Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
Uraian Materi 
KULIT INDRA PERASA (SISTEM 
INTEGUMEN) 
Pernahkah anda mendengar istilah 
system perkemihan? Jika pernah coba 
tuliskan apa yang anda ketahui tentang 
system perkemihan pada kotak berikut 
ini 
................................................................ 
.............................................................................. 
.............................................................................. 
............................................................................. 
.............................................................................. 
Bagaimana apakah sudah 
selesai anda menuliskannya, sekarang 
cocokkan jawaban anda dengan uraian 
berikut ini: 
Kulit menutupi dan melindungi 
permukaan tubuh, dan bersambung 
de­ngan 
selaput lendir yang melapisi 
rongga-rongga dan lubang-lubang 
ma­suk. 
Kulit mempunyai banyak 
fungsi: di dalamnya terdapat ujung 
saraf peraba, membantu mengatur 
suhu dan mengendalikan hilangnya 
air dariubuh dan mempunyai sedikit 
kemampuan exkretori, sekretori dan 
absorpsi. 
Gb. 39 — Diagram dari kulit yang 
memperlihatkan struktur di dalam 
dermis(Evelyn P., 2002) 
Kulit dibagi menjadi dua 
lapisan: epidermis atau kutikula, 
dan dermis atau korium 
Epidermis tersusun dari epitelium 
berlapis dan terdiri atas sejumlah la­pisan 
sel yang disusun dua lapis 
yang jelas tampak: selapis lapisan 
tanduk dan selapis zona germinalis. 
Bagian-bagian epidermis dapat 
dili­hat 
dengan mikroskop dan 
gambar 40 memperlihatkannya. 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 33
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
Gb. 40 (reproduksi) 
Pandangan mikroskop dari kulit 
ari (epidermis) (Evelyn P., 2002) 
Lapisan epidermal. Lapisan tanduk 
terletak paling luar, dan tersusun atas 
tiga lapisan sel yang membentuk 
epidermis. 
- Stratum korneum, selnya tipis, 
datar, seperti sisik dan terus-mene­rus 
dilepaskan. 
- Stratum lusidum, selnya 
mempunyai batas tegas tetapi 
tidak ada intinya. 
- Stratum granulosum, selapis sel 
yang jelas tampak berisi inti dan 
juga granulosum. 
Zona Germinalis terletak di bawah 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 44 lapisan tanduk dan terdiri atas dua 
lapis sel epitel yang berbentuk tegas. 
Sel berduri, yaitu sel dengan fibril 
halus yang menyambung sel yang satu 
dengan yang lainnya di dalam lapisan 
ini, sehingga setiap sel se­akan- 
akan 
berduri. 
Sel basal. Sel ini yang terus-menerus 
memproduksi sel epidermis baru. Sel 
ini disusun dengan teratur, berderet 
dengan rapat mem­bentuk 
lapisan 
pertama atau lapisan dua sel pertama 
dari sel basal yang duduk di atas papila 
dermis tidak berisi pembuluh darah. 
Saluran kelenjar keri­ngat 
menembus 
epidermis dan mendampingi rambut. 
Sel epidermis membatasi folikel 
rambut. Di atas permukaan epidermis 
terdapat garis lekukan yang berjalan 
sesuai dengan papil dermis di 
bawahnya. Garis ­garis 
ini berbeda-beda: 
pada ujung jari berbentuk ukiran 
yang jelas, yang pada setiap orang 
berbeda. Maka dari itu studi sidik jari 
dalam kri­minologi 
dilandaskan. 
Gb. 41 — Kulit, memperlihatkan 
pembentukan sebuah folikel 
rambut
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
Kelenjar sebaseus kelihatan 
berlubang dalam folikel(Evelyn P., 
2002) 
Korium atau Dermis tersusun atas 
jaringan fibrus dan jaringan ikat 
yang elastik. Pada permukaan dermis 
tersusun papil-papil kecil yang berisi 
ran­ting- 
ranting pembuluh darah 
kapiler. 
Ujung akhir saraf sensoris, yaitu 
puting peraba, terletak di dalam der­mis. 
Kelenjar keringat yang berbentuk 
tabung berbelit-belit dan yang ha­nyak 
jumlahnya, terletak di sebelah 
dalam dermis, dan salurannya yang 
ke­luar 
melalui dermis dan epidermis, 
bermuara di atas permukaan kulit di 
da­lam 
lekukan halus yang disebut pori. 
Ada beberapa kelenjar keringat yang 
berubah sifat yang dapat dijumpai di 
kulit di sebelah dalam telinga, yaitu 
kelenjar serumen. 
Kelenjar sebaseus ialah kelenjar 
kantong di dalam kulit. Bentuknya se­perti 
botol dan bermuara di dalam 
folikel rambut. Kelenjar ini paling ba­nyak 
terdapat di atas kepala dan muka, 
sekitar hidung, mulut dan telinga, 
dan sama sekali tak terdapat dalam 
kulit tapak tangan dan telapak kaki. 
Kelenjarnya dan salurannya dilapisi 
sel epitel. Perubahan di dalam sel 
ini berakibat sekresi berlemak yang 
disebut sebum. 
Pelengkap kulit. Rambut, kuku dan 
kelenjar sebaseus dianggap sebagai 
tambahan pada kulit. Rambut dan 
kuku adalah sel epidermis yang ber­ubah. 
Rambut tumbuh dari folikel 
rambut yang merupakan lekukan jeluk 
di dalam epidermis. 
Folikel rambut dibatasi oleh sel 
epidermis dan di atas dasarnya ter­dapat 
papil tempat awal rambut 
tumbuh. Dalam keadaan sehat, bila se­helai 
rambut rontok maka akan diganti 
oleh sehelai lain yang tumbuh dari 
papil yang sama. Akar rambut berada 
di dalam folikel. Pada ujung paling 
dalam, rambut sedikit lebih tebal 
dan ujungnya bulat. Bagian pangkal 
yang bulat ini menjepit sebuah papil 
pembuluh darah, dan pertumbuhan 
rambut berasal dari sel lunak yang 
terdapat di daerah ini. Bagian yang 
keluar dari permukaan ialah batang 
rambut. Warna rambut disebabkan oleh 
jumlah pigmen di dalam epidermis. 
Berhubungan dengan folikel rambut 
terdapat otot polos kecil, yaitu erektor 
pilorum atau “penegak rambut”, 
terdapat juga kelenjar sebaseus yang 
mengeluarkan sekret yang disebut 
sebum. Se­bum 
ini memelihara kulit 
supaya empuk dan halus, dan ramnut 
mengkilat. 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 55
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
Kuku. Kuku ialah kulit yang telah 
yaitu vaso-dilatasi dan vaso-konstriksi. 
berubah. Kuku tertanam di dalam 
Pada vaso-dilatasi arteriol memekar, 
palung kuku. Dermisnya memuat 
kulit menjadi lebih panas, dan kelehihan 
garis-garis lekukan dan bukan papil-pa­pil 
panas cepat terpancar dan hi­lang, 
dan 
seperti pada kulit. Palung kuku 
juga hilang karena kelenjar keringat 
mendapat pelayanan persarafan 
bertambah aktif dan karena itu terjadi 
berlim­pah 
dan mengandung banyak 
penguapan cairan dari permukaan 
pembuluh darah. Bagian proximal kuku 
tubuh. Pada vaso-konstriksi pembuluh 
terle­tak 
di dalam lipatan kulit yang 
darah dalam kulit mengerut, kulit 
merupakan bagian paling tipis dalam 
menjadi pucat dan dingin, ke­ringat 
da­erah 
ini. Bagian putih yang disebut 
hampir dihentikan dan hilangnya 
lunula karena bentuknya seperti sete­ngah 
panas dibatasi. Melalui pengenda­lian 
bulan, merupakan awal kuku 
ini pelepasan panas ditambah atau 
tumbuh maju. Badan kuku ialah bagian 
dikurangi sesuai dengan kebutuhan 
yang tak ditutupi dan yang dengan 
tubuh.mKulit adalah organ utama yang 
kuat terikat dalam palung kuku. Ujung 
berurusan dengan pelepasan panas 
distal kuku bebas dan di setiap sisi 
dari tubuh. Banyak panas juga hilang 
dibatasi oleh lipatan kulit. 
melalui paru-paru, dan sebagian kecil 
me­lalui 
feses dan urine. 
FUNGSI KULIT 
Panas dilepas oleh kulit dengan 
Kulit sebagai Organ Pengatur 
berbagai cara: 
Panas. Suhu tubuh seorang adalah 
tetap, meskipun terjadi perubahan 
Melalui penguapan. Jumlah keringat 
suhu lingkungan. Hal itu dipertahankan 
yang dibuat tergantung dari ha­nyaknya 
ka­rena 
penyesuaian antara panas yang 
darah yang mengalir melalui 
hilang dan panas yang dihasilkan, yang 
pembuluh dalam kulit, melalui 
diatur oleh pusat pengatur panas. Pusat 
pemancaran, panas dilepas pada 
ini segera menyadari bila ada per­ubahan 
udara sekitarnya (konduksi), panas 
pada panas tubuh, karena suhu 
dialihkan ke benda yang disentuh, 
darah yang mengalir melalui medula 
seperti pakaian (konveksi), pengaliran 
oblongata. Suhu normal (sebelah 
karena mengalirnya udara yang telah 
dalam) tubuh, yaitu suhu visera dan 
panas, maka udara yang menyentuh 
otak ialah 36° sampai 37.5°C. Suhu 
permukaan tubuh diganti de­ngan 
kulit sedikit lebih rendah. Persarafan 
udara yang lebih dingin. Inilah faktor-faktor 
vaso-motorik mengendalikan arteriol 
yang harus diperhatikan bila mau 
kutan dengan dua cara, 
mendinginkan tu­huh 
yang terlampau 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 66
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
panas, baik dengan membiarkan udara 
mengalir me­nyentuh 
kulit dengan 
cara mengipas, mengusap badan, atau 
merendam da­lam 
air dingin. 
Keringat adalah sekresi aktif dari 
kelenjar keringat di bawah pengenda­lian 
saraf simpatis. Keringat terutama 
berisi larutan garam dengan kon­sentrasi 
kira-kira 1/3 dari yang ada dalam 
plasma. Hal ini hendaknya di­bedakan 
dengan perspirasi atau pelepasan air 
dengan tak terasa yang ha­nya 
berupa 
difusi air secara sederhana melalui kulit. 
Melalui perspirasi hi­lang 
kira-kira 500 
ccm air setiap hari. Banyaknya keringat 
berkisar dari 0 sampai 2.000 ccm setiap 
hari, tergantung dari kebutuhan tubuh 
akan pengaturan suhu. 
Kelenjar keringat adalah alat utama 
untuk merendahkan suhu tubuh. 
Berbagai jumlah air dapat dilepaskan, 
kira-kira setengah liter sehari pada 
i­klim 
sedang, kurang pada iklim dingin 
dan lebih pada yang panas. Suhu 
lingkungan yang lebih tinggi dari suhu 
tubuh dapat dirasakan cukup nyaman 
bila udara kering, tetapi kelembaban 
dapat menyebabkan rasa sangat tidak 
enak karena menghalangi hilangnya 
suhu tubuh melalui penguapan. 
Kulit sebagai Indera Peraba. Rasa 
sentuhan yang disebabkan oleh 
rangangan pada ujung saraf di dalam 
kulit, berbeda-beda menurut ujung 
saraf yang dirangsang. Perasaan panas, 
dingin, sakit, semua ini perasaan yang 
berlainan. Di dalam kulit terdapat 
tempat-tempat tertentu, yaitu tempat 
perabaan; beberapa sensitif (peka) 
terhadap dingin, beberapa terhadap 
panas, dan lain lagi terhadap sakit. 
Perasaan yang disebabkan tekanan 
yang dalam, dan perasaan yang me­mungkinkan 
seorang menentukan dan 
menilai berat suatu benda, timbul pada 
struktur lebih dalam, misalnya pada 
otot dan sendi. 
Tempat Penyimpanan. Kulit dan 
jaringan di bawahnya bekerja sebagai 
termpat penyimpan air; jaringan 
adiposa di bawah kulit merupakan 
tempat pe­nyimpanan 
lemak yang 
utama pada tubuh. 
Beberapa Kemampuan Melindungi 
dari Kulit. Kulit adalah relatif tak 
ter­tembus 
air, dalam arti bahwa ia 
menghindarkan hilangnya cairan dari 
jaringan dan juga menghindarkan 
masuknya air ke dalam jaringan, misal­nya 
bila tubuh terendam air. Epidermis 
menghalangi cedera pada struktur di 
bawahnya dan karena menutupi ujung 
akhir saraf sensorik di dalam der­mis, 
maka kulit mengurangi rasa sakit. 
Bila epidermis rusak, misalnya ka­rena 
terbakar sampai derajat ketiga, maka 
proteksi ini hilang dan setiap sentuhan 
terasa nyeri, dan exudasi cairan dari 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 77
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
dermis yang sekarang ter­buka 
itu, 
menyebabkan hilangnya cairan dan 
elektrolit, dengan akibatnya bahwa 
pasien berada dalam bahaya dehidrasi, 
yang dapat menimbulkan keadaan 
yang lebih parah. 
Rambut 
• Rambut merupakan keratin 
yang tumbuh keluar papilla 
pada dasar folikel rambut, yang 
merupakan tube sempit yang 
menjalar dari permukaan kulit 
melewati epidermis dan dermis. 
• Warna dari rambut ditentukan 
oleh jumlah melanin yang 
terdapat pada lapisan terluar 
; makin banyak melanin yang 
dikandung makin gelap warna 
rambut. 
• Otot arektor pili merupakan 
sekelompok tipis serat otot 
polos yang melekat pada salah 
satu ujung ke folikel rambut dan 
pada ujung yang lain ke jaringan 
penunjang dermis. 
• Otot tersebut dipersarafi oleh 
saraf simpatis. 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 88 Kelenjar Sebasea 
• Kelenjar sebasea terdapat pada 
semua kulit kecuali pada telapak 
tangan dan kaki. 
• Kelenjar sebasea adalah kelenjar 
kecil yang terdesak diantara 
folikel rambut dan otot arektor 
pili. Kelenjar ini terbuka oleh 
duktus kedalam sepertiga 
bagian atas dari folikel. 
• Sebum merupakan produk 
kelenjar sebasea, yang 
merupakan hasil dari degenerasi 
lemak pada sel-selnya. Sebum 
ini didorong keluar dari kelenjar 
dan ke dalam folikel rambut 
pada setiap kontraksi dari otot 
erector pili. Sebum melindungi 
dan melicinkan kulit dan rambut. 
Perubahan Kulit Pada Wanita Hamil 
• Pada kulit terdapat deposit 
pigmen dan hiperpigmentasi 
alat-alat tertentu. 
• Pigmentasi ini disebabkan 
oleh pengaruh melanophore 
stimulating hormone ( MSH ) 
yang meningkat.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
• MSH ini adalah salah satu 
hormone yang juga dikeluarkan 
oleh lobus anterior hipofise. 
• Kadang-kadang terdapat 
deposit pigmen pada dahi, pipi 
dan hidung, dikenal dengan 
kloasma gravidarum. 
• Di daerah leher sering terdapat 
hiperpigmentasi yang sama, 
juga di areola mamma. 
• Linea alba pada kehamilan 
menjadi hitam, dikenal dengan 
linea grisea. 
• Tidak jarang dijumpai kulit 
perut seolah-olah retak-retak, 
warnanya berubah agak 
hiperemik dan kebiru-biruan, 
disebut striae livide. 
• Setelah partus, striae livide ini 
berubah warnanya menjadi 
putih disebut striae albikantes. 
• Pada multigravida sering 
tampak striae livide bersama 
striae albikantes. 
Catatan Klinik 
Kulit sedemikian erat berhubungan 
dengan mekanisma psikik seorang, 
sehingga dapat men­jadi 
cermin 
emosinya; merah muka karena gembira 
atau tersipu-sipu, pucat dan keringatan 
karena takut. Ia dapat terkena banyak 
keadaan infeksi umum yang disertai 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 99
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 
kemerahan. 
Penyakit kulit atau gangguan pada kulit 
dapat disebabkan mikroorganisme 
yang dapat menimbulkan infeksi 
seperti pada impetigo; disebabkan 
virus seperti pada kurap dan “athle­te’ 
foot” (kutu air); parasit hewani seperti 
skabies dan pedikulosis. 
Banyak bentuk dermatitis atau eksema 
(peradangan kulit) disebabkan elergi 
terhadap be­berapa 
jenis makanan, 
obat-obatan, atau bahan kimia yang 
digunakan atau dipegang seperti 
bedak, krim, minyak-minyakan, minyak 
tanah, detergen dan sebagainya. 
Banyak yang diser­tai 
eritema (kemerah-merahan) 
dan urtikaria (bentul-bentul). 
Keadaan ini sering menimbul­kan 
sangat gatal. 
Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 1100 Urtikaria dapat timbul karena 
sentuhan setempat dengan bahan 
yang merangsang, seperti sengatan 
tawon atau duri tanaman. Juga dapat 
timbul secara terbatas pada orang 
yang peka terhadap benda-benda 
yang disentuhnya, seperti bubuk untuk 
mencuci atau kosmetik. Juga se- ring 
karena makan suatu makanan yang 
menimbulkan elergi padanya. 
Keadaan kulit lainnya seperti 
psoriasis sedikit diketahui sebabnya. 
Tetapi semua keadaan kulit tersebut 
mencemaskan, menjengkelkan, dan 
menghendaki perhatian banyak untuk 
pera­watan 
dan penyembuhan (bila 
mungkin). 
Juga terdapat keadaan malignant 
misalnya ulkus rodent dan malignant 
melamona.

Sistem Integument/Kulit

  • 1.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Uraian Materi KULIT INDRA PERASA (SISTEM INTEGUMEN) Pernahkah anda mendengar istilah system perkemihan? Jika pernah coba tuliskan apa yang anda ketahui tentang system perkemihan pada kotak berikut ini ................................................................ .............................................................................. .............................................................................. ............................................................................. .............................................................................. Bagaimana apakah sudah selesai anda menuliskannya, sekarang cocokkan jawaban anda dengan uraian berikut ini: Kulit menutupi dan melindungi permukaan tubuh, dan bersambung de­ngan selaput lendir yang melapisi rongga-rongga dan lubang-lubang ma­suk. Kulit mempunyai banyak fungsi: di dalamnya terdapat ujung saraf peraba, membantu mengatur suhu dan mengendalikan hilangnya air dariubuh dan mempunyai sedikit kemampuan exkretori, sekretori dan absorpsi. Gb. 39 — Diagram dari kulit yang memperlihatkan struktur di dalam dermis(Evelyn P., 2002) Kulit dibagi menjadi dua lapisan: epidermis atau kutikula, dan dermis atau korium Epidermis tersusun dari epitelium berlapis dan terdiri atas sejumlah la­pisan sel yang disusun dua lapis yang jelas tampak: selapis lapisan tanduk dan selapis zona germinalis. Bagian-bagian epidermis dapat dili­hat dengan mikroskop dan gambar 40 memperlihatkannya. Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 33
  • 2.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Gb. 40 (reproduksi) Pandangan mikroskop dari kulit ari (epidermis) (Evelyn P., 2002) Lapisan epidermal. Lapisan tanduk terletak paling luar, dan tersusun atas tiga lapisan sel yang membentuk epidermis. - Stratum korneum, selnya tipis, datar, seperti sisik dan terus-mene­rus dilepaskan. - Stratum lusidum, selnya mempunyai batas tegas tetapi tidak ada intinya. - Stratum granulosum, selapis sel yang jelas tampak berisi inti dan juga granulosum. Zona Germinalis terletak di bawah Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 44 lapisan tanduk dan terdiri atas dua lapis sel epitel yang berbentuk tegas. Sel berduri, yaitu sel dengan fibril halus yang menyambung sel yang satu dengan yang lainnya di dalam lapisan ini, sehingga setiap sel se­akan- akan berduri. Sel basal. Sel ini yang terus-menerus memproduksi sel epidermis baru. Sel ini disusun dengan teratur, berderet dengan rapat mem­bentuk lapisan pertama atau lapisan dua sel pertama dari sel basal yang duduk di atas papila dermis tidak berisi pembuluh darah. Saluran kelenjar keri­ngat menembus epidermis dan mendampingi rambut. Sel epidermis membatasi folikel rambut. Di atas permukaan epidermis terdapat garis lekukan yang berjalan sesuai dengan papil dermis di bawahnya. Garis ­garis ini berbeda-beda: pada ujung jari berbentuk ukiran yang jelas, yang pada setiap orang berbeda. Maka dari itu studi sidik jari dalam kri­minologi dilandaskan. Gb. 41 — Kulit, memperlihatkan pembentukan sebuah folikel rambut
  • 3.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kelenjar sebaseus kelihatan berlubang dalam folikel(Evelyn P., 2002) Korium atau Dermis tersusun atas jaringan fibrus dan jaringan ikat yang elastik. Pada permukaan dermis tersusun papil-papil kecil yang berisi ran­ting- ranting pembuluh darah kapiler. Ujung akhir saraf sensoris, yaitu puting peraba, terletak di dalam der­mis. Kelenjar keringat yang berbentuk tabung berbelit-belit dan yang ha­nyak jumlahnya, terletak di sebelah dalam dermis, dan salurannya yang ke­luar melalui dermis dan epidermis, bermuara di atas permukaan kulit di da­lam lekukan halus yang disebut pori. Ada beberapa kelenjar keringat yang berubah sifat yang dapat dijumpai di kulit di sebelah dalam telinga, yaitu kelenjar serumen. Kelenjar sebaseus ialah kelenjar kantong di dalam kulit. Bentuknya se­perti botol dan bermuara di dalam folikel rambut. Kelenjar ini paling ba­nyak terdapat di atas kepala dan muka, sekitar hidung, mulut dan telinga, dan sama sekali tak terdapat dalam kulit tapak tangan dan telapak kaki. Kelenjarnya dan salurannya dilapisi sel epitel. Perubahan di dalam sel ini berakibat sekresi berlemak yang disebut sebum. Pelengkap kulit. Rambut, kuku dan kelenjar sebaseus dianggap sebagai tambahan pada kulit. Rambut dan kuku adalah sel epidermis yang ber­ubah. Rambut tumbuh dari folikel rambut yang merupakan lekukan jeluk di dalam epidermis. Folikel rambut dibatasi oleh sel epidermis dan di atas dasarnya ter­dapat papil tempat awal rambut tumbuh. Dalam keadaan sehat, bila se­helai rambut rontok maka akan diganti oleh sehelai lain yang tumbuh dari papil yang sama. Akar rambut berada di dalam folikel. Pada ujung paling dalam, rambut sedikit lebih tebal dan ujungnya bulat. Bagian pangkal yang bulat ini menjepit sebuah papil pembuluh darah, dan pertumbuhan rambut berasal dari sel lunak yang terdapat di daerah ini. Bagian yang keluar dari permukaan ialah batang rambut. Warna rambut disebabkan oleh jumlah pigmen di dalam epidermis. Berhubungan dengan folikel rambut terdapat otot polos kecil, yaitu erektor pilorum atau “penegak rambut”, terdapat juga kelenjar sebaseus yang mengeluarkan sekret yang disebut sebum. Se­bum ini memelihara kulit supaya empuk dan halus, dan ramnut mengkilat. Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 55
  • 4.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kuku. Kuku ialah kulit yang telah yaitu vaso-dilatasi dan vaso-konstriksi. berubah. Kuku tertanam di dalam Pada vaso-dilatasi arteriol memekar, palung kuku. Dermisnya memuat kulit menjadi lebih panas, dan kelehihan garis-garis lekukan dan bukan papil-pa­pil panas cepat terpancar dan hi­lang, dan seperti pada kulit. Palung kuku juga hilang karena kelenjar keringat mendapat pelayanan persarafan bertambah aktif dan karena itu terjadi berlim­pah dan mengandung banyak penguapan cairan dari permukaan pembuluh darah. Bagian proximal kuku tubuh. Pada vaso-konstriksi pembuluh terle­tak di dalam lipatan kulit yang darah dalam kulit mengerut, kulit merupakan bagian paling tipis dalam menjadi pucat dan dingin, ke­ringat da­erah ini. Bagian putih yang disebut hampir dihentikan dan hilangnya lunula karena bentuknya seperti sete­ngah panas dibatasi. Melalui pengenda­lian bulan, merupakan awal kuku ini pelepasan panas ditambah atau tumbuh maju. Badan kuku ialah bagian dikurangi sesuai dengan kebutuhan yang tak ditutupi dan yang dengan tubuh.mKulit adalah organ utama yang kuat terikat dalam palung kuku. Ujung berurusan dengan pelepasan panas distal kuku bebas dan di setiap sisi dari tubuh. Banyak panas juga hilang dibatasi oleh lipatan kulit. melalui paru-paru, dan sebagian kecil me­lalui feses dan urine. FUNGSI KULIT Panas dilepas oleh kulit dengan Kulit sebagai Organ Pengatur berbagai cara: Panas. Suhu tubuh seorang adalah tetap, meskipun terjadi perubahan Melalui penguapan. Jumlah keringat suhu lingkungan. Hal itu dipertahankan yang dibuat tergantung dari ha­nyaknya ka­rena penyesuaian antara panas yang darah yang mengalir melalui hilang dan panas yang dihasilkan, yang pembuluh dalam kulit, melalui diatur oleh pusat pengatur panas. Pusat pemancaran, panas dilepas pada ini segera menyadari bila ada per­ubahan udara sekitarnya (konduksi), panas pada panas tubuh, karena suhu dialihkan ke benda yang disentuh, darah yang mengalir melalui medula seperti pakaian (konveksi), pengaliran oblongata. Suhu normal (sebelah karena mengalirnya udara yang telah dalam) tubuh, yaitu suhu visera dan panas, maka udara yang menyentuh otak ialah 36° sampai 37.5°C. Suhu permukaan tubuh diganti de­ngan kulit sedikit lebih rendah. Persarafan udara yang lebih dingin. Inilah faktor-faktor vaso-motorik mengendalikan arteriol yang harus diperhatikan bila mau kutan dengan dua cara, mendinginkan tu­huh yang terlampau Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 66
  • 5.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan panas, baik dengan membiarkan udara mengalir me­nyentuh kulit dengan cara mengipas, mengusap badan, atau merendam da­lam air dingin. Keringat adalah sekresi aktif dari kelenjar keringat di bawah pengenda­lian saraf simpatis. Keringat terutama berisi larutan garam dengan kon­sentrasi kira-kira 1/3 dari yang ada dalam plasma. Hal ini hendaknya di­bedakan dengan perspirasi atau pelepasan air dengan tak terasa yang ha­nya berupa difusi air secara sederhana melalui kulit. Melalui perspirasi hi­lang kira-kira 500 ccm air setiap hari. Banyaknya keringat berkisar dari 0 sampai 2.000 ccm setiap hari, tergantung dari kebutuhan tubuh akan pengaturan suhu. Kelenjar keringat adalah alat utama untuk merendahkan suhu tubuh. Berbagai jumlah air dapat dilepaskan, kira-kira setengah liter sehari pada i­klim sedang, kurang pada iklim dingin dan lebih pada yang panas. Suhu lingkungan yang lebih tinggi dari suhu tubuh dapat dirasakan cukup nyaman bila udara kering, tetapi kelembaban dapat menyebabkan rasa sangat tidak enak karena menghalangi hilangnya suhu tubuh melalui penguapan. Kulit sebagai Indera Peraba. Rasa sentuhan yang disebabkan oleh rangangan pada ujung saraf di dalam kulit, berbeda-beda menurut ujung saraf yang dirangsang. Perasaan panas, dingin, sakit, semua ini perasaan yang berlainan. Di dalam kulit terdapat tempat-tempat tertentu, yaitu tempat perabaan; beberapa sensitif (peka) terhadap dingin, beberapa terhadap panas, dan lain lagi terhadap sakit. Perasaan yang disebabkan tekanan yang dalam, dan perasaan yang me­mungkinkan seorang menentukan dan menilai berat suatu benda, timbul pada struktur lebih dalam, misalnya pada otot dan sendi. Tempat Penyimpanan. Kulit dan jaringan di bawahnya bekerja sebagai termpat penyimpan air; jaringan adiposa di bawah kulit merupakan tempat pe­nyimpanan lemak yang utama pada tubuh. Beberapa Kemampuan Melindungi dari Kulit. Kulit adalah relatif tak ter­tembus air, dalam arti bahwa ia menghindarkan hilangnya cairan dari jaringan dan juga menghindarkan masuknya air ke dalam jaringan, misal­nya bila tubuh terendam air. Epidermis menghalangi cedera pada struktur di bawahnya dan karena menutupi ujung akhir saraf sensorik di dalam der­mis, maka kulit mengurangi rasa sakit. Bila epidermis rusak, misalnya ka­rena terbakar sampai derajat ketiga, maka proteksi ini hilang dan setiap sentuhan terasa nyeri, dan exudasi cairan dari Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 77
  • 6.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan dermis yang sekarang ter­buka itu, menyebabkan hilangnya cairan dan elektrolit, dengan akibatnya bahwa pasien berada dalam bahaya dehidrasi, yang dapat menimbulkan keadaan yang lebih parah. Rambut • Rambut merupakan keratin yang tumbuh keluar papilla pada dasar folikel rambut, yang merupakan tube sempit yang menjalar dari permukaan kulit melewati epidermis dan dermis. • Warna dari rambut ditentukan oleh jumlah melanin yang terdapat pada lapisan terluar ; makin banyak melanin yang dikandung makin gelap warna rambut. • Otot arektor pili merupakan sekelompok tipis serat otot polos yang melekat pada salah satu ujung ke folikel rambut dan pada ujung yang lain ke jaringan penunjang dermis. • Otot tersebut dipersarafi oleh saraf simpatis. Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 88 Kelenjar Sebasea • Kelenjar sebasea terdapat pada semua kulit kecuali pada telapak tangan dan kaki. • Kelenjar sebasea adalah kelenjar kecil yang terdesak diantara folikel rambut dan otot arektor pili. Kelenjar ini terbuka oleh duktus kedalam sepertiga bagian atas dari folikel. • Sebum merupakan produk kelenjar sebasea, yang merupakan hasil dari degenerasi lemak pada sel-selnya. Sebum ini didorong keluar dari kelenjar dan ke dalam folikel rambut pada setiap kontraksi dari otot erector pili. Sebum melindungi dan melicinkan kulit dan rambut. Perubahan Kulit Pada Wanita Hamil • Pada kulit terdapat deposit pigmen dan hiperpigmentasi alat-alat tertentu. • Pigmentasi ini disebabkan oleh pengaruh melanophore stimulating hormone ( MSH ) yang meningkat.
  • 7.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan • MSH ini adalah salah satu hormone yang juga dikeluarkan oleh lobus anterior hipofise. • Kadang-kadang terdapat deposit pigmen pada dahi, pipi dan hidung, dikenal dengan kloasma gravidarum. • Di daerah leher sering terdapat hiperpigmentasi yang sama, juga di areola mamma. • Linea alba pada kehamilan menjadi hitam, dikenal dengan linea grisea. • Tidak jarang dijumpai kulit perut seolah-olah retak-retak, warnanya berubah agak hiperemik dan kebiru-biruan, disebut striae livide. • Setelah partus, striae livide ini berubah warnanya menjadi putih disebut striae albikantes. • Pada multigravida sering tampak striae livide bersama striae albikantes. Catatan Klinik Kulit sedemikian erat berhubungan dengan mekanisma psikik seorang, sehingga dapat men­jadi cermin emosinya; merah muka karena gembira atau tersipu-sipu, pucat dan keringatan karena takut. Ia dapat terkena banyak keadaan infeksi umum yang disertai Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 99
  • 8.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan kemerahan. Penyakit kulit atau gangguan pada kulit dapat disebabkan mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi seperti pada impetigo; disebabkan virus seperti pada kurap dan “athle­te’ foot” (kutu air); parasit hewani seperti skabies dan pedikulosis. Banyak bentuk dermatitis atau eksema (peradangan kulit) disebabkan elergi terhadap be­berapa jenis makanan, obat-obatan, atau bahan kimia yang digunakan atau dipegang seperti bedak, krim, minyak-minyakan, minyak tanah, detergen dan sebagainya. Banyak yang diser­tai eritema (kemerah-merahan) dan urtikaria (bentul-bentul). Keadaan ini sering menimbul­kan sangat gatal. Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif 1100 Urtikaria dapat timbul karena sentuhan setempat dengan bahan yang merangsang, seperti sengatan tawon atau duri tanaman. Juga dapat timbul secara terbatas pada orang yang peka terhadap benda-benda yang disentuhnya, seperti bubuk untuk mencuci atau kosmetik. Juga se- ring karena makan suatu makanan yang menimbulkan elergi padanya. Keadaan kulit lainnya seperti psoriasis sedikit diketahui sebabnya. Tetapi semua keadaan kulit tersebut mencemaskan, menjengkelkan, dan menghendaki perhatian banyak untuk pera­watan dan penyembuhan (bila mungkin). Juga terdapat keadaan malignant misalnya ulkus rodent dan malignant melamona.