SlideShare a Scribd company logo
1 of 40
RESUME KULIAH
METODE ILMIAH
• Bahasan minggu lalu, kita sudah mengenal
metode ilmiah dan mampu membedakan
mana pengetahuan yang bersifat ilmiah dan
non lmiah.
• Berdasarkan hal tersebut, kita dapat terhindar
dari tahayul dan dapat menikmati keagungan
ciptaan Tuhan Seru Sekalian Alam.
• Mendasari bahasan berikutnya, kita akan
mengenal alam semesta berdasarkan logika
metode ilmiah.
Tingkat Kebenaran Ilmu
Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan terbentuk dari hasil
perpaduan antara pengamatan dan
penalaran/logika (akal sehat), sehingga
tingkat kebenarannya relatif, tidak mutlak.
Tingkatan kebenaran Ilmu :
• Hukum (Hk Archimides, boyle, phytagoras)
• Teori (T. terbentuknya gn berapi, tata surya)
• Hipotesis (dugaan jawaban atas obyek
pengamatan)
MENGENAL ALAM
SEMESTA
S. AGUS BAMBANG SANTOSO
agusbambangsantoso@yahoo.co.id
Tujuan Instruksional Umum :
Setelah mengikuti kuliah diharapkan
mahasiswa memiliki pandangan lebih luas
dalam bidang IPA melalui pemahaman
reori-teori terbentuknya alam semesta,
sistem tatasurya serta pengetahuan yang
lebih jauh tentang bumi dengan segala
lapisan selubungnya.
Sub Pokok Bahasan
1. Alam semesta dan tata surya
2. Mengenal tatasurya
3. Bumi
Alam semesta dan
tata surya
Alam semesta (Jagad Raya)
Alam semesta /Jagad raya kita diperkirakan
berumur sekitar 15 miliar tahun. Isi jagad
raya yang sudah berhasil diamati, berupa
1. Materi nampak,
2. Materi gelap (dark mater)
Materi nampak
• Terdiri dari benda-benda angkasa yang
menghasilkan cahaya atau memantulkan
cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita
amati.
• Struktur benda angkasa dari kecil hingga besar
adalah sebagai berikut :
- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
(akan menyusun Tata surya, Galaksi atau
Cluster galaksi)
Materi gelap (dark mater)
• Terdiri dari benda-benda angkasa yang
supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya
menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya
gravitasinya begitu besarnya sehingga semua
materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat
keluar dari tarikannya.
• Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat
keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya.
• Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes)
• Meski tidak kelihatan justru materi gelap
mengisi sebagian besar jagad raya.
Menurut yang sekarang bisa diamati
meliputi 90 % dari materi jagad raya
berisi materi gelap. Di pusat galaksi
Bima sakti kita terdapat lubang hitam
yang sangat besar.
Materi gelap (dark mater)
lanjutan…
Gambar Tarikan Lobang Hitan
Tata Surya (solar system)
• Tata surya merupakan sistem edar planet -
planet yang mengelilingi satu/lebih bintang. Tata
surya kita pusat edar/orbitnya adalah matahari,
yang juga merupakan pusat konsentrasi massa
tata surya.
• Terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari
dan semua objek yang yang mengelilinginya.
Objek-objek tersebut termasuk delapan buah
planet yang sudah diketahui dengan orbit
berbentuk elips, meteor, asteroid, komet, planet-
planet kerdil atau katai, dan satelit-satelit alami.
Matahari/bintang
• Merupakan benda angkasa yang
menghasilkan radiasi / cahaya.
• Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang
memberi energi untuk mempertahankannya
dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh.
• Jika bintang kehabisan bahan bakar itu, maka
akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white
drawf), atau bintang netron, atau bahkan
menjadi lobang hitam, tergantung
massanya. Keruntuhan bintang yang besar
menjadi lobang hitam.
Distribusi masa dalam tatasurya
• Matahari merupakan 99.85% materi dari
seluruh tata surya.
• Planet-planet, disekitar matahariha
mengandung 0.135%.
• Jupiter yang merupakan planet terbesar
memiliki lebih lebaih dari 2 kali seluruh
planet lain jika digabung. Satellite planets,
comets, asteroid, meteoroid, dan media
antar planet mengandung 0.015%.
Distribusi massa dalam tata surya kita :
Sun: 99.85%
Planets: 0.135%
Comets: 0.01% ?
Satellites: 0.00005%
Minor Planets: 0.0000002% ?
Meteoroids: 0.0000001% ?
Interplanetary Medium: 0.0000001%
TEORI TERBENTUKNYA ALAM
SEMESTA
1. Teori Keadaan Tetap (Steady State Theory) atau
teori Ekspansi dan Kontraksi
• menyatakan bahwa alam semesta dimanapun
dan kapanpun selalu sama.
• Bahwa tiap-tiap galaksi yang terbentuk tumbuh
menjadi tua dan akhirnya mati.
• Jadi teori ini beranggapan bahwa alam semesta
itu tak terhingga besarnya dan juga tak terhingga
tuanya (tanpa awal dan akhir atau tetap). Jadi
mengikuti siklus alam.
• Siklus berlangsung dalam waktu 30.000 juta th
yll.
Siklus alam semesta, tdr dr
• masa ekspansi (terbentuk galaksi
dan bintang-bintang), terjadinya
ekspansi krn adanya tenaga yg
bersumber dr reaksi inti hidrogen
yg akhirnya membentuk berbagai
unsur lain yg komplek,
• masa kontraksi (galaksi dan
bintang-bintang meredup, unsur-
unsur yang terbentuk menyusut).
Teori ini mengikuti teori materialis
yang meniadakan penciptaan.
TEORI TERBENTUKNYA ALAM
SEMESTA (Lanjutan…)
2. Teori Big Bang/Ledakan
(Georges Edouard Lemaitre)
• Ledakan krn reaksi inti benda dg massa dan BJ
besar --- 1,37 miliar tahun yl
• Masa yang berserakan mengembang dgn sangat
cepat menjauhi pusat ledakan
• Stl berjuta-juta tahun, massa yg berserakan tsb
berkelompok-kelompok dg Bobot Jenis yg lebih
kecil.
• Kelompok-kelompok tersebut merupakan Galaksi
Tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big
Bang.
• Setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisa
radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam.
• Selain itu, radiasi ini haruslah tersebar merata di segenap penjuru
alam semesta.
• Bukti yang 'seharusnya ada' ini pada akhirnya diketemukan. Pada
tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson
menemukan gelombang ini tanpa sengaja.
• Radiasi ini, yang disebut 'radiasi latar kosmis', tidak terlihat
memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapi meliputi
keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi
ini adalah sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big
Bang.
• Penzias dan Wilson dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan
mereka.
2. Teori Big Bang/Ledakan (lanjutan…)
• Galaksi adalah
Kumpulan benda-benda di angkasa yang terdiri
atas beribu-ribu matahari dan bintang-bintang
yang beredar mengikuti pusatnya yang berupa
kabut gas pijar yang sangat besar dan dikelilingi
oleh kelompok-kelompok bintang yang sangat
dekat satu dengan yang lain (cluster) dan juga
dikelilingi oleh kabut gas pijar yang lebih kecil dari
pusatnya (nebule) dan tebaran ribuan bintang.
Galaksi tidak hanya satu, tetapi
beribu-ribu jumlahnya.
Hipotesis Fowler (1957) :
•Kabut gas hidrogen yg sangat besar, berotasi
hingga berbentuk bulat,
•Masa bagian luar berkontraksi karena gaya
beratnya, bergerak lambat, mengeluarkan
sinar/ panas radiasi, suhunya turun bentuk
tetap dan jadilah bintang.
•Masa bagian dalam terus menghasilkan
bintang-bintang baru scr pelan-pelan maupun
eksplosif.
Terjadi 12 ribu juta tahun yll
Galaksi (lanjutan)
• Terbentuk 400 jt thn stlh big bang
(Stephen Hawking)
• Jumlahnya beribu-ribu
• Galaksi dimana matahari kita berinduk
diberi nama BHIMA SAKTI / MILKY
WAY
Bentuk Galaksi
• Spiral
Bentuk amat besar dengan inti di tengah
(nukleus) dan lengan spiral dan cakram
(disk). Pada lengan terkonsentrasi debu
dan gas (nebulae), dimana terdapat
pembentukan bintang aktif. Tipikal
galaksi spiral terdiri dari 100.000 juta
bintang dan berdiameter 100.000 tahun
cahaya. Mempunyai halo galaktik yang
mengandung gas dan debu, bintang
individual dan globular cluster.
GALAKSI
BENTUK
SPIRAL
Spiral
GALAKSI
BENTUK
SPIRAL
• Elips
Merupakan galaksi yang sudah tua,
terbentuk dari bintang-bintang yang
sudah tua, lebih redup dibandingkan
dengan tipe spiral, dengan banyak
bintang merah besar, mengandung
sedikit awan gas dan debu interstellar,
pembentukan bintang baru sudah
berhenti.
Elips
GALAKSI BERBENTUK ELIPS
GALAKSI BERBENTUK ELIPS
• Irregular shape (Galaksi tak
beraturan).
Galaksi tak beraturan terdiri atas
bermilyar-milyar bintang muda, tidak
mempunyai bentuk yang pasti.
BENTUK GALAKSI TAK
BERATURAN
BENTUK GALAKSI TAK BERATURAN
Galaksi Bhima Sakti
• Induk matahari kita adalah galaksi Bhima
Sakti atau Milky Way.
• Bentuk Spiral.
• Garis tengah galaksi Bhima Sakti  100.000
tahun cahaya.
• Memiliki tidak kurang 100 ribu juta bintang
dan gumpalan-gumpalan kabut gas/galaksi
kecil yang jumlahnya banyak
• Berdekatan dengan galaksi Andromeda,
juga berbentuk spiral.
Galaksi Bhima Sakti
(lanjutan…)
• Jarak antara 2 galaksi tersebut 870.000 tahun
cahaya
Kecepatan cahaya = 300.000 km/s
= 1 milyar 80 juta km/jam
Pesawat supersonik = 3.500 km/h
Roket = 30.000 km/h
Jarak yang ditempuh cahaya dalam 1 jam akan
ditempuh oleh roket selama 36.000 jam = 4 tahun 2
bulan 12 hari
1 tahun cahaya berjarak = 1013 km
Terbentuknya Tata Surya
1. Hipotesis Nebular (Pertama kali dikemukakan
oleh Immanuel Kant (1727-1804) pada tahun
1775. Disempurnakan oleh Pierre Marquis de
Laplace pada tahun 1796. )
• Tata surya terbentuk dr kondensasi awan
panas/kabut gas yg sangat panas.
• Sebagian yg terpisah dan merupakan cincin yg
mengelilingi pusat, pusat tsb menjadi bintang
atau matahari dan yg mengelilingi pusat
berkondensasi meredup (dingin) menjadi
planet-planet seperti bumi, satelit atau bulan.
Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
2. Hipotesis Planetessimal (Thomas C.
Chamberlain dan Forest R. Moulton pada
tahun 1900)
• Mirip dengan Hip Nebuler, tata surya terbentu
dari kondensasi kabut gas yg sangat besar.
• Ada intervensi kondensasi kabut gas dari
pusat lain (induk gas lain) yg sedang lewat.
• Planetesimal merup. Benda-benda kecil yg
padat yg punya daya tarik masing2, shg
terbentuk benda-benda yg lebih besar dan
menjadi panas.
Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
3.Teori Tidal atau Hipotesis Pasang
Surut Bintang (James Jean dan Herold
Jaffries pada tahun 1919)
• Planet merupak percikan dari matahari
(sampai kini masih nampak)
• Percikan tsb disebut TIDAL.
• Tidal yg besar menjadi planet-planet
4. Hipotesis Kondensasi (dikemukakan
oleh astronom Belanda yang bernama
G.P. Kuiper pada tahun 1950 (hdp
1905-1973).
• Hipotesis kondensasi menjelaskan
bahwa tata surya terbentuk dari bola
kabut raksasa yang berputar
membentuk cakram raksasa.
Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
5. Hipotesis Bintang Kembar: (oleh Fred
Hoyle pada tahun 1956 (hdp (1915-2001) .
• Hipotesis mengemukakan bahwa dahulu
tata surya kita berupa dua bintang yang
hampir sama ukurannya dan berdekatan
yang salah satunya meledak meninggalkan
serpihan-serpihan kecil.
• Bintang yg tdk meledak jadi matahari dan
serpihan ledakan bintang lain jadi lanet.
Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
Prediksi Umur Bumi
• Teori Sedimen
Menghitung tebal lapisan sedimen yang
membetuk batuan
Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah
500 juta tahun yll
• T. Kadar Garam
Menghitung kenaikan kadar garam di laut
Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah
1000 juta tahun yll
• T. Thermal
Penurunan temperatur bumi
Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah
20.000 juta tahun yll
• T. Radioaktivitas
Perhitungan waktu peluruhan zat radioaktif
Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah 5
sampai 7 juta tahun yll.
Teori ini dianggap paling akurat untuk
memprediksi umur bumi.
Prediksi Umur Bumi (Lanjutan…)

More Related Content

What's hot

PPT TATA SURYA KELOMPOK 6
PPT TATA SURYA KELOMPOK 6PPT TATA SURYA KELOMPOK 6
PPT TATA SURYA KELOMPOK 6septiavitha
 
Teori dan Prinsip Hak Asasi Manusia
Teori dan Prinsip Hak Asasi ManusiaTeori dan Prinsip Hak Asasi Manusia
Teori dan Prinsip Hak Asasi Manusiadichasenja
 
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...Fitri Sintaa Handayani
 
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...YuliaKartika6
 
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITAS
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITASPENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITAS
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITASIsmaya Indri Astuti
 
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)Meda Aji Saputro
 
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di Dunia
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di DuniaMakalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di Dunia
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di DuniaAna Tolirenisa
 
Obyek Hukum Administrasi Negara
Obyek Hukum Administrasi  NegaraObyek Hukum Administrasi  Negara
Obyek Hukum Administrasi NegaraMuslimin B. Putra
 
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUM
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUMUjian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUM
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUMAlfirdausDaus
 
Bagian 4 realisme dan anti - realisme
Bagian 4   realisme dan anti - realismeBagian 4   realisme dan anti - realisme
Bagian 4 realisme dan anti - realismeNanda Reda
 
Teori geosentris & heliosentris
Teori geosentris & heliosentrisTeori geosentris & heliosentris
Teori geosentris & heliosentrisJaya Gemilang Toga
 
ENERGI TERBARUKAN (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)
ENERGI TERBARUKAN  (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)ENERGI TERBARUKAN  (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)
ENERGI TERBARUKAN (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)vikhi79
 
Agama : Hakikat Manusia Menurut Islam
Agama : Hakikat Manusia Menurut IslamAgama : Hakikat Manusia Menurut Islam
Agama : Hakikat Manusia Menurut IslamWachidatin N C
 
Persentasi Cahaya Dan Optik
Persentasi Cahaya Dan OptikPersentasi Cahaya Dan Optik
Persentasi Cahaya Dan Optikguest3ae858
 

What's hot (20)

PPT TATA SURYA KELOMPOK 6
PPT TATA SURYA KELOMPOK 6PPT TATA SURYA KELOMPOK 6
PPT TATA SURYA KELOMPOK 6
 
Teori dan Prinsip Hak Asasi Manusia
Teori dan Prinsip Hak Asasi ManusiaTeori dan Prinsip Hak Asasi Manusia
Teori dan Prinsip Hak Asasi Manusia
 
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...
Makalah Ilmu Kealaman Dasar "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA SERTA MENGENAL TATA ...
 
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
 
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITAS
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITASPENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITAS
PENGARUH KEGIATAN OSPEK TERHADAP ETIKA MAHASISWA BARU MEMASUKI DUNIA UNIVERSITAS
 
Ekologi
EkologiEkologi
Ekologi
 
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)
CONTOH PROPOSAL PKM-GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) (DIDANAI DIKTI 2017)
 
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di Dunia
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di DuniaMakalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di Dunia
Makalah Perkembangan Teknologi Tercanggih dan Terkini di Dunia
 
Obyek Hukum Administrasi Negara
Obyek Hukum Administrasi  NegaraObyek Hukum Administrasi  Negara
Obyek Hukum Administrasi Negara
 
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUM
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUMUjian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUM
Ujian akhir semester ganjil PENEMUAN HUKUM
 
Bagian 4 realisme dan anti - realisme
Bagian 4   realisme dan anti - realismeBagian 4   realisme dan anti - realisme
Bagian 4 realisme dan anti - realisme
 
Komponen ekosistem
Komponen ekosistemKomponen ekosistem
Komponen ekosistem
 
7.bab vii -pita_energi
7.bab vii -pita_energi7.bab vii -pita_energi
7.bab vii -pita_energi
 
Tata surya
Tata suryaTata surya
Tata surya
 
Teori geosentris & heliosentris
Teori geosentris & heliosentrisTeori geosentris & heliosentris
Teori geosentris & heliosentris
 
ENERGI TERBARUKAN (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)
ENERGI TERBARUKAN  (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)ENERGI TERBARUKAN  (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)
ENERGI TERBARUKAN (SHARING KNOWLEDGE-SCM EMP)
 
Agama : Hakikat Manusia Menurut Islam
Agama : Hakikat Manusia Menurut IslamAgama : Hakikat Manusia Menurut Islam
Agama : Hakikat Manusia Menurut Islam
 
Persentasi Cahaya Dan Optik
Persentasi Cahaya Dan OptikPersentasi Cahaya Dan Optik
Persentasi Cahaya Dan Optik
 
Zat dan wujudnya
Zat dan wujudnyaZat dan wujudnya
Zat dan wujudnya
 
Aliran kritisisme
Aliran kritisismeAliran kritisisme
Aliran kritisisme
 

Similar to Alam semesta dan tata surya

Bumi dan alam semesta
Bumi dan alam semestaBumi dan alam semesta
Bumi dan alam semestaAsti27
 
Geografi - pembentukkan jagad raya
Geografi - pembentukkan jagad rayaGeografi - pembentukkan jagad raya
Geografi - pembentukkan jagad rayaAthia Nabila Faqiha
 
Power point jagat raya dan tata surya
Power point jagat raya dan tata suryaPower point jagat raya dan tata surya
Power point jagat raya dan tata suryaalikaaa1
 
Bab 1 alam semesta
Bab 1 alam semestaBab 1 alam semesta
Bab 1 alam semestaAna Onana
 
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata SuryaMengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata SuryaArin Anggita
 
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)Dhea Yulia Ningsih
 
Tata surya dan jagat raya
Tata surya dan jagat rayaTata surya dan jagat raya
Tata surya dan jagat rayaKhaerun Nisa
 
Jagat raya,tata surya, dan galaksi
Jagat raya,tata surya, dan galaksiJagat raya,tata surya, dan galaksi
Jagat raya,tata surya, dan galaksieviza
 
Jagat raya dan tata surya
Jagat raya dan tata suryaJagat raya dan tata surya
Jagat raya dan tata suryaQothrun Nada
 
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semesta
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semestaPertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semesta
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semestaNurainun Adamy
 
Powerpoin matery jagat raya
Powerpoin matery jagat rayaPowerpoin matery jagat raya
Powerpoin matery jagat rayaDe Saputra
 
Kelompok 10 ipba
Kelompok 10 ipbaKelompok 10 ipba
Kelompok 10 ipbaNanda Reda
 

Similar to Alam semesta dan tata surya (20)

Bumi dan alam semesta
Bumi dan alam semestaBumi dan alam semesta
Bumi dan alam semesta
 
Geografi - pembentukkan jagad raya
Geografi - pembentukkan jagad rayaGeografi - pembentukkan jagad raya
Geografi - pembentukkan jagad raya
 
Power point jagat raya dan tata surya
Power point jagat raya dan tata suryaPower point jagat raya dan tata surya
Power point jagat raya dan tata surya
 
ilmu alamiah dasar
ilmu alamiah dasarilmu alamiah dasar
ilmu alamiah dasar
 
Jagat Raya
Jagat RayaJagat Raya
Jagat Raya
 
Bab 1 alam semesta
Bab 1 alam semestaBab 1 alam semesta
Bab 1 alam semesta
 
Jagat Raya
Jagat RayaJagat Raya
Jagat Raya
 
Jagad raya
Jagad rayaJagad raya
Jagad raya
 
Ghhh
GhhhGhhh
Ghhh
 
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata SuryaMengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
Mengenal Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
 
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Jagat Raya)
 
Tata surya dan jagat raya
Tata surya dan jagat rayaTata surya dan jagat raya
Tata surya dan jagat raya
 
Jagat raya,tata surya, dan galaksi
Jagat raya,tata surya, dan galaksiJagat raya,tata surya, dan galaksi
Jagat raya,tata surya, dan galaksi
 
Jagat raya dan tata surya
Jagat raya dan tata suryaJagat raya dan tata surya
Jagat raya dan tata surya
 
Powerpoint jagad raya
Powerpoint jagad rayaPowerpoint jagad raya
Powerpoint jagad raya
 
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semesta
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semestaPertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semesta
Pertemuan 4&5-6-bumi dlm alam semesta
 
Bab 6 tata surya
Bab 6 tata suryaBab 6 tata surya
Bab 6 tata surya
 
Powerpoin matery jagat raya
Powerpoin matery jagat rayaPowerpoin matery jagat raya
Powerpoin matery jagat raya
 
Kelompok 10 ipba
Kelompok 10 ipbaKelompok 10 ipba
Kelompok 10 ipba
 
Alam semesta
Alam semestaAlam semesta
Alam semesta
 

More from Yesica Adicondro

Konsep Balanced Score Card
Konsep Balanced Score Card Konsep Balanced Score Card
Konsep Balanced Score Card Yesica Adicondro
 
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriMakalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriYesica Adicondro
 
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriMakalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriYesica Adicondro
 
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Yesica Adicondro
 
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Yesica Adicondro
 
Makalah kelompok 3 gudang garam
Makalah kelompok 3 gudang garamMakalah kelompok 3 gudang garam
Makalah kelompok 3 gudang garamYesica Adicondro
 
Makalah Perusahaan Gudang Garam
Makalah Perusahaan Gudang GaramMakalah Perusahaan Gudang Garam
Makalah Perusahaan Gudang GaramYesica Adicondro
 
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPT
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPTMakalah kelompok 2 garuda citilink PPT
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPTYesica Adicondro
 
Makalah kelompok 2 garuda citilink
Makalah kelompok 2 garuda citilinkMakalah kelompok 2 garuda citilink
Makalah kelompok 2 garuda citilinkYesica Adicondro
 
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT Makalah kinerja operasi Indonesia PPT
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT Yesica Adicondro
 
Makalah kinerja operasi Indonesia
Makalah kinerja operasi IndonesiaMakalah kinerja operasi Indonesia
Makalah kinerja operasi IndonesiaYesica Adicondro
 
Business process reengineering PPT
Business process reengineering PPTBusiness process reengineering PPT
Business process reengineering PPTYesica Adicondro
 
Business process reengineering Makalah
Business process reengineering Makalah Business process reengineering Makalah
Business process reengineering Makalah Yesica Adicondro
 
Makalah Balanced Scorecard
Makalah Balanced Scorecard Makalah Balanced Scorecard
Makalah Balanced Scorecard Yesica Adicondro
 
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilink
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilinkAnalisis Manajemen strategik PT garuda citilink
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilinkYesica Adicondro
 

More from Yesica Adicondro (20)

Strategi Tata Letak
Strategi Tata LetakStrategi Tata Letak
Strategi Tata Letak
 
Konsep Balanced Score Card
Konsep Balanced Score Card Konsep Balanced Score Card
Konsep Balanced Score Card
 
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriMakalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
 
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi BakriMakalah kelompok Analisis Taksi Bakri
Makalah kelompok Analisis Taksi Bakri
 
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
 
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
Makalah Analisis PT Kereta API Indonesia
 
Makalah kelompok 3 gudang garam
Makalah kelompok 3 gudang garamMakalah kelompok 3 gudang garam
Makalah kelompok 3 gudang garam
 
Makalah Perusahaan Gudang Garam
Makalah Perusahaan Gudang GaramMakalah Perusahaan Gudang Garam
Makalah Perusahaan Gudang Garam
 
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPT
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPTMakalah kelompok 2 garuda citilink PPT
Makalah kelompok 2 garuda citilink PPT
 
Makalah kelompok 2 garuda citilink
Makalah kelompok 2 garuda citilinkMakalah kelompok 2 garuda citilink
Makalah kelompok 2 garuda citilink
 
Dmfi leaflet indonesian
Dmfi leaflet indonesianDmfi leaflet indonesian
Dmfi leaflet indonesian
 
Dmfi booklet indonesian
Dmfi booklet indonesian Dmfi booklet indonesian
Dmfi booklet indonesian
 
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT Makalah kinerja operasi Indonesia PPT
Makalah kinerja operasi Indonesia PPT
 
Makalah kinerja operasi Indonesia
Makalah kinerja operasi IndonesiaMakalah kinerja operasi Indonesia
Makalah kinerja operasi Indonesia
 
Business process reengineering PPT
Business process reengineering PPTBusiness process reengineering PPT
Business process reengineering PPT
 
Business process reengineering Makalah
Business process reengineering Makalah Business process reengineering Makalah
Business process reengineering Makalah
 
PPT Balanced Scorecard
PPT Balanced Scorecard PPT Balanced Scorecard
PPT Balanced Scorecard
 
Makalah Balanced Scorecard
Makalah Balanced Scorecard Makalah Balanced Scorecard
Makalah Balanced Scorecard
 
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilink
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilinkAnalisis Manajemen strategik PT garuda citilink
Analisis Manajemen strategik PT garuda citilink
 
analisis PPT PT Japfa
analisis PPT PT Japfaanalisis PPT PT Japfa
analisis PPT PT Japfa
 

Recently uploaded

power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.
power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.
power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.tency1
 
Penetapan tonisitas sediaan farmasi steril
Penetapan tonisitas sediaan farmasi sterilPenetapan tonisitas sediaan farmasi steril
Penetapan tonisitas sediaan farmasi steriljoey552517
 
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum Merdeka
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum MerdekaKelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum Merdeka
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum MerdekaErvina Puspita
 
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptx
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptxkonsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptx
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptxelisabethlumbantoruan
 
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdf
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdfMembaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdf
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdfindigobig
 
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptxMODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx12MIPA3NurulKartikaS
 
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisika
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisikaKuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisika
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisikajoey552517
 
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdf
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdfsistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdf
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdfMarisaRintania
 
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptx
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptxkup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptx
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptxINDIRAARUNDINASARISA
 
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptx
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptxPengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptx
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptxIPutuSuwitra1
 
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptx
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptxppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptx
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptxfais1231
 
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdfMutiaraArafah2
 
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XI
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XIPresentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XI
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XIariwidiyani3
 

Recently uploaded (13)

power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.
power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.
power point ini berisi tentang Kerugian akibat gulma.
 
Penetapan tonisitas sediaan farmasi steril
Penetapan tonisitas sediaan farmasi sterilPenetapan tonisitas sediaan farmasi steril
Penetapan tonisitas sediaan farmasi steril
 
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum Merdeka
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum MerdekaKelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum Merdeka
Kelas 7 Bumi dan Tata Surya SMP Kurikulum Merdeka
 
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptx
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptxkonsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptx
konsep termoregulasi gangguan keseimbangan suhu.pptx
 
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdf
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdfMembaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdf
Membaca-Pikiran-Orang-dengan-Trik-Psikologi.pdf
 
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptxMODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx
MODUL AJAR KELARUTAN DAN KSP KIMIA SMA.pptx
 
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisika
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisikaKuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisika
Kuliah ke-2 Pembelajaran vektor dalam fisika
 
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdf
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdfsistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdf
sistem Peredaran darah(sistem sirkualsi)pdf
 
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptx
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptxkup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptx
kup2 ketentuan umum perpajakan negara.pptx
 
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptx
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptxPengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptx
Pengertian ruang dan interaksi antar ruang.pptx
 
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptx
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptxppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptx
ppt erisepas selulitis rs mardi rahayu internship.pptx
 
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf
2 Laporan Praktikum Serum dan Plasma.pdf
 
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XI
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XIPresentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XI
Presentasi materi suhu dan kalor Fisika kelas XI
 

Alam semesta dan tata surya

  • 1. RESUME KULIAH METODE ILMIAH • Bahasan minggu lalu, kita sudah mengenal metode ilmiah dan mampu membedakan mana pengetahuan yang bersifat ilmiah dan non lmiah. • Berdasarkan hal tersebut, kita dapat terhindar dari tahayul dan dapat menikmati keagungan ciptaan Tuhan Seru Sekalian Alam. • Mendasari bahasan berikutnya, kita akan mengenal alam semesta berdasarkan logika metode ilmiah.
  • 2. Tingkat Kebenaran Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan terbentuk dari hasil perpaduan antara pengamatan dan penalaran/logika (akal sehat), sehingga tingkat kebenarannya relatif, tidak mutlak. Tingkatan kebenaran Ilmu : • Hukum (Hk Archimides, boyle, phytagoras) • Teori (T. terbentuknya gn berapi, tata surya) • Hipotesis (dugaan jawaban atas obyek pengamatan)
  • 3. MENGENAL ALAM SEMESTA S. AGUS BAMBANG SANTOSO agusbambangsantoso@yahoo.co.id
  • 4. Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti kuliah diharapkan mahasiswa memiliki pandangan lebih luas dalam bidang IPA melalui pemahaman reori-teori terbentuknya alam semesta, sistem tatasurya serta pengetahuan yang lebih jauh tentang bumi dengan segala lapisan selubungnya.
  • 5. Sub Pokok Bahasan 1. Alam semesta dan tata surya 2. Mengenal tatasurya 3. Bumi
  • 7. Alam semesta (Jagad Raya) Alam semesta /Jagad raya kita diperkirakan berumur sekitar 15 miliar tahun. Isi jagad raya yang sudah berhasil diamati, berupa 1. Materi nampak, 2. Materi gelap (dark mater)
  • 8. Materi nampak • Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. • Struktur benda angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut : - matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll (akan menyusun Tata surya, Galaksi atau Cluster galaksi)
  • 9. Materi gelap (dark mater) • Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. • Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya. • Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes)
  • 10. • Meski tidak kelihatan justru materi gelap mengisi sebagian besar jagad raya. Menurut yang sekarang bisa diamati meliputi 90 % dari materi jagad raya berisi materi gelap. Di pusat galaksi Bima sakti kita terdapat lubang hitam yang sangat besar. Materi gelap (dark mater) lanjutan…
  • 12. Tata Surya (solar system) • Tata surya merupakan sistem edar planet - planet yang mengelilingi satu/lebih bintang. Tata surya kita pusat edar/orbitnya adalah matahari, yang juga merupakan pusat konsentrasi massa tata surya. • Terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang yang mengelilinginya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, meteor, asteroid, komet, planet- planet kerdil atau katai, dan satelit-satelit alami.
  • 13. Matahari/bintang • Merupakan benda angkasa yang menghasilkan radiasi / cahaya. • Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh. • Jika bintang kehabisan bahan bakar itu, maka akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white drawf), atau bintang netron, atau bahkan menjadi lobang hitam, tergantung massanya. Keruntuhan bintang yang besar menjadi lobang hitam.
  • 14. Distribusi masa dalam tatasurya • Matahari merupakan 99.85% materi dari seluruh tata surya. • Planet-planet, disekitar matahariha mengandung 0.135%. • Jupiter yang merupakan planet terbesar memiliki lebih lebaih dari 2 kali seluruh planet lain jika digabung. Satellite planets, comets, asteroid, meteoroid, dan media antar planet mengandung 0.015%.
  • 15. Distribusi massa dalam tata surya kita : Sun: 99.85% Planets: 0.135% Comets: 0.01% ? Satellites: 0.00005% Minor Planets: 0.0000002% ? Meteoroids: 0.0000001% ? Interplanetary Medium: 0.0000001%
  • 16. TEORI TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA 1. Teori Keadaan Tetap (Steady State Theory) atau teori Ekspansi dan Kontraksi • menyatakan bahwa alam semesta dimanapun dan kapanpun selalu sama. • Bahwa tiap-tiap galaksi yang terbentuk tumbuh menjadi tua dan akhirnya mati. • Jadi teori ini beranggapan bahwa alam semesta itu tak terhingga besarnya dan juga tak terhingga tuanya (tanpa awal dan akhir atau tetap). Jadi mengikuti siklus alam. • Siklus berlangsung dalam waktu 30.000 juta th yll.
  • 17. Siklus alam semesta, tdr dr • masa ekspansi (terbentuk galaksi dan bintang-bintang), terjadinya ekspansi krn adanya tenaga yg bersumber dr reaksi inti hidrogen yg akhirnya membentuk berbagai unsur lain yg komplek, • masa kontraksi (galaksi dan bintang-bintang meredup, unsur- unsur yang terbentuk menyusut). Teori ini mengikuti teori materialis yang meniadakan penciptaan.
  • 18. TEORI TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA (Lanjutan…) 2. Teori Big Bang/Ledakan (Georges Edouard Lemaitre) • Ledakan krn reaksi inti benda dg massa dan BJ besar --- 1,37 miliar tahun yl • Masa yang berserakan mengembang dgn sangat cepat menjauhi pusat ledakan • Stl berjuta-juta tahun, massa yg berserakan tsb berkelompok-kelompok dg Bobot Jenis yg lebih kecil. • Kelompok-kelompok tersebut merupakan Galaksi
  • 19. Tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang. • Setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisa radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam. • Selain itu, radiasi ini haruslah tersebar merata di segenap penjuru alam semesta. • Bukti yang 'seharusnya ada' ini pada akhirnya diketemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. • Radiasi ini, yang disebut 'radiasi latar kosmis', tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapi meliputi keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi ini adalah sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. • Penzias dan Wilson dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan mereka. 2. Teori Big Bang/Ledakan (lanjutan…)
  • 20. • Galaksi adalah Kumpulan benda-benda di angkasa yang terdiri atas beribu-ribu matahari dan bintang-bintang yang beredar mengikuti pusatnya yang berupa kabut gas pijar yang sangat besar dan dikelilingi oleh kelompok-kelompok bintang yang sangat dekat satu dengan yang lain (cluster) dan juga dikelilingi oleh kabut gas pijar yang lebih kecil dari pusatnya (nebule) dan tebaran ribuan bintang. Galaksi tidak hanya satu, tetapi beribu-ribu jumlahnya.
  • 21. Hipotesis Fowler (1957) : •Kabut gas hidrogen yg sangat besar, berotasi hingga berbentuk bulat, •Masa bagian luar berkontraksi karena gaya beratnya, bergerak lambat, mengeluarkan sinar/ panas radiasi, suhunya turun bentuk tetap dan jadilah bintang. •Masa bagian dalam terus menghasilkan bintang-bintang baru scr pelan-pelan maupun eksplosif. Terjadi 12 ribu juta tahun yll
  • 22. Galaksi (lanjutan) • Terbentuk 400 jt thn stlh big bang (Stephen Hawking) • Jumlahnya beribu-ribu • Galaksi dimana matahari kita berinduk diberi nama BHIMA SAKTI / MILKY WAY
  • 23. Bentuk Galaksi • Spiral Bentuk amat besar dengan inti di tengah (nukleus) dan lengan spiral dan cakram (disk). Pada lengan terkonsentrasi debu dan gas (nebulae), dimana terdapat pembentukan bintang aktif. Tipikal galaksi spiral terdiri dari 100.000 juta bintang dan berdiameter 100.000 tahun cahaya. Mempunyai halo galaktik yang mengandung gas dan debu, bintang individual dan globular cluster.
  • 26. • Elips Merupakan galaksi yang sudah tua, terbentuk dari bintang-bintang yang sudah tua, lebih redup dibandingkan dengan tipe spiral, dengan banyak bintang merah besar, mengandung sedikit awan gas dan debu interstellar, pembentukan bintang baru sudah berhenti.
  • 29. • Irregular shape (Galaksi tak beraturan). Galaksi tak beraturan terdiri atas bermilyar-milyar bintang muda, tidak mempunyai bentuk yang pasti.
  • 31. BENTUK GALAKSI TAK BERATURAN
  • 32. Galaksi Bhima Sakti • Induk matahari kita adalah galaksi Bhima Sakti atau Milky Way. • Bentuk Spiral. • Garis tengah galaksi Bhima Sakti  100.000 tahun cahaya. • Memiliki tidak kurang 100 ribu juta bintang dan gumpalan-gumpalan kabut gas/galaksi kecil yang jumlahnya banyak • Berdekatan dengan galaksi Andromeda, juga berbentuk spiral.
  • 33. Galaksi Bhima Sakti (lanjutan…) • Jarak antara 2 galaksi tersebut 870.000 tahun cahaya Kecepatan cahaya = 300.000 km/s = 1 milyar 80 juta km/jam Pesawat supersonik = 3.500 km/h Roket = 30.000 km/h Jarak yang ditempuh cahaya dalam 1 jam akan ditempuh oleh roket selama 36.000 jam = 4 tahun 2 bulan 12 hari 1 tahun cahaya berjarak = 1013 km
  • 34. Terbentuknya Tata Surya 1. Hipotesis Nebular (Pertama kali dikemukakan oleh Immanuel Kant (1727-1804) pada tahun 1775. Disempurnakan oleh Pierre Marquis de Laplace pada tahun 1796. ) • Tata surya terbentuk dr kondensasi awan panas/kabut gas yg sangat panas. • Sebagian yg terpisah dan merupakan cincin yg mengelilingi pusat, pusat tsb menjadi bintang atau matahari dan yg mengelilingi pusat berkondensasi meredup (dingin) menjadi planet-planet seperti bumi, satelit atau bulan.
  • 35. Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…) 2. Hipotesis Planetessimal (Thomas C. Chamberlain dan Forest R. Moulton pada tahun 1900) • Mirip dengan Hip Nebuler, tata surya terbentu dari kondensasi kabut gas yg sangat besar. • Ada intervensi kondensasi kabut gas dari pusat lain (induk gas lain) yg sedang lewat. • Planetesimal merup. Benda-benda kecil yg padat yg punya daya tarik masing2, shg terbentuk benda-benda yg lebih besar dan menjadi panas.
  • 36. Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…) 3.Teori Tidal atau Hipotesis Pasang Surut Bintang (James Jean dan Herold Jaffries pada tahun 1919) • Planet merupak percikan dari matahari (sampai kini masih nampak) • Percikan tsb disebut TIDAL. • Tidal yg besar menjadi planet-planet
  • 37. 4. Hipotesis Kondensasi (dikemukakan oleh astronom Belanda yang bernama G.P. Kuiper pada tahun 1950 (hdp 1905-1973). • Hipotesis kondensasi menjelaskan bahwa tata surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa. Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
  • 38. 5. Hipotesis Bintang Kembar: (oleh Fred Hoyle pada tahun 1956 (hdp (1915-2001) . • Hipotesis mengemukakan bahwa dahulu tata surya kita berupa dua bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil. • Bintang yg tdk meledak jadi matahari dan serpihan ledakan bintang lain jadi lanet. Terbentuknya Tata Surya (lanjutan…)
  • 39. Prediksi Umur Bumi • Teori Sedimen Menghitung tebal lapisan sedimen yang membetuk batuan Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah 500 juta tahun yll • T. Kadar Garam Menghitung kenaikan kadar garam di laut Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah 1000 juta tahun yll
  • 40. • T. Thermal Penurunan temperatur bumi Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah 20.000 juta tahun yll • T. Radioaktivitas Perhitungan waktu peluruhan zat radioaktif Prediksi umur bumi dengan cara ini adalah 5 sampai 7 juta tahun yll. Teori ini dianggap paling akurat untuk memprediksi umur bumi. Prediksi Umur Bumi (Lanjutan…)