Koloid

2,637
-1

Published on

soal soal koloid

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,637
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Koloid

  1. 1. • Deviliana Sekar K.D (09) • Fauzia Anis Sekar N.(11) • Rizki Akbar Tedra (27) • Shinta Prabawati (28)
  2. 2. SOAL A
  3. 3. Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Sistem koloid adalah campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar)
  4. 4. Fase terdispersi Medium pendispersi Padat Cair Sol
  5. 5. Fase terdispersi Medium pendispersi Cair Cair Emulsi
  6. 6. Karena gas dengan gas akan bercampur secara homogen sedangkan koloid sendiri adalah campuran homogen dengan heterogen
  7. 7. Larutan Sejati Sistem Koloid Suspensi Kasar Campuran halus / Homogen Campurannya kasar / Heterogen Tampak Homogen 1 fase 2 fase 2 fase Mudah mengendap karena pengaruh gravitasi Tidak dapat mengendap Tidak mengendap Tidak dapat disaring Dapat disaring Tidak dapat disaring dengan penyaring biasa Tidak tampak oleh mata / mikroskop Tampak oleh mata / mikroskop -
  8. 8.  Ya, asap merupakan sistem koloid. Cara menentukannya yaitu dengan menggunakan uji coba efek tyndal, jika sinar dilewatkan melalui gas/asap, maka cahaya tersebut akan dipantulkan bukan di teruskan, maka dari itu asap pembakaran merupakan sistem koloid.
  9. 9. Sol adalah sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair atau zat padat. Sistem koloid dari pertikel padat yang terdispersi dalam zat cair disebut Sol cair . Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat padat disebut Sol padat. :
  10. 10. Emulsi adalah campuran antara partikel-partikel suatu zat cair (fase terdispersi) dengan zat cair lainnya (fase pendispersi) dimana satu campuran yang terdiri dari dua bahan tak dapat bercampur, dengan satu bahan tersebar di dalam fasa yang lain. :
  11. 11.  Buih adalah suatu jenis koloid dengan fase terdispersi berupa gas dan medium pendispersi berupa zat cair atau zat padat. Sistem koloid dengan fase terdispersi gas dan medium pendispersinya zat cair disebut Buih cair. Sedangkan sistem koloid dengan fase terdispersi gas dan medium pendispersinya zat padat disebut Buih padat. :
  12. 12.  Kanji  Cat  Tinta  Lem Cair  Putih Telur
  13. 13.  Santan  Susu  Minyak  Es ikan krim  mayones
  14. 14.  Batu apung  Busa sabun  Krim kocok  Krim kopi  Styrofoam
  15. 15.  Robert Brown lahir di Skotlandia, 21 Desember 1773 – meninggal di London, Inggris, 10 Juni 1858, pada umur 84 tahun beliau adalah botanis Skotlandia yang memberikan sumbangan penting terhadap botani melalui penemuan inti sel dan aliran sitoplasma, pengamatan pertama dari ”GerakanBrown” gimnosperma dan angiosper ma, dan melakukan studi awal palinologi . Dia juga memberikan banyak sumbangan terhadap taksonomi tumbuhan, termasuk penggolongan sejumlah familia tumbuhan yang masih diterima saat ini, dan banyak marga dan spesies tumbuhan Australia, hasil penjelajahannya beserta Matthew Flinders
  16. 16. Karena di dalam susu, antara zat terdipersi dan medium pendispersinya kuat, sehingga daya adsorpsinya terhadap medium juga besar.
  17. 17. Udara mengandung partikel-partikel seperti gas nitrogen, oksigen (O2), debu, dan zat lainnya. Keberadaan partikel tersebut menyebabkan cahaya yang dipancarkan matahari akan dihamburkan. Cahaya yang dihamburkan itulah yang terlihat oleh mata kita.
  18. 18.  Kemudian, warna kuning kemerahan dan biru yang terlihat disebabkan oleh sifat cahaya matahari. Cahaya matahari sebenarnya merupakan sinar tampak yang tersusun atas campuran warna dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Urutan panjang gelombang tampak dari yang terendah ke yang tertinggi (ungumerah)
  19. 19. “Adsorpsi” koloid pada proses penjernihan air sumur disebabkan oleh karbon aktif. Karbon aktif mempunyai luas permukaan yang sangat besar, sehingga daya adsorpsinya pun juga sangat kuat untuk menyerap kotoran-kotoran dalam air sumur.  Sifat
  20. 20.  Bisa, caranya dengan menggunakan elektroferesis. Cara kerjanya sama, yaitu larutan koloid yang bermuatan negatif (-) akan bergerak ke arah elektrode positif (+), begitu pula sebaliknya, larutan koloid yang bermuatan positif (+) akan bergerak ke arah elektrode negatif (-). Dengan demikian, campuran koloid positif (+) dan negatif (-) dapat di tentukan.
  21. 21. SOAL C
  22. 22. AgNO3 + HCl AgCl + HNO3
  23. 23. Kondensasi adalah pembuatan koloid dari patikel yang lebih halus dari pada koloid Dispersi adalah pembuatan koloid dari partikel yang lebih kasar.
  24. 24. Cara peptisasi adalah proses dispersinya endapan menjadi system koloid dengan penambahan zat pemecah. Zat pemecah yang dimaksud adalah elektrolit, terutama yang mengandung ion sejenis, atau pelarut tertentu Endapan NiS ditambahkan elektrolit H2S (mempunyai ion S2- yang sejenis) maka NiS maka H2S akan mengadsorpsi ion-ion S2- tersebut. Sehingga, endapan menjadi bermuatan negativ dan memisahkan diri untuk membentuk partikel-partikel koloid.
  25. 25. Sol Au dapat dibuat dengan mereduksi larutan garamnya menggunakan pereduksi organik formaldehida HCHO 2AuCl3 + 3HCHO + 3H2O 2Au (koloid) + 6HCl + 3HCOOH
  26. 26. Pembuatan tahu : merubah partikel menjadi lebih kecil (dari kedelai digiling menjadi tahu) sehingga disebut dispersi Pembuatan lem dari kanji : menggumpalkan partikel kecil (dari butiran menjadi gumpalan yang disebut lem) sehingga disebut kondensasi
  27. 27. 1 Jelaskan cara pembuatan sol belerang dengan metode kondensasi ! 2 Jika bagian tubuh kita terluka dan berdarah, maka darah yang mengalir berhentidan membentuk gumpalan. Jelaskan mengapa hal tersebut terjadi ! 3 Bu Ani memcuci baju dengan menggunakan detergen. Jelaskan cara kerja detergen dalam membersihkan baju ! 4 Jika air sumur kita keruh, maka untuk menjernihkannya kita masukkan tawas dan kaporit. Berikan alasannya ! 5 Jelaskan cara pembuatan koloid logam aluminium dengan reaksi hidrolisis ! Tuliskan persamaan reaksinya ! 6 Penderita penyakit DB harus minum jus jambu biji merah untuk menaikkan jumlah trombositnya. Jus jambu biji merah merupakan koloid yang dibuat dengan cara mekanik. Mengapa jus jambu biji merah tersebut dinamakan koloid ? Jelaskan !
  28. 28. Dengan cara menuangkan larutan jenuh belerang dalam alkohol ke dalam air. Belerang lebih larut dalam alkohol, sedangkan dalam air dapat membentuk koloid atau dapat juga dengan cara pendinginan berlebih.
  29. 29. Skema Pembekuan Darah
  30. 30. Molekul detergen terdapat ujung-ujung liofil (kepala) yang larut dalam air dan ujung liofob (ekor) yang dapat menarik lemak dan minyak. Ketika pakaian kotor direndam ke dalam detergen, bagian ekor akan tertarik ke noda berlemak, sedangkan kepala akan tertarik ke air. Setelah dikucek dan dibilas, noda berlemak akan diikat oleh detergen yang akhirnya akan larut dalam air. 
  31. 31.  Penambahan tawas ke dalam air akan menghasilkan koloid Al(OH)3 sehingga zat-zat penyebab air keruh, seperti zat padat, detergen, dan warna akan diserap.  Penambahan kaporit berfungsi sebagai disinfektan yakni untuk membunuh kuman dan bakteri serta materi organik lainnya. Apa perbedaan tawas dan kaporit ?
  32. 32. TAWAS KAPORIT
  33. 33. Penyaringan air secara kimiawi
  34. 34.  Sol Al(OH)3 atau koloid logam aluminium dapat diperoleh dari reaksi hidrolisis garam Al dalam air mendidih.  Persamaan reaksinya : AlCl3 + 3H2O Al(OH)3 (koloid) + 3HCl
  35. 35. Jus jambu biji bersifat koloid karena jus jambu biji dibuat dengan cara mekanik yakni digiling / diblender sehingga partikel yang mula-mula berukuran besar menjadi berukuran koloid.
  36. 36. 1 . 2 . 3 . 4 Apa yang dimaksud koloid liofil dan koloid liofob? Berikan contohnya. Bedakan pembuatan koloidutan. Berikan contohnya. menurut cara mekanik dengan cara penggantian pelarut. Berikan contohnya. Jelaskan bagaimana pembentukan sol belerang dengan cara mekanik. Gambarkan bagan proses penjernihan air. 5 . 6 7 Mengapa agar-agar termasuk koloid hidrofil? Jelaskan. Pembuatan sol logam platina diakuan dengan menggunakan Busur Bredig. Jelaskan prinsip kerja busur Bredig tersebut. Jika minyak kelapa dicampur air, maka akan terbentuk dua lapisan yang tidak saling melarut. Bagaimana cara membuat emulsi dari minyak kelapa dan air? Jelaskan .
  37. 37. a. Koloid liofil adalah koloid yang suka kepada medium (daya adsorbsi terhadap medium besar). Jika medium pendispersinya air , maka disebut hidrofil. Contoh : lem, agar-agar, gelatin, kanji (umumnya berupa zat organik) b. Koloid liofob adalah koloid yang tidak suka kepada medium (daya adsorbsi terhadap medium kecil). Jika medium pendispersinya air , maka disebut hidrofob.
  38. 38.  Cara mekanik dilakukan dengan memperkecil zat terdispersi sebelum didispersikan ke dalam medium pendispersi. Contohnya : pembuatan sol belerang dengan cara digerus.  Cara merubah larutan dilakukan dengan merubah larutan sejati menjadi partikel koloid dengan suatu reaksi tertentu. Contoh : pembuatan sol Fe(OH)3 dengan cara memanaskan larutan FeCl3.
  39. 39. Cara ini dilakukan dengan memperkecil zat terdispersi sebelum didispersikan ke dalam medium pendispersi. Partikel kasar digerus sampai tingkat kehalusan tertentu lalu didispersikan ke medium.
  40. 40. Tawas [K2SO4Al2(SO4)3] Air [H2O] Al(OH)3 koagulasi Kotoran bermuatan negatif Air Jernih
  41. 41. Karena agar-agar medium pendispersinya air, sehingga interaksi antara zat terdispersi dan medium pendispersinya kuat (sol liofil).
  42. 42. Logam yang akan dikoloidkan diletakkan pada kedua ujung elektrode dan kemudian diberi arus listrik yang cukup kuat sehinggaterjadi loncatan bunga api listrik. Suhu tinggi akibat adanya loncatan bunga api listrik mengakibatkan logam akan menguap dan selanjutnya terdispersi ke dalam air membentuk suatu koloid logam.
  43. 43.  Untuk membuat emulsi minyak kelapa dan air maka digunakan koloid pelindung. Koloid pelindung digunakan untuk menstabilkan emulsi (emulgator). Emulgator yang digunakan adalah soybean.

×