AnalisisPotensiEkowisataGunungLawuKajianBerdasarkan
JalurPendakiandiKabupatenKaranganyar
Tahun2012
• Perjalanan wisata tanggung jawab
dengan prinsip konservasi
• Pembangunan berwawasan
lingkungan/berkelanjutan
• Timbul dari keprihatinan terhadap
lingkungan, ekonomi dan sosial
EKOWISATA
MOUNTAINEERING
GN. LAWU
Kombinasi olahraga dan kegiatan rekreasi
untuk mengatasi tantangan dan bahaya
pada lereng dan jurang untuk
mendapatkan pemandangan yang indah
dari puncaknya walaupun harus melewati
kesulitan ataupun memanjat tebing
menjelang puncaknya
Gunung dengan ketinggian 3265 mdpl
yang terletak diperbatasan Provinsi
Jawa Tengah dan Jawa Timur
LATAR BELAKANG
1. Pendaki gunung banyak yang kurang mengetahui tentang
keseluruhan letak dan potensi jalur pendakian Gunung Lawu di
Kabupaten Karanganyar.
2. Gunung Lawu mempunyai banyak jalur pendakian yang saat ini
belum dikelola dan dikembangkan secara optimal oleh
pemerintah.
3. Pengelolaan dan pengembangan jalur pendakian Gunung Lawu
di Kabupaten Karanganyar saat ini masih tersentral pada Cemoro
Kandang.
4. Jalur pendakian Gunung Lawu melalui Desa Tambak dan Candi
Cetho belum dimanfaatkan secara baik dan optimal oleh
pemerintah sebagai alternatif jalur pendakian lain selain melalui
Cemoro Kandang.
IDENTIFIKASI MASALAH
1. Bagaimana potensi tiap jalur pendakian Gunung Lawu di
Kabupaten Karanganyar?
2. Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam
pengembangan tiap jalur pendakian Gunung Lawu di
Kabupaten Karanganyar?
3. Bagaimana arahan pengembangan tiap jalur pendakian
Gunung lawu di Kabupaten Karanganyar?
PERUMUSAN MASALAH
1. Mengetahui potensi tiap jalur pendakian Gunung Lawu di
Kabupaten Karanganyar
2. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam
pengembangan tiap jalur pendakian Gunung Lawu di
Kabupaten Karanganyar
3. Mengetahui arahan pengembangan tiap jalur pendakian
Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar
TUJUAN PENELITIAN
Manfaat teoritis :
1. Bahan kajian ilmu geografi khususnya geografi pariwisata
2. Referensi bagi penelitian-penelitian yang akan datang
Manfaat praktis :
1. Sumber informasi dan masukan bagi Kabupaten
Karanganyar dalam mengembangkan kebijakan wisata
alam untuk meningkatkan PAD
2. Bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan tiap jalur
pendakian
MANFAAT PENELITIAN
KERANGKA PEMIKIRAN
PENELITI YULITA EKA
RIASWATI
SITI NUR
KHASANAH
M. FARUQ
GUNTUR ASMORO
JUDUL
PENELITIAN
Potensi dan Arah
Pengembangan
Obyek Wisata di
Kabupaten
Wonogiri
Studi Tentang
Pariwisata dan
Pengembangannya
Pada Obyek Wisata
Alam di Kecamatan
Sawangan
Kabupaten
Magelang
Analisis Potensi
Obyek Wisata
Alam di Kecamatan
Plaosan Kabupaten
Magetan
PENELITIAN YANG RELEVAN
Gunung Lawu yang terletak di 3 kabupaten yaitu Kabupaten
Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi dan
Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur, yang terletak pada posisi
antara 111° 11' 39" Lintang Selatan sampai 07° 37' 37" Bujur Timur
Batas-batas wilayah Gunung Lawu adalah :
• Sebelah Utara : Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten
Ngawi
• Sebelah Selatan : Kabupaten Wonogiri
• Selatan Barat : Kabupaten Karanganyar
• Sebelah Timur : Kabupaten Magetan
TEMPAT PENELITIAN
No. Kegiatan
Waktu (Tahun 2012)
Januari Februari Maret April Mei Juni-Juli
1. Penyusunan
Proposal
2. Penyusunan
Instrumen
3. Pengumpulan
Data
4. Analisis Data
5. Penulisan
Laporan
WAKTU PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif
kualitatif yaitu penelitian yang mengungkapkan suatu keadaan
sebagaimana adanya
Hasil penelitian ini ditekankan pada pemberian gambaran
secara obyektif tentang keadaan yang sebenarnya dari
obyek yang diteliti
BENTUK DAN STRATEGI PENELITIAN
Data Primer :
1. Letak obyek wisata dengan ploting GPS
2. Faktor pendukung dan penghambat pengembangan obyek
wisata, meliputi :
a. Daya tarik obyek wisata (Atraction)
b. Tingkat amenitas obyek wisata (Amenity)
c. Aksesibilitas obyek wisata (Accesibility)
3. Pengembangan obyek wisata, meliputi:
a. Kekuatan (Strength)
b. Kelemahan (Weakness)
c. Kesempatan (Opportunities)
d. Ancaman (Threats)
SUMBER DATA
Data Sekunder :
1. Peta Rupa Bumi Indonesia Skala 1: 25.000 Tahun 2000
lembar 1508–131 Tawangmangu, lembar 1508–132
Poncol, lembar 1508–133 Karangpandan, lembar 1508–344
Ngrambe dan lembar 1508–141 Magetan serta lembar
1508–143 Jogorogo dari Outlet Badan Koordinasi Survey
dan Pemetaan Nasional Pendidikan Geografi FKIP UNS
2. Data statistik pariwisata Kabupaten Karanganyar dari Dinas
Perhubungan Komunikasi Informasi dan Pariwisata
Kabupaten Karanganyar
SUMBER DATA
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode
total sampling yakni seluruh populasi menjadi obyek yang akan
diamati sebagai sampel, karena sampel yang besar cenderung
memberikan atau lebih mendekati nilai sesungguhnya
terhadap populasi atau dapat dikatakan semakin kecil pula
kesalahan (penyimpangan terhadap nilai populasi).
TEKNIK SAMPLING
A. Observasi dengan melakukan pengamatan langsung ke
lapangan
B. Wawancara terhadap pengelola obyek wisata
wisata, pemerintah setempat dan wisatawan ekologis yang
datang untuk mendaki Gunung Lawu
C. Dokumentasi mengumpulkan data sekunder yang
diperoleh dari instansi yang berhubungan dengan topik
penelitian
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
• Validitas data menggunakan teknik trianggulasi yaitu
membandingkan keabsahan data
• Sumber data yang digunakan dalam trianggulasi data ialah
pihak Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan
Pariwisata Kabupaten Karanganyar, pengelola-pengelola
obyek wisata dan pengunjung
VALIDITAS DATA
1. Skoring Daya Tarik Jalur Pendakian / Atraksi
2. Skoring Amenitas / Fasilitas / Sarana dan Prasarana
3. Skoring Aksesibilitas
4. Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat
5. Analisis untuk Arahan Pengembangan (menggunakan SWOT)
TEKNIK ANALISIS DATA
1. Tahap Persiapan dan Pengajuan Proposal
2. Penyusunan Instrumen Penelitian
3. Tahap Pengumpulan data
4. Tahap Analisis Data
5. Tahap Penulisan Laporan Penelitian
PROSEDUR PENELITIAN

Seminar proposal

  • 1.
  • 2.
    • Perjalanan wisatatanggung jawab dengan prinsip konservasi • Pembangunan berwawasan lingkungan/berkelanjutan • Timbul dari keprihatinan terhadap lingkungan, ekonomi dan sosial EKOWISATA MOUNTAINEERING GN. LAWU Kombinasi olahraga dan kegiatan rekreasi untuk mengatasi tantangan dan bahaya pada lereng dan jurang untuk mendapatkan pemandangan yang indah dari puncaknya walaupun harus melewati kesulitan ataupun memanjat tebing menjelang puncaknya Gunung dengan ketinggian 3265 mdpl yang terletak diperbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur LATAR BELAKANG
  • 3.
    1. Pendaki gunungbanyak yang kurang mengetahui tentang keseluruhan letak dan potensi jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar. 2. Gunung Lawu mempunyai banyak jalur pendakian yang saat ini belum dikelola dan dikembangkan secara optimal oleh pemerintah. 3. Pengelolaan dan pengembangan jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar saat ini masih tersentral pada Cemoro Kandang. 4. Jalur pendakian Gunung Lawu melalui Desa Tambak dan Candi Cetho belum dimanfaatkan secara baik dan optimal oleh pemerintah sebagai alternatif jalur pendakian lain selain melalui Cemoro Kandang. IDENTIFIKASI MASALAH
  • 4.
    1. Bagaimana potensitiap jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar? 2. Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan tiap jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar? 3. Bagaimana arahan pengembangan tiap jalur pendakian Gunung lawu di Kabupaten Karanganyar? PERUMUSAN MASALAH
  • 5.
    1. Mengetahui potensitiap jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar 2. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan tiap jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar 3. Mengetahui arahan pengembangan tiap jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar TUJUAN PENELITIAN
  • 6.
    Manfaat teoritis : 1.Bahan kajian ilmu geografi khususnya geografi pariwisata 2. Referensi bagi penelitian-penelitian yang akan datang Manfaat praktis : 1. Sumber informasi dan masukan bagi Kabupaten Karanganyar dalam mengembangkan kebijakan wisata alam untuk meningkatkan PAD 2. Bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan tiap jalur pendakian MANFAAT PENELITIAN
  • 7.
  • 8.
    PENELITI YULITA EKA RIASWATI SITINUR KHASANAH M. FARUQ GUNTUR ASMORO JUDUL PENELITIAN Potensi dan Arah Pengembangan Obyek Wisata di Kabupaten Wonogiri Studi Tentang Pariwisata dan Pengembangannya Pada Obyek Wisata Alam di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang Analisis Potensi Obyek Wisata Alam di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan PENELITIAN YANG RELEVAN
  • 9.
    Gunung Lawu yangterletak di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur, yang terletak pada posisi antara 111° 11' 39" Lintang Selatan sampai 07° 37' 37" Bujur Timur Batas-batas wilayah Gunung Lawu adalah : • Sebelah Utara : Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Ngawi • Sebelah Selatan : Kabupaten Wonogiri • Selatan Barat : Kabupaten Karanganyar • Sebelah Timur : Kabupaten Magetan TEMPAT PENELITIAN
  • 10.
    No. Kegiatan Waktu (Tahun2012) Januari Februari Maret April Mei Juni-Juli 1. Penyusunan Proposal 2. Penyusunan Instrumen 3. Pengumpulan Data 4. Analisis Data 5. Penulisan Laporan WAKTU PENELITIAN
  • 11.
    Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang mengungkapkan suatu keadaan sebagaimana adanya Hasil penelitian ini ditekankan pada pemberian gambaran secara obyektif tentang keadaan yang sebenarnya dari obyek yang diteliti BENTUK DAN STRATEGI PENELITIAN
  • 12.
    Data Primer : 1.Letak obyek wisata dengan ploting GPS 2. Faktor pendukung dan penghambat pengembangan obyek wisata, meliputi : a. Daya tarik obyek wisata (Atraction) b. Tingkat amenitas obyek wisata (Amenity) c. Aksesibilitas obyek wisata (Accesibility) 3. Pengembangan obyek wisata, meliputi: a. Kekuatan (Strength) b. Kelemahan (Weakness) c. Kesempatan (Opportunities) d. Ancaman (Threats) SUMBER DATA
  • 13.
    Data Sekunder : 1.Peta Rupa Bumi Indonesia Skala 1: 25.000 Tahun 2000 lembar 1508–131 Tawangmangu, lembar 1508–132 Poncol, lembar 1508–133 Karangpandan, lembar 1508–344 Ngrambe dan lembar 1508–141 Magetan serta lembar 1508–143 Jogorogo dari Outlet Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional Pendidikan Geografi FKIP UNS 2. Data statistik pariwisata Kabupaten Karanganyar dari Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Pariwisata Kabupaten Karanganyar SUMBER DATA
  • 14.
    Teknik pengambilan sampelyang digunakan adalah metode total sampling yakni seluruh populasi menjadi obyek yang akan diamati sebagai sampel, karena sampel yang besar cenderung memberikan atau lebih mendekati nilai sesungguhnya terhadap populasi atau dapat dikatakan semakin kecil pula kesalahan (penyimpangan terhadap nilai populasi). TEKNIK SAMPLING
  • 15.
    A. Observasi denganmelakukan pengamatan langsung ke lapangan B. Wawancara terhadap pengelola obyek wisata wisata, pemerintah setempat dan wisatawan ekologis yang datang untuk mendaki Gunung Lawu C. Dokumentasi mengumpulkan data sekunder yang diperoleh dari instansi yang berhubungan dengan topik penelitian TEKNIK PENGUMPULAN DATA
  • 16.
    • Validitas datamenggunakan teknik trianggulasi yaitu membandingkan keabsahan data • Sumber data yang digunakan dalam trianggulasi data ialah pihak Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Pariwisata Kabupaten Karanganyar, pengelola-pengelola obyek wisata dan pengunjung VALIDITAS DATA
  • 17.
    1. Skoring DayaTarik Jalur Pendakian / Atraksi 2. Skoring Amenitas / Fasilitas / Sarana dan Prasarana 3. Skoring Aksesibilitas 4. Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat 5. Analisis untuk Arahan Pengembangan (menggunakan SWOT) TEKNIK ANALISIS DATA
  • 18.
    1. Tahap Persiapandan Pengajuan Proposal 2. Penyusunan Instrumen Penelitian 3. Tahap Pengumpulan data 4. Tahap Analisis Data 5. Tahap Penulisan Laporan Penelitian PROSEDUR PENELITIAN