JARINNGAN SEKRESI
A. TUJUAN
1.Melihat dan mengenal struktur anatomis jaringan sekresi dan kelenjar 2.Membedakan jaringan
sekresi dari bahan-bahan yang dibawa
3.
Membedakan kelenjar minyak yang terdapat pada
Citrus
sp. Anatara baian luar dan dalam
MAKALAH JARINGAN SEKRETORI (ANATOMI TUMBUHAN)
By: Salamena Aril
BAB I
PENDAHULUAN
A.latar belakang
Sekresi terjadi pada semua sel tumbuhan, atau pada jaringan tertentu kebanyakan tumbuhan. Pada
tumbuhan, di bedakan 3 macam istilah sekresi, yaitu:ekresi, sekresi dan reksesi.Jadi sekresi meliputi
pemindahan bahan dari dalam sel, apakah dari permukaan tubuh tanaman,atau kearah dalam, serta
menimbun bahan-bahan sekresi pada tempat-tempat tertentu di dalam sel, atau jaringan. Pada
tubuh tumbuhan zat-zat yang di sekresikan mungkin mmerupakan kelebihan ion, disisihkan dalam
bentuk garam, atau kelebihan hasil asimilasi, kemudian disisihkan sebagai gula, yaitu pada dinding
sel, mungkin dalam bentuk senyawa atau zat-zat yang merupakan hasil akhir metabolisme atau
bukan hasil akhir tetapi tidak dapt di gunakan misalnya zat alkaloid, tanin, resin dan macam-macam
Kristal. Selain itu senyawa yang mempunyai fungsi fisiologis tertentu seperti hormon dan enzim. Ada
2 stuktur dalam jaringan sekretori yaitu, sturktur sekretori internal dan struktur eksternal.
B.Rumusan masalah
a. Ciri-ciri sel penyusun sekretori
b. Macam-macam jaringan sekretori
c. Struktur dan fungsi jaringan sekretori
d, Struktur jaringan sekretori
C. TUJUAN MASALAH
Adapun tujuan masalah pada makalah kami yaitu:
1. Supaya mahasiswa dapat memahami cirri-ciri sel penyusun jaringan sekretori
2. Dapat mengetahui macam-macam jaringan sekretori
3. Dapat membandingkan struktur dan fungsi jaringan sekretori
4. Dapat mengetahui dan mengerti sturktur dan fungsi jaringan sekretori
BAB II
PEMBAHASAN
A. CIRI-CIRI SEL PENYUSUN JARINGAN SEKRETORI
1. SEL KELENJAR
Sel kelenjar biasanya di golongkan berdasarkan isi selnya, tetapi beberapa sel kelenjar mengandung
campuran zat-zat, atau mungkin isinya tidak dapat di identifikasi. Sel kelenjar mengandung subtansi
minyak, misalnya pada suku calycanthchaceae, lauraceae,magnoliaceae, simarubaceae, dan
winteraceae. Sel-sel ini terdapat pada jaringan dasar batang maupun daun. Pada suku klusiaceae,
hipericaceae, Sel kelenjar di sebut sel minyak. Beberapa suku dikotil mengandung resin, yang lain
mengandung lender , misalnya Cactaceae dll. Sel-sel yang berlendir sering mengandung rafida,
misalnya pada Aloe sp. Sel yang mengandung enzim Mirosinase dapat dijumpai pada suku
Capparidaceae dll.
2. RUANG DAN SALURAN SEKRETORI
Ruang dan saluran kelenjar berbeda dengan sel kelenjar karena ruang atau saluran dihasilkan
dengan beberapa cara:
a. Secara lisigen yaitu ruang antara sel yang terjadi karena lisisnya dinding sel, misalnya, Citrus,
gossipium.
b. Secara sizogen, ruang yang terjadi karena menjauhnya sel yang satu dengan sel yang lain.
Misalnya kelanjar minyak pada embrio eucalipetus.
c. Secara sizolisigen ruang yang terjadi merupakan gabungan tipe lisigen dan sizogen.
Saluran getah adalah sel atau deretan sel-sel yang berhubungan mengandung getah yaitu suatu
cairan yang berwarna putih mempunyai komposisi yang rumit. Saluran getah mungkin sederhana
yang bersal dari satu sel, atau berasal dari sel-sel yang mengadakan persatuan pada dinding
ujungnya dan kemudian dinding sel. Larut disebut saluran getah beruas yang berasal dari satu sel
disebut saluran getah tidak bersambung.
B. MACAM-MACAM JARINGAN SEKRETORI
a. Jaringan Rekresi
Mengeluarkan senyawa yang belum melewati proses metabolisme:
- Hidatoda merupakan struktur yng mengeluarkan air dari mesofil ke permukaan air
- Kelenjar garam dan dapur yang berfungsi untuk mengeluarkan garam yang terserap.
b. Jaringan Ekresi
Terdapat di permukaan tubuh dan produksinya dikeluarkan dari tubuh.
- Rambut kelenjar terdapat pada bagian trikoma. Fungsinya rambut kelenjar adalah menyaring zat-
zat ekresi misalnya minyak aksiri dan mengatur pengeluaran ekresi lewat plasma.
- Kelenjar madu terdapat pada bagian bunga, merupakan kelenjar di bagian pangkal dan tonjolan
yang terdiri dari banyak sel diatasnya diman sel tersebut memiliki plasma yang kental.
- Osmofora adalah kelenjar yang menghasilkan minyak menguap pada bagian-bagian bunga.
c. Jaringan sekresi
Dimana senyawa kelenjar bersal dari parenkim dasar yang mengalami diferensiasi dan mengandung
bermacam senyawa hasil metabolism contohnya: kulit kayu manis.
- Ruang kelenjar merupakan sekelompok sel yang berdinding tipis, dengan protoplasma yang kental
mengelilingi suatu ruang yang terisi senyawa yang di hasilkan oleh sel-sel. Contohnya: Daun citrus.
- Saluran getah terdiri dari sel-sel atu sederet sel yang mengalami fusi yang berisi getah, membentuk
suatu system jaringan yang menembus jaringan-jaringan lain dalam tubuh.
C. STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN SEKRETORI
a. Sturuktur serkretori eksternal
1. Rambut kelenjar
Sekretori eksternal mempunyai sturuktur, bentuk serta ukuran yang bermacam-macam, merupakan
derifat epidermis dan lapisan subefidermal. Misalnya rambut kelenjar. Rambut kelenjar mempunyai
kepala yang mengeluarkan sekresi, dan terdiri atas satu atau banyak sel, sedangkan tangkai terdiri
dari sel-sel Yang bukan kelenjar. Rambut kelenjar dapat mengeluarkan sekresi yang berupa:
- Minyak misalnya pada Mentha. Minyak ini berbentuk tetes kecil pada Dictamnus, tetes minyak
terdapat dalam plastid.
- Lendir, misalnya pad tumbuhan Insektivor. Tumbuhan ini berupa lendir berupa mukopolisakarida,
berfungsi untuk menjerat serangga.
2. Nektaria(kelenjar madu)
Nektar adalah cairan yang mengadung gula terdapat pada bunga dan pada bagian
vegetative(ekstrafloral). Nektaria florai, terdapat pada daun kelopak, daun mahkota bunga,pada
benangsari, pada oparium atau pada dasar bunga. Sedangkan nektaria ekstrafloral terdapat pada
batang, daun, stipula, atau tangkai bunga.
Sel sekretori pada nektaria mempunyai sitoplasma yang padat dan vakuola kecil, sering mengandung
tannin.
3. Hidatoda
Hidatoda merupakan struktur pelengkap pada daun berfungsi mengeluarkan air dari dalam ke
permukaan daun. Proses ini dinamakan gutasi. Hidatoda merupakan modifikasi dari bagian-bagian
daun, terletak pada helayan daun atau pada ujungnya, dimana air dari xilen di tinggalkan, untuk
mencapai permukaan daun.
b. Struktur sekretori internal
Sel kelenjar internal yang mempunyai kandungan bermacam-macam sel-sel kelenjar sering tampak
sebagai sel yang khusus. Sel-sel ini di namakan idioblas. Sel-sel kelenjar mungkin memanjang, dan
panjangnya khusus, di namakan kantong (sakus) atau buluh.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan kesimpulan yang kami dapat dalam isi makalah kami yaitu:
a. Struktur dan fungsi jaringan sekretori
b. Sel kelenjar internal dan eksternal
c. Macam-macam jaringan sekretor
B. SARAN
Kami meminta dari dosen mata kuliah yang bersangkutan agar melihat/ meniliti kembali isi makalah
kami, sebab sebagai insan ALLAH tidak pernah luput dari kekurangan dan kesalahan. Mohon dari itu,
kami minta saran dan kritik dari bapak atau taman-taman sekalian.
Jarinngan sekresi

Jarinngan sekresi

  • 1.
    JARINNGAN SEKRESI A. TUJUAN 1.Melihatdan mengenal struktur anatomis jaringan sekresi dan kelenjar 2.Membedakan jaringan sekresi dari bahan-bahan yang dibawa 3. Membedakan kelenjar minyak yang terdapat pada Citrus sp. Anatara baian luar dan dalam MAKALAH JARINGAN SEKRETORI (ANATOMI TUMBUHAN) By: Salamena Aril BAB I PENDAHULUAN A.latar belakang Sekresi terjadi pada semua sel tumbuhan, atau pada jaringan tertentu kebanyakan tumbuhan. Pada tumbuhan, di bedakan 3 macam istilah sekresi, yaitu:ekresi, sekresi dan reksesi.Jadi sekresi meliputi pemindahan bahan dari dalam sel, apakah dari permukaan tubuh tanaman,atau kearah dalam, serta menimbun bahan-bahan sekresi pada tempat-tempat tertentu di dalam sel, atau jaringan. Pada tubuh tumbuhan zat-zat yang di sekresikan mungkin mmerupakan kelebihan ion, disisihkan dalam bentuk garam, atau kelebihan hasil asimilasi, kemudian disisihkan sebagai gula, yaitu pada dinding sel, mungkin dalam bentuk senyawa atau zat-zat yang merupakan hasil akhir metabolisme atau bukan hasil akhir tetapi tidak dapt di gunakan misalnya zat alkaloid, tanin, resin dan macam-macam Kristal. Selain itu senyawa yang mempunyai fungsi fisiologis tertentu seperti hormon dan enzim. Ada 2 stuktur dalam jaringan sekretori yaitu, sturktur sekretori internal dan struktur eksternal. B.Rumusan masalah a. Ciri-ciri sel penyusun sekretori b. Macam-macam jaringan sekretori c. Struktur dan fungsi jaringan sekretori d, Struktur jaringan sekretori
  • 2.
    C. TUJUAN MASALAH Adapuntujuan masalah pada makalah kami yaitu: 1. Supaya mahasiswa dapat memahami cirri-ciri sel penyusun jaringan sekretori 2. Dapat mengetahui macam-macam jaringan sekretori 3. Dapat membandingkan struktur dan fungsi jaringan sekretori 4. Dapat mengetahui dan mengerti sturktur dan fungsi jaringan sekretori BAB II PEMBAHASAN A. CIRI-CIRI SEL PENYUSUN JARINGAN SEKRETORI 1. SEL KELENJAR Sel kelenjar biasanya di golongkan berdasarkan isi selnya, tetapi beberapa sel kelenjar mengandung campuran zat-zat, atau mungkin isinya tidak dapat di identifikasi. Sel kelenjar mengandung subtansi minyak, misalnya pada suku calycanthchaceae, lauraceae,magnoliaceae, simarubaceae, dan winteraceae. Sel-sel ini terdapat pada jaringan dasar batang maupun daun. Pada suku klusiaceae, hipericaceae, Sel kelenjar di sebut sel minyak. Beberapa suku dikotil mengandung resin, yang lain mengandung lender , misalnya Cactaceae dll. Sel-sel yang berlendir sering mengandung rafida, misalnya pada Aloe sp. Sel yang mengandung enzim Mirosinase dapat dijumpai pada suku Capparidaceae dll. 2. RUANG DAN SALURAN SEKRETORI Ruang dan saluran kelenjar berbeda dengan sel kelenjar karena ruang atau saluran dihasilkan dengan beberapa cara: a. Secara lisigen yaitu ruang antara sel yang terjadi karena lisisnya dinding sel, misalnya, Citrus, gossipium. b. Secara sizogen, ruang yang terjadi karena menjauhnya sel yang satu dengan sel yang lain. Misalnya kelanjar minyak pada embrio eucalipetus. c. Secara sizolisigen ruang yang terjadi merupakan gabungan tipe lisigen dan sizogen.
  • 3.
    Saluran getah adalahsel atau deretan sel-sel yang berhubungan mengandung getah yaitu suatu cairan yang berwarna putih mempunyai komposisi yang rumit. Saluran getah mungkin sederhana yang bersal dari satu sel, atau berasal dari sel-sel yang mengadakan persatuan pada dinding ujungnya dan kemudian dinding sel. Larut disebut saluran getah beruas yang berasal dari satu sel disebut saluran getah tidak bersambung. B. MACAM-MACAM JARINGAN SEKRETORI a. Jaringan Rekresi Mengeluarkan senyawa yang belum melewati proses metabolisme: - Hidatoda merupakan struktur yng mengeluarkan air dari mesofil ke permukaan air - Kelenjar garam dan dapur yang berfungsi untuk mengeluarkan garam yang terserap. b. Jaringan Ekresi Terdapat di permukaan tubuh dan produksinya dikeluarkan dari tubuh. - Rambut kelenjar terdapat pada bagian trikoma. Fungsinya rambut kelenjar adalah menyaring zat- zat ekresi misalnya minyak aksiri dan mengatur pengeluaran ekresi lewat plasma. - Kelenjar madu terdapat pada bagian bunga, merupakan kelenjar di bagian pangkal dan tonjolan yang terdiri dari banyak sel diatasnya diman sel tersebut memiliki plasma yang kental. - Osmofora adalah kelenjar yang menghasilkan minyak menguap pada bagian-bagian bunga. c. Jaringan sekresi Dimana senyawa kelenjar bersal dari parenkim dasar yang mengalami diferensiasi dan mengandung bermacam senyawa hasil metabolism contohnya: kulit kayu manis. - Ruang kelenjar merupakan sekelompok sel yang berdinding tipis, dengan protoplasma yang kental mengelilingi suatu ruang yang terisi senyawa yang di hasilkan oleh sel-sel. Contohnya: Daun citrus. - Saluran getah terdiri dari sel-sel atu sederet sel yang mengalami fusi yang berisi getah, membentuk suatu system jaringan yang menembus jaringan-jaringan lain dalam tubuh. C. STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN SEKRETORI a. Sturuktur serkretori eksternal 1. Rambut kelenjar Sekretori eksternal mempunyai sturuktur, bentuk serta ukuran yang bermacam-macam, merupakan derifat epidermis dan lapisan subefidermal. Misalnya rambut kelenjar. Rambut kelenjar mempunyai kepala yang mengeluarkan sekresi, dan terdiri atas satu atau banyak sel, sedangkan tangkai terdiri dari sel-sel Yang bukan kelenjar. Rambut kelenjar dapat mengeluarkan sekresi yang berupa:
  • 4.
    - Minyak misalnyapada Mentha. Minyak ini berbentuk tetes kecil pada Dictamnus, tetes minyak terdapat dalam plastid. - Lendir, misalnya pad tumbuhan Insektivor. Tumbuhan ini berupa lendir berupa mukopolisakarida, berfungsi untuk menjerat serangga. 2. Nektaria(kelenjar madu) Nektar adalah cairan yang mengadung gula terdapat pada bunga dan pada bagian vegetative(ekstrafloral). Nektaria florai, terdapat pada daun kelopak, daun mahkota bunga,pada benangsari, pada oparium atau pada dasar bunga. Sedangkan nektaria ekstrafloral terdapat pada batang, daun, stipula, atau tangkai bunga. Sel sekretori pada nektaria mempunyai sitoplasma yang padat dan vakuola kecil, sering mengandung tannin. 3. Hidatoda Hidatoda merupakan struktur pelengkap pada daun berfungsi mengeluarkan air dari dalam ke permukaan daun. Proses ini dinamakan gutasi. Hidatoda merupakan modifikasi dari bagian-bagian daun, terletak pada helayan daun atau pada ujungnya, dimana air dari xilen di tinggalkan, untuk mencapai permukaan daun. b. Struktur sekretori internal Sel kelenjar internal yang mempunyai kandungan bermacam-macam sel-sel kelenjar sering tampak sebagai sel yang khusus. Sel-sel ini di namakan idioblas. Sel-sel kelenjar mungkin memanjang, dan panjangnya khusus, di namakan kantong (sakus) atau buluh. BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN Berdasarkan kesimpulan yang kami dapat dalam isi makalah kami yaitu: a. Struktur dan fungsi jaringan sekretori b. Sel kelenjar internal dan eksternal c. Macam-macam jaringan sekretor B. SARAN Kami meminta dari dosen mata kuliah yang bersangkutan agar melihat/ meniliti kembali isi makalah kami, sebab sebagai insan ALLAH tidak pernah luput dari kekurangan dan kesalahan. Mohon dari itu, kami minta saran dan kritik dari bapak atau taman-taman sekalian.