BY : MICHAELLE DELVI
8D
29
PENGERTIAN :
Prisma adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua bangun datar yang kongruen
dan sejajar dan bidang – bidang lain yang dua – dua berpotongan menurut garis
– garis yang sejajar.
Prisma Segi – tiga
•Banyak sisi => 5
•Banyak rusuk => 9
•Banyak titik sudut => 6
Luas = luas selumbung + 2(luas
alas)
Luas selumbung prisma
= (keliling alas) X (rusuk tegak)
=(keliling segitiga ABC) X
(rusuk tega DA)
Luas alas prisma = luas segitiga
ABC
Jadi, luas prisma =
(keliling  ABC) X (rusuk tegak
DA) X (luas  ABC)
Volume =(luas alas) X (tinggi).
Prisma segi – empat
Banyak sisi => 6
Banyak rusuk => 12
Banyak titik sudut =>8
Prisma segi - lima
Banyak sisi =>7
Banyak rusuk =>15
Banyak titik sudut =>10
Prisma segi – enam
Banyak sisi => 8
Banyak rusuk => 18
Banyak titik sudut => 12
Prisma segi – sembilan
Pengertian :
Limas adalah bangun ruang yang dibatasi sebuah bangun
datar sebagai alas dan bidang sisi – sisi tegak berupa
segitiga yang bertemu pada suatu titik yang disebut titik
puncak limas.
Limas segi – 3
Banyak sisi = 4
Banyak rusuk = 6
Banyak titik sudut = 4
 Luas = luas alas + luas
selubung limas
 Luas selubung limas =
1,5 x(keliling alas)
x(apotema)
 Volume = luas alas x
tinggi limas : 3
Limas segi – empat
Banyak sisi = 5
Banyak rusuk = 8
Panjang titik sudut = 5
Limas segi – 5
Banyak sisi = 6
Banyak rusuk = 10
Banyak titik sudut = 6
 Diagonal bidang alas / atas adalah ruas garis
yang menghubungkan dua buah titik sudut
yang tak bersebelahan pada bidang alas atau
atas.
 Diagonal ruang adalah ruas garis yang
menghubungkan titik – titik sudut pada
bidang atas yang terletak pada satu bidang
sisi tegak.
 bidang diagonal adalah bidang yang memuat
diagonal bidang alas dan atas.

8 d4

  • 1.
    BY : MICHAELLEDELVI 8D 29
  • 2.
    PENGERTIAN : Prisma adalahbangun ruang yang dibatasi oleh dua bangun datar yang kongruen dan sejajar dan bidang – bidang lain yang dua – dua berpotongan menurut garis – garis yang sejajar. Prisma Segi – tiga •Banyak sisi => 5 •Banyak rusuk => 9 •Banyak titik sudut => 6 Luas = luas selumbung + 2(luas alas) Luas selumbung prisma = (keliling alas) X (rusuk tegak) =(keliling segitiga ABC) X (rusuk tega DA) Luas alas prisma = luas segitiga ABC Jadi, luas prisma = (keliling  ABC) X (rusuk tegak DA) X (luas  ABC) Volume =(luas alas) X (tinggi).
  • 3.
    Prisma segi –empat Banyak sisi => 6 Banyak rusuk => 12 Banyak titik sudut =>8 Prisma segi - lima Banyak sisi =>7 Banyak rusuk =>15 Banyak titik sudut =>10
  • 4.
    Prisma segi –enam Banyak sisi => 8 Banyak rusuk => 18 Banyak titik sudut => 12 Prisma segi – sembilan
  • 5.
    Pengertian : Limas adalahbangun ruang yang dibatasi sebuah bangun datar sebagai alas dan bidang sisi – sisi tegak berupa segitiga yang bertemu pada suatu titik yang disebut titik puncak limas. Limas segi – 3 Banyak sisi = 4 Banyak rusuk = 6 Banyak titik sudut = 4  Luas = luas alas + luas selubung limas  Luas selubung limas = 1,5 x(keliling alas) x(apotema)  Volume = luas alas x tinggi limas : 3
  • 6.
    Limas segi –empat Banyak sisi = 5 Banyak rusuk = 8 Panjang titik sudut = 5 Limas segi – 5 Banyak sisi = 6 Banyak rusuk = 10 Banyak titik sudut = 6
  • 7.
     Diagonal bidangalas / atas adalah ruas garis yang menghubungkan dua buah titik sudut yang tak bersebelahan pada bidang alas atau atas.  Diagonal ruang adalah ruas garis yang menghubungkan titik – titik sudut pada bidang atas yang terletak pada satu bidang sisi tegak.  bidang diagonal adalah bidang yang memuat diagonal bidang alas dan atas.