dalam paragraf harus saling terhubung dan mendukung satu sama lain. Untuk mencapai kepaduan, kalimat-kalimat tersebut perlu dipadukan sehingga hubungannya terlihat jelas.
  • 10. Ada yang berpendapat bahwa mengoleksi benda-benda kuno tak ubahnya mengumpulkan sejarah masa lalu. Dengan mengoleksi benda kuno, seseorang akan berusaha mengetahui latar belakang benda itu sendiri. Usaha mengetahui latar belakang benda itu dapat dilakukan dengan mencari literatur pendukung yang tepat. Selain itu, seseorang penggemar benda kuno juga harus berusaha menggali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Sebenarnya Dodo tahu bahwa besok akan ulangan. Ia tidak peduli dengan ulangan. Ia lebih memilih bermain layang-layang. Ia tidak memikirkan ulangan. Ia baru mengakhiri bermain layang-layang ketika diufuk barat terlihat kemerah-merahan. Ia pun pulang ke rumah. Setelah magrib, ia merasa lelah dan ia pun tertidur. Contoh Kata Ganti: Contoh Repetisi:
  • 11. Bangun pagi merupakan kebiasaan atau kebutuhan. Bagi sebagian orang kegiatan bangun pagi berat untuk dilakukan. Padahal, bangun pagi memiliki banyak manfaat. Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari bangun lebih awal. Pertama, berolahraga dan mendapatkan udara pagi yang lebih segar. Olahraga dan udara pagi sangat penting bagi kesehatan tubuh. Kedua, dapat melakukan aktivitas rutin lebih awal. Dengan melakukan aktivitas rutin lebih awal, kita dapat berpindah dan melakukan aktivitas lain dengan cepat. Sebuah paragraf yang lengkap memiliki kalimat-kalimat penjelas yang memadai untuk mendukung kejelasan kalimat utama. Ketuntasan paragraf mengacu pada kedalaman pembahasan dan kelengkapan materi yang disampaikan. Kelengkapan dan Ketuntasan Contoh :
  • 12. B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia dan juga presiden ketiga Republik Indonesia. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara- saudaranya di Pare-Pare Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang teguh pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak- kanak. Habibie kecil punya kegemaran menunggang kuda dan membaca dan juga dikenal sangat cerdas di sekolah. Sebuah paragraf dikatakan runtut jika uraian informasi disajikan secara urut, tidak melompat-lompat dari informasi yang satu ke informasi yang lain sehingga akan memudahkan pembaca untuk mengikuti jalan pikiran penulis. Keruntutan Contoh :
  • 14. Paragraf Deduktif Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas untuk mendukung gagasan utama.
  • 15. Contoh : Perkembangan pesat game online sekarang ini menimbulkan dampak negatif, terutama bagi pelajar. Salah satu dampak negatifnya bagi pelajar adalah penggunaan waktu bermain game online yang berlebihan. Pada umumnya, pelajar yang sudah kecanduan game online sering lupa waktu. Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah mereka sering lupa waktu belajar, sehingga prestasi di sekolah menurun. Paragraf
  • 16. Paragraf Induktif Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian akhir dan diawali dengan peristiwa atau hal-hal yang bersifat khusus yang berfungsi sebagai penjelas dan merupakan pendukung gagasan.
  • 17. Contoh : Salju yang turun dari langit memberikan hiasan yang indah untuk bumi. Beberapa kota disulap dengan nuansa putih, menghasilkan pemandangan cantik dan memikat bagi penikmat keindahan. Hawa dinginnya semakin hari menggigit kawasan-kawasan yang beriklim subtropis dan beriklim sedang ini. Inilah musim dingin yang terjadi di negeri matahari terbit. Paragraf