PERTUMBUHAN DAN
  PERKEMBANGAN

      Ismail
SK / KD
            Melakukan percobaan pertumbuhan dan
 TUJUAN
            perkembangan pada tumbuhan.
PEMBELAJA
   RAN

              Merencanakan percobaan pengaruh luar
 MATERI
              terhadap pertumbuhan tumbuhan
               Melaksanakan percobaan pengaruh
              faktor luar terhadap pertumbuhan
              tumbuhan
  HOME
               Mengkomunikasikan hasil percobaan
              pengaruh faktor luar terhadap
              pertumbuhan tumbuhan
SK / KD
            TUJUAN PEMBELAJARAN :
 TUJUAN     1. Dapat menjelaskan kembali pengertian
PEMBELAJA
   RAN         Pertumbuhan.
            2. Dapat menjelaskan kembali pengertian
 MATERI        perkembangan
            3. Dapat membedakan antara pertumbuhan
               dan perkembangan
  HOME
            4. Dapat menjelaskan 2 tahap pertumbuhan
               perkembangan
PERTUMBUHAN

Pertumbuhan adalah proses
pertambahan jumlah dan atau
ukuran sel dan tidak dapat kembali
kebentuk semula (irreversible),
Dapat diukur (dinyatakan dengan
angka, grafik dll) jadi bersifat
kuantitatif
PERTUMBUHAN TANAMAN
PERHATIKAN GAMBAR !
PERKEMBANGAN

Perkembangan adalah proses menuju ke
tingkat kedewasaan / pematangan.
tidak dapat diukur tetapi hanya dapat di
amati perubahan yang mengikutinya. Jadi
sifatnya kualitatif

Pertumbuhan dan perkembangan
merupakan dua proses yang berjalan secara
simultan
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
           TUMBUHAN DIAWALI :
1. Pertumbuhan bakal biji dan bakal buah
2. Perkecambahan → Pertumbuhan →
   dewasa
PERKEMBANGAN BAKAL BIJI dan BAKAL
                   BUAH
Bakal biji →biji

Dlm Bakal Biji tdpt ( Zigot → embrio;
 endorsperm)
Perkembangan Endosperm

Endosperm kaya akan cadangan makanan
Pada dikotil, cadangan makanan akan
diberikan pada kotiledon sebelum biji
tumbuh
Pada Monokotil, disimpan dan digunakan
sampai masa perkecambahan
Perkembangan embrio

 Diawali kegiatan mitosis yang menghasilkan
 sel basal dan sel terminal
 Sel basal berkembang menjadi suspensor
 berfungsi sbg penghubung embrio dengan
 kulit bakal biji dan mengalirkan makanan
 dari endospermae.
 Sel terminal berkembang menjadi pro embrio
 yang melekat pada suspensor
Struktur biji yang matang
 Slm pematangan biji mengalami penurunan
 kadar air
 Mengandung embrio yang dikelilingi
 kotiledon dan endospermae
 Pada dikotiledon, saat perkecambahan akan
 dibentuk epikotil dan hipokotil, diujung
 epikotil terdapat plumula
 Pada monokotiledon (skutelarium),
 menyerap makanan dari endopserm. Pada
 rumput-rumputan, dikelilingi koleoriza dan
 koleoptil
Perkembangan bakal buah


Bakal buah akan
tumbuh menjadi
buah,
selanjutnya akan
berfungsi
melindungi
ketika biji
dipencarkan
Rangkaian peristiwa selama proses
perkecambahan berlangsung, yaitu
diakhirinya masa dormansi lalu diikiuti:
1. Imbibisi
2. Aktivasi Enzim
3. Perombakan simpanan cadangan
4. Inisiasi pertumbuhan embrio
5. Pemunculan radikel
6. Pemantapan kecambah
Awal perkecambahan mulai berjalan.
Jika tumbuhan telah menghasilkan daun, proses
fotosintesis akan berlangsung.
Energi yang dihasilkan dari fotosintesis akan
digunakan untuk pertumbuhan dan
berkembang.
BIJI DAPAT BERKECAMBAH
  KARENA MEMILIKI EMBRIO

 Bagian-bagian embrio terdiri dari:
Akar lembaga ( radikula ).
Daun lembaga ( kotiledon ).
Batang lembaga ( kaulikulus).
AKAR LEMBAGA
               (radikula)
Akan tumbuh menjadi akar.
Akan tumbuh menembus kulit biji.
Pada tumbuhan gramineae diselubungi oleh
sarung akar lembaga (koleoriza).
DAUN      LEMBAGA
 Merupakan daun pertama.
 Memiliki fungsi :
* tempat penimbunan makanan.
* untuk fotosintesis.
* alat pengisap makanan untuk embrio.
BATANG LEMBAGA
 Epikotil (ruas
 batang diatas
 daun lembaga),
 akan tumbuh
 menjadi batang.
 Hipokotil (ruas
 batang dibawah
 daun lembaga),
 akan tumbuh
 menjadi akar.
PERKECAMBAHAN DAPAT
 DIBEDAKAN MENJADI DUA
Perkecambahan epigeal (kotiledon terangkat keatas
permukaan tanah).
Perkecambahan hipogeal (kotiledon tetap tinggal
didalam tanah).
PERKECAMBAHAN MONOKOTIL DAN
          DIKOTIL
PERTUMBUHAN
   Pertumbuhan primer.
   Merupakan pertumbuhan sebagai hasil pembelahan sel
   pada meristem primer
   (ujung akar dan ujung batang)

  Pertumbuhan sekunder.
 (aktifitas kambium, kambium gabus dan hanya terjadi
  pada gymnospermae dan dikotil).

 . Pada monokotil tidak kecuali pada palem – paleman
    (palmae).
TITIK TUMBUH AKAR
Teori Titik tumbuh batang
A. Teori ini menyatakan bahwa titik tumbuh
  batang dapat dibedakan menjadi tiga lapisan
  pembentuk jaringan (histogen) sebagai
  berikut :
1. Dermatogen, lapisan yang akan membentuk
    epidermis.
2. Periblem, lapisan yang akan membentuk
    korteks.
3. Plerom, lapisan ini akan membentuk stele
    atau silinder pusat.
B. Teori ini menyatakan bahwa titik tumbuh
    hanya dapat dibedakan menjadi dua bagian
    yaitu:
1. Tunika, yaitu lapisan pinggir yang
   membelah dan memperluas permukaan
   titik tumbuh serta membentuk lapisan
   epidermis.
2. Korpus, yaitu lapisan di sebelah dalam
    tunika yang sel-selnya membelah ke
   segala arah membentuk korteks dan
   silinder pusat.
PERTUMBUHAN SEKUNDER

 Terjadi pada tumbuhan dikotil,
 gymnospermae, beberapa palm
 Mengakibatkan perubahan ukuran diameter
 batang
 Merupakan akibat aktivitas membelah pada
 kambium
 Akan menghasilkan lingkaran tahun
 Akan dibentuk felogen : felem (luar),
 feloderm (ke arah dalam)
REVIEW
1. Sebutkan 2 teori titik tumbuh pada
   tumbuhan !
2. Apa yang dimaksud pertumbuhan primer
   dan pertumbuhan sekunder ?
3. Jelaskan perkembangan embrio biji
   tumbuhan !
4. Apa perbedaan perkecambahan epigeal dan
   hipogeal !
STRUKTUR BATANG DIKOTIL
STRUKTUR BATANG TOMAT
LINGKARAN TAHUN
Akibat proses pertumbuhan jaringan kambium yang
membentuk suatu lingkaran pada batang
tumbuhan
Jaringan tersebut setiap tumbuhannya sangat
berbeda, ditentukan lingkungan serta iklim/musim
yang terjadi.
Pada musim penghujan, selnya cepat dan
menghasilkan sel dengan ukuran yang besar. Sel
satu dengan lainnya saling rapat sehingga akan
membentuk lingkaran tahun yang nyata sekali.
Pada musim kemarau sebaliknya.
PENAMPANG MELINTANG BATANG


Lingkaran tahun.   Annual rings.
ORGAN PADA TUMBUHAN
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN
          DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

1. Faktor internal, (faktor dalam).
  * genetik, (faktor hereditas).
  * hormon
2. Faktor eksternal, (faktor luar).
  * temperatur,
  * chy matahari,
  * nutrisi,
  * pH,
  * air, dan oksigen.
MACAM-MACAM HORMON PERTUMBUHAN DAN
            PERKEMBANGAN

1. Auksin
 Mendorong pemanjangan sel batang muda
 Memacu pertumbuhan akar
 Memacu diferensiasi sel dan percabangan.
 Dominasi apikal.
 Fototropisme
 Gravitropisme
FOTOTROPISME
GRAVITROPISME
2. Giberelin
     Gibberelin pertamakali diisolasi pada jamur
     Gibberela fujikuroi.
a. Memacu pemanjangan batang.
b. Mematahkan dormansi biji atau mempercepat
   perkecambahan.
c. Mempercepat munculnya bunga.
d. Merangsang proses pembentukan biji &
     tunas.
e. Menyebabkan perkembangan buah tanpa biji
   (parteno karpik).
f. Menunda penuaan daun dan buah.
3. Sitokinin
a. Memacu pembelahan sel pada tahapan
   sitokinesis.
b. Memacu pembentukan kalus menjadi
   kuncup, batang, dan daun.
c. Menunda penuaan daun dan buah.
d. Memacu pertumbuhan kuncup samping atau
   menghambat pengaruh dominansi apikal.
e. Merangsang pertumbuhan akar.
4. Etilen ( C2H2)

1. Mempercepat pemasakan buah
2. Mempertebal pertumbuhan batang
3. Pengguguran bunga
5. Asam absisat (ABA)

1. senyawa inhibitor (penghambat) yang bekerja
   antagonis dengan auksin dan gibberelin,
   berperan dalam proses penuaan dan gugurnya
   daun.
2. Menutup stoma selama kekurangan air
3. Menghilangkan dormansi
6. Kalin
• berperan dalam proses organogenesis tumbuhan,
 terdiri dari:
@ rizokalin memacu pembentukan akar.
@ kaulokalin memacu pembentukan batang.
@ filokalin memacu pembentukan daun.
@ anthokalin memacu pembentukan bunga.

7. Asam traumalin
     berperan dalam proses regenerasi sel saat tumbuhan
    terluka.
VITAMIN MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN
            PERKEMBANGAN


Secara umum vitamin berperan dalam proses
  pembentukan hormon dan berfungsi sebagai
  kofaktor (komponen non protein pengaktif
     enzim).
FAKTOR EKSTERNAL

1. Temperatur :
   Mempengaruhi respirasi, fotosintesis, dan
   transpirasi tumbuhan.
2. Cahaya matahari :
   Diperlukan untuk proses fotosintesis.
   Chy mthr juga mempengaruhi pertumbuhan,
   jika chy kurang akan mengalami etiolasi, jika
   cukup akan tumbuh normal.
FOTOPERIODISME PADA TUMBUHAN

 Short-day plant berbunga jika lama
 pencahayaan lebih pendek dari kegelapan.
 (ubi jalar, krisan,aster, mangga ,apokat.
 Aster, krisan, dahlia).
 Long-day plant berbunga jika lama
 pencahayaan lebih panjang dari kegelapan.
 (bayam, kentang, gandum,slada).
 Neutral-day plant tidak terpengaruh oleh
 lama (periode) penyinaran (bunga matahari,
 kapas, mawar, cabe, tomat).
3. AIR

 Air penting dalam menjaga tekanan turgor
 dinding sel.
 Sebagai pelarut.
 Menentukan laju fotosintesis.
 Tranportasi unsur hara.
 Mengedarkan hasil fotosintesis.
4. pH TANAH.
  PH yang bagus adalah PH netral (6,8 – 7,2).

5. Oksigen :
Tanah sekitar akar memerlukan aerasi yang bagus
  untuk mendapatkan oksigen yang cukup,
  (meningkatkan respirasi akar).

6. Nutrisi :
   * Unsur makro : (C, H, O, N, S, P, K Mg,Ca).
   * Unsur mikro :(Mg,Fe, Co, Zn, Mo, B, Cl).
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN HEWAN TERDIRI
DARI DUA TAHAP

Tahap embrio meliputi fase morula, blastula,
gastrula, serta diferensiasi dan organogenesis.

Tahap pasca embrio meliputi terjadinya regenerasi
dan metamorfosis.
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN JANIN / EMBRIO
MANUSIA
MORULA (8 sel).
BLASTULA (16 sel).
GASTRULA ( lebih dari 32
         sel).
EMBRIO (janin).
DIFERENSIASI DAN
       ORGANOGENESIS

Ektoderm : epidermis,rambut, kel.minyak,
kel.keringat, sistem saraf.
Mesoderm : tulang, jar.ikat, otot, sistem
peredaran darah, ekskresi, sistem reproduksi.
Endoderm : epitel pencernaan, respirasi,
pankreas dan hati, kel. Gondok.
PERKEMBANGAN EMBRIO

 6 MINGGU, 8 MINGGU DAN 14 MINGGU.
EMBRIO (USIA 3 BULAN)
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
HEWAN
 Tahap embrio.
 Tahap pasca embrio. ( regenerasi,
 metamorfosis ).
BEBERAPA TUMBUHAN YANG
MENGALAMI PERTUMBUHAN CEPAT

Bambusa sp (bambu)

Albazzia falcata (albazia)
Rujukan

student.britannica.com
pcgrow.blogspot.com
commons.wikimedia.org
www.cartage.org.lb
www.uq.edu.au/.../UNBiol6.html
www.uic.edu/.../bios100/labs/rootanatomy.jpg
fig.cox.miami.edu/Faculty/Dana/stemanatomy.jpg
www.puc.edu/Faculty/Gilbert_Muth/art0061.jpg
www.e-smartschool.com/pnu/004/kupu_metamorph.gif

Pertumbuhan dan perkembangan : Ismail

  • 1.
    PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Ismail
  • 2.
    SK / KD Melakukan percobaan pertumbuhan dan TUJUAN perkembangan pada tumbuhan. PEMBELAJA RAN Merencanakan percobaan pengaruh luar MATERI terhadap pertumbuhan tumbuhan Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan HOME Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan
  • 3.
    SK / KD TUJUAN PEMBELAJARAN : TUJUAN 1. Dapat menjelaskan kembali pengertian PEMBELAJA RAN Pertumbuhan. 2. Dapat menjelaskan kembali pengertian MATERI perkembangan 3. Dapat membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan HOME 4. Dapat menjelaskan 2 tahap pertumbuhan perkembangan
  • 4.
    PERTUMBUHAN Pertumbuhan adalah proses pertambahanjumlah dan atau ukuran sel dan tidak dapat kembali kebentuk semula (irreversible), Dapat diukur (dinyatakan dengan angka, grafik dll) jadi bersifat kuantitatif
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    PERKEMBANGAN Perkembangan adalah prosesmenuju ke tingkat kedewasaan / pematangan. tidak dapat diukur tetapi hanya dapat di amati perubahan yang mengikutinya. Jadi sifatnya kualitatif Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses yang berjalan secara simultan
  • 8.
    PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN DIAWALI : 1. Pertumbuhan bakal biji dan bakal buah 2. Perkecambahan → Pertumbuhan → dewasa
  • 9.
    PERKEMBANGAN BAKAL BIJIdan BAKAL BUAH Bakal biji →biji Dlm Bakal Biji tdpt ( Zigot → embrio; endorsperm)
  • 10.
    Perkembangan Endosperm Endosperm kayaakan cadangan makanan Pada dikotil, cadangan makanan akan diberikan pada kotiledon sebelum biji tumbuh Pada Monokotil, disimpan dan digunakan sampai masa perkecambahan
  • 11.
    Perkembangan embrio Diawalikegiatan mitosis yang menghasilkan sel basal dan sel terminal Sel basal berkembang menjadi suspensor berfungsi sbg penghubung embrio dengan kulit bakal biji dan mengalirkan makanan dari endospermae. Sel terminal berkembang menjadi pro embrio yang melekat pada suspensor
  • 13.
    Struktur biji yangmatang Slm pematangan biji mengalami penurunan kadar air Mengandung embrio yang dikelilingi kotiledon dan endospermae Pada dikotiledon, saat perkecambahan akan dibentuk epikotil dan hipokotil, diujung epikotil terdapat plumula Pada monokotiledon (skutelarium), menyerap makanan dari endopserm. Pada rumput-rumputan, dikelilingi koleoriza dan koleoptil
  • 14.
    Perkembangan bakal buah Bakalbuah akan tumbuh menjadi buah, selanjutnya akan berfungsi melindungi ketika biji dipencarkan
  • 16.
    Rangkaian peristiwa selamaproses perkecambahan berlangsung, yaitu diakhirinya masa dormansi lalu diikiuti: 1. Imbibisi 2. Aktivasi Enzim 3. Perombakan simpanan cadangan 4. Inisiasi pertumbuhan embrio 5. Pemunculan radikel 6. Pemantapan kecambah
  • 17.
    Awal perkecambahan mulaiberjalan. Jika tumbuhan telah menghasilkan daun, proses fotosintesis akan berlangsung. Energi yang dihasilkan dari fotosintesis akan digunakan untuk pertumbuhan dan berkembang.
  • 18.
    BIJI DAPAT BERKECAMBAH KARENA MEMILIKI EMBRIO Bagian-bagian embrio terdiri dari: Akar lembaga ( radikula ). Daun lembaga ( kotiledon ). Batang lembaga ( kaulikulus).
  • 19.
    AKAR LEMBAGA (radikula) Akan tumbuh menjadi akar. Akan tumbuh menembus kulit biji. Pada tumbuhan gramineae diselubungi oleh sarung akar lembaga (koleoriza).
  • 20.
    DAUN LEMBAGA Merupakan daun pertama. Memiliki fungsi : * tempat penimbunan makanan. * untuk fotosintesis. * alat pengisap makanan untuk embrio.
  • 21.
    BATANG LEMBAGA Epikotil(ruas batang diatas daun lembaga), akan tumbuh menjadi batang. Hipokotil (ruas batang dibawah daun lembaga), akan tumbuh menjadi akar.
  • 22.
    PERKECAMBAHAN DAPAT DIBEDAKANMENJADI DUA Perkecambahan epigeal (kotiledon terangkat keatas permukaan tanah). Perkecambahan hipogeal (kotiledon tetap tinggal didalam tanah).
  • 23.
  • 24.
    PERTUMBUHAN Pertumbuhan primer. Merupakan pertumbuhan sebagai hasil pembelahan sel pada meristem primer (ujung akar dan ujung batang) Pertumbuhan sekunder. (aktifitas kambium, kambium gabus dan hanya terjadi pada gymnospermae dan dikotil). . Pada monokotil tidak kecuali pada palem – paleman (palmae).
  • 26.
  • 27.
    Teori Titik tumbuhbatang A. Teori ini menyatakan bahwa titik tumbuh batang dapat dibedakan menjadi tiga lapisan pembentuk jaringan (histogen) sebagai berikut : 1. Dermatogen, lapisan yang akan membentuk epidermis. 2. Periblem, lapisan yang akan membentuk korteks. 3. Plerom, lapisan ini akan membentuk stele atau silinder pusat.
  • 28.
    B. Teori inimenyatakan bahwa titik tumbuh hanya dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu: 1. Tunika, yaitu lapisan pinggir yang membelah dan memperluas permukaan titik tumbuh serta membentuk lapisan epidermis. 2. Korpus, yaitu lapisan di sebelah dalam tunika yang sel-selnya membelah ke segala arah membentuk korteks dan silinder pusat.
  • 30.
    PERTUMBUHAN SEKUNDER Terjadipada tumbuhan dikotil, gymnospermae, beberapa palm Mengakibatkan perubahan ukuran diameter batang Merupakan akibat aktivitas membelah pada kambium Akan menghasilkan lingkaran tahun Akan dibentuk felogen : felem (luar), feloderm (ke arah dalam)
  • 31.
    REVIEW 1. Sebutkan 2teori titik tumbuh pada tumbuhan ! 2. Apa yang dimaksud pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder ? 3. Jelaskan perkembangan embrio biji tumbuhan ! 4. Apa perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal !
  • 32.
  • 34.
  • 35.
    LINGKARAN TAHUN Akibat prosespertumbuhan jaringan kambium yang membentuk suatu lingkaran pada batang tumbuhan Jaringan tersebut setiap tumbuhannya sangat berbeda, ditentukan lingkungan serta iklim/musim yang terjadi. Pada musim penghujan, selnya cepat dan menghasilkan sel dengan ukuran yang besar. Sel satu dengan lainnya saling rapat sehingga akan membentuk lingkaran tahun yang nyata sekali. Pada musim kemarau sebaliknya.
  • 36.
  • 37.
  • 38.
    FAKTOR – FAKTORYANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN 1. Faktor internal, (faktor dalam). * genetik, (faktor hereditas). * hormon 2. Faktor eksternal, (faktor luar). * temperatur, * chy matahari, * nutrisi, * pH, * air, dan oksigen.
  • 39.
    MACAM-MACAM HORMON PERTUMBUHANDAN PERKEMBANGAN 1. Auksin Mendorong pemanjangan sel batang muda Memacu pertumbuhan akar Memacu diferensiasi sel dan percabangan. Dominasi apikal. Fototropisme Gravitropisme
  • 40.
  • 41.
  • 42.
    2. Giberelin Gibberelin pertamakali diisolasi pada jamur Gibberela fujikuroi. a. Memacu pemanjangan batang. b. Mematahkan dormansi biji atau mempercepat perkecambahan. c. Mempercepat munculnya bunga. d. Merangsang proses pembentukan biji & tunas. e. Menyebabkan perkembangan buah tanpa biji (parteno karpik). f. Menunda penuaan daun dan buah.
  • 44.
    3. Sitokinin a. Memacupembelahan sel pada tahapan sitokinesis. b. Memacu pembentukan kalus menjadi kuncup, batang, dan daun. c. Menunda penuaan daun dan buah. d. Memacu pertumbuhan kuncup samping atau menghambat pengaruh dominansi apikal. e. Merangsang pertumbuhan akar.
  • 45.
    4. Etilen (C2H2) 1. Mempercepat pemasakan buah 2. Mempertebal pertumbuhan batang 3. Pengguguran bunga
  • 46.
    5. Asam absisat(ABA) 1. senyawa inhibitor (penghambat) yang bekerja antagonis dengan auksin dan gibberelin, berperan dalam proses penuaan dan gugurnya daun. 2. Menutup stoma selama kekurangan air 3. Menghilangkan dormansi
  • 47.
    6. Kalin • berperandalam proses organogenesis tumbuhan, terdiri dari: @ rizokalin memacu pembentukan akar. @ kaulokalin memacu pembentukan batang. @ filokalin memacu pembentukan daun. @ anthokalin memacu pembentukan bunga. 7. Asam traumalin berperan dalam proses regenerasi sel saat tumbuhan terluka.
  • 48.
    VITAMIN MEMPENGARUHI PERTUMBUHANDAN PERKEMBANGAN Secara umum vitamin berperan dalam proses pembentukan hormon dan berfungsi sebagai kofaktor (komponen non protein pengaktif enzim).
  • 49.
    FAKTOR EKSTERNAL 1. Temperatur: Mempengaruhi respirasi, fotosintesis, dan transpirasi tumbuhan. 2. Cahaya matahari : Diperlukan untuk proses fotosintesis. Chy mthr juga mempengaruhi pertumbuhan, jika chy kurang akan mengalami etiolasi, jika cukup akan tumbuh normal.
  • 50.
    FOTOPERIODISME PADA TUMBUHAN Short-day plant berbunga jika lama pencahayaan lebih pendek dari kegelapan. (ubi jalar, krisan,aster, mangga ,apokat. Aster, krisan, dahlia). Long-day plant berbunga jika lama pencahayaan lebih panjang dari kegelapan. (bayam, kentang, gandum,slada). Neutral-day plant tidak terpengaruh oleh lama (periode) penyinaran (bunga matahari, kapas, mawar, cabe, tomat).
  • 51.
    3. AIR Airpenting dalam menjaga tekanan turgor dinding sel. Sebagai pelarut. Menentukan laju fotosintesis. Tranportasi unsur hara. Mengedarkan hasil fotosintesis.
  • 52.
    4. pH TANAH. PH yang bagus adalah PH netral (6,8 – 7,2). 5. Oksigen : Tanah sekitar akar memerlukan aerasi yang bagus untuk mendapatkan oksigen yang cukup, (meningkatkan respirasi akar). 6. Nutrisi : * Unsur makro : (C, H, O, N, S, P, K Mg,Ca). * Unsur mikro :(Mg,Fe, Co, Zn, Mo, B, Cl).
  • 53.
    PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HEWANTERDIRI DARI DUA TAHAP Tahap embrio meliputi fase morula, blastula, gastrula, serta diferensiasi dan organogenesis. Tahap pasca embrio meliputi terjadinya regenerasi dan metamorfosis.
  • 54.
  • 55.
    PERKEMBANGAN JANIN /EMBRIO MANUSIA
  • 56.
  • 57.
  • 58.
    GASTRULA ( lebihdari 32 sel).
  • 59.
  • 60.
    DIFERENSIASI DAN ORGANOGENESIS Ektoderm : epidermis,rambut, kel.minyak, kel.keringat, sistem saraf. Mesoderm : tulang, jar.ikat, otot, sistem peredaran darah, ekskresi, sistem reproduksi. Endoderm : epitel pencernaan, respirasi, pankreas dan hati, kel. Gondok.
  • 61.
    PERKEMBANGAN EMBRIO 6MINGGU, 8 MINGGU DAN 14 MINGGU.
  • 62.
  • 63.
    PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HEWAN Tahap embrio. Tahap pasca embrio. ( regenerasi, metamorfosis ).
  • 64.
    BEBERAPA TUMBUHAN YANG MENGALAMIPERTUMBUHAN CEPAT Bambusa sp (bambu) Albazzia falcata (albazia)
  • 65.