Pengujian Lengkung (Bending
Test)
Oleh:
Mukh. Suwardo
D3 Teknik Mesin
Definisi Pengujian Lengkung
Pelengkuan (bending) merupakan
proses pembebanan terhadap suatu
bahan pada suatu titik ditengah-tengah
dari bahan yang ditahan diatas dua
tumpuan. Dengan pembebanan ini
bahan akan mengalami deformasi
dengan dua buah gaya yang
berlawanan bekerja pada saat yang
bersamaan
Gambar dibawah ini memperlihatkan prilaku
bahan uji selama pembebanan lengkung.
Berikut adalah contoh gambar hasil dari pengujian
lengkung
Gambar (a) dan (b) Efek perpanjangan
inklusi (stringers) pada retakan, sebagai
fungsi arah bending dengan cepat ke arah
rolling sebenarnya pada sheet.
Gambar (c) Retakan di permukaan luar
aluminum strip bent membentuk sudut 90o.
(c)
Pengujian lentur (bending) pada umumnya
dilakukan dengan dua metode berikut :
Berikut adalah Video
Pengujian Four Point
Bending
1. Pengujian Three point
bending
Yaitu benda dikenai beban pada
satu titik tepat pada bagian tengah batang
(½ L).
Pengukuran tegangan yang terjadi pada spesimen uji
dapat dilakukan melalui perhitungan berikut :
𝜎 =
𝑀 . 𝑐
𝐼
Dimana:
𝜎 = Tegangan Normal (MPa)
M = Momen lentur di penampang melintang yang
ditinjau
c = Jarak dari sumbu netral ke elemen yang ditinjau
I = Momen inersia penampang
Pada perhitungan pengujian` Four point
bending digunakan persamaan :
𝜎 =
3𝐹𝐿
4𝑏𝑑2
dimana :
σ = Tegangan bending (MPa)
F = Beban /Load (N)
L = Panjang Span / Support span (mm)
b = Lebar/ Width (mm)
d = Tebal / Depth (mm)
2. Pengujian Four point bending
Yaitu benda kerja dikenai beban pada dua
titik, yaitu pada ⅓L dan ⅔L.
Sedangkan untuk mencari modulus elastisitas
bending mengunakan rumus :
𝐸 =
11 . 𝐹𝐿3
32 . 𝑏ℎ3 𝛿
dimana :
E = Modulus Elastisitas Bending (MPa)
F = Beban /Load (N)
L = Panjang Span / Support span (mm)
b = Lebar/ Width (mm)
d = Tebal / Depth (mm)
δ = Defleksi (mmH)
Berikut adalah
Video Pengujian
Four Point Bending
Video pengujian lengkung
Pengujian lengkung
pada balok komposit
Pengujian lengkung
pada besi plat
Elements for Presentation

Pengujian lengkung (bend test)

  • 1.
  • 2.
    Definisi Pengujian Lengkung Pelengkuan(bending) merupakan proses pembebanan terhadap suatu bahan pada suatu titik ditengah-tengah dari bahan yang ditahan diatas dua tumpuan. Dengan pembebanan ini bahan akan mengalami deformasi dengan dua buah gaya yang berlawanan bekerja pada saat yang bersamaan
  • 3.
    Gambar dibawah inimemperlihatkan prilaku bahan uji selama pembebanan lengkung.
  • 4.
    Berikut adalah contohgambar hasil dari pengujian lengkung Gambar (a) dan (b) Efek perpanjangan inklusi (stringers) pada retakan, sebagai fungsi arah bending dengan cepat ke arah rolling sebenarnya pada sheet. Gambar (c) Retakan di permukaan luar aluminum strip bent membentuk sudut 90o. (c)
  • 5.
    Pengujian lentur (bending)pada umumnya dilakukan dengan dua metode berikut : Berikut adalah Video Pengujian Four Point Bending 1. Pengujian Three point bending Yaitu benda dikenai beban pada satu titik tepat pada bagian tengah batang (½ L). Pengukuran tegangan yang terjadi pada spesimen uji dapat dilakukan melalui perhitungan berikut : 𝜎 = 𝑀 . 𝑐 𝐼 Dimana: 𝜎 = Tegangan Normal (MPa) M = Momen lentur di penampang melintang yang ditinjau c = Jarak dari sumbu netral ke elemen yang ditinjau I = Momen inersia penampang
  • 6.
    Pada perhitungan pengujian`Four point bending digunakan persamaan : 𝜎 = 3𝐹𝐿 4𝑏𝑑2 dimana : σ = Tegangan bending (MPa) F = Beban /Load (N) L = Panjang Span / Support span (mm) b = Lebar/ Width (mm) d = Tebal / Depth (mm) 2. Pengujian Four point bending Yaitu benda kerja dikenai beban pada dua titik, yaitu pada ⅓L dan ⅔L. Sedangkan untuk mencari modulus elastisitas bending mengunakan rumus : 𝐸 = 11 . 𝐹𝐿3 32 . 𝑏ℎ3 𝛿 dimana : E = Modulus Elastisitas Bending (MPa) F = Beban /Load (N) L = Panjang Span / Support span (mm) b = Lebar/ Width (mm) d = Tebal / Depth (mm) δ = Defleksi (mmH) Berikut adalah Video Pengujian Four Point Bending
  • 7.
    Video pengujian lengkung Pengujianlengkung pada balok komposit Pengujian lengkung pada besi plat
  • 8.