LAPORAN PRAKTIKUM
                    KIMIA ORGANIK I
                     ASAM KARBOKSILAT
                         02 November 2011




                            Disusun oleh:
       Feby Unggul Andi Kaning Sejati       (1110016200046)
                            Kelompok 1
          Tiwi Desrina                  (1110016200001)
          Yuniati                       (1110016200026)

          Nia Nurmalasari               (1110016200041)
          Idzni Desrifani               (1110016200042)


           PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
     JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
       FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURURAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
                                2011
A. Judul Percobaan    : ASAM KARBOKSILAT
B. Tanggal Percobaan : rabu, 2 november 2011
C. Tujuan Percobaan   :
                A. Untuk mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada asam karboksilat
                B. Untuk membuat asam karboksilat
D. Landasan Teori             :

   Suatu asam karboksilat adalah suatu senyawa organik yang          mengandung gugus
karboksil (-COOH). Gugus karboksil mengandung sebuah gugus karbonil dan sebuah
gugus hidroksil. Antaraksi antar kedua gugus ini mengakibatkan suatu kereaktifan kimia
yang unik untuk asam karboksilat. Cri-ciri atau karakteristik dari asam karboksilat
diantaranya yaitu pada umumnya ialah merupakan asam lemah, semakin panjang rantai
karbonnya maka semakin lemah sifat asamnya, titik didihnya lebih tinggi dibandingkan
alkohol walaupun memiliki jumlah atom C yang sama, bereaksi dengan basa
menghasilkan garam, jika bereaksi dengan alkohol menghasilkan ester. Reaksi tersebut
dikenal dengan reaksi esterifikasi. Secara umum reaksi ini RCOOH + ROH RCOOR +
H2O

   Asam asetat (CH3COOH) merupakan asam karboksilat yang bentuk murninya disebut
asam asetat glasial karena senyawa ini menjadi padat seperti es bila didinginkan. Asam
glasial tidak berwarna., cairan mudah terbakar (titikl leleh 7 oC dan titik didih 80 oC)
dengan bau pedas menggigit. Dapat bercampur dengan air dan pelarut organik.

   Reaksi asam organik dengan natrium bikarbonatdapat dituliskan menjadi CH 3COOH
+ NaHCO3  CH3COONa + H2O +CO2. Uji natrium bikarbonat adalah uji untuk
kehadiran karboksil COOH didalam senyawa karena reaksi menyebabkan gelembung dan
pelepasan CO2. Reaksi dengan alkohol menghasilkan ester dipanaskan dengan adanya
katalis asam, contohnya asam sulfat pekat. Beberapa asam karboksilat bereaksi dengan
beberapa reaksi asam organik dan logam. Magnesium bereaksi dengan asam etanoat
menghasilkan magnesium etanoat dan gas hidrogen dengan persamaan reaksi : Zn(s) +
2C2H5COOH(aq)  (C2H5CO2)2Zn(aq)+ H2(g)

   Jika direaksikan dengan amoniak, adanya transfer ion hidrogen untuk pasangan
elektron bebas pada nitrogen pada amoniak dan bentuk ion amonium maka akan
mendapatkan larutan tak berwarna.
E. Alat Dan Bahan              :
       Pembakar spirtus
       Tabung reaksi
       Rak tabung reaksi
       Pipet tetes
       Penjepit
       NH3
       NaHCO3
       HcrO4
       Zn
       Sampel
F. Langkah Kerja
         1. Membuat asam organik
                Masukkan 3mL sampel 1 kedalam tabung reaksi
                Tambahkan 1,5mL asam kromat kedalam tabung reaksi yang telah
                 berisi sampel, kocok
                Panaskan campuran tersebut di atas pembakar spirtus dan amati
                Bagi campuran yang telah dipanaskan tersebut kedala tabung reaksi 1,
                 2, dan 3
                Lakukan langkah-langkah di atas dengan menggunakan sampel 2
          2. Mengidentifikasi senyawa asam organik
                Tambahkan NaHCO3 kedalam tabung          reaksi 1 yang berisi asam
                 organik dari sampel 1, kocok dan amati
                Tambahkan serbuk Zn kedalam tabung reaksi 2 yang berisi asam
                 organik dari sampel 1, kocok dan amati
                Tambahkan NH3 kedalam tabung reaksi 3 yang berisi asam organik
                 dari sampel 1, kocok dan amati
                Tambahkan NaHCO3 kedalam tabung          reaksi 1 yang berisi asam
                 organik dari sampel 2, kocok dan amati
                Tambahkan serbuk Zn kedalam tabung reaksi 2 yang berisi asam
                 organik dari sampel 2, kocok dan amati
                Tambahkan NH3 kedalam tabung reaksi 3 yang berisi asam organik
                 dari sampel 2, kocok dan amati
G. Hasil Pengamatan
      1. Membuat senyawa asam organik
                       Warna awal           Warna setelah        Warna setelah        keterangan
                                            ditambahkan           Pemanasan
                                            asam kromat
Sampel 1            Merah                     Larutan               Larutan        Eksoterm, ada
                                         berwarna hijau          berwarna hjau     bau menyengat
                                                                     toska
Sampel 2            Tak berwarna        Coklat muda             Coklat tua         Eksoterm, ada
                                                                                   bau menyengat


       2. Mengidentifikasi senyawa asam organik
                  Warna awal        + NaHCO3                + serbuk Zn               + NH3
Sampel 1         Hijau tua        Larutan               Larutan berwarna      Larutan berwarna
                                  berwarna hijau        hijau dan ada         hijau toska agak
                                  kebiruan              bijih                 muda atau memudar
Sampel 2         Coklat tua       Larutan               Larutan berwarna      Larutan berwarna
                                  berwarna coklat       ungu hitam pudar      coklat hitam pudar
                                  kehitaman dan                               dan terasa agak
                                  ada gas                                     panas


   H. Pembahasan
         Pada percobaan kali ini akan dilakukan pembuatan asam karboksilat dan percobaan untuk
mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada asam karboksilat. Reaksi yang mugkin terjadi adalah
esterifikasi, penggaraman dan reduksi.
         Pertama pembuatan asam karboksilat. Dilakukan dengan mengoksidasi alkohol atau
aldehide dengan penambahan K2CrO7 dan H2SO4 atau reagen asam kromat yang kemudian dikocok
dan dipanaskan. Pemanasan dilakukan untuk mempercepat reaksi yang berlangsung. Maka
didapatkan reaksi yang perubahan yang terjadi adalah larutan terasa panas. Sehingga pada sampel 1
penambahan asam kromat menghasilkan warna hijau dan pemanasan menghasilkan larutan
berwarna hijau toska dan baunya menyengat. Sedangkan pada sampel 2 yang awalnya tidak
berwarna, penambahan asam kromat menghasilkan warna coklat muda dan agak panas. Dan
pemanasan menghasilkan larutan berwarna coklat tua dan berbau menyengat. Kedua sampel ini
menunjukan reaksi positif karena terbentuknya asam karboksilat ditandai dengan baunya yang
menyengat.
         Kedua , adalah pembuktian reaksi-reaksi dari asam karboksilat. Pertama dengan amonia. Uji
ini sama dengan jalan seperti sifat asam. Asam karboksilat mentransfer ion hidrogen kepasangan
nitrogen yang sendirian dari amonia membentuk ion amonium. Pada sampel 1, menghasilkan
larutan berwarna hijau toska agak muda atau memudar dan sampel 2, menghasilkan larutan
berwarna coklat hitam agak pudar dan agak panas. Kedua reaksi dengan natrium bikarbonat. Reaksi
ini adalah reaksi asam organik dengan natrium bikarbonat untuk menghasilkan air dan karbon
dioksida. Natrium bikarbonat adalah uji untuk kehadiaran sebuah gugs karboksil –COOH dalam
sebuah senyawa karena reaksi akan menghasilkan gelembung dan karbon dioksida. Pada sampel 1
reaksi menghasilkan larutan berwarna hijau biru dan pada sampel 2 menghasilkan larutan coklat
kehitaman dan ada gas. Ini menandakan bahwa uji adalah positif karena terbentuk gas adalah bukti
kehadiran karbon dioksida dari asam karboksilat.
        Ketiga adalah reaksi asam karboksilat dengan logam. Reaksi asam karboksilat dengan logam
yang lebih reaktif akan menghasilkan garam dan hidrogen. Reaksi sama sebagai asam seperti asam
karboksilat, kecuali reaksi berlangsung secara agak lama. Sebagai contoh logam yang digunakan
adalah zink. Reaksi logam zink dengan asam karboksilat atau dengan logam lainnya akan
menghasilkan gas hidrogen. Berarti uji akan positif jika saat direaksikan dengan logam menghasilkan
gas. Pada sampel 1 menghasilkan reaksi larutan berwarna biru muda dan terdapat buih (gelembung
gas) dan pada sampel 2 menghasilkan reaksi larutan berwarna ungu hitam pudar. Hal ini
menunjukan bahwa sampel positif mengandung asam karboksilat.



   I. Kesimpulan
       Pada percobaan ini dapat disimpulkan bahwa :
                   Percobaan dengan mengoksidasi alkohol atau aldehide akan menghasilkan
                     asam karboksilat. Hal ini ditandai dengan bau yang menyengat.
                   Reaksi asam karboksilat dengan amonia menghasilkan ion amonium
                   Reaksi asam karboksilat dengan natrium bikarbonat mengahasilkan gas
                     karbon dioksida dan air. Hal ini ditandai dengan terbentuknya gas.
                   Reaksi asam karboksilat dengan logam akan membentuk garam dan gas
                     hidrogen. Hal ini ditandai dengan terbentuknya gas.



   J. Daftar Pustaka
       Fessenden, Ralph J dan fessenden, Joan S. 1997. Dasar- dasar kimia organik. Jakarta : bina
       aksara
       Riawan, S. 1990. Kimia organik edisi I. Jakarta: Binarupa aksara
       Wilbraham, Anthony C. 1992. Pengantar kimia organik I. Bandung: ITB
Pasca praktikum
1. Tuliskan rumus struktur dari senyawa asam karboksilat (3)
2. Gambarkan sintesis dari asam karboksilat
      Sintesis asam karboksilat melalui preparasi dan hidrolisis nitril

      RX             +     :C-=N:               RC=N           +      X-
      Alkil halida       ion sianida   (nitril) alkil sianida   ion halida

      Sintesis asam karboksilat dengan reagen grignard yang berperan sebagai sebuah nukleofilik
      antara karbon dioksida membentuk halomagnesium, karboksilat kemudian dengan bantuan
      ion H+ dan H2O membentuk asam karboksilat
3. Jelaskan reaksi spealisasi dari asam karboksilat
        Asam karboksilat beraksi dengan basa membentuk garam dan air
         CH3COOH +NaOH  NaCH3COO + H2O
        Asam karboksilat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Reaksi ini di sebut
         esterifikasi (pengesteran)
         RCOOH + ROH RCOOR + H2O
        Reaksi reduksi
         Reaksi asam karboksilat  aldehid  alkohol primer
        Reaksi halogenasi asam karboksilat
         R2CO2H2 + Br2  R2CBrCOOH + HBr

Asam karboksilat

  • 1.
    LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I ASAM KARBOKSILAT 02 November 2011 Disusun oleh: Feby Unggul Andi Kaning Sejati (1110016200046) Kelompok 1 Tiwi Desrina (1110016200001) Yuniati (1110016200026) Nia Nurmalasari (1110016200041) Idzni Desrifani (1110016200042) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURURAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2011
  • 2.
    A. Judul Percobaan : ASAM KARBOKSILAT B. Tanggal Percobaan : rabu, 2 november 2011 C. Tujuan Percobaan : A. Untuk mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada asam karboksilat B. Untuk membuat asam karboksilat D. Landasan Teori : Suatu asam karboksilat adalah suatu senyawa organik yang mengandung gugus karboksil (-COOH). Gugus karboksil mengandung sebuah gugus karbonil dan sebuah gugus hidroksil. Antaraksi antar kedua gugus ini mengakibatkan suatu kereaktifan kimia yang unik untuk asam karboksilat. Cri-ciri atau karakteristik dari asam karboksilat diantaranya yaitu pada umumnya ialah merupakan asam lemah, semakin panjang rantai karbonnya maka semakin lemah sifat asamnya, titik didihnya lebih tinggi dibandingkan alkohol walaupun memiliki jumlah atom C yang sama, bereaksi dengan basa menghasilkan garam, jika bereaksi dengan alkohol menghasilkan ester. Reaksi tersebut dikenal dengan reaksi esterifikasi. Secara umum reaksi ini RCOOH + ROH RCOOR + H2O Asam asetat (CH3COOH) merupakan asam karboksilat yang bentuk murninya disebut asam asetat glasial karena senyawa ini menjadi padat seperti es bila didinginkan. Asam glasial tidak berwarna., cairan mudah terbakar (titikl leleh 7 oC dan titik didih 80 oC) dengan bau pedas menggigit. Dapat bercampur dengan air dan pelarut organik. Reaksi asam organik dengan natrium bikarbonatdapat dituliskan menjadi CH 3COOH + NaHCO3  CH3COONa + H2O +CO2. Uji natrium bikarbonat adalah uji untuk kehadiran karboksil COOH didalam senyawa karena reaksi menyebabkan gelembung dan pelepasan CO2. Reaksi dengan alkohol menghasilkan ester dipanaskan dengan adanya katalis asam, contohnya asam sulfat pekat. Beberapa asam karboksilat bereaksi dengan beberapa reaksi asam organik dan logam. Magnesium bereaksi dengan asam etanoat menghasilkan magnesium etanoat dan gas hidrogen dengan persamaan reaksi : Zn(s) + 2C2H5COOH(aq)  (C2H5CO2)2Zn(aq)+ H2(g) Jika direaksikan dengan amoniak, adanya transfer ion hidrogen untuk pasangan elektron bebas pada nitrogen pada amoniak dan bentuk ion amonium maka akan mendapatkan larutan tak berwarna.
  • 3.
    E. Alat DanBahan :  Pembakar spirtus  Tabung reaksi  Rak tabung reaksi  Pipet tetes  Penjepit  NH3  NaHCO3  HcrO4  Zn  Sampel F. Langkah Kerja 1. Membuat asam organik  Masukkan 3mL sampel 1 kedalam tabung reaksi  Tambahkan 1,5mL asam kromat kedalam tabung reaksi yang telah berisi sampel, kocok  Panaskan campuran tersebut di atas pembakar spirtus dan amati  Bagi campuran yang telah dipanaskan tersebut kedala tabung reaksi 1, 2, dan 3  Lakukan langkah-langkah di atas dengan menggunakan sampel 2 2. Mengidentifikasi senyawa asam organik  Tambahkan NaHCO3 kedalam tabung reaksi 1 yang berisi asam organik dari sampel 1, kocok dan amati  Tambahkan serbuk Zn kedalam tabung reaksi 2 yang berisi asam organik dari sampel 1, kocok dan amati  Tambahkan NH3 kedalam tabung reaksi 3 yang berisi asam organik dari sampel 1, kocok dan amati  Tambahkan NaHCO3 kedalam tabung reaksi 1 yang berisi asam organik dari sampel 2, kocok dan amati  Tambahkan serbuk Zn kedalam tabung reaksi 2 yang berisi asam organik dari sampel 2, kocok dan amati  Tambahkan NH3 kedalam tabung reaksi 3 yang berisi asam organik dari sampel 2, kocok dan amati
  • 4.
    G. Hasil Pengamatan 1. Membuat senyawa asam organik Warna awal Warna setelah Warna setelah keterangan ditambahkan Pemanasan asam kromat Sampel 1 Merah Larutan Larutan Eksoterm, ada berwarna hijau berwarna hjau bau menyengat toska Sampel 2 Tak berwarna Coklat muda Coklat tua Eksoterm, ada bau menyengat 2. Mengidentifikasi senyawa asam organik Warna awal + NaHCO3 + serbuk Zn + NH3 Sampel 1 Hijau tua Larutan Larutan berwarna Larutan berwarna berwarna hijau hijau dan ada hijau toska agak kebiruan bijih muda atau memudar Sampel 2 Coklat tua Larutan Larutan berwarna Larutan berwarna berwarna coklat ungu hitam pudar coklat hitam pudar kehitaman dan dan terasa agak ada gas panas H. Pembahasan Pada percobaan kali ini akan dilakukan pembuatan asam karboksilat dan percobaan untuk mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada asam karboksilat. Reaksi yang mugkin terjadi adalah esterifikasi, penggaraman dan reduksi. Pertama pembuatan asam karboksilat. Dilakukan dengan mengoksidasi alkohol atau aldehide dengan penambahan K2CrO7 dan H2SO4 atau reagen asam kromat yang kemudian dikocok dan dipanaskan. Pemanasan dilakukan untuk mempercepat reaksi yang berlangsung. Maka didapatkan reaksi yang perubahan yang terjadi adalah larutan terasa panas. Sehingga pada sampel 1 penambahan asam kromat menghasilkan warna hijau dan pemanasan menghasilkan larutan berwarna hijau toska dan baunya menyengat. Sedangkan pada sampel 2 yang awalnya tidak berwarna, penambahan asam kromat menghasilkan warna coklat muda dan agak panas. Dan pemanasan menghasilkan larutan berwarna coklat tua dan berbau menyengat. Kedua sampel ini menunjukan reaksi positif karena terbentuknya asam karboksilat ditandai dengan baunya yang menyengat. Kedua , adalah pembuktian reaksi-reaksi dari asam karboksilat. Pertama dengan amonia. Uji ini sama dengan jalan seperti sifat asam. Asam karboksilat mentransfer ion hidrogen kepasangan nitrogen yang sendirian dari amonia membentuk ion amonium. Pada sampel 1, menghasilkan larutan berwarna hijau toska agak muda atau memudar dan sampel 2, menghasilkan larutan berwarna coklat hitam agak pudar dan agak panas. Kedua reaksi dengan natrium bikarbonat. Reaksi
  • 5.
    ini adalah reaksiasam organik dengan natrium bikarbonat untuk menghasilkan air dan karbon dioksida. Natrium bikarbonat adalah uji untuk kehadiaran sebuah gugs karboksil –COOH dalam sebuah senyawa karena reaksi akan menghasilkan gelembung dan karbon dioksida. Pada sampel 1 reaksi menghasilkan larutan berwarna hijau biru dan pada sampel 2 menghasilkan larutan coklat kehitaman dan ada gas. Ini menandakan bahwa uji adalah positif karena terbentuk gas adalah bukti kehadiran karbon dioksida dari asam karboksilat. Ketiga adalah reaksi asam karboksilat dengan logam. Reaksi asam karboksilat dengan logam yang lebih reaktif akan menghasilkan garam dan hidrogen. Reaksi sama sebagai asam seperti asam karboksilat, kecuali reaksi berlangsung secara agak lama. Sebagai contoh logam yang digunakan adalah zink. Reaksi logam zink dengan asam karboksilat atau dengan logam lainnya akan menghasilkan gas hidrogen. Berarti uji akan positif jika saat direaksikan dengan logam menghasilkan gas. Pada sampel 1 menghasilkan reaksi larutan berwarna biru muda dan terdapat buih (gelembung gas) dan pada sampel 2 menghasilkan reaksi larutan berwarna ungu hitam pudar. Hal ini menunjukan bahwa sampel positif mengandung asam karboksilat. I. Kesimpulan Pada percobaan ini dapat disimpulkan bahwa :  Percobaan dengan mengoksidasi alkohol atau aldehide akan menghasilkan asam karboksilat. Hal ini ditandai dengan bau yang menyengat.  Reaksi asam karboksilat dengan amonia menghasilkan ion amonium  Reaksi asam karboksilat dengan natrium bikarbonat mengahasilkan gas karbon dioksida dan air. Hal ini ditandai dengan terbentuknya gas.  Reaksi asam karboksilat dengan logam akan membentuk garam dan gas hidrogen. Hal ini ditandai dengan terbentuknya gas. J. Daftar Pustaka Fessenden, Ralph J dan fessenden, Joan S. 1997. Dasar- dasar kimia organik. Jakarta : bina aksara Riawan, S. 1990. Kimia organik edisi I. Jakarta: Binarupa aksara Wilbraham, Anthony C. 1992. Pengantar kimia organik I. Bandung: ITB
  • 6.
    Pasca praktikum 1. Tuliskanrumus struktur dari senyawa asam karboksilat (3) 2. Gambarkan sintesis dari asam karboksilat Sintesis asam karboksilat melalui preparasi dan hidrolisis nitril RX + :C-=N:  RC=N + X- Alkil halida ion sianida (nitril) alkil sianida ion halida Sintesis asam karboksilat dengan reagen grignard yang berperan sebagai sebuah nukleofilik antara karbon dioksida membentuk halomagnesium, karboksilat kemudian dengan bantuan ion H+ dan H2O membentuk asam karboksilat 3. Jelaskan reaksi spealisasi dari asam karboksilat  Asam karboksilat beraksi dengan basa membentuk garam dan air CH3COOH +NaOH  NaCH3COO + H2O  Asam karboksilat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Reaksi ini di sebut esterifikasi (pengesteran) RCOOH + ROH RCOOR + H2O  Reaksi reduksi Reaksi asam karboksilat  aldehid  alkohol primer  Reaksi halogenasi asam karboksilat R2CO2H2 + Br2  R2CBrCOOH + HBr