Organizing
In Management
Bagus Bayu Aji Dewantara
071411333018
1
2
3
4
5
6
Table of
Contents
Definisi
Gambaran tentang organizing tinjauan ilmuwan
Kesimpulan
Pelajaran yang dapat diambil dari organizing
Tujuan
Alasan ditetapkannya organizing dalam manajemen
Proses
Proses dari organizing
Prinsip – Prinsip
Prinsip – prinsip organizing dalam manajemen
Hasil
Output atau yang dihasilkan dari organizing
The Power of PowerPoint | thepopp.com 2
Definisi
The Power of PowerPoint | thepopp.com 3
Gambaran tentang organizing tinjauan ilmuwan
Business Dictionary
John A. Pearce II &
Richard B. Robinson,
Jr.
Pengaturan hirarki tentang garis otoritas, komunikasi, hak dan
kewajiban dalam suatu organisasi; Ini menentukan bagaimana
peran, kekuasaan dan tanggung jawab ditugaskan, dikendalikan,
dan dikoordinasikan, dan bagaimana arus informasi antara
berbagai tingkat manajemen. Bagaimana struktur organisasi
tergantung pada tujuan dan strateginya.
Proses untuk menentukan hubungan penting antara
orang, tugas, dan aktivitas sedemikian rupa sehingga
semua sumber daya organisasi terintegrasi dan
dikoordinasikan untuk mencapai tujuannya secara
efisien dan efektif.
Definisi
The Power of PowerPoint | thepopp.com 4
Gambaran tentang organizing tinjauan ilmuwan
Alan Stretton
Pekerjaan yang dilakukan seorang manajer untuk mengatur dan menghubungkan
pekerjaan yang harus diselesaikan agar dapat dilakukan dengan efektif oleh orang.
Chester Barnard
Fungsi dimana perhatian terfokus pada menentukan posisi peran, pekerjaan yang terkait dan
koordinasi antara wewenang dan tanggung jawab. Oleh karena itu, seorang manajer harus
selalu mengatur agar mendapatkan hasil.
Ritter
Proses internal yang menjadi bagian kegiatan, seperti, menciptakan struktur organisasi,
membuat staf dan menerapkan cara komunikasi dalam kaitannya dengan operasi tertentu.
Kesimpulan –
Definisi Organizing adalah aktivitas yang dilakukan
oleh seorang manajer untuk mengatur garis
otoritas, hak dan kewajiban dalam suatu
organisasi, struktur organisasi, jalur
komunikasi, peran dan pekerjaan yang ada
sehingga semua sumber daya organisasi
dapat terintegrasi dan terkoordinir untuk
mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
The Power of PowerPoint | thepopp.com 5
Akuntabilitas
Tujuan
The Power of PowerPoint | thepopp.com 6
Alasan ditetapkannya organizing dalam manajemen
Efektif dan Efisien
Fasilitas Komunikasi
Memberikan peluang untuk
mencapai sinergi karena adanya
pembagian tugas
Menjadikan usaha lebih efektif
karena ada kejelasan tanggung
jawab yang spesifik
Memperjelas arah dari koordinasi
antar bagian
Proses
The Power of PowerPoint | thepopp.com 7
Proses organizing dalam manajemen
Pembagian kerja
Departementalisasi
Distribusi otoritas
Koordinasi
Menetapkan pekerjaan – pekerjaan esensial untuk
dikerjakan.
Mengintegrasikan semua orang, tugas
– tugas dan kegiatan – kegiatan.
Mengelompokkan tugas – tugas ke dalam unit –
unit departemental
Mendistribusikan otoritas ke unit – unit dan di
antara individu – individu.
Proses dalam Pembagian Kerja
The Power of PowerPoint | thepopp.com 8
Spesialisasi
pekerjaan
Menentukan
derajat
spesialisasi
Merujuk pada pembagian kerja ke dalam tugas –
tugas yang terpisah, terstandarisasi, dan secara
relatif tugas – tugas sederhana.
Kedalaman Pekerjaan  Merujuk pada level kontrol
pekerjaan terhadap pekerjaannya.
Cakupan Pekerjaan  Merujuk pada varietas kerja
dan frekuensi pengulangan untuk mengerjakan satu
pekerjaan. Contoh: Penjahit.
1
2
3
4
5
The Power of PowerPoint | thepopp.com 9
Fungsi
Produk
Produksi, pemasaran, finansial,
personel, dsb.
Produk A, produk B, produk C, dst.
Teritori/Geografis
Jawa, Sumatra, Kalimantan, dst.
Pelanggan
Pelanggan bisnis besar, pelanggan
bisnis kecil, dsb.
Lain – Lain
Proses, waktu, dsb.
Tipe
Departementalisasi
Tipe Otoritas
The Power of PowerPoint | thepopp.com 10
Otoritas Lini
Memerintah, mengontrol, dan membuat keputusan terhadap bagian di
bawahnya.
Otoritas Staf
Memberikan masukan terhadap bagian lain.
Otoritas Fungsional
Melakukan pekerjaan yang telah diberikan dan melakukan koordinasi
dengan bagian lain terkait dengan pekerjaannya.
Pola Pengambilan Keputusan
The Power of PowerPoint | thepopp.com 11
Sentralisasi
Desentralisasi
Pola pengambilan keputusan yang terpusat pada
hierarki tertinggi. Pola pengambilan keputusan dimana ada
pembagian porsi dalam pengambilan keputusan,
artinya tidak semua pengambilan keputusan
diambil oleh hierarki tertinggi
01
02
03
Dasar Koordinasi
The Power of PowerPoint | thepopp.com 12
Kesatuan Komando
Rantai Komando
Rentang Manajemen
Prinsip - Prinsip
The Power of PowerPoint | thepopp.com 13
Prinsip – prinsip organizing dalam manajemen
Skalar
Kejelasan dari garis
otoritas  efektifitas
pengambilan keputusan
Delegasi
Delegasi otoritas harus
layak memastikan
kemampuan sdm
Kemutlakan tanggung
jawab
Tanggung jawab menjadi
suatu konsekuensi dari
masing – masing pihak
Keseimbangan otoritas dan
tanggung jawab
Tanggungjawab harus
disesuaikan secara
proporsional
Kesatuan perintah
Kejelasan otoritas dan
perintah  minim konflik
Tingkatan otoritas
Batasan delegasi  tidak
menyinggung struktur di
atasnya
Hasil dari Organizing
Departemen
Rentang
Manajemen
Kesatuan
Komando
Rantai
Komando
Bendahara
Otoritas Staf
Otoritas Lini
Otoritas
Fungsional
Spesialisasi
Kesimpulan
Organizing adalah salah satu fungsi dari manajemen yang wajib bagi seorang manajer untuk
menjalankannya setelah melakukan fungsi perencanaan.
Organizing memberikan kemudahan bagi seorang manajer untuk mencapai tujuan secara
efektif dan efisien. Hal ini karena pekerjaan yang hendak dilakukan dibagi dan dikerjakan oleh
pihak – pihak yang memang sesuai dengan pekerjaan yang tersedia.
Tanpa organizing pekerjaan yang tersedia tidak jelas siapa yang mengerjakan dan siapa yang
bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut dan hal tersebut akan menghambat pada
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Pelajaran yang dapat diambil dari organizing
The Power of PowerPoint | thepopp.com 15
1
2
3
4
5
Nguyen, H.T.L. & Meek, V.L. Minerva (2016) 54: 45. diakses dari https://doi.org/10.1007/s11024-016-9289-6 pada 23 Agustus
2017 pukul 13.45 WIB.
Stretton, Alan, 2015, “Management Organizing Function and Activities Series”, PM World Journal Vol. IV, Issue IX – September
2015, diakses dari https://pmworldlibrary.net/wp-content/uploads/2015/09/pmwj38-Sep2015-Stretton-organizing-function-
general-management-Series-Article3.pdf pada 23 Agustus 2017 pukul 03.36 WIB.
Elina Pernu, Tuija Mainela and Vesa Puhakka, 2014, “Organizing MNC Internal Networks to Manage Global Customers:
Strategies of Political Compromising”, Orchestration of the Global Network Organization Advances in International Management,
Volume 27, 349 – 376, diakses dari https://doi.org/10.1108/S1571-502720140000027010 diakses pada 18 Agustus 2017 pukul
13.34 WIB.
Dr. Ulber Silalahi, MA. 2011. Asas – Asas Manajemen. Bandung: PT Refika Aditama.
https://www.managementstudyguide.com/organizing_function.htm pada 27 Agustus 2017 pukul 05.10 WIB
Daftar Bacaan
Thank You for Watching!
Jun Akizaki - http://thepopp.com
Used Font: Route 159 Family & Open Sans Family
Icon: Font Awesome, the author is Dave Gandy (Changed the color by Photoshop)
Typicons, the author is Stephen Hutchings (Changed the color by Photoshop)
Any Questions?

Organizing

  • 1.
    Organizing In Management Bagus BayuAji Dewantara 071411333018
  • 2.
    1 2 3 4 5 6 Table of Contents Definisi Gambaran tentangorganizing tinjauan ilmuwan Kesimpulan Pelajaran yang dapat diambil dari organizing Tujuan Alasan ditetapkannya organizing dalam manajemen Proses Proses dari organizing Prinsip – Prinsip Prinsip – prinsip organizing dalam manajemen Hasil Output atau yang dihasilkan dari organizing The Power of PowerPoint | thepopp.com 2
  • 3.
    Definisi The Power ofPowerPoint | thepopp.com 3 Gambaran tentang organizing tinjauan ilmuwan Business Dictionary John A. Pearce II & Richard B. Robinson, Jr. Pengaturan hirarki tentang garis otoritas, komunikasi, hak dan kewajiban dalam suatu organisasi; Ini menentukan bagaimana peran, kekuasaan dan tanggung jawab ditugaskan, dikendalikan, dan dikoordinasikan, dan bagaimana arus informasi antara berbagai tingkat manajemen. Bagaimana struktur organisasi tergantung pada tujuan dan strateginya. Proses untuk menentukan hubungan penting antara orang, tugas, dan aktivitas sedemikian rupa sehingga semua sumber daya organisasi terintegrasi dan dikoordinasikan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.
  • 4.
    Definisi The Power ofPowerPoint | thepopp.com 4 Gambaran tentang organizing tinjauan ilmuwan Alan Stretton Pekerjaan yang dilakukan seorang manajer untuk mengatur dan menghubungkan pekerjaan yang harus diselesaikan agar dapat dilakukan dengan efektif oleh orang. Chester Barnard Fungsi dimana perhatian terfokus pada menentukan posisi peran, pekerjaan yang terkait dan koordinasi antara wewenang dan tanggung jawab. Oleh karena itu, seorang manajer harus selalu mengatur agar mendapatkan hasil. Ritter Proses internal yang menjadi bagian kegiatan, seperti, menciptakan struktur organisasi, membuat staf dan menerapkan cara komunikasi dalam kaitannya dengan operasi tertentu.
  • 5.
    Kesimpulan – Definisi Organizingadalah aktivitas yang dilakukan oleh seorang manajer untuk mengatur garis otoritas, hak dan kewajiban dalam suatu organisasi, struktur organisasi, jalur komunikasi, peran dan pekerjaan yang ada sehingga semua sumber daya organisasi dapat terintegrasi dan terkoordinir untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. The Power of PowerPoint | thepopp.com 5
  • 6.
    Akuntabilitas Tujuan The Power ofPowerPoint | thepopp.com 6 Alasan ditetapkannya organizing dalam manajemen Efektif dan Efisien Fasilitas Komunikasi Memberikan peluang untuk mencapai sinergi karena adanya pembagian tugas Menjadikan usaha lebih efektif karena ada kejelasan tanggung jawab yang spesifik Memperjelas arah dari koordinasi antar bagian
  • 7.
    Proses The Power ofPowerPoint | thepopp.com 7 Proses organizing dalam manajemen Pembagian kerja Departementalisasi Distribusi otoritas Koordinasi Menetapkan pekerjaan – pekerjaan esensial untuk dikerjakan. Mengintegrasikan semua orang, tugas – tugas dan kegiatan – kegiatan. Mengelompokkan tugas – tugas ke dalam unit – unit departemental Mendistribusikan otoritas ke unit – unit dan di antara individu – individu.
  • 8.
    Proses dalam PembagianKerja The Power of PowerPoint | thepopp.com 8 Spesialisasi pekerjaan Menentukan derajat spesialisasi Merujuk pada pembagian kerja ke dalam tugas – tugas yang terpisah, terstandarisasi, dan secara relatif tugas – tugas sederhana. Kedalaman Pekerjaan  Merujuk pada level kontrol pekerjaan terhadap pekerjaannya. Cakupan Pekerjaan  Merujuk pada varietas kerja dan frekuensi pengulangan untuk mengerjakan satu pekerjaan. Contoh: Penjahit.
  • 9.
    1 2 3 4 5 The Power ofPowerPoint | thepopp.com 9 Fungsi Produk Produksi, pemasaran, finansial, personel, dsb. Produk A, produk B, produk C, dst. Teritori/Geografis Jawa, Sumatra, Kalimantan, dst. Pelanggan Pelanggan bisnis besar, pelanggan bisnis kecil, dsb. Lain – Lain Proses, waktu, dsb. Tipe Departementalisasi
  • 10.
    Tipe Otoritas The Powerof PowerPoint | thepopp.com 10 Otoritas Lini Memerintah, mengontrol, dan membuat keputusan terhadap bagian di bawahnya. Otoritas Staf Memberikan masukan terhadap bagian lain. Otoritas Fungsional Melakukan pekerjaan yang telah diberikan dan melakukan koordinasi dengan bagian lain terkait dengan pekerjaannya.
  • 11.
    Pola Pengambilan Keputusan ThePower of PowerPoint | thepopp.com 11 Sentralisasi Desentralisasi Pola pengambilan keputusan yang terpusat pada hierarki tertinggi. Pola pengambilan keputusan dimana ada pembagian porsi dalam pengambilan keputusan, artinya tidak semua pengambilan keputusan diambil oleh hierarki tertinggi
  • 12.
    01 02 03 Dasar Koordinasi The Powerof PowerPoint | thepopp.com 12 Kesatuan Komando Rantai Komando Rentang Manajemen
  • 13.
    Prinsip - Prinsip ThePower of PowerPoint | thepopp.com 13 Prinsip – prinsip organizing dalam manajemen Skalar Kejelasan dari garis otoritas  efektifitas pengambilan keputusan Delegasi Delegasi otoritas harus layak memastikan kemampuan sdm Kemutlakan tanggung jawab Tanggung jawab menjadi suatu konsekuensi dari masing – masing pihak Keseimbangan otoritas dan tanggung jawab Tanggungjawab harus disesuaikan secara proporsional Kesatuan perintah Kejelasan otoritas dan perintah  minim konflik Tingkatan otoritas Batasan delegasi  tidak menyinggung struktur di atasnya
  • 14.
  • 15.
    Kesimpulan Organizing adalah salahsatu fungsi dari manajemen yang wajib bagi seorang manajer untuk menjalankannya setelah melakukan fungsi perencanaan. Organizing memberikan kemudahan bagi seorang manajer untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Hal ini karena pekerjaan yang hendak dilakukan dibagi dan dikerjakan oleh pihak – pihak yang memang sesuai dengan pekerjaan yang tersedia. Tanpa organizing pekerjaan yang tersedia tidak jelas siapa yang mengerjakan dan siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut dan hal tersebut akan menghambat pada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Pelajaran yang dapat diambil dari organizing The Power of PowerPoint | thepopp.com 15
  • 16.
    1 2 3 4 5 Nguyen, H.T.L. &Meek, V.L. Minerva (2016) 54: 45. diakses dari https://doi.org/10.1007/s11024-016-9289-6 pada 23 Agustus 2017 pukul 13.45 WIB. Stretton, Alan, 2015, “Management Organizing Function and Activities Series”, PM World Journal Vol. IV, Issue IX – September 2015, diakses dari https://pmworldlibrary.net/wp-content/uploads/2015/09/pmwj38-Sep2015-Stretton-organizing-function- general-management-Series-Article3.pdf pada 23 Agustus 2017 pukul 03.36 WIB. Elina Pernu, Tuija Mainela and Vesa Puhakka, 2014, “Organizing MNC Internal Networks to Manage Global Customers: Strategies of Political Compromising”, Orchestration of the Global Network Organization Advances in International Management, Volume 27, 349 – 376, diakses dari https://doi.org/10.1108/S1571-502720140000027010 diakses pada 18 Agustus 2017 pukul 13.34 WIB. Dr. Ulber Silalahi, MA. 2011. Asas – Asas Manajemen. Bandung: PT Refika Aditama. https://www.managementstudyguide.com/organizing_function.htm pada 27 Agustus 2017 pukul 05.10 WIB Daftar Bacaan
  • 17.
    Thank You forWatching! Jun Akizaki - http://thepopp.com Used Font: Route 159 Family & Open Sans Family Icon: Font Awesome, the author is Dave Gandy (Changed the color by Photoshop) Typicons, the author is Stephen Hutchings (Changed the color by Photoshop) Any Questions?

Editor's Notes

  • #17 http://dotcolon.net/font/route159/ https://www.google.com/fonts/specimen/Open+Sans