Asuhan Kebidanan
    Disusun Oleh:
Falma Omiro Beta Idris
     Fathin Aulia
Endang Wahyuni Asyto

 Dosen Koordinator :
 Desri Nova .H SST
Latar Belakang
     Asuhan kebidanan merupakan prosedur tindakan
yang di lakukan oleh seorang bidan sesuai dengan
wewenang dalam lingkup prakteknya berdasarkan ilmu
dan kiat kebidanan dengan memperhatikan pengaruh
sosial budaya, psikologis, emosional, spritual serta
hubungan intrapersonal dan mengutamakan keamanan
ibu, janin dan penelong serta kebutuhan kita.
     Seorang bidan harus menerapkan seni dalam
asuhannya dimana seni asuhan kebidanan merupakan
cara bidan dalam memberi pelayanan mencakup
sensifitas tinggi tentang kebutuhan perempuan. Tujuan
utama dari asuhan kebidanan adalah menurunkan
angka kematian ibu dan bayi.
Definisi Asuhan Kebidanan
    Asuhan kebidanan adalah prosedur
tindakan yang dilakukan bidan sesuai dengan
wewenang      dalam    lingkup     prakteknya
berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan dengan
memperhatikan pengaruh sosial, budaya,
psikologis,   emosional,    spiritual    serta
hubungan intrapersonal dan mengutamakan
kemanan ibu, janin dan penolong serta
kebutuhan kita.
8 Prinsip Asuhan Kebidanan
    Dan mempunyai 8 prinsip asuhan kebidanan :
•   Menjaga hubungan baik antara ibu dan bidan
•   Ibu adalah fokus dalam memberikan asuhan
•   Memberikan pilihan pada ibu untuk melahirkan
•   Asuhan yang berkesinambungan
•   Bertanggung jawab dalam membrikan asuhan
•   Asuhan dasar komunitas
•   Menggunakan seluruh keterampilan
•   Memberikan asuhan yang ramah
Filosofi Asuhan Kebidanan
    Filosofi asuhan kebidanan terdiri atas :
•   Memperhatikan keamanan klien
•   Memperhatikan kepuasan klien
•   Menghormati mertabat manusia
•   Menghormati perbedaan kultur dan etnik
•   Berpusat pada konteks keluarga
•   Beriorintesi pada promosi kesehatan
Untuk menekan angka kematian ibu dan
    bayi ada berbagai asuhan yang dilakukan,
    berikut ini adalah contoh-contoh asuhan
    kebidanan :
•   Asuhan Kebidanan pada Ibu Primigravida
•   Asuhan Kebidanan Bayi Imunisasi BCG
•   Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Luka
    Perineum
•   Asuhan Kebidanan Ibu postpartum di Rumah
•   Asuhan Kebidanan Kelainan Air ketuban
Macam-Macam Asuhan Kebidanan
• Pelayanan Kebidanan Primer
• Pelayanan Kolaborasi
• Pelayanan Rujukan
Asuhan Persalinan Normal
   Tujuan asuhan persalinan normal adalah
menjaga kelangsungan hidup dan memberikan
derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan
bayinya, Dengan pendekatan seperti ini, berarti
bahwa:
   Setiap intervensi yang akan diaplikasikan
dalam asuhan persalinan normal harus
mempunyai alasan dan bukti ilmiah yang kuat
tentang manfaat intervensi tersebut bagi
kemajuan dan keberhasilan proses persalinan.
Fokus asuhan kesehatan ibu selama 2
    dasawarsa terakhir, yaitu :
•   Keluarga berencana
•   Asuhan antenatal terfokus
•   Asuhan pasca keguguran
•   Persalinan yang bersih dan aman serta
    pencegahan komplikasi
•   Penatalaksanaan komplikasi
Asuhan antenatal terfokus bertujuan :
• Mempersiapkan kelahiran
• Mengetahui tanda-tanda bahaya
• Memastikan kesiapan menghadapi komplikasi
  kehamilan
Upaya preventif terhadap perdarahan pasca
  persalinan berupa :
• Manipulasi seminimal mungkin.
• Penatalaksanaan aktif kala III.
• Mengamati dan melihat kontraksi uterus
  pasca persalinan.
Upaya mencegah partus lama berupa :
• Menggunakan partograf untuk memantau
  kondisi ibu dan janinnya serta
  kemajuan proses persalinan.
• Mengharapkan dukungan suami dan kerabat
  ibu.
Upaya mencegah asfiksia bayi baru lahir
  secara berurutan, yaitu :
• Membersihkan mulut dan jalan napas sesaat
  setelah ekspulsi kepala.
• Menghisap lendir secara benar.
• Segera mengeringkan dan menghangatkan
  tubuh bayi.
Praktek-praktek pencegahan yang akan dijelaskan pada
    asuhan persalinan normal meliputi :
•   Mencegah infeksi secara konsisten dan sistematis.
•   Memberikan asuhan rutin dan pemantauan selama persalinan
    dan setelah bayi
    lahir, termasuk penggunaan partograf.
•   Memberikan asuhan sayang ibu secara rutin selama
    persalinan, pasca persalinan
    dan nifas.
•    Menyiapkan rujukan ibu bersalin atau bayinya.
•    Menghindari tindakan-tindakan berlebihan atau berbahaya.
•    Penatalaksanaan aktif kala III secara rutin.
•    Mengasuh bayi baru lahir.
•    Memberikan asuhan dan pemantauan ibu dan bayinya.
•   Mengajarkan ibu dan keluarganya untuk mengenali secara dini
    bahaya yang
    mungkin terjadi selama masa nifas pada ibu dan bayinya.
•   Mendokumentasikan semua asuhan yang telah diberikan.
Membuat Keputusan Klinik, Ada 5 dasar
    asuhan persalinan yang bersih dan aman,
    yaitu :
•    Membuat keputusan klinik
•    Asuhan sayang ibu dan sayang bayi
•    Pencegahan infeksi
•    Pencatatan (rekam medis)
•    Rujukan
GAMASAHAMNID
               Aterjadi Kesalahan
Mohon Maaf Apabila
Semoga Kami Mendapatkan Nilai yang
               Baik

Asuhan Kebidanan

  • 1.
    Asuhan Kebidanan Disusun Oleh: Falma Omiro Beta Idris Fathin Aulia Endang Wahyuni Asyto Dosen Koordinator : Desri Nova .H SST
  • 2.
    Latar Belakang Asuhan kebidanan merupakan prosedur tindakan yang di lakukan oleh seorang bidan sesuai dengan wewenang dalam lingkup prakteknya berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan dengan memperhatikan pengaruh sosial budaya, psikologis, emosional, spritual serta hubungan intrapersonal dan mengutamakan keamanan ibu, janin dan penelong serta kebutuhan kita. Seorang bidan harus menerapkan seni dalam asuhannya dimana seni asuhan kebidanan merupakan cara bidan dalam memberi pelayanan mencakup sensifitas tinggi tentang kebutuhan perempuan. Tujuan utama dari asuhan kebidanan adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
  • 3.
    Definisi Asuhan Kebidanan Asuhan kebidanan adalah prosedur tindakan yang dilakukan bidan sesuai dengan wewenang dalam lingkup prakteknya berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan dengan memperhatikan pengaruh sosial, budaya, psikologis, emosional, spiritual serta hubungan intrapersonal dan mengutamakan kemanan ibu, janin dan penolong serta kebutuhan kita.
  • 4.
    8 Prinsip AsuhanKebidanan Dan mempunyai 8 prinsip asuhan kebidanan : • Menjaga hubungan baik antara ibu dan bidan • Ibu adalah fokus dalam memberikan asuhan • Memberikan pilihan pada ibu untuk melahirkan • Asuhan yang berkesinambungan • Bertanggung jawab dalam membrikan asuhan • Asuhan dasar komunitas • Menggunakan seluruh keterampilan • Memberikan asuhan yang ramah
  • 5.
    Filosofi Asuhan Kebidanan Filosofi asuhan kebidanan terdiri atas : • Memperhatikan keamanan klien • Memperhatikan kepuasan klien • Menghormati mertabat manusia • Menghormati perbedaan kultur dan etnik • Berpusat pada konteks keluarga • Beriorintesi pada promosi kesehatan
  • 6.
    Untuk menekan angkakematian ibu dan bayi ada berbagai asuhan yang dilakukan, berikut ini adalah contoh-contoh asuhan kebidanan : • Asuhan Kebidanan pada Ibu Primigravida • Asuhan Kebidanan Bayi Imunisasi BCG • Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Luka Perineum • Asuhan Kebidanan Ibu postpartum di Rumah • Asuhan Kebidanan Kelainan Air ketuban
  • 7.
    Macam-Macam Asuhan Kebidanan •Pelayanan Kebidanan Primer • Pelayanan Kolaborasi • Pelayanan Rujukan
  • 8.
    Asuhan Persalinan Normal Tujuan asuhan persalinan normal adalah menjaga kelangsungan hidup dan memberikan derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya, Dengan pendekatan seperti ini, berarti bahwa: Setiap intervensi yang akan diaplikasikan dalam asuhan persalinan normal harus mempunyai alasan dan bukti ilmiah yang kuat tentang manfaat intervensi tersebut bagi kemajuan dan keberhasilan proses persalinan.
  • 9.
    Fokus asuhan kesehatanibu selama 2 dasawarsa terakhir, yaitu : • Keluarga berencana • Asuhan antenatal terfokus • Asuhan pasca keguguran • Persalinan yang bersih dan aman serta pencegahan komplikasi • Penatalaksanaan komplikasi
  • 10.
    Asuhan antenatal terfokusbertujuan : • Mempersiapkan kelahiran • Mengetahui tanda-tanda bahaya • Memastikan kesiapan menghadapi komplikasi kehamilan
  • 11.
    Upaya preventif terhadapperdarahan pasca persalinan berupa : • Manipulasi seminimal mungkin. • Penatalaksanaan aktif kala III. • Mengamati dan melihat kontraksi uterus pasca persalinan.
  • 12.
    Upaya mencegah partuslama berupa : • Menggunakan partograf untuk memantau kondisi ibu dan janinnya serta kemajuan proses persalinan. • Mengharapkan dukungan suami dan kerabat ibu.
  • 13.
    Upaya mencegah asfiksiabayi baru lahir secara berurutan, yaitu : • Membersihkan mulut dan jalan napas sesaat setelah ekspulsi kepala. • Menghisap lendir secara benar. • Segera mengeringkan dan menghangatkan tubuh bayi.
  • 14.
    Praktek-praktek pencegahan yangakan dijelaskan pada asuhan persalinan normal meliputi : • Mencegah infeksi secara konsisten dan sistematis. • Memberikan asuhan rutin dan pemantauan selama persalinan dan setelah bayi lahir, termasuk penggunaan partograf. • Memberikan asuhan sayang ibu secara rutin selama persalinan, pasca persalinan dan nifas. • Menyiapkan rujukan ibu bersalin atau bayinya. • Menghindari tindakan-tindakan berlebihan atau berbahaya. • Penatalaksanaan aktif kala III secara rutin. • Mengasuh bayi baru lahir. • Memberikan asuhan dan pemantauan ibu dan bayinya. • Mengajarkan ibu dan keluarganya untuk mengenali secara dini bahaya yang mungkin terjadi selama masa nifas pada ibu dan bayinya. • Mendokumentasikan semua asuhan yang telah diberikan.
  • 15.
    Membuat Keputusan Klinik,Ada 5 dasar asuhan persalinan yang bersih dan aman, yaitu : • Membuat keputusan klinik • Asuhan sayang ibu dan sayang bayi • Pencegahan infeksi • Pencatatan (rekam medis) • Rujukan
  • 16.
    GAMASAHAMNID Aterjadi Kesalahan Mohon Maaf Apabila Semoga Kami Mendapatkan Nilai yang Baik