Team building training
Team adalah sekumpulan individu yang
bekerjasama untuk mencapai tujuan yang
telah di tetapkan bersama
TEAMTogether Everyone Achieve More
SINERGI adalah
Ketika hasil yang didapat
dengan setiap anggota tim
bekerja sama lebih besar
daripada ketika hasil dari
anggota tim bekerja sendiri
Menentukan HASIL yang diinginkan
โ€ข Harapan : Seperti apakah standar kualitas yang diharapkan
โ€ข Aktivitas : Perencanaan matang bagaimana mencapai hasil yang
diinginkan
โ€ข Siapa yang mengerjakannya : Mengenali anggota tim
โ€ข Inisiatif : Setiap elemen saling menyumbangkan kelebihannya dan
saling menutupi kekurangan timnya.
โ€ข Leverage : Keuntungan bagi anggota tim
Harapan / Sasaran yang SMART
Specific
Measurable
AgreedRealistic
Time-
phased
Aktivitas
Project Aktivitas Sequence Standar
Penilaian
Tenggat Waktu Tanggal Review
Siapa
Siapa Yang
Mengerjakan
Apa Tugasnya Alasan dipilih
atau
mengerjakan
Lingkup
Tanggung
Jawab
Apa
manfaatnya
Start Selesai
Inisiatif
Strength Weakness
OpportunityThreat
Leverage
Apa Manfaatnya untuk anggota tim?
Proses pembentukan tim
Forming
Storming
Norming
Performing
Adjourning
Forming
โ€ข Proses dimana setiap anggota tim saling mengenali
โ€ข Aturan tim dibuat
โ€ข Hasil yang diharapkan disetujui bersama
โ€ข Cara bekerja dan hukuman di diskusikan
Storming
โ€ข Proses saling mengenali
โ€ข Hadir konflik
โ€ข Bagaimana mengetahui peran masing-masing
โ€ข Menjadi diri sendiri
Norming
โ€ข Aturan dalam tim sudah mulai timbul
โ€ข Tim mengetahui peran masing - masing
โ€ข Norma formal dan informal mulai timbul
โ€ข Bagaimana menjadi bagian dari tim
Performing
โ€ข Tim sudah bisa mencapai hasil
โ€ข Secara konsisten kematangan
team sudah mulai terlihat
โ€ข Berorientasi pada tujuan
โ€ข Melakukan apresiasi terhadap
kerjasama tim
Adjourning
โ€ข Kebanyakan dari hasil tim sudah diperoleh
โ€ข Individual dalam tim mulai meninggalkan project
Peran Tim
โ€ข Gaya dan Kekuatan
โ€ข Menyeimbangkan atau menggunakan strategi khusus sesuai dengan
situasi untuk membagi peranan dalam tim
Coordinator (CO)*
โ€ข Mampu membuat
orang lain
bekerjasama;
percaya diri dan
dewasa
Shaper (SH)*
โ€ข Termotivasi, berenergi,
berorientasi hasil, asertif,
kompetitif
Plant (PL)*
Inovatif, menemukan hal baru , kreatif,
original, imajinatif, menyelesaikan masalah
Monitor-Evaluator (ME)
Serius, pintar, pemikir kritis,
analitis
Implementer (IMP)
Sistematis, menggunakan
akal sehat, loyal,
terstruktur dapat
diandalkan, praktis,efisien
Resource
Investigator (RI)*
Cepat, komunikator
yang baik, networker,
outgoing, mencari
pilihan, negosiator
Team Worker (TW)
Supportive, sociable, flexible, adaptable, perceptive, listener, calming
influence, mediator
Completer-Finisher (CF)
โ€ข Attention to detail, accurate, high standards, quality orientated,
delivers to schedule and specification
Specialist (SP)
Ahli teknis, pengetahuan yang sangat
focus dan tingggi, termotivasi standar
professional, dedikasi personal terhadap
area yang digeluti
High Performance Team
Belajar dari
masa lalu
Orientasi
hasil
Dukungan
& Apresiasi
Kekuatan
Individu
Akuntabilita
s
Kolaborasi
Pengemban
gan
Kerjasama
intra โ€“ dep
Kepemimpi
nan
Bagaimana cara
memaksimalkan
potensi tim ?
(Diskusi)
5 Disfungsi Tim โ€“ Lencioni
Tidak Peduli terhadap Hasil
Menghindari Akuntabilitas
Kurangnya Komitmen
Takut terhadap Konflik
Hilangnya Kepercayaan
Hilangnya kepercayaan
Hal ini terjadi ketika anggota tim
enggan untuk rentan dengan satu
sama lain dan tidak mau mengakui
kesalahan, kelemahan atau kebutuhan
untuk membantu
The Role of the Leader here is to Go
First.
Takut terhadap Konflik
Tim yang kurang percaya tidak mampu terlibat dalam perdebatan
tentang masalah utama, menyebabkan situasi di mana konflik tim
dapat dengan mudah berubah menjadi diskusi terselubung dan
komentar balik.
The Role of the Leader here is to Mine for Conflict.
Kurangnya Komitmen
Kurangnya kejelasan atau buy-in mencegah anggota tim dari membuat
keputusan mereka yang mereka akan ikuti. Tanpa konflik, sulit bagi
anggota tim untuk berkomitmen pada keputusan, menciptakan
lingkungan di mana ambiguitas berlaku.
The Role of the Leader here is to Force Clarity and Closure.
Avoidance of Accountability
The need to avoid interpersonal discomfort
prevents team members from holding one
another accountable for their behaviours and
performance. Ketika tim tidak berkomitmen
untuk rencana tindakan yang jelas, bahkan
yang paling terfokus dan paling termotivasi
ragu untuk memanggil teman sebaya mereka
pada tindakan dan perilaku yang mungkin
tampak kontraproduktif untuk keseluruhan
baik dari tim.
The Role of the Leader here is to Confront
Difficult Issues.
Inattention to Results
Anggota tim secara alami cenderung untuk menempatkan kebutuhan
mereka sendiri (ego, pengembangan karir, pengakuan, dll) menjelang
tujuan kolektif tim ketika individu tidak bertanggung jawab. Jika sebuah
tim telah kehilangan pandangan tentang perlunya pencapaian, bisnis
akhirnya menderita.
The Role of the Leader here is to Focus on Collective Outcomes.
References
โ€ข Hanlan, Marc. (2004). High Performance Teams. Westport, Conn.:
Praeger, 2004. Print.
โ€ข Katzenbach, Jon R, and Douglas K Smith. (1993). The Wisdom of
Teams. Boston, Mass.: Harvard Business School Press, 1993. Print.
โ€ข Kets de Vries, Manfred F. R. (2011). The Hedgehog Effect: The Secrets
of Building High Performing Teams. San Francisco, Calif.: Jossey-Bass,
2011. Print.
โ€ข Pictures taken from www.pexels.com

Team building training