SATUAN ACARA PERKULIAHAN
Mata Kuliah : Ekonomi Mineral (TMB 3106)
Semester/Bobot: V / 2 SKS
Dosen : Yuli Kusumawati, S.T., M.T.
Tujuan
Pembelajaran
Khusus
Pokok Bahasan/Sub
Pokok Bahasan
Kegiatan Pembelajaran Evaluasi Buku/Referensi
Pertemuan I:
Mahasiswa mengetahui
gambaran silabus dan
SAP Ekonomi Mineral,
termasuk prosedur
pelaksanaan
perkuliahan
Silabus, SAP, dan prosedur
pelaksanaan kuliah ekonomi
mineral
1. Tujuan mata kuliah.
2. Ruang lingkup mata
kuliah.
3. Tata tertip dan
pelaksanaan
perkuliahan.
4. Penilaian hasil belajar.
5. Tugas yang harus
diselesaikan.
6. Buku dan referensi yang
digunakan.
Menjelaskan tujuan mata kuliah, ruang lingkup, kebijakan
pelaksanaan dan penilaian, tugas yang harus diselesaikan,
buku dan referensi yang digunakan
Pertemuan II:
Mahasiswa mengetahui
karakteristik industri
pertambangan dan
memahami konsep
ekonomi teknik dan
pengambilan keputusan
investasi.
Definisi dan konsep dasar
1. Karakteristik industri
pertambangan.
2. Ekonomi teknik dan
pengambilan
keputusan investasi.
3. Konsep nilai waktu
uang.
4. Konsep kesetaraan.
5. Konsep Aliran kas.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan III:
Mahasiswa memahami
konsep dan klasifikasi
biaya secara umum,
mengetahui komponen-
komponen biaya dalam
usaha pertambangan
serta mampu
menghitung biaya dari
suatu produk dan titik
impasnya.
Konsep biaya
1. Pengertian biaya
2. Klasifikasi biaya
3. Biaya-biaya dalam usaha
pertambangan
4. Menghitung biaya suatu
produk dan titik
impasnya.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Tugas:
Membuat contoh
perhitungan biaya
produk sederhana
dan titik impasnya.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan IV:
Mahasiswa memahami
konsep bunga
sederhana dan bunga
majemuk, suku bunga
nominal dan suku bunga
efektif, MARR, dan
Konsep dan rumusan bunga
 Bunga sederhana dan
bunga majemuk.
 Suku bunga nominal dan
suku bunga efektif.
 Minimum Attractive Rate
of Return (MARR).
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
Tugas:
Membuat tabel
hubungan suku
bunga nominal dan
suku bunga efektif
dengan MS Excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
waktu lipat dua.  Waktu lipat dua. mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Partowidagdo, W., 2001, Risk
Analysis & Project Risk
Management, Institut Teknologi
Bandung.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan V:
Mahasiswa memahami
konsep Single payment
compound amount
factor, Single payment
present worth factor,
Uniform series
compound amount
factor, dan Sinking fund
deposit factor, serta
aplikasinya dalam
kegiatan ekonomi
sehari-hari.
Konsep dan rumusan
bunga
 Single payment
compound amount factor.
 Single payment present
worth factor.
 Uniform series compound
amount factor.
 Sinking fund deposit
factor.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
Tugas:
 Membuat tabel
(F/P,i,n),
(P/F,i,n),
(F/A,i,n),
(A/F,i,n) dengan
MS Excel.
 Menyelesaikan
soal-soal dengan
menggunakan
MS excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation and
Investment Decision Methods
9th edition, Investment
Evaluations Corporation,
Colorado.
kegiatan, atau tugas.
Pertemuan VI:
Mahasiswa memahami
konsep Capital
recovery, Uniform
series present worth
factor, Uniform gradient
series factor serta
aplikasinya dalam
kegiatan ekonomi
sehari-hari.
Konsep dan rumusan
bunga
 Capital recovery.
 Uniform series present
worth factor.
 Uniform gradient series
factor
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Tugas:
 Membuat tabel
(A/P,i,n),
(P/A,i,n),
(A/G,i,n) dengan
MS Excel.
 Menyelesaikan
soal-soal
aplikasi bunga
majemuk
dengan
menggunakan
MS excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan VII:
Mahasiswa mampu
menganalisis kelayakan
investasi tunggal
berdasarkan NPV, ROR,
PVR,BCR, dan PBP.
Indikator kelayakan
investasi
 Net Present Value (NPV)
analysis.
 Rate of Return (ROR)
analysis.
 Present Value Ratio
(PVR) analysis.
 Benefit-Cost Ratio (BCR)
analysis.
 Payback Period (PBP)
analysis.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal analisis
kelayakan investasi
tunggal dengan
menggunakan MS
excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan VIII Ujian Tengah Semester
(UTS)
Ujian tertulis
Pertemuan IX:
Mahasiswa mampu
menganalisis mutually
exclusive beberapa
alternatif investasi.
Analisis mutually exclusive
 Pengertian analisis
mutually exclusive.
 Analisis mutually
exclusive dengan umur
alternatif sama.
 Analisis mutually
exclusive dengan umur
alternatif berbeda.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal analisis
mutually excusive
beberapa alternatif
investasi dengan
menggunakan MS
excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan X:
Mahasiswa mampu
menganalisis non-
Analisis non-mutually
exclusive
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal analisis
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
mutually exclusive
beberapa alternatif
investasi.
 Pengertian analisis non-
mutually exclusive.
 Analisis non-mutually
exclusive dengan umur
alternatif sama.
 Analisis non-mutually
exclusive dengan umur
alternatif berbeda.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
non-mutually
excusive beberapa
alternatif investasi
dengan
menggunakan MS
excel.
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan XI:
Mahasiswa memahami
konsep penyusutan
aset, pengertian
depresiasi aset dan
mampu menghitung
depresiasi aset.
Depresiasi, Deplesi,
Amortisasi
 Konsep penyusutan
aset.
 Pengertian depresiasi.
 Straigth line
depreciation.
 Double declining balance
depreciation.
 Sum of years digits
depreciation.
 Sinking fund
depreciation.
 Production unit
depreciation.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal
depresiasi dengan
menggunakan MS
excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
 Undang-Undang No.36 Tahun
2008 tentang Pajak Penghasilan
(PPh).
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Pertemuan XII:
Mahasiswa memahami
pengertian deplesi dan
amortisasi aset, serta
mampu menghitung
deplesi dan amortisasi
aset.
Depresiasi, deplesi,
amortisasi
 Pengertian deplesi
 Cost depletion.
 Percentage depletion.
 Memilih metode deplesi.
 Pengertian amortisasi.
 Perhitungan amortisasi.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal deplesi
dan amortisasi
dengan
menggunakan MS
excel.
 Partowidagdo, W., 2001, Risk
Analysis & Project Risk
Management, Institut Teknologi
Bandung.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
 Undang-Undang No.36 Tahun
2008 tentang Pajak Penghasilan
(PPh).
 Undang-Undang No. 4 Tahun
2009 tentang Pertambangan
Mineral dan Batubara.
 Peraturan Pemerintah No. 45
Tahun 2003 tentang Jenis
Penerimaan Negara Bukan
Pajak (PNBP) Yang Berlaku
Pada Departemen Energi dan
Sumber Daya Mineral.
 Keppres No. 75 Tahun 1996
tentang Ketentuan Perjanjian
Karya Pengusahaan
Pertambangan Batubara
(PKP2B).
Pertemuan XIII:
Mahasiswa memahami
penngertian pajak dan
mengetahui pungutan-
pungutan dalam usaha
pertambangan, serta
mampu menyusun dan
menganalisis cashflow
sesudah pajak.
Pengaruh pajak dalam
analisis life cycle costing
 Pengertian pajak, dan
macam-macam
pungutan dalam usaha
pertambangan.
 Penyusunan cashflow
sesudah pajak.
 Analisis cashflow
sesudah pajak.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
Tugas:
Menyelesaikan soal
after tax cashflow
dengan
menggunakan MS
excel.
 Partowidagdo, W., 2001, Risk
Analysis & Project Risk
Management, Institut Teknologi
Bandung.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
 Undang-Undang No.36 Tahun
2008 tentang Pajak Penghasilan
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
(PPh).
 Undang-Undang No. 4 Tahun
2009 tentang Pertambangan
Mineral dan Batubara.
 Peraturan Pemerintah No. 45
Tahun 2003 tentang Jenis
Penerimaan Negara Bukan
Pajak (PNBP) Yang Berlaku
Pada Departemen Energi dan
Sumber Daya Mineral.
 Keppres No. 75 Tahun 1996
tentang Ketentuan Perjanjian
Karya Pengusahaan
Pertambangan Batubara
(PKP2B).
Pertemuan XIV:
Mahasiswa memahami
konsep analisis
penggantian, mampu
menghitung umur
ekonomi suatu aset,
serta mampu
menganalisis sewa atau
beli.
Analisis penggantian
 Konsep penggantian.
 Umur ekonomis.
 Membandingkan sewa
atau beli.
Kegiatan awal:
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Tugas:
Menyelesaikan
soal-soal analisis
penggantian
dengan MS excel.
 Grant, E.L., Ireson, W.G., and
Leavenworth, R.S., 1982,
Principles of Engineering
Economy 7th edition, John
Wiley and Sons, Singapore.
 Mangintung, D.M., 2013,
Ekonomi Rekayasa, Disertai
Cara Penyelesaian Dengan
Speadsheed, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
 Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan XV: Analisis resiko dan
ketidakpastian
Kegiatan awal:  Panneerselvam, R., 2012,
Engineering Economics, PHI
Mahasiswa memahami
konsep resiko dan
ketidakpastian dalam
investasi serta mampu
menganalisisnya
dengan analisis
sensitivitas variabel-
variabel keuntungan dan
pohon keputusan.
 Resiko dan
ketidakpastian dalam
investasi.
 Pengertian analisis
sensitivitas.
 Analisis sensitivitas
variabel tunggal.
 Analisis sensitivitas
pendekatan rentang.
 Pohon keputusan.
Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.
Kegiatan inti:
 Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa
mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan
dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..
 Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal
yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok
bahasan.
 Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan
dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam
menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi
kesulitan.
Kegiatan akhir:
 Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah
dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.
 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan,
kegiatan, atau tugas.
Learning Private Limited, New
Delhi.
 Partowidagdo, W., 2001, Risk
Analysis & Project Risk
Management, Institut Teknologi
Bandung.
 Stermole, F.J., Stermole J.M.,
1996, Economic Evaluation
and Investment Decision
Methods 9th edition,
Investment Evaluations
Corporation, Colorado.
Pertemuan XVI: Ujian Akhir Semester
(UAS)
Ujian tertulis

Sap ekonomi mineral

  • 1.
    SATUAN ACARA PERKULIAHAN MataKuliah : Ekonomi Mineral (TMB 3106) Semester/Bobot: V / 2 SKS Dosen : Yuli Kusumawati, S.T., M.T. Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan Kegiatan Pembelajaran Evaluasi Buku/Referensi Pertemuan I: Mahasiswa mengetahui gambaran silabus dan SAP Ekonomi Mineral, termasuk prosedur pelaksanaan perkuliahan Silabus, SAP, dan prosedur pelaksanaan kuliah ekonomi mineral 1. Tujuan mata kuliah. 2. Ruang lingkup mata kuliah. 3. Tata tertip dan pelaksanaan perkuliahan. 4. Penilaian hasil belajar. 5. Tugas yang harus diselesaikan. 6. Buku dan referensi yang digunakan. Menjelaskan tujuan mata kuliah, ruang lingkup, kebijakan pelaksanaan dan penilaian, tugas yang harus diselesaikan, buku dan referensi yang digunakan Pertemuan II: Mahasiswa mengetahui karakteristik industri pertambangan dan memahami konsep ekonomi teknik dan pengambilan keputusan investasi. Definisi dan konsep dasar 1. Karakteristik industri pertambangan. 2. Ekonomi teknik dan pengambilan keputusan investasi. 3. Konsep nilai waktu uang. 4. Konsep kesetaraan. 5. Konsep Aliran kas. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition,
  • 2.
    menjawab pertanyaan mahasiswayang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan III: Mahasiswa memahami konsep dan klasifikasi biaya secara umum, mengetahui komponen- komponen biaya dalam usaha pertambangan serta mampu menghitung biaya dari suatu produk dan titik impasnya. Konsep biaya 1. Pengertian biaya 2. Klasifikasi biaya 3. Biaya-biaya dalam usaha pertambangan 4. Menghitung biaya suatu produk dan titik impasnya. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Tugas: Membuat contoh perhitungan biaya produk sederhana dan titik impasnya.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan IV: Mahasiswa memahami konsep bunga sederhana dan bunga majemuk, suku bunga nominal dan suku bunga efektif, MARR, dan Konsep dan rumusan bunga  Bunga sederhana dan bunga majemuk.  Suku bunga nominal dan suku bunga efektif.  Minimum Attractive Rate of Return (MARR). Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa Tugas: Membuat tabel hubungan suku bunga nominal dan suku bunga efektif dengan MS Excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan
  • 3.
    waktu lipat dua. Waktu lipat dua. mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Partowidagdo, W., 2001, Risk Analysis & Project Risk Management, Institut Teknologi Bandung.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan V: Mahasiswa memahami konsep Single payment compound amount factor, Single payment present worth factor, Uniform series compound amount factor, dan Sinking fund deposit factor, serta aplikasinya dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Konsep dan rumusan bunga  Single payment compound amount factor.  Single payment present worth factor.  Uniform series compound amount factor.  Sinking fund deposit factor. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, Tugas:  Membuat tabel (F/P,i,n), (P/F,i,n), (F/A,i,n), (A/F,i,n) dengan MS Excel.  Menyelesaikan soal-soal dengan menggunakan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado.
  • 4.
    kegiatan, atau tugas. PertemuanVI: Mahasiswa memahami konsep Capital recovery, Uniform series present worth factor, Uniform gradient series factor serta aplikasinya dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Konsep dan rumusan bunga  Capital recovery.  Uniform series present worth factor.  Uniform gradient series factor Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Tugas:  Membuat tabel (A/P,i,n), (P/A,i,n), (A/G,i,n) dengan MS Excel.  Menyelesaikan soal-soal aplikasi bunga majemuk dengan menggunakan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan VII: Mahasiswa mampu menganalisis kelayakan investasi tunggal berdasarkan NPV, ROR, PVR,BCR, dan PBP. Indikator kelayakan investasi  Net Present Value (NPV) analysis.  Rate of Return (ROR) analysis.  Present Value Ratio (PVR) analysis.  Benefit-Cost Ratio (BCR) analysis.  Payback Period (PBP) analysis. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan Tugas: Menyelesaikan soal-soal analisis kelayakan investasi tunggal dengan menggunakan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation
  • 5.
    dosen sebagai narasumberdan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan VIII Ujian Tengah Semester (UTS) Ujian tertulis Pertemuan IX: Mahasiswa mampu menganalisis mutually exclusive beberapa alternatif investasi. Analisis mutually exclusive  Pengertian analisis mutually exclusive.  Analisis mutually exclusive dengan umur alternatif sama.  Analisis mutually exclusive dengan umur alternatif berbeda. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Tugas: Menyelesaikan soal-soal analisis mutually excusive beberapa alternatif investasi dengan menggunakan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan X: Mahasiswa mampu menganalisis non- Analisis non-mutually exclusive Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Tugas: Menyelesaikan soal-soal analisis  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision
  • 6.
    mutually exclusive beberapa alternatif investasi. Pengertian analisis non- mutually exclusive.  Analisis non-mutually exclusive dengan umur alternatif sama.  Analisis non-mutually exclusive dengan umur alternatif berbeda. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. non-mutually excusive beberapa alternatif investasi dengan menggunakan MS excel. Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan XI: Mahasiswa memahami konsep penyusutan aset, pengertian depresiasi aset dan mampu menghitung depresiasi aset. Depresiasi, Deplesi, Amortisasi  Konsep penyusutan aset.  Pengertian depresiasi.  Straigth line depreciation.  Double declining balance depreciation.  Sum of years digits depreciation.  Sinking fund depreciation.  Production unit depreciation. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir: Tugas: Menyelesaikan soal-soal depresiasi dengan menggunakan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado.  Undang-Undang No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh).
  • 7.
     Melakukan refleksidan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Pertemuan XII: Mahasiswa memahami pengertian deplesi dan amortisasi aset, serta mampu menghitung deplesi dan amortisasi aset. Depresiasi, deplesi, amortisasi  Pengertian deplesi  Cost depletion.  Percentage depletion.  Memilih metode deplesi.  Pengertian amortisasi.  Perhitungan amortisasi. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Tugas: Menyelesaikan soal-soal deplesi dan amortisasi dengan menggunakan MS excel.  Partowidagdo, W., 2001, Risk Analysis & Project Risk Management, Institut Teknologi Bandung.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado.  Undang-Undang No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh).  Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.  Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2003 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Yang Berlaku Pada Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.  Keppres No. 75 Tahun 1996 tentang Ketentuan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Pertemuan XIII: Mahasiswa memahami penngertian pajak dan mengetahui pungutan- pungutan dalam usaha pertambangan, serta mampu menyusun dan menganalisis cashflow sesudah pajak. Pengaruh pajak dalam analisis life cycle costing  Pengertian pajak, dan macam-macam pungutan dalam usaha pertambangan.  Penyusunan cashflow sesudah pajak.  Analisis cashflow sesudah pajak. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, Tugas: Menyelesaikan soal after tax cashflow dengan menggunakan MS excel.  Partowidagdo, W., 2001, Risk Analysis & Project Risk Management, Institut Teknologi Bandung.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado.  Undang-Undang No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan
  • 8.
    menganalisis, menyelesaikan masalahtentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. (PPh).  Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.  Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2003 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Yang Berlaku Pada Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.  Keppres No. 75 Tahun 1996 tentang Ketentuan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Pertemuan XIV: Mahasiswa memahami konsep analisis penggantian, mampu menghitung umur ekonomi suatu aset, serta mampu menganalisis sewa atau beli. Analisis penggantian  Konsep penggantian.  Umur ekonomis.  Membandingkan sewa atau beli. Kegiatan awal: Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Tugas: Menyelesaikan soal-soal analisis penggantian dengan MS excel.  Grant, E.L., Ireson, W.G., and Leavenworth, R.S., 1982, Principles of Engineering Economy 7th edition, John Wiley and Sons, Singapore.  Mangintung, D.M., 2013, Ekonomi Rekayasa, Disertai Cara Penyelesaian Dengan Speadsheed, Penerbit Andi, Yogyakarta.  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI Learning Private Limited, New Delhi.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan XV: Analisis resiko dan ketidakpastian Kegiatan awal:  Panneerselvam, R., 2012, Engineering Economics, PHI
  • 9.
    Mahasiswa memahami konsep resikodan ketidakpastian dalam investasi serta mampu menganalisisnya dengan analisis sensitivitas variabel- variabel keuntungan dan pohon keputusan.  Resiko dan ketidakpastian dalam investasi.  Pengertian analisis sensitivitas.  Analisis sensitivitas variabel tunggal.  Analisis sensitivitas pendekatan rentang.  Pohon keputusan. Melakukan kegiatan apersepsi, yaitu menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan. Kegiatan inti:  Melakukan eksplorasi,yaitu melibatkan mahasiswa mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan..  Melakukan kegiatan elaborasi, yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan.  Melakukan kegiatan konfirmasi dengan menempatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan mahasiswa yang menghadapi kesulitan. Kegiatan akhir:  Melakukan refleksi dan merangkum materi yang telah dipelajari dengan melibatkan mahasiswa.  Melaksanakan tindak lanjut dengan memberi arahan, kegiatan, atau tugas. Learning Private Limited, New Delhi.  Partowidagdo, W., 2001, Risk Analysis & Project Risk Management, Institut Teknologi Bandung.  Stermole, F.J., Stermole J.M., 1996, Economic Evaluation and Investment Decision Methods 9th edition, Investment Evaluations Corporation, Colorado. Pertemuan XVI: Ujian Akhir Semester (UAS) Ujian tertulis