Penyusunan Rencana
Pembelajaran Kelas Rangkap
(RPKR)
Kelompok :
Ahmat Taufik (857978176)
Feri Frandika (857971291)
Oktavian Nugroho (857977396)
MODUL 5
Analisis Struktur Kurikulum SD
dan Prosedur Dasar
Pengembangan PKR
Kegiatan Belajar 1
KARAKTERISTIK KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
1. Kelompok Mata Pelajaran
Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1) kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan,
dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah berlaku pengelompokan mata
pelajaran sebagai berikut:
Kurikulum untuk Tingkat satuan Pendidikan
Sekolah Dasar (KTSP SD/MI) memiliki
karakteristik sebagai berikut.
a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. kelompok mata pelajaran estetika;
e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.
Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
Prinsip Pengmbangan Kuurikulum
Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik
dan lingkungannya
01
Beragam dan terpadu
02
Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
03
Relevan dengan kebutuhan kehidupan
04
Menyeluruh dan berkesinambungan
05
Belajar sepanjang hayat
06
Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
07
Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
01
menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didik mencapai
ketuntasan kompetensi secara optimal.
02
menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didik mencapai
kualitas proses dan hasil belajar dalam suatu
keutuhan pilar belajar.
03
menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didik mencapai
ketuntasan kompetensi secara optimal
sesuai dengan kecepatan belajarnya
masing-masing.
Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
04
menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didikmembangun
budaya belajar mandiri, kreatif dan mewarisi
keteladanan.
05
menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didik mencapai
ketuntasan kompetensi secara optimal
dengan memanfaatkan keanekaragaman
proses, dan sumber yang tersedia dalam
lingkungan terbuka.
06 menuntut terlaksananya kurikulum yang
memungkinkan peserta didik dapat belajar
secara efektif dengan memanfaatkan semua
dimensi lingkungannya.
Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
07
menuntut terlaksananya kurikulum koheren
atau harmonis dan sistemik/bersistem.
Struktur
Kurikulum SD/MI
Struktur kurikulum SD/MI meliputi
substansi pembelajaran yang ditempuh dalam
satu jenjang pendidikan selama enam
tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI.
Struktur kurikulum SD/MI disusun
berdasarkan standar kompetensi lulusan dan
standar kompetensi mata pelajaran.
Ketentuan
Kurikulum SD/MI memuat
8 mata pelajaran, muatan
lokal, dan pengembangan
diri
Pembelajaran pada Kelas I s.d.
III dilaksanakan melalui
pendekatan tematik,
sedangkan pada Kelas IV s.d. VI
dilaksanakan melalui
pendekatan mata pelajaran.
Substansi mata pelajaran
IPA dan IPS pada SD/MI
merupakan "IPA Terpadu"
dan "IPS Terpadu".
Jam pembelajaran untuk setiap mata
pelajaran dialokasikan sebagaimana
tertera dalam struktur kurikulum.
Satuan pendidikan dimungkinkan
menambah maksimum empat jam
pembelajaran per minggu secara
keseluruhan.
Ketentuan
Alokasi waktu satu jam
pembelajaran adalah 35
menit.
Minggu efektif dalam satu
tahun pelajaran (dua
semester) adalah 34-38
minggu.
Struktur Kurikulum SD/MI
Prosedur Dasar Pengembangan
Kerangka Rencana Pembelajaran
● Proses pengembangan pembelajaran
secara konseptual terkait erat pada unsur-
unsur dasar kurikulum yakni tujuan, materi
pelajaran, pengalaman belajar dan
penilaian hasil belajar (Tyler: 1954, Taba:
1962).
● Dikaitkan dengan Standar Isi 2006,
pembelajaran terkait pada proses
pemberian fasilitasi untuk menguasai
Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran
yang ada dalam Struktur Kurikulum SD.
Kegiatan Belajar 2
Perumusan indikator, penataan
pengalaman belajar dan kegiatan
pembelajaran kelas rangkap
Untuk dapat menggapai proses belajar yang efektif dan bermakna dalam situasi pembelajaran
merangkap seorang guru perlu melakukan perencanaan yang baik. Rangkaian kegiatan perencanaan
tersebut sebagai berikut :
Menggunakan Standar Isi untuk mengembangan indikator
dan pengalaman belajar
Merumuskan indikator atas dasar analisis muatan
kompetensi dasar
Merumuskan pengalaman belajar sesuai indikator yang
dirumuskan
Merumuskan kegiatan pembelajaran kelas rangkap
Memilih sumber dan media belajar untuk mendukung
pembelajaran kelas rangkap
A. Pengemasan Pengalaman Belajar dalam Rangka PKR
Perhatikan Contoh yang ada di
Modul 5 Hal 5.21 – 5.34
B
C
D
Cara Memilih
Substansi Belajar
Cara Menyusun
Rancangan Kegiatan
Belajar
Cara Memilih
Sumber
dan Media Belajar
Syarat pemilihan materi :
1. Ketercapaian kompetensi dasar dan
indikator
2. Keterkaitan materi sebelumnya
3. Sarana dan sumber belajar yang
mendukung
4. Sesuai dengan tahap perkembangan
5. Menjadi dasar bagi studi lebih lanjut
• Sumber dan media belajar berperan
sangat penting dalam PKR.
• Media belajar yang harus digunakan
dalam PKR adalah media belajar yang
sesuai dengan lingkungan dan tepat
guna.
Pengertian Langkah-langkah
Rancangan
kegiatan belajar
adalah kerangka
pikir yang
melukiskan bentuk
penataan interaksi
guru, siswa,
sumber belajar
dalam rangka
pencapaian tujuan
pembelajaran
1. Orientasi atau
pendahuluan
2. Pengembangan
3. Latihan terstruktur
4. Latihan terbimbing
5. Latihan bebas
atau mandiri
Pembelajar
a n K e l a s
R a n g k a p
Evaluasi
P r o g a m
KEGIATAN
BELAJAR 3
Pembahasan
Meliputi :
Penilaian Program PKR
01
Pemanfaatan Hasil Penilaian Belajar
Murid Untuk Memperbaiki PKR
02
Mencatat Tugas-tugas yang Harus
Diberikan Kepada Murid Hari
Minggu Berikutnya
Mengecek Keterlaksanaan
Jadwal
Mengecek Keterlaksanaan
Pembelajaran di Kelas-kelas
yang Dirangkap
Mencatat Materi Pelajaran yang
Tidak Sempat Diajarkan
Mencatat Kegiatan yang Tertunda
4
3
2
5
1
A. Cara
Penilaian
Terhadap
Pelaksanaan
PKR
Cara Penilaian Terhadap
Pelaksanaan PKR
6 Mencatat Pertanyaan Murid yang
Belum Sempat Terjawab
7 Mencatat Murid-murid yang Belum
Banyak Terlibat Secara Aktif Dalam
Belajar
8 Menuliskan Hal-hal yang Perlu
Diperbaiki Dalam PKR
10 Mengapa Perlu Mencatat Hal-hal yang Perlu
Dibicarakan dengan Guru Lain?
9 Mencatat Hal-hal yang Memuaskan dan
Mengecewakan Anda Sebagai Guru Dalam PKR
B a g a i m a n a
Memenfaatkan
Hasil Penilaian
Proses Belajar
M u r i d D a l a m
Memperbaiki PKR
Selama ini tentu rekan-rekan sudah terbiasa
memnberikan tes atas ulangan mengenai hal-
hal yang telah diajarkan, bukan? Nah, salah
satu upaya untuk meningkatkan kualitas
pendidikan dapat dilakukan melalui
pemanfaatan data hasil penilaian. Hasil
penilaian, baik berupa tes muapun bukan tes
besar sekali manfaatnya bila dikaji dan
digunakan untuk upaya perbaikan proses
beiajar mengajar. Kajian hasil penilaian formatif
dan sumatif dapat memberikan gambaran
tantang hasil belajar yang dicapai siswa setelah
menempuh proses belajar mengajar.
B. PELAKSANAAN PRAKTEK DAN
SIMULASI PEMBELAJARAN KELAS
RANGKAP
Komponen penilaian praktek mata kuliah PKR
dilihat dari 2 proses yaitu :
Proses praktek PKR di kelas mahasiswa sendiri
sebagai guru Dengan rambu-rambu:konsultasi,
ijin,persiapan siswa, alat penilaian dan praktek
sesuai waktu pelajaran sebenarnya
Proses simulasi PKR di kelas tutorial
Dengan rambu-rambu :waktu,model PKR yang
digunakan (221
),
ada bagian pre memory, bersikap seperti
seharusnya, dan lembar penilaian
C.ALATPENILAIAN PELAKSANAAN
PRAKTEK DAN SIMULASI PKR
Lembar refleksi
pelaksanaan praktek
PKR
Gambaran situasi dan kondisi
sekolah; alasan penentuan
model PKR; perasaan saat
praktek PKR; masalah /
kendala yang ditemui; reaksi
siswa; kesesuaian PKR
dengan sekolah tempat
mengajar; dan data diri
mahasiswa
01 02
Alat Penilaian Kemampuan
Merancang PKR (APKG I-II)
Penjelasan Skala Nilai APKG 2 Lembar Penilaian
Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran Kelas
Rangkap
1.Melakukan Pembelajaran
1.Melaksanakan tugas
rutin kelas.
2. Memulai
kegiatan
pembelajaran
3.Menggunakan ragam
kegiatan yang sesuai
dengan tujuan, siswa,
situasi dan lingkungan.
4. Melaksanakan kegiatan
pembelajaran secara
individual, kelompok
atau klasikal.
5.Menggunakan
sumber belajar
6.Menggunakan media
belajar
7.Menggunakan waktu
pembelajaran secara
efisien
8. Mengakhiri
kegiatan
pembelajaran.
2. MengelolaInstruksi
Kelas
1.Menunjukkan perhatian
Serta sikap bersahabat
Dan terbuka.
2. Memicu dan memelihara
keterlibatan siswa.
3. Melakukan komunikasi
secara efektif
3. Mendemonstrasikan Kemampuan
Khusus dalam Pembelajaran
Kelas Rangkap
1.Mendemonstrasikan
kemampuan khusus dalam
pelajaran Bahasa Indonesia.
2. Mendemonstrasikan
kemampuan khusus dalam
pembelajaran Matematika
3. Mendemonstrasikan
kemampuan khusus dalam
pembelajaran IPA
4. Mendemonstrasikan
kemampuan khusus dalam
pembelajaran IPS
5. Mendemonstrasikan
kemampuan khusus dalam
pembelajaran PKn
4. Melaksanakan
Penilaian Proses dan
Hasil Belajar
1. Melaksanakan penilaian
selama proses pembelajaran.
2.Melaksanakan penilaian hasil
belajar pada akhir
pembelajaran.
5. Kesan Umum Pelaksanaan
Pembelajaran Kelas Rangkap
1. Peka terhadap
kemampuan
berbahasa
2. Penampilan guru
dalam pembelajaran
kelas rangkap
3. Keefektifan
pembelajaran kelas
rangkap
Thank You
Wassalam
SEKIAN

MODUL 5 PKR.pptx

  • 1.
    Penyusunan Rencana Pembelajaran KelasRangkap (RPKR) Kelompok : Ahmat Taufik (857978176) Feri Frandika (857971291) Oktavian Nugroho (857977396) MODUL 5
  • 2.
    Analisis Struktur KurikulumSD dan Prosedur Dasar Pengembangan PKR Kegiatan Belajar 1
  • 3.
    KARAKTERISTIK KURIKULUM TINGKATSATUAN PENDIDIKAN 1. Kelompok Mata Pelajaran Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1) kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah berlaku pengelompokan mata pelajaran sebagai berikut: Kurikulum untuk Tingkat satuan Pendidikan Sekolah Dasar (KTSP SD/MI) memiliki karakteristik sebagai berikut. a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; d. kelompok mata pelajaran estetika; e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.
  • 4.
    Cakupan Kelompok MataPelajaran dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
  • 5.
    Cakupan Kelompok MataPelajaran dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
  • 6.
    Cakupan Kelompok MataPelajaran dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006
  • 7.
    Prinsip Pengmbangan Kuurikulum Berpusatpada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya 01 Beragam dan terpadu 02 Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni 03 Relevan dengan kebutuhan kehidupan 04 Menyeluruh dan berkesinambungan 05 Belajar sepanjang hayat 06 Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah 07
  • 8.
    Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 01 menuntutterlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara optimal. 02 menuntut terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai kualitas proses dan hasil belajar dalam suatu keutuhan pilar belajar. 03 menuntut terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara optimal sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing.
  • 9.
    Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 04 menuntutterlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didikmembangun budaya belajar mandiri, kreatif dan mewarisi keteladanan. 05 menuntut terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara optimal dengan memanfaatkan keanekaragaman proses, dan sumber yang tersedia dalam lingkungan terbuka. 06 menuntut terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik dapat belajar secara efektif dengan memanfaatkan semua dimensi lingkungannya.
  • 10.
    Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 07 menuntutterlaksananya kurikulum koheren atau harmonis dan sistemik/bersistem.
  • 11.
    Struktur Kurikulum SD/MI Struktur kurikulumSD/MI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran.
  • 12.
    Ketentuan Kurikulum SD/MI memuat 8mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri Pembelajaran pada Kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada Kelas IV s.d. VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI merupakan "IPA Terpadu" dan "IPS Terpadu". Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan.
  • 13.
    Ketentuan Alokasi waktu satujam pembelajaran adalah 35 menit. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.
  • 14.
  • 15.
    Prosedur Dasar Pengembangan KerangkaRencana Pembelajaran ● Proses pengembangan pembelajaran secara konseptual terkait erat pada unsur- unsur dasar kurikulum yakni tujuan, materi pelajaran, pengalaman belajar dan penilaian hasil belajar (Tyler: 1954, Taba: 1962). ● Dikaitkan dengan Standar Isi 2006, pembelajaran terkait pada proses pemberian fasilitasi untuk menguasai Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran yang ada dalam Struktur Kurikulum SD.
  • 19.
    Kegiatan Belajar 2 Perumusanindikator, penataan pengalaman belajar dan kegiatan pembelajaran kelas rangkap
  • 20.
    Untuk dapat menggapaiproses belajar yang efektif dan bermakna dalam situasi pembelajaran merangkap seorang guru perlu melakukan perencanaan yang baik. Rangkaian kegiatan perencanaan tersebut sebagai berikut : Menggunakan Standar Isi untuk mengembangan indikator dan pengalaman belajar Merumuskan indikator atas dasar analisis muatan kompetensi dasar Merumuskan pengalaman belajar sesuai indikator yang dirumuskan Merumuskan kegiatan pembelajaran kelas rangkap Memilih sumber dan media belajar untuk mendukung pembelajaran kelas rangkap
  • 21.
    A. Pengemasan PengalamanBelajar dalam Rangka PKR Perhatikan Contoh yang ada di Modul 5 Hal 5.21 – 5.34
  • 22.
    B C D Cara Memilih Substansi Belajar CaraMenyusun Rancangan Kegiatan Belajar Cara Memilih Sumber dan Media Belajar Syarat pemilihan materi : 1. Ketercapaian kompetensi dasar dan indikator 2. Keterkaitan materi sebelumnya 3. Sarana dan sumber belajar yang mendukung 4. Sesuai dengan tahap perkembangan 5. Menjadi dasar bagi studi lebih lanjut • Sumber dan media belajar berperan sangat penting dalam PKR. • Media belajar yang harus digunakan dalam PKR adalah media belajar yang sesuai dengan lingkungan dan tepat guna. Pengertian Langkah-langkah Rancangan kegiatan belajar adalah kerangka pikir yang melukiskan bentuk penataan interaksi guru, siswa, sumber belajar dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran 1. Orientasi atau pendahuluan 2. Pengembangan 3. Latihan terstruktur 4. Latihan terbimbing 5. Latihan bebas atau mandiri
  • 23.
    Pembelajar a n Ke l a s R a n g k a p Evaluasi P r o g a m KEGIATAN BELAJAR 3
  • 24.
    Pembahasan Meliputi : Penilaian ProgramPKR 01 Pemanfaatan Hasil Penilaian Belajar Murid Untuk Memperbaiki PKR 02
  • 25.
    Mencatat Tugas-tugas yangHarus Diberikan Kepada Murid Hari Minggu Berikutnya Mengecek Keterlaksanaan Jadwal Mengecek Keterlaksanaan Pembelajaran di Kelas-kelas yang Dirangkap Mencatat Materi Pelajaran yang Tidak Sempat Diajarkan Mencatat Kegiatan yang Tertunda 4 3 2 5 1 A. Cara Penilaian Terhadap Pelaksanaan PKR
  • 26.
    Cara Penilaian Terhadap PelaksanaanPKR 6 Mencatat Pertanyaan Murid yang Belum Sempat Terjawab 7 Mencatat Murid-murid yang Belum Banyak Terlibat Secara Aktif Dalam Belajar 8 Menuliskan Hal-hal yang Perlu Diperbaiki Dalam PKR 10 Mengapa Perlu Mencatat Hal-hal yang Perlu Dibicarakan dengan Guru Lain? 9 Mencatat Hal-hal yang Memuaskan dan Mengecewakan Anda Sebagai Guru Dalam PKR
  • 27.
    B a ga i m a n a Memenfaatkan Hasil Penilaian Proses Belajar M u r i d D a l a m Memperbaiki PKR Selama ini tentu rekan-rekan sudah terbiasa memnberikan tes atas ulangan mengenai hal- hal yang telah diajarkan, bukan? Nah, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat dilakukan melalui pemanfaatan data hasil penilaian. Hasil penilaian, baik berupa tes muapun bukan tes besar sekali manfaatnya bila dikaji dan digunakan untuk upaya perbaikan proses beiajar mengajar. Kajian hasil penilaian formatif dan sumatif dapat memberikan gambaran tantang hasil belajar yang dicapai siswa setelah menempuh proses belajar mengajar.
  • 28.
    B. PELAKSANAAN PRAKTEKDAN SIMULASI PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP Komponen penilaian praktek mata kuliah PKR dilihat dari 2 proses yaitu : Proses praktek PKR di kelas mahasiswa sendiri sebagai guru Dengan rambu-rambu:konsultasi, ijin,persiapan siswa, alat penilaian dan praktek sesuai waktu pelajaran sebenarnya Proses simulasi PKR di kelas tutorial Dengan rambu-rambu :waktu,model PKR yang digunakan (221 ), ada bagian pre memory, bersikap seperti seharusnya, dan lembar penilaian
  • 29.
    C.ALATPENILAIAN PELAKSANAAN PRAKTEK DANSIMULASI PKR Lembar refleksi pelaksanaan praktek PKR Gambaran situasi dan kondisi sekolah; alasan penentuan model PKR; perasaan saat praktek PKR; masalah / kendala yang ditemui; reaksi siswa; kesesuaian PKR dengan sekolah tempat mengajar; dan data diri mahasiswa 01 02 Alat Penilaian Kemampuan Merancang PKR (APKG I-II)
  • 30.
    Penjelasan Skala NilaiAPKG 2 Lembar Penilaian Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran Kelas Rangkap 1.Melakukan Pembelajaran 1.Melaksanakan tugas rutin kelas. 2. Memulai kegiatan pembelajaran 3.Menggunakan ragam kegiatan yang sesuai dengan tujuan, siswa, situasi dan lingkungan. 4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran secara individual, kelompok atau klasikal. 5.Menggunakan sumber belajar 6.Menggunakan media belajar 7.Menggunakan waktu pembelajaran secara efisien 8. Mengakhiri kegiatan pembelajaran. 2. MengelolaInstruksi Kelas 1.Menunjukkan perhatian Serta sikap bersahabat Dan terbuka. 2. Memicu dan memelihara keterlibatan siswa. 3. Melakukan komunikasi secara efektif 3. Mendemonstrasikan Kemampuan Khusus dalam Pembelajaran Kelas Rangkap 1.Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pelajaran Bahasa Indonesia. 2. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran Matematika 3. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran IPA 4. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran IPS 5. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran PKn 4. Melaksanakan Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Melaksanakan penilaian selama proses pembelajaran. 2.Melaksanakan penilaian hasil belajar pada akhir pembelajaran. 5. Kesan Umum Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Rangkap 1. Peka terhadap kemampuan berbahasa 2. Penampilan guru dalam pembelajaran kelas rangkap 3. Keefektifan pembelajaran kelas rangkap
  • 31.