Assalammualaikum Wr. Wb
Kelompok 10
Kalasha Anajma Fathi
Khrisnendy Sri Haryatno
Safira Listiany
(Seks Bebas)
Pergaulan Bebas
Loading
……………………..Proses in one minute ……………………...
Klik..!
Apa Itu
Sexs Bebas..?
Dampak Sexs
Bebas…
Pencegahan
SB…
Faktor Yang
Mempengaruhi SB…
Beberapa Masalah
SB YanAg telah
terjadi …
Cara menyelesaikan
masalah SB Yang
telah terjadi …
Definisi
Buku Paket Para ahli
Apa Itu Sexs Bebas
Biologis
Faal
Psikologis
Medis
Sosial
Sigmud Freud
Faktor – faktor yang
mempengaruhi
Tontonan
Tekanan (teman)
Tekanan (pacar)
Pelampiasan
Rasa Ingin tahu
Dampak
Kenangan buruk
Penyebaran Penyakit
Sendiri
Kehamilan
aborsi
Psikologis
larangan
Dan lain – lain
Malu
Keluarga
Kecewa
Kucilkan
Pencegahan SB
Buku paket
Diri Sendiri Diperhatikan
Internet
Pengawasan
Pembinaan
Keluarga
Masyarakat
Ketegasan
Ketahuan SB dimobil,
tabrak orang diserpong
Terjerumus SB, 42 mahasiswa
disulut terkena
AIDS
Prilaku seks
mengancam pelajar sumbar
Bandung Lautan asmara,
Seks bebas mahasiswa yang bikin gempar
Warga bandung sudah Terbiasa
melihat mahasiswi keluar dari kos pria
Pengakuan mahasiswa
bandung Kecanduan SB dikos /hotel
Kasus
SB mahasiswa Dibandung
semakin menghawartikan
SB juga merambah ke SMP,
Tidak tahu kalau
pasangannya bisa hamil
• Hubungan seksual yang dilakukan diluar
ikatan pernikahan, baik suka sama suka
atau dalam dunia prostistusi. Seks bebas
sangat tidak layak dilakukan karena
remaja akan mengalami kehamilan diluar
nikah yang memicu terjadinya aborsi
karena aborsi berbahya dan beresiko
kemandulan bahkan kematian. Para
pelaku seks sangat beresiko terinfeksi virus
HIV yang menyebabkan AIDS ataupun
penyakit penular lainya.
Pengertian Sexs Bebas
Seks adalah naluri dasar yang sudah ada
sejak manusia lahir. Sejak lahir, manusia
sudah menjadi mahluk yang seksual atau
memiliki libido ( enerji seksual ) yang
mengami perkembangan melalui fase yaitu :
oral, anal, falik dan genital.
Menurut Sigmud Freud
Definisi Sexs ( Biologis )
• Berkaitan dengan alat reproduksi.
• Pengetahuan mengenai hormon- hormon,
mentruasi, masa subur dan gairah sexs.
• Bagaimana menjaga kesehatan dan
ganguan seperti PMS ( Penyakit menular
sexsual).
• Bagaimana memfungsikannya secara
optimal secara biologis.
Mencakup pengetahuan mengenai proses
pembuahan, bagaimana ovum bertemu
dengan sperma dan membentuk sperma
dan membentuk zigot dan seterusnya.
Definisi Sexs ( Faal )
Seksualitas berkaitan dengan bagaimana
fungsi kita sebagai mahluk seksual dan
identitas peran jenis. Mengapa pria
dipandang lebih agresif dari pada wanita ?
Definisi Sexs ( Psikologis )
Pengetahuan mengenal penyakit yang di
peroleh dari hubungan seks, terjadinya
impotensi, nyeri, keputihan, dan lain
sebagainya.
Definisi Sexs ( Medis )
Seksualitas berkaitan dengan hubungan
interpersonal ( hubungan antar sesama
manusia ). Seringkali, hambatan interaksi
ditimbulkan oleh kesenjangan peran jenis
antara laki – laki dan perempuan. Hal ini
dipengaruhi oleh faktor budaya dan idola
asuh yang lebih memprioritaskan posisi laki –
laki angapan itu harus diluruskan Karena
jenis kelamin tidak menentukan mana yang
lebih baik atau berkualitas.
Definisi Sexs ( Sosial )
• Apa yang Remaja tonton, berkolerasi
secara positif dan signifikan dalam
membentuk prilaku mereka, terutama
tayangan film dan sinetron, baik film yang
ditonton dilayar kaca maupun yang
dilayar lebar
Akibat atau pengaruh
mengonsumsi berbagai tontonan
Lingkungan pergaulan yang dimaksuki oleh
seseorang remaja dapat juga berpengaruh
untuk menekan temanya yang belum
melakukan hubungan seks, bagi remaja
tekana tersebut dapat dirasakan lebih kuat
dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri.
Tekana yang datang dari teman
pergaulanya.
Kerena kebutuhan seseorang untuk mecintai
dan dicintai, seseorang harus rela melakukan
apa saja terhadap pasangannya, tanpa
memikirkan resiko yang akan dihadapinya.
Dalam hal ini yang berperan buka saja nafsu
seksual, melainkan juga sikap memberontak
terhadap orang tuanya. Remaja lebih
membutuhkan suatu hubungan,penerimaan,
rasa aman, dan harga diri, selayaknya orang
dewasa.
Adanya tekanan dari pacar
Pada usia remaja keingin tahuan begitu besar
terhadap seks, apalagi jika teman – temannya
mengatakan bahwa terasa nikmat, ditambah
lagi adanya informasi yang tidak terbatas
masuknya, maka rasa penasaran tersebut
semakin mendorong mereka untuk lebih jauh
lagi melakukan berbagai macam percobaan.
Rasa Penasaran
Faktor ini tidak hanya datang dari diri sendiri,
misalnya kerena terlajur berbuat, seorang
remaja perempuan biasanya berpendapat
sudah tidak ada lagi yang dapat dibagngakan
dalam dirinya, maka dalam pikiranya tersebut ia
akan merasa putus harapan dan mencari
pelampiasan yag akan menjerumuskannya
dalam pergaulan bebas.
Pelampiasan Diri
• Apabila seseorang terbukti telah
melakukan seks bebas maka secara moral
pelaku dihantui rasa bersalah yang
berlarut – larut.
Menciptakan kenangan Buruk
• Kehamilan terjadi pertemuan sel telur pihak wanita
dan spermatozoa pihak pria. Dan hal itu biasanya
didahului oleh hubungan seks.
• Kehamilan pada remaja sering disebabkan
ketidaktahuan dan tidak sadarnya remaja
terhadap proses kehamilan.
• Hubungan seks satu kali saja bisa mengakibatkan
kehamilan bila dilakukan pada masa subur.
Kehamilan yang terjadi bisa mengakibatkan beban
mental yang luar biasa.
• Kehamilan yang dianggap “kecelakaan” ini
mengakibatkan kesusahan dan malapetakan bagi
pelaku bahkan keturunannya.
Mengakibatkan Kehamilan
• Aborsi merupakan tindakan medis yang
ilegal dan melanggar hukum.
• Aborsi mengakibatkan kemandulan
bahkan kanker kanker rahim dan
berpotensi kematian bagi janin maupun
pelaku.
Menggugurkan kadungan dan
pembunuhan bayi
• Penyakit kelamin akan menular melalui
pasangan dan bahkan keturunannya.
• Penyebarannya melalui seks bebas
dengan bergonta – ganti pasangan.
• Hubungan seks satu kali saja dapat
menularkan penyakit bila dilakukan
dengan orang yang tertular salah satu
penyakit kelamin.
• Salah satu virus yang bisa ditularkan
adalah HIV/AIDS.
Penyebaran Penyakit
• Akan selalu muncul rasa bersalah, marah,
sedih, menyesal, malu, kesepian, tidak
punya bantuan, binggung, stress, benci
pada diri sendiri, benci pada orang yang
terlibat, takut tidak jelas, insomnia,
kehilangan percaya diri, gangguan
makan, kehilangan kosentarasi, depresi,
berduka, tidak bisa memaafkan diri sendiri,
takut akan hukuman tuhan, mimpi buruk,
merasa hampa, halusinasi, sulit
mempertahankan hubungan.
Dampak Psikologis
• Dilarang oleh undang – undang, kecuali
indikasi medis ( misalnya si ibu sakit jantung
berat, sehingga kalau ia meneruskan
kehamilan dapat timbul kematian). Baik
yang meminta pelakunya maupun
pengantarnya dikenakan hukum.
Pengguguran kadungan dilarang
• Menimbulkan rasa ketagihan.
• Menghacurkan cita – cita.
• Remaja wanita yang terlanjur hamil akan mengalami kesulitan
selama kehamilan karena jiwa dan fisiknya belum siap.
• Pasangan pengantin remaja, sebagian besar diakhiri dengan
penceraian ( umumnya karena terpaksa karena nafsu
ataupun cinta )
• Pasangan pengantin remaja sering menjadi cemoohan
lingkungan sekitarnya.
• Remaja wanita berusaha menggugurkan kadungan pada
tenaga non medis sering mengalami kematian tragis.
• Bayi yang dilahirkan dari perkawinan remaja sering
mengalami gangguan kejiwaan saat ia dewasa.
Dampak lain
Keluarga akan menanggung
malu sehingga menjadi beban
mental yang berat.
• Karena orang tua pasti ingin yang terbaik untuk
anaknya dan ingin menjadikan anaknya sebagai
manusia yang berahlak baik didunia dan
diakhirat tetapi ternyata anaknya melakukan
perbuatan yang dilarang agama dan dianggap
kurang baik dimata masyarakat.
Orang tua akan kecewa
• Karena seks bebas adalah tindakan yang
dilarang agama dan merupakan hal yang
melanggar tata aturan pemerintah.
Pelaku berserta keluarga dikucilkan
• Perilaku seks bebas pada remaja sudah cukup
parah. Peranan agama dan keluarga sangat
penting untuk mengantisipasi perilaku remaja
tersebut.
• Sebagai mahluk yang mempunyai sifat egoisme
yang tinggi maka remaja mempunyai pribadi yang
sangat mudah terpengaruhi oleh lingkungan diluar
dirinya akibat dari rasa ingin tahu yang sangat tinggi.
• Tanpa adanya bimbingan maka remaja dapat
melakukan perilaku menyimpang.
Adanya kasih sayang, perhatian dari
orang tua dalam hal apapun serta
pengawasan yang tidak bersifat
mengekang.
• Pada usia remaja, mereka selalu mempunyai keinginan untuk
mengetahui, mencoba dan mecontoh segala hal. seperti dari
media masa dan elektronik yang membuat remaja seringkali
terpicu untuk mengikuti seperti yang ada dalam tanyangan
tersebut.
• Oleh karena itu, diperlukan adanya pengawasan dalam hal
tersebut. Mungkin dengan mendampingi mereka saat melihat
tanyangan tersebut. Menambah kegiatan positif diluar sekolah,
misalnya kegiatan olah raga. Selain untuk menjaga kesehatan
tubuh .
• Kesibukan diluar sekolah seperti olah raga dapat membuat
perhatian mereka tertuju ke arah kegiatan tersebut. Sehingga
memperkecil kemungkinan bagi mereka untuk melakukan
penyimpangan perilaku seks bebas .
Pengawasan yang perlu dan itensif
terhadap media komunikasi
• Perlu adanya wadah untuk menampung
permasalahan reproduksi remaja yang sesuai
dengan kebutuhan.
• Informasi yang terarah baik secara formal
maupun informal yang meliputi pendidikan seks,
penyakit menular seks, KB, dan kegiatan lain juga
dapat membantu menekan angka kejadian
perilaku seks bebas dikalangan remaja.
Perlu dikembangkan model pembinaan
remaja yang berhubungan dengan
kesehatan produksi.
• Dengan memberikan hukuman yang
sesuai bagi pelaku seks bebas,diharapkan
meraka tidak mengulangi perbuatan
tersebut.
Perlu adanya sikap tegas dari
pemerintah dalam mengambil
tindakan terhadap perilaku seks
bebas.
• Tingkatkan keimanan dan selalu dekatkan diri
kepada tuhan yang maha esa.
• Jauhilah narkotika dan pergaulan tanpa batas.
• Tumbuhkan norma dan nilai – nilai sosial
• Hindarilah hal – hal negatif
• Isi hari – hari dengan aktivitas dan olah raga.
• Hidarilah pergaulan negative
• Selektif terhadap teman – teman sebaya.
Diri sendiri
• Hati – hati mengikuti perkembangan teknologi
• Hidup sehat tanpa terpengaruh narkotika
• Jangan hancurkan ,masa depa diri sendiri.
• Capai cita – cita tanpa sexs bebas.
• Pikirkan segala tindakan dengan efektif dan
komprehensif sesuai dengan akibat yang akan
diterima
• Hindarilah seks bebas sejak dini dengan tidak
bergaul tanpa batas norma dan etika.
• Katakan tidak , jika pasanganya menghendaki
aktivitas berpacaran melebihi batas, terutama
bagi putri permintaan seks sebagai bukti cinta
jangan dipenuhi karena yang paling menderita
adalah pihak wanita.
• Ingat, sekali wanita kehilangan kegadisanya,
seumur hidup akan menderita, karena norma
yang dianut dalam masyarakat kita masih tetap
mengagungkan kesucian.
• Berbeda dengan pria, keperjakaan pria tidak
pernah bisa dibuktikan, sementara dengan
pemeriksaan dokter kandungan dapat ditentukan
apakah seorang gadis masih utuh selaput
darahnya atau tidak.
• Memberikan tauladan dalam beribadah untuk meningkatkan
iman dan taqwa semua anggota keluarga termasuk anak.
• Mengerti tentang permasalahan seks, sebelum menjelaskan
kepada anak – anak.
• Seorang ayah mengarahkan anak – anak laki – laki dan seorang
ibu mengarahkan anak perempuan dalam menjelaskan
masalah seks.
• Jangan menjelaskan masalah seks kepada anak laki – laki dan
perempuan di ruang yang sama.
• Hindari hal – hal yang berbau porno saat menjelaskan masalah
seks, gunakan kata kata sopan.
• Meyakinkan kepada anak – anak bahwa teman – teman
mereka adalah teman yang baik.
Keluarga
• Memberikan perhatian kemampuan anak dibidang
olah raga dan menyibukan mereka dengan
berbagai aktivitas.
• Tanamkan etika memelihara diri dari perbuatan –
perbuatan maksiat karena itu merupakan sesuatu
yang paling berharga.
• Membangun sikap saling percaya antara orang tua
dan anak.
• Pendidikan seks (sex education). Hal ini
dapat diartikan sebagai penerangan
tentang anatomi, fisiologi seks, manusia,
bahaya penyakit kelamin. Pendidikan seks
adalah membimbing serta mengasuh
seorang agar mengerti tentang arti, fungsi
dan tujuan seks, sehingga ia dapat
menyalurkan secara baik, benar dan
ilegal.
• Larangan penjualan film - film atau vcd
porno.
Masyarakat
• Pengetahuan seks sebelum nikah. Masalah sksual
mungkin sama panjangnya denga perjalanan
hidup manusia, karena kehidupan manusia sendiri
tidak terlepas dari masalah ini. Meskipun demikian
masalah seksual seakan – akan tidak pernah habis
dan tuntas dibahas orang masa ke masa. Seiring
dengan kemajuan teknologi dan perubahan
zaman yang semakin cepat, kini siapapun,
termasuk para remaja bisa dengan mudah
memperoleh tontonan yang selama ini ditabukan
melalui internet, film, foto – foto, vcd dan
sebagainya.
• Pemabatasan penggunaan internet bagi anak –
anak terutama dalam mengakses situs – situs yang
berhubungan dengan porno grafi.
Ada TidakOr
seks bebas dan pergaulan bebas
seks bebas dan pergaulan bebas

seks bebas dan pergaulan bebas

  • 1.
  • 2.
    Kelompok 10 Kalasha AnajmaFathi Khrisnendy Sri Haryatno Safira Listiany (Seks Bebas) Pergaulan Bebas
  • 3.
    Loading ……………………..Proses in oneminute ……………………...
  • 4.
    Klik..! Apa Itu Sexs Bebas..? DampakSexs Bebas… Pencegahan SB… Faktor Yang Mempengaruhi SB… Beberapa Masalah SB YanAg telah terjadi … Cara menyelesaikan masalah SB Yang telah terjadi …
  • 5.
    Definisi Buku Paket Paraahli Apa Itu Sexs Bebas Biologis Faal Psikologis Medis Sosial Sigmud Freud
  • 6.
    Faktor – faktoryang mempengaruhi Tontonan Tekanan (teman) Tekanan (pacar) Pelampiasan Rasa Ingin tahu
  • 7.
  • 8.
    Pencegahan SB Buku paket DiriSendiri Diperhatikan Internet Pengawasan Pembinaan Keluarga Masyarakat Ketegasan
  • 9.
    Ketahuan SB dimobil, tabrakorang diserpong Terjerumus SB, 42 mahasiswa disulut terkena AIDS Prilaku seks mengancam pelajar sumbar Bandung Lautan asmara, Seks bebas mahasiswa yang bikin gempar Warga bandung sudah Terbiasa melihat mahasiswi keluar dari kos pria Pengakuan mahasiswa bandung Kecanduan SB dikos /hotel Kasus SB mahasiswa Dibandung semakin menghawartikan SB juga merambah ke SMP, Tidak tahu kalau pasangannya bisa hamil
  • 10.
    • Hubungan seksualyang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostistusi. Seks bebas sangat tidak layak dilakukan karena remaja akan mengalami kehamilan diluar nikah yang memicu terjadinya aborsi karena aborsi berbahya dan beresiko kemandulan bahkan kematian. Para pelaku seks sangat beresiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS ataupun penyakit penular lainya. Pengertian Sexs Bebas
  • 11.
    Seks adalah naluridasar yang sudah ada sejak manusia lahir. Sejak lahir, manusia sudah menjadi mahluk yang seksual atau memiliki libido ( enerji seksual ) yang mengami perkembangan melalui fase yaitu : oral, anal, falik dan genital. Menurut Sigmud Freud
  • 13.
    Definisi Sexs (Biologis ) • Berkaitan dengan alat reproduksi. • Pengetahuan mengenai hormon- hormon, mentruasi, masa subur dan gairah sexs. • Bagaimana menjaga kesehatan dan ganguan seperti PMS ( Penyakit menular sexsual). • Bagaimana memfungsikannya secara optimal secara biologis.
  • 14.
    Mencakup pengetahuan mengenaiproses pembuahan, bagaimana ovum bertemu dengan sperma dan membentuk sperma dan membentuk zigot dan seterusnya. Definisi Sexs ( Faal )
  • 15.
    Seksualitas berkaitan denganbagaimana fungsi kita sebagai mahluk seksual dan identitas peran jenis. Mengapa pria dipandang lebih agresif dari pada wanita ? Definisi Sexs ( Psikologis )
  • 16.
    Pengetahuan mengenal penyakityang di peroleh dari hubungan seks, terjadinya impotensi, nyeri, keputihan, dan lain sebagainya. Definisi Sexs ( Medis )
  • 17.
    Seksualitas berkaitan denganhubungan interpersonal ( hubungan antar sesama manusia ). Seringkali, hambatan interaksi ditimbulkan oleh kesenjangan peran jenis antara laki – laki dan perempuan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor budaya dan idola asuh yang lebih memprioritaskan posisi laki – laki angapan itu harus diluruskan Karena jenis kelamin tidak menentukan mana yang lebih baik atau berkualitas. Definisi Sexs ( Sosial )
  • 19.
    • Apa yangRemaja tonton, berkolerasi secara positif dan signifikan dalam membentuk prilaku mereka, terutama tayangan film dan sinetron, baik film yang ditonton dilayar kaca maupun yang dilayar lebar Akibat atau pengaruh mengonsumsi berbagai tontonan
  • 20.
    Lingkungan pergaulan yangdimaksuki oleh seseorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temanya yang belum melakukan hubungan seks, bagi remaja tekana tersebut dapat dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. Tekana yang datang dari teman pergaulanya.
  • 21.
    Kerena kebutuhan seseoranguntuk mecintai dan dicintai, seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya, tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. Dalam hal ini yang berperan buka saja nafsu seksual, melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan,penerimaan, rasa aman, dan harga diri, selayaknya orang dewasa. Adanya tekanan dari pacar
  • 22.
    Pada usia remajakeingin tahuan begitu besar terhadap seks, apalagi jika teman – temannya mengatakan bahwa terasa nikmat, ditambah lagi adanya informasi yang tidak terbatas masuknya, maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan. Rasa Penasaran
  • 23.
    Faktor ini tidakhanya datang dari diri sendiri, misalnya kerena terlajur berbuat, seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibagngakan dalam dirinya, maka dalam pikiranya tersebut ia akan merasa putus harapan dan mencari pelampiasan yag akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. Pelampiasan Diri
  • 25.
    • Apabila seseorangterbukti telah melakukan seks bebas maka secara moral pelaku dihantui rasa bersalah yang berlarut – larut. Menciptakan kenangan Buruk
  • 26.
    • Kehamilan terjadipertemuan sel telur pihak wanita dan spermatozoa pihak pria. Dan hal itu biasanya didahului oleh hubungan seks. • Kehamilan pada remaja sering disebabkan ketidaktahuan dan tidak sadarnya remaja terhadap proses kehamilan. • Hubungan seks satu kali saja bisa mengakibatkan kehamilan bila dilakukan pada masa subur. Kehamilan yang terjadi bisa mengakibatkan beban mental yang luar biasa. • Kehamilan yang dianggap “kecelakaan” ini mengakibatkan kesusahan dan malapetakan bagi pelaku bahkan keturunannya. Mengakibatkan Kehamilan
  • 27.
    • Aborsi merupakantindakan medis yang ilegal dan melanggar hukum. • Aborsi mengakibatkan kemandulan bahkan kanker kanker rahim dan berpotensi kematian bagi janin maupun pelaku. Menggugurkan kadungan dan pembunuhan bayi
  • 28.
    • Penyakit kelaminakan menular melalui pasangan dan bahkan keturunannya. • Penyebarannya melalui seks bebas dengan bergonta – ganti pasangan. • Hubungan seks satu kali saja dapat menularkan penyakit bila dilakukan dengan orang yang tertular salah satu penyakit kelamin. • Salah satu virus yang bisa ditularkan adalah HIV/AIDS. Penyebaran Penyakit
  • 29.
    • Akan selalumuncul rasa bersalah, marah, sedih, menyesal, malu, kesepian, tidak punya bantuan, binggung, stress, benci pada diri sendiri, benci pada orang yang terlibat, takut tidak jelas, insomnia, kehilangan percaya diri, gangguan makan, kehilangan kosentarasi, depresi, berduka, tidak bisa memaafkan diri sendiri, takut akan hukuman tuhan, mimpi buruk, merasa hampa, halusinasi, sulit mempertahankan hubungan. Dampak Psikologis
  • 30.
    • Dilarang olehundang – undang, kecuali indikasi medis ( misalnya si ibu sakit jantung berat, sehingga kalau ia meneruskan kehamilan dapat timbul kematian). Baik yang meminta pelakunya maupun pengantarnya dikenakan hukum. Pengguguran kadungan dilarang
  • 31.
    • Menimbulkan rasaketagihan. • Menghacurkan cita – cita. • Remaja wanita yang terlanjur hamil akan mengalami kesulitan selama kehamilan karena jiwa dan fisiknya belum siap. • Pasangan pengantin remaja, sebagian besar diakhiri dengan penceraian ( umumnya karena terpaksa karena nafsu ataupun cinta ) • Pasangan pengantin remaja sering menjadi cemoohan lingkungan sekitarnya. • Remaja wanita berusaha menggugurkan kadungan pada tenaga non medis sering mengalami kematian tragis. • Bayi yang dilahirkan dari perkawinan remaja sering mengalami gangguan kejiwaan saat ia dewasa. Dampak lain
  • 33.
    Keluarga akan menanggung malusehingga menjadi beban mental yang berat.
  • 34.
    • Karena orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya dan ingin menjadikan anaknya sebagai manusia yang berahlak baik didunia dan diakhirat tetapi ternyata anaknya melakukan perbuatan yang dilarang agama dan dianggap kurang baik dimata masyarakat. Orang tua akan kecewa
  • 35.
    • Karena seksbebas adalah tindakan yang dilarang agama dan merupakan hal yang melanggar tata aturan pemerintah. Pelaku berserta keluarga dikucilkan
  • 37.
    • Perilaku seksbebas pada remaja sudah cukup parah. Peranan agama dan keluarga sangat penting untuk mengantisipasi perilaku remaja tersebut. • Sebagai mahluk yang mempunyai sifat egoisme yang tinggi maka remaja mempunyai pribadi yang sangat mudah terpengaruhi oleh lingkungan diluar dirinya akibat dari rasa ingin tahu yang sangat tinggi. • Tanpa adanya bimbingan maka remaja dapat melakukan perilaku menyimpang. Adanya kasih sayang, perhatian dari orang tua dalam hal apapun serta pengawasan yang tidak bersifat mengekang.
  • 38.
    • Pada usiaremaja, mereka selalu mempunyai keinginan untuk mengetahui, mencoba dan mecontoh segala hal. seperti dari media masa dan elektronik yang membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti seperti yang ada dalam tanyangan tersebut. • Oleh karena itu, diperlukan adanya pengawasan dalam hal tersebut. Mungkin dengan mendampingi mereka saat melihat tanyangan tersebut. Menambah kegiatan positif diluar sekolah, misalnya kegiatan olah raga. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh . • Kesibukan diluar sekolah seperti olah raga dapat membuat perhatian mereka tertuju ke arah kegiatan tersebut. Sehingga memperkecil kemungkinan bagi mereka untuk melakukan penyimpangan perilaku seks bebas . Pengawasan yang perlu dan itensif terhadap media komunikasi
  • 39.
    • Perlu adanyawadah untuk menampung permasalahan reproduksi remaja yang sesuai dengan kebutuhan. • Informasi yang terarah baik secara formal maupun informal yang meliputi pendidikan seks, penyakit menular seks, KB, dan kegiatan lain juga dapat membantu menekan angka kejadian perilaku seks bebas dikalangan remaja. Perlu dikembangkan model pembinaan remaja yang berhubungan dengan kesehatan produksi.
  • 40.
    • Dengan memberikanhukuman yang sesuai bagi pelaku seks bebas,diharapkan meraka tidak mengulangi perbuatan tersebut. Perlu adanya sikap tegas dari pemerintah dalam mengambil tindakan terhadap perilaku seks bebas.
  • 42.
    • Tingkatkan keimanandan selalu dekatkan diri kepada tuhan yang maha esa. • Jauhilah narkotika dan pergaulan tanpa batas. • Tumbuhkan norma dan nilai – nilai sosial • Hindarilah hal – hal negatif • Isi hari – hari dengan aktivitas dan olah raga. • Hidarilah pergaulan negative • Selektif terhadap teman – teman sebaya. Diri sendiri
  • 43.
    • Hati –hati mengikuti perkembangan teknologi • Hidup sehat tanpa terpengaruh narkotika • Jangan hancurkan ,masa depa diri sendiri. • Capai cita – cita tanpa sexs bebas. • Pikirkan segala tindakan dengan efektif dan komprehensif sesuai dengan akibat yang akan diterima • Hindarilah seks bebas sejak dini dengan tidak bergaul tanpa batas norma dan etika.
  • 44.
    • Katakan tidak, jika pasanganya menghendaki aktivitas berpacaran melebihi batas, terutama bagi putri permintaan seks sebagai bukti cinta jangan dipenuhi karena yang paling menderita adalah pihak wanita. • Ingat, sekali wanita kehilangan kegadisanya, seumur hidup akan menderita, karena norma yang dianut dalam masyarakat kita masih tetap mengagungkan kesucian. • Berbeda dengan pria, keperjakaan pria tidak pernah bisa dibuktikan, sementara dengan pemeriksaan dokter kandungan dapat ditentukan apakah seorang gadis masih utuh selaput darahnya atau tidak.
  • 46.
    • Memberikan tauladandalam beribadah untuk meningkatkan iman dan taqwa semua anggota keluarga termasuk anak. • Mengerti tentang permasalahan seks, sebelum menjelaskan kepada anak – anak. • Seorang ayah mengarahkan anak – anak laki – laki dan seorang ibu mengarahkan anak perempuan dalam menjelaskan masalah seks. • Jangan menjelaskan masalah seks kepada anak laki – laki dan perempuan di ruang yang sama. • Hindari hal – hal yang berbau porno saat menjelaskan masalah seks, gunakan kata kata sopan. • Meyakinkan kepada anak – anak bahwa teman – teman mereka adalah teman yang baik. Keluarga
  • 47.
    • Memberikan perhatiankemampuan anak dibidang olah raga dan menyibukan mereka dengan berbagai aktivitas. • Tanamkan etika memelihara diri dari perbuatan – perbuatan maksiat karena itu merupakan sesuatu yang paling berharga. • Membangun sikap saling percaya antara orang tua dan anak.
  • 49.
    • Pendidikan seks(sex education). Hal ini dapat diartikan sebagai penerangan tentang anatomi, fisiologi seks, manusia, bahaya penyakit kelamin. Pendidikan seks adalah membimbing serta mengasuh seorang agar mengerti tentang arti, fungsi dan tujuan seks, sehingga ia dapat menyalurkan secara baik, benar dan ilegal. • Larangan penjualan film - film atau vcd porno. Masyarakat
  • 50.
    • Pengetahuan sekssebelum nikah. Masalah sksual mungkin sama panjangnya denga perjalanan hidup manusia, karena kehidupan manusia sendiri tidak terlepas dari masalah ini. Meskipun demikian masalah seksual seakan – akan tidak pernah habis dan tuntas dibahas orang masa ke masa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang semakin cepat, kini siapapun, termasuk para remaja bisa dengan mudah memperoleh tontonan yang selama ini ditabukan melalui internet, film, foto – foto, vcd dan sebagainya. • Pemabatasan penggunaan internet bagi anak – anak terutama dalam mengakses situs – situs yang berhubungan dengan porno grafi.
  • 53.