Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V antara model pembelajaran probing-prompting dan konvensional. Hasilnya menunjukkan siswa model probing-prompting mencapai skor rata-rata 23,13 atau sangat tinggi, sedangkan konvensional 17,38 atau sedang. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua model. Dapat disimpulkan model probing-prompting lebih berpengaruh terhadap