MEMORANDUM
PROGRAM SEKTOR
SANITASI 2011
Medan, 6 Desember 2011
Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya,
Kemen PU
Program Percepatan Pembangunan
Sanitasi Permukiman (PPSP)
   Mengapa ada PPSP
   APA manfaat PPSP bagi Pemerintah Pusat
   APA manfaat PPSP bagi Pemerintah Daerah
Mengapa Ada PPSP
   Timbul banyak masalah kesehatan lingkungan,
    angka penyakit dan kematian balita
   Prioritas pembangunan sanitasi paling rendah di
    Pusat maupun daerah
   Belum adanya strategi pembangunan sanitasi di
    Pusat maupun daerah
   Belum adanya rencana kegiatan yang spesifik
    dari kabupaten/kota untuk mengatasi masalah
    sanitasi
Tahapan Proses Pembangunan
Sanitasi


                                      Pelaksanaan
                                                             Sarana
Advocacy   Kelembagaan   SSK   MPSS                 Monev   terbangu
                                          Fisik
                                                                n
Penyusunan Memorandum Program
Sektor Sanitasi (MPSS)
Urutan Proses:               Buku Putih : Kondisi /potret
                              cara masyarakat
1. Review Buku Putih          mengelola buangannya;
2. Review Buku Strategi       kondisi kesehatan
                              lingkungan permukiman;
  Sanitasi Kota (SSK)        SSK : Strategi kab/kota
3. Penyusunan Buku            dalam menangani masalah
                              sanitasi
  MPSS                       MPSS : Rencana kegiatan
                              tahunan dalam
                              melaksanakan SSK
Penilaian Buku Putih
   Kesesuaian dengan
    kondisi yang ada       Potret kondisi
   Kependudukan            lingkungan
   Sosial                  mencerminkan
   Kesehatan
                            keadaan yang ada
   Kelembagaan
   Pendanaan
   Lingkungan
   Sarana sanitasi
Penilaian
Buku SSK (Strategi Sanitasi Kota)
   Strategi sanitasi         Kesesuaian dengan
                               kebijakan daerah
   RPJMD                     Kesesuaian dengan
   Master plan                kemampuan keuangan
   Studi                      daerah
                              Kesesuaian dengan tingkat
   Rencana penanganan         kemampuan dan keinginan
    sanitasi di kab kota       masyarakat
    dalam jangka              Kesesuaian dengan
    menengah                   standar pelayanan minimal
MPSS
   Turunan dari SSK
   Rencana kegiatan yang
                                      Komitmen antar
    langsung dapat dilaksanakan        stakeholder ntuk
   Siapuntuk dilaksanakan
                                       melaksanakan
   Tahunan
   Jelas lokasi dan volume            kegiatan
    kegiatan                           pembangunan
   Jelas besaran kebutuhan
    dana untuk pelaksanaan             sanitasi tahunan
   Kegiatan fisik dan non fisik       dalam jangka 5
   Jelas sumber pendanaan
                                       tahun
Intisari isi Dokumen MPSS
   Kegiatan sudah terinci      Uji kesiapan
   Siap untuk
    dilaksanakan                 kegiatan untuk
   Jelas tahun                  dilaksanakan
    pelaksanaan nya
   Jelas ToR / lingkup
    kegiatan yang akan
    dilaksanakan
   Komitmen pendanaan
    sesuai sumber dana
Uji Kesiapan untuk Dilaksanakan
(Readyness criteria)
   Kegiatan terinci (Tor dan DED tersedia dan
    sdh dibahas oleh Tim Teknis)                    Proses perolehan



    Jelas indikator monitoring
    Jelas jumlah kebutuhan dana dan sumber
                                                     kesiapan dan
    pendanaan per tahun                              komitmen para pihak
   Lahan sudah jelas/ sertifikat
   Rencana Paket kontrak sudah jelas
                                                     secara menerus /
   Rencana pelaksanaan dan penyaluran
    dana sudah jelas
                                                     penajaman dari waktu
   Institusi yang akan mengoperasikan               ke waktu
    sarana yang akan dibangun sudah jelas
   Tersedia pedoman pelaksanaan pekerjaan          Sasaran akhir :
   Komitmen pendanaan dari pemerintah
    daerah sudah jelas                               Readyness criteria
                                                     terpenuhi
Fasilitasi dari Pusat
   Membantu                 Buku perencanaan
    tersusunnya dokumen       menjadi bahan usulan
                              proses penganggaran
    perencanaan (BP,         Proses penganggaran
    SSK, Studi-studi,         tetap perlu dikawal
    MPSS)                    Pengawalan
   Proses pemahaman          memerlukan orang-
    sektor dan                orang yang paham
                              akan pentingnya
    pelaksanaan               sanitasi
    pembangunan
Sekian, semoga bermanfaat
Terima kasih

Ir. Rina Agustin Indriani, MURP
Kasubdit Perencanaan Teknis,
Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan
Permukiman,
Ditjen Cipta Karya, Kemen PU
0816868187/ 02172797168
rina37962@yahoo.com

Pengantar Memorandum Program Sektor Sanitasi

  • 1.
    MEMORANDUM PROGRAM SEKTOR SANITASI 2011 Medan,6 Desember 2011 Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya, Kemen PU
  • 2.
    Program Percepatan Pembangunan SanitasiPermukiman (PPSP)  Mengapa ada PPSP  APA manfaat PPSP bagi Pemerintah Pusat  APA manfaat PPSP bagi Pemerintah Daerah
  • 3.
    Mengapa Ada PPSP  Timbul banyak masalah kesehatan lingkungan, angka penyakit dan kematian balita  Prioritas pembangunan sanitasi paling rendah di Pusat maupun daerah  Belum adanya strategi pembangunan sanitasi di Pusat maupun daerah  Belum adanya rencana kegiatan yang spesifik dari kabupaten/kota untuk mengatasi masalah sanitasi
  • 4.
    Tahapan Proses Pembangunan Sanitasi Pelaksanaan Sarana Advocacy Kelembagaan SSK MPSS Monev terbangu Fisik n
  • 5.
    Penyusunan Memorandum Program SektorSanitasi (MPSS) Urutan Proses:  Buku Putih : Kondisi /potret cara masyarakat 1. Review Buku Putih mengelola buangannya; 2. Review Buku Strategi kondisi kesehatan lingkungan permukiman; Sanitasi Kota (SSK)  SSK : Strategi kab/kota 3. Penyusunan Buku dalam menangani masalah sanitasi MPSS  MPSS : Rencana kegiatan tahunan dalam melaksanakan SSK
  • 6.
    Penilaian Buku Putih  Kesesuaian dengan kondisi yang ada  Potret kondisi  Kependudukan lingkungan  Sosial mencerminkan  Kesehatan keadaan yang ada  Kelembagaan  Pendanaan  Lingkungan  Sarana sanitasi
  • 7.
    Penilaian Buku SSK (StrategiSanitasi Kota)  Strategi sanitasi  Kesesuaian dengan kebijakan daerah  RPJMD  Kesesuaian dengan  Master plan kemampuan keuangan  Studi daerah  Kesesuaian dengan tingkat  Rencana penanganan kemampuan dan keinginan sanitasi di kab kota masyarakat dalam jangka  Kesesuaian dengan menengah standar pelayanan minimal
  • 8.
    MPSS  Turunan dari SSK  Rencana kegiatan yang  Komitmen antar langsung dapat dilaksanakan stakeholder ntuk  Siapuntuk dilaksanakan melaksanakan  Tahunan  Jelas lokasi dan volume kegiatan kegiatan pembangunan  Jelas besaran kebutuhan dana untuk pelaksanaan sanitasi tahunan  Kegiatan fisik dan non fisik dalam jangka 5  Jelas sumber pendanaan tahun
  • 9.
    Intisari isi DokumenMPSS  Kegiatan sudah terinci  Uji kesiapan  Siap untuk dilaksanakan kegiatan untuk  Jelas tahun dilaksanakan pelaksanaan nya  Jelas ToR / lingkup kegiatan yang akan dilaksanakan  Komitmen pendanaan sesuai sumber dana
  • 10.
    Uji Kesiapan untukDilaksanakan (Readyness criteria)  Kegiatan terinci (Tor dan DED tersedia dan sdh dibahas oleh Tim Teknis)  Proses perolehan   Jelas indikator monitoring Jelas jumlah kebutuhan dana dan sumber kesiapan dan pendanaan per tahun komitmen para pihak  Lahan sudah jelas/ sertifikat  Rencana Paket kontrak sudah jelas secara menerus /  Rencana pelaksanaan dan penyaluran dana sudah jelas penajaman dari waktu  Institusi yang akan mengoperasikan ke waktu sarana yang akan dibangun sudah jelas  Tersedia pedoman pelaksanaan pekerjaan  Sasaran akhir :  Komitmen pendanaan dari pemerintah daerah sudah jelas Readyness criteria terpenuhi
  • 11.
    Fasilitasi dari Pusat  Membantu  Buku perencanaan tersusunnya dokumen menjadi bahan usulan proses penganggaran perencanaan (BP,  Proses penganggaran SSK, Studi-studi, tetap perlu dikawal MPSS)  Pengawalan  Proses pemahaman memerlukan orang- sektor dan orang yang paham akan pentingnya pelaksanaan sanitasi pembangunan
  • 12.
    Sekian, semoga bermanfaat Terimakasih Ir. Rina Agustin Indriani, MURP Kasubdit Perencanaan Teknis, Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya, Kemen PU 0816868187/ 02172797168 rina37962@yahoo.com