STRUKTUR  KRISTAL	IONIK
Struktur Kristal IonikStruktur kristal ionik tersusun dari kation dan anion yang terikat melalui gaya elektrostatisDalam susunan tiga dimensi, ion-ion yang berlawanan muatan terletak berselingan, terkemas rapat mengadakan kontak maksimum dengan ion-ion berlawanan muatan dan mengusahakan tolakan minimum antara ion-ion yang sama muatannyaStruktur kristal ionik dipengaruhi oleh muatan relatif dan ukuran relatif ion-ion yang bersangkutan.Suatu kristal ionik bersifat stabil apabila setiap kation menyinggung anion-anion di sekelilingnya, demikian pula sebaliknya.
Sepertihalnyastrukturlogam, kemasanrapatstrukturkristalIonikdapatditurunkandari:kemasanrapatkubus (ccp)kemasanrapatheksagonal (hcp). 	non strukturkemasanrapat; misalnya bccUmumnya, anion-anion membentukkemasanrapat, sedangkankation-kation yang lebihkecilukurannyamenempatirongga, Rongga yang ditempatiyaiturongga tetrahedral danatauronggaoktahedral(Dalambeberapakasusmungkinterjadisebaliknya)
Struktur Kristal Untuk Beberapa Senyawa
Struktur RocksaltStruktur kemas rapat kubus pusat muka (fcc).
Ada satu rongga oktahedral  pada tiap anion X-. Semua rongga itu diisi oleh  kation M+ , sehingga mencapai stoikiometri MX 1 :1
Bilangan koordinasi untuk X-  dan M+  masing-masing =  6
Diadopsi oleh ; senyawa dengan rumus M+1 X-1, seperti  :       NaCl, LiCl, KBr, RbI, (alkali halida, kecuali untuk sesium) AgF, AgCl, AgBr      senyawa  M2+ X2-  seperti MgO, CaO, MgS (oksida dan sulfida logam alkali tanah) TiO, FeO, NiO dan paduan logam (SnAs)	Sebagian besar nitrida, karbida dan hidrida yang sesuai dengan rumus MXUkuran relatif antara kation dengan anion berbeda cukup besarRumus senyawa MXBola Merah = kation M+Bola Biru     = anion  X-
Hubungan Struktur Dengan Rumus EmpirisSetiap ion Cl- pada kedudukan sudut (titik sudut) harus berbagi dengan delapan unit sel lain dan  setiap Cl- pada pusat muka berbagi dengan dua unit sel lain, sehingga jumlah keseluruhan ion Cl- untuk setiap unit sel adalah	 (8 x 1/8) + (6 x ½ ) = 4Pada sepanjang  sel satuan terdapat 12 ion Na+ (lihat gambar) yang masing-masing berbagi dengan empat unit sel lain dan pada pusat unit sel terdapat satu ion Na+. Jadi jumlah ion Na+ dalam setiap unit sel adalah :	(12 x ¼) + (1 x 1) = 4Dengan demikian angka banding Na+ terhadap Cl- adalah 4 : 4 atau   1 : 1. Ini sesuai dengan rasio rumus empiris NaCl = 1 : 1
Struktur Sfalerit dan WurtzitSeng sulfida Zns tergolong senyawa polimorf, karena mengkristal dalam dua bentuk kisi yang berbeda, yaitu sfalerit (seng blende) dan wurtzit.Kation dan anion pada sfalerit dan wurtzit masing-masing mempunyai bilangan koordinasi empatSfalerit mempunyai struktur fcc, sedangkan wurtzit mempunyai struktur hcp
Struktur Sfalerit (ZnS)Rumus Senyawa : MXKemasan rapat kubus : ccp dengan unit sel fccAnion S2- (bola kuning) pada setiap titik sudut kisi (8) dan pusat muka (6). Jumlah anion S2- per unit sel adalah = (8 x 1/8) + (6 x ½ ) = 4 anion S2-Kation Zn2+ (bola hitam) mengisi rongga tetrahedral (hanya setengah yang terisi), sehingga ada (8 x ½ ) = 4 kation Zn2+ per unit selJadi setiap unit sel ada 4 ZnSRasio jumlah kation dan anion per unit sel = 4 : 4 atau 1 : 1 (sesuai dengan rumus empiris) Bilangan koordinasi kation dan anion masing-masing 4Dadopsi oleh kation-kation (Cu+, Ag+, Cd2+, Ga3+) dan Anion-anion (I-, S2-, P3-); contoh CuF,CuCl,CuBr,CuI, AgI, ZnS,ZnSe,ZnTe, GaP,GaAs), HgS,HgSe,HgTe dan BeO
Struktur Kristal WurtziteStruktur kemasan rapat heksagonal ; hcpS2- (bola kuning) pada setiap titik sudut kisi heksagonal atas (8) dan tengah (4), sehingga ada (8 x1/8) + (4 x ¼ ) = 2 anion S2- setiap unit sel  Zn2+ (bola hitam) pada rongga tetrahedral (hanya setengah yang terisi) = 2 kation Zn2+ setiap unit selJadi setiap unit sel ada 2 ZnS Rasio kation dan anion per unit sel sesuai rumus empiris = 2 : 2 = 1:1Bilangan koordinasi untuk kation dan anion  masing-masing = 4Rumus Senyawa : MX
Struktur Fluorit CaF2Struktur kemasan rapat kubus : ccp M2+ menempati setiap titik sudut (ada 8) dan pusat muka kubus (ada 6), sehingga jumlah kation M2+ setiap unit sel adalah :       (8 x 1/8) + (6 x ½) = 4 kation M2+ setiap unit selX- menempati semua rongga tetrahedral yaitu sebanyak 8 anion X-Dengan demikian rasio jumlah kation dan anion memenuhi angka banding = 1 : 2Bilangan koordinasi  kation M2+ adalah 8Bilangan koordinasi anion X- adalah empatDiadopsi oleh  CaF2  HgF2 ,BaCl2 , PbO2, ThO2 UO2Rumus senyawa MX2Bola hijau tua : kationBola hijau muda : anion
Struktur Anti-FluoritStruktur antifluorit merupakan kebalikan dari struktur fluorit, sehingga posisi kation dan anion merupakan kebalikannyaStruktur kemasan rapat kubus : ccp X2- menempati setiap titik sudut (ada 8) dan pusat muka kubus (ada 6), sehingga jumlah kation X- setiap unit sel adalah :       (8 x 1/8) + (6 x ½) = 4 anion M2-  setiap unit selM+ menempati semua rongga tetrahedral yaitu sebanyak 8 kation M+Dengan demikian rasio jumlah kation dan anion memenuhi angka banding = 1 : 2Bilangan koordinasi  anion X2- adalah 8Bilangan koordinasi Kation M+ adalah empatDiadopsi oleh K2O, Na2O, Li2O, K2S, Na2S, Na2SeRumus senyawa M2XBola hijau tua : kationBola hijau muda : anion
Beberapa kemungkinan struktur ccp
Struktur Sesium Klorida CsClBukan struktur kemasan rapat, karena unit selnya kubus sederhana (SC)Anion Cl- menempati titik sudut (8), sehingga jumlah anion per unit sel = (8 x 1/8) = 1 anion Cl- per unit selKation Cs+ berada di pusat badan (1), sehingga ada 1 kation per unit selJadi setiap unit sel ada   1CsCl Rasio jumlah kation dan anion per unit sel = 1 : 1 (sesuai rumus empiris)Bilangan koordinasi untuk kation dan anion masing-masing = 8Diadopsi oleh klorida, bromidadan iodidadari kation yang besar, seperti  Cs+, Tl+, NH4+
Struktur Kristal NiAs Struktur kemasan rapat heksagonal (hcp)
 Kation Ni2+ menempati titik sudut heksagonal atas (8) dan  tengah (4), sehingga tiap     unit sel ada (8 x1/8) + (4 x1/4) = 2 kation Ni2+ per unit sel  Anion As2- menempati setengah rongga oktahedral, sehingga ada 2 anion per unit     sel Jadi ada 2  NiAs setiap unit sel. Rasio jumlah kation : anion = 1 : 1

Struktur kristal ionik

  • 1.
  • 2.
    Struktur Kristal IonikStrukturkristal ionik tersusun dari kation dan anion yang terikat melalui gaya elektrostatisDalam susunan tiga dimensi, ion-ion yang berlawanan muatan terletak berselingan, terkemas rapat mengadakan kontak maksimum dengan ion-ion berlawanan muatan dan mengusahakan tolakan minimum antara ion-ion yang sama muatannyaStruktur kristal ionik dipengaruhi oleh muatan relatif dan ukuran relatif ion-ion yang bersangkutan.Suatu kristal ionik bersifat stabil apabila setiap kation menyinggung anion-anion di sekelilingnya, demikian pula sebaliknya.
  • 3.
    Sepertihalnyastrukturlogam, kemasanrapatstrukturkristalIonikdapatditurunkandari:kemasanrapatkubus (ccp)kemasanrapatheksagonal(hcp). non strukturkemasanrapat; misalnya bccUmumnya, anion-anion membentukkemasanrapat, sedangkankation-kation yang lebihkecilukurannyamenempatirongga, Rongga yang ditempatiyaiturongga tetrahedral danatauronggaoktahedral(Dalambeberapakasusmungkinterjadisebaliknya)
  • 4.
    Struktur Kristal UntukBeberapa Senyawa
  • 5.
    Struktur RocksaltStruktur kemasrapat kubus pusat muka (fcc).
  • 6.
    Ada satu ronggaoktahedral pada tiap anion X-. Semua rongga itu diisi oleh kation M+ , sehingga mencapai stoikiometri MX 1 :1
  • 7.
    Bilangan koordinasi untukX- dan M+ masing-masing = 6
  • 8.
    Diadopsi oleh ;senyawa dengan rumus M+1 X-1, seperti : NaCl, LiCl, KBr, RbI, (alkali halida, kecuali untuk sesium) AgF, AgCl, AgBr senyawa M2+ X2- seperti MgO, CaO, MgS (oksida dan sulfida logam alkali tanah) TiO, FeO, NiO dan paduan logam (SnAs) Sebagian besar nitrida, karbida dan hidrida yang sesuai dengan rumus MXUkuran relatif antara kation dengan anion berbeda cukup besarRumus senyawa MXBola Merah = kation M+Bola Biru = anion X-
  • 9.
    Hubungan Struktur DenganRumus EmpirisSetiap ion Cl- pada kedudukan sudut (titik sudut) harus berbagi dengan delapan unit sel lain dan setiap Cl- pada pusat muka berbagi dengan dua unit sel lain, sehingga jumlah keseluruhan ion Cl- untuk setiap unit sel adalah (8 x 1/8) + (6 x ½ ) = 4Pada sepanjang sel satuan terdapat 12 ion Na+ (lihat gambar) yang masing-masing berbagi dengan empat unit sel lain dan pada pusat unit sel terdapat satu ion Na+. Jadi jumlah ion Na+ dalam setiap unit sel adalah : (12 x ¼) + (1 x 1) = 4Dengan demikian angka banding Na+ terhadap Cl- adalah 4 : 4 atau 1 : 1. Ini sesuai dengan rasio rumus empiris NaCl = 1 : 1
  • 10.
    Struktur Sfalerit danWurtzitSeng sulfida Zns tergolong senyawa polimorf, karena mengkristal dalam dua bentuk kisi yang berbeda, yaitu sfalerit (seng blende) dan wurtzit.Kation dan anion pada sfalerit dan wurtzit masing-masing mempunyai bilangan koordinasi empatSfalerit mempunyai struktur fcc, sedangkan wurtzit mempunyai struktur hcp
  • 11.
    Struktur Sfalerit (ZnS)RumusSenyawa : MXKemasan rapat kubus : ccp dengan unit sel fccAnion S2- (bola kuning) pada setiap titik sudut kisi (8) dan pusat muka (6). Jumlah anion S2- per unit sel adalah = (8 x 1/8) + (6 x ½ ) = 4 anion S2-Kation Zn2+ (bola hitam) mengisi rongga tetrahedral (hanya setengah yang terisi), sehingga ada (8 x ½ ) = 4 kation Zn2+ per unit selJadi setiap unit sel ada 4 ZnSRasio jumlah kation dan anion per unit sel = 4 : 4 atau 1 : 1 (sesuai dengan rumus empiris) Bilangan koordinasi kation dan anion masing-masing 4Dadopsi oleh kation-kation (Cu+, Ag+, Cd2+, Ga3+) dan Anion-anion (I-, S2-, P3-); contoh CuF,CuCl,CuBr,CuI, AgI, ZnS,ZnSe,ZnTe, GaP,GaAs), HgS,HgSe,HgTe dan BeO
  • 12.
    Struktur Kristal WurtziteStrukturkemasan rapat heksagonal ; hcpS2- (bola kuning) pada setiap titik sudut kisi heksagonal atas (8) dan tengah (4), sehingga ada (8 x1/8) + (4 x ¼ ) = 2 anion S2- setiap unit sel Zn2+ (bola hitam) pada rongga tetrahedral (hanya setengah yang terisi) = 2 kation Zn2+ setiap unit selJadi setiap unit sel ada 2 ZnS Rasio kation dan anion per unit sel sesuai rumus empiris = 2 : 2 = 1:1Bilangan koordinasi untuk kation dan anion masing-masing = 4Rumus Senyawa : MX
  • 13.
    Struktur Fluorit CaF2Strukturkemasan rapat kubus : ccp M2+ menempati setiap titik sudut (ada 8) dan pusat muka kubus (ada 6), sehingga jumlah kation M2+ setiap unit sel adalah : (8 x 1/8) + (6 x ½) = 4 kation M2+ setiap unit selX- menempati semua rongga tetrahedral yaitu sebanyak 8 anion X-Dengan demikian rasio jumlah kation dan anion memenuhi angka banding = 1 : 2Bilangan koordinasi kation M2+ adalah 8Bilangan koordinasi anion X- adalah empatDiadopsi oleh CaF2 HgF2 ,BaCl2 , PbO2, ThO2 UO2Rumus senyawa MX2Bola hijau tua : kationBola hijau muda : anion
  • 14.
    Struktur Anti-FluoritStruktur antifluoritmerupakan kebalikan dari struktur fluorit, sehingga posisi kation dan anion merupakan kebalikannyaStruktur kemasan rapat kubus : ccp X2- menempati setiap titik sudut (ada 8) dan pusat muka kubus (ada 6), sehingga jumlah kation X- setiap unit sel adalah : (8 x 1/8) + (6 x ½) = 4 anion M2- setiap unit selM+ menempati semua rongga tetrahedral yaitu sebanyak 8 kation M+Dengan demikian rasio jumlah kation dan anion memenuhi angka banding = 1 : 2Bilangan koordinasi anion X2- adalah 8Bilangan koordinasi Kation M+ adalah empatDiadopsi oleh K2O, Na2O, Li2O, K2S, Na2S, Na2SeRumus senyawa M2XBola hijau tua : kationBola hijau muda : anion
  • 15.
  • 16.
    Struktur Sesium KloridaCsClBukan struktur kemasan rapat, karena unit selnya kubus sederhana (SC)Anion Cl- menempati titik sudut (8), sehingga jumlah anion per unit sel = (8 x 1/8) = 1 anion Cl- per unit selKation Cs+ berada di pusat badan (1), sehingga ada 1 kation per unit selJadi setiap unit sel ada 1CsCl Rasio jumlah kation dan anion per unit sel = 1 : 1 (sesuai rumus empiris)Bilangan koordinasi untuk kation dan anion masing-masing = 8Diadopsi oleh klorida, bromidadan iodidadari kation yang besar, seperti Cs+, Tl+, NH4+
  • 17.
    Struktur Kristal NiAsStruktur kemasan rapat heksagonal (hcp)
  • 18.
    Kation Ni2+menempati titik sudut heksagonal atas (8) dan tengah (4), sehingga tiap unit sel ada (8 x1/8) + (4 x1/4) = 2 kation Ni2+ per unit sel Anion As2- menempati setengah rongga oktahedral, sehingga ada 2 anion per unit sel Jadi ada 2 NiAs setiap unit sel. Rasio jumlah kation : anion = 1 : 1