Tubuh terdiri dari :
1. Kepala-kaki  penjuluran bagian ventral
yang berotot yang berfungsi
untuk bergerak
2. Massa viseral  bagian tubuh yang lunak
yang merupakan organ
mayor (pencernaan,
ekskreasi, dan reproduksi)
3. Mantel  pelindung tubuh yang dapat
menghasilkan zat kapur
dan
membentuk eksoskeleton
(cangkang)
MORFOLOGI
SISTEM PENCERNAAN
 lengkap  mulut yang
dilengkapi radula*,
esofagus, perut, usus,
dan anus
 Radula adalah lidah
bergigi yang
melengkung ke
belakang yang
berfungsi untuk
melumat makanan
 Hidup secara
heterotrof dengan
memakan ganggang,
udang, ikan, ataupun,
sisa-sisa organisme
 Sistem ekskresi  berupa sepasang nefridia
yang berparan sebagai
ginjal dan bermuara dalam
ruang mantel
 Sistem reproduksi dioecious (alat reproduksi
jantan dan betina terdapat
dalam individu yang berbeda)
 Respirasi  insang, mantel yang
berpembuluh darah yang
berfungsi sebagai “paru-paru”
 Sistem peradaran darah terbuka
 darah tidak melalui pembuluh darah,
tetapi melalui sinus darah yaitu rongga diantara
sel-sel dalam organ
 Sistem saraf
 cincin circummesophageal (cincin saraf
yang melingkari esofagus dengan beberapa
pasang ganglion dan dua pasang benang saraf
Berdasarkan bentuk
tubuh,sifat kaki,
cangkang, pallium
(mantel), insang dan
sistem sarafnya
mollusca dibagi
menjadi lima kelas :
Sumber:
Suwignyo, Sugiarti. 2005. Avertebrata Air
Jilid I. Penebar Swadaya. Depok.
CHAETODERMOMORPHA
NEOMENIOMORPHA
MONOPLACOPHORA
POLYPLACOPHORA
GASTROPODA
PELECYPODA (BIVALVIA)
SCAPHOPODA
CEPHALOPODA
CHAETODERMOMORPHA
 Bentuk tubuh silindris dan tidak mempunyai
cangkak
 Tidak mempunyai kaki, kemudian mantel
menutupi seluruh tubuh
 Kepala berada dibagian bawah untuk
memakan sedimen, dan bagian ujung
posterior mencuat diatas lubang
 Contoh spesies:
Caudofoveata sp.
NEOMENIOMORPHA
 Bagian tubuh seperti cacing
 Tidak mempunyai cangkang
 Kepala tidak jelas
 Tidak memiliki alat ekskresi maupun gonoduct
 Bahkan beberapa spesies tidak mempunyai
radula
 Contoh spesies:
Neomenia sp.
MONOPLACOPHORA
 Bentuk tubuh seperti siput kecil
 Kepala tampak jelas
 Saluran pencernaan lengkap
 Mulut dilengkapi radula
 Reproduksi seksual, dioecious, dan
pembuahan diluar
 Contoh spesies: Neopilina sp.
POLYPLACOPHORA
 Sistem peredaran darah terbuka, jantung terdapat
dalam rongga perikardium, terdiri atas sepasang
auricle dan sebuah ventricle
 Bersifat dioecious pembuahan diluar atau didalam
 Makanannya adalah ganggang dan organisme
kecil lain yang melekat di permukaan batu yang
dikerok memakai radula
 Contoh spesies:
Chaetopleura apiculata
GASTROPODA
 Gaster  perut, Podos  Kaki
 Cangkang berbentuk kerucut : apeks, whorl badan, columella
(sumbu) dan apertura
 Alat gerak berupa perut, dihubungkan dengan mantel oleh otot
retraktor
 Pada kepala terdapat 2 pasang antena
 Panjang  terdapat mata (mengetahui gelap terang)
 Pendek  sebagai alat peraba dan pembau
 Sebagian tidak memiliki cangkang ( ordo nudibranchia)
 Contoh spesies :
 Murex troscheli
 Lymnaea sp.
 Cypraea sp.
 Achatina sp.
pelecypoda
 Pelekis  kapak kecil, Podos  kaki
 Memiliki setangkup cangkang, biasanya simetris
 Kaki seperti kapak kecil
 Lamelibranchiata  insang seperti lamella (lembaran)
 Pada pada bag. Dorsal yang menonjol disebut “umbo”,
cangkang yang tertua
 tidak punya radula/odontophore
 Memiliki siphon untuk mengatur air
 Cangkang terdiri dari lapisan periostrakum, prismatik,
dan nakreas
 Contoh spesies: Anadara Granosa
SCAPHOPODA
 Disebut “tusk-shells” atau siput taring
 Bentuk cangkang mirip gading gajah atau
taring pada umumnya
 Hidup dengan membenamkan diri pada
substrat pasir atau lumpur
 Contoh spesies : Dentalium sp.
Cangkang
 Terdiri dari :
 Gigi sendi  untuk buka-
tutup cangkang
 Ligamen sendi  untuk
menyatukan cangkang
dorsal (atas) dan
memisahkan katup
ventral (bawah)
 Umbo  bagian yang
menonjol pada cangkang
dorsal dan merupakan
bagian tertua
cephalopoda
 Chepale  kepala, podos kaki
 Anggota terdiri dari : Nautilus, Sotong, Cumu-cumi
dan Gurita.
 Aktif pada dasar perairan dan teradaftasi untuk
berenang.
 Tubuh terdiri dari kepala, yang dilengkapi dengan
mata, tentakel dan atau lengan
 Cangkang yang lengkap pada Nautilus, tereduksi
internal pada Sotong dan Cumi-cumi dan tidak
bercangkang pada Gurita.
 Mengalami perubahan warna ketika terganggu
 Pada Sephia sp. Dan Loligo sp. Terdapat tip of
pen  untuk menyemburkan tinta
 Tinta di laut terang berwarna gelap karena
mengandung melanin
 Tinta di laut gelap berwarna terang karena
mengandung bakteri
Mampu bergerak cepat dengan dorongan
air yang disebut jet propulsion
 memiliki kaki berupa
tentakel yang berfungsi
untuk menangkap
mangsanya.
 memiliki sistem saraf
yang berpusat di
kepalanya menyerupai
otak
 Contoh spesies :
Loligo sp.
Sephia sp.
Nautilus sp.
Peranan molusca
Menguntungkan :
1. Sumber makanan berprotein tinggi, misalnya
tiram batu (Aemaea sp.), kerang (Anadara sp.),
kerang hijau (Mytilus viridis)
cumi-cumi (Loligo sp.), remis (Corbicula
javanica), dan bekicot (Achatina fulica).
2. Perhiasan, misalnya tiram mutiara (Pinctada
margaritifera)
3. Bahan baku teraso, misalnya cangkang Tridacna
sp.
 Merugikan
1. Misalnya bekicot dan keong sawah
yang merupakan hama dari tanaman.
2. Siput air adalah perantara cacing
Fasciola hepatica
Preparat praktikum
Mytilus viridis
Anadara granosa
Loligo sp.
Acara 2 moluska

Acara 2 moluska

  • 3.
    Tubuh terdiri dari: 1. Kepala-kaki  penjuluran bagian ventral yang berotot yang berfungsi untuk bergerak 2. Massa viseral  bagian tubuh yang lunak yang merupakan organ mayor (pencernaan, ekskreasi, dan reproduksi) 3. Mantel  pelindung tubuh yang dapat menghasilkan zat kapur dan membentuk eksoskeleton (cangkang)
  • 4.
  • 5.
    SISTEM PENCERNAAN  lengkap mulut yang dilengkapi radula*, esofagus, perut, usus, dan anus  Radula adalah lidah bergigi yang melengkung ke belakang yang berfungsi untuk melumat makanan  Hidup secara heterotrof dengan memakan ganggang, udang, ikan, ataupun, sisa-sisa organisme
  • 6.
     Sistem ekskresi berupa sepasang nefridia yang berparan sebagai ginjal dan bermuara dalam ruang mantel  Sistem reproduksi dioecious (alat reproduksi jantan dan betina terdapat dalam individu yang berbeda)  Respirasi  insang, mantel yang berpembuluh darah yang berfungsi sebagai “paru-paru”
  • 7.
     Sistem peradarandarah terbuka  darah tidak melalui pembuluh darah, tetapi melalui sinus darah yaitu rongga diantara sel-sel dalam organ  Sistem saraf  cincin circummesophageal (cincin saraf yang melingkari esofagus dengan beberapa pasang ganglion dan dua pasang benang saraf
  • 8.
    Berdasarkan bentuk tubuh,sifat kaki, cangkang,pallium (mantel), insang dan sistem sarafnya mollusca dibagi menjadi lima kelas : Sumber: Suwignyo, Sugiarti. 2005. Avertebrata Air Jilid I. Penebar Swadaya. Depok. CHAETODERMOMORPHA NEOMENIOMORPHA MONOPLACOPHORA POLYPLACOPHORA GASTROPODA PELECYPODA (BIVALVIA) SCAPHOPODA CEPHALOPODA
  • 9.
    CHAETODERMOMORPHA  Bentuk tubuhsilindris dan tidak mempunyai cangkak  Tidak mempunyai kaki, kemudian mantel menutupi seluruh tubuh  Kepala berada dibagian bawah untuk memakan sedimen, dan bagian ujung posterior mencuat diatas lubang  Contoh spesies: Caudofoveata sp.
  • 10.
    NEOMENIOMORPHA  Bagian tubuhseperti cacing  Tidak mempunyai cangkang  Kepala tidak jelas  Tidak memiliki alat ekskresi maupun gonoduct  Bahkan beberapa spesies tidak mempunyai radula  Contoh spesies: Neomenia sp.
  • 11.
    MONOPLACOPHORA  Bentuk tubuhseperti siput kecil  Kepala tampak jelas  Saluran pencernaan lengkap  Mulut dilengkapi radula  Reproduksi seksual, dioecious, dan pembuahan diluar  Contoh spesies: Neopilina sp.
  • 12.
    POLYPLACOPHORA  Sistem peredarandarah terbuka, jantung terdapat dalam rongga perikardium, terdiri atas sepasang auricle dan sebuah ventricle  Bersifat dioecious pembuahan diluar atau didalam  Makanannya adalah ganggang dan organisme kecil lain yang melekat di permukaan batu yang dikerok memakai radula  Contoh spesies: Chaetopleura apiculata
  • 13.
    GASTROPODA  Gaster perut, Podos  Kaki  Cangkang berbentuk kerucut : apeks, whorl badan, columella (sumbu) dan apertura  Alat gerak berupa perut, dihubungkan dengan mantel oleh otot retraktor  Pada kepala terdapat 2 pasang antena  Panjang  terdapat mata (mengetahui gelap terang)  Pendek  sebagai alat peraba dan pembau  Sebagian tidak memiliki cangkang ( ordo nudibranchia)  Contoh spesies :  Murex troscheli  Lymnaea sp.  Cypraea sp.  Achatina sp.
  • 15.
    pelecypoda  Pelekis kapak kecil, Podos  kaki  Memiliki setangkup cangkang, biasanya simetris  Kaki seperti kapak kecil  Lamelibranchiata  insang seperti lamella (lembaran)  Pada pada bag. Dorsal yang menonjol disebut “umbo”, cangkang yang tertua  tidak punya radula/odontophore  Memiliki siphon untuk mengatur air  Cangkang terdiri dari lapisan periostrakum, prismatik, dan nakreas  Contoh spesies: Anadara Granosa
  • 16.
    SCAPHOPODA  Disebut “tusk-shells”atau siput taring  Bentuk cangkang mirip gading gajah atau taring pada umumnya  Hidup dengan membenamkan diri pada substrat pasir atau lumpur  Contoh spesies : Dentalium sp.
  • 17.
    Cangkang  Terdiri dari:  Gigi sendi  untuk buka- tutup cangkang  Ligamen sendi  untuk menyatukan cangkang dorsal (atas) dan memisahkan katup ventral (bawah)  Umbo  bagian yang menonjol pada cangkang dorsal dan merupakan bagian tertua
  • 18.
    cephalopoda  Chepale kepala, podos kaki  Anggota terdiri dari : Nautilus, Sotong, Cumu-cumi dan Gurita.  Aktif pada dasar perairan dan teradaftasi untuk berenang.  Tubuh terdiri dari kepala, yang dilengkapi dengan mata, tentakel dan atau lengan  Cangkang yang lengkap pada Nautilus, tereduksi internal pada Sotong dan Cumi-cumi dan tidak bercangkang pada Gurita.  Mengalami perubahan warna ketika terganggu
  • 19.
     Pada Sephiasp. Dan Loligo sp. Terdapat tip of pen  untuk menyemburkan tinta  Tinta di laut terang berwarna gelap karena mengandung melanin  Tinta di laut gelap berwarna terang karena mengandung bakteri Mampu bergerak cepat dengan dorongan air yang disebut jet propulsion
  • 20.
     memiliki kakiberupa tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsanya.  memiliki sistem saraf yang berpusat di kepalanya menyerupai otak  Contoh spesies : Loligo sp. Sephia sp. Nautilus sp.
  • 21.
    Peranan molusca Menguntungkan : 1.Sumber makanan berprotein tinggi, misalnya tiram batu (Aemaea sp.), kerang (Anadara sp.), kerang hijau (Mytilus viridis) cumi-cumi (Loligo sp.), remis (Corbicula javanica), dan bekicot (Achatina fulica). 2. Perhiasan, misalnya tiram mutiara (Pinctada margaritifera) 3. Bahan baku teraso, misalnya cangkang Tridacna sp.
  • 22.
     Merugikan 1. Misalnyabekicot dan keong sawah yang merupakan hama dari tanaman. 2. Siput air adalah perantara cacing Fasciola hepatica
  • 23.