SPERMATOPHYTA
 GYMNOSPERMAE
 ANGIOSPERMAE


            BELAJAR YUUK…!!!!!!

            BARENG-BARENG
Gambaran umum :
Tiga variasi dalam pergiliran generasi pada tumbuhan
KLASIFIKASI
                            SPERMATOPHYTA
                          (TUMBUHAN BERBIJI)



  Gymnospermae                                            Angiospermae
(Tumbuhan biji terbuka)                 (Tumbuhan biji tertutup)



Cycadinae         Ginkgoinae
                                     Dicotyledonae    Monocotyledonae




 Coniferae   Gnetinae
GYMNOSPERMAE
• Ciri utama : Bakal biji tumbuh pada
  permukaan megasporofil (daun buah)
  biji tidak berada di dalam buah
• Habitus semak, perdu atau pohon
• Akar tunggang
• Batang tumbuh tegak lurus dan bercabang-
  cabang
• Batang dan akar berkambium
• Tidak memiliki bunga sesungguhnya,
  membentuk strobilus jantan dan betina
• Monoseus atau dioseus
• Penyerbukan
  * anemogami
  * Serbuk sari jatuh langsung pada bakal biji
  * Jarak waktu penyerbukan sampai
  pembuahan
    relatif panjang
• Spermatozoid bergerak aktif
• Xilem berupa trakeid
CYCADINAE
• Menyerupai palem, berkayu, sedikit atau tidak
  bercabang
• Daun tersusun dalam roset batang (berjejal-jejal
  pada ujung batang)
• Daun majemuk, tulang daun menyirip
• Daun muda menggulung
• Sporofil tersusun dalam strobilus, terletak di ujung
  batang (terminal)
  - Strobilus jantan    Bentuk tongkol dengan
                        kantung-kantung serbuk sari
  - Strobilus betina    Daun buah ditepinya bakal biji
• Dioseus
Cycas rumphii Miq.


                     Cycas circinnalis L.
Tumbuhan betina Cycas circinalis.   Tumbuhan jantan Cycas circinalis.
Kerajaan:    Plantae

                                         Divisi:      Spermatophyta

                                         Subdivisi:   Gymnospermae

                                         Kelas:       Cycadinae

                                         Ordo:        Cycadales

                                         Famili:      Cycadaceae

                                         Genus:       Cycas

                                         Spesies:     Cycas revoluta


Daun dan runjung jantan Cycas revoluta
Cycas pectinata
Cycas revoluta
CONIFERAE / CONIFERINAE
• Habitus : Semak, perdu atau pohon, dengan
  tajuk menyerupai kerucut
• Daun berbentuk jarum
• Dioseus atau monoseus
• Mikrosporofil dan megasporofil memiliki
  struktur dan susunan bermacam-macam
Ordo pada kelas Coniferae :
1. Ordo Pinales. Misalnya famili Pinaceae,
   contohnya Abies alba dan Pinus merkusii
   (pinus).
2. Ordo Araucariales. Misalnya famili
   araucariaceae, contohnya Araucaria dan
   Agathis (damar)
3. Ordo Taxales. Misalnya famili Taxaceace,
      contohnya Taxus
4. Ordo Podocarpales. Misalnya famili
   Podocarpaceae, contonya Podocarpus
PINALES




Pinus luchuensis Maryr        Pinus elliottii Engelm.
Runjung betina tahap sangat muda




Dua tahap perkembangan                                  Strobili (runjung) pembawa
runjung betina                                          serbuk sari (sel kelamin jantan
Runjung betina muda siap membesar




                                     Runjung betina yang hampir masak




                                    Runjung Pinus mugo yang telah masak
Strobilus betina Pinus sp
Abies sp     Keteleeria davidiana
             (Franchet) Beissner  
ARAUCARIALES




Araucaria excelsa (Lamb.)    Araucaria cunninghamii Sweet
Kingdom:     Plantae

                         Divisi:      Spermatophyta

                         Subdivisi:   Gymnospermae

                         Kelas:       Coniferae

                         Ordo:        Araucariales

                         Famili:      Araucariaceae

                         Genus:       Araucaria
Araucaria heterophylla
(Araucariaceae)
Araucaria araucana (Molina) Koch 
Agathis dammara
TAXALES




Taxus wallichiana Zucc. (= Taxus baccata L.)   Taxodium distichum (L.) 
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Subdivisi: Gymnospermae
Ordo: Coniferales
Family: Taxodiaceae
Genus: Sequoiadendron
Species:
Sequoiadendron giganteum
CUPRESSALES




Chamaecyparis formosensis Matsum.   Calocedrus formosana (Florin) Florin 
PADOCARPALES
      


  
                             




     Podocarpus fasciculus de Laub.    Podocarpus nakaii Hayata  
  




Podocarpus macrophyllus (Thunb.) Sweet    Podocarpus costalis Presl
 




    Nageia nagi (Thunb.) O. Ktze.
GNETINAE
• Tumbuhan berkayu yang batangnya
   bercabang-cabang atau tidak
• Daun tunggal, lebar dan tulang daun menyirip
• Bunga berkelamin tunggal, tersusun majemuk,
   terdapat dalam ketiak daun pelindung yang
   besar dan memiliki tenda bunga
• Monoseus dan dioseus
• Biji dilindungi mantel, terdiri dari
  - Integumen luar yang keras
  - Tenda bunga berdaging
GNETALES
   Kerajaan:    Plantae

   Divisi:      Spermatophyta
   Subdivisi:   Gymnospermae
   Kelas:       Gnetinae
   Ordo:        Gnetales
   Famili:      Gnetaceae
   Genus:       Gnetum
   Spesies:     Gnetum
                gnemon
EPHEDRALES




Male "flowers" of mormon-tea   Female "flowers" of mormon-tea
                                (Ephedra sp.), New Mexico
(Ephedra sp.), New Mexico 
WELWITSCHIALES




Welwitschia mirabilis Hook. f. Habit (Messum River,Namibia) 
female plant with
megastrobili
Kerajaan:    Plantae

              Divisio:     Spermatophyta
              Subdivisi:   Gymnospermae
              Kelas:       Ginkgoinae

              Ordo:        Ginkgoales
              Famili:      Ginkgoaceae
              Genus:       Ginkgo
              Spesies:     Ginkyo biloba
Daun ginkgo
Ginkgoinae
• Tinggi 30 m
• Pohon yang memiliki tunas pendek
• Daun bertangkai panjang, berbentuk pasak
  atau kipas
• Tulang daun bercabang-cabang menggarpu,
  meranggas pada musim gugur
• Dioseus
• Biji dengan kulit luar yang berdaging dan kulit
  dalam yang keras
Habitus        Semak, perdu, pohon     herba, semak, perdu,
                                        pohon
Akar           Tunggang                Serabut dan tunggang
               Tegak lurus,           Bermacam-macam
Batang                                  Bercabang-cabang /
               bercabang-cabang
                                      tidak
Daun          Jarang berdaun          Pipih dan lebar
              lebar
Tulang daun   Tidak banyak            Beraneka ragam
              ragamnya
              *Berkambium              *Tidak / ada kambium
Anatomi       *Tipe pembuluh angkut
              Kolateral terbuka        Kolateral tertutup /
                                       terbuka
              *Xilem berupa trakeid    Trakea dan trakeid
Bunga         Belum memiliki bunga         Bunga sesungguhnya
              sesungguhnya                 Makrosporofil (daun buah)
              Membentuk strobilus          membentuk putik dengan
              jantan dan betina            bakal biji didalamnya (tidak
              Makrosporofil (daun buah)    tampak)
              dengan bakal biji            Putik dan benang sari
              (makrosporangium) yang       terpisah atau terkumpul pada
              tampak menempel padanya      satu bunga
              * Anemogami                 • Bermacam-macam
Penyerbukan   • Serbuk sari jatuh (pada   • Serbuk sari jatuh pada
              tetes penyerbukan)          kepala putik
              langsung pada bakal biji
              • Jarak waktu antara        • Jarak waktu antara
              penyerbukan sampai          penyerbukan sampai
              pembuahan relatif panjang   pembuahan relatif pendek

Fertilisasi   Tunggal                     Ganda
Perkembangan embrio
   tumbuhan dikotil
Menjelang bakal biji menjadi biji
yang matang, zigot telah menjadi
suatu tumbuhan embrionik dengan
organ yang sempurna
Mobilitas zat-zat makanan selama perkecambahan
                   pada sebuah biji barley
Setelah biji mengimbibisi air, embrio membebaskan hormon yang disebut giberelin
sebagai sinyal terhadap aleuron. Aleuron mensintesis dan mensekresikan enzim
pencernaan yang menghidrolisis makanan yang tersimpan dalam endosperma,
yang menghasilkan molekul kecil yang larut dalam air seperti α -amilase
Perkecambahan biji

Radikula, akar, embrio, pertama kali
muncul dari biji. Kemudian tunas
akan memecah permukaan tanah
melalui salah satu mekanisme seperti
di gambar tersebut
PERBEDAAN MONOKOTIL & DIKOTIL
 KETERANGAN    Dicotyledoneae           Monocotyledoneae

Habitus       Herba, semak, perdu      Herba, semak,     perdu
              dan pohon                atau pohon
Biji          Memiliki 2 daun          Memiliki 1 daun lembaga
              lembaga (berkeping 2 )   (berkeping tunggal)
              Pada waktu               Pada waktu
              berkecambah membelah     berkecambah biji tidak
              menjadi 2 bagian         berbelah

Lembaga/      Akar lembaga tumbuh      Akar lembaga mati,
Kecambah      terus menjadi akar       disusul pembentukan
              tunggang yang            akar yg sama besar
              bercabang-cabang         berupa akar serabut.

Ujung akar    Tidak memiliki           Memiliki pelindung
dan batang    pelindung khusus         khusus berupa koleoriza
lembaga                                dan koleoptil
Batang   Batang dari pangkal ke          Batang dari pangkal ke
         ujung    seperti     kerucut    ujung hampir sama besar,
         panjang, bercabang-cabang,      tidak   bercabang-cabang,
         dengan ruas-ruas tidak jelas.   dengan ruas-ruas batang
                                         jelas.

Daun     Daun       tunggal  atau        Daun tunggal,    memiliki
         majemuk, jarang memiliki        pelepah
         pelepah
         Daun duduknya tersebar          Daun duduknya berseling
         atau berkarang.                 atau merupakan rozet.
         Tulang daun menjari atau        Tulang daun sejajar atau
         menyirip.                       melengkung.

         Bagian-bagian       bunga Bagian-bagian            bunga
         kelipatan dua, empat atau kelipatan tiga (trimer).
Bunga    lima (dimer, tetramer atau
         pentamer)
Anatomi Akar dan batang       Akar dan batang tidak
         berkambium, sehingga berkambium, sehingga
         tumbuh membesar      tidak ada pertumbuhan
         (pertumbuhan         sekunder.
         sekunder).

         Batang
         Berkas pembuluh        Berkas pembuluh
         angkut : kolateral     angkut : kolateral
         terbuka                tertutup.

         Akar
         Berkas pembuluh        Berkas pembuluh
         angkut : Bikolateral   angkutan : radial.
Kecambah monokotil dan dikotil
Daun tunggal versus daun majemuk
•   Sebuah daun tunggal memiliki helai daun tunggal yang tidak terbagi
•   Tunas aksiler terletak di tempat tangkai daun menyatu dengan batang
•   Helai daun majemuk terbagi menjadi beberapa helai anak daun
•   Anda dapat membedakan sebuah daun majemuk dengan daun tunggal dengan
    cara memeriksa lokasi tunas aksilernya
MONOKOTIL   DIKOTIL
DICOTYLEDONEAE
• Subkelas MONOCHLAMYDEAE
* Ordo Casuarinales: Casuarina equsetifolia
* Ordo Fagales: Betula nona
* Ordo Proteales: Banksia coccinea
* Ordo Urticales: Artocarpus integra
* Ordo Piperales: Piper nigrum
* Ordo Caryophyllales: Mirabilis jalapa
Kingdom : Plantae
                                    Divisi :    Spermatophyta
                                    Subdivisi : Angiospermae
                                    Kelas :     Dicotyledoneae
                                    Subkelas : Monochlamydeae
                                    Ordo :      Piperales
                                    Famili :    Piperaceae
                                    Genus :     Piper
                                    Spesies : Piper ningrum




Piper nigrum, dari Koehler (1887)
• Subkelas DIALYPETALAE
* Ordo Ranales : Annona muricata (sirsak)
               Cananga odoratum (kenanga)
* Ordo Rosales : Parkia speciosa (petai)
               Rosa canina (Mawar)
* Ordo Brassicales : Cleome hassleriana
* Ordo Malvales : Gossypium hirsutum (kapas)
                 Hibiscus rosa-sinensis
* Ordo Rutales : Citrus nobilis (jeruk keprok)
               Murraya paniculata
               (kemuning)
Malvales




Malvus sp       Hibiscus rosa-sinensis
• Subkelas SYMPETALAE
 * Ordo Solanales :
   - Solanum tuberosum (kentang)
   - Solanum lycorpersicon (tomat)
   - Nicotiana tabacum (tembakau)
 * Ordo Rubiales :
   - Ixora grandiflora (bunga soka)
   - Mussaenda frondosa (nusa indah)
 * Ordo Apocynales :
   - Catharanthus roseus (tapak dara)
   - Allamanda cathartica (alamanda)
SOLANALES




Brugmansia insignis
Taman Nasional Amerika Serikat
MONOCOTYLEDONEAE
• Ordo Poales
  * Oryza sativa (padi)
  * Zea mays (jagung)
  * Saccharum officinarum (tebu)
• Ordo Cyperales
  * Cyperus papyrus (rumput papirus)
• Ordo Zingiberales
  * Zingiber officinale (jahe)
  * Curcuma domestica (kunyit)
  * Alpinia galanga (laos)
Poales
ZINGIBERALES




Alpinia kusshakuensis Hayata     Alpinia galanga (L.) Sw
Liliales     Orchidales




Alium cepa
ARECALES




Amorphophallus titanium   Maranta sp
Rafflessia Arnoldi
• Ordo Liliales
  * Lilium duchartrei (lili)
  * Allium cepa (bawang merah)
• Ordo Bromeliales
  * Eichornia crassipes (eceng gondok)
  * Monochoria hastata (wewehan)
  * Ananas comosus (nanas)
• Ordo Orchidales
  * Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan)
  * Vanda tricolor (vanda)
  * Cymbidium hookerianum (anggrek)

Spermatophyta

  • 1.
    SPERMATOPHYTA GYMNOSPERMAE ANGIOSPERMAE BELAJAR YUUK…!!!!!! BARENG-BARENG
  • 2.
    Gambaran umum : Tigavariasi dalam pergiliran generasi pada tumbuhan
  • 3.
    KLASIFIKASI SPERMATOPHYTA (TUMBUHAN BERBIJI) Gymnospermae Angiospermae (Tumbuhan biji terbuka) (Tumbuhan biji tertutup) Cycadinae Ginkgoinae Dicotyledonae Monocotyledonae Coniferae Gnetinae
  • 4.
    GYMNOSPERMAE • Ciri utama: Bakal biji tumbuh pada permukaan megasporofil (daun buah) biji tidak berada di dalam buah • Habitus semak, perdu atau pohon • Akar tunggang • Batang tumbuh tegak lurus dan bercabang- cabang • Batang dan akar berkambium
  • 5.
    • Tidak memilikibunga sesungguhnya, membentuk strobilus jantan dan betina • Monoseus atau dioseus • Penyerbukan * anemogami * Serbuk sari jatuh langsung pada bakal biji * Jarak waktu penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang • Spermatozoid bergerak aktif • Xilem berupa trakeid
  • 6.
    CYCADINAE • Menyerupai palem,berkayu, sedikit atau tidak bercabang • Daun tersusun dalam roset batang (berjejal-jejal pada ujung batang) • Daun majemuk, tulang daun menyirip • Daun muda menggulung • Sporofil tersusun dalam strobilus, terletak di ujung batang (terminal) - Strobilus jantan Bentuk tongkol dengan kantung-kantung serbuk sari - Strobilus betina Daun buah ditepinya bakal biji • Dioseus
  • 7.
    Cycas rumphii Miq. Cycas circinnalis L.
  • 8.
    Tumbuhan betina Cycascircinalis. Tumbuhan jantan Cycas circinalis.
  • 9.
    Kerajaan: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi: Gymnospermae Kelas: Cycadinae Ordo: Cycadales Famili: Cycadaceae Genus: Cycas Spesies: Cycas revoluta Daun dan runjung jantan Cycas revoluta
  • 10.
  • 11.
    CONIFERAE / CONIFERINAE •Habitus : Semak, perdu atau pohon, dengan tajuk menyerupai kerucut • Daun berbentuk jarum • Dioseus atau monoseus • Mikrosporofil dan megasporofil memiliki struktur dan susunan bermacam-macam
  • 12.
    Ordo pada kelasConiferae : 1. Ordo Pinales. Misalnya famili Pinaceae, contohnya Abies alba dan Pinus merkusii (pinus). 2. Ordo Araucariales. Misalnya famili araucariaceae, contohnya Araucaria dan Agathis (damar) 3. Ordo Taxales. Misalnya famili Taxaceace, contohnya Taxus 4. Ordo Podocarpales. Misalnya famili Podocarpaceae, contonya Podocarpus
  • 13.
    PINALES Pinus luchuensis Maryr Pinus elliottii Engelm.
  • 15.
    Runjung betina tahapsangat muda Dua tahap perkembangan Strobili (runjung) pembawa runjung betina serbuk sari (sel kelamin jantan
  • 16.
    Runjung betina mudasiap membesar Runjung betina yang hampir masak Runjung Pinus mugo yang telah masak
  • 17.
  • 18.
    Abies sp   Keteleeria davidiana (Franchet) Beissner  
  • 20.
    ARAUCARIALES Araucaria excelsa (Lamb.)  Araucaria cunninghamii Sweet
  • 21.
    Kingdom: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi: Gymnospermae Kelas: Coniferae Ordo: Araucariales Famili: Araucariaceae Genus: Araucaria Araucaria heterophylla (Araucariaceae)
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    Kingdom: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi:Gymnospermae Ordo: Coniferales Family: Taxodiaceae Genus: Sequoiadendron Species: Sequoiadendron giganteum
  • 27.
    CUPRESSALES Chamaecyparis formosensis Matsum. Calocedrus formosana (Florin) Florin 
  • 28.
    PADOCARPALES         Podocarpus fasciculus de Laub.  Podocarpus nakaii Hayata  
  • 29.
  • 30.
      Nageia nagi (Thunb.) O. Ktze.
  • 31.
    GNETINAE • Tumbuhan berkayuyang batangnya bercabang-cabang atau tidak • Daun tunggal, lebar dan tulang daun menyirip • Bunga berkelamin tunggal, tersusun majemuk, terdapat dalam ketiak daun pelindung yang besar dan memiliki tenda bunga • Monoseus dan dioseus • Biji dilindungi mantel, terdiri dari - Integumen luar yang keras - Tenda bunga berdaging
  • 32.
    GNETALES Kerajaan: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi: Gymnospermae Kelas: Gnetinae Ordo: Gnetales Famili: Gnetaceae Genus: Gnetum Spesies: Gnetum gnemon
  • 35.
    EPHEDRALES Male "flowers" ofmormon-tea Female "flowers" of mormon-tea (Ephedra sp.), New Mexico (Ephedra sp.), New Mexico 
  • 36.
    WELWITSCHIALES Welwitschia mirabilis Hook.f. Habit (Messum River,Namibia) 
  • 37.
  • 38.
    Kerajaan: Plantae Divisio: Spermatophyta Subdivisi: Gymnospermae Kelas: Ginkgoinae Ordo: Ginkgoales Famili: Ginkgoaceae Genus: Ginkgo Spesies: Ginkyo biloba Daun ginkgo
  • 40.
    Ginkgoinae • Tinggi 30m • Pohon yang memiliki tunas pendek • Daun bertangkai panjang, berbentuk pasak atau kipas • Tulang daun bercabang-cabang menggarpu, meranggas pada musim gugur • Dioseus • Biji dengan kulit luar yang berdaging dan kulit dalam yang keras
  • 42.
    Habitus Semak, perdu, pohon herba, semak, perdu, pohon Akar Tunggang Serabut dan tunggang Tegak lurus, Bermacam-macam Batang Bercabang-cabang / bercabang-cabang tidak Daun Jarang berdaun Pipih dan lebar lebar Tulang daun Tidak banyak Beraneka ragam ragamnya *Berkambium *Tidak / ada kambium Anatomi *Tipe pembuluh angkut Kolateral terbuka Kolateral tertutup / terbuka *Xilem berupa trakeid Trakea dan trakeid
  • 44.
    Bunga Belum memiliki bunga Bunga sesungguhnya sesungguhnya Makrosporofil (daun buah) Membentuk strobilus membentuk putik dengan jantan dan betina bakal biji didalamnya (tidak Makrosporofil (daun buah) tampak) dengan bakal biji Putik dan benang sari (makrosporangium) yang terpisah atau terkumpul pada tampak menempel padanya satu bunga * Anemogami • Bermacam-macam Penyerbukan • Serbuk sari jatuh (pada • Serbuk sari jatuh pada tetes penyerbukan) kepala putik langsung pada bakal biji • Jarak waktu antara • Jarak waktu antara penyerbukan sampai penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang pembuahan relatif pendek Fertilisasi Tunggal Ganda
  • 48.
    Perkembangan embrio tumbuhan dikotil Menjelang bakal biji menjadi biji yang matang, zigot telah menjadi suatu tumbuhan embrionik dengan organ yang sempurna
  • 49.
    Mobilitas zat-zat makananselama perkecambahan pada sebuah biji barley Setelah biji mengimbibisi air, embrio membebaskan hormon yang disebut giberelin sebagai sinyal terhadap aleuron. Aleuron mensintesis dan mensekresikan enzim pencernaan yang menghidrolisis makanan yang tersimpan dalam endosperma, yang menghasilkan molekul kecil yang larut dalam air seperti α -amilase
  • 50.
    Perkecambahan biji Radikula, akar,embrio, pertama kali muncul dari biji. Kemudian tunas akan memecah permukaan tanah melalui salah satu mekanisme seperti di gambar tersebut
  • 52.
    PERBEDAAN MONOKOTIL &DIKOTIL KETERANGAN Dicotyledoneae Monocotyledoneae Habitus Herba, semak, perdu Herba, semak, perdu dan pohon atau pohon Biji Memiliki 2 daun Memiliki 1 daun lembaga lembaga (berkeping 2 ) (berkeping tunggal) Pada waktu Pada waktu berkecambah membelah berkecambah biji tidak menjadi 2 bagian berbelah Lembaga/ Akar lembaga tumbuh Akar lembaga mati, Kecambah terus menjadi akar disusul pembentukan tunggang yang akar yg sama besar bercabang-cabang berupa akar serabut. Ujung akar Tidak memiliki Memiliki pelindung dan batang pelindung khusus khusus berupa koleoriza lembaga dan koleoptil
  • 53.
    Batang Batang dari pangkal ke Batang dari pangkal ke ujung seperti kerucut ujung hampir sama besar, panjang, bercabang-cabang, tidak bercabang-cabang, dengan ruas-ruas tidak jelas. dengan ruas-ruas batang jelas. Daun Daun tunggal atau Daun tunggal, memiliki majemuk, jarang memiliki pelepah pelepah Daun duduknya tersebar Daun duduknya berseling atau berkarang. atau merupakan rozet. Tulang daun menjari atau Tulang daun sejajar atau menyirip. melengkung. Bagian-bagian bunga Bagian-bagian bunga kelipatan dua, empat atau kelipatan tiga (trimer). Bunga lima (dimer, tetramer atau pentamer)
  • 54.
    Anatomi Akar danbatang Akar dan batang tidak berkambium, sehingga berkambium, sehingga tumbuh membesar tidak ada pertumbuhan (pertumbuhan sekunder. sekunder). Batang Berkas pembuluh Berkas pembuluh angkut : kolateral angkut : kolateral terbuka tertutup. Akar Berkas pembuluh Berkas pembuluh angkut : Bikolateral angkutan : radial.
  • 55.
  • 56.
    Daun tunggal versusdaun majemuk • Sebuah daun tunggal memiliki helai daun tunggal yang tidak terbagi • Tunas aksiler terletak di tempat tangkai daun menyatu dengan batang • Helai daun majemuk terbagi menjadi beberapa helai anak daun • Anda dapat membedakan sebuah daun majemuk dengan daun tunggal dengan cara memeriksa lokasi tunas aksilernya
  • 57.
    MONOKOTIL DIKOTIL
  • 59.
    DICOTYLEDONEAE • Subkelas MONOCHLAMYDEAE *Ordo Casuarinales: Casuarina equsetifolia * Ordo Fagales: Betula nona * Ordo Proteales: Banksia coccinea * Ordo Urticales: Artocarpus integra * Ordo Piperales: Piper nigrum * Ordo Caryophyllales: Mirabilis jalapa
  • 60.
    Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledoneae Subkelas : Monochlamydeae Ordo : Piperales Famili : Piperaceae Genus : Piper Spesies : Piper ningrum Piper nigrum, dari Koehler (1887)
  • 61.
    • Subkelas DIALYPETALAE *Ordo Ranales : Annona muricata (sirsak) Cananga odoratum (kenanga) * Ordo Rosales : Parkia speciosa (petai) Rosa canina (Mawar) * Ordo Brassicales : Cleome hassleriana * Ordo Malvales : Gossypium hirsutum (kapas) Hibiscus rosa-sinensis * Ordo Rutales : Citrus nobilis (jeruk keprok) Murraya paniculata (kemuning)
  • 62.
    Malvales Malvus sp Hibiscus rosa-sinensis
  • 63.
    • Subkelas SYMPETALAE * Ordo Solanales : - Solanum tuberosum (kentang) - Solanum lycorpersicon (tomat) - Nicotiana tabacum (tembakau) * Ordo Rubiales : - Ixora grandiflora (bunga soka) - Mussaenda frondosa (nusa indah) * Ordo Apocynales : - Catharanthus roseus (tapak dara) - Allamanda cathartica (alamanda)
  • 64.
  • 65.
    MONOCOTYLEDONEAE • Ordo Poales * Oryza sativa (padi) * Zea mays (jagung) * Saccharum officinarum (tebu) • Ordo Cyperales * Cyperus papyrus (rumput papirus) • Ordo Zingiberales * Zingiber officinale (jahe) * Curcuma domestica (kunyit) * Alpinia galanga (laos)
  • 66.
  • 67.
    ZINGIBERALES Alpinia kusshakuensis Hayata  Alpinia galanga (L.) Sw
  • 68.
    Liliales Orchidales Alium cepa
  • 69.
  • 70.
  • 71.
    • Ordo Liliales * Lilium duchartrei (lili) * Allium cepa (bawang merah) • Ordo Bromeliales * Eichornia crassipes (eceng gondok) * Monochoria hastata (wewehan) * Ananas comosus (nanas) • Ordo Orchidales * Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan) * Vanda tricolor (vanda) * Cymbidium hookerianum (anggrek)