Business Plan
BUNGA DIADARA DEMONI 
IIS MUNAWAROH 
NAFLIAH SATYAPURNA 
RIA VINOLA WIDIA WATI 
WILDAN WAHNI HUSODO
BAB I URAIAN DAN 
KEPEMILIKAN DARI 
BISNIS YANG DIUSULKAN 
 Kepemilikan dari Bisnis 
yang Dihasilkan 
BAB II PENILAIAN 
LINGKUNGAN BISNIS 
 Lingkungan Ekonomi 
 Ingkungan Industri 
BAB IIIRENCANA BISNIS 
 Struktur Organisasi 
 Proses Produksi 
 Visi Misi 
BAB IV RENCANA 
PEMASARAN 
 Pasar Target 
 Karakteristik Produk 
 Harga 
 Distribusi 
 Promosi 
BAB V RENCANA 
KEUANGAN 
 Kebutuhan Dana 
 Kelayakan
URAIAN DAN KEPEMILIKAN DARI BISNIS 
YANG DIUSULKAN 
 Kepemilikan dari Hasil yang Dihasilkan 
Villbed Food adalah perusahaan yang memproduksi makanan 
ringan yang mempunyai cita rasa yang tinggi serta cemilan yang 
menyehatkan. Selain murah, bahan baku bayam sangat mudah 
diperoleh, bayam pun tidak mengenal kondisi cuaca, bayam dapat 
tumbuh kapan saja. 
Bayam pun memiliki kandungan gizi yang sangat baik, kaya 
serat, kaya vitamin, beta karoten, mineral, zat besi, juga memiliki 
protein yang sangat tinggi. 
Daun Bayam Bebas Lemak. Bayam tidak memiliki lemak sama 
sekali, jadi bebas untuk dikonsumsi orang yang menderita penyakit 
kolesterol. Dalam bayam terkandung vitamin A yang baik untuk 
mata, selain itu vitamin C dan E untuk Anda yang ingin 
menghaluskan kulit. 
.
PENILAIAN LIGKUNGAN BISNIS 
 Lingkungan Ekonomi 
Dari hasil survei, dapat diketetahui bahwa uang saku 
Mahasiswa/i rata-rata 20.000/hari 
 Lingkungan Industri 
Lingkungan industri di UNJ. Sampai saat ini di 
lingkungan UNJ belum terdapat usaha yang menjual keripik 
bayam. Sehingga Perusahaan kami belum mempunyai pesaing 
di lingkungan UNJ. Ini memudahkan perusahaan kami untuk 
memasarkan produk tersebut. Karena biasanya, keripik 
bayam terdapat di daerah Bandung dijual sebagai oleh-oleh 
khas Bandung.
RENCANA MANAJEMEN 
 Struktur Organisasi 
Wildan Wahni 
Husodo 
Manager Utama 
Nafliah 
Satyapurna 
Manager Pemasaran 
Iis Munawaroh 
Manager Produksi 
Ria Vinola 
Widia Wati 
Manager Produksi 
Bunga Diadara 
Demoni 
Manager Keuangan
Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan : 
a. Manager Utama 
- Mengkordinasikan kegiatan pemasaran, produksi dan keuangan 
perusahaan 
- Bertanggungjawab sepenuh nya terhadap kegiatan perusahaan 
- Menentukan tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung 
- Mengkordinir seluruh manager perusahaan 
- Mengambil keputusan 
b. Manajer Pemasaran 
- Melakukan penjualan, promosi dan mendistribusikan produk 
- Bertanggung jawab atas kelancaran distribusi 
c. Manajer Produksi 
- Merencanakan dan melakukan produksi agar efisien 
- Bertanggung jawab atas kelancaran jalan nya produksi 
- Menentukan kualitas dan kuantitas produksi 
- Mengadakan pengawasan terhadap proses oprasional 
d. Manajer Keuangan 
- Mengelola laporan keuangan 
- Mencatat pengeluaran biaya-biaya
Maksud dan Tujuan 
1. Visi dan Misi 
Visi : Menjadi produsen cemilan sehat makanan terbaik serta menghasilkan 
produk yang berkualitas tinggi di Jakarta. 
Misi : 
Menciptakan produk yang berkualitas 
Menciptakan produk sesuai keinginan pelanggan. 
Menciptakan produk yang berbeda dengan yang lain. 
Memberikan kepuasan pelayanan kepada konsumen. 
2. Tujuan dan Manfaat 
Tujuan Usaha “Villbed Food” sebagai berikut : 
Menenerapkan ilmu pengetahuan tentang wirakeusahaan dan menambah 
pengalaman bagi pemilik usaha. 
Menginformasikan kepada para pembaca tentang usaha cemilan ringan sehat. 
Manfaat usaha “Villbed Food” sebagai berikut : 
Agar meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembukaan lapangan 
pekerjaan serta mengurangi pengangguran di Indonesia.
 Proses Produksi 
Bahan-Bahan
Cara Membuat
RENCANA PEMASARAN 
 Pasar Target 
Produk ini dipasarkan untuk seluruh Mahasiswa/i Universitass Negeri 
Jakarta. Jumlah mahasiswa/mahasiswi UNJ kurang lebih 5.000 
mahasiswa/mahasiswi 
Target produksi 40 bungkus/hari * 312/hari= 
Tahun Rencana Produksi Popeye Spinach 
2013 12.480 
2014 12.980 
2015 13.480 
2016 13.980 
2017 14.480
 Karakteristik Produk 
Produk yang kami tawarkan memiliki harga yang 
sangat terjangkau dibanding harga produk lain di 
pasaran. Namun kami bisa memastikan bahwa bahan yang 
kami gunakan berkualitas dan mempunyai cita rasa yang 
tidak kalah dengan keripik bayam yang harganya lebih 
mahal. Bahan yang kami gunakan adalah bahan bahan 
yang alami, tidak menggunakan bahan pengawet.
 Harga 
Harga yang ditawarkan terjangkau untuk kalangan Mahasiswa/i yaitu Rp 3.500, 
per bungkus. 
Harga Pokok Produksi Rp. 70.000,- / 40 = Rp. 1.750,-/bungkus 
Rincian Harga Jual : 
Penetapan Keuntungan Rp. 1.750,- x 100% = Rp 1750,- 
Penetapan Harga Jual Rp 1.750,- + Rp 1.750,- = Rp.3.500,-
 Distribusi 
Cara memasarkan produk kami dengan cara berkeliling 
menawarkan secara langsung kepada mahasiswa/i UNJ. 
 Promosi 
Dengan menggunakan Brosur dan social media seperti, 
Facebook, Twitter, Blackberry Mesengger dan 
memperkenalkan produk kami secara langsung.
RENCANA KEUANGAN 
 Kebutuhan Dana 
Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri. Total biaya 
pembangunan usaha Popeye Crispy tersebut sebesar Rp 458.000,- dengan rincian 
sebagai berikut : 
1. Biaya Tetap (Fixed Cost) 
- Kompor Rp 250.000,- 
- Pisau dapur Rp 10.000,- 
- Cobek Rp 20.000,- 
- Baskom Rp 10.000,- 
- Penggorengan Rp 35.000,- 
- Sodet Rp 10.000,- 
- Sendok Rp 8.000,- 
- Pisau Pencapit Rp 10.000,- 
- Brosur Rp 20.000,- 
- Gas Rp 15.000, + 
Total Rp 388.000,-
2. Biaya Variabel (Variable Cost) Per Hari 
- Bayam Rp 20.000,- 
- Tepung Kanji Rp 2.500,- 
- Tepung Beras Rp 2.000,- 
- Bawang putih Rp 3.000,- 
- Kemiri Rp 2.000,- 
- Kencur Rp 2.000,- 
- Ketumbar Rp 2.000,- 
- Air Kapur Sirih Rp 2.000,- 
- Minyak goreng Rp 11.000,- 
- Bumbu bubuk rasa Jagung Bakar, Keju, Pedas , Pedas Manis Rp 20.000- 
- Garam Rp 500,- 
- Plastik untuk membungkus Rp 3.000,-+ 
Total Rp 70.000,-
3. Total Biaya (Total Cost) 
TC = TFC + TVC 
TC = Rp 388.000,- + Rp 70.000,- 
TC = Rp 458.000,- 
 Kelayakan 
Target penjualan Popeye Crispy per hari adalah 40 bungkus. Waktu 
berjualan Senin-Sabtu. Atau dalam sebulan menjual 1.040 bungkus. 
Pendapatan Harian = Rp 3.500,- x 40 = Rp 140.000,- 
Pendapatan Bulanan = Rp 140.000,- x 26 = Rp 3.640.000,-
1. Penghitungan Harga 
Harga Pokok/Biaya Variabel/per hari 
= Rp 70.000,- 
Hpp per bungkus = Rp 1.820.000,- / 1040 
= Rp 1.750,- 
Laba yang diinginkan = Rp 3.500.- ─ Rp 1.750,- 
= Rp 1.750,- 
2. Analisis Titik Impas (Break-Event Point) 
BEP = Biaya Tetap = Rp 388.000,- = 222 bungkus 
Profit Rp 1.750,- 
Berarti akan BEP dalam = 222/40 = 6 hari 
3. Sumber Dana 
Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari 
dana sendiri dan dana pinjaman dari bank, yaitu: 
Modal sendiri : Rp 1.500.000 (100%)
Presentasi business plan (popeye crispy)

Presentasi business plan (popeye crispy)

  • 1.
  • 2.
    BUNGA DIADARA DEMONI IIS MUNAWAROH NAFLIAH SATYAPURNA RIA VINOLA WIDIA WATI WILDAN WAHNI HUSODO
  • 3.
    BAB I URAIANDAN KEPEMILIKAN DARI BISNIS YANG DIUSULKAN  Kepemilikan dari Bisnis yang Dihasilkan BAB II PENILAIAN LINGKUNGAN BISNIS  Lingkungan Ekonomi  Ingkungan Industri BAB IIIRENCANA BISNIS  Struktur Organisasi  Proses Produksi  Visi Misi BAB IV RENCANA PEMASARAN  Pasar Target  Karakteristik Produk  Harga  Distribusi  Promosi BAB V RENCANA KEUANGAN  Kebutuhan Dana  Kelayakan
  • 4.
    URAIAN DAN KEPEMILIKANDARI BISNIS YANG DIUSULKAN  Kepemilikan dari Hasil yang Dihasilkan Villbed Food adalah perusahaan yang memproduksi makanan ringan yang mempunyai cita rasa yang tinggi serta cemilan yang menyehatkan. Selain murah, bahan baku bayam sangat mudah diperoleh, bayam pun tidak mengenal kondisi cuaca, bayam dapat tumbuh kapan saja. Bayam pun memiliki kandungan gizi yang sangat baik, kaya serat, kaya vitamin, beta karoten, mineral, zat besi, juga memiliki protein yang sangat tinggi. Daun Bayam Bebas Lemak. Bayam tidak memiliki lemak sama sekali, jadi bebas untuk dikonsumsi orang yang menderita penyakit kolesterol. Dalam bayam terkandung vitamin A yang baik untuk mata, selain itu vitamin C dan E untuk Anda yang ingin menghaluskan kulit. .
  • 5.
    PENILAIAN LIGKUNGAN BISNIS  Lingkungan Ekonomi Dari hasil survei, dapat diketetahui bahwa uang saku Mahasiswa/i rata-rata 20.000/hari  Lingkungan Industri Lingkungan industri di UNJ. Sampai saat ini di lingkungan UNJ belum terdapat usaha yang menjual keripik bayam. Sehingga Perusahaan kami belum mempunyai pesaing di lingkungan UNJ. Ini memudahkan perusahaan kami untuk memasarkan produk tersebut. Karena biasanya, keripik bayam terdapat di daerah Bandung dijual sebagai oleh-oleh khas Bandung.
  • 6.
    RENCANA MANAJEMEN Struktur Organisasi Wildan Wahni Husodo Manager Utama Nafliah Satyapurna Manager Pemasaran Iis Munawaroh Manager Produksi Ria Vinola Widia Wati Manager Produksi Bunga Diadara Demoni Manager Keuangan
  • 7.
    Tugas dan TanggungJawab Jabatan : a. Manager Utama - Mengkordinasikan kegiatan pemasaran, produksi dan keuangan perusahaan - Bertanggungjawab sepenuh nya terhadap kegiatan perusahaan - Menentukan tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung - Mengkordinir seluruh manager perusahaan - Mengambil keputusan b. Manajer Pemasaran - Melakukan penjualan, promosi dan mendistribusikan produk - Bertanggung jawab atas kelancaran distribusi c. Manajer Produksi - Merencanakan dan melakukan produksi agar efisien - Bertanggung jawab atas kelancaran jalan nya produksi - Menentukan kualitas dan kuantitas produksi - Mengadakan pengawasan terhadap proses oprasional d. Manajer Keuangan - Mengelola laporan keuangan - Mencatat pengeluaran biaya-biaya
  • 8.
    Maksud dan Tujuan 1. Visi dan Misi Visi : Menjadi produsen cemilan sehat makanan terbaik serta menghasilkan produk yang berkualitas tinggi di Jakarta. Misi : Menciptakan produk yang berkualitas Menciptakan produk sesuai keinginan pelanggan. Menciptakan produk yang berbeda dengan yang lain. Memberikan kepuasan pelayanan kepada konsumen. 2. Tujuan dan Manfaat Tujuan Usaha “Villbed Food” sebagai berikut : Menenerapkan ilmu pengetahuan tentang wirakeusahaan dan menambah pengalaman bagi pemilik usaha. Menginformasikan kepada para pembaca tentang usaha cemilan ringan sehat. Manfaat usaha “Villbed Food” sebagai berikut : Agar meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembukaan lapangan pekerjaan serta mengurangi pengangguran di Indonesia.
  • 9.
     Proses Produksi Bahan-Bahan
  • 10.
  • 11.
    RENCANA PEMASARAN Pasar Target Produk ini dipasarkan untuk seluruh Mahasiswa/i Universitass Negeri Jakarta. Jumlah mahasiswa/mahasiswi UNJ kurang lebih 5.000 mahasiswa/mahasiswi Target produksi 40 bungkus/hari * 312/hari= Tahun Rencana Produksi Popeye Spinach 2013 12.480 2014 12.980 2015 13.480 2016 13.980 2017 14.480
  • 12.
     Karakteristik Produk Produk yang kami tawarkan memiliki harga yang sangat terjangkau dibanding harga produk lain di pasaran. Namun kami bisa memastikan bahwa bahan yang kami gunakan berkualitas dan mempunyai cita rasa yang tidak kalah dengan keripik bayam yang harganya lebih mahal. Bahan yang kami gunakan adalah bahan bahan yang alami, tidak menggunakan bahan pengawet.
  • 13.
     Harga Hargayang ditawarkan terjangkau untuk kalangan Mahasiswa/i yaitu Rp 3.500, per bungkus. Harga Pokok Produksi Rp. 70.000,- / 40 = Rp. 1.750,-/bungkus Rincian Harga Jual : Penetapan Keuntungan Rp. 1.750,- x 100% = Rp 1750,- Penetapan Harga Jual Rp 1.750,- + Rp 1.750,- = Rp.3.500,-
  • 14.
     Distribusi Caramemasarkan produk kami dengan cara berkeliling menawarkan secara langsung kepada mahasiswa/i UNJ.  Promosi Dengan menggunakan Brosur dan social media seperti, Facebook, Twitter, Blackberry Mesengger dan memperkenalkan produk kami secara langsung.
  • 15.
    RENCANA KEUANGAN Kebutuhan Dana Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri. Total biaya pembangunan usaha Popeye Crispy tersebut sebesar Rp 458.000,- dengan rincian sebagai berikut : 1. Biaya Tetap (Fixed Cost) - Kompor Rp 250.000,- - Pisau dapur Rp 10.000,- - Cobek Rp 20.000,- - Baskom Rp 10.000,- - Penggorengan Rp 35.000,- - Sodet Rp 10.000,- - Sendok Rp 8.000,- - Pisau Pencapit Rp 10.000,- - Brosur Rp 20.000,- - Gas Rp 15.000, + Total Rp 388.000,-
  • 16.
    2. Biaya Variabel(Variable Cost) Per Hari - Bayam Rp 20.000,- - Tepung Kanji Rp 2.500,- - Tepung Beras Rp 2.000,- - Bawang putih Rp 3.000,- - Kemiri Rp 2.000,- - Kencur Rp 2.000,- - Ketumbar Rp 2.000,- - Air Kapur Sirih Rp 2.000,- - Minyak goreng Rp 11.000,- - Bumbu bubuk rasa Jagung Bakar, Keju, Pedas , Pedas Manis Rp 20.000- - Garam Rp 500,- - Plastik untuk membungkus Rp 3.000,-+ Total Rp 70.000,-
  • 17.
    3. Total Biaya(Total Cost) TC = TFC + TVC TC = Rp 388.000,- + Rp 70.000,- TC = Rp 458.000,-  Kelayakan Target penjualan Popeye Crispy per hari adalah 40 bungkus. Waktu berjualan Senin-Sabtu. Atau dalam sebulan menjual 1.040 bungkus. Pendapatan Harian = Rp 3.500,- x 40 = Rp 140.000,- Pendapatan Bulanan = Rp 140.000,- x 26 = Rp 3.640.000,-
  • 18.
    1. Penghitungan Harga Harga Pokok/Biaya Variabel/per hari = Rp 70.000,- Hpp per bungkus = Rp 1.820.000,- / 1040 = Rp 1.750,- Laba yang diinginkan = Rp 3.500.- ─ Rp 1.750,- = Rp 1.750,- 2. Analisis Titik Impas (Break-Event Point) BEP = Biaya Tetap = Rp 388.000,- = 222 bungkus Profit Rp 1.750,- Berarti akan BEP dalam = 222/40 = 6 hari 3. Sumber Dana Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank, yaitu: Modal sendiri : Rp 1.500.000 (100%)