SPERMATOPHYTA
GYMNOSPERMAE
ANGIOSPERMAE
BARENG-BARENG
BELAJAR YUUK…!!!!!!
Gambaran umum :
Tiga variasi dalam pergiliran generasi pada tumbuhan
KLASIFIKASI
SPERMATOPHYTA
(TUMBUHAN BERBIJI)
Gymnospermae Angiospermae
(Tumbuhan biji terbuka) (Tumbuhan biji tertutup)
Cycadinae Ginkgoinae
Dicotyledonae Monocotyledonea
Coniferae Gnetinae
GYMNOSPERMAE
 Ciri utama : Bakal biji tumbuh pada
permukaan megasporofil (daun buah)
biji tidak berada di dalam buah
 Habitus semak, perdu atau pohon
 Akar tunggang
 Batang tumbuh tegak lurus dan bercabang-
cabang
 Batang dan akar berkambium
 Tidak memiliki bunga sesungguhnya,
membentuk strobilus jantan dan betina
 Monoseus atau dioseus
 Penyerbukan
* anemogami
* Serbuk sari jatuh langsung pada bakal biji
* Jarak waktu penyerbukan sampai pembuahan
relatif panjang
 Spermatozoid bergerak aktif
 Xilem berupa trakeid
CYCADINAE
 Menyerupai palem, berkayu, sedikit atau tidak
bercabang
 Daun tersusun dalam roset batang (berjejal-jejal pada
ujung batang)
 Daun majemuk, tulang daun menyirip
 Daun muda menggulung
 Sporofil tersusun dalam strobilus, terletak di ujung
batang (terminal)
- Strobilus jantan Bentuk tongkol dengan
kantung-kantung serbuk sari
- Strobilus betina Daun buah ditepinya bakal biji
 Dioseus
Cycas circinnalis L.
Cycas rumphii Miq.
Tumbuhan betina Cycas circinalis. Tumbuhan jantan Cycas circinalis.
Daun dan runjung jantan Cycas revoluta
Kerajaan: Plantae
Divisi:
Subdivisi:
Spermatophyta
Gymnospermae
Kelas: Cycadinae
Ordo: Cycadales
Famili:
Genus:
Spesies:
Cycadaceae
Cycas
Cycas revoluta
Cycas pectinata
Cycas revoluta
CONIFERAE / CONIFERINAE
 Habitus : Semak, perdu atau pohon, dengan
tajuk menyerupai kerucut
 Daun berbentuk jarum
 Dioseus atau monoseus
 Mikrosporofil dan megasporofil memiliki
struktur dan susunan bermacam-macam
Ordo pada kelas Coniferae :
1. Ordo Pinales. Misalnya famili Pinaceae,
contohnya Abies alba dan Pinus merkusii
(pinus).
2. Ordo Araucariales. Misalnya famili
araucariaceae, contohnya Araucaria dan
Agathis (damar)
3. Ordo Taxales. Misalnya famili Taxaceace,
contohnya Taxus
4. Ordo Podocarpales. Misalnya famili
Podocarpaceae, contonya Podocarpus
PINALES
Pinus luchuensis Maryr Pinus elliottii Engelm.
Strobili (runjung) pembawa
serbuk sari (sel kelamin jantan
Dua tahap perkembangan
runjung betina
Runjung betina tahap sangat muda
Runjung Pinus mugo yang telah masak
Runjung betina yang hampir masak
Runjung betina muda siap membesar
Strobilus betina Pinus sp
Keteleeria davidiana
(Franchet) Beissner
Abies sp
ARAUCARIALES
Araucaria excelsa (Lamb.) Araucaria cunninghamii Sweet
Kingdom:
Divisi:
Plantae
Spermatophyta
Subdivisi:
Kelas:
Gymnospermae
Coniferae
Ordo:
Famili:
Araucariales
Araucariaceae
Genus: AraucariaAraucaria heterophylla
(Araucariaceae)
Araucaria araucana (Molina) Koch
Agathis dammara
TAXALES
Taxus wallichiana Zucc. (= Taxus baccata L.) Taxodium distichum (L.)
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Subdivisi: Gymnospermae
Ordo: Coniferales
Family: Taxodiaceae
Genus: Sequoiadendron
Species:
Sequoiadendron giganteum
CUPRESSALES
Calocedrus formosana (Florin) FlorinChamaecyparis formosensis Matsum.
PADOCARPALES
Podocarpus nakaii HayataPodocarpus fasciculus de Laub.
Podocarpus macrophyllus (Thunb.) Sweet Podocarpus costalis Presl
Nageia nagi (Thunb.) O. Ktze.
GNETINAE
 Tumbuhan berkayu yang batangnya
bercabang-cabang atau tidak
 Daun tunggal, lebar dan tulang daun menyirip
 Bunga berkelamin tunggal, tersusun majemuk,
terdapat dalam ketiak daun pelindung yang
besar dan memiliki tenda bunga
 Monoseus dan dioseus
 Biji dilindungi mantel, terdiri dari
- Integumen luar yang keras
- Tenda bunga berdaging
GNETALES
Kerajaan: Plantae
Divisi:
Subdivisi:
Spermatophyta
Gymnospermae
Kelas: Gnetinae
Ordo: Gnetales
Famili: Gnetaceae
Genus: Gnetum
Spesies: Gnetum
gnemon
EPHEDRALES
Female "flowers" of mormon-tea
(Ephedra sp.), New Mexico
Male "flowers" of mormon-tea
(Ephedra sp.), New Mexico
WELWITSCHIALES
Welwitschia mirabilis Hook. f. Habit (Messum River,Namibia)
female plant with megastrobili
Kerajaan:
Divisio:
Plantae
Spermatophyta
Subdivisi: Gymnospermae
Kelas: Ginkgoinae
Ordo: Ginkgoales
Famili: Ginkgoaceae
Genus:
Spesies:
Ginkgo
Ginkyo biloba
Daun ginkgo
Ginkgoinae
 Tinggi 30 m
 Pohon yang memiliki tunas pendek
 Daun bertangkai panjang, berbentuk pasak
atau kipas
 Tulang daun bercabang-cabang menggarpu,
meranggas pada musim gugur
 Dioseus
 Biji dengan kulit luar yang berdaging dan kulit
dalam yang keras
Semak, perdu, pohon herba, semak, perdu,
pohon
TunggangAkar Serabut dan tunggang
Batang Tegak lurus,
bercabang-cabang
Bermacam-macam
Bercabang-cabang /
tidak
Habitus
Daun Jarang berdaun
lebar
Pipih dan lebar
Tulang daun Tidak banyak
ragamnya
Beraneka ragam
Anatomi
*Berkambium
*Tipe pembuluh angkut
Kolateral terbuka
*Xilem berupa trakeid
*Tidak / ada kambium
Kolateral tertutup /
terbuka
Trakea dan trakeid
Belum memiliki bunga
sesungguhnya
Membentuk strobilus
jantan dan betina
Makrosporofil (daun buah)
dengan bakal biji
(makrosporangium) yang
tampak menempel padanya
Bunga sesungguhnya
Makrosporofil (daun buah)
membentuk putik dengan
bakal biji didalamnya (tidak
tampak)
Putik dan benang sari
terpisah atau terkumpul pada
satu bunga
Bunga
Penyerbukan
* Anemogami
• Serbuk sari jatuh (pada
tetes penyerbukan)
langsung pada bakal biji
• Jarak waktu antara
penyerbukan sampai
pembuahan relatif panjang
Tunggal
• Bermacam-macam
• Serbuk sari jatuh pada
kepala putik
• Jarak waktu antara
penyerbukan sampai
pembuahan relatif pendek
GandaFertilisasi
Perkembangan embrio
tumbuhan dikotil
Menjelang bakal biji menjadi biji
yang matang, zigot telah menjadi
suatu tumbuhan embrionik dengan
organ yang sempurna
Mobilitas zat-zat makanan selama perkecambahan
pada sebuah biji barley
Setelah biji mengimbibisi air, embrio membebaskan hormon yang disebut giberelin
sebagai sinyal terhadap aleuron. Aleuron mensintesis dan mensekresikan enzim
pencernaan yang menghidrolisis makanan yang tersimpan dalam endosperma,
yang menghasilkan molekul kecil yang larut dalam air seperti α -amilase
Perkecambahan biji
Radikula, akar, embrio, pertama kali
muncul dari biji. Kemudian tunas
akan memecah permukaan tanah
melalui salah satu mekanisme seperti
di gambar tersebut
PERBEDAAN MONOKOTIL & DIKOTIL
KETERANGAN
Dicotyledoneae Monocotyledoneae
Habitus
Biji
Herba, semak, perdu
dan pohon
Memiliki 2 daun
lembaga (berkeping 2 )
Pada waktu
berkecambah membelah
menjadi 2 bagian
Herba, semak, perdu
atau pohon
Memiliki 1 daun lembaga
(berkeping tunggal)
Pada waktu
berkecambah biji tidak
berbelah
Lembaga/
Kecambah
Ujung akar
dan batang
lembaga
Akar lembaga tumbuh
terus menjadi akar
tunggang yang
bercabang-cabang
Tidak memiliki
pelindung khusus
Akar lembaga mati,
disusul pembentukan
akar yg sama besar
berupa akar serabut.
Memiliki pelindung
khusus berupa koleoriza
dan koleoptil
Batang
Daun
Bunga
Batang dari pangkal ke
ujung seperti kerucut
panjang, bercabang-cabang,
dengan ruas-ruas tidak jelas.
Daun tunggal atau
majemuk, jarang memiliki
pelepah
Daun duduknya tersebar
atau berkarang.
Tulang daun menjari atau
menyirip.
Bagian-bagian bunga
kelipatan dua, empat atau
lima (dimer, tetramer atau
pentamer)
Batang dari pangkal ke
ujung hampir sama besar,
tidak bercabang-cabang,
dengan ruas-ruas batang
jelas.
Daun tunggal, memiliki
pelepah
Daun duduknya berseling
atau merupakan rozet.
Tulang daun sejajar atau
melengkung.
Bagian-bagian bunga
kelipatan tiga (trimer).
Anatomi Akar dan batang
berkambium, sehingga
tumbuh membesar
(pertumbuhan
sekunder).
Batang
Berkas pembuluh
angkut : kolateral
terbuka
Akar
Berkas pembuluh
angkut : Bikolateral
Akar dan batang tidak
berkambium, sehingga
tidak ada pertumbuhan
sekunder.
Berkas pembuluh
angkut : kolateral
tertutup.
Berkas pembuluh
angkutan : radial.
Kecambah monokotil dan dikotil
Daun tunggal versus daun majemuk
• Sebuah daun tunggal memiliki helai daun tunggal yang tidak terbagi
• Tunas aksiler terletak di tempat tangkai daun menyatu dengan batang
• Helai daun majemuk terbagi menjadi beberapa helai anak daun
• Anda dapat membedakan sebuah daun majemuk dengan daun tunggal dengan
cara memeriksa lokasi tunas aksilernya
MONOKOTIL DIKOTIL
DICOTYLEDONEAE
 Subkelas MONOCHLAMYDEAE
* Ordo Casuarinales: Casuarina equsetifolia
* Ordo Fagales: Betula nona
* Ordo Proteales: Banksia coccinea
* Ordo Urticales: Artocarpus integra
* Ordo Piperales: Piper nigrum
* Ordo Caryophyllales: Mirabilis jalapa
Piper nigrum, dari Koehler (1887)
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Subkelas : Monochlamydeae
Ordo : Piperales
Famili : Piperaceae
Genus : Piper
Spesies : Piper ningrum
 Subkelas DIALYPETALAE
* Ordo Ranales : Annona muricata (sirsak)
Cananga odoratum (kenanga)
* Ordo Rosales : Parkia speciosa (petai)
Rosa canina (Mawar)
* Ordo Brassicales : Cleome hassleriana
* Ordo Malvales : Gossypium hirsutum (kapas)
Hibiscus rosa-sinensis
* Ordo Rutales : Citrus nobilis (jeruk keprok)
Murraya paniculata
(kemuning)
Malvales
Hibiscus rosa-sinensisMalvus sp
 Subkelas SYMPETALAE
* Ordo Solanales :
- Solanum tuberosum (kentang)
- Solanum lycorpersicon (tomat)
- Nicotiana tabacum (tembakau)
* Ordo Rubiales :
- Ixora grandiflora (bunga soka)
- Mussaenda frondosa (nusa indah)
* Ordo Apocynales :
- Catharanthus roseus (tapak dara)
- Allamanda cathartica (alamanda)
SOLANALES
Brugmansia insignis
Taman Nasional Amerika Serikat
MONOCOTYLEDONEAE
 Ordo Poales
* Oryza sativa (padi)
* Zea mays (jagung)
* Saccharum officinarum (tebu)
 Ordo Cyperales
* Cyperus papyrus (rumput papirus)
 Ordo Zingiberales
* Zingiber officinale (jahe)
* Curcuma domestica (kunyit)
* Alpinia galanga (laos)
Poales
ZINGIBERALES
Alpinia galanga (L.) SwAlpinia kusshakuensis Hayata
 Ordo Liliales
* Lilium duchartrei (lili)
* Allium cepa (bawang merah)
 Ordo Bromeliales
* Eichornia crassipes (eceng gondok)
* Monochoria hastata (wewehan)
* Ananas comosus (nanas)
 Ordo Orchidales
* Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan)
* Vanda tricolor (vanda)
* Cymbidium hookerianum (anggrek)
OrchidalesLiliales
Alium cepa
ARECALES
Amorphophallus titanium Maranta sp
Rafflessia Arnoldi

Plantae spermatophyta

  • 1.
  • 2.
    Gambaran umum : Tigavariasi dalam pergiliran generasi pada tumbuhan
  • 3.
    KLASIFIKASI SPERMATOPHYTA (TUMBUHAN BERBIJI) Gymnospermae Angiospermae (Tumbuhanbiji terbuka) (Tumbuhan biji tertutup) Cycadinae Ginkgoinae Dicotyledonae Monocotyledonea Coniferae Gnetinae
  • 4.
    GYMNOSPERMAE  Ciri utama: Bakal biji tumbuh pada permukaan megasporofil (daun buah) biji tidak berada di dalam buah  Habitus semak, perdu atau pohon  Akar tunggang  Batang tumbuh tegak lurus dan bercabang- cabang  Batang dan akar berkambium
  • 5.
     Tidak memilikibunga sesungguhnya, membentuk strobilus jantan dan betina  Monoseus atau dioseus  Penyerbukan * anemogami * Serbuk sari jatuh langsung pada bakal biji * Jarak waktu penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang  Spermatozoid bergerak aktif  Xilem berupa trakeid
  • 6.
    CYCADINAE  Menyerupai palem,berkayu, sedikit atau tidak bercabang  Daun tersusun dalam roset batang (berjejal-jejal pada ujung batang)  Daun majemuk, tulang daun menyirip  Daun muda menggulung  Sporofil tersusun dalam strobilus, terletak di ujung batang (terminal) - Strobilus jantan Bentuk tongkol dengan kantung-kantung serbuk sari - Strobilus betina Daun buah ditepinya bakal biji  Dioseus
  • 7.
  • 8.
    Tumbuhan betina Cycascircinalis. Tumbuhan jantan Cycas circinalis.
  • 9.
    Daun dan runjungjantan Cycas revoluta Kerajaan: Plantae Divisi: Subdivisi: Spermatophyta Gymnospermae Kelas: Cycadinae Ordo: Cycadales Famili: Genus: Spesies: Cycadaceae Cycas Cycas revoluta
  • 10.
  • 11.
    CONIFERAE / CONIFERINAE Habitus : Semak, perdu atau pohon, dengan tajuk menyerupai kerucut  Daun berbentuk jarum  Dioseus atau monoseus  Mikrosporofil dan megasporofil memiliki struktur dan susunan bermacam-macam
  • 12.
    Ordo pada kelasConiferae : 1. Ordo Pinales. Misalnya famili Pinaceae, contohnya Abies alba dan Pinus merkusii (pinus). 2. Ordo Araucariales. Misalnya famili araucariaceae, contohnya Araucaria dan Agathis (damar) 3. Ordo Taxales. Misalnya famili Taxaceace, contohnya Taxus 4. Ordo Podocarpales. Misalnya famili Podocarpaceae, contonya Podocarpus
  • 13.
    PINALES Pinus luchuensis MaryrPinus elliottii Engelm.
  • 15.
    Strobili (runjung) pembawa serbuksari (sel kelamin jantan Dua tahap perkembangan runjung betina Runjung betina tahap sangat muda
  • 16.
    Runjung Pinus mugoyang telah masak Runjung betina yang hampir masak Runjung betina muda siap membesar
  • 17.
  • 18.
  • 20.
    ARAUCARIALES Araucaria excelsa (Lamb.)Araucaria cunninghamii Sweet
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
    TAXALES Taxus wallichiana Zucc.(= Taxus baccata L.) Taxodium distichum (L.)
  • 25.
    Kingdom: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi:Gymnospermae Ordo: Coniferales Family: Taxodiaceae Genus: Sequoiadendron Species: Sequoiadendron giganteum
  • 27.
    CUPRESSALES Calocedrus formosana (Florin)FlorinChamaecyparis formosensis Matsum.
  • 28.
  • 29.
    Podocarpus macrophyllus (Thunb.)Sweet Podocarpus costalis Presl
  • 30.
  • 31.
    GNETINAE  Tumbuhan berkayuyang batangnya bercabang-cabang atau tidak  Daun tunggal, lebar dan tulang daun menyirip  Bunga berkelamin tunggal, tersusun majemuk, terdapat dalam ketiak daun pelindung yang besar dan memiliki tenda bunga  Monoseus dan dioseus  Biji dilindungi mantel, terdiri dari - Integumen luar yang keras - Tenda bunga berdaging
  • 32.
    GNETALES Kerajaan: Plantae Divisi: Subdivisi: Spermatophyta Gymnospermae Kelas: Gnetinae Ordo:Gnetales Famili: Gnetaceae Genus: Gnetum Spesies: Gnetum gnemon
  • 35.
    EPHEDRALES Female "flowers" ofmormon-tea (Ephedra sp.), New Mexico Male "flowers" of mormon-tea (Ephedra sp.), New Mexico
  • 36.
    WELWITSCHIALES Welwitschia mirabilis Hook.f. Habit (Messum River,Namibia)
  • 37.
    female plant withmegastrobili
  • 38.
    Kerajaan: Divisio: Plantae Spermatophyta Subdivisi: Gymnospermae Kelas: Ginkgoinae Ordo:Ginkgoales Famili: Ginkgoaceae Genus: Spesies: Ginkgo Ginkyo biloba Daun ginkgo
  • 40.
    Ginkgoinae  Tinggi 30m  Pohon yang memiliki tunas pendek  Daun bertangkai panjang, berbentuk pasak atau kipas  Tulang daun bercabang-cabang menggarpu, meranggas pada musim gugur  Dioseus  Biji dengan kulit luar yang berdaging dan kulit dalam yang keras
  • 42.
    Semak, perdu, pohonherba, semak, perdu, pohon TunggangAkar Serabut dan tunggang Batang Tegak lurus, bercabang-cabang Bermacam-macam Bercabang-cabang / tidak Habitus Daun Jarang berdaun lebar Pipih dan lebar Tulang daun Tidak banyak ragamnya Beraneka ragam Anatomi *Berkambium *Tipe pembuluh angkut Kolateral terbuka *Xilem berupa trakeid *Tidak / ada kambium Kolateral tertutup / terbuka Trakea dan trakeid
  • 44.
    Belum memiliki bunga sesungguhnya Membentukstrobilus jantan dan betina Makrosporofil (daun buah) dengan bakal biji (makrosporangium) yang tampak menempel padanya Bunga sesungguhnya Makrosporofil (daun buah) membentuk putik dengan bakal biji didalamnya (tidak tampak) Putik dan benang sari terpisah atau terkumpul pada satu bunga Bunga Penyerbukan * Anemogami • Serbuk sari jatuh (pada tetes penyerbukan) langsung pada bakal biji • Jarak waktu antara penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang Tunggal • Bermacam-macam • Serbuk sari jatuh pada kepala putik • Jarak waktu antara penyerbukan sampai pembuahan relatif pendek GandaFertilisasi
  • 48.
    Perkembangan embrio tumbuhan dikotil Menjelangbakal biji menjadi biji yang matang, zigot telah menjadi suatu tumbuhan embrionik dengan organ yang sempurna
  • 49.
    Mobilitas zat-zat makananselama perkecambahan pada sebuah biji barley Setelah biji mengimbibisi air, embrio membebaskan hormon yang disebut giberelin sebagai sinyal terhadap aleuron. Aleuron mensintesis dan mensekresikan enzim pencernaan yang menghidrolisis makanan yang tersimpan dalam endosperma, yang menghasilkan molekul kecil yang larut dalam air seperti α -amilase
  • 50.
    Perkecambahan biji Radikula, akar,embrio, pertama kali muncul dari biji. Kemudian tunas akan memecah permukaan tanah melalui salah satu mekanisme seperti di gambar tersebut
  • 52.
    PERBEDAAN MONOKOTIL &DIKOTIL KETERANGAN Dicotyledoneae Monocotyledoneae Habitus Biji Herba, semak, perdu dan pohon Memiliki 2 daun lembaga (berkeping 2 ) Pada waktu berkecambah membelah menjadi 2 bagian Herba, semak, perdu atau pohon Memiliki 1 daun lembaga (berkeping tunggal) Pada waktu berkecambah biji tidak berbelah Lembaga/ Kecambah Ujung akar dan batang lembaga Akar lembaga tumbuh terus menjadi akar tunggang yang bercabang-cabang Tidak memiliki pelindung khusus Akar lembaga mati, disusul pembentukan akar yg sama besar berupa akar serabut. Memiliki pelindung khusus berupa koleoriza dan koleoptil
  • 53.
    Batang Daun Bunga Batang dari pangkalke ujung seperti kerucut panjang, bercabang-cabang, dengan ruas-ruas tidak jelas. Daun tunggal atau majemuk, jarang memiliki pelepah Daun duduknya tersebar atau berkarang. Tulang daun menjari atau menyirip. Bagian-bagian bunga kelipatan dua, empat atau lima (dimer, tetramer atau pentamer) Batang dari pangkal ke ujung hampir sama besar, tidak bercabang-cabang, dengan ruas-ruas batang jelas. Daun tunggal, memiliki pelepah Daun duduknya berseling atau merupakan rozet. Tulang daun sejajar atau melengkung. Bagian-bagian bunga kelipatan tiga (trimer).
  • 54.
    Anatomi Akar danbatang berkambium, sehingga tumbuh membesar (pertumbuhan sekunder). Batang Berkas pembuluh angkut : kolateral terbuka Akar Berkas pembuluh angkut : Bikolateral Akar dan batang tidak berkambium, sehingga tidak ada pertumbuhan sekunder. Berkas pembuluh angkut : kolateral tertutup. Berkas pembuluh angkutan : radial.
  • 55.
  • 56.
    Daun tunggal versusdaun majemuk • Sebuah daun tunggal memiliki helai daun tunggal yang tidak terbagi • Tunas aksiler terletak di tempat tangkai daun menyatu dengan batang • Helai daun majemuk terbagi menjadi beberapa helai anak daun • Anda dapat membedakan sebuah daun majemuk dengan daun tunggal dengan cara memeriksa lokasi tunas aksilernya
  • 57.
  • 59.
    DICOTYLEDONEAE  Subkelas MONOCHLAMYDEAE *Ordo Casuarinales: Casuarina equsetifolia * Ordo Fagales: Betula nona * Ordo Proteales: Banksia coccinea * Ordo Urticales: Artocarpus integra * Ordo Piperales: Piper nigrum * Ordo Caryophyllales: Mirabilis jalapa
  • 60.
    Piper nigrum, dariKoehler (1887) Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledoneae Subkelas : Monochlamydeae Ordo : Piperales Famili : Piperaceae Genus : Piper Spesies : Piper ningrum
  • 61.
     Subkelas DIALYPETALAE *Ordo Ranales : Annona muricata (sirsak) Cananga odoratum (kenanga) * Ordo Rosales : Parkia speciosa (petai) Rosa canina (Mawar) * Ordo Brassicales : Cleome hassleriana * Ordo Malvales : Gossypium hirsutum (kapas) Hibiscus rosa-sinensis * Ordo Rutales : Citrus nobilis (jeruk keprok) Murraya paniculata (kemuning)
  • 62.
  • 63.
     Subkelas SYMPETALAE *Ordo Solanales : - Solanum tuberosum (kentang) - Solanum lycorpersicon (tomat) - Nicotiana tabacum (tembakau) * Ordo Rubiales : - Ixora grandiflora (bunga soka) - Mussaenda frondosa (nusa indah) * Ordo Apocynales : - Catharanthus roseus (tapak dara) - Allamanda cathartica (alamanda)
  • 64.
  • 65.
    MONOCOTYLEDONEAE  Ordo Poales *Oryza sativa (padi) * Zea mays (jagung) * Saccharum officinarum (tebu)  Ordo Cyperales * Cyperus papyrus (rumput papirus)  Ordo Zingiberales * Zingiber officinale (jahe) * Curcuma domestica (kunyit) * Alpinia galanga (laos)
  • 66.
  • 67.
    ZINGIBERALES Alpinia galanga (L.)SwAlpinia kusshakuensis Hayata
  • 68.
     Ordo Liliales *Lilium duchartrei (lili) * Allium cepa (bawang merah)  Ordo Bromeliales * Eichornia crassipes (eceng gondok) * Monochoria hastata (wewehan) * Ananas comosus (nanas)  Ordo Orchidales * Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan) * Vanda tricolor (vanda) * Cymbidium hookerianum (anggrek)
  • 69.
  • 70.
  • 71.