Dokumen tersebut membahas tentang pentingnya meneliti naskah-naskah keagamaan kuno di Indonesia agar informasi dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Dokumen tersebut juga menjelaskan syarat-syarat yang harus dimiliki seorang ahli filologi untuk dapat meneliti naskah dengan baik, serta proses yang harus dilakukan dalam meneliti suatu naskah.