Dede Rahmat Hidayah
12113109
2 KA 17
 Teori kepemimpinan merupakan
penggeneralisasian suatu seri perilaku
pemimpin dan konsep-konsep
kepemimpinannya, dengan menonjolkan latar
belakang historis, sebab-sebab timbulnya
kepemimpinan, persyaratan pemimpin, sifat
utama pemimpin, tugas pokok dan fungsinya
serta etika profesi kepemimpinan
 Arti penting pemimpin adalah arti penting
dari sikap dan kewibawaan kita di mana kita
berdiri.
ini sangat penting karna distiap lingkup kita
harus memiliki jiwa kepemimpinan, seperti
pria mereka harus memiliki jiwa
kepemimpinan, karna mau tidak mau mereka
akan jadi pemimpin diri sendiri, keluarga
maupun ruang lingkupnya. jadi jiwa
kepemimpinan harus kita tanamkan pada
waktu dini agar kita terbiasa.
 Dalam praktiknya, dari ketiga gaya
kepemimpinan tersebut berkembang
beberapa tipe kepemimpinan; di antaranya
adalah sebagian berikut (Siagian,1997) :
 Tipe Otokratis.
 Tipe Militeristis
 Tipe Paternalistis.
 Tipe Karismatik.
 Tipe Demokratis.
 Pemimpin memiliki tugas menyelami kebutuhan-
kebutuhan kelompok dan keinginan kelompok.
Dari keinginan itu dapat dipetik keinginan
realistis yang dapat dicapai. Selanjutnya,
pemimpin harus meyakinkan kelompok mengenai
apa yang menjadi keinginan realistis dan mana
yang sebenarnya merupakan khayalan. Tugas
pemimpin tersebut akan berhasil dengan baik
apabila setiap pemimpin memahami akan tugas
yang harus dilaksanakannya. Oleh sebab itu
kepemimpinan akan tampak dalam proses
dimana seseorang mengarahkan, membimbing,
mempengaruhi dan atau menguasai pikiran-
pikiran, perasaan-perasaan atau tingkah laku
orang lain.
 Organisasi apapun yang berdiri, tentu akan
menggunakan konsep kepemimpinan karena
ada unsur filosofi (pandangan),
harapan/tujuan, tantangan, dan sumber daya
di dalamnya. Semua faktor itu harus diatur
sehingga bisa mencapai tujuan yang
diharapkan. Dengan kata lain mesti ada
konsep kepemimpinan dalam organisasi. Pada
tataran praktis managerial. Konsep
kepemimpinan juga mesti diterapkan
sehingga dalam organisasi terkonsep rapi,
bersinergis dan efektif.

Pertemuan 7 & 8

  • 1.
  • 2.
     Teori kepemimpinanmerupakan penggeneralisasian suatu seri perilaku pemimpin dan konsep-konsep kepemimpinannya, dengan menonjolkan latar belakang historis, sebab-sebab timbulnya kepemimpinan, persyaratan pemimpin, sifat utama pemimpin, tugas pokok dan fungsinya serta etika profesi kepemimpinan
  • 3.
     Arti pentingpemimpin adalah arti penting dari sikap dan kewibawaan kita di mana kita berdiri. ini sangat penting karna distiap lingkup kita harus memiliki jiwa kepemimpinan, seperti pria mereka harus memiliki jiwa kepemimpinan, karna mau tidak mau mereka akan jadi pemimpin diri sendiri, keluarga maupun ruang lingkupnya. jadi jiwa kepemimpinan harus kita tanamkan pada waktu dini agar kita terbiasa.
  • 4.
     Dalam praktiknya,dari ketiga gaya kepemimpinan tersebut berkembang beberapa tipe kepemimpinan; di antaranya adalah sebagian berikut (Siagian,1997) :  Tipe Otokratis.  Tipe Militeristis  Tipe Paternalistis.  Tipe Karismatik.  Tipe Demokratis.
  • 5.
     Pemimpin memilikitugas menyelami kebutuhan- kebutuhan kelompok dan keinginan kelompok. Dari keinginan itu dapat dipetik keinginan realistis yang dapat dicapai. Selanjutnya, pemimpin harus meyakinkan kelompok mengenai apa yang menjadi keinginan realistis dan mana yang sebenarnya merupakan khayalan. Tugas pemimpin tersebut akan berhasil dengan baik apabila setiap pemimpin memahami akan tugas yang harus dilaksanakannya. Oleh sebab itu kepemimpinan akan tampak dalam proses dimana seseorang mengarahkan, membimbing, mempengaruhi dan atau menguasai pikiran- pikiran, perasaan-perasaan atau tingkah laku orang lain.
  • 6.
     Organisasi apapunyang berdiri, tentu akan menggunakan konsep kepemimpinan karena ada unsur filosofi (pandangan), harapan/tujuan, tantangan, dan sumber daya di dalamnya. Semua faktor itu harus diatur sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan kata lain mesti ada konsep kepemimpinan dalam organisasi. Pada tataran praktis managerial. Konsep kepemimpinan juga mesti diterapkan sehingga dalam organisasi terkonsep rapi, bersinergis dan efektif.