BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Sebagai komponenyangsecaralangsungberhubungandenganpermasalah rendahnya motivasi
belajarsiswa,makaguruharus mengetahui beberapahal yang bisa dilakukannya untuk menumbuhkan
motivasi belajar siswa, diantaranya adalah :
Memberi Angka
Angka adalah sebagai simbol atau nilai dari hasil aktivitas belajar anak didik
Hadiah
Hadiah dapat diberikan kepada anak didik yang berprestasi tinggi, ranking satu, dua, atau tiga
dari anak didik lainnya
Kompetisi
Kompetisi adalah persaingan, dapat digunakan sebagai alat motivasi untuk mendorong
anak didik agar mereka bergairah dalam belajar
Ego-Involvement
Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan
menerimanya sebagai suatu tantangan sehingga bekerja keras dengan mempertaruhkan harga diri
sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup penting
Memberi Ulangan
Pemberian ulangan akan menjadi alat motivasi bila dilakukan secara akurat dengan teknik
dan strategi yang sistematis
Mengetahui Hasil
Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi. Dengan mengetahui hasil,
anak didik terdorong untuk belajar lebih giat
 Pujian
Pujian yang diucapkan pada waktu yang tepat dapat dijadikan sebagai alat motivasi.
Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan sekaligus merupakan motivasi yang baik
Hukuman
Meski hukuman sebagai reinforcement yang negatif, tetapi bila dilakukan dengan tepat
dan bijak akan merupakan alat motivasi yang baik dan efektif.
3.2 Saran
Setelah mengetahui arti penting motivasi bagi siswa dan juga guru , maka di harapkan
bagi guru agar selalu menjaga motivasi belajar siswanya . Guru juga harus paham akan
kebutuhan motivasi anak didiknya. Karena motivasi yang di butuhkan masing-masing siswa itu
berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
Ngalim Purwanto. 2006. Psikologi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.
Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Rahasia Sukses Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Syaiful Bahri Djamarah. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif.
Jakarta : Rineka Cipta.

Bab iv

  • 1.
    BAB IV PENUTUP Kesimpulan Sebagai komponenyangsecaralangsungberhubungandenganpermasalahrendahnya motivasi belajarsiswa,makaguruharus mengetahui beberapahal yang bisa dilakukannya untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, diantaranya adalah : Memberi Angka Angka adalah sebagai simbol atau nilai dari hasil aktivitas belajar anak didik Hadiah Hadiah dapat diberikan kepada anak didik yang berprestasi tinggi, ranking satu, dua, atau tiga dari anak didik lainnya Kompetisi Kompetisi adalah persaingan, dapat digunakan sebagai alat motivasi untuk mendorong anak didik agar mereka bergairah dalam belajar Ego-Involvement Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai suatu tantangan sehingga bekerja keras dengan mempertaruhkan harga diri sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup penting Memberi Ulangan Pemberian ulangan akan menjadi alat motivasi bila dilakukan secara akurat dengan teknik dan strategi yang sistematis Mengetahui Hasil Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi. Dengan mengetahui hasil, anak didik terdorong untuk belajar lebih giat  Pujian Pujian yang diucapkan pada waktu yang tepat dapat dijadikan sebagai alat motivasi. Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan sekaligus merupakan motivasi yang baik Hukuman
  • 2.
    Meski hukuman sebagaireinforcement yang negatif, tetapi bila dilakukan dengan tepat dan bijak akan merupakan alat motivasi yang baik dan efektif. 3.2 Saran Setelah mengetahui arti penting motivasi bagi siswa dan juga guru , maka di harapkan bagi guru agar selalu menjaga motivasi belajar siswanya . Guru juga harus paham akan kebutuhan motivasi anak didiknya. Karena motivasi yang di butuhkan masing-masing siswa itu berbeda.
  • 3.
    DAFTAR PUSTAKA Dimyati danMudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta. Ngalim Purwanto. 2006. Psikologi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya. Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta. Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta. Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Rahasia Sukses Belajar. Jakarta : Rineka Cipta. Syaiful Bahri Djamarah. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta : Rineka Cipta.