Sistem pemerintahan Indonesia antara 1945-1959 mengalami perubahan, dimulai dari sistem presidensial hingga parlementer setengah hati. Pada 1945-1949, sistem parlementer dipilih untuk membuka perundingan dengan Belanda, meski kebijakan masih dipengaruhi presiden. Antara 1949-1950 terbentuk RIS dengan kabinet setengah parlementer. Terakhir, 1950-1959 kembali ke sistem parlementer namun tidak stabil karena partai-partai kuat di parlemen. Akhirny