RUANG
LINGKUP
PROGRAM
KELUARGA
BERENCANA
NAMA
KELOMPOK 3 :
1.FEBRIN SIMAMORA
2.INGRIDH J SIANIPAR
3.IRMA SARI
4.KARTIKA EKA PAKSI
5.LENA RITONGA
6.LISTIARI MANURUNG
7.MARTA A SIRAIT
8.MARULAM IYO NELY
MANURUNG
9.NADYES NOVANI
10.NIA RAMAYANA
SIPAYUNG
11.NOVARINA SINAGA
12. NOVITA SIMORANGKIR
13.PRESYA O
SIMANJUNTAK
• Keluarga Berencana (Family Planning,
Planned Parenthood) : suatu usaha
untuk menjarangkan atau
merencanakan jumlah dan
jarak kehamilan dengan
memakai kontrasepsi.
PENGERTIAN KELUARGA BERENCANA????
• - Memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan
ibu,anak, keluarga dan bangsa
• - Mengurangi angka kelahiran untuk
menaikkan taraf hidup rakyat dan bangsa
• - Memenuhi permintaan masyarakat
akan pelayanan KB yang berkualitas, termasuk
upaya-upaya menurunkan angka kematian
ibu, bayi, dan anak serta penanggulangan
masalah kesehatan reproduksi.
Ruang Lingkup Program Keluarga
Berencana (KB)
• - Keluarga berencana
• - Kesehatan reproduksi remaja
• - Ketahanan dan pemberdayaan keluarga
• - Penguatan pelembagaan keluarga kecil
berkualitas
• - Keserasian kebijakankependudukan
• - Pengelolaan SDM aparatur
• - Penyelenggaran pimpinan kenegaraan dan
kepemerintahan
• - Peningkatan pengawasan dan
akuntabilitas aparatur negara.
• Pendekatan kemasyarakatan
Untuk meningkatkan dan menggalakkan peran serta masyarakat.
• Pendekatan koordinasi aktif
Mengkoordinasikan berbagai pelaksanaan program KB .
• Pendekatan kualitas
Meningkatkan kualitas pelayanan baik dari segi pemberi dan
penerima pelayanan.
• Pendekatan kemandirian
Memberikan peluang kepada sektor lainnya yang telah mampu
mengambil alih peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan
program KB nasional.
• Pendekatan tiga dimensi dengan menggunakan strategi 3
dimensi
Strategi ini diterapkan atas dasar survei terhadap
kecenderungan respon pasangan usia subur (PUS) di Indonesia
terhadap ajakan (KIE) untuk berkb
Strategi Pendekatan Program Keluarga
Berencana (KB)
)
• 1. Penurunan angka kematian ibu dan anak
• 2. Penanggulangan masalah kesehatan reproduksi
• 3. Peningkatan kesejahteraan keluarga
• 4. Peningkatan derajat kesehatan
• 5. Peningkatan mutu dan layanan KB
• 6. Peningkatan sistem pengelolaan dan kapasitas
SDM
• 7. Pelaksanaan tugas pimpinan dan fungsi
manajemen dalam penyelenggaraan kenegaraan dan
pemerintahan berjalan lancar
DAMPAK KB
:
• Pengaruh positif Program KB
-laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan untuk menghindari
terjadinya peledakan penduduk
• Pengaruh negatif Program KB
-penggunaan metode KB berupa penggunaan AKDR, implant, suntik
KB, pil KB juga semakin meningkat, maka biaya yang harus di
keluarkan pemerintah untuk pengadaan alat – alat dan obat untuk
kontrasepsi di Indonesia dapat dikatakan cukup tinggi.
Cara Operasional Program Keluarga
Berencana (KB).
• Pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE).
Dilakukan dengan memberikan penerangan konseling, advokasi,
penerangan kelompok (penyuluhan) dan penerangan massa melalui
media cetak dan elektronik.
• Pelayanan kontrasepsi dan pengayoman peserta KB.
Pelayanan melalui program reproduksi keluarga sejahtera.
Pengayoman, melalui program ASKABI (Asuransi Keluarga Berencana
Indonesia), tujuan agar merasa aman dan terlindung apabila terjadi
komplikasi dan kegagalan.
• Peran serta masyarakat dan institusi pemerintah.
• Pendidikan KB.
• Komunikasi Informasi dan Edukasi
(KIE)
Jenis-jenis KIE :
1. KIE Masa (Televisi, Pers/surat kabar,
Pameran, Mobil Penerangan dan
Penerbitan/publikasi)
2. KIE kelompok
3. KIE perorangan
Contoh : 1. Pelatihan UID dan AKBK
2. Penyuluhan KB
Ruang lingkup program KB meliputi :
• Konseling
Langkah konseling :
1.SA : SApa dan SAlam kepada klien secara
terbuka dan sopan.
2. T: Tanyakan kepada klien informasi
tentang dirinya.
3. U: Uraian kepada klien mengenai dan
pilihannya dan diberi tahu apa pilihan
kontrasepsi, bantu klien pada jenis
kontrasepsi yang diingini.
4. TU: banTUlah klien menentukan
pilihannya.
5. J : Jelaskan secara lengkap bagaiman
menggunakan kontrasepsi pilihannya.
6. U :Perlunya dilakukan kunjungan Ulang.
• Kontrasepsi berasal dari kata “Kontra” yang berarti mencegah/
menghalangi dan “Konsepsi” yang berarti pembuahan atau pertemuan
antara sel telur dengan sperma. Jadi kontrasepsi dapat diartikan sebagai
suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat
pertemuan antara sel telur dengan sperma.
• Pelayanan kontrasepsi :
• Contoh :
1. Pelayanan pemasangan kb
2. Pelayanan pergantian cara kb
3. Pelayanan pencabutan kb
• Di dalam pelayanan KB tersebut kita menjelaskan informasi yang
dibutuhkan oleh pasien seperti : menjelaskan Jenis-jenis KB, Indikasi,
kontraindikasi, Efektifitas KB, Keuntungan, Kerugian, Waktu
pemasangan dan Biaya.
Pelayanan kontrasepsi
INFERTILITAS
1. Infertilitas primer, yaitu kegagalan suatu pasangan untuk
mendapatkan kehamilan sekurang - kurangnya dalam 12 bulan
berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi.
2. Infertilitas sekunder adalah ketidakmampuan seseorang memiliki
anak atau mempertahankan kehamilannya sekurang - kurangnya dalam
12 bulan berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi.
Contoh Pelayanan infertilitas :
1. Konsutasi kehamilan
2. Pemeriksaan laboratorium (pemeriksaan sperma dan kandungan)
3. Konsultasi perencanaan metode kehamilan, seperti : bayi tabung
e. Pendidikan sex (sex education)
Contoh : Pendidikan seks untuk remaja : organ reproduksi, kesehatan
reproduksi dan
penyakit menular seksual
• Pengertian konsultasi pra
perkawinan adalah proses
bimbingan kepada calon pengantin
sebelum melakukan pernikahan
sebagai bekal dalam menjalankan
pernikahan
• Konseling pra-nikah yang
dimaksud, dirancang dalam sebuah
sistem dengan komponen-
komponen dari aspek-aspek
konseling yang diidentifikasi secara
jelas dan diorganisasikan ke dalam
suatu susunan yang dapat
meningkatkan keefektifan dan
keefesienan suatu pelayanan.
Membahas tentang :
• 1. interaksi pernikahan
• 2. manajemen keuangan
• 3. tugas orang tua (parenthood)
• 4. dimensi-dimensi keagamaan
• 5. Masalah seks
• Contoh Konsultasi pra
perkawinan dan konsultasi
perkawinan :
• 1. Konsultasi UU
Perkawinan
• 2. Konsultasi Keluarga
Sakinah
• 3. Konsultasi KB dan
Imunisasi TT
• 4. Konsultasi Kesehatan
Reproduksi dan Kesehatan Ibu
Hamil
• 5. Konsultasi Keluarga
sejahtera
Ruang lingkup program keluarga berencana,ppt

Ruang lingkup program keluarga berencana,ppt

  • 1.
  • 2.
    NAMA KELOMPOK 3 : 1.FEBRINSIMAMORA 2.INGRIDH J SIANIPAR 3.IRMA SARI 4.KARTIKA EKA PAKSI 5.LENA RITONGA 6.LISTIARI MANURUNG 7.MARTA A SIRAIT 8.MARULAM IYO NELY MANURUNG 9.NADYES NOVANI 10.NIA RAMAYANA SIPAYUNG 11.NOVARINA SINAGA 12. NOVITA SIMORANGKIR 13.PRESYA O SIMANJUNTAK
  • 3.
    • Keluarga Berencana(Family Planning, Planned Parenthood) : suatu usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan memakai kontrasepsi. PENGERTIAN KELUARGA BERENCANA????
  • 4.
    • - Memperbaikikesehatan dan kesejahteraan ibu,anak, keluarga dan bangsa • - Mengurangi angka kelahiran untuk menaikkan taraf hidup rakyat dan bangsa • - Memenuhi permintaan masyarakat akan pelayanan KB yang berkualitas, termasuk upaya-upaya menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak serta penanggulangan masalah kesehatan reproduksi.
  • 5.
    Ruang Lingkup ProgramKeluarga Berencana (KB) • - Keluarga berencana • - Kesehatan reproduksi remaja • - Ketahanan dan pemberdayaan keluarga • - Penguatan pelembagaan keluarga kecil berkualitas • - Keserasian kebijakankependudukan • - Pengelolaan SDM aparatur • - Penyelenggaran pimpinan kenegaraan dan kepemerintahan • - Peningkatan pengawasan dan akuntabilitas aparatur negara.
  • 6.
    • Pendekatan kemasyarakatan Untukmeningkatkan dan menggalakkan peran serta masyarakat. • Pendekatan koordinasi aktif Mengkoordinasikan berbagai pelaksanaan program KB . • Pendekatan kualitas Meningkatkan kualitas pelayanan baik dari segi pemberi dan penerima pelayanan. • Pendekatan kemandirian Memberikan peluang kepada sektor lainnya yang telah mampu mengambil alih peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan program KB nasional. • Pendekatan tiga dimensi dengan menggunakan strategi 3 dimensi Strategi ini diterapkan atas dasar survei terhadap kecenderungan respon pasangan usia subur (PUS) di Indonesia terhadap ajakan (KIE) untuk berkb Strategi Pendekatan Program Keluarga Berencana (KB)
  • 7.
    ) • 1. Penurunanangka kematian ibu dan anak • 2. Penanggulangan masalah kesehatan reproduksi • 3. Peningkatan kesejahteraan keluarga • 4. Peningkatan derajat kesehatan • 5. Peningkatan mutu dan layanan KB • 6. Peningkatan sistem pengelolaan dan kapasitas SDM • 7. Pelaksanaan tugas pimpinan dan fungsi manajemen dalam penyelenggaraan kenegaraan dan pemerintahan berjalan lancar DAMPAK KB :
  • 8.
    • Pengaruh positifProgram KB -laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan untuk menghindari terjadinya peledakan penduduk • Pengaruh negatif Program KB -penggunaan metode KB berupa penggunaan AKDR, implant, suntik KB, pil KB juga semakin meningkat, maka biaya yang harus di keluarkan pemerintah untuk pengadaan alat – alat dan obat untuk kontrasepsi di Indonesia dapat dikatakan cukup tinggi.
  • 9.
    Cara Operasional ProgramKeluarga Berencana (KB). • Pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). Dilakukan dengan memberikan penerangan konseling, advokasi, penerangan kelompok (penyuluhan) dan penerangan massa melalui media cetak dan elektronik. • Pelayanan kontrasepsi dan pengayoman peserta KB. Pelayanan melalui program reproduksi keluarga sejahtera. Pengayoman, melalui program ASKABI (Asuransi Keluarga Berencana Indonesia), tujuan agar merasa aman dan terlindung apabila terjadi komplikasi dan kegagalan. • Peran serta masyarakat dan institusi pemerintah. • Pendidikan KB.
  • 10.
    • Komunikasi Informasidan Edukasi (KIE) Jenis-jenis KIE : 1. KIE Masa (Televisi, Pers/surat kabar, Pameran, Mobil Penerangan dan Penerbitan/publikasi) 2. KIE kelompok 3. KIE perorangan Contoh : 1. Pelatihan UID dan AKBK 2. Penyuluhan KB Ruang lingkup program KB meliputi :
  • 11.
    • Konseling Langkah konseling: 1.SA : SApa dan SAlam kepada klien secara terbuka dan sopan. 2. T: Tanyakan kepada klien informasi tentang dirinya. 3. U: Uraian kepada klien mengenai dan pilihannya dan diberi tahu apa pilihan kontrasepsi, bantu klien pada jenis kontrasepsi yang diingini. 4. TU: banTUlah klien menentukan pilihannya. 5. J : Jelaskan secara lengkap bagaiman menggunakan kontrasepsi pilihannya. 6. U :Perlunya dilakukan kunjungan Ulang.
  • 12.
    • Kontrasepsi berasaldari kata “Kontra” yang berarti mencegah/ menghalangi dan “Konsepsi” yang berarti pembuahan atau pertemuan antara sel telur dengan sperma. Jadi kontrasepsi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur dengan sperma. • Pelayanan kontrasepsi : • Contoh : 1. Pelayanan pemasangan kb 2. Pelayanan pergantian cara kb 3. Pelayanan pencabutan kb • Di dalam pelayanan KB tersebut kita menjelaskan informasi yang dibutuhkan oleh pasien seperti : menjelaskan Jenis-jenis KB, Indikasi, kontraindikasi, Efektifitas KB, Keuntungan, Kerugian, Waktu pemasangan dan Biaya. Pelayanan kontrasepsi
  • 13.
    INFERTILITAS 1. Infertilitas primer,yaitu kegagalan suatu pasangan untuk mendapatkan kehamilan sekurang - kurangnya dalam 12 bulan berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi. 2. Infertilitas sekunder adalah ketidakmampuan seseorang memiliki anak atau mempertahankan kehamilannya sekurang - kurangnya dalam 12 bulan berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi. Contoh Pelayanan infertilitas : 1. Konsutasi kehamilan 2. Pemeriksaan laboratorium (pemeriksaan sperma dan kandungan) 3. Konsultasi perencanaan metode kehamilan, seperti : bayi tabung e. Pendidikan sex (sex education) Contoh : Pendidikan seks untuk remaja : organ reproduksi, kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual
  • 14.
    • Pengertian konsultasipra perkawinan adalah proses bimbingan kepada calon pengantin sebelum melakukan pernikahan sebagai bekal dalam menjalankan pernikahan • Konseling pra-nikah yang dimaksud, dirancang dalam sebuah sistem dengan komponen- komponen dari aspek-aspek konseling yang diidentifikasi secara jelas dan diorganisasikan ke dalam suatu susunan yang dapat meningkatkan keefektifan dan keefesienan suatu pelayanan. Membahas tentang : • 1. interaksi pernikahan • 2. manajemen keuangan • 3. tugas orang tua (parenthood) • 4. dimensi-dimensi keagamaan • 5. Masalah seks
  • 15.
    • Contoh Konsultasipra perkawinan dan konsultasi perkawinan : • 1. Konsultasi UU Perkawinan • 2. Konsultasi Keluarga Sakinah • 3. Konsultasi KB dan Imunisasi TT • 4. Konsultasi Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan Ibu Hamil • 5. Konsultasi Keluarga sejahtera