SALURAN DISTRIBUSI DAN STRATEGI
             PEMASARAN DI INDUSTRI ANITA
                  BAKERY SUMENEP

                                 Oleh :
                              moh. mukhlis
                            07.03.3.1.1.00021

    Pembimbing I :
    BURHAN, S.TP., MT.
NIP.19710227200312 1 001
                 Pembimbing II :
                SRI HASTUTI, S.pt. MP
              NIP.1978126200604 2 001           Penguji :
                                        RAHMAD FAJAR SIDIK, M. Si
                                        NIP.19790103200801 1 009
DAFTAR ISI

1     LATAR BELAKANG


2   METODE PELAKSANAAN


3    TINJAUAN PUSTAKA


4      PEMBAHASAN


5       KESIMPULAN




                         Industri Roti Anita
LATAR BELAKANG


 Meningkatnya konsumsi roti di kalangan masyarakat mendorong
  peningkatan terhadap usaha produksi roti sehingga perusahaan dituntut
  mengembangkan strategi atau keputusan yang tepat untuk mempertahankan
  pasar.

 Saluran distribusi dan strategi pemasaran memiliki peranan penting dalam
  sebuah industri.

 Industri Roti Anita yang sedang mengembangkan usahanya, dapat
  meningkatkan pangsa pasar dengan jangkauan pasar yang luas




                                                         Industri Roti Anita
1. TUJUAN..
                                      2. MANFAAT..


                                  1                         2

                        Mengetahui saluran         Mengetahui gambaran
                                                    nyata serta kondisi
                        distribusi dan strategi
                                                    umum Industri Roti
                          pemasaran yang            Anita terkait saluran
                                                   distribusi dan strategi
                       digunakan oleh Industri
                                                  pemasaran serta sebagai
                        Roti Anita Sumenep           pengetahuan serta
                                                   pengalaman langsung
                                                       dalam aktifitas
                                                    perusahaan maupun
                                                          industri



www.themegallery.com                                                         Company Logo
TINJAUAN PUSTAKA
 saluran distribusi adalah merupakan suatu jalur yang dilalui oleh arus barang-
   barang dari produsen ke perantara dan akhirnya kepada pemakai (revzan, 1984).
 saluran distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga
   penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan barang-barang atau jasa-
   jasa dari produsen ke konsumen (Nitisemito, 1984).
 pemasaran adalah suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan
   apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan
   mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya (kotler,
   1997).




                                                                   Industri Roti Anita
METODE PELAKSANAAN
                                Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di Industri
                                Roti Anita Sumenep pada tanggal 24 Januari–8 Februari
               Penetapan
                 tujuan         2011 yang berlokasi di Jl. Raya Pelabuhan No. 3 Kalianget
                  PKL           Timur, Kecamatan Sumenep, Kabupaten Sumenep.
 Survei
   dan
  studi
pustaka


                                                             Pengolahan
Identifikasi
                                                                data
 masalah
                           Pengumpulan
                               data


                                                                       Penyusunan
                                                                         laporan



                                                                         Industri Roti Anita
PEMBAHASAN
  Gambaran Umum


 Industri Roti Anita berdomisili di Jalan Raya Pelabuhan Nomor 3 Kalianget Timur, Kabupaten
  Sumenep.
 Industri Roti Anita didirikan pada tahun 1994 oleh Bapak Taufik Yahya sebagai pemilik tunggal
  sekaligus sebagai pimpinan dalam industri ini. Legalitas usaha, Industri Roti Anita terdaftar pada
  Departemen Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 154/Jat.37/lZ.00.01/XII/95, berdasarkan Surat Ijin
  Usaha Perdagangan (SIUP) nomor: 147/13-21/pk/xi/1995. Ruang lingkup bidang usaha yang dikelola
  adalah perdagangan barang.




                                                                                 Industri Roti Anita
 Awal pendirian industri ini hanya memproduksi roti manis dan roti tawar.
  Seiring perkembangan dari Industri Roti Anita ini, secara bertahap mulai
  mengalami kemajuan. Perkembangan usaha yang cukup baik dan cukup pesat,
  sehingga Industri Roti Anita ini mendapatkan mitra usaha dari PT. (Persero)
  Pelabuhan Indonesia III Surabaya.




                                                                Industri Roti Anita
1. Hasil produksi dan permintaan
   − Jadwal produksi

    Waktu              Keterangan
                       Proses pembuatan adonan atau babon hingga pencetakan
    07.00 – 10.00
                       roti
    10.00 – 13.00      Proses pengembangan hingga pengovenan roti
    13.00 – 14.00      Istirahat

                       Proses pendinginan pemotongan, pengirisan, pengemasan
    14.00 – 17.00
                       hingga penyimpanan roti siap jual




                                                                    Industri Roti Anita
− Kapasitas produksi

 Kapasitas produksi yang diterapkan di Industri Roti Anita adalah 10 jam kerja,
   kapasitas produksi dalam 1 hari industri harus menghasilkan kurang lebih 500
   hingga 700 unit roti. Kapasitas produksi untuk satu tahun berkisar kurang
   lebih 252.000 unit roti.
 pada hari-hari tertentu kapasitas produksi 1 hari dapat menghasilkan kurang
   lebih 1000-1500 unit roti.
 adanya karyawan tambahan serta jam lembur untuk mengantisipasi
   keterlambatan permintaan konsumen (satisfaction service and image brand).



                                                                  Industri Roti Anita
2. Saluran Distribusi
         Kota                             Area Saluran Distribusi
       Sumenep
                      Sumenep kota, pinggiran kota dan daerah-daerah desa di
                      Sumenep, swalayan el-malik, surya jaya, mahkota, jalur
                      kota Sumenep-pamekasan, daerah-daerah desa di Sumenep
                      dan jalur pantura Sumenep-Pamekasan.
       Pamekasan      Area Kota (Golden Sweet Swalayan) dan sekitarnya
                      kecuali Indomaret dan Alfamaret.
      Sampang dan     Tamberu Barat, Sokobanah, Batulengir, Ketapang,
       Bangkalan      Banyuates, Tanjung Bumi dan sekitarnya
                    Industri Roti Anita                      Grosir



                      Konsumen                                Pengecer
                                                                      Industri Roti Anita
Transportasi

 Jalur transportasi yang digunakan di industri anita yaitu menggunakan jalur
   darat dengan menggunakan transportasi mobil boks jenis Suzuki Zebra 2004.
 Mobil boks bermuatan kurang lebih 500 kg dan dapat menampung kurang
   lebih 500-600 produk roti




                                                                Industri Roti Anita
Biaya Distribusi
                  Pengeluaran                    Biaya

      BBM                                    Rp. 6.000.000

      Service/perawatan kendaraan            Rp. 1.800.000

      Asuransi                               Rp. 3.000.000

      Lain-lain                               Rp. 850.000
                     Total                   Rp. 11.650.000

 Di industri anita tidak mengeluarkan biaya pembuatan dan pemeliharan jalan
   (jalan tol).
 Untuk daerah sumenep biaya BBM Rp 100.000/sekali jalan dan untuk daerah
   luar kota sumenep biayanya Rp 200.000/sekali jalan, namun biaya distribusi
   tersebut dianggap sama yaitu sebesar Rp 200.000/sekali jalan   Industri Roti Anita
 Biaya-biaya yang dikeluarkan pada proses pendistribusian di Industri Roti Anita
   dapat dirinci sebagai berikut:
  ─    Biaya operasi (operation cost)
       BBM                : Rp. 200.000/sekali jalan x 30 hari ═ Rp. 6.000.000
       Servis             : Rp. 1800.000
       Total              : Rp. 7800.000
  ─    Biaya tambahan dan ongkos lainnya
       Asuransi           : Rp. 3.000.000
       Lain-lain          : Rp. 850.000
       Total              : RP. 3.850.000
   Total keseluruhan      : Rp. 11.650.000

                                                                      Industri Roti Anita
Jadwal Distribusi




                    Industri Roti Anita
PEMASARAN DAN STRATEGI
               PEMASARAN

 Segmentasi Pasar
─ Berdasarkan Umur

               UMUR        JENIS ROTI
     Ibu rumah tangga   Roti tawar biasa
     Semua umur         Roti pandan wangi
     Remaja             Roti manis
     Anak-anak          Roti coklat
     Ibu rumah tangga   Roti tawar susu
     Semua umur         Roti panca rasa
     Semua umur         Roti sisir (siap saji)




                                                 Industri Roti Anita
─ Pemasaran Berdasarkan Tempat

                          Istana Roti Anita




       Sumenep       Pamekasan            Sampang dan    Kepulauan
                                           Bangkalan


      Seluruh
                 Mencakup kota         Mencakup daerah    Telangoh
     Kabupaten
                  Pamekasan                 desa          Kangean
     Sumenep
                                                         Masalembu
                                                           Sepudi
                                                           Ra’as




                                                                 Indistri Roti Anita
Ada beberapa cara yang dilakukan industri Roti Anita untuk
 memperkenalkan produknya yaitu:
1.    Promosi (promotion)
─ Promosi penjualan yang dilakukan oleh usaha bisnis Industri Istana Roti Anita ini
  adalah:
     a. Memberikan kalender setiap tahun kepada konsumen yang telah melakukan
        pembelian atau transaksi.
     b. Memberikan etalase/tempat penjualan roti yang sudah berlabel Istana Roti Anita
        pada toko-toko atau outlet-outlet.
─ Sedangkan untuk kegiatan periklanan usaha bisnis Industri Istana Roti Anita adalah:
     a. Berkerjasama dengan PRO 2 FM Sumenep pada awal usaha bisnis.
     b. Memasang papan nama yang diletakkan di depan outlet penjualan.
     c. Memberi merek produk, nomor telepon, alamat pada kemasan (packing).




     www.themegallery.com                                                      Company Logo
2. Produk (product)
─ Beberapa tindakan yang diberikan oleh industri roti anita kepada
  konsumennya supaya mencapai         kepuasan pelanggan (good service and
  satisfaction), antara lain:

  a. Cita rasa atau kualitas yang benar-benar baik

  b. Survey atau hunting

  c. Good service




                                                               Industri Roti Anita
Perbandingan kualitas dan Strategi menghadapi pesaing

           Roti Anita                     Produk lain

Untuk mempertahankan kualitas, Produk       yang        dihasilkan
perusahaan roti Anita menjaga perusahaan lain tidak selamanya
setiap tahapan proses produksi bagus, konsumen banyak yang
dengan takaran komposisi yang mengeluh.
tepat dan konsisten.




                                                              Industri Roti Anita
Beberapa kegiatan inovatif yang dilakukan Industri Anita
  a)   Memproduksi produk baru
                       Produk Lama               Produk Baru
       Roti tawar biasa                Roti keju
       Roti pandan wangi               Roti kacang
       Roti manis                      Roti amplop
       Roti coklat                     Roti kering
       Roti tawar susu
       Roti pancarasa
       Roti sisir (siap saji)

  a)   Inovasi teknik produksi
  b)   Teknik pendekatan promosi




                                                     Industri Roti Anita
3. Harga (price)

No                 Jenis Produk   Harga Jual/Unit
1.   Roti Tawar biasa               Rp 8.500
2.   Roti Pandan Wangi              Rp 8.500
3.   Roti Manis                     Rp 9.000
4.   Roti Coklat                    Rp 9.000
5.   Roti Tawar susu                Rp 9.000
6.   Roti Pancarasa                 Rp 9.500
7.   Roti Sisir (siap saji)         Rp 9.500




                                                    Industri Roti Anita
Beberapa     sistem penjualan      yang       dilkukan   oleh   industri    anita
diantaranya:
a. Penjualan produk Roti Anita langsung dilakukan di Kalianget atau cabang
     dari Roti Anita yaitu di Sumenep Kota.

b. Penjualan bersifat titipan (pembayaran tunai dan semi tunai) yaitu
     pembayaran yang dibayar sebagian dari total pembelian sebagian
     pembayaran pertama (pembayaran di muka) dan kekurangannya dibayar
     ketika produk sudah terjual semua.

c.   Diberlakukannya sistem return yaitu penukaran kembali produk yang
     masih belum terjual



                                                                   Industri Roti Anita
4. Tempat atau Lokasi (placement)
 ─ Lokasi produksi Industri Istana Roti Anita bisa dikatakan sangat strategis
   yaitu di wilayah Kota Sumenep, tepatnya di Jalan Raya Pelabuhan No. 3
   Kalianget Timur Kabupaten Sumenep.
 ─ Di lokasi ini terdapat jalur akses antar pulau yang satu dengan pulau yang
   lainnya.
 Beberapa alasan karena memilih daerah tersebut antara lain:
   1. Adanya pengamatan bahwa kebutuhan yang paling banyak diperlukan
       oleh penduduk sekitar misalnya kebutuhan rutin atau seperti sembako
       sangat tinggi.
   2. Dari segi utilitas memadai seperti air, listrik dan lain sebagainya.
   3. Dekatnya dengan akses antar pulau atau akses penyeberangan antar
       pulau.
   4. Pesaing masih belum ada.
   5. Akses transportasi juga mudah.



                                                                 Industri Roti Anita
KESIMPULAN DAN SARAN

− Kesimpulan
  1. Pola saluran distribusi yaitu menggunakan lebih dari satu saluran yang
     berbeda, seperti penyaluran langsung dan penyaluran tidak langsung
     (Multiple Channel Strategy).
  2. Industri Istana Roti Anita menggunakan strategi crossdocking untuk
     mengurangi waktu simpan produk di gudang (warehouse) sehingga biaya
     penyimpanan juga dapat diminimalkan dengan pendistribusian produk
     yang disesuaikan oleh jadwal dan permintaan pasar serta karena
     keterbatasan transportasi.
  3. Sistem distribusi yang digunakan adalah yaitu pendistribusian produk
     didasarkan pada permintaan customer atau konsumen (base stock system).
  4. Analisa strategi pemasaran yang berhubungan dengan 4P, produk Industri
     Istana Roti Anita masih bisa dinikmati semua lapisan masyarakat.




                                                                Industri Roti Anit
─    Saran
    1. Media pengenalan produk ada baiknya dengan menggunakan media
       informasi, seperti dengan memanfaatkan jaringan internet atau lebih
       mudahnya dengan media brosur atau pamflet dan selebaran.
    2. Perlunya perencanaan jangka panjang dalam pengembangan produk dan
       pergantian produk.
    3. melakukan pengembangan produk pada setiap periode serta menjalin
       kerjasama dengan perusahaan–perusahaan atau toko–toko roti lain
       sehingga akan memperluas saluran distribusi.
    4. Melakukan pengadaan media transportasi untuk mempermudah dalam
       proses pendistribusian dan efisiensi jadwal pendistribusian.




                                                              Industri Roti Anita
LOGO

Ppt pkl

  • 1.
    SALURAN DISTRIBUSI DANSTRATEGI PEMASARAN DI INDUSTRI ANITA BAKERY SUMENEP Oleh : moh. mukhlis 07.03.3.1.1.00021 Pembimbing I : BURHAN, S.TP., MT. NIP.19710227200312 1 001 Pembimbing II : SRI HASTUTI, S.pt. MP NIP.1978126200604 2 001 Penguji : RAHMAD FAJAR SIDIK, M. Si NIP.19790103200801 1 009
  • 2.
    DAFTAR ISI 1 LATAR BELAKANG 2 METODE PELAKSANAAN 3 TINJAUAN PUSTAKA 4 PEMBAHASAN 5 KESIMPULAN Industri Roti Anita
  • 3.
    LATAR BELAKANG  Meningkatnyakonsumsi roti di kalangan masyarakat mendorong peningkatan terhadap usaha produksi roti sehingga perusahaan dituntut mengembangkan strategi atau keputusan yang tepat untuk mempertahankan pasar.  Saluran distribusi dan strategi pemasaran memiliki peranan penting dalam sebuah industri.  Industri Roti Anita yang sedang mengembangkan usahanya, dapat meningkatkan pangsa pasar dengan jangkauan pasar yang luas Industri Roti Anita
  • 4.
    1. TUJUAN.. 2. MANFAAT.. 1 2 Mengetahui saluran Mengetahui gambaran nyata serta kondisi distribusi dan strategi umum Industri Roti pemasaran yang Anita terkait saluran distribusi dan strategi digunakan oleh Industri pemasaran serta sebagai Roti Anita Sumenep pengetahuan serta pengalaman langsung dalam aktifitas perusahaan maupun industri www.themegallery.com Company Logo
  • 5.
    TINJAUAN PUSTAKA  salurandistribusi adalah merupakan suatu jalur yang dilalui oleh arus barang- barang dari produsen ke perantara dan akhirnya kepada pemakai (revzan, 1984).  saluran distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan barang-barang atau jasa- jasa dari produsen ke konsumen (Nitisemito, 1984).  pemasaran adalah suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya (kotler, 1997). Industri Roti Anita
  • 6.
    METODE PELAKSANAAN Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di Industri Roti Anita Sumenep pada tanggal 24 Januari–8 Februari Penetapan tujuan 2011 yang berlokasi di Jl. Raya Pelabuhan No. 3 Kalianget PKL Timur, Kecamatan Sumenep, Kabupaten Sumenep. Survei dan studi pustaka Pengolahan Identifikasi data masalah Pengumpulan data Penyusunan laporan Industri Roti Anita
  • 7.
    PEMBAHASAN GambaranUmum  Industri Roti Anita berdomisili di Jalan Raya Pelabuhan Nomor 3 Kalianget Timur, Kabupaten Sumenep.  Industri Roti Anita didirikan pada tahun 1994 oleh Bapak Taufik Yahya sebagai pemilik tunggal sekaligus sebagai pimpinan dalam industri ini. Legalitas usaha, Industri Roti Anita terdaftar pada Departemen Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 154/Jat.37/lZ.00.01/XII/95, berdasarkan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) nomor: 147/13-21/pk/xi/1995. Ruang lingkup bidang usaha yang dikelola adalah perdagangan barang. Industri Roti Anita
  • 8.
     Awal pendirianindustri ini hanya memproduksi roti manis dan roti tawar. Seiring perkembangan dari Industri Roti Anita ini, secara bertahap mulai mengalami kemajuan. Perkembangan usaha yang cukup baik dan cukup pesat, sehingga Industri Roti Anita ini mendapatkan mitra usaha dari PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III Surabaya. Industri Roti Anita
  • 9.
    1. Hasil produksidan permintaan − Jadwal produksi Waktu Keterangan Proses pembuatan adonan atau babon hingga pencetakan 07.00 – 10.00 roti 10.00 – 13.00 Proses pengembangan hingga pengovenan roti 13.00 – 14.00 Istirahat Proses pendinginan pemotongan, pengirisan, pengemasan 14.00 – 17.00 hingga penyimpanan roti siap jual Industri Roti Anita
  • 10.
    − Kapasitas produksi Kapasitas produksi yang diterapkan di Industri Roti Anita adalah 10 jam kerja, kapasitas produksi dalam 1 hari industri harus menghasilkan kurang lebih 500 hingga 700 unit roti. Kapasitas produksi untuk satu tahun berkisar kurang lebih 252.000 unit roti.  pada hari-hari tertentu kapasitas produksi 1 hari dapat menghasilkan kurang lebih 1000-1500 unit roti.  adanya karyawan tambahan serta jam lembur untuk mengantisipasi keterlambatan permintaan konsumen (satisfaction service and image brand). Industri Roti Anita
  • 11.
    2. Saluran Distribusi Kota Area Saluran Distribusi Sumenep Sumenep kota, pinggiran kota dan daerah-daerah desa di Sumenep, swalayan el-malik, surya jaya, mahkota, jalur kota Sumenep-pamekasan, daerah-daerah desa di Sumenep dan jalur pantura Sumenep-Pamekasan. Pamekasan Area Kota (Golden Sweet Swalayan) dan sekitarnya kecuali Indomaret dan Alfamaret. Sampang dan Tamberu Barat, Sokobanah, Batulengir, Ketapang, Bangkalan Banyuates, Tanjung Bumi dan sekitarnya Industri Roti Anita Grosir Konsumen Pengecer Industri Roti Anita
  • 12.
    Transportasi  Jalur transportasiyang digunakan di industri anita yaitu menggunakan jalur darat dengan menggunakan transportasi mobil boks jenis Suzuki Zebra 2004.  Mobil boks bermuatan kurang lebih 500 kg dan dapat menampung kurang lebih 500-600 produk roti Industri Roti Anita
  • 13.
    Biaya Distribusi Pengeluaran Biaya BBM Rp. 6.000.000 Service/perawatan kendaraan Rp. 1.800.000 Asuransi Rp. 3.000.000 Lain-lain Rp. 850.000 Total Rp. 11.650.000  Di industri anita tidak mengeluarkan biaya pembuatan dan pemeliharan jalan (jalan tol).  Untuk daerah sumenep biaya BBM Rp 100.000/sekali jalan dan untuk daerah luar kota sumenep biayanya Rp 200.000/sekali jalan, namun biaya distribusi tersebut dianggap sama yaitu sebesar Rp 200.000/sekali jalan Industri Roti Anita
  • 14.
     Biaya-biaya yangdikeluarkan pada proses pendistribusian di Industri Roti Anita dapat dirinci sebagai berikut: ─ Biaya operasi (operation cost) BBM : Rp. 200.000/sekali jalan x 30 hari ═ Rp. 6.000.000 Servis : Rp. 1800.000 Total : Rp. 7800.000 ─ Biaya tambahan dan ongkos lainnya Asuransi : Rp. 3.000.000 Lain-lain : Rp. 850.000 Total : RP. 3.850.000 Total keseluruhan : Rp. 11.650.000 Industri Roti Anita
  • 15.
    Jadwal Distribusi Industri Roti Anita
  • 16.
    PEMASARAN DAN STRATEGI PEMASARAN  Segmentasi Pasar ─ Berdasarkan Umur UMUR JENIS ROTI Ibu rumah tangga Roti tawar biasa Semua umur Roti pandan wangi Remaja Roti manis Anak-anak Roti coklat Ibu rumah tangga Roti tawar susu Semua umur Roti panca rasa Semua umur Roti sisir (siap saji) Industri Roti Anita
  • 17.
    ─ Pemasaran BerdasarkanTempat Istana Roti Anita Sumenep Pamekasan Sampang dan Kepulauan Bangkalan Seluruh Mencakup kota Mencakup daerah Telangoh Kabupaten Pamekasan desa Kangean Sumenep Masalembu Sepudi Ra’as Indistri Roti Anita
  • 18.
    Ada beberapa carayang dilakukan industri Roti Anita untuk memperkenalkan produknya yaitu: 1. Promosi (promotion) ─ Promosi penjualan yang dilakukan oleh usaha bisnis Industri Istana Roti Anita ini adalah: a. Memberikan kalender setiap tahun kepada konsumen yang telah melakukan pembelian atau transaksi. b. Memberikan etalase/tempat penjualan roti yang sudah berlabel Istana Roti Anita pada toko-toko atau outlet-outlet. ─ Sedangkan untuk kegiatan periklanan usaha bisnis Industri Istana Roti Anita adalah: a. Berkerjasama dengan PRO 2 FM Sumenep pada awal usaha bisnis. b. Memasang papan nama yang diletakkan di depan outlet penjualan. c. Memberi merek produk, nomor telepon, alamat pada kemasan (packing). www.themegallery.com Company Logo
  • 19.
    2. Produk (product) ─Beberapa tindakan yang diberikan oleh industri roti anita kepada konsumennya supaya mencapai kepuasan pelanggan (good service and satisfaction), antara lain: a. Cita rasa atau kualitas yang benar-benar baik b. Survey atau hunting c. Good service Industri Roti Anita
  • 20.
    Perbandingan kualitas danStrategi menghadapi pesaing Roti Anita Produk lain Untuk mempertahankan kualitas, Produk yang dihasilkan perusahaan roti Anita menjaga perusahaan lain tidak selamanya setiap tahapan proses produksi bagus, konsumen banyak yang dengan takaran komposisi yang mengeluh. tepat dan konsisten. Industri Roti Anita
  • 21.
    Beberapa kegiatan inovatifyang dilakukan Industri Anita a) Memproduksi produk baru Produk Lama Produk Baru Roti tawar biasa Roti keju Roti pandan wangi Roti kacang Roti manis Roti amplop Roti coklat Roti kering Roti tawar susu Roti pancarasa Roti sisir (siap saji) a) Inovasi teknik produksi b) Teknik pendekatan promosi Industri Roti Anita
  • 22.
    3. Harga (price) No Jenis Produk Harga Jual/Unit 1. Roti Tawar biasa Rp 8.500 2. Roti Pandan Wangi Rp 8.500 3. Roti Manis Rp 9.000 4. Roti Coklat Rp 9.000 5. Roti Tawar susu Rp 9.000 6. Roti Pancarasa Rp 9.500 7. Roti Sisir (siap saji) Rp 9.500 Industri Roti Anita
  • 23.
    Beberapa sistem penjualan yang dilkukan oleh industri anita diantaranya: a. Penjualan produk Roti Anita langsung dilakukan di Kalianget atau cabang dari Roti Anita yaitu di Sumenep Kota. b. Penjualan bersifat titipan (pembayaran tunai dan semi tunai) yaitu pembayaran yang dibayar sebagian dari total pembelian sebagian pembayaran pertama (pembayaran di muka) dan kekurangannya dibayar ketika produk sudah terjual semua. c. Diberlakukannya sistem return yaitu penukaran kembali produk yang masih belum terjual Industri Roti Anita
  • 24.
    4. Tempat atauLokasi (placement) ─ Lokasi produksi Industri Istana Roti Anita bisa dikatakan sangat strategis yaitu di wilayah Kota Sumenep, tepatnya di Jalan Raya Pelabuhan No. 3 Kalianget Timur Kabupaten Sumenep. ─ Di lokasi ini terdapat jalur akses antar pulau yang satu dengan pulau yang lainnya.  Beberapa alasan karena memilih daerah tersebut antara lain: 1. Adanya pengamatan bahwa kebutuhan yang paling banyak diperlukan oleh penduduk sekitar misalnya kebutuhan rutin atau seperti sembako sangat tinggi. 2. Dari segi utilitas memadai seperti air, listrik dan lain sebagainya. 3. Dekatnya dengan akses antar pulau atau akses penyeberangan antar pulau. 4. Pesaing masih belum ada. 5. Akses transportasi juga mudah. Industri Roti Anita
  • 25.
    KESIMPULAN DAN SARAN −Kesimpulan 1. Pola saluran distribusi yaitu menggunakan lebih dari satu saluran yang berbeda, seperti penyaluran langsung dan penyaluran tidak langsung (Multiple Channel Strategy). 2. Industri Istana Roti Anita menggunakan strategi crossdocking untuk mengurangi waktu simpan produk di gudang (warehouse) sehingga biaya penyimpanan juga dapat diminimalkan dengan pendistribusian produk yang disesuaikan oleh jadwal dan permintaan pasar serta karena keterbatasan transportasi. 3. Sistem distribusi yang digunakan adalah yaitu pendistribusian produk didasarkan pada permintaan customer atau konsumen (base stock system). 4. Analisa strategi pemasaran yang berhubungan dengan 4P, produk Industri Istana Roti Anita masih bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Industri Roti Anit
  • 26.
    Saran 1. Media pengenalan produk ada baiknya dengan menggunakan media informasi, seperti dengan memanfaatkan jaringan internet atau lebih mudahnya dengan media brosur atau pamflet dan selebaran. 2. Perlunya perencanaan jangka panjang dalam pengembangan produk dan pergantian produk. 3. melakukan pengembangan produk pada setiap periode serta menjalin kerjasama dengan perusahaan–perusahaan atau toko–toko roti lain sehingga akan memperluas saluran distribusi. 4. Melakukan pengadaan media transportasi untuk mempermudah dalam proses pendistribusian dan efisiensi jadwal pendistribusian. Industri Roti Anita
  • 27.