Irfan Mahmud
425 10 047
3A TKJ
Apa itu Spanning Tree Protocol?
 Spanning Tree Protocol (STP) adalah sebuah protokol
 pada switch/bridge yang menggunakan STA (spanning
 tree algorithm) untuk menemukan link-link
 redundant      (cadangan)     secara    dinamis  dan
 menciptakan sebuah topology database spanning tree.
 Switch/Bridge kemudian bertukar pesan BPDU
 (Bridge Protocol Data Unit) dengan Switch/Bridge lain
 untuk mendeteksi loop dan kemudian menghilangkan
 loop-loop tersebut dengan cara me-non-aktifkan
 interface-interface switch yang dipilihnya.
Di mana fitur STP ini bekerja ?
 Spanning Tree Protokol ini bekerja pada Layer OSI
 kedua yaitu “Presentation” (walaupun high-level
 switch ada di Layer 3).
Apa kegunaan STP?
 Spanning Tree Protokol berguna untuk mencegah dan
 menghentikan terjadinya loop-loop network (di layer
 2) dengan menggunakan Spanning Tree Algorithm
 (STA).
Bagaimana cara kerja STP ?
 STP secara terus menerus memonitor network untuk
 menentukan semua link, memastikan bahwa tidak ada
 loop yang terjadi, dengan cara mematikan semua link
 yang redundant. STP menggunakan algoritma yang
 disebut spanning-tree algorithm (STA) untuk
 menciptakan sebuah topology database, kemudian
 mencari dan menghancurkan link-link redundant.
 Dengan menjalankan STP, maka frame-frame hanya
 akan di teruskan ke link2 utama yang dipilih oleh STP.
Bagaimana cara STP menghentikan
switching loop ?
 Caranya yaitu dengan memblok sebuah port, di mana
 urutan-urutannya yaitu :
   Cost yang paling besar yang akan diblok.
   Switch Priority yang paling tinggi yang akan diblok
    (salah satu port-nya).
   MAC Address yang paling tinggi di antara switch-switch
    yang lain yang akan diblok (salah satu port-nya).
Apa klebihan dari STP ?
 Kelebihan dari Spanning Tree Protocol yaitu dapat
 menyediakan system jalur backup & juga
 mencegah loop yang tidak diinginkan pada jaringan
 yang memiliki beberapa jalur menuju ke satu tujuan
 dari satu host.
Apa itu BPDU ?
 BPDU (bridge protocol data unit) adalah  sebuah
 datagram yang digunakan oleh switch untuk
 berkomunikasi dengan satu sama lain dan
 mengadakan pertukaran       informasi.   Sebuah
 datagram adalah self-contained, atau independen
 data pembawa informasi yang akan disalurkan dari
 sumber ke computer tujuan. Informasi yang
 dikumpulkan dari perangkat BPDU di jaringan
 akan membantu keputusan dalam konfigurasi.
Apa itu Root Bridge ?
 Root Bridge adalah bridge dengan ID terbaik (best
 Bridge ID). Kuncinya adalah agar semua switch di
 network memilih sebuah root bridge yang akan
 menjadi titik fokus di dalam network tersebut. Semua
 keputusan lain seperti port mana yang akan di blok
 dan port mana yang akan ditempatkan dalam mode
 forwarding.     Keputusan-keputusan     ini    dibuat
 berdasarkan perspektif switch/bridge yang akan
 menjadi root bridge.
Contoh Kasus
 PC 1 ingin mengirim data ke PC 4, awalnya hanya ada
 Switch S2 dan S1, tetapi jika link antara Switch S1 dan
 S2 putus, maka data tidak akan sampai ke tujuan.
 Sehingga ditambahkan 1 Switch lagi agar ada jalur lain.
 Ini disebut dengan Switching Redundancy.
 Secara default, jika switch ingin mengirimkan sebuah
 data, switch tidak tau mau dikirim lewat mana data
 tersebut sehingga data akan di-broadcst. Gambar pada
 slide selanjutnya mencontohkan PC 1 yang ingin
 mengirim data ke PC 4 dengan topologi yang sudah
 redundan.
 Pada switch S2, karena tidak tau mau dikirim lewat
 mana, maka Switch S2 mem-broadcast ke Switch S3
 dan S1.
 Hasil yang sama juga dialami oleh Switch S3 dan S1,
 sehingga Switch S3 broadcast ke Switch S1 (tidak
 dikirim ke Switch S2 lagi karena S2 yang mengirim
 paket data), Switch S1 juga broadcast ke Switch S3 dan
 PC 4.
 Switch S1 dapat menyampaikan pesan ke PC4, tetapi
 karena itu merupakan broadcast, maka Switch S1 juga
 mengirim broadcast yang di terima dari Switch S3 ke
 Switch S2. Broadcast dari Switch S1 yang diterima oleh
 S3 pun akan diteruskan juga ke Swith S2.
 Switch S2 yang dapat 2 broadcast sekaligus (dari
  Switch S1 dan S3) akan reply broadcast lagi (broadcast
  S1 diteruskan ke S3 dan sebaliknya, Switch S3
  diteruskan ke Switch S1). Hal tersebut berulang terus-
  menerus (looping berulang-ulang.)
 Nah, di sinilah fungsi dari STP untuk mengatasi
  Switching Loop.
Spanning tree protocol
Spanning tree protocol

Spanning tree protocol

  • 1.
  • 2.
    Apa itu SpanningTree Protocol?  Spanning Tree Protocol (STP) adalah sebuah protokol pada switch/bridge yang menggunakan STA (spanning tree algorithm) untuk menemukan link-link redundant (cadangan) secara dinamis dan menciptakan sebuah topology database spanning tree. Switch/Bridge kemudian bertukar pesan BPDU (Bridge Protocol Data Unit) dengan Switch/Bridge lain untuk mendeteksi loop dan kemudian menghilangkan loop-loop tersebut dengan cara me-non-aktifkan interface-interface switch yang dipilihnya.
  • 3.
    Di mana fiturSTP ini bekerja ?  Spanning Tree Protokol ini bekerja pada Layer OSI kedua yaitu “Presentation” (walaupun high-level switch ada di Layer 3).
  • 4.
    Apa kegunaan STP? Spanning Tree Protokol berguna untuk mencegah dan menghentikan terjadinya loop-loop network (di layer 2) dengan menggunakan Spanning Tree Algorithm (STA).
  • 5.
    Bagaimana cara kerjaSTP ?  STP secara terus menerus memonitor network untuk menentukan semua link, memastikan bahwa tidak ada loop yang terjadi, dengan cara mematikan semua link yang redundant. STP menggunakan algoritma yang disebut spanning-tree algorithm (STA) untuk menciptakan sebuah topology database, kemudian mencari dan menghancurkan link-link redundant. Dengan menjalankan STP, maka frame-frame hanya akan di teruskan ke link2 utama yang dipilih oleh STP.
  • 6.
    Bagaimana cara STPmenghentikan switching loop ?  Caranya yaitu dengan memblok sebuah port, di mana urutan-urutannya yaitu :  Cost yang paling besar yang akan diblok.  Switch Priority yang paling tinggi yang akan diblok (salah satu port-nya).  MAC Address yang paling tinggi di antara switch-switch yang lain yang akan diblok (salah satu port-nya).
  • 7.
    Apa klebihan dariSTP ?  Kelebihan dari Spanning Tree Protocol yaitu dapat menyediakan system jalur backup & juga mencegah loop yang tidak diinginkan pada jaringan yang memiliki beberapa jalur menuju ke satu tujuan dari satu host.
  • 8.
    Apa itu BPDU?  BPDU (bridge protocol data unit) adalah sebuah datagram yang digunakan oleh switch untuk berkomunikasi dengan satu sama lain dan mengadakan pertukaran informasi. Sebuah datagram adalah self-contained, atau independen data pembawa informasi yang akan disalurkan dari sumber ke computer tujuan. Informasi yang dikumpulkan dari perangkat BPDU di jaringan akan membantu keputusan dalam konfigurasi.
  • 9.
    Apa itu RootBridge ?  Root Bridge adalah bridge dengan ID terbaik (best Bridge ID). Kuncinya adalah agar semua switch di network memilih sebuah root bridge yang akan menjadi titik fokus di dalam network tersebut. Semua keputusan lain seperti port mana yang akan di blok dan port mana yang akan ditempatkan dalam mode forwarding. Keputusan-keputusan ini dibuat berdasarkan perspektif switch/bridge yang akan menjadi root bridge.
  • 10.
    Contoh Kasus  PC1 ingin mengirim data ke PC 4, awalnya hanya ada Switch S2 dan S1, tetapi jika link antara Switch S1 dan S2 putus, maka data tidak akan sampai ke tujuan. Sehingga ditambahkan 1 Switch lagi agar ada jalur lain. Ini disebut dengan Switching Redundancy.
  • 12.
     Secara default,jika switch ingin mengirimkan sebuah data, switch tidak tau mau dikirim lewat mana data tersebut sehingga data akan di-broadcst. Gambar pada slide selanjutnya mencontohkan PC 1 yang ingin mengirim data ke PC 4 dengan topologi yang sudah redundan.
  • 14.
     Pada switchS2, karena tidak tau mau dikirim lewat mana, maka Switch S2 mem-broadcast ke Switch S3 dan S1.
  • 15.
     Hasil yangsama juga dialami oleh Switch S3 dan S1, sehingga Switch S3 broadcast ke Switch S1 (tidak dikirim ke Switch S2 lagi karena S2 yang mengirim paket data), Switch S1 juga broadcast ke Switch S3 dan PC 4.
  • 17.
     Switch S1dapat menyampaikan pesan ke PC4, tetapi karena itu merupakan broadcast, maka Switch S1 juga mengirim broadcast yang di terima dari Switch S3 ke Switch S2. Broadcast dari Switch S1 yang diterima oleh S3 pun akan diteruskan juga ke Swith S2.
  • 19.
     Switch S2yang dapat 2 broadcast sekaligus (dari Switch S1 dan S3) akan reply broadcast lagi (broadcast S1 diteruskan ke S3 dan sebaliknya, Switch S3 diteruskan ke Switch S1). Hal tersebut berulang terus- menerus (looping berulang-ulang.)  Nah, di sinilah fungsi dari STP untuk mengatasi Switching Loop.