Penyusunan rencana
pembelajaran kelas rangkap
(RpKR)
Kelompok 3
MODUL 5
Today's lesson will help you:
Yusmaisya S
857166762
Sofyan Hadi
857165223
Wagiman
857153386
Siti Djulaicha
857161369
Sri Fajar R.
857169578
Kegiatan belajar 1
ANALISIS STRUKTUR KURIKULUM SD
DAN
PROSEDUR DASAR PENGEMBANGAN
PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP
1. Kelompok Mata Pelajaran
2. Prinsip Pengembangan
Kurikulum
3. Prinsip Pelaksanaan
Kurikulum
4. Struktur Kurikulum SD dan MI
A. KARAKTERISTIK KURIKULUM TINGKAT
SATUAN PENDIDIKAN
Murujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1) kurikulum
untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah berlaku pengelompokan mata
pelajaran sebagai berikut :
a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
d. Kelompok mata pelajaran estetika
e. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehata
1. Kelompok mata pelajaran
a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan
kepentingan peserta didik dan lingkungan
b. Beragam dan terpadu
c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan seni
d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
e. Menyeluruh dan berkesinambungan
f. Belajar sepanjang hayat
g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan
daerah
2. PRINSIP PENGEMBANGAN
KURIKULUM
a. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara
optimal
b. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai kualitas proses dan hasil belajar
salam suatu keutuhan pilar belajar.
c. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara
optimal sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing.
d. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik membangun budaya belajar mandiri, kreatif
dan mewarisi keteladanan
e. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secraa
optimal dengan memanfaatkan keanekaragaman proses, dan sumber yang tersedia dalam lingkungan
terbuka.
f. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik dapat belajar secara efektif dengan
memanfaatkan semua dimensi lingkungannya.
g. Terlaksananya kurikulum koheren atau harmonis dan sistemik/bersistem
3. PRINSIP PELAKSANAAN
KURIKULUM
4. Struktur kurIKULUM
SD/MI
a. Kurikulum SD/MI memuat 8 mata pelajaran,
muatan local, dan pengembangan diri
b. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI
merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu”
c. Pembelajaran pada kelas I s.d. III dilaksanankan
melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV
s.d. VI dilaksanakn melaui pendekatan mata pelajaran
d. Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan
sebagaimana teretra dalam struktur kurikulum
e. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 35 menit.
b. PROSEDUR DASAR PENGEMBANGAN
KERANGKA RENCANA PEMBELAJARAN
Prosedur dasar pengembangan instruksional merupakan disain
atau cetak biru pembelajaran. Sebagai suatu prosedur disain
instruksional merupakan langkah yang sistematis untuk menyusun
rencana atau persiapan pembelajara dan bahan pembelajaran. Jadi
produk dari disain instruksional dapat berupa persiapan
pemeblajaran, modul, bahan tutorial dan bentuk sarana pedagogis
lainnya. Perlu diingat bahwa prosedur dasar pembelajaran tersebut
bersifat generic atau umum bagi semua mata pelajaran. Mengenai
hal ini anda harus selalu melihat dan mengkaji Standar Kompetensi
Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan Pedoman Pengembangan
KTSP dan Pedoman Pembelajaran masing-masing mata pelajaran.
Kegiatan belajar 2
PERUMUSAN INDIKATOR,
PENATAAN PENGALAMAN
BELAJAR DAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN
KELAS RANGKAP
Perencanaan pembelajaran kelas rangkap
1. Menggunakan standar isi untuk mengembangkan
indikator dan pengalaman belajar
2. 2. Merumuskan indikator atas dasar analisis
muatan kompetensi dasar
3. 3. Merumuskan pengalaman belajar sesuai
indikator yang dirumuskan
4. 4. Merumuskan kegiatan pembelajaran kelas
rangkap
5. 5. Memilih sumber belajar dan media belajar untuk
mendukung pembelajaran kelas rangkap
a. Pengemasan pengalaman belajar
dalam rangka pkr
a.Berorientasi kepada tujuan
b.Disesuaikan dengan karakteristik
murid (kelas, usia, kemampuan)
c.Disesuaikan dengan kemampuan
pengelolaan guru
d.Layak sarana pendukung
e.Tidak bersifat dipaksakan
B. Cara Memilih Substansi Belajar
a.Mendukung ketercapaian kompetensi dasar dan
indikator
b.Berkaitan erat dengan materi sebelumnya
c.Didukung oleh saran dan sumber belajaryang
tersedia ataudapat disediakan.
d.Sesuai dengan perkembangan mental murid
e.Sesuai dengan perkembangan mental murid
c. Cara menyusun rancangan kegiatann belajar
Yang dimaksud dengan “rancangan atau disain” dalam kegiatan
pembelajaran adalah kerangka pikir yang melukiskan bentuk penataan
interaksi guru murid- sumber belajar dalam rangka pencapaian tujuan
belajar. Bruce Joyce dan Marsha Weil tahun 1986. Menyebut
rancangan ini dengan istilah “model”. Sebanyak empat kelompok besar
model pembelajaran yakni Model Pengelolaan Informasi, Model Sosial,
Model Personal, dan Model Pengubahan Perilaku diperkenalkan dalam
bukunya. Hampir semua model tersebut dirancang untuk pembelajaran
kelas tunggal, namun dalam banyakhal dapat di sesuaikan untk PKR.
Secara umum ada dua gugus model pembelajaran merangkap kelas,
yakni Proses Belajar Arahan Sendiri (PBAS) dan Proses Belajar Melalui
Kerja Sama (PBMKS), (Knowles dalam Miller, 1991:228)
D. Cara Memilih Sumber Dan Media Belajar
Sumber dana media belajar
berperan sangat penting dalam
PKR. Media belajar yang harus
digunakan dalam PKR adalah media
belajar yang sesuai dengan
lingkungan dan tepat guna.
Kegiatan belajar 3
EVALUASI PROGRAM
PEMBELAJARAN
KELAS RANGKAP
a. CARA PENILAIAN TERHADAP
PELAKSANAAN PKR
a. Mengecek keterlaksanaannya jadwal
b. Mengecek keterlaksanaannya pembeljaran di kelas-kelas yang di rangkap
c. Mencatat materi pelajaran yang tidak sempat diajarkan
d. Mencatat kegiatan yang tertunda
e. Mencatat tugas-tugas yang harus diberikan kepada murid hari minggu
berikutnya
f. Mencatat pertanyaan murid yang belum sempat terjawab
g. Mencatat murid-murid yang belum banyak terlibat secara aktif dalam belajar
h. Menuliskan hal-hal yang perlu anda perbaiki dalam PKR
i. Mencatat hal-hal yang memuaskan dan mengecewakan anda sebagai guru
dalam PKR
j. Mengapa harus mencatat hal-hal yang perlu dibicarakan dengan guru lain?
b. BagaImana memanfaatkan hasIl penIlaIan proses belajar
murId dalam memperbaIkI pkr
Pernahkah Teman
pendidik pernah
memanfaatkan nilai
ulangan siswa untuk
memperbaiki PKR ?
Semisal Pelaksanaan PKR dikelas III dan IV
cenderung mendapat nilai baik karena
pelaksanaan PKR dalam satu ruangan tanpa
penyekat atau pemisah ruang.
Sedangkan PKR kelas V dan VI selalu di
ruang terpisah cenderung kurang disiplin.
Terima
Kasih
Petunjuk Pelaksanaan
Praktik Mata Kuliah PKR
A. Penyusunan Rancangan Pembelajaran Kelas
Rangkap
1. Menetapkan model PKR
2. Menyusun rancangan PKR untuk kegiatan Praktik
dan Simulasi
Contoh Format RPP Kelas Rangkap
MODEL 221
Contoh Format RPP Kelas Rangkap
MODEL 222
Petunjuk Pelaksanaan
Praktik Mata Kuliah PKR
B. Pelaksanaan Praktek dan Simulasi Pembelajaran
Kelas Rangkap
1.Konsultasikan kepada Kepala Satuan Pendidikan
2. Menyiapkan siswa
3. Instrumen penilaian
4. Praktek PKR
Alat penilaian Pelaksanaan Praktek dan Simulasi
Pembelajaran Kelas Rangkap
Petunjuk

PKR MODUL 5 - KELOMPOK 3.pptx

  • 1.
    Penyusunan rencana pembelajaran kelasrangkap (RpKR) Kelompok 3 MODUL 5
  • 2.
    Today's lesson willhelp you: Yusmaisya S 857166762 Sofyan Hadi 857165223 Wagiman 857153386 Siti Djulaicha 857161369 Sri Fajar R. 857169578
  • 3.
    Kegiatan belajar 1 ANALISISSTRUKTUR KURIKULUM SD DAN PROSEDUR DASAR PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP
  • 4.
    1. Kelompok MataPelajaran 2. Prinsip Pengembangan Kurikulum 3. Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 4. Struktur Kurikulum SD dan MI A. KARAKTERISTIK KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
  • 5.
    Murujuk pada PeraturanPemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1) kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah berlaku pengelompokan mata pelajaran sebagai berikut : a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. Kelompok mata pelajaran estetika e. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehata 1. Kelompok mata pelajaran
  • 6.
    a. Berpusat padapotensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungan b. Beragam dan terpadu c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan e. Menyeluruh dan berkesinambungan f. Belajar sepanjang hayat g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah 2. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
  • 7.
    a. Terlaksananya kurikulumyang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara optimal b. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai kualitas proses dan hasil belajar salam suatu keutuhan pilar belajar. c. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secara optimal sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. d. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik membangun budaya belajar mandiri, kreatif dan mewarisi keteladanan e. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik mencapai ketuntasan kompetensi secraa optimal dengan memanfaatkan keanekaragaman proses, dan sumber yang tersedia dalam lingkungan terbuka. f. Terlaksananya kurikulum yang memungkinkan peserta didik dapat belajar secara efektif dengan memanfaatkan semua dimensi lingkungannya. g. Terlaksananya kurikulum koheren atau harmonis dan sistemik/bersistem 3. PRINSIP PELAKSANAAN KURIKULUM
  • 8.
    4. Struktur kurIKULUM SD/MI a.Kurikulum SD/MI memuat 8 mata pelajaran, muatan local, dan pengembangan diri b. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu” c. Pembelajaran pada kelas I s.d. III dilaksanankan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d. VI dilaksanakn melaui pendekatan mata pelajaran d. Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana teretra dalam struktur kurikulum e. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 35 menit.
  • 9.
    b. PROSEDUR DASARPENGEMBANGAN KERANGKA RENCANA PEMBELAJARAN Prosedur dasar pengembangan instruksional merupakan disain atau cetak biru pembelajaran. Sebagai suatu prosedur disain instruksional merupakan langkah yang sistematis untuk menyusun rencana atau persiapan pembelajara dan bahan pembelajaran. Jadi produk dari disain instruksional dapat berupa persiapan pemeblajaran, modul, bahan tutorial dan bentuk sarana pedagogis lainnya. Perlu diingat bahwa prosedur dasar pembelajaran tersebut bersifat generic atau umum bagi semua mata pelajaran. Mengenai hal ini anda harus selalu melihat dan mengkaji Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan Pedoman Pengembangan KTSP dan Pedoman Pembelajaran masing-masing mata pelajaran.
  • 10.
    Kegiatan belajar 2 PERUMUSANINDIKATOR, PENATAAN PENGALAMAN BELAJAR DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP
  • 11.
    Perencanaan pembelajaran kelasrangkap 1. Menggunakan standar isi untuk mengembangkan indikator dan pengalaman belajar 2. 2. Merumuskan indikator atas dasar analisis muatan kompetensi dasar 3. 3. Merumuskan pengalaman belajar sesuai indikator yang dirumuskan 4. 4. Merumuskan kegiatan pembelajaran kelas rangkap 5. 5. Memilih sumber belajar dan media belajar untuk mendukung pembelajaran kelas rangkap
  • 12.
    a. Pengemasan pengalamanbelajar dalam rangka pkr a.Berorientasi kepada tujuan b.Disesuaikan dengan karakteristik murid (kelas, usia, kemampuan) c.Disesuaikan dengan kemampuan pengelolaan guru d.Layak sarana pendukung e.Tidak bersifat dipaksakan
  • 13.
    B. Cara MemilihSubstansi Belajar a.Mendukung ketercapaian kompetensi dasar dan indikator b.Berkaitan erat dengan materi sebelumnya c.Didukung oleh saran dan sumber belajaryang tersedia ataudapat disediakan. d.Sesuai dengan perkembangan mental murid e.Sesuai dengan perkembangan mental murid
  • 14.
    c. Cara menyusunrancangan kegiatann belajar Yang dimaksud dengan “rancangan atau disain” dalam kegiatan pembelajaran adalah kerangka pikir yang melukiskan bentuk penataan interaksi guru murid- sumber belajar dalam rangka pencapaian tujuan belajar. Bruce Joyce dan Marsha Weil tahun 1986. Menyebut rancangan ini dengan istilah “model”. Sebanyak empat kelompok besar model pembelajaran yakni Model Pengelolaan Informasi, Model Sosial, Model Personal, dan Model Pengubahan Perilaku diperkenalkan dalam bukunya. Hampir semua model tersebut dirancang untuk pembelajaran kelas tunggal, namun dalam banyakhal dapat di sesuaikan untk PKR. Secara umum ada dua gugus model pembelajaran merangkap kelas, yakni Proses Belajar Arahan Sendiri (PBAS) dan Proses Belajar Melalui Kerja Sama (PBMKS), (Knowles dalam Miller, 1991:228)
  • 15.
    D. Cara MemilihSumber Dan Media Belajar Sumber dana media belajar berperan sangat penting dalam PKR. Media belajar yang harus digunakan dalam PKR adalah media belajar yang sesuai dengan lingkungan dan tepat guna.
  • 16.
    Kegiatan belajar 3 EVALUASIPROGRAM PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP
  • 17.
    a. CARA PENILAIANTERHADAP PELAKSANAAN PKR a. Mengecek keterlaksanaannya jadwal b. Mengecek keterlaksanaannya pembeljaran di kelas-kelas yang di rangkap c. Mencatat materi pelajaran yang tidak sempat diajarkan d. Mencatat kegiatan yang tertunda e. Mencatat tugas-tugas yang harus diberikan kepada murid hari minggu berikutnya f. Mencatat pertanyaan murid yang belum sempat terjawab g. Mencatat murid-murid yang belum banyak terlibat secara aktif dalam belajar h. Menuliskan hal-hal yang perlu anda perbaiki dalam PKR i. Mencatat hal-hal yang memuaskan dan mengecewakan anda sebagai guru dalam PKR j. Mengapa harus mencatat hal-hal yang perlu dibicarakan dengan guru lain?
  • 18.
    b. BagaImana memanfaatkanhasIl penIlaIan proses belajar murId dalam memperbaIkI pkr Pernahkah Teman pendidik pernah memanfaatkan nilai ulangan siswa untuk memperbaiki PKR ? Semisal Pelaksanaan PKR dikelas III dan IV cenderung mendapat nilai baik karena pelaksanaan PKR dalam satu ruangan tanpa penyekat atau pemisah ruang. Sedangkan PKR kelas V dan VI selalu di ruang terpisah cenderung kurang disiplin.
  • 19.
  • 20.
    Petunjuk Pelaksanaan Praktik MataKuliah PKR A. Penyusunan Rancangan Pembelajaran Kelas Rangkap 1. Menetapkan model PKR 2. Menyusun rancangan PKR untuk kegiatan Praktik dan Simulasi
  • 21.
    Contoh Format RPPKelas Rangkap MODEL 221
  • 22.
    Contoh Format RPPKelas Rangkap MODEL 222
  • 23.
    Petunjuk Pelaksanaan Praktik MataKuliah PKR B. Pelaksanaan Praktek dan Simulasi Pembelajaran Kelas Rangkap 1.Konsultasikan kepada Kepala Satuan Pendidikan 2. Menyiapkan siswa 3. Instrumen penilaian 4. Praktek PKR
  • 24.
    Alat penilaian PelaksanaanPraktek dan Simulasi Pembelajaran Kelas Rangkap
  • 25.