Total Quality Management
Manajemen Kualitas Modul 2
putratoha@gmail.com
Total Quality Management (Manajemen Kualitas
Terpadu)
Adalah suatu penerapan metode kuantitatif dan sumber
daya manusia untuk memperbaiki dalam penyediaan
bahan baku,pelayanan,proses dalam organisasi pada
tingkatan tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
sekarang dan di masa mendatang.
Penekanan utama dalam TQM
i. TQM adalah Filosofi atau budaya dan sikap kerja bukan program
ii. menjadikan segala sesuatu dengan baik sejak awal
iii. Semua anggota organisasi harus terlibat secara aktif
iv. Mengadakan perbaikan secara terus-menerus dan berkesinambungan
Tiga pantangan dalam TQM
1. Pantang menerima
2. Pantang memproses
3. Pantang menyerahkan produk cacat
Perubahan budaya dalam TQM
NO DARI BERUBAH MENJADI
1. Kerahasiaan atau bersifat
selentingan
Komunikasi Terbuka
2. Pengendalian Pemberdayaan
3. Inspeksi Pencegahan
4. Fokus internal Fokus eksternal
5. Biaya dan penjadwalan Kesesuaian kualitas
6. Stabilitas Perubahan dan perbaikan scara terus-
menerus
7. Hubungan bersifat persaingan Hubungan kerjasama
8. Pengalokasian dan saling lempar
tanggung jawab
Penyelesaian semua masalah hingga
akar-akarnya
Sembilan Prinsip keberhasilan
dalam TQM
• Komitmen dari manajemen Puncak (Top Management
Commitment)
• Berfokus pada Pelanggan (Costumer Focus)
• Hubungan dengan Pemasok (Supplier Relationship)
• Menggunakan praktek bisnis terbaik (Benchmarking)
Pelatihan yang berorientasi Kualitas • (Quality Oriented
Training)
• Berfokus pada karyawan (Employee Focus)
• Kesalahan Nol (Zero Defect)
• Perbaikan Proses (Process Improvement)
• Pengukuran Kualitas (Quality Measurement)
HAMBATAN ALPLIKASI TQM
• Bila filosofi TQM dipandang sebagai suatu kegiatan
yang membutuhkan waktu
• Bila filosofi TQM diterapkan dalam suatu
lingkungan birokratis
• Bila filosofi TQM dipandang sebagai suatu program
yang dilaksanakan secara formal
• Bila filosofi TQM dilaksanakan secara kaku
• Bila filosofi TQMdipandang tidak berhubungan
dengan orang atau personil
• Bila filosofi TQM dipandang sebagai hanya
dilakukan untuk kelompok orang ahli atau spesialis
REALISASI TQM
• Atribut Efisiensi TQM Menurut Oaklan (1994)
1. – Dukungan (Commitment)
2. – Konsistensi (Consistency)
3. – Kemampuan (Competence)
4. – Hubungan (Contact)
5. – Komunikasi (Communication)
6. – Kepercayaan (Credibility)
7. – Perasaan (Compassion)
8. – Kesopanan (Courtesy)
9. – Kerja sama (Co-operation)
10. – Kemampuan (Capability)
11. – Kepercayaan (Confidence)
12. – Kritikan (Criticsm)
Siklus Total Quality Manajemen
Kunci keberhasilan pelayanan kepada
pelanggan
• Menetapkan siapakah pelanggan
organisasi atau perusahaan tersebut
• Menanyakan kepada para pelanggan apa
yang menjadi keinginan dan harapan
• Memberitahukan secara jujur kepada
pelanggan
KAIZEN
 Perbaikan Lingkungan Kerja dan Produktivitas Karyawan
 Kaizen berasal dari bahasa Jepang "kai" yang artinya "perubahan" atau
"perbaikan" dan "zen" yang artinya : "baik".
 Kaizen merupakan sistem pengambangan produktivitas, kualitas,
teknologi, proses produksi, budaya kerja, keamanan kerja, dan
kepemimpinan yang dilakukan terus menerus.
 Salah satu metode perubahan dan perbaikan yang dilakukan banyak
perusahaan adalah menerapkan 5S / 5R.
 5S / 5R adalah cara untuk meningkatkan produktivitas dengan melakukan
kegiatan menata tempat kerja. Karena lingkungan kerja yang nyaman,
dan teratur, dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang tinggi di
perusahaan.
5S/5R
 Jepang selama ini kita kenal sebagai salah
satu negara didunia yang memiliki etos kerja
yang hebat.
 5S berasal dari 5 kata dalam bahasa Jepang,
yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan
Shitsuke.
 5S itu diterjemahkan sebagai 5R, Ringkas,
Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Banyak
perusahaan sudah mengadopsi budaya kerja
5R ini
Reengineering VS TQM
• Reengineering : Membutuhkan usaha yang
besar pada satu waktu (Usaha keras dan
mendetail)
• TQM : Usaha yang tidak pernah berakhir
MARET 2015

Total quality management

  • 1.
    Total Quality Management ManajemenKualitas Modul 2 putratoha@gmail.com
  • 2.
    Total Quality Management(Manajemen Kualitas Terpadu) Adalah suatu penerapan metode kuantitatif dan sumber daya manusia untuk memperbaiki dalam penyediaan bahan baku,pelayanan,proses dalam organisasi pada tingkatan tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekarang dan di masa mendatang.
  • 3.
    Penekanan utama dalamTQM i. TQM adalah Filosofi atau budaya dan sikap kerja bukan program ii. menjadikan segala sesuatu dengan baik sejak awal iii. Semua anggota organisasi harus terlibat secara aktif iv. Mengadakan perbaikan secara terus-menerus dan berkesinambungan
  • 4.
    Tiga pantangan dalamTQM 1. Pantang menerima 2. Pantang memproses 3. Pantang menyerahkan produk cacat
  • 5.
    Perubahan budaya dalamTQM NO DARI BERUBAH MENJADI 1. Kerahasiaan atau bersifat selentingan Komunikasi Terbuka 2. Pengendalian Pemberdayaan 3. Inspeksi Pencegahan 4. Fokus internal Fokus eksternal 5. Biaya dan penjadwalan Kesesuaian kualitas 6. Stabilitas Perubahan dan perbaikan scara terus- menerus 7. Hubungan bersifat persaingan Hubungan kerjasama 8. Pengalokasian dan saling lempar tanggung jawab Penyelesaian semua masalah hingga akar-akarnya
  • 6.
    Sembilan Prinsip keberhasilan dalamTQM • Komitmen dari manajemen Puncak (Top Management Commitment) • Berfokus pada Pelanggan (Costumer Focus) • Hubungan dengan Pemasok (Supplier Relationship) • Menggunakan praktek bisnis terbaik (Benchmarking) Pelatihan yang berorientasi Kualitas • (Quality Oriented Training) • Berfokus pada karyawan (Employee Focus) • Kesalahan Nol (Zero Defect) • Perbaikan Proses (Process Improvement) • Pengukuran Kualitas (Quality Measurement)
  • 7.
    HAMBATAN ALPLIKASI TQM •Bila filosofi TQM dipandang sebagai suatu kegiatan yang membutuhkan waktu • Bila filosofi TQM diterapkan dalam suatu lingkungan birokratis • Bila filosofi TQM dipandang sebagai suatu program yang dilaksanakan secara formal • Bila filosofi TQM dilaksanakan secara kaku • Bila filosofi TQMdipandang tidak berhubungan dengan orang atau personil • Bila filosofi TQM dipandang sebagai hanya dilakukan untuk kelompok orang ahli atau spesialis
  • 8.
    REALISASI TQM • AtributEfisiensi TQM Menurut Oaklan (1994) 1. – Dukungan (Commitment) 2. – Konsistensi (Consistency) 3. – Kemampuan (Competence) 4. – Hubungan (Contact) 5. – Komunikasi (Communication) 6. – Kepercayaan (Credibility) 7. – Perasaan (Compassion) 8. – Kesopanan (Courtesy) 9. – Kerja sama (Co-operation) 10. – Kemampuan (Capability) 11. – Kepercayaan (Confidence) 12. – Kritikan (Criticsm)
  • 9.
  • 10.
    Kunci keberhasilan pelayanankepada pelanggan • Menetapkan siapakah pelanggan organisasi atau perusahaan tersebut • Menanyakan kepada para pelanggan apa yang menjadi keinginan dan harapan • Memberitahukan secara jujur kepada pelanggan
  • 11.
    KAIZEN  Perbaikan LingkunganKerja dan Produktivitas Karyawan  Kaizen berasal dari bahasa Jepang "kai" yang artinya "perubahan" atau "perbaikan" dan "zen" yang artinya : "baik".  Kaizen merupakan sistem pengambangan produktivitas, kualitas, teknologi, proses produksi, budaya kerja, keamanan kerja, dan kepemimpinan yang dilakukan terus menerus.  Salah satu metode perubahan dan perbaikan yang dilakukan banyak perusahaan adalah menerapkan 5S / 5R.  5S / 5R adalah cara untuk meningkatkan produktivitas dengan melakukan kegiatan menata tempat kerja. Karena lingkungan kerja yang nyaman, dan teratur, dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang tinggi di perusahaan.
  • 12.
    5S/5R  Jepang selamaini kita kenal sebagai salah satu negara didunia yang memiliki etos kerja yang hebat.  5S berasal dari 5 kata dalam bahasa Jepang, yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke.  5S itu diterjemahkan sebagai 5R, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Banyak perusahaan sudah mengadopsi budaya kerja 5R ini
  • 13.
    Reengineering VS TQM •Reengineering : Membutuhkan usaha yang besar pada satu waktu (Usaha keras dan mendetail) • TQM : Usaha yang tidak pernah berakhir
  • 14.