Yusup, S.Pd
PROGRAM PASCASARJANA PENDIDIKAN FISIKA UNIV. NEGERI JAKARTA
(Permendikbud No.21 tahun 2016):
Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah:
a.UUD 1945 pasal 31 ayat (3)
b.UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pend. Nasional
c.UUD 1945 pasal 2 dan pasal 3
d.PP No 13 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
“Standar Isi merupakan kriteria mengenai ruang lingkup
materi dan Tingkat Kompetensi Peserta Didik untuk mencapai
Kompetensi Lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan
tertentu”
(Permendikbud No.21 tahun 2016):
Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah:
a.UU No 20 tahun 2003 pasal (1) angka (1)
b.PP No. 19 Tahun 2005
c.PP No 32 Tahun 2013
“Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan
pembelajaran pada satuan pendidikan dikembangkan
mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi.”
“Proses Pembelajaran diselenggarakan secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta
didik untuk berpartisipasi aktif…….”
STANDAR ISISTANDAR ISI
(Permendikbud No. 64/2013)
(Permendikbud No. 21/2016)
Kompetensi yang bersifat generik mencakup 3 (tiga)
ranah yakni sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Ranah sikap dipilah menjadi sikap spiritual dan sikap
sosial. Pemilahan ini diperlukan untuk menekankan
pentingnya keseimbangan fungsi sebagai manusia
seutuhnya yang mencakup aspek spiritual dan aspek
sosial sebagaimana diamanatkan dalam tujuan
pendidikan nasional.
Dengan demikian, Kompetensi yang bersifat generik
terdiri atas 4 (empat) dimensi yang merepresentasikan
sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan
keterampilan.
Standar Isi kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat
kompetensi peserta didik untuk mencapai kompetensi lulusan pada
jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
NO
TINGKAT
KOMPETENSI
TINGKAT KELAS
1. Tingkat 0 TK/RA
2. Tingkat 1
Kelas I SD/MI/SDLB/PAKET A
Kelas II SD/MI/SDLB/PAKET A
3.  Tingkat 2
Kelas III SD/MI/SDLB/PAKET A
Kelas IV SD/MI/SDLB/PAKET A
4. Tingkat 3
Kelas V SD/MI/SDLB/PAKET A
Kelas VI SD/MI/SDLB/PAKET A
5. Tingkat 4
Kelas VII SMP/MTs/SMPLB/PAKET B
Kelas VIII SMP/MTs/SMPLB/PAKET B
6.  Tingkat 4A Kelas IX SMP/MTs/SMPLB/PAKET B
7.  Tingkat 5
Kelas X SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C KEJURUAN
Kelas XI SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C
KEJURUAN
8.  Tingkat 6
Kelas XII SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C
KEJURUAN
Standar Isi kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat
kompetensi peserta didik untuk mencapai kompetensi lulusan pada
jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Tingkat Kompetensi dimulai dari
Tingkat Kompetensi Pendidikan Anak Usia Dini
No Tingkat
Kompetensi
Jenjang Pendidikan
1
Tingkat
Pendidikan Anak
Usia Dini
TK/ RA
(Catatan: Standar Isi TK/ RA diatur secara . .. . .)
2 Tingkat
Pendidikan
Dasar
SD/ MI/ SDLB/ Paket A
3 SMP/ MTs/ SMPLB/ Paket B
4
Tingkat
Pendidikan
Menengah
SMA/ MA/ SMALB/ Paket C
KOMPETENSI
INTI
K-13 K-13 Revisi
DESKRIPSI
KOMPETENSI
DESKRIPSI
KOMPETENSI
Sikap Spiritual
Menerima (SD Tk.1, Tk.2, Tk.3…..)*
Menghargai (SD Tk.2, Tk.3……)*
Menjalankan (SD Tk.1, Tk.2, Tk.3)*
Menghayati
Mengamalkan
Menerima (SD)
Menghargai (SD, SMP)
Menjalankan (SD)
Menghayati (SMP, SMA)
Mengamalkan (SMA)
Sikap Soaial
Menunjukkan (SD Tk.1, Tk.2…..)*
Menghargai
Menghayati
Mengamalkan
Menunjukkan (SD)
Menghargai (SMP)
Menghayati (SMP, SMA)
Mengamalkan (SMA)
Pengetahuan
Memahami (SD Tk.1, Tk.2…..)*
Menerapkan
Menganalisis
Mengevaluasi
Memahami (SD, SMP, SMA)
Menerapkan (SMP, SMA)
Menganalisis (SMA)
Mengevaluasi (SMA)
Keterampilan
Menyajikan (SD Tk.1, Tk.2…..)*
Mengolah
Menalar
Menunjukkan (SD
Menalar (SMP, SMA)
Mengolah (SMP, SMA)
Menyaji (SMP, SMA)
KURIKULUM 2013
TINGKAT
KOMPETENSI
TINGKAT
KELAS
KOMPETENSI RUANG LINGKUP MATERI
5 X-XI
KI-1 SIKAP SPIRITUAL
KI-2 SIKAP SOSIAL
KI-3 PENGETAHUAN
KI-4 KETERAMPILAN
TERLAMPIR
6 XII
KI-1 SIKAP SPIRITUAL
KI-2 SIKAP SOSIAL
KI-3 PENGETAHUAN
KI-4 KETERAMPILAN
TERLAMPIR
KURIKULUM 2013 REVISI
TINGKAT
KOMPETENSI
KOMPETENSI RUANG LINGKUP MATERI
Tingkat Pendidikan
Menengah Kelas (X-XII)
KI-3 PENGETAHUAN
KI-4 KETERAMPILAN
TERLAMPIR
STANDAR PROSESSTANDAR PROSES
(Permendikbud No. 65/2013)
(Permendikbud No. 22/2016)
a. Perbedaan individual peserta didik
▪ kemampuan awal,
▪ tingkat intelektual,
▪ bakat, potensi, minat, motivasi belajar,
▪ kemampuan sosial, emosi, gaya belajar,
▪ kebutuhan khusus, kecepatan belajar,
▪ latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan
peserta didik.
b. Partisipasi aktif peserta didik.
c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong:
▪ semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif,
inspirasi, inovasi dan kemandirian.
d. Pengembangan budaya membaca dan menulis
e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP
• penguatan, pengayaan, dan remedi.
f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara :
• KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian
kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan
pengalaman belajar.
g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu,
keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek
belajar, dan keragaman budaya.
h. PenerapanTIK secara terintegrasi, sistematis, dan
efektif.
Kurikulum 2013 Kurikulum 2013 Revisi
 Alokasi Waktu Jam Tatap Muka
Pembelajaran
 Alokasi Waktu Jam Tatap Muka
Pembelajaran
 Buku Teks Pelajaran  Rombongan Belajar
 Pengelolaan Kelas  Buku Teks Pelajaran
 Pengelolaan Kelas dan Laboratorium
1. Kegiatan Pendahuluan
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran;
b. Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat
dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan
memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan
internasional;
c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan
pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang
akan dicapai; dan
e. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan
sesuai silabus.
Kegiatan inti menggunakan model
pembelajaran, metode pembelajaran, media
pembelajaran, dan sumber belajar yang
disesuaikan dengan karakteristik peserta didik
dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan
tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau
saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan
(discovery) dan/atau pembelajaran yang
menghasilkan karya berbasis pemecahan
masalah (project based learning)disesuaikan
dengan karakteristik kompetensi dan jenjang
pendidikan.
a. Sikap
Sesuai dengan karakteristik sikap, maka salah
satu alternatif yang
dipilih adalah proses afeksi mulai dari
menerima,
menjalankan,menghargai,menghayati,hingga
mengamalkan
b. Pengetahuan
Pengetahuan dimiliki melalui aktivitas
mengetahui, memahami, menerapkan,
menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta.
c. Keterampilan
Keterampilan diperoleh melaluikegiatan
mengamati, menanya, mencoba, menalar,
menyaji, dan mencipta.
Dalam kegiatan penutup, guru bersama siswa baik secara
individual
maupun kelompok melakukan refleksi untuk
mengevaluasi:
a. Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil
yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama
menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
c. Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pemberian
tugas, baik tugas individual maupun kelompok.
Sasaran pembelajaran
mencakup pengembangan
ranah sikap, pengetahuan dan
keterampilan yang dielaborasi
untuk setiap satuan pendidikan
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
Menerima Mengingat Mengamati
Menjalankan Memahami Menanya
Menghargai Menerapkan Mencoba
Menghayati Menganalisis Menalar
Mengamalkan Mengevaluasi Menyaji
Mencipta
Memperkuat
▪ Pendekatan Ilmiah (Scientific)
Berbasis
▪ Penelitian (discovery/ inquiry learning)
Menghasilkan karya kontekstual
▪ Berbasis pemecahan masalah (project & Problem
based learning)
 Pendekatan Penilaian Autentik yang menilai
secara utuh:
 kesiapan siswa,
 proses, dan
 hasil belajar.
 Hasil penilaian otentik
 perbaikan (remedial),
 pengayaan (enrichment),
 atau pelayanan konseling
 Pengawasan proses pembelajaran
 kegiatan pemantauan,
 supervisi,
 evaluasi,
 pelaporan, serta
 tindak lanjut secara berkala dan berkelanjutan
 Prinsip Pengawasan
 objektif
 transparan
 Sistem dan Entitas Pengawasan:
 Internal:
▪ a. Kepala Sekolah, Pengawas dan LPMP : peningkatan mutu.
▪ b. Kepala Sekolah dan Pengawas : supervisi akademik dan supervisi
manajerial.
 Pengawasan LPMP: Evaluasi Diri Sekolah.
1. Pemantauan
• Dilakukan pada tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil
pembelajaran.
• Melalui: diskusi kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman,
wawancara, dan dokumentasi
1. Supervisi
• Dilakukan pada tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil
pembelajaran.
• Melalui : pemberian contoh, diskusi ,konsultasi, atau pelatihan.
1. Pelaporan
• disusun dalam bentuk laporan untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan
keprofesionalan pendidik secara berkelanjutan.
1. TindakLanjut
• penguatan dan penghargaan
• kesempatan untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan
Permendikbud 21 & 22 2016

Permendikbud 21 & 22 2016

  • 1.
    Yusup, S.Pd PROGRAM PASCASARJANAPENDIDIKAN FISIKA UNIV. NEGERI JAKARTA
  • 2.
    (Permendikbud No.21 tahun2016): Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah: a.UUD 1945 pasal 31 ayat (3) b.UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pend. Nasional c.UUD 1945 pasal 2 dan pasal 3 d.PP No 13 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan “Standar Isi merupakan kriteria mengenai ruang lingkup materi dan Tingkat Kompetensi Peserta Didik untuk mencapai Kompetensi Lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”
  • 3.
    (Permendikbud No.21 tahun2016): Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah: a.UU No 20 tahun 2003 pasal (1) angka (1) b.PP No. 19 Tahun 2005 c.PP No 32 Tahun 2013 “Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dikembangkan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi.” “Proses Pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif…….”
  • 4.
    STANDAR ISISTANDAR ISI (PermendikbudNo. 64/2013) (Permendikbud No. 21/2016)
  • 5.
    Kompetensi yang bersifatgenerik mencakup 3 (tiga) ranah yakni sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap dipilah menjadi sikap spiritual dan sikap sosial. Pemilahan ini diperlukan untuk menekankan pentingnya keseimbangan fungsi sebagai manusia seutuhnya yang mencakup aspek spiritual dan aspek sosial sebagaimana diamanatkan dalam tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, Kompetensi yang bersifat generik terdiri atas 4 (empat) dimensi yang merepresentasikan sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan.
  • 6.
    Standar Isi kriteriamengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi peserta didik untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. NO TINGKAT KOMPETENSI TINGKAT KELAS 1. Tingkat 0 TK/RA 2. Tingkat 1 Kelas I SD/MI/SDLB/PAKET A Kelas II SD/MI/SDLB/PAKET A 3.  Tingkat 2 Kelas III SD/MI/SDLB/PAKET A Kelas IV SD/MI/SDLB/PAKET A 4. Tingkat 3 Kelas V SD/MI/SDLB/PAKET A Kelas VI SD/MI/SDLB/PAKET A 5. Tingkat 4 Kelas VII SMP/MTs/SMPLB/PAKET B Kelas VIII SMP/MTs/SMPLB/PAKET B 6.  Tingkat 4A Kelas IX SMP/MTs/SMPLB/PAKET B 7.  Tingkat 5 Kelas X SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C KEJURUAN Kelas XI SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C KEJURUAN 8.  Tingkat 6 Kelas XII SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/ PAKET C/PAKET C KEJURUAN
  • 7.
    Standar Isi kriteriamengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi peserta didik untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Tingkat Kompetensi dimulai dari Tingkat Kompetensi Pendidikan Anak Usia Dini No Tingkat Kompetensi Jenjang Pendidikan 1 Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini TK/ RA (Catatan: Standar Isi TK/ RA diatur secara . .. . .) 2 Tingkat Pendidikan Dasar SD/ MI/ SDLB/ Paket A 3 SMP/ MTs/ SMPLB/ Paket B 4 Tingkat Pendidikan Menengah SMA/ MA/ SMALB/ Paket C
  • 8.
    KOMPETENSI INTI K-13 K-13 Revisi DESKRIPSI KOMPETENSI DESKRIPSI KOMPETENSI SikapSpiritual Menerima (SD Tk.1, Tk.2, Tk.3…..)* Menghargai (SD Tk.2, Tk.3……)* Menjalankan (SD Tk.1, Tk.2, Tk.3)* Menghayati Mengamalkan Menerima (SD) Menghargai (SD, SMP) Menjalankan (SD) Menghayati (SMP, SMA) Mengamalkan (SMA) Sikap Soaial Menunjukkan (SD Tk.1, Tk.2…..)* Menghargai Menghayati Mengamalkan Menunjukkan (SD) Menghargai (SMP) Menghayati (SMP, SMA) Mengamalkan (SMA) Pengetahuan Memahami (SD Tk.1, Tk.2…..)* Menerapkan Menganalisis Mengevaluasi Memahami (SD, SMP, SMA) Menerapkan (SMP, SMA) Menganalisis (SMA) Mengevaluasi (SMA) Keterampilan Menyajikan (SD Tk.1, Tk.2…..)* Mengolah Menalar Menunjukkan (SD Menalar (SMP, SMA) Mengolah (SMP, SMA) Menyaji (SMP, SMA)
  • 9.
    KURIKULUM 2013 TINGKAT KOMPETENSI TINGKAT KELAS KOMPETENSI RUANGLINGKUP MATERI 5 X-XI KI-1 SIKAP SPIRITUAL KI-2 SIKAP SOSIAL KI-3 PENGETAHUAN KI-4 KETERAMPILAN TERLAMPIR 6 XII KI-1 SIKAP SPIRITUAL KI-2 SIKAP SOSIAL KI-3 PENGETAHUAN KI-4 KETERAMPILAN TERLAMPIR KURIKULUM 2013 REVISI TINGKAT KOMPETENSI KOMPETENSI RUANG LINGKUP MATERI Tingkat Pendidikan Menengah Kelas (X-XII) KI-3 PENGETAHUAN KI-4 KETERAMPILAN TERLAMPIR
  • 10.
    STANDAR PROSESSTANDAR PROSES (PermendikbudNo. 65/2013) (Permendikbud No. 22/2016)
  • 17.
    a. Perbedaan individualpeserta didik ▪ kemampuan awal, ▪ tingkat intelektual, ▪ bakat, potensi, minat, motivasi belajar, ▪ kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, ▪ kebutuhan khusus, kecepatan belajar, ▪ latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik. b. Partisipasi aktif peserta didik. c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong: ▪ semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
  • 18.
    d. Pengembangan budayamembaca dan menulis e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP • penguatan, pengayaan, dan remedi. f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara : • KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. h. PenerapanTIK secara terintegrasi, sistematis, dan efektif.
  • 21.
    Kurikulum 2013 Kurikulum2013 Revisi  Alokasi Waktu Jam Tatap Muka Pembelajaran  Alokasi Waktu Jam Tatap Muka Pembelajaran  Buku Teks Pelajaran  Rombongan Belajar  Pengelolaan Kelas  Buku Teks Pelajaran  Pengelolaan Kelas dan Laboratorium
  • 22.
    1. Kegiatan Pendahuluan Dalamkegiatan pendahuluan, guru: a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; b. Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional; c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; d. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan e. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
  • 23.
    Kegiatan inti menggunakanmodel pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning)disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan.
  • 24.
    a. Sikap Sesuai dengankarakteristik sikap, maka salah satu alternatif yang dipilih adalah proses afeksi mulai dari menerima, menjalankan,menghargai,menghayati,hingga mengamalkan b. Pengetahuan Pengetahuan dimiliki melalui aktivitas mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta. c. Keterampilan Keterampilan diperoleh melaluikegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta.
  • 25.
    Dalam kegiatan penutup,guru bersama siswa baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi: a. Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung; b. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok.
  • 26.
    Sasaran pembelajaran mencakup pengembangan ranahsikap, pengetahuan dan keterampilan yang dielaborasi untuk setiap satuan pendidikan
  • 27.
    SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN MenerimaMengingat Mengamati Menjalankan Memahami Menanya Menghargai Menerapkan Mencoba Menghayati Menganalisis Menalar Mengamalkan Mengevaluasi Menyaji Mencipta
  • 28.
    Memperkuat ▪ Pendekatan Ilmiah(Scientific) Berbasis ▪ Penelitian (discovery/ inquiry learning) Menghasilkan karya kontekstual ▪ Berbasis pemecahan masalah (project & Problem based learning)
  • 29.
     Pendekatan PenilaianAutentik yang menilai secara utuh:  kesiapan siswa,  proses, dan  hasil belajar.  Hasil penilaian otentik  perbaikan (remedial),  pengayaan (enrichment),  atau pelayanan konseling
  • 30.
     Pengawasan prosespembelajaran  kegiatan pemantauan,  supervisi,  evaluasi,  pelaporan, serta  tindak lanjut secara berkala dan berkelanjutan  Prinsip Pengawasan  objektif  transparan  Sistem dan Entitas Pengawasan:  Internal: ▪ a. Kepala Sekolah, Pengawas dan LPMP : peningkatan mutu. ▪ b. Kepala Sekolah dan Pengawas : supervisi akademik dan supervisi manajerial.  Pengawasan LPMP: Evaluasi Diri Sekolah.
  • 31.
    1. Pemantauan • Dilakukanpada tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. • Melalui: diskusi kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi 1. Supervisi • Dilakukan pada tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. • Melalui : pemberian contoh, diskusi ,konsultasi, atau pelatihan. 1. Pelaporan • disusun dalam bentuk laporan untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan keprofesionalan pendidik secara berkelanjutan. 1. TindakLanjut • penguatan dan penghargaan • kesempatan untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan

Editor's Notes

  • #16 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11
  • #17 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11
  • #18 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11
  • #19 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11
  • #20 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11
  • #21 RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar (Permendikbud nomor 81A halaman 11