Dokumen ini membahas teori mimetik dalam sastra yang dipelopori oleh Plato dan Aristoteles, di mana Plato melihat seni sebagai peniruan yang lebih rendah, sedangkan Aristoteles menganggap seni sebagai bentuk kreatif yang menyucikan jiwa manusia. Pendekatan ini menjelaskan bagaimana karya seni tidak hanya meniru kenyataan, tetapi juga membangun dunianya sendiri. Dengan perbedaan perspektif ini, dokumen ini mengeksplorasi pengaruh konsep-konsep tersebut terhadap pemahaman seni dan sastra sepanjang sejarah.