BAB 1
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN
Sumber: Vitamin, pixabay.com
P E T A K O N S E P
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Pengertian
Pertum-
buhan
Perkem-
bangan
Pertumbuhan dan perkembangan
pada tumbuhan
Struktur
biji
Proses pertumbuhan dan
perkembangan pada
tumbuhan
Perke-
cambahan
Fisiologi
perkecambahan
Tipe
perkecambahan
Hipogeal
Epigeal
Pertumb.
primer
Titik tumbuh akar
Titik tumbuh
batang
Pertumb.
sekunder
Faktor pertumbuhan dan
perkembangan pada tumbuhan
Eksternal
Nutrisi
Kelem-
bapan
Air
Kadar
garam
pH Sentuhan
Oksigen Gravitasi
Cahaya Organisme
parasit dan
herbivora
Suhu
Internal
Gen
Hormon
Pretumbuhan dan Perkembangan
pada Hewan dan Manusia
Tahap
Embrio
Morulasi
Blastulasi
Gastrulasi
Organogenesis
Tahap Pasca
Embrio
Regenerasi
Metamorfosis
Metagenesis
Pertumbuhan dapat diukur secara
kuantitatif dalam satuan ukuran
panjang dan berat.
Pertumbuhan adalah peristiwa
perubahan biologis yang terjadi
pada seluruh makhluk hidup berupa
pertambahan ukuran volume,
tinggi, dan massa yang bersifat
irreversible (tidak akan kembali
lagi).
I. Pengertian Pertumbuhan dan Pertumbuhan
pada Makhluk Hidup
Perkembangan tidak dapat dikur
secara kuantitatif, tetapi dapat
dinyatakan secara kualitatif.
Perkembangan adalah proses
menuju tercapainya kedewasaan.
I. Pengertian Pertumbuhan dan Pertumbuhan
pada Makhluk Hidup
Sumber : Nelya, pixabay.com
II. Pertumbuhan dan Perkembangan pada
Tumbuhan
Merupakan hasil dari:
Diawali dari biji yang tumbuh menjadi zigot kemudian
menjadi embrio yang dilengkapi cadangan makanan
(endosperma).
1. Pembelahan sel
2. Pembesaran sel
3. Diferensiasi sel
Pembelahan mitosis menghasilkan sel anakan
baru
Pertambahan ukuran sel anak
Perubahan sel hingga terbentuk organ-organ
A. Struktur Biji
II. Pertumbuhan dan Perkembangan pada
Tumbuhan
Sumber:
Dokumen
Penerbit
Perkecambahan
Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman kecil dari dalam biji).
1. Proses Fisika
Proses fisika terjadi ketika biji menyerap air (imbibisi) akibat dari potensial air
rendah pada biji yang kering.
Perkecambahan Epigeal
Tipe perkecambahan epigeal
Perkecambahan Hipogeal
Pertumbuhan Primer
Hasil pembelahan sel-sel
pada jaringan meristem
Bagian-bagian titik
tumbuh akar tanaman.
Bagian-bagian titik tumbuh
batang tanaman.
Protoderm
Prokambium
Primordia
Meristem
dasar
Meristem
apikal
Tudung akar
Prokambium
Meristem dasar
Tunas aksiler
ZONA PERTUMBUHAN PADA BATANG
2. Pertumbuhan Primer
B. Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
II. Pertumbuhan dan Perkembangan pada
Tumbuhan
Adalah proses
pertumbuhan memanjang
pada ujung akar atau ujung
batang.
Dua titik pertumbuhan primer pada
tumbuhan:
Titik tumbuh akar Titik tumbuh batang
ZONA PERTUMBUHAN AKAR
Pertumbuhan Sekunder Hasil aktivitas jaringan meristem sekunder
berupa Pembuluh kambium dan kambium
gabus
Penampang melintang suatu pohon yang menunjukkan
pertumbuhan sekunder
Floem
Xilem
Gabus
Kambium gabus
(felogen)
Floem sekunder
Kambium vaskuler
Xilem sekunder
{
Periderm
II. Pertumbuhan dan Pertumbuhan pada
Tumbuhan
Adalah pertumbuhan pada batang yang menjadi semakin besar
karena aktivitas jaringan meristem sekunder, yaitu kambium
pembuluh dan kambium gabus (felogen).
Lingkaran tahun yang terdapat pada tumbuhan dikotil sebagai akibat dari
pertumbuhan sekunder
3. Pertumbuhan Sekunder
B. Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Sumber : commons.wikimedia.org
Pertumbuhan sekunder pada kambium
pembuluh
• Pertumbuhan sekunder terjadi pada batang
Gymnospermae dan
Angeospermae/Dikotyledone.pembelahan sel-
sel pembuluh kambium terjadi secara Radial
yaitu membelah kearah luar membentuk
Floem Sekunder sedangkan kearah dalam
membentuk Xylem sekunder.pada tumbuhan
perenial akan membentuk Lingkaran tahun.
Pertumbuhan sekunder pada kambium
gabus /Felogen
• Sel-sel kambium gabus akan membelah kearah
luar dan kearah dalam.
• Kearah luar membentuk felem yang berisi sel-
sel mati,yang mengandung zat suberin shg
kedap air dan udara sedang kearah dalam
membentuk Feloderm yang berisi sel-sel
hidup.
• Ketiga jaringan sekunder:Felem,Felogen dan
Feloderm disebut periderm
A. Faktor Luar (Eksternal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi
Pertumbuhan dan Perkembangan pada
Tumbuhan
Nutrisi Kadar garam
Oksigen
Cahaya
Suhu
Kelembapan
Gravitasi
Sentuhan
Organisme parasit
dan herbivora
Air
pH
A. Faktor Luar (Eksternal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan
dan Perkembangan pada Tumbuhan
Nutrisi
Unsur makro
• Unsur yang diperlukan
dalam jumlah banyak.
• Contoh: C, H, O, N, S, P, K,
Ca, dan Mg.
Unsur mikro
• Unsur yang diperlukan
dalam jumlah sedikit.
• Contoh: Fe, B, Mn, Zn, Cu,
Co, Ni, dan Cl.
Contoh Pengaruh Faktor Luar terhadap Tumbuhan
Makanan
A. Faktor Luar (Eksternal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi
Pertumbuhan dan Perkembangan pada
Tumbuhan
Nutrisi Kadar garam
Oksigen
Cahaya
Suhu
Kelembapan
Gravitasi
Sentuhan
Organisme parasit
dan herbivora
Air
pH
A. Faktor Luar (Eksternal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan
dan Perkembangan pada Tumbuhan
Nutrisi
Unsur makro
• Unsur yang diperlukan
dalam jumlah banyak.
• Contoh: C, H, O, N, S, P, K,
Ca, dan Mg.
Unsur mikro
• Unsur yang diperlukan
dalam jumlah sedikit.
• Contoh: Fe, B, Mn, Zn, Cu,
Co, Ni, dan Cl.
AIR
• Diperlukan oleh tumbuhan dlm jumlah besar
• Berfungsi sebagai :
1. Pelarut zat yang diperlukan oleh tumbuhan
2. Bahan dasar untuk reaksi kimia
3. Medium berlangsungnya reaksi kimia
4. Menjaga tekan turgor dan kekeringan
5. Mengedarkan hasil fotosintesis
• pH(DERAJAT KEASAMAN)
Bila tanah lalu asam dpt
menyebabkan
kerusakan pd klorofil
shg mengganggu proses
fotosintesis.
• Kadar garam
• Kadar garam air tanah
yg terlalu tinggi
menyebabkan
tumbuhan kekurangan
air dalam sel yang
disebut PLASMOLISIS
0KSIGEN
• Berfungsi dalam proses
respirasi .kekurangan
oksigen dapat merangsang
produksi hormon etilen yg
menyebabkan beberapa sel
dalam kortek mengalami
penuan dan mati.
CAHAYA
• Cahaya matahari
berpengaruh terhadap
proses foto sintesis dan
pertumbuhan .Tumbuhan
yang ditanam ditempat
yang kurang cahaya akan
berbeda jauh dengan
tananam yang cukup
cahaya. Tumbuhan
ditempat yg kurang cahaya
pertumbuhannya lebih
cepat dibandingkan yg
cukup cahaya inilah yg
disebut ETIOLASI.
Cahaya matahari dapat memicu
pembentukan pigmen
antosianin dan flavonoid yg
memberikan warna pd bunga
dan buah.
• A .FOTOPERIODISME
Adalah respon tumbuhan
terhadap panjang
penyinaran.respon tersebut
berupa ; masa
dormansi,kemampuan
• berbunga,pertumbuhan dan
perkembangan akar serta
kegiatan reproduksi tumbuhan
,respon tsb dikendalikan oleh
pigmen FITOKROM
Berdasarkan panjang pendeknya
penyinaran tumbuhan dibagi
1.SHORT DAY PLANT
Akan berbungan jika panjang
penyinaran lebih pendek dr pd
periode kritis (gelap)
contoh;stroberry,crysantium,te
mbakau,kopi,aster,ubi dsb
• LONG DAY PLANT
• Jika penyinaran lebih panjang dr periode
gelap.contoh;
gandum,bayam,kol,selada,bit,lobak dsb
• NETRAL DAY PLANT
• Tidak tergantung panjang penyinaran akan
berbunga jika mencapai tahap pematangan
tertentu.contoh; bunga pukul
4,buncis,mentimun,dsb
A. Faktor Luar (Eksternal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan
dan Perkembangan pada Tumbuhan
Fotoperiodisme (respons tubuh terhadap penyinaran)
Tumbuhan berhari pendek Tumbuhan berhari panjang Tumbuhan berhari netral
Akan berbunga jika periode
gelap lebih panjang daripada
periode terang.
Contoh: Chrysanthemum sp.
Akan berbunga jika periode
terang lebih panjang daripada
periode gelap.
Contoh: Avena sp.
Berbunga tidak bergantung pada
penyinaran, namun jika sudah
mencapai tahap pematangan
tertentu.
Contoh: Mirabilis jalapa
Sumber : commons.wikimedia.org
SUHU
• Berpengaruh terhadap kerja
enzim .jika tidak sesuai akan
menggang gu proses
metabolisme(fotosintesi).su
hu optimal tumbuhan akan
baik 10 – 38 derajat Celcius
KELEMBABAN
• Kelembaban tanah
ditentukan oleh
ketersediaan air.
• Kelembaban udara
mempengaruhi laju
transpirasi . Bila terlalu
tinggi akan menghambat
laju transpirasi shg
pengangkutan air dan
garam2 mineral akan
lambat hal ini berpengaruh
terhadap fotosintesi.
GRAVITASI
• Pertumbuhan akar
memperlihatkan respon
gravitasi positif sedangkan
tunas gravitasi
negatif.tumbuhan mampu
mengindra gravitasi karena
adanya pengendapan
STATOLIT
SENTUHAN
• Sentuhan akan
menghambat pertumbuhan
sel2 perbedaan laju
pertumbuhan dan yg tdk
terkena sentuhan. Contoh
tumbuhan sulur melilit.
ORGANISME PARASIT
• Organisme parasit pada tumbuhan dapat
berupa virus,jamur,bakteri,heran Herbivora
(ulat,belalang ,kumbang)dsb. Organisme
parasit tsb mengambil sari makanan dari
tumbuhan yg ditumpangi shg menyebabkan
terganggunya pertumbuhan bahkan dpt
menimbulkan kematian.
A. Faktor Dalam (Internal)
III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan
dan Perkembangan pada Tumbuhan
1. Gen 2. Hormon
As. traumalin
As. absisat
Giberelin Sitokinin Kalin
Gas etilen
Auksin
AUKSIN
Ditemukan pertama kali oleh FRITS WALMOLT WENT,ahli
fisiologi,Belanda tahun 1928
fungsi:
• Meningkatkan laju perpanjangan sel
• Sebagai hormon pengatur proses fisiologis yaitu
memacu pembentukan buah tanpa penyerbukan
(PARTENOKARPI)
• Merangsang pembentukan pembuluh floem dan xilem
• Merangsang aktivitas kambium
• Merarangsang pembengkokan batang dan
pembentukan akar lateral
GIBERELIN
• Ditemukan oleh Eiichi Kurosawa tahun 1926 ilmuan
jepang
• Merupakan hasil ekstraksi jamur Gibberella fujikuroi
(benih bodoh)
• Fungsi:
• Memacu perpanjangan dan pembelahan sel
• Mengahiri masa dormansi biji dankuncup keriak batang
• Merangsang pertumbuhan bunga lebih awal
• Merangsang pembentukan buah tanpa biji
danmembentuk saluran polen dsb
GAS ETILEN
• Ditemukan pada buah yang akan masak
• Fungsi:
• Menghambat pertumbuhan
• Menyebabkan dormansi biji dan tunas
• Menyebabkan absisi
• Menyebab senesens pd sel organ /individu
SITOKININ
Dikenal sbg hormon anti penuaan
Fungsi:
o menghambat proses penuaan pada organ
tanaman
o Merangsang sintesa RNA dan protein
o Bersama auksin merangsang pembelahan sel
o Menghambat dormansi apikal oleh auksin
o Membuat buah tanpa biji
o Mengatur pembentukan bunga dan buah dll
ASAM ABSISAT
• Menghambat dan menghentikan pembelahan
dan perpanjangan sel
Fungsi:
Menghambat pertumbuhan
Menyebabkan dormansi biji dan tunas
Menyebabkan senesens pada sel organ atau
individu
Menyebabkan absisi pada daun
Hormon Pengaruh Tempat Produksi
Auksin, misalnya
IAA
Mendorong pemanjangan batang,
pertumbuhan akar dan buah,
diferensiasi sel dan percabangan,
fototropisme
Embrio biji, meristem
batang, dan daun-
daunan
Sitokinin,
misalnya zeatin
Memengaruhi pertumbuhan akar dan
diferensiasi akar, mendorong
pembelahan dan pertumbuhan sel dan
perkecambahan
Disintesis pada akar
diangkut ke organ lain
Giberelin,
misalnya GA3
Mendorong perkecambahan biji dan
tunas, pemanjangan batang,
pertumbuhan daun, pembungaan dan
perkembangan buah
Diproduksi dalam
meristem batang,
meristem akar dan
daun
Asam absisat Menghambat pertumbuhan, menutup
stomata selama kekurangan air,
menunda pertumbuhan (dormansi)
Disintesis pada daun,
batang, buah, dan biji
Gas etilen Mendorong pemasakan buah, Diproduksi di jaringan
Jenis-jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya
Hormon Pengaruh Tempat Produksi
Kalin Memicu pembentukan organ
tertentu akar ,batang ,daun dan
bunga. Berdasarkan jenisnya
dibedakan:
1.Antokalin – pembentukan bunga
2.Kaukalin _ pembentukan batang
3.Filokalin _ Pembentukan daun
4.Rizhokalin _ pembentukan akar
Disintesa pada
bagian@ organ
tersebut
Asam Traumalin Memacu pembelahan sel pada
bagian tumbuhan yg mengalami luka
Disintesis pada pada
tumbuhan
dicotiledonae
Jenis-jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya
A. Tahap Embrio
IV. Pertumbuhan dan Perkembangan
pada Hewan dan Manusia
Terdiri atas empat tahap utama:
1. Morulasi
2. Blastulasi
3. Gastrulasi
4. Organogenesis
Sumber:
Wikimedia.org
FASE PROSES Hasil
MORULASI Terjadi pembelahan pada
zigot secara Mitosis menjadi
banyak sel yg mpy inti yg
disebut Blastomer
Bola sel padat yang
disebut MORULA
BLASTULASI Sel Morulla membelah
membentuk rongga
BLASTOSOL
Menghasilkan
sitoplasma yg lebih
sedikit pd kutub
animal dr kutub
vegetal
GRASTULASI Sel sekitar blastula berpindah
kelapisan yg lebih dalam shg
membentuk lapisan
GERMINAL/laps,embrionik
Dihasilkan akenteron
yg akan berkembang
mjd saluran
pencernaan
TAHAP EMBRIO
FASE PROSES HASIL
ORGANOGENE
SIS
Pembentukan berbagai organ
tubuh yang berkembang dr laps
embrionik
Dihasilkan 3 lapisan
embrionik a.l:
1.Ektoderm:
epidermis
kulit,kuku,kornea,e
mail gigi dsb.
2.Mesoderm ;
sistem rangka,s
Irkulasi,eksresi,repr
oduksi dsb
3.Endoderm ;epitel
saluran
pencernaa,hati,pan
kreas,jantung dsb...
A. Tahap Pasca Embrio
IV. Pertumbuhan dan Pertumbuhan
pada Hewan dan Manusia
Proses pematangan embrio terbagi menjadi tiga macam:
1. Regenerasi 2. Metamorfosis 3. Metagenesis
Sumber: Wikimedia.org
Sumber:
Wikimedia.org
Sumber: Wikimedia.org
PROSES PENGERTIAN Hasil
REGENERASI Proses perbaikan jaringan
tubuh yg rusak akibat
terluka
Jaringan tubuh yg
terpotong dpt mjd
individu baru.contoh ;
PLANARIA
METAMORFOSIS Perubahan
bentuk,ukuran,struktur dan
fungsi bagian2 tubuh secara
bertahap yg dimulai dari
telur hingga dewasa.
Terdapat 2 proses :
1.Metamorfosis
Sempurna (Holo
metamobola)
telur-larva-pupa-
imago.cotoh:kupu2
2.Metamorfosis tak
Sempurna(hemimetabo
la)
Telur-larva-nimfa-
TAHAP PASCA EMBRIO
PROSES PENGERTIAN Hasil
METAGENESIS Pergiliran generasi antara fase
generatif(seksual)dan fase
Vegetatif (aseksual)dalam siklus
hidupnya
Dihasilkan individu
baru ;contoh
Aurelia sp.
OIKIDO 8 AGUSTUS 2018

BAB 1 fix-1.pptx

  • 1.
  • 2.
    P E TA K O N S E P PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Pengertian Pertum- buhan Perkem- bangan Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Struktur biji Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Perke- cambahan Fisiologi perkecambahan Tipe perkecambahan Hipogeal Epigeal Pertumb. primer Titik tumbuh akar Titik tumbuh batang Pertumb. sekunder Faktor pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Eksternal Nutrisi Kelem- bapan Air Kadar garam pH Sentuhan Oksigen Gravitasi Cahaya Organisme parasit dan herbivora Suhu Internal Gen Hormon Pretumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia Tahap Embrio Morulasi Blastulasi Gastrulasi Organogenesis Tahap Pasca Embrio Regenerasi Metamorfosis Metagenesis
  • 3.
    Pertumbuhan dapat diukursecara kuantitatif dalam satuan ukuran panjang dan berat. Pertumbuhan adalah peristiwa perubahan biologis yang terjadi pada seluruh makhluk hidup berupa pertambahan ukuran volume, tinggi, dan massa yang bersifat irreversible (tidak akan kembali lagi). I. Pengertian Pertumbuhan dan Pertumbuhan pada Makhluk Hidup
  • 4.
    Perkembangan tidak dapatdikur secara kuantitatif, tetapi dapat dinyatakan secara kualitatif. Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan. I. Pengertian Pertumbuhan dan Pertumbuhan pada Makhluk Hidup Sumber : Nelya, pixabay.com
  • 6.
    II. Pertumbuhan danPerkembangan pada Tumbuhan Merupakan hasil dari: Diawali dari biji yang tumbuh menjadi zigot kemudian menjadi embrio yang dilengkapi cadangan makanan (endosperma). 1. Pembelahan sel 2. Pembesaran sel 3. Diferensiasi sel Pembelahan mitosis menghasilkan sel anakan baru Pertambahan ukuran sel anak Perubahan sel hingga terbentuk organ-organ
  • 7.
    A. Struktur Biji II.Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Sumber: Dokumen Penerbit
  • 9.
    Perkecambahan Perkecambahan adalah munculnyaplantula (tanaman kecil dari dalam biji). 1. Proses Fisika Proses fisika terjadi ketika biji menyerap air (imbibisi) akibat dari potensial air rendah pada biji yang kering.
  • 11.
  • 12.
  • 13.
  • 14.
    Pertumbuhan Primer Hasil pembelahansel-sel pada jaringan meristem Bagian-bagian titik tumbuh akar tanaman. Bagian-bagian titik tumbuh batang tanaman. Protoderm Prokambium Primordia Meristem dasar Meristem apikal Tudung akar Prokambium Meristem dasar Tunas aksiler
  • 15.
  • 17.
    2. Pertumbuhan Primer B.Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan II. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Adalah proses pertumbuhan memanjang pada ujung akar atau ujung batang. Dua titik pertumbuhan primer pada tumbuhan: Titik tumbuh akar Titik tumbuh batang
  • 18.
  • 19.
    Pertumbuhan Sekunder Hasilaktivitas jaringan meristem sekunder berupa Pembuluh kambium dan kambium gabus Penampang melintang suatu pohon yang menunjukkan pertumbuhan sekunder Floem Xilem Gabus Kambium gabus (felogen) Floem sekunder Kambium vaskuler Xilem sekunder { Periderm
  • 20.
    II. Pertumbuhan danPertumbuhan pada Tumbuhan Adalah pertumbuhan pada batang yang menjadi semakin besar karena aktivitas jaringan meristem sekunder, yaitu kambium pembuluh dan kambium gabus (felogen). Lingkaran tahun yang terdapat pada tumbuhan dikotil sebagai akibat dari pertumbuhan sekunder 3. Pertumbuhan Sekunder B. Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Sumber : commons.wikimedia.org
  • 21.
    Pertumbuhan sekunder padakambium pembuluh • Pertumbuhan sekunder terjadi pada batang Gymnospermae dan Angeospermae/Dikotyledone.pembelahan sel- sel pembuluh kambium terjadi secara Radial yaitu membelah kearah luar membentuk Floem Sekunder sedangkan kearah dalam membentuk Xylem sekunder.pada tumbuhan perenial akan membentuk Lingkaran tahun.
  • 22.
    Pertumbuhan sekunder padakambium gabus /Felogen • Sel-sel kambium gabus akan membelah kearah luar dan kearah dalam. • Kearah luar membentuk felem yang berisi sel- sel mati,yang mengandung zat suberin shg kedap air dan udara sedang kearah dalam membentuk Feloderm yang berisi sel-sel hidup. • Ketiga jaringan sekunder:Felem,Felogen dan Feloderm disebut periderm
  • 23.
    A. Faktor Luar(Eksternal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Nutrisi Kadar garam Oksigen Cahaya Suhu Kelembapan Gravitasi Sentuhan Organisme parasit dan herbivora Air pH
  • 24.
    A. Faktor Luar(Eksternal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Nutrisi Unsur makro • Unsur yang diperlukan dalam jumlah banyak. • Contoh: C, H, O, N, S, P, K, Ca, dan Mg. Unsur mikro • Unsur yang diperlukan dalam jumlah sedikit. • Contoh: Fe, B, Mn, Zn, Cu, Co, Ni, dan Cl.
  • 25.
    Contoh Pengaruh FaktorLuar terhadap Tumbuhan Makanan
  • 26.
    A. Faktor Luar(Eksternal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Nutrisi Kadar garam Oksigen Cahaya Suhu Kelembapan Gravitasi Sentuhan Organisme parasit dan herbivora Air pH
  • 27.
    A. Faktor Luar(Eksternal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Nutrisi Unsur makro • Unsur yang diperlukan dalam jumlah banyak. • Contoh: C, H, O, N, S, P, K, Ca, dan Mg. Unsur mikro • Unsur yang diperlukan dalam jumlah sedikit. • Contoh: Fe, B, Mn, Zn, Cu, Co, Ni, dan Cl.
  • 28.
    AIR • Diperlukan olehtumbuhan dlm jumlah besar • Berfungsi sebagai : 1. Pelarut zat yang diperlukan oleh tumbuhan 2. Bahan dasar untuk reaksi kimia 3. Medium berlangsungnya reaksi kimia 4. Menjaga tekan turgor dan kekeringan 5. Mengedarkan hasil fotosintesis
  • 29.
    • pH(DERAJAT KEASAMAN) Bilatanah lalu asam dpt menyebabkan kerusakan pd klorofil shg mengganggu proses fotosintesis. • Kadar garam • Kadar garam air tanah yg terlalu tinggi menyebabkan tumbuhan kekurangan air dalam sel yang disebut PLASMOLISIS
  • 30.
    0KSIGEN • Berfungsi dalamproses respirasi .kekurangan oksigen dapat merangsang produksi hormon etilen yg menyebabkan beberapa sel dalam kortek mengalami penuan dan mati. CAHAYA • Cahaya matahari berpengaruh terhadap proses foto sintesis dan pertumbuhan .Tumbuhan yang ditanam ditempat yang kurang cahaya akan berbeda jauh dengan tananam yang cukup cahaya. Tumbuhan ditempat yg kurang cahaya pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan yg cukup cahaya inilah yg disebut ETIOLASI.
  • 31.
    Cahaya matahari dapatmemicu pembentukan pigmen antosianin dan flavonoid yg memberikan warna pd bunga dan buah. • A .FOTOPERIODISME Adalah respon tumbuhan terhadap panjang penyinaran.respon tersebut berupa ; masa dormansi,kemampuan • berbunga,pertumbuhan dan perkembangan akar serta kegiatan reproduksi tumbuhan ,respon tsb dikendalikan oleh pigmen FITOKROM Berdasarkan panjang pendeknya penyinaran tumbuhan dibagi 1.SHORT DAY PLANT Akan berbungan jika panjang penyinaran lebih pendek dr pd periode kritis (gelap) contoh;stroberry,crysantium,te mbakau,kopi,aster,ubi dsb
  • 32.
    • LONG DAYPLANT • Jika penyinaran lebih panjang dr periode gelap.contoh; gandum,bayam,kol,selada,bit,lobak dsb • NETRAL DAY PLANT • Tidak tergantung panjang penyinaran akan berbunga jika mencapai tahap pematangan tertentu.contoh; bunga pukul 4,buncis,mentimun,dsb
  • 33.
    A. Faktor Luar(Eksternal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Fotoperiodisme (respons tubuh terhadap penyinaran) Tumbuhan berhari pendek Tumbuhan berhari panjang Tumbuhan berhari netral Akan berbunga jika periode gelap lebih panjang daripada periode terang. Contoh: Chrysanthemum sp. Akan berbunga jika periode terang lebih panjang daripada periode gelap. Contoh: Avena sp. Berbunga tidak bergantung pada penyinaran, namun jika sudah mencapai tahap pematangan tertentu. Contoh: Mirabilis jalapa Sumber : commons.wikimedia.org
  • 34.
    SUHU • Berpengaruh terhadapkerja enzim .jika tidak sesuai akan menggang gu proses metabolisme(fotosintesi).su hu optimal tumbuhan akan baik 10 – 38 derajat Celcius KELEMBABAN • Kelembaban tanah ditentukan oleh ketersediaan air. • Kelembaban udara mempengaruhi laju transpirasi . Bila terlalu tinggi akan menghambat laju transpirasi shg pengangkutan air dan garam2 mineral akan lambat hal ini berpengaruh terhadap fotosintesi.
  • 35.
    GRAVITASI • Pertumbuhan akar memperlihatkanrespon gravitasi positif sedangkan tunas gravitasi negatif.tumbuhan mampu mengindra gravitasi karena adanya pengendapan STATOLIT SENTUHAN • Sentuhan akan menghambat pertumbuhan sel2 perbedaan laju pertumbuhan dan yg tdk terkena sentuhan. Contoh tumbuhan sulur melilit.
  • 36.
    ORGANISME PARASIT • Organismeparasit pada tumbuhan dapat berupa virus,jamur,bakteri,heran Herbivora (ulat,belalang ,kumbang)dsb. Organisme parasit tsb mengambil sari makanan dari tumbuhan yg ditumpangi shg menyebabkan terganggunya pertumbuhan bahkan dpt menimbulkan kematian.
  • 37.
    A. Faktor Dalam(Internal) III. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan 1. Gen 2. Hormon As. traumalin As. absisat Giberelin Sitokinin Kalin Gas etilen Auksin
  • 38.
    AUKSIN Ditemukan pertama kalioleh FRITS WALMOLT WENT,ahli fisiologi,Belanda tahun 1928 fungsi: • Meningkatkan laju perpanjangan sel • Sebagai hormon pengatur proses fisiologis yaitu memacu pembentukan buah tanpa penyerbukan (PARTENOKARPI) • Merangsang pembentukan pembuluh floem dan xilem • Merangsang aktivitas kambium • Merarangsang pembengkokan batang dan pembentukan akar lateral
  • 40.
    GIBERELIN • Ditemukan olehEiichi Kurosawa tahun 1926 ilmuan jepang • Merupakan hasil ekstraksi jamur Gibberella fujikuroi (benih bodoh) • Fungsi: • Memacu perpanjangan dan pembelahan sel • Mengahiri masa dormansi biji dankuncup keriak batang • Merangsang pertumbuhan bunga lebih awal • Merangsang pembentukan buah tanpa biji danmembentuk saluran polen dsb
  • 41.
    GAS ETILEN • Ditemukanpada buah yang akan masak • Fungsi: • Menghambat pertumbuhan • Menyebabkan dormansi biji dan tunas • Menyebabkan absisi • Menyebab senesens pd sel organ /individu
  • 42.
    SITOKININ Dikenal sbg hormonanti penuaan Fungsi: o menghambat proses penuaan pada organ tanaman o Merangsang sintesa RNA dan protein o Bersama auksin merangsang pembelahan sel o Menghambat dormansi apikal oleh auksin o Membuat buah tanpa biji o Mengatur pembentukan bunga dan buah dll
  • 43.
    ASAM ABSISAT • Menghambatdan menghentikan pembelahan dan perpanjangan sel Fungsi: Menghambat pertumbuhan Menyebabkan dormansi biji dan tunas Menyebabkan senesens pada sel organ atau individu Menyebabkan absisi pada daun
  • 44.
    Hormon Pengaruh TempatProduksi Auksin, misalnya IAA Mendorong pemanjangan batang, pertumbuhan akar dan buah, diferensiasi sel dan percabangan, fototropisme Embrio biji, meristem batang, dan daun- daunan Sitokinin, misalnya zeatin Memengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi akar, mendorong pembelahan dan pertumbuhan sel dan perkecambahan Disintesis pada akar diangkut ke organ lain Giberelin, misalnya GA3 Mendorong perkecambahan biji dan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, pembungaan dan perkembangan buah Diproduksi dalam meristem batang, meristem akar dan daun Asam absisat Menghambat pertumbuhan, menutup stomata selama kekurangan air, menunda pertumbuhan (dormansi) Disintesis pada daun, batang, buah, dan biji Gas etilen Mendorong pemasakan buah, Diproduksi di jaringan Jenis-jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya
  • 45.
    Hormon Pengaruh TempatProduksi Kalin Memicu pembentukan organ tertentu akar ,batang ,daun dan bunga. Berdasarkan jenisnya dibedakan: 1.Antokalin – pembentukan bunga 2.Kaukalin _ pembentukan batang 3.Filokalin _ Pembentukan daun 4.Rizhokalin _ pembentukan akar Disintesa pada bagian@ organ tersebut Asam Traumalin Memacu pembelahan sel pada bagian tumbuhan yg mengalami luka Disintesis pada pada tumbuhan dicotiledonae Jenis-jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya
  • 46.
    A. Tahap Embrio IV.Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia Terdiri atas empat tahap utama: 1. Morulasi 2. Blastulasi 3. Gastrulasi 4. Organogenesis Sumber: Wikimedia.org
  • 47.
    FASE PROSES Hasil MORULASITerjadi pembelahan pada zigot secara Mitosis menjadi banyak sel yg mpy inti yg disebut Blastomer Bola sel padat yang disebut MORULA BLASTULASI Sel Morulla membelah membentuk rongga BLASTOSOL Menghasilkan sitoplasma yg lebih sedikit pd kutub animal dr kutub vegetal GRASTULASI Sel sekitar blastula berpindah kelapisan yg lebih dalam shg membentuk lapisan GERMINAL/laps,embrionik Dihasilkan akenteron yg akan berkembang mjd saluran pencernaan TAHAP EMBRIO
  • 48.
    FASE PROSES HASIL ORGANOGENE SIS Pembentukanberbagai organ tubuh yang berkembang dr laps embrionik Dihasilkan 3 lapisan embrionik a.l: 1.Ektoderm: epidermis kulit,kuku,kornea,e mail gigi dsb. 2.Mesoderm ; sistem rangka,s Irkulasi,eksresi,repr oduksi dsb 3.Endoderm ;epitel saluran pencernaa,hati,pan kreas,jantung dsb...
  • 49.
    A. Tahap PascaEmbrio IV. Pertumbuhan dan Pertumbuhan pada Hewan dan Manusia Proses pematangan embrio terbagi menjadi tiga macam: 1. Regenerasi 2. Metamorfosis 3. Metagenesis Sumber: Wikimedia.org Sumber: Wikimedia.org Sumber: Wikimedia.org
  • 50.
    PROSES PENGERTIAN Hasil REGENERASIProses perbaikan jaringan tubuh yg rusak akibat terluka Jaringan tubuh yg terpotong dpt mjd individu baru.contoh ; PLANARIA METAMORFOSIS Perubahan bentuk,ukuran,struktur dan fungsi bagian2 tubuh secara bertahap yg dimulai dari telur hingga dewasa. Terdapat 2 proses : 1.Metamorfosis Sempurna (Holo metamobola) telur-larva-pupa- imago.cotoh:kupu2 2.Metamorfosis tak Sempurna(hemimetabo la) Telur-larva-nimfa- TAHAP PASCA EMBRIO
  • 51.
    PROSES PENGERTIAN Hasil METAGENESISPergiliran generasi antara fase generatif(seksual)dan fase Vegetatif (aseksual)dalam siklus hidupnya Dihasilkan individu baru ;contoh Aurelia sp. OIKIDO 8 AGUSTUS 2018