Presentasi Geometri Transformasi

Kelompok

3
Assalam’ualaikum. Wr.Wb
Peace be on you
“ROTASI”
Rotasi adalah proses memutar bangun geometri terhadap titik
tertentu yang dinamakan titik pusat rotasi dan ditentukan oleh arah rotasi
dan besar sudut rotasi.
Titik pusat rotasi adalah titik tetap atau titik pusat yang digunakan
sebagai acuan untuk menentukan arah dan besar sudut rotasi.
Arah rotasi disepakati dengan aturan sebagai berikut :
• Jika perputaran berlawanan dengan arah putar jarum jam, maka
rotasi ini bernilai positif (+).
• Jika perputaran searah jarum jam, maka rotasi ini bernilai negatif (-).
Rotasi merupakan transformasi karena :
Relasi dari v ke v
Fungsi
Injektif
Surjektif
Rotasi merupakan transformasi isometric karena tidak
mengubah jarak.
1. Transformasi Rotasi dengan titik pusat di O(0,0)
Teorema 5.7

P 0,

x cos θ - y sin θ, x sin θ

P

y cos θ )

atau
P0,

P

x'

cos

sin

x

y'

sin

cos

y

untuk P x, y

v dan O 0,0

Bukti :
Misalkan
m

AOP

. karena

P0,

P

P ' , maka

m

POP'

dan m

AOP'
Perhatikan gambar !.
y

P' x' , y'
P x, y

y'
y

x

x'
O

x

OP cos α

x

A

dan

y

OP sin α

Sedangkan
x'

OP cos α

OP cos α cos

O P cos α cos

x cos
y'

OP sin α cos

O P sin α cos

sehingga :

- O P sin α sin

- y sin

OP sin α

y cos

O P cos α sin

A' x cos θ - y sin θ, x sin θ

atau kalau ditulis secara matriks, di dapat :

cos

y'

sin

cos α sin

x sin

A x, y

x'

sin α sin

sin
cos

x
y

y cos θ )
dari rumus diatas kita ambil contoh jika Rθ = R (O, θ ) diketahui R90ᶱ= R (O, 90ᶱ
)
maka kita subsitusikan :
A x, y
A x, y

A x, y
A x, y

A' x cos θ - y sin θ, x sin θ
A' x cos 90 - y sin 90 , x sin 90

A' x .0 - y. 1, x .1
A' - y , x )

y .0 )

y cos θ )
y cos 90 )
Dari penurunan rumus rotasi di atas. Suatu rotasi dengan
pusat O (0,0) dan sudut rotasi θ ditulis dengan R (O,θ) atau
Rθ, maka dapat dirumuskan ditabel dibawah ini.

Rotasi

Bayangan (x,y)

R90ᶱ= R (O, 90ᶱ
)

A x, y

R

R-90ᶱ= R (O, 90ᶱ
)

A x, y

R

90

R180ᶱ= R (O, 180ᶱ
)

A x, y

R

180

Rθ = R (O, θ )

A x, y

90

A'

Matriks

y, x

A' y,-x

A' - x,-y

A' x cos

- y sin

x sin

y cos

,
2. Transformasi Rotasi dengan titik pusat di P(a,b)

Teorema 5.8
untuk setiap P x, y dan A a, b

v , maka

P'

,

P A,

x - a cos

- y - b sin

x

a sin

y

atau

P A,

P

x'

cos

sin

x -a

a

y'

sin

cos

y-b

b

b cos

b
Bukti :
Perhatikan gambar !

y

Sistem koordinaat di ubah menjadi
dengan aturan

y
P x ,y

x

x

P (x , y)

a dan y
x

a, y

y

x A y

b sehingga

:

b dan P' ( x , y )

x

a, y

b

P x, y

Gunakam teorema 5.7 pada sistem

x A y

didapat :

x '-a
A a, b
O 0,0

x

x

cos

sin

x

a

y'-b

sin

cos

y

b

Gunakan sistem XOY maka didapat :

x'

cos

sin

x

a

a

y'

sin

cos

y

b

b
Contoh Soal
1.
Tentukan bayangan titik (5,2) oleh rotasi :
1. R90ᶱ
2. R-90ᶱ
3. R180ᶱ
Penyelesaian :

1.

5,2

R

90

A'

2.

5,2

R

90

A' 2,-5

3.

5,2

R

180

2,5

A' - 5,-2
- 2, 5

5,2

- 5,-2
2, - 5
2.
Tentukan bayangan titik (-2,8) oleh rotasi R (O,135ᶱ !
)
Penyelesaian :

Jadi, bayangan adalah
3.
Tentukan bayangan titik (5,-3) oleh rotasi R(P,90) dengan koordinat
titik P(-1,2) !

Penyelesaian :

Jadi, bayangannya adalah (4,8)
4.
Tentukan bayangan garis y= 5x + 4 oleh rotasi R(O,-90) !
Penyelesaian:

x’ = y ↔ y = x’
y’ = -x ↔ x = -y’
Disubstitusikan ke y = 5x + 4
x’ = 5(-y’) + 4
↔ x’ = -5y’ +4
jadi, bayangannya adalah x = -5y +4
5.
Tentukanlah bayangan P(3,-5) jika dirotasi 900 dengan pusat
rotasi di A(1,2)
Penyelesaian :
P(3, -5) = P(a, b)
A(1, 2) = A(x, y)
a’ = (a – x) cos a – (b – y) sin a + x
b’ = (a – x) sin a + (b – y) cos a + y
P a, b

R

A,

P' a' , b'

a’ = (3 – 1) cos 90o – (-5 – 2) sin 90o + 1 = 0 + 7 + 1 = 8
b’ = (3 – 1) sin 90o – (-5 – 2) cos 90o + 2 = 2 + 0 + 2 = 4
Jadi, bayangan P(3, 5) adalah P’(8, 4)
6.
Persamaan bayangan garis x + y = 6 setelah dirotasikan pada pangkal
koordinat dengan sudut putaran +900 adalah . . .
Penyelesaian :

x'

-y maka y

-x'

y'

x maka x

y'

Substitusikan ke persamaan x + y = 6
x+y=6
y'

- x'

6 atau x'

y'

6

jadi bayangannya : x – y = -6
7.
Persamaan bayangan garis 2x – y + 6 = 0 setelah dirotasikan pada pangkal koordinat dengan sudut
putaran -900 adalah . . .

x'

-y maka y

-x'

y'

x maka x

y'

Substitusikan ke persamaan 2x – y + 6 = 0
2x – y + 6 = 0
2 - y'

x'

6

0

x' 2 y'

6

0

jadi bayangannya : x + 2y– 6 = 0
8.
Diberikan PO, 60° dan titik P (1,2). Tentukan koordinat P’= PO, 60° (P).
Penyelesaian :
θ

60, maka sin 60

P’= PO, 60° (1,2) =

1.

1
2

1

1
2
1
2.
2

2

3 , 1.

1

3 , 1

1

2
2

3

2.

1
2

3

2

1
1

1
2

2

Cara matriks :
P= PO, 60° (1,2) =

1

3 , cos 60

2
1

3

2

3

1

1

2

2

3 ,

1
2

3

1
9.
Tentukan bayangan titik A ( -6, 2) jika dirotasikan dari titik pusat
sejauh 90°
Penyelesaian :
Dengan cara matriks :

x '

0

y'

1

x '

1
0

0

y'
2

y'

6

Cara bayangan (x,y)
A x, y
A - 6 ,2

R

R

90

90

A'

y, x

A'

2,- 6

0

y

1

1
0

6
2

1 2
6

x '

x

0

Maka A’ = ( -2, -6)
10
Tentukan persamaan bayangan garis y = 5x + 2 jika dirotasikan dari pusat O sejauh 90°
Penyelesaian :
x '

0

y'

1

1

0

x '
y'

x
y

y
x

Atau y = -x’ dan x = y’ disubsitusikan ke pers y = 5x+2 sehingga menjadi :

y = 5x + 2
-x’ = 5 (y’) +2
-x’ – 5y’ = 2
x’ + 5y’ = -2
jadi persamaan bayangan garis adalah x + 5y = -2
11
Diketahui sebuah garis dengan persamaan 2x + 5y = 12
Tentukan bayangan garis tersebut jika diputar dari titik pusat P(3,1)
sejauh 90°.
Penyelesaian :
Maka
x '
y'

y
x

1
3

x '-a
y'-b

1

1

0

x '
y'

1
0

y
x

3

4
2

x

3

y

1

x’ = -y + 4 → y = -x’ + 4 …………. (1)
y’ = x -2
→ x = y’ + 2 ……………(2)
persamaan (1) dan (2) di subtitusikan ke persamaan 2x + 5y = 12
sehingga :
2x + 5y = 12
2 (y’ + 2 ) + 5 (-x’ + 4 ) = 12
2y’ + 4 – 5x’ + 20 = 12
2y’ – 5x’ + 12 = 0
-5x’ +

2y’ = 12 x (-)
5x’ – 2y’ = 12
Jadi persamaan bayangan adalah 5x – 2y = 12
12

P 1,2

Q 3,0

R 1,-2

Gambar
tersebut
menunjukkan
segitiga
PQR
dipetakan
ke
bayangannya ke segitiga P’Q’R’
oleh suatu rotasi 180° pada titik T(1,-2). Koordinat P(1,2),Q(3,0) dan
R(1,-2).
Tentukan koordinat-koordinat titik
P’, Q’ dan R’ !
12

Penyelesaian :

P A,

x'

cos

y'

P

sin

sin

P'

Q 3,0

P'

x '

cos 180
sin 180

x '

1

y'

R ' - 3,-2

R 1,-2

Q ' - 5,-4

x '

Q'

P' - 3,- 6

1

2

2

2

1

1

1

2

2

2

6

x '

cos 180
sin 180

x '

1

y'

Q'

1

3

y'

Q'

1

cos 180

1

y'

P'

b

sin 180

0

0

a

y-b

cos

y'

P 1,2

x -a

sin 180
cos 180

0

0

1

x '

5

y'

4

3

1

1

0

2

2

3

1

1

0

2

2
R'

x '

cos 180

y'

R'

sin 180

x '
y'

1
0

x '

1

cos 180

0
1

1
2

2

1

1

1
2

2

1
2

2

3

y'

R'

sin 180

2

Jadi segitiga P’Q’R’ titik koordinatnya P(-3,-6),Q(-5,-4) dan R(-3,-2).
Terima Kasih
Wassalamualaikum.Wr.wb

Rotasi

  • 1.
  • 2.
    “ROTASI” Rotasi adalah prosesmemutar bangun geometri terhadap titik tertentu yang dinamakan titik pusat rotasi dan ditentukan oleh arah rotasi dan besar sudut rotasi. Titik pusat rotasi adalah titik tetap atau titik pusat yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan arah dan besar sudut rotasi. Arah rotasi disepakati dengan aturan sebagai berikut : • Jika perputaran berlawanan dengan arah putar jarum jam, maka rotasi ini bernilai positif (+). • Jika perputaran searah jarum jam, maka rotasi ini bernilai negatif (-).
  • 3.
    Rotasi merupakan transformasikarena : Relasi dari v ke v Fungsi Injektif Surjektif Rotasi merupakan transformasi isometric karena tidak mengubah jarak.
  • 4.
    1. Transformasi Rotasidengan titik pusat di O(0,0) Teorema 5.7 P 0, x cos θ - y sin θ, x sin θ P y cos θ ) atau P0, P x' cos sin x y' sin cos y untuk P x, y v dan O 0,0 Bukti : Misalkan m AOP . karena P0, P P ' , maka m POP' dan m AOP'
  • 5.
    Perhatikan gambar !. y P'x' , y' P x, y y' y x x' O x OP cos α x A dan y OP sin α Sedangkan x' OP cos α OP cos α cos O P cos α cos x cos y' OP sin α cos O P sin α cos sehingga : - O P sin α sin - y sin OP sin α y cos O P cos α sin A' x cos θ - y sin θ, x sin θ atau kalau ditulis secara matriks, di dapat : cos y' sin cos α sin x sin A x, y x' sin α sin sin cos x y y cos θ )
  • 6.
    dari rumus diataskita ambil contoh jika Rθ = R (O, θ ) diketahui R90ᶱ= R (O, 90ᶱ ) maka kita subsitusikan : A x, y A x, y A x, y A x, y A' x cos θ - y sin θ, x sin θ A' x cos 90 - y sin 90 , x sin 90 A' x .0 - y. 1, x .1 A' - y , x ) y .0 ) y cos θ ) y cos 90 )
  • 7.
    Dari penurunan rumusrotasi di atas. Suatu rotasi dengan pusat O (0,0) dan sudut rotasi θ ditulis dengan R (O,θ) atau Rθ, maka dapat dirumuskan ditabel dibawah ini. Rotasi Bayangan (x,y) R90ᶱ= R (O, 90ᶱ ) A x, y R R-90ᶱ= R (O, 90ᶱ ) A x, y R 90 R180ᶱ= R (O, 180ᶱ ) A x, y R 180 Rθ = R (O, θ ) A x, y 90 A' Matriks y, x A' y,-x A' - x,-y A' x cos - y sin x sin y cos ,
  • 8.
    2. Transformasi Rotasidengan titik pusat di P(a,b) Teorema 5.8 untuk setiap P x, y dan A a, b v , maka P' , P A, x - a cos - y - b sin x a sin y atau P A, P x' cos sin x -a a y' sin cos y-b b b cos b
  • 9.
    Bukti : Perhatikan gambar! y Sistem koordinaat di ubah menjadi dengan aturan y P x ,y x x P (x , y) a dan y x a, y y x A y b sehingga : b dan P' ( x , y ) x a, y b P x, y Gunakam teorema 5.7 pada sistem x A y didapat : x '-a A a, b O 0,0 x x cos sin x a y'-b sin cos y b Gunakan sistem XOY maka didapat : x' cos sin x a a y' sin cos y b b
  • 10.
  • 11.
    1. Tentukan bayangan titik(5,2) oleh rotasi : 1. R90ᶱ 2. R-90ᶱ 3. R180ᶱ Penyelesaian : 1. 5,2 R 90 A' 2. 5,2 R 90 A' 2,-5 3. 5,2 R 180 2,5 A' - 5,-2
  • 12.
    - 2, 5 5,2 -5,-2 2, - 5
  • 13.
    2. Tentukan bayangan titik(-2,8) oleh rotasi R (O,135ᶱ ! ) Penyelesaian : Jadi, bayangan adalah
  • 14.
    3. Tentukan bayangan titik(5,-3) oleh rotasi R(P,90) dengan koordinat titik P(-1,2) ! Penyelesaian : Jadi, bayangannya adalah (4,8)
  • 15.
    4. Tentukan bayangan garisy= 5x + 4 oleh rotasi R(O,-90) ! Penyelesaian: x’ = y ↔ y = x’ y’ = -x ↔ x = -y’ Disubstitusikan ke y = 5x + 4 x’ = 5(-y’) + 4 ↔ x’ = -5y’ +4 jadi, bayangannya adalah x = -5y +4
  • 16.
    5. Tentukanlah bayangan P(3,-5)jika dirotasi 900 dengan pusat rotasi di A(1,2) Penyelesaian : P(3, -5) = P(a, b) A(1, 2) = A(x, y) a’ = (a – x) cos a – (b – y) sin a + x b’ = (a – x) sin a + (b – y) cos a + y P a, b R A, P' a' , b' a’ = (3 – 1) cos 90o – (-5 – 2) sin 90o + 1 = 0 + 7 + 1 = 8 b’ = (3 – 1) sin 90o – (-5 – 2) cos 90o + 2 = 2 + 0 + 2 = 4 Jadi, bayangan P(3, 5) adalah P’(8, 4)
  • 17.
    6. Persamaan bayangan garisx + y = 6 setelah dirotasikan pada pangkal koordinat dengan sudut putaran +900 adalah . . . Penyelesaian : x' -y maka y -x' y' x maka x y' Substitusikan ke persamaan x + y = 6 x+y=6 y' - x' 6 atau x' y' 6 jadi bayangannya : x – y = -6
  • 18.
    7. Persamaan bayangan garis2x – y + 6 = 0 setelah dirotasikan pada pangkal koordinat dengan sudut putaran -900 adalah . . . x' -y maka y -x' y' x maka x y' Substitusikan ke persamaan 2x – y + 6 = 0 2x – y + 6 = 0 2 - y' x' 6 0 x' 2 y' 6 0 jadi bayangannya : x + 2y– 6 = 0
  • 19.
    8. Diberikan PO, 60°dan titik P (1,2). Tentukan koordinat P’= PO, 60° (P). Penyelesaian : θ 60, maka sin 60 P’= PO, 60° (1,2) = 1. 1 2 1 1 2 1 2. 2 2 3 , 1. 1 3 , 1 1 2 2 3 2. 1 2 3 2 1 1 1 2 2 Cara matriks : P= PO, 60° (1,2) = 1 3 , cos 60 2 1 3 2 3 1 1 2 2 3 , 1 2 3 1
  • 20.
    9. Tentukan bayangan titikA ( -6, 2) jika dirotasikan dari titik pusat sejauh 90° Penyelesaian : Dengan cara matriks : x ' 0 y' 1 x ' 1 0 0 y' 2 y' 6 Cara bayangan (x,y) A x, y A - 6 ,2 R R 90 90 A' y, x A' 2,- 6 0 y 1 1 0 6 2 1 2 6 x ' x 0 Maka A’ = ( -2, -6)
  • 21.
    10 Tentukan persamaan bayangangaris y = 5x + 2 jika dirotasikan dari pusat O sejauh 90° Penyelesaian : x ' 0 y' 1 1 0 x ' y' x y y x Atau y = -x’ dan x = y’ disubsitusikan ke pers y = 5x+2 sehingga menjadi : y = 5x + 2 -x’ = 5 (y’) +2 -x’ – 5y’ = 2 x’ + 5y’ = -2 jadi persamaan bayangan garis adalah x + 5y = -2
  • 22.
    11 Diketahui sebuah garisdengan persamaan 2x + 5y = 12 Tentukan bayangan garis tersebut jika diputar dari titik pusat P(3,1) sejauh 90°. Penyelesaian : Maka x ' y' y x 1 3 x '-a y'-b 1 1 0 x ' y' 1 0 y x 3 4 2 x 3 y 1 x’ = -y + 4 → y = -x’ + 4 …………. (1) y’ = x -2 → x = y’ + 2 ……………(2) persamaan (1) dan (2) di subtitusikan ke persamaan 2x + 5y = 12 sehingga : 2x + 5y = 12 2 (y’ + 2 ) + 5 (-x’ + 4 ) = 12 2y’ + 4 – 5x’ + 20 = 12 2y’ – 5x’ + 12 = 0 -5x’ + 2y’ = 12 x (-) 5x’ – 2y’ = 12 Jadi persamaan bayangan adalah 5x – 2y = 12
  • 23.
    12 P 1,2 Q 3,0 R1,-2 Gambar tersebut menunjukkan segitiga PQR dipetakan ke bayangannya ke segitiga P’Q’R’ oleh suatu rotasi 180° pada titik T(1,-2). Koordinat P(1,2),Q(3,0) dan R(1,-2). Tentukan koordinat-koordinat titik P’, Q’ dan R’ !
  • 24.
    12 Penyelesaian : P A, x' cos y' P sin sin P' Q3,0 P' x ' cos 180 sin 180 x ' 1 y' R ' - 3,-2 R 1,-2 Q ' - 5,-4 x ' Q' P' - 3,- 6 1 2 2 2 1 1 1 2 2 2 6 x ' cos 180 sin 180 x ' 1 y' Q' 1 3 y' Q' 1 cos 180 1 y' P' b sin 180 0 0 a y-b cos y' P 1,2 x -a sin 180 cos 180 0 0 1 x ' 5 y' 4 3 1 1 0 2 2 3 1 1 0 2 2
  • 25.
    R' x ' cos 180 y' R' sin180 x ' y' 1 0 x ' 1 cos 180 0 1 1 2 2 1 1 1 2 2 1 2 2 3 y' R' sin 180 2 Jadi segitiga P’Q’R’ titik koordinatnya P(-3,-6),Q(-5,-4) dan R(-3,-2).
  • 26.