PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN HEWAN
 Mempunyai               Tidak memiliki
  dinding sel              dinding sel
 Vakuola berukuran       Vakuola berukuran
  besar permanen           kecil tak permanen
 Mempunyai               Tidak mempunyai
  plastida (kloroplas,     plastida
  kromoplas, dan
  leukoplas)              Mempunyai sentriol
 Tidak mempunyai
  sentriol
MITOKONDRIA

 1.matriks
 2. membran luar
 3. membran dalam
 Fungsinya untuk
  respirasi sel (penghasil
  energi / ATP)
 Krista berfungsi untuk
  memperluas
  permukaan respirasi.
MITOKONDRIA
PLASTIDA
 Terdiri dari : kloroplas, kromoplas,
  dan leukoplas.
 Kloroplas : mengandung kloropil
  untuk fotosintesis.
 Kromoplas : mengandung pigmen
  kuning jingga dan merah (karoten).
 Leukoplas : tidak berwarna untuk
  menyimpan cadangan makanan.
SENTRIOL
 Hanya dimiliki oleh sel hewan .
 Terdapat sepasang seperti selinder.
 Berperan dalam proses pembelahan
  sel hewan yaitu mengatur pemisahan
  kromosom selama pembelahan sel.
BADAN GOLGI           / GOLGI
KOMPLEKS
 Pada sel tumbuhan
  biasanya disebut
  diktiosom.
 Fungsinya untuk
  membentuk
  kantung kantung
  sekresi, membran
  plasma, dan
  dinding sel.
BADAN GOLGI
LISOSOM ( DIBENTuK OLEh BADAN GOLGI)

 Ukurannya sangat kecil

 Dibentuk oleh badan golgi

 Bentuk bulat berisi enzim pencernaan

 Fungsinya untuk pencernaan
  intraseluler
PEROKSISOM

  Ukurannya seperti lisosom
  Dibentuk oleh R E
  Berisi enzim katalase yang berfungsi
   untuk menguraikan H2O2 .
  H2O2         H2O   +   O2


    katalase
VAKuOLA
   Merupakan bagian yang mati
   Pada sel hewan kurang berperanan
   Pada sel tumbuhan berperan penting
   Memiliki selaput yang memisahkan dengan
    sitoplasma (tonoplasma)
   Fungsinya menyimpan zat – zat makanan
    (glukosa, asam amino, protein)
   Menyimpan produksi ( alkaloid, atsiri )
   Memblokir ampas metabolisme (NH3 ,CO2,
    dan kristal garam )
   Mewarnai dengan kandungan pigmen.
ALKALOID
 Nicotin             Nicotiana tobacum
   Morfin            Papaver
   Atropin            somniflorum
                      Datura metel
   Cafein
                      Cofea sp
   Camelin / tein
                      Camelia sp
   Teobromin
                      Teobroma cacao
   Piperin
                      Piper ningrum
   Kinin
                      Chincona alba
KLOROPLAS
   1.Membran luar
   2.Grana/Granum
   3.Membran dalam
   4.Tilakoid
   5.Lamela
1

2
JARINGAN TUMBUHAN

 Jaringan meristem        Jaringan permanen

   Promeristem
                             Jaringan   epidermis
   Meristem primer
   Meristem sekunder        Jaringan   parenkim
   Meristem apikal          Jaringan   penyokong
   Meristem interkalar      Jaringan   pengangkut
   Meristem lateral         Jaringan   gabus
Jaringan meristem dibagi menjadi 3
berdasarkan asal pembentukannya.

 Promeristem = ada sejak embrio.
 Meristem primer = diujung akar dan
  batang.
 Meristem sekunder (kambium).
  terdapat diantara floem dan xylem,
  menyebabkan pertumbuhan sekunder
 Terdapat pada dikotil, gymnospermae
MENuRuT LETAKNyA jARINGAN MERISTEM
DIBAGI MENjADI 3
 Meristem apikal = diujung akar dan batang,
  contoh ; tunas, cabang, daun, bunga
  (pertumbuhan primer )
 Meristem interkalar = terletak diantara
  jaringan meristem primer dewasa,contoh
  pada graminae.
 Meristem lateral = samping, pertumbuhan
  sekunder, pembesaran akar dan batang.
JARINGAN PERMANEN

 Adalah jaringan nonmeristematik dan
  terspesialisasi.
 terdiri dari :
 epidermis = fungsinya untuk
  pelindung, mengalami modifikasi
  menjadi stomata, trikom, spina, sel
  kipas, velamen dan sel kersik.
                       ,
jARINGAN PARENKIM
 Merupakan jaringan dasar
 Ditemukan hampir disemua organ
  tanaman
 Ciri – ciri selnya hidup dan berukuran
  besar dan tipis
 Umumnya berbentuk segi enam
MACAM MACAM PARENKIM
 Parenkim asimilasi ( kloroplas )
 Parenkim penimbun ( vakuola besar )
 Parenkim air ( xerofit )
 Parenkim pengangkut ( floem,
  xylem )
 Parenkim penyimpan udara
  (aerenkim,eceng gondok )
 Parenkim penutup luka / kambium
  gabus
 ( felogen )
jARINGAN PENyOKONG
   Jaringan kolenkim (mirip parenkim),
    berdinding tebal dan tidak berlignin.
   Jaringan skerenkim (serabut
    skerenkim dan sklereid), dinding sel
    tebal dan berlignin.
   Serabut sklerenkim ada dua :

     a. serabut xiler (penyusun kayu)
     b. serabut ekstraxiler (tali tambang,
      karung goni, tekstil).
JARINGAN PENGANGKUT
 Xilem / pembuluh kayu terdiri dari:

    parenkim xilem
    serabut xiler
    trakeid
 Sel tumbuhan.
FOTOSINTESIS.
Sel

Sel

  • 1.
    PERBEDAAN SEL TUMBUHANDAN HEWAN  Mempunyai  Tidak memiliki dinding sel dinding sel  Vakuola berukuran  Vakuola berukuran besar permanen kecil tak permanen  Mempunyai  Tidak mempunyai plastida (kloroplas, plastida kromoplas, dan leukoplas)  Mempunyai sentriol  Tidak mempunyai sentriol
  • 2.
    MITOKONDRIA  1.matriks  2.membran luar  3. membran dalam  Fungsinya untuk respirasi sel (penghasil energi / ATP)  Krista berfungsi untuk memperluas permukaan respirasi.
  • 3.
  • 4.
    PLASTIDA  Terdiri dari: kloroplas, kromoplas, dan leukoplas.  Kloroplas : mengandung kloropil untuk fotosintesis.  Kromoplas : mengandung pigmen kuning jingga dan merah (karoten).  Leukoplas : tidak berwarna untuk menyimpan cadangan makanan.
  • 5.
    SENTRIOL  Hanya dimilikioleh sel hewan .  Terdapat sepasang seperti selinder.  Berperan dalam proses pembelahan sel hewan yaitu mengatur pemisahan kromosom selama pembelahan sel.
  • 6.
    BADAN GOLGI / GOLGI KOMPLEKS  Pada sel tumbuhan biasanya disebut diktiosom.  Fungsinya untuk membentuk kantung kantung sekresi, membran plasma, dan dinding sel.
  • 7.
  • 8.
    LISOSOM ( DIBENTuKOLEh BADAN GOLGI)  Ukurannya sangat kecil  Dibentuk oleh badan golgi  Bentuk bulat berisi enzim pencernaan  Fungsinya untuk pencernaan intraseluler
  • 9.
    PEROKSISOM  Ukurannyaseperti lisosom  Dibentuk oleh R E  Berisi enzim katalase yang berfungsi untuk menguraikan H2O2 .  H2O2 H2O + O2  katalase
  • 10.
    VAKuOLA  Merupakan bagian yang mati  Pada sel hewan kurang berperanan  Pada sel tumbuhan berperan penting  Memiliki selaput yang memisahkan dengan sitoplasma (tonoplasma)  Fungsinya menyimpan zat – zat makanan (glukosa, asam amino, protein)  Menyimpan produksi ( alkaloid, atsiri )  Memblokir ampas metabolisme (NH3 ,CO2, dan kristal garam )  Mewarnai dengan kandungan pigmen.
  • 11.
    ALKALOID  Nicotin  Nicotiana tobacum  Morfin  Papaver  Atropin somniflorum  Datura metel  Cafein  Cofea sp  Camelin / tein  Camelia sp  Teobromin  Teobroma cacao  Piperin  Piper ningrum  Kinin  Chincona alba
  • 12.
    KLOROPLAS  1.Membran luar  2.Grana/Granum  3.Membran dalam  4.Tilakoid  5.Lamela
  • 14.
  • 16.
    JARINGAN TUMBUHAN  Jaringanmeristem  Jaringan permanen  Promeristem  Jaringan epidermis  Meristem primer  Meristem sekunder  Jaringan parenkim  Meristem apikal  Jaringan penyokong  Meristem interkalar  Jaringan pengangkut  Meristem lateral  Jaringan gabus
  • 17.
    Jaringan meristem dibagimenjadi 3 berdasarkan asal pembentukannya.  Promeristem = ada sejak embrio.  Meristem primer = diujung akar dan batang.  Meristem sekunder (kambium). terdapat diantara floem dan xylem, menyebabkan pertumbuhan sekunder  Terdapat pada dikotil, gymnospermae
  • 18.
    MENuRuT LETAKNyA jARINGANMERISTEM DIBAGI MENjADI 3  Meristem apikal = diujung akar dan batang, contoh ; tunas, cabang, daun, bunga (pertumbuhan primer )  Meristem interkalar = terletak diantara jaringan meristem primer dewasa,contoh pada graminae.  Meristem lateral = samping, pertumbuhan sekunder, pembesaran akar dan batang.
  • 19.
    JARINGAN PERMANEN  Adalahjaringan nonmeristematik dan terspesialisasi.  terdiri dari : epidermis = fungsinya untuk pelindung, mengalami modifikasi menjadi stomata, trikom, spina, sel kipas, velamen dan sel kersik. ,
  • 20.
    jARINGAN PARENKIM  Merupakanjaringan dasar  Ditemukan hampir disemua organ tanaman  Ciri – ciri selnya hidup dan berukuran besar dan tipis  Umumnya berbentuk segi enam
  • 21.
    MACAM MACAM PARENKIM Parenkim asimilasi ( kloroplas )  Parenkim penimbun ( vakuola besar )  Parenkim air ( xerofit )  Parenkim pengangkut ( floem, xylem )  Parenkim penyimpan udara (aerenkim,eceng gondok )  Parenkim penutup luka / kambium gabus ( felogen )
  • 22.
    jARINGAN PENyOKONG  Jaringan kolenkim (mirip parenkim), berdinding tebal dan tidak berlignin.  Jaringan skerenkim (serabut skerenkim dan sklereid), dinding sel tebal dan berlignin.  Serabut sklerenkim ada dua : a. serabut xiler (penyusun kayu) b. serabut ekstraxiler (tali tambang, karung goni, tekstil).
  • 23.
    JARINGAN PENGANGKUT  Xilem/ pembuluh kayu terdiri dari: parenkim xilem serabut xiler trakeid
  • 24.
  • 26.

Editor's Notes

  • #26 SEL TUMBUHAN DIPERBESAR.