DISUSUN OLEH :
NIA RAMAYANA SIPAYUNG
NOVARINA SINAGA
A.Pengert
ian Masa
Nifas
masa nifas adalah masa
pemulihan alat-alat
kandungan sesudah
persalinan yang mana
dimulai sejak keluarnya
plasenta dan akan
berakhir setelah alat-alat
tersebut kembali pada
keaadaan semula (6-8
Minggu).
B.Tujuan Asuhan
Masa Nifas1. Meningkatkan kesejahteraan fisik
dan psikologis bagi ibu dan bayi.
2. Pencegahan, diagnose dini, dan
pengobatan komplikasi pada ibu
3. Merujuk ibu ke asuhan tenaga
ahli bilamana perlu
4. Mendukung dan memperkuat
keyakinan ibu, serta memungkinkan ibu
untuk mampu melaksanakan perannya
dalam situasi keluarga dan budaya
yang khusus
5. Imunisasi ibu terhadap tetanus
6. Mendorong pelaksanaan metode
yang sehat tentang pemberian
makanan anak, serta peningkatan
pengembangan hubungan yang baik
C.Peranan
dan
Tanggung
Jawab
Bidan dalam
Masa Nifas1. Teman terdekat, sekaligus
pendamping ibu nifas dalam menghadapi
saat-saat kritis masa nifas.
2. Pendidik dalam usaha pemberian
pendidikan kesehatan terhadap ibu dan
keluarga
3. Pelaksaan asuhan kepada pasien
dalam hal tindakan perawatan,
pemantauan, penangan masalah, rujukan
dan deteksi dini komplikasi masa nifas.
D. Asuhan Masa
Nifas
Menurut Saifuddin, A. 2009 kunjungan masa nifas
paling sedikit 4 kali untuk menilai keadaan ibu
dan bayi baru lahir utuk mendeteksi dan
menangani masalah-masalah yang terjadi:
1. 6 – 8 jam setelah persalinan
a. Mencegah perdarahan masa nifas
karena atonia uteri.
b. Mendeteksi dan merawat penyebab
lain perdarahan, rujuk bila perdarahan
berlanjut.
c. Memberikan konseling pada ibu atau
salah satu anggota keluarga, bagaimana
mencegah perdarahan masa nifaskarena
atonia uteri.
d. Pemberian ASI awal.
e. Melakukan hubungan kasih sayang
antara ibu dan bayi baru lahir.
2. 6 hari setelah
persalinan
a. Memastikan involusi uterus
berjalan normal, uterus berkontraksi,
fundus di bawah umbilicus, tidak ada
perdarahan dan tidak ada bau.
b. Menilai adanya tanda-tanda
demam, infeksi/perdarahan abnormal.
c. Memastikan ibu mendapatkan
cukup makan, cairan dan istirahat.
d. Memastikan ibu menyusui
dengan baik dan tidak memperlihatkan
tanda-tanda penyakit.
e. Memberikan konseling pada
ibu mengenai asuhan pada bayi, tali
pusat, menjaga bayi tetap hangat dan
a.Memastikan involusi uterus berjalan normal,
uterus berkontraksi, fundus di bawah umbilicus,
tidak ada perdarahan dan tidak ada bau.
b.Menilai adanya tanda-tanda demam,
infeksi/perdarahan abnormal.
c.Memastikan ibu mendapatkan cukup makan,
cairan dan istirahat.
d.Memastikan ibu menyusui dengan baik dan
tidak memperlihatkan tanda-tanda penyakit.
e.Memberikan konseling pada ibu mengenai
asuhan pada bayi, tali pusat, menjaga bayi
tetap hangat dan merawat bayi sehari-hari.
3. 2 minggu setelah
persalinan
4. 6 minggu
setelah persalinan
a. Menanyakan pada ibu
tentang penyulit-penyulit
yang ia atau bayinya alami
b. Memberikan konseling
untuk berKB secara dini.
E. Kebutuhan
Dasar Masa
Nifas
Menurut Manuaba Ida Bagus Ade,
kebutuhan dasar ibu nifas adalah:
1. Kebersihan diri
2. Istirahat
3. Latihan
4. Gizi
5. Perawatan payudara
6. Mobilisasi
7. Miksi
8. Defekasi
9. Hubungan perkawinan/rumah
tangga
10. Keluarga Berencana
F. Tahapan Masa
Nifas
Masa nifas terdiri dari 3 tahap, yaitu :
1) Puerperium Dini, yaitu masa
kepulihan, yang dalam hal ini ibu telah
diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan.
dianggap bersih dan boleh bekerja setelah
40 hari.
2) Puerperium Intermedial, yaitu masa
kepulihan menyeluruh alat-alat genitalia,
yang lamanya sekitar 6-8 minggu
3) Remote Puerperium, yaitu masa yang
diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna,
terutama bila selama hamil atau waktu
persalinan mempunyai komplikasi. Waktu
untuk sehat sempurna dapat berlangsung
selama berminggu-minggu, bulanan, bahkan
tahunan
ASKEB NIFAS DAN MENYUSUI

ASKEB NIFAS DAN MENYUSUI

  • 1.
    DISUSUN OLEH : NIARAMAYANA SIPAYUNG NOVARINA SINAGA
  • 2.
    A.Pengert ian Masa Nifas masa nifasadalah masa pemulihan alat-alat kandungan sesudah persalinan yang mana dimulai sejak keluarnya plasenta dan akan berakhir setelah alat-alat tersebut kembali pada keaadaan semula (6-8 Minggu).
  • 3.
    B.Tujuan Asuhan Masa Nifas1.Meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis bagi ibu dan bayi. 2. Pencegahan, diagnose dini, dan pengobatan komplikasi pada ibu 3. Merujuk ibu ke asuhan tenaga ahli bilamana perlu 4. Mendukung dan memperkuat keyakinan ibu, serta memungkinkan ibu untuk mampu melaksanakan perannya dalam situasi keluarga dan budaya yang khusus 5. Imunisasi ibu terhadap tetanus 6. Mendorong pelaksanaan metode yang sehat tentang pemberian makanan anak, serta peningkatan pengembangan hubungan yang baik
  • 4.
    C.Peranan dan Tanggung Jawab Bidan dalam Masa Nifas1.Teman terdekat, sekaligus pendamping ibu nifas dalam menghadapi saat-saat kritis masa nifas. 2. Pendidik dalam usaha pemberian pendidikan kesehatan terhadap ibu dan keluarga 3. Pelaksaan asuhan kepada pasien dalam hal tindakan perawatan, pemantauan, penangan masalah, rujukan dan deteksi dini komplikasi masa nifas.
  • 5.
    D. Asuhan Masa Nifas MenurutSaifuddin, A. 2009 kunjungan masa nifas paling sedikit 4 kali untuk menilai keadaan ibu dan bayi baru lahir utuk mendeteksi dan menangani masalah-masalah yang terjadi: 1. 6 – 8 jam setelah persalinan a. Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri. b. Mendeteksi dan merawat penyebab lain perdarahan, rujuk bila perdarahan berlanjut. c. Memberikan konseling pada ibu atau salah satu anggota keluarga, bagaimana mencegah perdarahan masa nifaskarena atonia uteri. d. Pemberian ASI awal. e. Melakukan hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi baru lahir.
  • 6.
    2. 6 harisetelah persalinan a. Memastikan involusi uterus berjalan normal, uterus berkontraksi, fundus di bawah umbilicus, tidak ada perdarahan dan tidak ada bau. b. Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi/perdarahan abnormal. c. Memastikan ibu mendapatkan cukup makan, cairan dan istirahat. d. Memastikan ibu menyusui dengan baik dan tidak memperlihatkan tanda-tanda penyakit. e. Memberikan konseling pada ibu mengenai asuhan pada bayi, tali pusat, menjaga bayi tetap hangat dan
  • 7.
    a.Memastikan involusi uterusberjalan normal, uterus berkontraksi, fundus di bawah umbilicus, tidak ada perdarahan dan tidak ada bau. b.Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi/perdarahan abnormal. c.Memastikan ibu mendapatkan cukup makan, cairan dan istirahat. d.Memastikan ibu menyusui dengan baik dan tidak memperlihatkan tanda-tanda penyakit. e.Memberikan konseling pada ibu mengenai asuhan pada bayi, tali pusat, menjaga bayi tetap hangat dan merawat bayi sehari-hari. 3. 2 minggu setelah persalinan
  • 8.
    4. 6 minggu setelahpersalinan a. Menanyakan pada ibu tentang penyulit-penyulit yang ia atau bayinya alami b. Memberikan konseling untuk berKB secara dini.
  • 9.
    E. Kebutuhan Dasar Masa Nifas MenurutManuaba Ida Bagus Ade, kebutuhan dasar ibu nifas adalah: 1. Kebersihan diri 2. Istirahat 3. Latihan 4. Gizi 5. Perawatan payudara 6. Mobilisasi 7. Miksi 8. Defekasi 9. Hubungan perkawinan/rumah tangga 10. Keluarga Berencana
  • 10.
    F. Tahapan Masa Nifas Masanifas terdiri dari 3 tahap, yaitu : 1) Puerperium Dini, yaitu masa kepulihan, yang dalam hal ini ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan. dianggap bersih dan boleh bekerja setelah 40 hari. 2) Puerperium Intermedial, yaitu masa kepulihan menyeluruh alat-alat genitalia, yang lamanya sekitar 6-8 minggu
  • 11.
    3) Remote Puerperium,yaitu masa yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna, terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna dapat berlangsung selama berminggu-minggu, bulanan, bahkan tahunan