PROPOSAL
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
“Penyuluhan Hipertensi dan Pengukuran Kolestrol pada Ibu-Ibu Pengajian di Kel.
Penyengat Rendah tahun 2015”
Oleh :
Ns. Dasuki, M.Kep
Ns. Maulani, M,.Kep
Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An
Noprival, M.A TESL
Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep
Ns. Netty Siswandari, S.Kep
Ns. Netisa MW, S.Kep
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HARAPAN IBU JAMBI
TAHUN AJARAN 2015/2016
HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul :“Penyuluhan hipertensi dan Pengukuran
kolestrol pada ibu-ibu Pengajian di Kel. Penyengat
Rendah tahun 2015”
2. Ketua Tim Pengusul
a. Nama : Ns. Dasuki, M.Kep
b. NIDN : 1017088601
c. Jabatan/Golongan : -
d. Program Studi : Ilmu Keperawatan
e. Perguruan tinggi : STIKES Harapan Ibu Jambi
f. Bidang Keahlian : Keperawatan Medikal Bedah
3. Anggota Tim Pengusul
a. Jumlah anggota : Dosen 6 orang
b. Nama anggota I/bidang keahlian : Ns. Maulani, M,.Kep
c. Nama anggota II/bidang keahlian : Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An
Noprival, M.A TESL
Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep
Ns. Netty Siswandari, S.Kep
Ns. Netisa W, S.Kep
d. Mahasiswa yang terlibat : -
4. Lokasi Kegiatan
a. Wilayah mitra (Desa/Kec.) : Kelurahan Penyengat Rendah
b. Kabupaten/Kota : Jambi
c. Provinsi : Jambi
d. Jarak PT ke lokasi mitra (Km) : 15 KM
5. Luaran yang dihasilkan : Peserta Memahami tentang hipertensi dan diketahui kadar
kolestrol ibu-ibu pengajian di Kelurahan Penyengat
Rendah
6. Jangka waktu pelaksanaan : Satu bulan
7. Biaya Total : Rp 2.090.000
- Dikti : -
- Sumber lain (Institusi) : -
Jambi, ….. Desember 2015
Mengetahui Ketua Tim Pengusul
Ketua Program Studi
S1 Keperawatan
Ns. Rasyidah AZ, M.Kep Ns. Dasuki, M.Kep
NIDN. 1004088405 NIDN. 1017088601
Mengetahui
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Rara Marisdayana, M.Kes
NIDN. 1024039101
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Analisis Situasi
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat
menyebabkan kematian utama di Negara-negara maju maupun Negara berkembang. Menurut
survey yang dilakukan oleh Word Health Organization (WHO) pada tahun 2000, jumlah
penduduk dunia yang menderita hipertensi untuk pria sekitar 26,6% dan wanita sekitar 26,1%
dan diperkirakan pada tahun 2025 jumlahnya akan meningkat menjadi 29,2% (Apriany,
2012).
Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia terus terjadi peningkatan. Hasil Survei
Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) pada tahun 2000 sebesar 21% menjadi 26,4% dan 27,5%
pada tahun 2001 dan 2004. Selanjutnya, diperkirakan meningkat lagi menjadi 37% pada
tahun 2015 dan menjadi 42% pada tahun 2025. Menurut data Kementrian Kesehatan RI tahun
2009 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi sebesar 29,6% dan meningkat menjadi
34,1% tahun 2010. Data Dinas Kesehatan kota Semarang tahun 2009 menyebutkan
prevalensi hipertensi sebesar 12,85 % dengan jumlah kasus sebanyak 2063.
1.2 Permasalahan Mitra
Prevalensi Hipertensi atau tekanan darah di Indonesia cukup tinggi. Selain itu, akibat yang
ditimbulkannya menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi, merupakan salah satu
faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh
darah. Hipertensi sering tidak menunjukkan gejala, sehingga baru disadari bila telah
menyebabkan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung atau stroke. Tidak jarang
hipertensi ditemukan secara tidak sengaja pada waktu pemeriksaan kesehatan rutin atau
datang dengan keluhan lain.
Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, sebagian besar kasus hipertensi
di masyarakat belum terdiagnosis. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran tekanan darah pada
usia 18 tahun ke atas ditemukan prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 31,7%, dimana
hanya 7,2% penduduk yang sudah mengetahui memiliki hipertensi dan hanya 0,4% kasus
yang minum obat hipertensi.
BAB II
TARGET DAN LUARAN
Target dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu :
1. Peserta diharapkan mampu memahami tentang konsep hipertensi
2. Peserta diharapkan mampu menjaga pola makan yang baik untuk mencegah terjadinya
hipertensi
3. Diketahuinya kadar kolestrol peserta
4. Mengembangkan jaringan dan komunikasi dengan stakeholder
BAB III
METODE PELAKSANAAN
Rancangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan
tahapan sebagai berikut :
No Tahapan Materi/ Kegiatan Metode Tempat
1 Persiapan :
a. Persiapan bahan,
administrasi, surat
menyurat,materi, dll
b. Persiapan media
c. Persiapan Leaflet, Power
Point
d.Persiapan petugas
Mempersiapkan surat
tugas, surat izin
melakukan kegaiatan,
materi
LCD, Laptop,
Alat pemeriksaan
kolestrol
Lembar leaflet
Pembagian tugas dan
tanggung jawab
Studi literatur
Penelusuran
barang
inventaris
Studi literatur
Diskusi
STIKES
Harapan Ibu
Jambi
STIKES
Harapan Ibu
Jambi
STIKES
Harapan Ibu
Jambi
STIKES
Harapan Ibu
Jambi
2 Pelaksanaan :
a. Kegaiatan penyuluhan
1) Pembukaan
2) Pelaksanaan
3) Evaluasi
a. Melakukan
penyuluhan
b. Pengukuran kadar
kolestrol
Diskusi,
ceramah dan
tanya jawab
Rumah
warga di Kel.
Rengat
Rendah
3 Evaluasi :
a. Evaluasi hasil Evaluasi hasil kegaiatan
penyuluhan
Diskusi STIKES
harapan Ibu
Jambi
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN
4.1 Anggaran Biaya
Dana yang digunakan dalam kegaiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan
dibebankan pada renacana anggaran belanja STIKES Harapan Ibu Jambi. Adapun biaya
yang dibutuhkan dalam pengabdian ini adalah sebagai berikut:
RINCIAN ANGGARAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PENYULIHAN DAN PENGUKURAN KADAR ASAM URAT
No Kegiatan/ uraian Volume Unit Cost Jumlah
1 Alat pengukuran kolestrol 2 paket Rp 160.000 Rp 320.000
2 Alkohol swab 1 kotak Rp 25.000 Rp 25.000
3 Biaya ATK 1 Pkt Rp 150.000 Rp 150.000
4 lancet 2 bngks Rp 35.000 Rp 70.000
5 Konsumsi Kegiatan 50 Ktk Rp 12.000 Rp 600.000
6 Transportasi Nara sumber 7 orang Rp 100.000 Rp 700.000
7 Transportasi lurah 1 orang Rp 100.000 Rp 100.000
8 Dokumentasi dan Pelaporan 1 Pkt Rp 125.000 Rp 125.000
Jumlah Rp 2.090.000
4.2 Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada
bulan Desember Tahun 2015 dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
No Kegiatan
Jadwal Pelaksanaan
Hari I Hari II Hari III Hari IV
1 Persiapan
2 Pelaksanaan
Evaluasi
SAP PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI
Disusun Oleh :
Oleh :
Ns. Dasuki, M.Kep
Ns. Maulani, M,.Kep
Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An
Noprival, M.A TESL
Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep
Ns. Netty Siswandari, S.Kep
Ns. Netisa MW, S.Kep
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HARAPAN IBU JAMBI
TAHUN AJARAN 2015/2016
PRE PLANNING PENYULUHAN
FAKTOR RESIKO OBESITAS
DI RT 20 KELURAHAN SUNGAI PUTRI KEC. TELANAIPURA
A. LATAR BELAKANG
Kejadian hipertensi secara global cenderung meningkat, terutama dinegara maju dan
negara sedang mengalami transisi epidemiologi. Menurut The Joint National Committee
(JNC 7) on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure1
hipertensi dapat dikelompokkan dalam: prahipertensi apabila tekanan darah 120-139/80-
89 mmHg; hipertensi I adalah 140-159/90-99 mmHg dan hipertensi II adalah >160/>100
mmHg. Di Indonesia prevalensi hipertensi pada tahun 2002 dikalangan usia dewasa laki-
laki dan perempuan masing-masing sebesar 27 persen dan 29 persen2. Hasil Riset
Kesehatan Dasar pada tahun 2007 menunjukkan hasil prevalensi hipertensi di Indonesia
yaitu 31,3 persen pada laki-laki dan 31,9 persen pada perempuan.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko timbulnya hipertensi adalah keturunan,
lingkungan, kegemukan, peningkatan asupan natrium, merokok, alkohol, dan lain-lain.
Berbagai hasil penelitian menunjukkan pengetahuan subjek tentang hipertensi bervariasi.
Penelitian yang dilakukan di Australia pada pasien hipertensi menunjukkan 55 persen
dapat menyebutkan gejala hipertensi, dimana 55 persen percaya bahwa stress dapat
menyebabkan hipertensi. Penelitian di Sudan menunjukkan dua pertiga dari subjek
mempunyai skor pengetahuan yang tinggi tentang etiologi dan komplikasi dari hipertensi.
Setengah dari subjek mengetahui cara menangani hipertensi, namun subjek mempunyai
skor pengetahuan yang rendah tentang gejala hipertensi6. Hasil penelitian di Swedia
menunjukkan pengetahuan tentang tekanan darah tinggi terutama tidak berasal dari
fasilitas kesehatan, namun dari mass media.
B. TUJUAN PENULISAN
1. Tujuan umum
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta dapat mengerti dan
memahami tentang hipertensi.
2. Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta mampu:
a. Mengetahui tentang pengertian hipertensi
b. Pengetahui tentang penyebab hipertensi
c. Memahami pencegahan hipertensi.
d. Pengukuran kadar kolestrol
C. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Topik : Penyuluhan hipertensi dan pengukuran kolestrol
2. Sasaran/Target : Ibu-ibu pengajian di desa Penyengat Rendah
3. Metode : Ceramah, diskusi, dan tanya jawab dan pengukuran
4. Media dan alat :
- Laptop
- Leaflet
- LCD
- Sound system
- Alat Ukur kolestrol
5. Waktu dan tempat
Hari/Tanggal : 18 Desember 2015
Jam : 13.00 s.d 15.00 Wib
Tempat : Rumah Warga Desa Penyengat Rendah
6. Rincian Kegiatan :
- Persiapan : 3 Hari x 8 Jam = 24 Jam
- Pelaksanaan : 1 Hari x 2 Jam = 2 Jam
- Evaluasi : 1 Hari x 4 Jam = 8 Jam
Waktu yang diperlukan untuk rincian kegiatan adalah ; 34 / 50 = 0,68 sks
7. Pengorganisasian
a. Setting tempat
☺ ♥ ♦
О О О О О О
О О О О О О
О О О О О О
О О О О О О
Ket Gambar :
♥ : Moderator
♦ : Presenter
☺: Observer
О : Siswa
b. Strategi Pelaksanaan
Tahap kegiatan dan
waktu
Kegiatn penyuluhan Kegiatan audiens
Pendahuluan (15menit ) - Mengucapkan salam
- Membuat kontrak waktu
- Menjelaskan tujuan
pertemuan
- Menjawab salam
- Menyetujui kontrak
waktu
- Mendengarkan dan
memperhatikan
Pelaksanaan (80 menit) - Memberi kesempatan pada
presenter untuk
menjelaskan materi
- Memberi kesempatan
audiens untuk bertanya
- Menjawab pertanyaan
- Melakukan pengukuran
Kadar kolestrol
- Ikut serta
- Mendengarkan
- Bertanya
- Mendengarkan
- Dilakukan
pengukuran
Penutup (25 menit ) - Menyimpulkan hasil
diskusi
- Mengucapkan salam
- Mendengarkan dan
memperhatikan
- Menjawab salam
8. Uraian Tugas
1. Penanggung Jawab : Ns. Dasuki, M.Kep
Tugas:
Mengkoordinir kegiatan dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan acara
sejak perencanaan pertemuan, persiapan, pelaksanaan evaluasi dan pelaporan
2. Moderator : Ns. Netty Wulandari, S.Kep
Tugas :
- Membuka acara
- Menjelaskan tujuan penyuluhan yang akan dicapai
- Membuat kontrak waktu
- Memimpin dan mengarahkan jalannya kegiatan
- Menutup acara kegiatan
3. Presenter : Ns. Maulani, M.Kep
Ns. Mefri Puspita, M.Kep. Sp. An
Tugas:
Bertanggung jawab untuk mempersentasekan (memaparkan) materi penyuluhan
tentang Gouth Athritis.
4. Observer : Ns. Netisa W, S.Kep
Noprival, M.A TESL
Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep
Tugas:
- Mengamati proses pelaksanaan dari awal sampai akhir kegiatan
- Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan
D. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
- 80% masyarakat hadir dalam kegiatan penyuluhan
- Media dan alat tersedia sesuai dengan perencanaan
- Peran dan fungsi masing-masing sesuai dengan yang direncanakan
- Setting Tempat Sesuai dengan rencana
2. Evaluasi Proses
- Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang direncanakan
- Peserta dapat mengikuti acara penyuluhan sampai selesai
- Peserta mengikuti proses penyuluhan dengan aktif
- Peserta tidak ada yang meninggalkan tempat selama proses penyuluhan
- 80 % dari peserta yang hadir aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung
3. Evaluasi Hasil
- 80% mengikuti pemeriksaan pengukuran kadar asam urat.
- 70% memahami tentang pola hidup yang baik sebagai pencegahan obesitas
- 70% memahami tentang manajemen stres sebagai pencegahan obesitas.

Proposal pengabdian kepada masyarakat

  • 1.
    PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT “PenyuluhanHipertensi dan Pengukuran Kolestrol pada Ibu-Ibu Pengajian di Kel. Penyengat Rendah tahun 2015” Oleh : Ns. Dasuki, M.Kep Ns. Maulani, M,.Kep Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An Noprival, M.A TESL Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep Ns. Netty Siswandari, S.Kep Ns. Netisa MW, S.Kep PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HARAPAN IBU JAMBI TAHUN AJARAN 2015/2016
  • 2.
    HALAMAN PENGESAHAN 1. Judul:“Penyuluhan hipertensi dan Pengukuran kolestrol pada ibu-ibu Pengajian di Kel. Penyengat Rendah tahun 2015” 2. Ketua Tim Pengusul a. Nama : Ns. Dasuki, M.Kep b. NIDN : 1017088601 c. Jabatan/Golongan : - d. Program Studi : Ilmu Keperawatan e. Perguruan tinggi : STIKES Harapan Ibu Jambi f. Bidang Keahlian : Keperawatan Medikal Bedah 3. Anggota Tim Pengusul a. Jumlah anggota : Dosen 6 orang b. Nama anggota I/bidang keahlian : Ns. Maulani, M,.Kep c. Nama anggota II/bidang keahlian : Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An Noprival, M.A TESL Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep Ns. Netty Siswandari, S.Kep Ns. Netisa W, S.Kep d. Mahasiswa yang terlibat : - 4. Lokasi Kegiatan a. Wilayah mitra (Desa/Kec.) : Kelurahan Penyengat Rendah b. Kabupaten/Kota : Jambi c. Provinsi : Jambi d. Jarak PT ke lokasi mitra (Km) : 15 KM 5. Luaran yang dihasilkan : Peserta Memahami tentang hipertensi dan diketahui kadar kolestrol ibu-ibu pengajian di Kelurahan Penyengat Rendah 6. Jangka waktu pelaksanaan : Satu bulan 7. Biaya Total : Rp 2.090.000 - Dikti : - - Sumber lain (Institusi) : - Jambi, ….. Desember 2015 Mengetahui Ketua Tim Pengusul Ketua Program Studi S1 Keperawatan Ns. Rasyidah AZ, M.Kep Ns. Dasuki, M.Kep NIDN. 1004088405 NIDN. 1017088601 Mengetahui Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • 3.
    Rara Marisdayana, M.Kes NIDN.1024039101 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menyebabkan kematian utama di Negara-negara maju maupun Negara berkembang. Menurut survey yang dilakukan oleh Word Health Organization (WHO) pada tahun 2000, jumlah penduduk dunia yang menderita hipertensi untuk pria sekitar 26,6% dan wanita sekitar 26,1% dan diperkirakan pada tahun 2025 jumlahnya akan meningkat menjadi 29,2% (Apriany, 2012). Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia terus terjadi peningkatan. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) pada tahun 2000 sebesar 21% menjadi 26,4% dan 27,5% pada tahun 2001 dan 2004. Selanjutnya, diperkirakan meningkat lagi menjadi 37% pada tahun 2015 dan menjadi 42% pada tahun 2025. Menurut data Kementrian Kesehatan RI tahun 2009 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi sebesar 29,6% dan meningkat menjadi 34,1% tahun 2010. Data Dinas Kesehatan kota Semarang tahun 2009 menyebutkan prevalensi hipertensi sebesar 12,85 % dengan jumlah kasus sebanyak 2063. 1.2 Permasalahan Mitra Prevalensi Hipertensi atau tekanan darah di Indonesia cukup tinggi. Selain itu, akibat yang ditimbulkannya menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi, merupakan salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi sering tidak menunjukkan gejala, sehingga baru disadari bila telah menyebabkan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung atau stroke. Tidak jarang hipertensi ditemukan secara tidak sengaja pada waktu pemeriksaan kesehatan rutin atau datang dengan keluhan lain. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, sebagian besar kasus hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran tekanan darah pada usia 18 tahun ke atas ditemukan prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 31,7%, dimana
  • 4.
    hanya 7,2% pendudukyang sudah mengetahui memiliki hipertensi dan hanya 0,4% kasus yang minum obat hipertensi.
  • 5.
    BAB II TARGET DANLUARAN Target dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu : 1. Peserta diharapkan mampu memahami tentang konsep hipertensi 2. Peserta diharapkan mampu menjaga pola makan yang baik untuk mencegah terjadinya hipertensi 3. Diketahuinya kadar kolestrol peserta 4. Mengembangkan jaringan dan komunikasi dengan stakeholder
  • 6.
    BAB III METODE PELAKSANAAN Rancangankegiatan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tahapan sebagai berikut : No Tahapan Materi/ Kegiatan Metode Tempat 1 Persiapan : a. Persiapan bahan, administrasi, surat menyurat,materi, dll b. Persiapan media c. Persiapan Leaflet, Power Point d.Persiapan petugas Mempersiapkan surat tugas, surat izin melakukan kegaiatan, materi LCD, Laptop, Alat pemeriksaan kolestrol Lembar leaflet Pembagian tugas dan tanggung jawab Studi literatur Penelusuran barang inventaris Studi literatur Diskusi STIKES Harapan Ibu Jambi STIKES Harapan Ibu Jambi STIKES Harapan Ibu Jambi STIKES Harapan Ibu Jambi 2 Pelaksanaan : a. Kegaiatan penyuluhan 1) Pembukaan 2) Pelaksanaan 3) Evaluasi a. Melakukan penyuluhan b. Pengukuran kadar kolestrol Diskusi, ceramah dan tanya jawab Rumah warga di Kel. Rengat Rendah 3 Evaluasi : a. Evaluasi hasil Evaluasi hasil kegaiatan penyuluhan Diskusi STIKES harapan Ibu Jambi
  • 7.
    BAB IV BIAYA DANJADWAL PELAKSANAAN 4.1 Anggaran Biaya Dana yang digunakan dalam kegaiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dibebankan pada renacana anggaran belanja STIKES Harapan Ibu Jambi. Adapun biaya yang dibutuhkan dalam pengabdian ini adalah sebagai berikut: RINCIAN ANGGARAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENYULIHAN DAN PENGUKURAN KADAR ASAM URAT No Kegiatan/ uraian Volume Unit Cost Jumlah 1 Alat pengukuran kolestrol 2 paket Rp 160.000 Rp 320.000 2 Alkohol swab 1 kotak Rp 25.000 Rp 25.000 3 Biaya ATK 1 Pkt Rp 150.000 Rp 150.000 4 lancet 2 bngks Rp 35.000 Rp 70.000 5 Konsumsi Kegiatan 50 Ktk Rp 12.000 Rp 600.000 6 Transportasi Nara sumber 7 orang Rp 100.000 Rp 700.000 7 Transportasi lurah 1 orang Rp 100.000 Rp 100.000 8 Dokumentasi dan Pelaporan 1 Pkt Rp 125.000 Rp 125.000 Jumlah Rp 2.090.000 4.2 Jadwal Pelaksanaan Kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Desember Tahun 2015 dengan rincian kegiatan sebagai berikut: No Kegiatan Jadwal Pelaksanaan Hari I Hari II Hari III Hari IV 1 Persiapan 2 Pelaksanaan Evaluasi
  • 8.
    SAP PENYULUHAN TENTANGHIPERTENSI Disusun Oleh : Oleh : Ns. Dasuki, M.Kep Ns. Maulani, M,.Kep Ns. Mefrie Puspita, M.Kep, Sp. An Noprival, M.A TESL Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep Ns. Netty Siswandari, S.Kep Ns. Netisa MW, S.Kep PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HARAPAN IBU JAMBI TAHUN AJARAN 2015/2016
  • 9.
    PRE PLANNING PENYULUHAN FAKTORRESIKO OBESITAS DI RT 20 KELURAHAN SUNGAI PUTRI KEC. TELANAIPURA A. LATAR BELAKANG Kejadian hipertensi secara global cenderung meningkat, terutama dinegara maju dan negara sedang mengalami transisi epidemiologi. Menurut The Joint National Committee (JNC 7) on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure1 hipertensi dapat dikelompokkan dalam: prahipertensi apabila tekanan darah 120-139/80- 89 mmHg; hipertensi I adalah 140-159/90-99 mmHg dan hipertensi II adalah >160/>100 mmHg. Di Indonesia prevalensi hipertensi pada tahun 2002 dikalangan usia dewasa laki- laki dan perempuan masing-masing sebesar 27 persen dan 29 persen2. Hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2007 menunjukkan hasil prevalensi hipertensi di Indonesia yaitu 31,3 persen pada laki-laki dan 31,9 persen pada perempuan. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko timbulnya hipertensi adalah keturunan, lingkungan, kegemukan, peningkatan asupan natrium, merokok, alkohol, dan lain-lain. Berbagai hasil penelitian menunjukkan pengetahuan subjek tentang hipertensi bervariasi. Penelitian yang dilakukan di Australia pada pasien hipertensi menunjukkan 55 persen dapat menyebutkan gejala hipertensi, dimana 55 persen percaya bahwa stress dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian di Sudan menunjukkan dua pertiga dari subjek mempunyai skor pengetahuan yang tinggi tentang etiologi dan komplikasi dari hipertensi. Setengah dari subjek mengetahui cara menangani hipertensi, namun subjek mempunyai skor pengetahuan yang rendah tentang gejala hipertensi6. Hasil penelitian di Swedia menunjukkan pengetahuan tentang tekanan darah tinggi terutama tidak berasal dari fasilitas kesehatan, namun dari mass media.
  • 10.
    B. TUJUAN PENULISAN 1.Tujuan umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta dapat mengerti dan memahami tentang hipertensi. 2. Tujuan khusus Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta mampu: a. Mengetahui tentang pengertian hipertensi b. Pengetahui tentang penyebab hipertensi c. Memahami pencegahan hipertensi. d. Pengukuran kadar kolestrol C. PELAKSANAAN KEGIATAN 1. Topik : Penyuluhan hipertensi dan pengukuran kolestrol 2. Sasaran/Target : Ibu-ibu pengajian di desa Penyengat Rendah 3. Metode : Ceramah, diskusi, dan tanya jawab dan pengukuran 4. Media dan alat : - Laptop - Leaflet - LCD - Sound system - Alat Ukur kolestrol 5. Waktu dan tempat Hari/Tanggal : 18 Desember 2015 Jam : 13.00 s.d 15.00 Wib Tempat : Rumah Warga Desa Penyengat Rendah 6. Rincian Kegiatan : - Persiapan : 3 Hari x 8 Jam = 24 Jam - Pelaksanaan : 1 Hari x 2 Jam = 2 Jam - Evaluasi : 1 Hari x 4 Jam = 8 Jam Waktu yang diperlukan untuk rincian kegiatan adalah ; 34 / 50 = 0,68 sks 7. Pengorganisasian
  • 11.
    a. Setting tempat ☺♥ ♦ О О О О О О О О О О О О О О О О О О О О О О О О Ket Gambar : ♥ : Moderator ♦ : Presenter ☺: Observer О : Siswa b. Strategi Pelaksanaan Tahap kegiatan dan waktu Kegiatn penyuluhan Kegiatan audiens Pendahuluan (15menit ) - Mengucapkan salam - Membuat kontrak waktu - Menjelaskan tujuan pertemuan - Menjawab salam - Menyetujui kontrak waktu - Mendengarkan dan memperhatikan Pelaksanaan (80 menit) - Memberi kesempatan pada presenter untuk menjelaskan materi - Memberi kesempatan audiens untuk bertanya - Menjawab pertanyaan - Melakukan pengukuran Kadar kolestrol - Ikut serta - Mendengarkan - Bertanya - Mendengarkan - Dilakukan pengukuran Penutup (25 menit ) - Menyimpulkan hasil diskusi - Mengucapkan salam - Mendengarkan dan memperhatikan - Menjawab salam
  • 12.
    8. Uraian Tugas 1.Penanggung Jawab : Ns. Dasuki, M.Kep Tugas: Mengkoordinir kegiatan dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan acara sejak perencanaan pertemuan, persiapan, pelaksanaan evaluasi dan pelaporan 2. Moderator : Ns. Netty Wulandari, S.Kep Tugas : - Membuka acara - Menjelaskan tujuan penyuluhan yang akan dicapai - Membuat kontrak waktu - Memimpin dan mengarahkan jalannya kegiatan - Menutup acara kegiatan 3. Presenter : Ns. Maulani, M.Kep Ns. Mefri Puspita, M.Kep. Sp. An Tugas: Bertanggung jawab untuk mempersentasekan (memaparkan) materi penyuluhan tentang Gouth Athritis. 4. Observer : Ns. Netisa W, S.Kep Noprival, M.A TESL Ns. Dlisa Sulastri, S.Kep Tugas: - Mengamati proses pelaksanaan dari awal sampai akhir kegiatan - Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan D. KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi Struktur - 80% masyarakat hadir dalam kegiatan penyuluhan - Media dan alat tersedia sesuai dengan perencanaan - Peran dan fungsi masing-masing sesuai dengan yang direncanakan
  • 13.
    - Setting TempatSesuai dengan rencana 2. Evaluasi Proses - Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang direncanakan - Peserta dapat mengikuti acara penyuluhan sampai selesai - Peserta mengikuti proses penyuluhan dengan aktif - Peserta tidak ada yang meninggalkan tempat selama proses penyuluhan - 80 % dari peserta yang hadir aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung 3. Evaluasi Hasil - 80% mengikuti pemeriksaan pengukuran kadar asam urat. - 70% memahami tentang pola hidup yang baik sebagai pencegahan obesitas - 70% memahami tentang manajemen stres sebagai pencegahan obesitas.