tin, Lailiyah
JUDUL
                     PENDAHULUAN
                   RUMUSAN MASALAH
                TINDAKAN YANG DILAKUKAN
                 INDIKATOR KEBERHASILAN
                        TUJUAN
                   MANFAAT PENELITIAN
                    KAJIAN PUSTAKA
                        METODE
                        JADWAL
tin, Lailiyah
   Peningkatan Kemampuan Menemukan
        Gagasan Utama Suatu Teks Yang
        Dibaca Dengan Metode SQ3R Pada
        Siswa Kelas V SDN Kawedanan 2
        Magetan




tin, Lailiyah
 Ditemukan fakta bahwa siswa kelas V SDN Kawedanan 2
      masih menemui kesulitan belajar dalam menemukan
      gagasan utama teks yang dibaca. Hal ini terlihat dari hasil
      tes akhir pembelajaran menunjukkan bahwa: ada 12
      siswa (30%) yang kemampuan mengidentifikasi hubungan
      makan dan dimakan antar makhluk hidup (rantai
      makanan) mencapai nilai antara (75-100); terdapat 28
      siswa (70%) mencapai nilai dibawah 75. Padahal nilai
      ketuntasan minimal SDN Kawedanan 2 adalah 75.
     Akar penyebab rendahnya kemampuan menemukan
      gagasan utama teks adalah kurang tepatnya dalam
      memilih metode pembelajaran. Seharusnya siswa
      diberikan materi melalui metode pembelajaran SQ3R.
      Dimana metode pembelajaran ini mempunyai langkah-
      langkah dalam menemukan gagasan utama teks yang
      mudah.


tin, Lailiyah
 Bagaimana penerapan metode
      pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan
      kemampuan menemukan gagasan utama
      teks pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2
      Magetan?
     Apakah penerapan metode pembelajaran
      SQ3R dapat meningkatkan kemampuan
      menemukan gagasan utama teks pada
      siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan?

tin, Lailiyah
   Survey: mencari judul, sub judul, gambar,
        grafik, atau keterangan tambahan dari
        sebuah teks
       Question: memunculkan berbagai pertanyaan
        setelah melakukan survey
       Read: membaca teks dari awal hingga akhir
       Recite: mengungkapkan atau menuliskan apa
        yang telah dibaca dengan menggunakan
        kalimat sendiri dan menghubungkannya
        dengan apa yang telah diketahui
       Review: mengingat kembali apa yang telah
        dibaca
tin, Lailiyah
ASPEK                  CARA MENGUKUR
           Keaktifan siswa mengajukan Diamati selama
           pertanyaan                 pembelajaran berlangsung

           Ketepatan waktu dalam        Diamati dari kemampuan
           membaca teks                 membaca teks


           Interaksi antar siswa pada   Diamati ketika siswa
           kegiatan diskusi             melakukan diskusi, dicatat
                                        keterlibatan masing-masing
                                        siswa dalam kelompok
           Ketuntasan hasil belajar     Dihitung dari nilai diskusi dan
                                        tes akhir pembelajaran.
                                        Siswa yang memperoleh
                                        nilai lebih besar/sama
                                        dengan 75 dinyatakan
tin, Lailiyah                           tuntas.
 Mendeskripsikan penerapan metode
      pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan
      kemampuan menemukan gagasan utama
      teks pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2
      Magetan
     Mendeskripsikan peningkatan kemampuan
      menemukan gagasan utama teks dengan
      metode pembelajaran SQ3R pada siswa
      kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan

tin, Lailiyah
   Manfaat Teoritik: memberikan sumbangan
         pengetahuan pada khasanah pengetahuan
         khususnya dalam bidang pembelajaran Bahasa
         Indonesia di SD,
        Manfaat Praktis:
        Siswa: siswa akan lebih aktif dan memahami
         sehingga kemampuannya menemukan gagasan
         utama teks meningkat.
        Guru: dimungkinkan dapat diterapkan di sekolah
         yang mempunyai karakteristik sama
        Peneliti lain: dapat menjadi inspirasi yang ingin
         mendalami persoalan mengidentifikasi hubungan
         makan dan dimakan



tin, Lailiyah
 Karakteristik siswa kelas V SD
     Pembelajaran Bahasa Indonesia
     Model pembelajaran SQ3R
     Standar isi




tin, Lailiyah
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,
      dengan rancangan penelitian PTK.

    Model pelaksanaan PTK ini dengan acuan model siklus
      PTK sebagai berikut:
     Tahap 1: Perencanaan (Menyusun RPP, Simulasi
      pembelajaran, Alat penilaian & Lembar Observasi)
     Tahap 2: Pelaksanaan (Melaksanakan Pembelajaran,
      Melakukan Pengamatan)
     Tahap 3: Refleksi (Melakukan Penilaian hasil belajar,
      Melakukan Penilaian Kinerja)
     Tahap 4: Kesimpulan ( jika siklus pertama tidak
      berhasil diteruskan ke siklus 2)

tin, Lailiyah
   Penelitian dilaksanakan di SDN Kawedanan
        2 Kec. Kawedanan, Kab. Magetan.
        Pembuatan rencana tindakan berdasarkan
        refleksi yang ditulis pada proposal
        dilaksanakan pada tanggal 15 September
        sampai 28 September 2012, dikerjakan
        setiap hari Sabtu. Pelaksanaan tindakan
        dikerjakan mulai pada tanggal 1
        Nopember sampai 14 Nopember 2012. Jam
        pelajaran 2 pertemuan setiap minggu
        pada tiap hari Selasa dan Kamis masing-
        masing 2x35 menit.
tin, Lailiyah
tin, Lailiyah

Ppt Kelompok PTK

  • 1.
  • 2.
    JUDUL PENDAHULUAN RUMUSAN MASALAH TINDAKAN YANG DILAKUKAN INDIKATOR KEBERHASILAN TUJUAN MANFAAT PENELITIAN KAJIAN PUSTAKA METODE JADWAL tin, Lailiyah
  • 3.
    Peningkatan Kemampuan Menemukan Gagasan Utama Suatu Teks Yang Dibaca Dengan Metode SQ3R Pada Siswa Kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan tin, Lailiyah
  • 4.
     Ditemukan faktabahwa siswa kelas V SDN Kawedanan 2 masih menemui kesulitan belajar dalam menemukan gagasan utama teks yang dibaca. Hal ini terlihat dari hasil tes akhir pembelajaran menunjukkan bahwa: ada 12 siswa (30%) yang kemampuan mengidentifikasi hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup (rantai makanan) mencapai nilai antara (75-100); terdapat 28 siswa (70%) mencapai nilai dibawah 75. Padahal nilai ketuntasan minimal SDN Kawedanan 2 adalah 75.  Akar penyebab rendahnya kemampuan menemukan gagasan utama teks adalah kurang tepatnya dalam memilih metode pembelajaran. Seharusnya siswa diberikan materi melalui metode pembelajaran SQ3R. Dimana metode pembelajaran ini mempunyai langkah- langkah dalam menemukan gagasan utama teks yang mudah. tin, Lailiyah
  • 5.
     Bagaimana penerapanmetode pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan kemampuan menemukan gagasan utama teks pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan?  Apakah penerapan metode pembelajaran SQ3R dapat meningkatkan kemampuan menemukan gagasan utama teks pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan? tin, Lailiyah
  • 6.
    Survey: mencari judul, sub judul, gambar, grafik, atau keterangan tambahan dari sebuah teks  Question: memunculkan berbagai pertanyaan setelah melakukan survey  Read: membaca teks dari awal hingga akhir  Recite: mengungkapkan atau menuliskan apa yang telah dibaca dengan menggunakan kalimat sendiri dan menghubungkannya dengan apa yang telah diketahui  Review: mengingat kembali apa yang telah dibaca tin, Lailiyah
  • 7.
    ASPEK CARA MENGUKUR Keaktifan siswa mengajukan Diamati selama pertanyaan pembelajaran berlangsung Ketepatan waktu dalam Diamati dari kemampuan membaca teks membaca teks Interaksi antar siswa pada Diamati ketika siswa kegiatan diskusi melakukan diskusi, dicatat keterlibatan masing-masing siswa dalam kelompok Ketuntasan hasil belajar Dihitung dari nilai diskusi dan tes akhir pembelajaran. Siswa yang memperoleh nilai lebih besar/sama dengan 75 dinyatakan tin, Lailiyah tuntas.
  • 8.
     Mendeskripsikan penerapanmetode pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan kemampuan menemukan gagasan utama teks pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan  Mendeskripsikan peningkatan kemampuan menemukan gagasan utama teks dengan metode pembelajaran SQ3R pada siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Magetan tin, Lailiyah
  • 9.
    Manfaat Teoritik: memberikan sumbangan pengetahuan pada khasanah pengetahuan khususnya dalam bidang pembelajaran Bahasa Indonesia di SD,  Manfaat Praktis:  Siswa: siswa akan lebih aktif dan memahami sehingga kemampuannya menemukan gagasan utama teks meningkat.  Guru: dimungkinkan dapat diterapkan di sekolah yang mempunyai karakteristik sama  Peneliti lain: dapat menjadi inspirasi yang ingin mendalami persoalan mengidentifikasi hubungan makan dan dimakan tin, Lailiyah
  • 10.
     Karakteristik siswakelas V SD  Pembelajaran Bahasa Indonesia  Model pembelajaran SQ3R  Standar isi tin, Lailiyah
  • 11.
    Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian PTK. Model pelaksanaan PTK ini dengan acuan model siklus PTK sebagai berikut:  Tahap 1: Perencanaan (Menyusun RPP, Simulasi pembelajaran, Alat penilaian & Lembar Observasi)  Tahap 2: Pelaksanaan (Melaksanakan Pembelajaran, Melakukan Pengamatan)  Tahap 3: Refleksi (Melakukan Penilaian hasil belajar, Melakukan Penilaian Kinerja)  Tahap 4: Kesimpulan ( jika siklus pertama tidak berhasil diteruskan ke siklus 2) tin, Lailiyah
  • 12.
    Penelitian dilaksanakan di SDN Kawedanan 2 Kec. Kawedanan, Kab. Magetan. Pembuatan rencana tindakan berdasarkan refleksi yang ditulis pada proposal dilaksanakan pada tanggal 15 September sampai 28 September 2012, dikerjakan setiap hari Sabtu. Pelaksanaan tindakan dikerjakan mulai pada tanggal 1 Nopember sampai 14 Nopember 2012. Jam pelajaran 2 pertemuan setiap minggu pada tiap hari Selasa dan Kamis masing- masing 2x35 menit. tin, Lailiyah
  • 13.