Embed presentation
Download to read offline


![Apabila proses ini dilanjutkan secara berurutan hingga persamaan r = y −qx , maka akan kita
peroleh
mx + ny = rj.
dimana m dan n adalah bilangan-bilangan bulat. (toreme terbukti)
Untuk FPB(y, x) =1 maka ada bilangan bulat m,n sedemikian hingga mx + ny =1.
Fakta ini akan membuktikan relatif prima pada bilangan-bilangan bulat.
Bukti
Misalkan w = FPB(x, y), maka w1. Karena w = FPB(x, y), maka w adalah bilangan bulat
positif. Jadi haruslah w =1. (teorema terbukti)
Teorema IV
Jika ypx dan FPB(x, y) = 1 maka yp
Bukti
FPB(x, y) = 1 maka ada bilangan-bilangan bulat m dan n sedemikian hingga
1 = mx + ny (4)
Jika kedua ruas persamaan (4) dikalikan dengan p, maka kita peroleh
p = p(mx + ny) = m(px) + p(ny)
Karena ypx (yang diketahui) maka ym(px) (Lihat teorema xy maka xpy ∀ bil. Bulat
p) dan karena ypx maka yp(ny). Karena ym(px) dan yp(ny) maka y[m(px) + p(ny)]
atau yp (Lihat teorema xy dan xz maka x(y + z) ). (teorema terbukti)
Teorema V
Jika zx dan wx, FPB(z, w) = 1 maka zwx.
Bukti
zx berarti ada bilangan bulat p sedemikian hingga x = pz (definisi Habis bagi). wx berarti
wpz, karena FPB(z,w) = 1 maka wp (Lihat torema IV di atas), misalkan p = kw, dengan k
sembarang bilangan bulat, maka
x = pz = (kw)z = (wz)k
x = (wz)k, untuk sebarang bilangan bulat k, berarti wzx (definis habis bagi). (jadi teorema
terbukti)](https://image.slidesharecdn.com/97b4c2b8-8e66-4a96-9797-5bb4764aa8e8-160419154739/85/Teorema-I-3-320.jpg)

Dokumen tersebut membahas 6 teorema yang berkaitan dengan bilangan prima dan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar). Teorema pertama membuktikan hubungan antara FPB(y,x) dengan FPB(x,r) jika y = qx + r. Teorema selanjutnya membahas algoritma Euclid untuk menentukan FPB dua bilangan. Teorema ketiga membuktikan adanya bilangan bulat m dan n sehingga mx + ny = FPB(y,x). Teorema keemp


![Apabila proses ini dilanjutkan secara berurutan hingga persamaan r = y −qx , maka akan kita
peroleh
mx + ny = rj.
dimana m dan n adalah bilangan-bilangan bulat. (toreme terbukti)
Untuk FPB(y, x) =1 maka ada bilangan bulat m,n sedemikian hingga mx + ny =1.
Fakta ini akan membuktikan relatif prima pada bilangan-bilangan bulat.
Bukti
Misalkan w = FPB(x, y), maka w1. Karena w = FPB(x, y), maka w adalah bilangan bulat
positif. Jadi haruslah w =1. (teorema terbukti)
Teorema IV
Jika ypx dan FPB(x, y) = 1 maka yp
Bukti
FPB(x, y) = 1 maka ada bilangan-bilangan bulat m dan n sedemikian hingga
1 = mx + ny (4)
Jika kedua ruas persamaan (4) dikalikan dengan p, maka kita peroleh
p = p(mx + ny) = m(px) + p(ny)
Karena ypx (yang diketahui) maka ym(px) (Lihat teorema xy maka xpy ∀ bil. Bulat
p) dan karena ypx maka yp(ny). Karena ym(px) dan yp(ny) maka y[m(px) + p(ny)]
atau yp (Lihat teorema xy dan xz maka x(y + z) ). (teorema terbukti)
Teorema V
Jika zx dan wx, FPB(z, w) = 1 maka zwx.
Bukti
zx berarti ada bilangan bulat p sedemikian hingga x = pz (definisi Habis bagi). wx berarti
wpz, karena FPB(z,w) = 1 maka wp (Lihat torema IV di atas), misalkan p = kw, dengan k
sembarang bilangan bulat, maka
x = pz = (kw)z = (wz)k
x = (wz)k, untuk sebarang bilangan bulat k, berarti wzx (definis habis bagi). (jadi teorema
terbukti)](https://image.slidesharecdn.com/97b4c2b8-8e66-4a96-9797-5bb4764aa8e8-160419154739/85/Teorema-I-3-320.jpg)
