Bab 3
Bab 2
Bab 1
Kata “kontemporer” yang berasal dari kata
“co” (bersama) dan “tempo” (waktu). Seni
Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang
terpengaruh dampak modernisasi, tidak terikat oleh
aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai
zaman sekarang.
• Tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan
berkembang sesuai zaman.
• Tidak adanya sekat antara berbagai disiplin seni,
alias meleburnya batas-batas.
Seni kontemporer berkembang di Barat sebagai
produk seni yang dibuat sejak Perang Dunia II. Istilah
ini berkembang di Indonesia seiring makin
beragamnya teknik dan medium yang digunakan
untuk memproduksi suatu karya seni, juga karena
telah terjadi suatu percampuran antara praktek dari
disiplin yang berbeda, pilihan artistik, dan pilihan
presentasi karya yang tidak terikat batas-batas ruang
dan waktu.
Unsur-unsur tari merupakan bagian
penting yang tidak bisa diabaikan. Arti
unsur itu sendiri merupakan satu bagian
penting dalam pementasan tari. Unsur-
unsur tersebut adalah sebagai berikut:
Gerak merupakan unsur pertama dalam
tari, sebab tari identik dengan gerak.
Gerak yang dimaksud yaitu gerak
badaniah, seperti gerak tangan, gerak
kepala. dan gerak kaki. Gerak dalam
tari merupakan bahasa atau
pengucapan tari.
Irama yang memiliki fungsi sebagai
pendukung gerakan, sebagai
pengatur gerak, sebagai penguat
ungkapan gerak, dan sebagai
pemberi ilham gerak pada penari.
Ruang merupakan hal penting dalam tari,
sebab lahirnya gerak adalah karena
adanya ruang. Penggunaan ruang di
dalam tari tentu harus sesuai dengan
kebutuhan gerak. Terdapat berbagai jenis
dan penggunaan ruang, yaitu ruang
sempit, ruang luas, dan ruang sedang.
disamping hal tersebut, ruang bisa
diolah berdasarkan arah hadap dan tinggi
rendah badan dengan berbagai arah.
yaitu ke samping, ke depan, ke belakang,
ke atas dan ke bawah badan, serta ke
samping kanan dan samping kiri dari
badan. Olahan ruang disebut pula
dengan pola lantai, seperti pola lantai
segi empat, trapesium, diagonal, dan
lingkaran.
Tenaga sangat diperlukan dalam tari. Lahirnya gerak dalam
tari tentu harus didukung oleh penggunaan tenaga yang
cukup sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, dalam tarian
halus diperlukan penggunaan tenaga lemah yang relatif
sedikit.
Tarian yang bersifat lincah memerlukan penggunaan tenaga
yang sedikit kuat. sedangkan untuk tarian gagah tentu
diperlukan penggunaan tenaga yang kuat.
Waktu dalam tari sangat penting. yaitu untuk
pengaturan dinamika tarian.
*=>>Tarian yang halus tentu memerlukan
penyelesaian gerak dalam waktu yang relatif lebih
lama.
* =>>Adapun tarian yang gagah memerlukan
penyelesaian gerak dalam waktu yang relatif
cepat.
Kelima unsur tersebut dalam tarian merupakan
unsur dasar yang harus ada dan dikuasai oleh
pelaku tari. Dengan memahami unsur-unsur tari
tersebut, akan menghasilkan penunjukan tari
yang lebih hidup dan enak ditonton.
Tata rias dan tata busana dalam tari memiliki fungsi
yang penting. Kehadiran tata rias dan tata busana
dalam tari merupakan hal yang tidak dapat
dipisahkan karena keduanya . saling mendukung.
Tata rias tari merupakan penataan wajah penari
sehingga sesuai dengan tarian yang dibawakannya.
Penataan tata rias terdiri atas pembentuk alis, eye
shadow, perona pipi, kumis, cambang, lipstik, pasu
teleng, dan pemoles muka (bedak).
• Membuat penari lebih menawan di atas pentas sesuai
dengan kebutuhan pementasan tarian.
• Memenuhi tuntutan peran yang dibawakan oleh si
penari.
• Supaya tarian terlihat lebih sempurna di atas pentas.
Tata busana tari merupakan penataan baju penari yang
sesuai dengan tuntutan suatu tarian. Tata busana terdiri
atas baju, celana, kain, ikat pinggang, sclcndang, tutup
kepala, dan aksesoris lainnya. Tata busana tari berfungsi
sebagai berikut:
• kelengkapan pakaian yang dikenakan penari ketika
menari di atas pentas.
• mendukung dan membantu si penari dalam melakonkan
peran yang dibawakannya.
Musik pengiring tari atau disebut dengan musik
iringan tari merupakan pendukung tari yang erat
kaitannya dengan kebutuhan tari. Musik iringan tari
digunakan untuk mengiringi tarian, baik secara visual
(tampak pada gerakan-gerakan) maupun secara
audio yang digunakan sebagai pendukung suasana
adegan-adegan tertentu.
Musik iringan tari terdiri atas dua jenis, yaitu :
1. Musik iringan tari tradisi.
Biasanya ,menggunakan Alat musik Tradisional karena
menyesuaikan dengan gerakan dan tempo yang ada
pada tari tradisional. Contohnya gamelan dan Arumba.
2. Musik iringan tari nontradisi.
Biasanya yang menggunakan alat musik modern dan
cenderung memiliki gerakan dan tempo yang relative
bervariasi lebih seperti tarian kontemporer contohnya
Drum, gitar, piano, peralatan Dj dsb.
• Untuk konsumsi hiburan populer atau sebagai
media ekspresi
• Untuk mengembangkan kreativitas,koreografer
dan kritikus
• Untuk menanggapi masalah aktual yang terjadi
dalam masyarakat masing-masing atau maslah
global
1. Pola-pola geraknya bebas (terserah pada
koreografer).
2. Gerak yang digunakan tidak lagi mendasarkan
pada gerak tari tradisional.
3. Tata tari diciptakan sesuai suasana (zaman) saat
itu.
4. Kostum disesuaikan dengan jenis tarian (tidak
mengikat seperti tari tradisional)
Sebenarnya, tarian kontemporer bisa dibagi menjadi 2 :
1. Tari Kontemporer Pengembangan
::>>> Pengembangan dari tari-tari sebelumnya, bisa dari
tradisional atau tari modern.
2. Tari Kontemporer Kreasi Baru
::>>> Hasil karya baru yang memang diciptakan sendiri
tanpa mengembangkan tarian-tarian yang telah ada.
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer
seni tari kontemporer

seni tari kontemporer

  • 4.
  • 6.
    Kata “kontemporer” yangberasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” (waktu). Seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi, tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang.
  • 7.
    • Tidak terikatoleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman. • Tidak adanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas.
  • 8.
    Seni kontemporer berkembangdi Barat sebagai produk seni yang dibuat sejak Perang Dunia II. Istilah ini berkembang di Indonesia seiring makin beragamnya teknik dan medium yang digunakan untuk memproduksi suatu karya seni, juga karena telah terjadi suatu percampuran antara praktek dari disiplin yang berbeda, pilihan artistik, dan pilihan presentasi karya yang tidak terikat batas-batas ruang dan waktu.
  • 10.
    Unsur-unsur tari merupakanbagian penting yang tidak bisa diabaikan. Arti unsur itu sendiri merupakan satu bagian penting dalam pementasan tari. Unsur- unsur tersebut adalah sebagai berikut:
  • 11.
    Gerak merupakan unsurpertama dalam tari, sebab tari identik dengan gerak. Gerak yang dimaksud yaitu gerak badaniah, seperti gerak tangan, gerak kepala. dan gerak kaki. Gerak dalam tari merupakan bahasa atau pengucapan tari.
  • 12.
    Irama yang memilikifungsi sebagai pendukung gerakan, sebagai pengatur gerak, sebagai penguat ungkapan gerak, dan sebagai pemberi ilham gerak pada penari.
  • 13.
    Ruang merupakan halpenting dalam tari, sebab lahirnya gerak adalah karena adanya ruang. Penggunaan ruang di dalam tari tentu harus sesuai dengan kebutuhan gerak. Terdapat berbagai jenis dan penggunaan ruang, yaitu ruang sempit, ruang luas, dan ruang sedang.
  • 14.
    disamping hal tersebut,ruang bisa diolah berdasarkan arah hadap dan tinggi rendah badan dengan berbagai arah. yaitu ke samping, ke depan, ke belakang, ke atas dan ke bawah badan, serta ke samping kanan dan samping kiri dari badan. Olahan ruang disebut pula dengan pola lantai, seperti pola lantai segi empat, trapesium, diagonal, dan lingkaran.
  • 15.
    Tenaga sangat diperlukandalam tari. Lahirnya gerak dalam tari tentu harus didukung oleh penggunaan tenaga yang cukup sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, dalam tarian halus diperlukan penggunaan tenaga lemah yang relatif sedikit. Tarian yang bersifat lincah memerlukan penggunaan tenaga yang sedikit kuat. sedangkan untuk tarian gagah tentu diperlukan penggunaan tenaga yang kuat.
  • 16.
    Waktu dalam tarisangat penting. yaitu untuk pengaturan dinamika tarian. *=>>Tarian yang halus tentu memerlukan penyelesaian gerak dalam waktu yang relatif lebih lama. * =>>Adapun tarian yang gagah memerlukan penyelesaian gerak dalam waktu yang relatif cepat.
  • 17.
    Kelima unsur tersebutdalam tarian merupakan unsur dasar yang harus ada dan dikuasai oleh pelaku tari. Dengan memahami unsur-unsur tari tersebut, akan menghasilkan penunjukan tari yang lebih hidup dan enak ditonton.
  • 18.
    Tata rias dantata busana dalam tari memiliki fungsi yang penting. Kehadiran tata rias dan tata busana dalam tari merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan karena keduanya . saling mendukung. Tata rias tari merupakan penataan wajah penari sehingga sesuai dengan tarian yang dibawakannya. Penataan tata rias terdiri atas pembentuk alis, eye shadow, perona pipi, kumis, cambang, lipstik, pasu teleng, dan pemoles muka (bedak).
  • 19.
    • Membuat penarilebih menawan di atas pentas sesuai dengan kebutuhan pementasan tarian. • Memenuhi tuntutan peran yang dibawakan oleh si penari. • Supaya tarian terlihat lebih sempurna di atas pentas. Tata busana tari merupakan penataan baju penari yang sesuai dengan tuntutan suatu tarian. Tata busana terdiri atas baju, celana, kain, ikat pinggang, sclcndang, tutup kepala, dan aksesoris lainnya. Tata busana tari berfungsi sebagai berikut: • kelengkapan pakaian yang dikenakan penari ketika menari di atas pentas. • mendukung dan membantu si penari dalam melakonkan peran yang dibawakannya.
  • 20.
    Musik pengiring tariatau disebut dengan musik iringan tari merupakan pendukung tari yang erat kaitannya dengan kebutuhan tari. Musik iringan tari digunakan untuk mengiringi tarian, baik secara visual (tampak pada gerakan-gerakan) maupun secara audio yang digunakan sebagai pendukung suasana adegan-adegan tertentu.
  • 21.
    Musik iringan tariterdiri atas dua jenis, yaitu : 1. Musik iringan tari tradisi. Biasanya ,menggunakan Alat musik Tradisional karena menyesuaikan dengan gerakan dan tempo yang ada pada tari tradisional. Contohnya gamelan dan Arumba. 2. Musik iringan tari nontradisi. Biasanya yang menggunakan alat musik modern dan cenderung memiliki gerakan dan tempo yang relative bervariasi lebih seperti tarian kontemporer contohnya Drum, gitar, piano, peralatan Dj dsb.
  • 23.
    • Untuk konsumsihiburan populer atau sebagai media ekspresi • Untuk mengembangkan kreativitas,koreografer dan kritikus • Untuk menanggapi masalah aktual yang terjadi dalam masyarakat masing-masing atau maslah global
  • 24.
    1. Pola-pola geraknyabebas (terserah pada koreografer). 2. Gerak yang digunakan tidak lagi mendasarkan pada gerak tari tradisional. 3. Tata tari diciptakan sesuai suasana (zaman) saat itu. 4. Kostum disesuaikan dengan jenis tarian (tidak mengikat seperti tari tradisional)
  • 25.
    Sebenarnya, tarian kontemporerbisa dibagi menjadi 2 : 1. Tari Kontemporer Pengembangan ::>>> Pengembangan dari tari-tari sebelumnya, bisa dari tradisional atau tari modern. 2. Tari Kontemporer Kreasi Baru ::>>> Hasil karya baru yang memang diciptakan sendiri tanpa mengembangkan tarian-tarian yang telah ada.