Disusun Oleh:
Nuraini Mardiah
XI KA1
Esteradalahsenyawayang dapatdianggapturunan
dariasamkarboksilatdenganmenggantiion hidrogenpada
gugus hidroksilolehradikal hidrokarbon.
bahwarumus umumesteradalah:
Penataan nama ester dimulai dengan
menyebutkan gugus alkil diikuti gugus asam
karboksilat yang menyusun ester dengan
menghilangkan kata –asam. Contoh penataan nama
ester ditunjukkan berikut ini.
 Dari asam format (HCOOH) :
HCOO–CH3 Metil format
HCOO–CH2CH3 Etil format
HCOO–CH2CH2CH3 n–propil format
 Dari asam asetat(CH3COOH) :
CH3COO–CH3 Metil asetat
CH3COO–CH2CH3 Etil asetat
CH3COO–CH2CH2CH3 n–propil asetat
SIFAT DAN KEGUNAAN ESTER
Esterdapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa.
Hidrolisis ester disebut juga reaksi penyabunan. Hidrolisis ester tiada lain
adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal dari
turunannya. Misalnya, hidrolisis etil asetat. Proses hidrolisis berlangsung
sempurna jika dididihkan dengan pelarut basa, seperti NaOH.Reaksi
penyabunan bukan merupakan reaksi kesetimbangan sebagaimana pada
esterifikasi sebab pada akhirreaksi, ion alkoksida mengikat proton dari
asam karboksilat dan terbentuk alkohol yang tidak membentuk
kesetimbangan.

Senyawa ester

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Penataan nama esterdimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti gugus asam karboksilat yang menyusun ester dengan menghilangkan kata –asam. Contoh penataan nama ester ditunjukkan berikut ini.  Dari asam format (HCOOH) : HCOO–CH3 Metil format HCOO–CH2CH3 Etil format HCOO–CH2CH2CH3 n–propil format
  • 4.
     Dari asamasetat(CH3COOH) : CH3COO–CH3 Metil asetat CH3COO–CH2CH3 Etil asetat CH3COO–CH2CH2CH3 n–propil asetat
  • 5.
    SIFAT DAN KEGUNAANESTER Esterdapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa. Hidrolisis ester disebut juga reaksi penyabunan. Hidrolisis ester tiada lain adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal dari turunannya. Misalnya, hidrolisis etil asetat. Proses hidrolisis berlangsung sempurna jika dididihkan dengan pelarut basa, seperti NaOH.Reaksi penyabunan bukan merupakan reaksi kesetimbangan sebagaimana pada esterifikasi sebab pada akhirreaksi, ion alkoksida mengikat proton dari asam karboksilat dan terbentuk alkohol yang tidak membentuk kesetimbangan.