Dokumen ini menjelaskan proses audit kinerja yang meliputi struktur, tahapan, dan kriteria penilaian, dengan fokus pada pentingnya perencanaan dan pelaporan yang jelas. Audit kinerja dibagi menjadi empat fase: perencanaan, audit, pelaporan, dan tindak lanjut, yang masing-masing memiliki tujuan dan elemen khusus. Auditor perlu memiliki keahlian teknis, manajerial, dan interpersonal untuk menyusun laporan audit yang efektif dan memastikan rekomendasi perbaikan diimplementasikan.